Anda di halaman 1dari 52

BAB IV

METODE GEOLISTRIK
Sebelum mempelajari peristiwa kelistrikan di dalam bumi tentu masi! in"at tentan"
pelajaran listrik dalam #isika$% ba!wa arus listrik bisa men"alir dari p&tensial p&siti' ke
p&tensial ne"ati' ba"aikan air men"alir dari tempat (an" tin""i ke tempat renda!) Men"apa
demikian * Karena den"an adan(a perbedaan p&tensial se!in""a men(ebabkan ener"i
p&tensial) +al ini berarti arus listrik ,I- men"alir karena adan(a perbedaan p&tensial,.V-)
Kemudian bila aliran air ditan"kap den"an kin/ir air ,seba"ai R- (an" men"akibatkan kin/ir
berputar dan putarann(a di!ubun"kan den"an "enerat&r se!in""a pada a!irn(a akan
men"!asilkan ener"i listrik) Maka untuk terjadin(a listrik selain ada parameter V I dan ju"a
ada R ,Resistansi- (an" dirumuskan dalam !ukum O!m seba"ai V0IR)
Beran"kat dari pen"ertian tersebut maka jika arus listrik diinjeksikan ke dalam bumi
dan bumin(a sendiri mempun(ai ta!anan R se!in""a akan timbul perbedaan p&tensial)
1amun p&tensial disini dipen"aru!i &le! jarak karena bila diukur pada jarak dekat antara arus
den"an p&tensial akan men"!asilkan perbedaan p&tensial (an" besar tetapi bila jarakn(a jau!
perbedaan p&tensial (an" di!asilkann(a akan semakin ke/il) Ole! karena itu R di dalam bumi
ju"a dipen"aru!i &le! jarak dan !asil kalin(a akan men"!asilkan Resisti2itas ,3- dimana
satuan Resisti2itas adala! O!m)m)
Dalam met&de Ge&listrik (an" palin" p&puler adala! met&de Resisti2itas ,Resistivity-
met&de ini termasuk bersi'at akti' (aitu den"an /ara men"injeksikan arus ke dalam bumi dan
menan"kap perbedaan p&tensialn(a maka akan diper&le! Resisti2itas seperti (an"
diteran"kan di atas) 4adi (an" palin" pentin" adala! karena adan(a arus listrik tersebut maka
dapat diketa!ui Resisti2itas) 1amun arus listrik itu bisa diper&le! den"an injeksi dari sumber
arus (an" sen"aja diban"kitkan atau (an" sebelumn(a suda! ada di dalam alam (aitu arus
alam se!in""a tanpa men"injeksikan arus bisa men"!asilkan p&tensial alam ,Self Potential-
atau disin"kat S5) 5en"ukuran den"an met&de S5 ini termasuk met&de pasi' karena !an(a
meman'aatkan p&tensial alam bisa memperkirakan /ebakan sumberda(a mineral)
Selain met&de Resisti2itas dan S5 (an" tela! diun"kapkan di atas (aitu ba!wa
Resisti2itas perlu injeksi arus sedan"kan S5 tidak perlu injeksi arus tetapi meman'aatkan
p&tensial (an" suda! ada di alam) Maka perbedaan antara Resisti2itas dan S5 terletak pada
men""unakan arus dan tidak) Sekaran" timbul pertan(aan (an" dipakai dalam Resisti2itas itu
arus listrik (an" di"unakan arus b&lak$balik ,A6- atau arus seara! ,D6-) Keban(akan dalam
met&de Resisti2itas di"unakan arus D6) 5en""unaan arus listrik A6 untuk k&ndisi tertentu
saja) +al ini men"apa * karena dari pen"alaman pen"ukuran den"an met&de Resisti2itas ini
sulit sekali membedakan antara batulempun" den"an mineral lempun" (an" sama$sama
mempun(ai nilai ta!anan jenis renda!) 7ntuk itu biasan(a di"unakan met&de 5&larisasi
terimbas ,Induced Polarization- atau disin"kat met&de I5) Met&de ini men""unakan arus
listrik A6) Kemudian listrik A6 terjadi karena adan(a perbedaan 'rekuensi dan den"an
adan(a perbedaan 'rekuensi bisa di!itun" berapa persen e'ek dari 'rekuensi itu (an" disebut
Percent Frequency Effect ,5#E-) Dari besar ke/iln(a nilai 5#E ini bisa ditentukan ju"a apaka!
men"andun" l&"am atau tidak (an" diper&le!8dirumuskan den"an Metal Factor ,M#-) 4adi
untuk membedakan (an" sama$sama mempun(ai nilai ta!anan jenis ke/il tersebut apaka!
