Anda di halaman 1dari 18

Tugas Metoda Konstruksi dan Alat Berat METODA KONSTRUKSI

Metoda konstruksi meliputi : 1. Pekerjaan Lahan 2. Pekerjaan Sub Struktur 3. Pekerjaan Struktur Beton Bertulang 4. Pekerjaan Struktur Baja 5. Pekerjaan Beton Pracetak 6. Pengembangan dan Aplikasi Metoda Konstruksi

Pekerjaan Persiapan Dapat dibedakan menjadi : Persiapan Administratif Berkaitan dengan prosedur-prosedur yang akan dilaksanakan ,sehingga bisa diatasi dengan baik. Contoh : Persoalan Suplay Material. Persiapan Tekniks, berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan Ada 2 hal yang berkaitan dengan persiapan teknis yaitu: Teknis Pelaksanaan (Soft Drawing) Perencanaan Tapak ,berkaitan dengan Penataan, pekerjaan, peralatan, sirkulasi tapak selama pekerjaan. Contoh: Kontrol Material,Suplai Material

Sasaran dari Metoda Konstruksi yaitu: Meningkatkan efisiensi waktu/ biaya Dengan cara menemukan metoda-metoda baru sehingga pelaksanaan konstruksi dapat dilaksanakan dalam jangka waktu pendek. Contoh: Pengecoran pada Kolom, Pembobokan, Perbaikan Kembali. Menghemat waktu Menghemat Biaya Meningkatkan Produktifitas dan kualitas

Untuk mengatasi kondisi kondisi tertentu yang tidak dapat dilakukan dengan metoda konvensional.

Metoda konstruksi adalah prosedur / rangkaian kegiatan membangu ( pelaksanaan konstruksi) yang dapat dipadukan dengan pemilihan peralatan. Teknologi,konstruksi dan tenaga kerja yang sesuai atau cocok dengan kondisi / keadaan proyek maupun persyaratan proyek.

Ruang lingkip Pekerjaan meliputi: Perencanaan prosedur Pemilihan Peralatan yang tepat Pemilihan tenaga kerja yang tepat Mengelola Pekerjaan tahap demi tahap sesuai dengan pekerjaan Contoh: Permasalahan keramik pada lantai Mengetahui elevasi yang sama pada semua bagian lantai, tentang kondisi yang datar. Menempel dengan sempurna dengan adukan yang baik. Hal hal yang menyebabkan biaya tinggi pada sebuah pekerjaan: Produktifitas yang rendah Pekerjaan yang berulang- ulang

Perencanaan Tapak Pada perencanaan tapak ini terdapat ruang lingkup yang harus kita ketahui: Penempatan dari berbagai komponen yang ada dalam tapak Kegiatan management: Berada dilapangan , mengawasi pekerjaan Menyusun rencana- rencana pekerjaan untuk dapat menyelesaikan sasaran dari metoda konstruksi. Ruang kerja tidak boleh terganggu. Workshop-workshop, kayu ,baja yang dikerjakan dilapangan (Penempatan Direksi ) harus memperhatikan:

Kemudahan supply Kemudahan Pengangkatan Berbagai Peralatan

Hal hal yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan tapak: Kemudahan Supply material,penumpukan barang dilapangan harus dapat diatur sedemikian rupa Material yang tidak tahan hujan Contoh : Semen harus masuk ke gudang ,kayu Material yang tidak bisa disimpan lama. Drainase, jangan samapai ketika pelaksanaan pekerjaan ,terjadi genangan air.

Pelaksanaan Pekerjaan Secara Teknis meliputi: Perencanaan Metoda yang matang: Panduan teknis di lapangan Soft Drawing ( Gambar Kerja), tentang proses dibuat oleh kontraktor. Gambar rencna merupakan produk akhir pekerjaan Soft Drawing adalah , gambar dilapangan untuk dapat merencanakan gambargambar yang diminta dalam perencanaan pekerjaan.

