Anda di halaman 1dari 7

TUGAS TEORI PASAR MODAL

Return dan Risiko Aktiva Tunggal


OLEH
I !ADE! DO"I DARMA PUTRA IRA#A" $%&'(&)$(%
*A!ULTAS E!O"OMI DA" +IS"IS
U"I,ERSITAS UDA-A"A
%&$.
Return dan Resiko Aktiva Tunggal
$/ Return Realisasian
$/$ Return Total
Merupakan return keseluruhan dari suatu investasi dalam suatu periode yang
tertentu. Return total sering disebut dengan return saja. Return total terdiri dari
capital gain (loss) dan yield sebagai berikut :
Return 0 1a2ital gain 3loss4 5 -ield
Capital gain atau capital loss merupakan selisih dari harga investasi sekarang relative
dengan harga periode lalu :
1a2ital Gain atau 1a2ital Loss 0
Jika harga investasi sekarang (P
t
) lebih tinggi dari harga investasi periode lalu (P
t-1
)
ini berarti terjadi keuntungan modal (capital gain) sebaliknya terjadi kerugian modal
(capital loss).
Yield merupakan persentasi penerimaan kas periodi! terhadap harga investasi
periode tertentu dari suatu investasi. "ntuk saham yield adalah persentasi dividen
terhadap harga saham peroide sebelumnya. "ntuk obligasi yield adalah prosentase
bungan pinjaman yang diperoleh terhadap harga obligasi periode sebelumnya.
#engan demikian return total juga dapat dinyatakan sebagai berikut :
Return 0 5 -ield
"ntuk saham biasa yang membayar dividen periodeik sebesar #
t
rupiah per-
lembarnya maka yield adalah sebesar #
t
$P
t-1
dan return total dapat dinyatakan sebagai
berikut :
Return Sa6a7 0 5 0
$/% Relati8 Return
Return total dapat bernilai negative atau positi%. &adangkala untuk perhitungan
tertentu misalnya rata-rata geometrik yang menggunakan perhitungan pengakaran
dibutuhkan suatu return yag harus bernilai positi%. Relati% return dapat digunakan
yaitu dengan menambahkan 1 terhadap nilai return total sebagai berikut:
Relati8 Return 0 3Return Total 5 $4 atau 5 $
P
t
9 P
t:$
P
t:$
P
t
9 P
t:$
P
t:$
P
t
9 P
t:$
P
t:$
D
t
P
t:$
P
t
9 P
t:$
5 D
t
P
t:$
P
t
9 P
t:$
5 D
t
P
t:$
'ehingga nilai relati% return dapat juga dihitung sebagai berikut :
Relati8 Return 0 5 atau
$/( !u7ulati8 Return
Return total pada umumnya hanya mengukur perubahan kemakmuran pada saat
(aktu tertentu saja tetapi tidak menguur total dari kemakmuran yang dimiliki. "ntuk
mengetahui total kemakmuran indeks kemakmuran kumulati% dapat digunakan. )&&
(indeks kemakmuran kumulati%) mengukur akumulasi semua return mulai dari
kemakmuran a(al (&&
*
) yang dimiliki sebagai berikut :
I!! 0 !!
&
3$5R
$
4 3$5R
%
4 ; 3$5R
n
4
)ndeks kemakmuran kmulati% dapat juga dihitung berdasarkan perkalian nilai-nilai
komponennya sebagai berikut :
I!! 0 PH! < -!
"otasi
)&& + )ndeks kemakmuran kumulati% mulai dari peroide perama sampai ke n
&&
*
+ &ekayaan a(al biasanya digunakan nilai Rp 1
R
t
+ Return sampai periode ke-t mulai dari a(al periode (t+1) sampau ke
akhir periode (t+n)
P,& + Perubahan ,arga &umulati%
-& + -ield &umulati%
$/. Return Disesuaikan
Return yang dibahas sebelumnya hanya membahas perubahan nilai uang tetapi
tidak mempertimbangkan tingkat daya beli dari nilai uang tersebut. "ntuk itu perlu
disesuaikan dengan tingkat in%lasi yang ada. Return ini disebut dengan return riil
(real return) atau return yang disesuaikan dengan in%lasi (in%lation adjusted return)
sebagai berikut :
P
t
9 P
t:$
5 D
t
P
t:$
P
t:$
P
t:$
P
t
9 P
t:$
5 D
t
5 P
t:$
P
t:$
3$5R4
($5I*4
R
IA
0 : $
"otasi
R
).
+ Return disesuaikan dnegan tingkat in%lasi
R + Return /ominal
)0 + 1ingkat )n%lasi.
$/) Rata:rata Geo7etrik
Rata-rata geometrik digunakan untuk menghitung rata-rata yang memperhatikan
tingkat pertumbuhan kumulati% dari (aktu ke (aktu. 2erbeda dengan rata-rata
aritmatika biasa yang tidak mempertimbangkan pertumbuhan rata-rata geometrik
lebih tepat digunakan untuk menghitung rata-rata return dari surat-surat berharga
yang melibatkan beberapa periode (aktu. Rata-rata ini dihitung dengan rumus :
RG 0 =3$5R
$
4 3$5R
$
4 ; 3$5R
n
4>
$?n
9 $
"otasi
R3 + rata-rata geometrik
Ri + return untuk periode ke-)
n + jumlah dari return.
Rata-rata geometrik dapat digunakan untuk menghitung indeks kemakmuran
kumulati% jika diketahui rata-rata geometriknya dengan rumus :
I!!
t
0 3$ 5 RG4
n
@v
,ubungan antara return rata-rata aritmatika dan rata-rata geometrik adalah sebagai
berikut :
3$ 5 RG4
%
3$ 5 RA4
%
9 3SD4
%