/uma lempun" berair atau bisa di!arapkan ju"a sejenis mineral lempun" atau biasan(a disebut
mineral k&ndukti') Bilamana 3 renda! dan didukun" &le! 'a/t&r l&"amn(a (an" tin""i maka
bisa diinterpretasikan men"andun" mineral (an" umumn(a mineral sul'ida)
Selain dari itu dalam met&de I5 terba"i dalam d&main 'rekuensi seperti (an" di
teran"kan di atas (aitu akan men"!asilkan parameter parameter 3 5#E dan M#) 4u"a met&de
I5 seba"ai d&main waktu ,Time domain), 5rinsipn(a bila bumi dimasukkan arus akan timbul
beda p&tensial) Akan tetapi p&tensial disini tidak lan"sun" stabil melainkan perla!an$la!an
menuju stabil) Demikian ju"a bila arus dimatikan p&tensil tidak lan"sun" n&l tetapi perla!an$
la!an menuju n&l) +al ini kenapa terjadi * 5r&ses perla!an$la!an tadi memerlukan waktu
se!in""a disebut time d&main) 5erbandin"an p&tensial (an" terukur antara primer dan
sekunder men"!asilkan Charea!ility"M) (an" diartikan seba"ai tin"kat kemuda!an suatu
benda bila dialiri listrik) Semakin besar /!ar"eabilit( maka kemun"kinan adan(a mineral
sul'ide atau benda lainn(a (an" bersi'at l&"am)
Den"an demikian dalam met&de Ge&listrik akan diba!as tentan" met&de S5
Resisti2it( dan Indu/ed 5&lari9ati&n ,I5- baik dalam kawasan ,domain- 'rekuensi maupun
dalam kawasan waktu)
Dalam met&de "e&listrik ini disampin" akan diba!as te&rin(a mulai dari matematis
sampai pada arti 'isisn(a) 4u"a akan dilen"kapi tulisan$tulisan (an" diambil dari internet
seperti misaln(a penerapan "e&listrik untuk akui'er panasbumi dan pen(elidikan mineral)
7ntuk penerapan akui'er dan panasbumi di"unakan pen"ukuran ke bawa! se/ara 2erti/al)
Sedan"kan untuk pen(elidikan mineral sul'ide ,urat$urat kuarsa- dan ju"a endapan$endapan
mineral lain seperti Man"an besi dll) di"unakan met&de Resisti2it( % dimensi) Met&de ini
semakin p&pular karena tela! dip&pulerkan &le! 5r&'es&r dari Mala(sia ,L&ke) M)+)%::;-)
;)< Dasar te&ri "e&listrik
(4.1)
(4.2)
(4.3)
(4.2)
(4.4)
(4.5)
(4.6)
(4.2)
(4.7)
(4.8)
(4.9)
(4.10)
(4.11)
(4.11)
4.1)O
(4.7)7
AA
Gambar 4.1 Sumber arus tunggal di dalam medium seluruh ruang
(whole space)
tau rus di dalam bumi a!an menimbul!an "#tensial
Gambar 4.2 Sumber arus di "ermu!aan bumi sehingga arus men$ebar
!e semua arah
dan menimbul!an "#tensial berbentu! setengah
(4.12)
4.2)O
=)% K&nsep resisti2itas semu dan pen"ukuran "e&listrik
Gambar ;)= K&nsep pen"ukuran "e&listrik men""unakan elektr&da tun""al ,6
<
5
<
-
4.3).3
(4.13)
(4.14)
(4.13)
(4.12)
=)= K&n'i"urasi Elektr&da
Gambar ;); 5enempatan elektr&da arus dan p&tensial pada pen"ukuran "e&listrik
4.4
(4.15)
(4.16)
(4.17)
(4.18)
(4.19)
(4.20)
4.4
4.5)
(4.21)
(4.22)
(4.23)
4.5
%
2
%
1
;); Teknik 5en"ukuran Ge&listrik
4.6
4.7
Gambar 4.7 &ebera"a ti"e !ur'a s#unding $ang se(ara !ualitati) menun*u!!an
'ariasi !edalaman
4.8
;)> 5en"&la!an data Resisti2it( S&undin" ,Calculation#hmtl-
Berikut ini adala! /&nt&! pen"&la!an data lapan"an (an" diambil dari internet mulai
data lapan"an Resisti2it( s&undin" dan pen"&la!ann(a den"an men""unakan pr&"ram
Indu/ed 5&lari9ati&n Interpretati&n % dimensi (an" men""unakan wind&ws,IPI$%in-)
5r&"am ini tidak !an(a untuk interpretasi kur2a s&undin" tetapi ju"a untuk I5) 1amun in"at
ba!wa I5 terdiri dari IP & fre'uensi domain (aitu ? Resisti2it( 5#E dan Metal #a/t&r) Dalam
!al ini (an" di"unakan adala! pr&"ram untuk pen"&la!an data resisti2it( s&undin") 4u"a ada
IP&time domain (aitu untuk men"!itun" charea!ility)
5emakaian pr&"ram I5I%@in tersebut sebaikn(a suda! men"enal lan"ka!$lan"ka!