Perangkat control dilapangan, harus dapat mengontrol semua pekerjaan yang berkaitan dengan dunia kerja tersebut. Pertimbangan memilih Metoda Konstruksi yaitu: Persyaratan bangunan ( konstruksi) yang akan dibangun Kondisi pekerjaan konstruksi Kondisi lingkungan proyek Persyaratan kontrak

Pekerjaan Persiapan Proyek Menggunakan bowplank, dengan cara menandakan as-as dengan paku yang dicat. Gambar Rencana (Soft Drawing) Contoh: Perencanaan dimensi balok, Perletakan Sengkang Perangkat- perangkat kendali mutu(instruksi kerja,paduan kendali mutu di lapangan ) Indikasi Penyimpangan mutu Solusi Penyelesaian Bagaiman mengawasi Tindakan- tindakan untuk mengatasi penyimpangan mutu

Sub Structure Pondasi yang menjangkau tanah keras Pondasi yang mengandalkan lebar tapak Menurunkan tekanan terhadap tanah, memperlebar dengan syarat sigma tanah lebih rendah. Pondasi bangunan Pondasi bangunan adalah kontruksi yang paling terpenting pada suatu bangunan.Karena pondasi berfungsi sebagaipenahan seluruh beban ( hidup dan mati ) yang berada di atasnya dan gaya gaya dari luar.Pada pondasi tidak boleh terjadi penurunan pondasi setempat ataupun penurunan pondasi merata melebihi dari batas batas tertentu, yaitu :

Jenis bangunan 1) Bangunan umum 2) Bangunan pabrik 3) Gudang 4) Pondasi mesin

Penurunan maksimum 2.54 Cm 3.81 Cm 5.08 Cm 0.05 Cm

Pondasi di bagi atas: Pondasi dangkal Pondasi dalam Pondasi dangkal 1. Pondasi Batu Kali Pondasi paling sederhana, memperlebar bidang kontak dengan tanah, lebar pondasi tergantung kepada kepadatan tanah , makin rendah daya dukung tanah , maka di butuhkanlah pondasi yang lebar, untuk memperlebar batu kali maka di buatlah dengan ketinggian.Pondasi batu kali sering kita temuin pada bangunan bangunan rumah tinggal.Pondasi ini masih digunakan, karena selain kuat, pondasi ini pun masih termasuk murah.Bentuknya yang trapesium dengan ukuran tinggi 60 80 Cm, lebar pondasi bawah 60 80 Cm dan lebar pondasi atas 25 30 Cm. Bahan lain yang murah sebagai alternatif pengganti pondasi batu kali adalah memanfaatkan bongkaran bekas pondasi tiang pancang ( Bore Pile ) atau beton bongkaran jalan.Bekas bongkaran tersebut cukup kuat digunakan untuk pondasi, sebab mutu beton yang digunakan ialah K-250 s/d K-300.Permukaannya yang tajam dan kasar mampu mengikat adukan semen dan pasir.Bila dibandingkan dengan pondasi rollag bata, tentu bongkaran bekas beton jauh lebih kuat.Ukurannya rata rata 30 x 30cm

Menggali pondasi batu kali dengan kemiringan , bertujuan agar: Agar memberi ruang material pondasi Supaya tidak runtuh

2. Pondasi Sumuran Untuk mencapai tanah keras dengan penggalian yang disertai pemasangan cincin sumuran. Pondasi sumuran atau cyclop beton menggunakan beton berdiameter 60 80 Cm dengan kedalaman 1 2 meter.Di dalamnya dicor beton yang kemudian dicampur dengan batu kali dan sedikit pembesian dibagian atasnya.Pondasi ini kurang populer sebab banyak kekurangannya, di antaranya boros adukan beton dan untuk ukuran sloof haruslah besar.Hal tersebut membuat pondasi ini kurang diminati.

Cara Pemasangan pondasi Sumuran: Pasangkan cincin diatas tanah Kemudian gali dan tambahkan cincin diatasnya samapai mencapai tanah keras. Masukan adukan ,keringkan dan padatkan Setelah airnya keringa , kemudian masukan adukan beton dan batu pecah ( beton siklopen) Setelah itu pasang angkur dan dicor Baru pasang poor Poor di cor setelah pemasangan tulangan kolom dan setelah itu dicor kembali. 3. Pondasi Pelat Setempat Kolom menyalurkan beban ke bumi, dalam perencanaan pondasi bisa diperlebar dan kolom dapat diperbesar . Pondasi ini dapat berdiri diatas tanah keras.Tujuan memperlebar/ memperbesar kolom, untuk