"otasi
n + 4ama periode dari periode dasar ke periode ke-t
bv + /ilai dasar
'# + 'tandar #eviasi.
%/ Return Eks2ektasian
%/$ +erdasarkan "ilai Eks2ektasian Masa De2an
Return ekspektasian dapat dihitung berdasarkan perkalian masing-masing hasil
masa depan (out!ome) dengan probabilitas kejadiannya dan menjumlah semua
produk perkalian tersebut. 'e!ara matematik return ekspektasian metode nilai
ekspektasian dapat dirumuskan sebagai berikut :
E3R
i
4 0
"otasi
5(R
i
) + Return ekspektasian suatu aktiva atau sekuritas ke-i
R
ij
+ hasil masa depan ke-j untuk sekuritas ke-i
P
j
+ Probabilitas hasil masa depan ke-j (untuk sekuritas ke-i)
n + jumlah dari hasil masa depan.
%/% +erdasarkan "ilai:nilai Return Historis
1iga metode dapat digunakan untuk menghitung return ekspektasian dengan
menggunakan data historis yaitu sebagai berikut ini.
1. Metode rata-rata (mean method).
6. Metode trend (trend method).
7. Metode jalan a!ak (random walk method).
Metode mana yang terbaik tergantung dari distribusi data returnnya. Jika
distribusi data return mempunyai pola trend maka metode trend mungkin lebih baik.
'ebaliknya jika distribusi data returnnya tidak mempunyai pola atau a!ak maka
metode rata-rata atau random walk akan menghasilkan return ekspektasian lebih
tepat.
%/( +erdasarkan Model Return Eks2ektasian
Model-model untuk menghitung return ekspektasian sangat dibutuhkan. 'ayangnya
tidak banyak model yang tersedia. Model yang tersedia yang popular dan banyak
digunakan adalah Single Index Model dan model 8.PM.
(/ Risiko
Resiko merupakan hal penting yang tidak terpisah dari investasi karena
pertimbangan suatu investasi merupakan trade-off dari kedua %aktor ini. Return dan risiko
mempunyai hubungan yang positi% semakin besar risiko yang harus ditanggung semakin
besar return yang harus dikompensasikan. 9an ,orne dan :a!ho(i!s Jr. (1;;6)
mnde%inisikan risiko sebagai variabilitas retrn terhadap return yang diharapkan. "ntuk
menghitung risiko metode yang banyak digunakan adalah deviasi standar yang
mengukur absolute penyimpangan nilai-nilai yang sudah terjadi.
(/$ Risiko +erdasarkan Pro@a@ilitas
Penyimpangan standar atau deviasi standar merupakan pengukuran yang dapat
digunakan untuk menghitung risiko. #eviasi standar dapat dituliskan sebagai berikut :
SD
i
0 3E3=R
i
9 E3R
i
4>
%
44
$?%

Risiko juga dapat dinyatakan dalam bentuk varian. 9arian adalah kuadrat dari
deviasi standar sebagai berikut :
,ar3R
i
4 0 SD
i
%
0 3E3=R
i
9 E3R
i
4>
%
4
(/% Risiko +erdasarkan Data Historis
Risiko yang diukur dengan deviasi standar yang menggunakan data historis dapat
dinyatakan sebagai berikut ini.
SD 0
"otasi
'# + 'tandar #eviasi
<
i
+ /ilai ke-i
5(<
i
) + /ilai 5kspektasian
/ + jumlah dari observasi data historis untuk sampe besar dengan n (paling
sedikit 7* obsevasi) dan untuk sampel ke!il digunakan (n-1).
./ !oe8isien ,ariasi
"ntuk melakukan analsis investasi dua %aktor harus dipertimbangkan bersama-sama
yaitu return ekspektasian dan risiko aktiva. &oe%isien variasi dapat digunakan untuk
mempertimbangkan dua %aktor tersebut bersamaan. Rumus keo%isien variasi adalah :
1,
i
0
#ari rumus koe%isien variasi dapat diinterpretasikan bah(a semakin rendah nilai 89
semakin baik aktiva tersebut. #imana semakin ke!il nilai 89 menunjukkan semakin ke!il
risiko aktiva dan semakin besar return ekspektasinya.
)/ Se7i ,arianAe
&euntungan atau kenaikan nilai bukan dianggap sebagai risiko. Risiko adalah sesuatu
yang menghilangkan atau menurunkan nilai. 'ehingga pengukuran dengan deviasi
standar dengan memasukkan nilai-nilai diatas nilai ekspektasinya dianggap tidak tepat
karena dianggap bukan komponen dari risiko. Pengukur risikoseharusnya hanya
memasukkan nilai-nilai diba(ah nilai yang diekspektasi saja. Jika hanya nilai-nilai satu
sisi saja yang digunakan yaitu nilai-nilai di ba(ah nilai ekspektasinya maka ukuran
risiko sema!am ini disebut dengan semivarian!e yang dihitung sebagai berikut :
Semivariance 0 E=3R
i
9 E3R
i
44
%
>B untuk R
i
C E3R
i
4/
'/ Mean Absolute Deviation
2aik varian maupun Semivariance sangat sensiti% terhadap jarak dari nilai
ekspektasian karena pengkuadratan akan memberikan bobot yang lebih besar
dibandigkan jika tidak dilakukan pengkuadratan. Pengukuran risiko yang menghindari
pengkuadratan adalah mean asolute deviation (M.#) :
MAD 0 E= R
i
9 E3R
i
4 >
Risiko
Return Eks2ektasi
DA*TAR PUSTA!A
,artono Jogiyanto. =1eori Porto%olio dan .nalisis )nvestasi> 5disi #elapan
-ogyakarta 0akultas 5konomika dan 2isnis "niversitas 3ajah Mada 6*17.