Anda di halaman 1dari 3

IZIN USAHA PETERNAKAN DAN IZIN USAHA PEMOTONGAN HEWAN Definisi : Izin usaha peternakan adalah izin usaha

tertulis yang diberikan oleh Bupati atau pejabat lain yang ditunjuk untuk memberikan hak melaksanakan peternakan. Izin usaha peternakan diberikan kepada pemohon yang melakukan kegiatan produksi. Masa Berlaku 5 (Lima) Tahun dengan keharusan daftar ulang tiap tahun Pemberi pertimbangan Dinas peternakan Dasar Hukum Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemberian Izin Usaha Dibidang Peternakan dan Izin Usaha Pemotongan Hewan. Sebagaimana Telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2002 tentang Perubaham Pertama Atas Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka No 15 Tahun 2000 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Pemberian Izin Usaha Pemotongan Hewan. Maksud dan tujuan Mewujudkan usaha bid peternakan dan pemotongan hewan agar produk yang dihasilkan memenuhi syarat dan tidak menggganggu lingkungan sekitarnya. SASARAN/ KLASIFIKASI IZIN USAHA PETERNAKAN dan PEMOTONGAN HEWAN Setiap perusahaan peternakan, perusahaan pemotongan hewan, perusahaan perdagangan ternak/ hewan, perusahaan perdagangan daging dan bahan asal ternak hewan, yang ada di Kabupaten Majalengka baik yang dilaksanakan oleh perorangan maupun oleh bdan usaha, diwajibkan memiliki izin usaha peternakan dan atau memiliki izin usaha pemotongan hewan. Klasifikasi usaha peternakan : a. Usaha kecil peternakan ayam ras pedaging yang mempunyai populasi > 10.000 per siklus produksi b. Usaha kecil peternakan ayam ras petelur yang mempunyai jumlah sebanyak 5.000 ekor campuran c. Perusahaan peternakan itik, angsa, dan atau entok yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 5.000 ekor d. Perusahaan peternakan burung puyuh yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 5.000 ekor campuran e. Perusahaan peternakan burung dara yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 15.000 ekor campuran f. Perusahaan peternakan kambing atau domba yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 100 ekor campuran g. Perusahaan peternakan sapi potong yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 100 ekor campuran h. Perusahaan peternakan sapi perah yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 20 ekor campuran i. Perusahaan peternakan kerbau yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 75 ekor campuran j. Perusahaan peternakan kuda yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 50 ekor campuran

k. Perusahaan peternakan kelinci yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 1500 ekor campuran l. Perusahaan peternakan rusa yang mempunyai jumlah ternak sebanyak 300 ekor campuran Usaha peternakan adalah suatu usaha di bidang peternakan yang dapat diselenggarakan dalam bentuk peternakan rakyat atau perusahaan peternakan. Peternakan rakyat adalah usaha peternakan yang diselenggarakan sebagai usaha sampinganyang jumlah maksimum kegiatannya untuk tiap jenis ternak kurang dari jumlah minimum yang ditetapkan untuk perusahaan peternakan. Perusahaan peternakan adalahsuatu usaha yang dijalankan secara teratur dan terus menerus pada suatu tempat dan dalam jangka waktu tertentu untuk tujuan komersil yang meliputi kegiatan menghasilkan ternak (ternak bibit/ terna potong), telur dan susu, serta usaha menggemukkan suatu jenis ternak, termasuk mengumpulkan, mengedarkan, dan memasarkannya. Usaha pemotongan adalah kegiatan yang dilakukan oleh perorangan atau badan hukum yang melaksanakan pemotongan hewan dirumah pemotongan hewan gunamemnuhi kebutuhan daging didalam atau luar kabupaten. PERSYARATAN IZIN USAHA PETERNAKAN dan IZIN USAHA PEMOTONGAN HEWAN 1. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemilik/Penanggung Jawab 2. Akta Pendirian Perusahaan bagi Perusahaan berbadan hukum 3. Rekomendasi dari Kepala dinas Pertanian kecuali usaha peternakan Babi harus ada Rekomendasi dari Bupati 4. Gambar situasi lokasi tanah 5. Gambar layout penggunaan tanah 6. Izin lokasi 7. Izin Mendirikan Bangunan 8. Izin HO 9. Izin Tempat Usaha 10.Izin Tenaga Kerja Asing 11.Izin Pemasangan instalasi serta peralatan yang diperlukan 12. UKL/UPL STANDAR BIAYA Izin Usaha Peternakan dan Izin Usaha Pemotongan Hewan dikenakan biaya Izin Usaha sebesar : a. Izin Usaha Peternakan diteteapkan Rp 30.000, b. Izin Usaha Pemotongan Hewan Partikelir/swasta : Ternak Besar (sapi, kerbau dan kuda) Rp. 15.000, Ternak kecil (domba dan kambing) Rp. 10.000, unggas Rp. 5000, c. Izin Usaha di rumah potong hewan pemerintah : Ternak Besar (sapi, kerbau dan kuda) Rp. 10.000, Ternak kecil (domba dan kambing) Rp. 5.000, unggas Rp. 5000, d. biaya daftar ulang ditetapkan sebesar 50 % dari biaya izin Waktu 10 hari kerja (selama syarat sudah lengkap)