memperluas bidang kontak. Pondasi setempat; dibuat pada bagian yg terpisah (di bawah kolom pendukung/kolom struktur), tiang, dsb), juga biasa digunakan pada konstruksi bangunan kayu di daerah rawa-rawa. Pada bangunan sementara sering juga digunakan penumpu batu alam massif yang bertarah dan diletakkan di atas permukaan tanah yang diratakan. Ciri pondasi setempat :

a). jika tanahnya keras, mempunyai kedalaman > 1,5 meter ; b). pondasi dibuat hanya di bawah kolom;

c). masih menggunakan pondasi menerus sebagai tumpuan men-cor sloof, tidak Adapun digunakan bentuk-bentuk untuk dari pondasi mendukung setempat antara beban. lain:

a). pondasi pilar, dari pasangan batu kali berbentuk kerucut terpancung. b). pondasi sumuran, dari galian tanah berbentuk bulat sampai kedalaman tanah keras, kemudian diisi adukan beton tanpa tulangan dan batu-batu besar. Cara Pemasangan Pondasi Pelat Setempat: Lakukan Penggalian Urug dengan pasir dan ratakan bagian bawahnya. Buat lantai kerja dengan di cor Pasangkan beton deking Lakukan pengecoran Lakukan penggurukan dengan tanah urug

4. Pondasi Pelat Lajur Di buat dengan menghubungkan antar kolom dengan tujuan untuk memperlebar tapak pondasi dan mengikat kolom- kolom menjadi satu bagian. Penggunaan pelat lajur ini apabila pondasi setempat tidak memungkinkan lagi dan tidak sesuai dengan kondisi tanah. Pondasi rakit, menyisakan ruang- ruang dibawahnya atau digunakan untuk resovoir air.

Teknik pemasanganya antara lain: Lakukan penggalian Kerjakan plat dan balok yang sudah terpasang, pemasangan sengkang Lakukan pengecoran untuk plat bagian bawahnya Pemasangan bekisting balok-balok,pemasangan tulangan Lakukan pengecoran untuk bagian atasnya Pondasi Sarang Laba- laba, memodifikasi pondasi rakit, membuat dan memperlebar bidang tanah. Pada prinsipnya dilakukan subsitusi tanah(penggantian tanah) dibuat plat tengah dengan ukuran 15 20 cm.Pada posisi kolom diisi dengan tanah yang lebih baik. Plat di beri stek kemudian dibagi diatasnya dipasang tulangan plat kemudian dicor Teknis Pelaksanaannya: Lakukan penggalian Dipasang bekisting sesuai dengan jaring , dimana pada daerah kolom dibuat lebih lebar. Dilakukan pengecoran plat secara keseluruhan Setelah beton samapai umurnya, bekisting dibuka,lalu lakukan penggurukan dengan pasir urug, kemudian padatkan Lakukan pengecoran lantai kerja Lakukan penulangan plat Pengecoran

Pondasi Dalam 1. Pondasi Bor Pile Bore pile adalah pondasi yang kedalamannya lebih dari 2 meter.Digunakan untuk pondasi bangunan bangunan tinggi.Sebelum memasang bore pile, permukaan tanah dibor terlebih dahulu dengan menggunakan mesin bor. Hingga menemukan daya dukung tanah yang sangat kuat untuk menopang pondasi.Setelah itu tulang besi dimasukan kedalam permukaaan tanah yang telah dibor, kemudian dicor dengan beton.Pondasi ini berdiameter 20 Cm keatas.Dan biasanya pondasi ini terdiri dari 2 atau lebih yang diatasnya terdapat pile cap.

2. Pondasi Tiang Pancang Tiang pancang pada dasarnya sama dengan bore pile, hanya sja yang membedakan bahan dasarnya.Tiang pancang menggunakan beton jadi yang langsung ditancapkan langsung ketanah dengan

menggunakan mesin pemancang.Karena ujung tiang pancang lancip menyerupai paku, oleh karena itu tiang pancang tidak memerlukan proses pengeboran.