(an" dilakukan dalam melakukan Matchin dimana ada kur2a data lapan"an atau kur2a
resisti2it( s&undin" (an" akan di/&/&kkan den"an kur2a standar % lapisan dan kur2a bantu
(an" terdiri dari ; tipe (aitu + K A dan A seperti pada "ambar ;)B)
Kadan"$kadan" ada tulisan tentan" pen"&la!an data kur2a s&undin" (an" ditemukan
dalam internet terkesan lu/u) Men"apa demikian * Karena dalam pr&"ram k&mputer mau
dimasukkan pili!an lapisan bumi berapa saja dia OK tanpa !arus men"enal len"kun"an
kur2a s&undin" (an" kemudian disesuaikan den"an kur2a standar dan bantu)
7ntuk itu per!atikan lan"ka!$lan"ka!n(a dalam /&nt&! berikut (an" diambil dari
internet berjudul Calculation kemudian per!atikan ju"a ada % /&nt&! (an" membin"un"kan
dari % penulis (an" ditemukan dalam internet)
4.6 Contoh Interpretasi kurva sounding yang kurang tepat :
1) Interpretasi kurva sounding dalam eksplorasi air tanah
+#mentar ,
1. -enulisn$a berlatarbela!ang Ge#l#gi sehingga !uat dalam inter"retasi
$ang berhubungan dengan lit#l#gi. !an teta"i sa$ang melu"a!an
"rinsi"."rinsi" dalam met#de mat(hing/ $aitu dari !ur'a standar 2 la"is
bah0a dalam la"isan bumi (uma ada 2 !emung!inan leng!ungan $aitu
nai! atau turun artin$a lebih besar atau lebih !e(il dari la"isan.1. 1amun
menurut !ur'a bantu mem"un$ai 4 ti"e/ $aitu selain nai!.turun(+) dan
turun.nai!(2) bisa dimung!in!an nai!.nai! lagi() atau turun.turun
lagi(3). 4adi tida! lebih dari itu. Sedang!an !alau di"erhati!an inter"retasi
di atas sam"ai detail se!ali bah0a la"isan ti"is se!ali"un terdete!si
dengan !ur'a s#unding !arena "enulisn$a mengangga" bisa lebih dari 4
ti"e tsb. se"erti "ada !edalaman 10 5 30 m tida! sesuai !arena turun
sam"ai 46 7
2. 8ari "erbandingan tersebut "enulisn$a mengata!an !eberhasilan
menda"at!an air tanah 9 70 : 7 2ebat se!ali si "enulis tersebut
sehingga dengan inter"retasi ini dihara"!an bisa menari! ban$a!
in'est#r. 1amun *i!a mengetahui $ang sesungguhn$a mung!in terbali! 7
3. -erbandingan antara l#gging ("engu!urann$a !#ntinu) dan ge#listri!
("engu!urann$a dis!rit) sulit untu! sesuai sd 9 70 : !arena "engu!uran
dis!rit ini l#n(at.l#n(at berbeda dengan !#ntinu $ang terus menerus
tan"a "utus. Sehingga !alau l#gging hasiln$a detail sedang!an ge#listri!
tida! mung!in detail !e(uali di(#(#!.(#(#!!an.
