Anda di halaman 1dari 4

Perhitungan Metoda Konsumsi & Metode Morbiditas I. Contoh Perhitungan Metode Konsumsi.

Selama tahun 2009 (Januari Desember) pemakaian Parasetamol tablet sebanyak 2.500.000 tablet untuk pemakaian selama 10 (sepuluh) bulan. Pernah terjadi kekosongan selama 2 (dua) bulan. Sisa stok per 31 Desember 2009 adalah 100.000 tablet. a) Pemakaian rata-rata Paracetamol tablet perbulan tahun 2009 adalah 2.500.000 tablet / 10 = 250.000 tablet. b) Pemakaian Paracetamol tablet tahun 2009 (12 bulan) = 250.000 tablet X 12 = 3.000.000 tablet. c) Pada umumnya buffer stock berkisar antara 10% - 20% (termasuk untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan kunjungan). Misalkan berdasarkan evaluasi data diperkirakan 20% = 20% X 3.000.000 tablet = 600.000 tablet. d) Pada umumnya Lead time berkisar antara 3 s/d 6 bulan. Misalkan lead time diperkirakan 3 bulan = 3 X 250.000 tablet = 750.000 tablet. e) Kebutuhan Paracetamol tahun 2010 adalah = b + c + d, yaitu: 3.000.000 tablet + 600.000 tablet + 750.000 tablet= 4.350.000 tablet. f) Rencana pengadaan Paracetamol untuk tahun 2010 adalah : Hasil perhitungan kebutuhan (e) sisa stok= 4.350.000 tablet 100.000 tablet = 4.250.000 tablet = 4.250 kaleng/ botol @ 1000 tablet.

Rumus A = ( B+C+D ) E Keterangan : A= Rencana Pengadaan B= Pemakaian rata-rata x 12 bulan C= Buffer stock (10% 20%) D= Lead time 3 6 bulan E= Sisa stok

2. Contoh Perhitungan Metode Morbiditas

A). Menghitung Masing-masing Obat yang Diperlukan Per-Penyakit. Sebagai contoh untuk penyakit OMSK tipe maligna pada orang dewasa dan anak-anak antara lain pada pedoman pengobatan digunakan obat Amoksisilin dengan perhitungan sebagai berikut:

Anak-anak Standar pengobatan dengan Amoksisilin adalah 10 mg/kg BB dalam dosis terbagi 3 x sehari selama 14 hari. Jumlah episode 10.000 kasus.

Bila berat badan anak diasumsikan adalah 12 kg. Jumlah maksimal untuk satu episode : = 12 kg x 10 mg/kg BB x 3 x 14 hari = 5.250 mg atau = Amoksisilin sirup 125mg/5ml botol 60 ml.

Setiap Amoksisilin syr, per-botol mengandung : = 60 mL/ 5 mL x 125 mg = 1.500 mg

Maka jumlah yang diperlukan

= 5.250 mg/ 1.500 mg x 1 botol = 3 botol.

Jumlah Amoksisilin syr yang dibutuhkan untuk 1 kasus

= 3 botol.

Jumlah Amoksisilin syr yang dibutuhkan untuk 10.000 kasus : = 10.000 x 3 botol = 35.000 botol

Dewasa

Standar pengobatan dengan Amoksisilin adalah 500 mg dalam dosis terbagi 3 x sehari selama 14 hari. Jumlah episode 15.000 kasus.

Jumlah yang dibutuhkan untuk 1 kasus = 500 mg x 3 x 14 hari, = 21.000 mg atau = 42 kaplet @500 mg

Untuk 12.000 kasus

= 12.000 x 42 kaplet @500 mg = 504.000 kaplet

Jumlah kaplet per kemasan = 100 kaplet per kotak

Jumlah Amoksisilin yang dibutuhkan untuk 12.000 kasus : = 504.000 kaplet / 100 kaplet x 1 kotak = 5.040 kotak

B). Pengelompokan & Penjumlahan Masing-masing Obat (hasil langkah a).

Sebagai contoh :

Amoksisilin kaplet 500 mg digunakan pada berbagai kasus penyakit. Berdasarkan langkah pada butir a, diperoleh obat untuk : Stomatitis Sinusitis Pulpitis Periodontitis Leptospirosis Gangren Pulpa Faringitis Akut OMSK maligna = = = = = = = = 300.000 kaplet 500.000 kaplet 100.000 kaplet 100.000 kaplet 50.000 kaplet 150.000 kaplet 750.000 kaplet 504.000 kaplet

Total kebutuhan Amoksisilin 500 mg = = 300.000 + 500.000 + 100.000 + 100.000 + 50.000 + 150.000 + 750.000 + 504.000 2.454.000 kaplet

Jumlah kaplet per kemasan Jumlah kemasan

= 100 kaplet per kotak. = 2.454.000 kaplet/ 100 kaplet x 1 kotak = 24.540 kotak

Berarti jumlah total kebutuhan Amoksisilin 500 mg untuk semua kasus tersebut adalah 24.540 kotak @100 kaplet.