Teknik Pelaksanaan Pondasi Tiang Pancang: Lakukan Pembersihan Lahan Penentuan titik Pondasi Pengangkutan pondasi Penomoran tiang pancang sesuai kedalaman Pengambilan Tiang pancang Pemasangan tiang pancang pada hammer Penyentringan Pemukulan Perhitungan jumlah pukulan Proses penyambungan tiang pancang Kalendering( mengukur daya dukung tanah) Pemotongan Sisa bor pile Test PDA(daya dukung tanah dengan menggunakan softwere) Keuntungan menggunakan pondasi tiang pancang ini tidak menimbukan polusi Kerugian menggunakan pondasi tiuang pancang ini: Jangkauan nya pendek Memakan waktu ,karena HSPD( Hidraulik Sistem Pile) nya besar Pengangkatan tiang pancang Pembobokan Tiang

Struktur Atas Sloof ( TieBeam) Yaitu balok pengikat antar kolom-kolom, jika terjadi penurunan ,maka akan mengikat bersama-sama, mendapat pembebanan dari bawah yaitu: dari tanah. Tekniks Pelaksanaanya antara lain: Di pasang tulanganya Di cor ditelapak Pemadatan Pembuatan Lantai Kerja Pemasangan Bekisting

Pekerjaan Kolom Tulangan Bekisting seadanya, beton lebih kecil dari rencana,rugi kekuatan strukturnya, upahnya per meter, membentuk sudut, waktu nya lebih lama. Dalam pekerjaan Kolom,tahapannya menanamkan angkur, menempelakan dengan membuat kolom sehingga lebih besar yang ditempel adalah papan. Metoda pelaksanaan pekerjaan kolom antara lain: Mampu menyelesaikan setiap tahap pekerjaan Efisiensi waktu Masalah biaya Meningkatkan kualitas dan produktifitas Keamanan dan Keselamatan Kerja Pekerjaan Pembuatan Kolom antara lain: Pembesian Besi tulangan diikat dengan kawat, sengkat mengikat dan mengait rapat pada daerah tumpuan. Pemasangan Bekisting Papan Bekisting diikat dengan plat beton,sebelum dipasang beton deking untuk menjaga ketebalan selimut beton Rangka jangan samapai berubah pada saat pengecoran. Pengecoran

Adukan kolom untuk bangunan kecil dengan menggunakan molen agar lebih hemat. Pembongkaran Bekisting Kayu penyangga lepaskan dari bekisting Kawat pengikat dilepas bertujuan agar saat pembongkaran bekisting ,kolom tidak bergerak. Pembesian ada diatas dana ada yang dibawah,bagaimana cara menjaganya: Dengan adanya bengkokkan Dengan meletakkan besi- besi diatas balok Pada bagian yang lebar di beri bentuk cakar ayam sebagai alat penahan Agar ketebalan selimut beton merata maka dipakai beton deking. Ketebalan beton deking pada plat 2,5 cm Ketebalan beton deking pada bagian atas dan bawah tanah 5 cm atau 50 mm. Hal yang harus diperhatikan dalam pengecoran Tidak menggeser tulangan Memperhatikan agar tidak terjadi sedegrasi( pelemahan) Meratakan Beton dengan segera Dipadatkan Semua rongga sudah terisi oleh butiran beton(baik agregat kasar ataupun agregat halus) dengan menggunakan vibrator. Vibrator dihentikan saat gelembung itu keluar agar tidak terjadi sedegrasi.

Pekerjaan Struktur Sasaran utama dari pekerjaan Struktur ini adalah: Peningkatan kualitas Efisiensi waktu Efisiensi Biaya Sebagai solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada

dilapangan Dan sasaran yang paling utama dari pekerjaan struktur ini adalah: Kekuatan Performance

Pekerjaan Penguatan Kolom Pembesian,agar kolom didirikan sempurna, pemasangan

sengkang,mengukur posisi sengkang, penyusunan tulangan ditulangan, semua agregat harus lolos. Pemasangan Bekisting Papan bekisting diikat satu sama lain dengan menggunakan kayu diperkuat menggunakan pasak . Pasak digunakan agar bekisting bisa dipakai berulang- ulang. Unting-unting cek bekisting dipasang dengan baik Pengecoran,ada bak agar molen selalu dapat bekerja dengan baik. Pembongkaran bekisting,kayu penyangga dilepaskan dari

bekisting,playwood adalah lapisan film untuk mengikat kualitas. Mutu Produk Proyek Mesjid Raya Sumbar Tahap I Metoda kerjanya yaitu : Metoda Urugan Metoda Pemasangan Metoda Pengecoran Pile Cap Tahapan pengecoran, untuk pekerjaan kolom miring Metoda Pembensian\ Metoda Pengecoran Kolom Kolom miring Balok Lengkung