2) Penerapan Geolistrik untuk daerah prospek panasbumi
+#mentar ,
-enulis berlatar bela!ang ;isi!a sehingga dia unggul dalam bidang
"r#(essing data ta"i !urang mendalami <lmu +ebumian sehingga
<nter"retasin$a !urang "as. 2al ini ditun*u!!an dengan "engu!uran
ge#listri! dengan bentangan sd. = 400 m ta"i (uma bisa inter"retasi
sam"ai !edalaman 30 m (4 la"isan sa*a) sehingga !urang dalam. >a"i si
"enulis tida! melan*ut!an "adahal minimal 1 la"isan lagi se!itar 100 m.an
masih bisa diinter"retasi.
8alam inter"retasi !ur'a s#unding di daerah "anasbumi dihara"!an
sam"ai !edalaman 300 5 500 m. a!an ditemu!an batuan alterasi dengan
nilai ?@ 5 Ohm.m. 8aerah se"erti ini "r#s"e! !arena diduga ada reser'#ir
"anas di ba0ahn$a. +arena itu bentangan &A2 B 1000 m.
4.7 Beberapa contoh penerapan metode Resistivity-2D
Contoh 4.7 A
Penerapan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger
untuk Penentuan Tahanan Jenis Batubara
1. PENDA!"!AN
Batubara merupakan sumber ener"i masa depan ,+eriawan %:::-) Batubara
merupakan batuan sedimen ,padatan- (an" dapat terbakar berasal dari tumbu!an berwarna
/&klat sampai !itam (an" sejak pen"endapann(a terkena pr&ses 'isika dan kimia (an"
men"akibatkan pen"ka(aan kandun"an karb&nn(a ,@&l' <CD; dalam An""a(ana <CCC-)
5en(ebaran endapan batubara di Ind&nesia ditinjau dari sudut "e&l&"i san"at erat
!ubun"ann(a den"an pen(ebaran '&rmasi sedimen (an" berumur tersier (an" terdapat se/ara
luas di seba"ian besar kepulauan di Ind&nesia) Batubara di Ind&nesia dapat dibedakan ti"a
jenis berdasarkan /ara terbentukn(a)5ertama batubara (aleoen (aitu endapan batubara (an"
terbentuk pada /ekun"an intramontain terdapat di Ombilin Ba(a! Kalimantan Ten""ara
Sulawesi Selatan dan seba"ain(a) Kedua batubara neoen (akni batubara (an" terbentuk
pada /ekun"an foreland terdapat di Tanjun" Enim Sumatera Selatan) Keti"a batubara delta
(aitu endapan batubara di !ampir seluru! Kalimantan Timur ,An""a(ana <CCC-) Menurut
Amri ,%:::- '&rmasi batubara tersebar diwila(a! seluas %CD juta !a di Ind&nesia meliputi ;:
/ekun"an di Sumatera Kalimantan Sulawesi Irian 4a(a dan 4awa) Dari jumla! /ekun"an
tersebut baru <= /ekun"an den"an luas sekitar B; juta !a ,sekitar %>E- (an" suda! diselidiki)
Sementara /ekun"an (an" tela! dilakukan pen(elidikan terbatas sampai pada ta!ap
pen(elidikan umum ekspl&rasi maupun ekspl&itasi baru =E atau seluas %%% juta !a) Ole!
karena itu perlu ditin"katkan pen(elidikan tentan" keberadaan batubara tersebut)
Sala! satu met&da "&'isika (an" dapat di"unakan untuk memperkirakan keberadaan
batubara adala! met&da "e&listrik ta!anan jenis)Met&da ini merupakan sala! satu met&da
"e&'isika (an" dapat memberikan "ambaran susunan dan kedalaman lapisan batuan den"an
men"ukur si'at kelistrikan batuan ,5ri(ant& <CDC dalam Kalmiawan et al %:::-) Selanjutn(a
L&ke ,<CCCa- men"un"kapkan ba!wa sur2e( "e&listrik met&da resisti2itas ma((in dan
soundin men"!asilkan in'&rmasi peruba!an 2ariasi !ar"a resisti2itas baik ara! lateral
maupun ara! verti'al#
Dalam penelitian ini dilakukan pem&delan berskala lab&rat&rium untuk men"ukur
ta!anan jenis beberapa sampel batubara dari Tamban" Air La(a den"an perin"kat (an"
berbeda seperti Tabel < ,+eriawan %:::-) Den"an dasar pemikiran met&da ta!anan jenis tela!