Metoda Pengecoran kolom yang lain: Bodemen Bekisting dinding bawah Debil pada dinding dua muka Mengatur dinding agar vertical Portal rangka Baja

Instruksi kerja yang digunakan: Pembuatan titik Penerimaan Material Slump Test Beton Bekisting balok dan plat

Pembesian Kolom beton Pengecoran Beton Pemeriksaan Ketebalan plat Pemeriksaan vertikalitas Analisa Standar deviasi Beton Pemeriksaan Penurunan Bangunan Konstruksi Baja

Pekerjaan Struktur Horizontal Pelat lantai pada balok: Perancah Pembesian Pengecoran Hasil akhir Struktur horizontal berpengaruh terhadap beban vertical yang jatuh pada plat dan balok. Plat dan balok harus dipertimbangkan untuk menahan momen. Tumpuan dan lapangan, tumpuan momen dilapangan paling besar, pada plat terletak ditengah, momenya paling besar. Kondisi lintang terbesar terletak pada kolom, dan yang terjadi pada daerah tumpuan, momen max terletak pada bagian bawah. Gaya lintang dilawan dari sengkang terletak didaerah sekitar tumpuan Dalam pekerjaan beban dipikul oleh perancah,tempatkan perancah pada daerah beban terbesar tersebut. Yang berkaitan dengan balok: Saat pemasangan perancah, harus bisa memikul beban yang besar Landasannya harus kuat menancap tanah Batang pemikul beban Cara meratakan beban Perancah balok Lantai balok harus ada pemikul beban arah panajng balok

Merangkai balok dengan cara pasang tulangan utama,pasang bekel sesuai dengan jarak-jarak yang diminta. Setelah balok selesai dirangkai,kerjakan plat bagian bawah Pemasangan plat Tulangan atas dirakit secara manual Pasang dinding Bekisting Bekisting plat diapasang bagian atas untuk menyisakan 15 cm selimut beton bagian atas Pasang penutup Pemasangan rangka, penggunaan paku sedikit saat pelepasan akan lebih mudah Perancah untuk bekisting agak jarang,sedangkan perancah untuk balok rapat. Pembesian pada plat Bagian plat A tulangan bagian bawah, tulangan susut dengan tengah tidak dipasang Plat untuk D dan E, tulangan bagian atas, yaitu tulangan utama Tulangan bawah yaitu tulangan susu dari tulangan pokok. Sambungan besi harus ada dalam penyaluran beban berupa selisih 40 D Untuk menjaga jarak agar tidak bergerser maka dilakukan : Bengkokan Besi atas diletakan diatas balok Daerah lebar di beri cakar ayam(alat penahan jarak) Ketebalan pada selimut beton terjaga dan dipasang beton deking. Untuk plat tebalnya 25 mm atw 2,5 cm Bagian atas 25 mm dan bagian bawah 50 mm Pemasangan Penulangan Persiapkan sparing agar pipa mudah masuk(tidak menggunakan shaft) dibantu dengan kawat agar tidak bergeser. Pengecoran ditruck mixing,concrete pump,slump test(pembuatan sampel beton) Tekniks slump test:

Sampel beton merupakan bahn butiran adiktif Pengisian k concrete pump dengan adanya penyaringan

Yang harus diperhatikan dalam pengecoran Tidak menggeser tulangan Meratakan dengan segera Pemadatan Semua rongga sudah terisi dengan butiran beton dengan menggunakan vibrator sampai kondisi akhirnya tidak ad lagi gelembung udara. Hasil akhir Pemeliharaan beton, beton harus dalam kelembaban yang tinggi agar tidak terjadi retakan, dengan memempatkan bahan bahan air dan selalu menyiram dan menggunakan pengerinagn yang berjalan selama proses setting. Selama 7 hari pertama keadaan lembab.

Literatur Metoda Konstruksi Pen yelenggaraan p royek konstruksi suatu ban gu n an dilaksanak an m elal ui sistem manajemen p ro yek t ertentu. Tingkat k e b erhasilan suatu pro yek dapat dilihat dari besar bia ya ya n g efisien, waktu yan g sin gkat dan t ep at n ya kualitas produk ya n g dicapai. Dalam pen ye l en gga raan kon struksi, faktor b ia ya mer upakan bahan pertimban gan utama karena men yan gkut jumlah i nvestasi yan g bes ar yan g harus d itanamkan oleh k ontraktor yan g r entan ter h adap resiko k e ga gal an. Konstruksi secara u m u m d i t erjemahkan s egala b entuk p embuat an infrastruktur (contoh j ala n, jembatan, gedun g, i rigasi, gedun g) sert a p el a ksanaan pemelihara an d an perbai kan i nfrastr uktur, (W ells,1986). Dalam pelaksana ann ya , pro ye k konstruksi mem butuhkan suatu manaje men untuk mengol ah da ri bahan baku seba gai i nput kegiatan menjadi suatu konstr uksi. Den gan k ata l ain, k egi atan pelaksana an pro yek konstruksi dapat d iartikan se bagai suatu ke gi at an se mentara, ya ng berlan gsun g dal a m jangka w aktu t erbat as d en gan alokasi sum berda ya tertentu dan d imaksudk an untuk menghasilkan produk den g an kriteria -kriteria ya n g t elah d i gariskan s ec ara j elas d alam kontrak. S ecara u m u m sum ber d a ya adal ah suat u kem am puan dan k apasi t as pot ens i ya n g dap at d imanfaatk a n o leh kegiatan m anusia untuk kegi atan sosial ekonomi. Sehingga l ebih spesifik d apat din yat ak an bahw a s umber d a ya p ro yek k o nstruksi merupakan k emampuan d an kapasitas potensi ya n g dapat d imanfaatkan untuk kegi atan konstruksi. S um ber d a ya p ro yek konstruksi terdiri d ari b ebera p a j enis diantaran ya b i a ya, waktu , sumber daya m anusia, material, d an ju ga pe ralat an ya n g digunak an d alam pelaksa naan pro yek, d iman a dal am m engo p erasionalk an sumber da ya sumber d a ya t e rseb u t p erlu dilakukan d alam suatu sistem manajemen yan g baik, s ehingga dapat d im anfaatk an secara o ptimal.

Unsur input dari pro yek konstruksi diantaranya man (tenaga kerja) mon ey(bia ya ), methods (m et od e) ma chines (per al at an) materials (bah an) market

Dalam pemilihan bahan dan al at apa yan g ak an digunak an untuk suatu bangun an, m aka b eber ap a h al perlu d ipertimbangkan, ya itu : J enis Gedung dan k e gun aann ya Kebutuhan pemilik gedu ng P erat u ran p eren cana an s u at u daer ah Kendala Peraturan Kendala lokasi Dana yang tersedia

Kebijaksanaan jangka panjang d al am pem el i h ar aa n d an adapt asi Selain itu dalam pengont rolan kualitas m at erial atau pekerjaan bervari asi yang satu dengan l ainn ya. H a l ini s esuai d engan apa ya n g terj adi d idalam konstruksi. J adi terdapat suatu tin gkat kualitas minimum yan g harus dicap ai agar suatu material dap at d iterima. Dalam m ela kukan estimasi yan g terkait d engan penentuan p embia ya an untuk alokasi sumber da ya b ahan ha rus rel eva n , s ert a pemenuhan p e ralatan ya n g memad ai. Material curah, s eperti p ipa, instrumnen , k abel li strik, semen, dll d iprodu ksi secar a m asal, artin ya tida k han ya b e rdasa rk an pes anan proyek tertentu, tet api juga untuk konsumen l ain. Vendor dan manufacturer umumnya m en ye di akan persedia an untuk memenuhi permintaan konsumen dari waktu k e wak tu. Oleh karena itu, h ar gan ya relatif stabil, sehi ngga dala m h al ini estimator tidak terlalu sulit mengikuti p erkembangan hargan ya .