ban(ak diman'aatkan untuk berba"ai kepentin"an ekpl&rasi lapisan dan"kal maka pada
penelitian ini dipili! met&da pen"ukuran %$D dari ta!anan jenis) Adapun m&del k&n'i"urasi
(an" di"unakan adala! k&n'i"urasi S/!lumber"er) Berdasar !asil penelitian +eriawan ,%:::-
si'at 'isik batubara Tamban" Air La(a den"an perin"kat (an" ber2ariasi menunjukkan
semakin tin""i perin"kat batubara kadar airn(a semakin ke/il se!in""a k&ndukti2itas
listrikn(a berkuran" ,Tabel <-)
Di sini terli!at ba!wa k&ndukti2itas batuan san"at ditentukan &le! ta!anan jenisn(a ,Spei"!t
<CC;-)
Met&da ta!anan jenis merupakan met&de "e&'isika (an" dipakai untuk pen"ukuran
ta!anan jenis semu suatu medium) 5en"ukuran den"an k&n'i"urasi S/!lumber"er ini
men""unakan elektr&da masin"$masin" % elektr&da arus dan % elektr&da p&tensial ,Gambar
<-)
Ta!anan jenis semu medium (an" terukur di!itun" berdasarkan persamaan ,2an 1&rstand et
al <CFFG Re(n&lds <CCBG Tel'&rd et al <CC:-)
den"an !ar"a?
M1 0 a ,spasi elektr&da p&tensial-
AM 0 1B 0 n)a
MB 0 A1 0 ,n H <-)a
7ntuk k&n'i"urasi S/!lumber"er !ar"a K dapat di!itun" men""unakan persamaan?
K 0 n),n H <- I aG
n 0 < % =;>JJ
den"an?
3 ? ta!anan terukur ,a((arent resistivity-
.V ? p&tensial (an" terukur antara elektr&da 5< dan 5%
I ? arus listrik (an" men"alir ke tana! melalui elektr&da 6< dan 6%
K ? 'akt&r "e&metri k&n'i"urasi elektr&da)
2. BAAN DAN #E$%DE
5enelitian ini dilakukan di Lab&rat&rium #isika Bumi 4urusan #isika ITB& den"an
met&d&l&"i penelitian seba"ai berikut?
<- membuat m&del 'isik pen"ukuran men""unakan bak ka/a berukuran ,% K <% K :F m-
(an" diisi lempun" setin""i >: /m seba"ai medium pen"ukuranG
%- men"ukur ta!anan jenis lempun" sebelum pen"ukuran ta!anan jenis batubaraG
=- melakukan pen"ukuran den"an seperan"kat alat resisti2it( meter m&del SS=>L<G
;- batubara (an" di"unakan adala! jenis bitumin&us berukuran <; K D K B> /m dan semi&
antrasite berukuran <% K <: K > /m (an" diukur se/ara terpisa! den"an 2ariasi pen"ukuran
pada kedalaman <: /m p&sisi te"ak mirin" dan sejajar bidan" perlapisanG
>- pen"ukuran dilakukan den"an men""unakan k&n'i"urasi S/!lumber"er den"an spasi ,a-
elektr&da p&tensial tetap minimum > /m dan panjan" bentan"an <F> /m ,Gambar %- dan
6) !asil pen"ukuran dipr&ses den"an men""unakan soft)are Res$dinv ,L&ke <CCCb-) Sampel
batubara (an" di"unakan pada penelitian ini berasal dari tamban" Air La(a Sumatera Selatan
dan lempun" seba"ai medium pen"ukuran diambil dari daera! 6iembulueit K&ta Bandun")
'. HASI !A" P#MBAHASA"
7ntuk menentukan adan(a an&mali ta!anan jenis di bawa! permukaan lempun" maka
sebelum ditanam batubara terlebi! da!ulu diukur ta!anan jenis medium lempun" tersebut)
Dari !asil in2ersi den"an pr&"ram Res%din2 diper&le! penampan" ta!anan jenis lempun"
seperti pada Gambar =)
Gambar = memperli!atkan penampan" ta!anan jenis lempun" !asil in2ersi den"an
pen"ukuran men""unakan k&n'i"urasi S/!lumber"er ber!ar"a antara %:BM;:= Nm (an"
terdiri dari ; lapisan den"an kesala!an iterasi D<E) Lapisan pertama ta!anan jenisn(a %:BM
;D; Nm lapisan kedua antara B;:M<<= Nm lapisan keti"a <B= Nm dan lapisan keempat
(an" palin" dasar ;:= Nm diakibatkan lapisan palin" bawa! lebi! kerin" serta adan(a e'ek
pantulan ka/a) Gambar ; adala! penampan" ta!anan jenis bitumin&us p&sisi sejajar bidan"
perlapisan <: /m dari bawa! permukaan den"an ta!anan jenis berkisar antara <=DM%:: Nm
den"an kesala!an iterasi DDE) Sedan"kan pada kedalaman (an" sama den"an p&sisi mirin"
F:: di bawa! permukaan diindikasikan &le! an&mali ta!anan jenis antara %:BM=;> Nm
den"an kesala!an iterasi <CDE ,Gambar >-) Selanjutn(a den"an p&sisi te"ak bidan"
perlapisan pada kedalaman <: /m bitumin&us mempun(ai ta!anan jenis antara %D<M;F> Om
den"an kesala!an terasi <=:E ,Gambar F-)
7ntuk batubara jenis semi antrasite (an" ditempatkan pada kedalaman <: /m dari
bawa! permukaan lempun" pada p&sisi te"ak bidan" perlapisan memiliki ta!anan jenis antara
==<$;D> Om den"an kesala!an iterasi D;E ,Gambar B- dan pada p&sisi sejajar ta!anan
jenisn(a berkisar ;F=$B>; Om den"an kesala!an iterasi <<>E ,Gambar D-) Sedan"kan p&sisi
mirin" F:O ter!adap bidan" perlapisan mempun(ai ta!anan jenis antara %=;M=>> Om den"an
kesala!an iterasi <=BE ,Gambar C-)
Dari !asil pen"&la!an data den"an soft)are Res$dinv untuk pen"ukuran berba"ai
p&sisi baik mirin" sejajar maupun te"ak bidan" perlapisan tern(ata ta!anan jenis batubara
(an" berbeda perin"kat mempun(ai ta!anan jenis listrik (an" berbeda ,Tabel %-
Selanjutn(a penetrasi kedalaman pen"ukuran berdasarkan soft)are Res$dinv ,L&ke <CCCb-
ditentukan den"an persamaan n K P a ,spasi minimum-) 5en"ukuran pada penelitian ini
den"an n 0 F dan spasi elektr&da p&tensial > /m se!in""a kedalamann(a F K P ,> /m- 0 <>
/m) 4ika kita per!atikan penampan" (an" di/itrakan berada pada kisaran <=M<%; /m) +al ini
mun"kin disebabkan terjadin(a per"eseran letak elektr&da (an" kuran" dari > /m pada
pen"ukuran) Dari Tabel % terli!at perbedaan ta!anan jenis antara perin"kat batubara (an"
berbedadimana ta!anan jenis semi&antrasite tern(ata lebi! besar dibandin" !ituminous) Ini
sesuai den"an ken(ataan ba!wa semi antrasite lebi! kerin" bandin" !ituminous seperti (an"
tertera pada Tabel <)
Dari !asil in2ersi penampan" ta!anan jenis !asil pen"ukuran seperti pada Gambar >
sampai <: terli!at ba!wa pada ba"ian bawa! penampan"n(a memperli!atkan ta!anan jenis
besar !al ini mun"kin disebabkan &le! lapisan ba"ian bawa! lebi! kerin" dan pen"aru! e'ek
ka/a ba"ian bawa! pen"ukuran terdapat noise dalam pen"ukuran)
7ntuk men"eta!ui struktur (an" lebi! dalam maka spasi elektr&da arus dan p&tensial
!arus ditamba! se/ara berta!ap semakin besar spasi elektr&da maka e'ek penembusan arus
kebawa! semakin dalam) Dari !asil in2ersi Soft)are Res$dinv pada data pen"ukuran
resisti2itas den"an men""unakan k&n'i"urasi S/!lumber"er lebi! k&ntras an&mali ta!anan
jenisn(a) +al ini disebabkan &le! 'akt&r "e&metri arus dan p&tensial) Elektr&da p&tensial pada
k&n'i"urasi S/!lumber"er relati' jaran" diruba! se!in""a dapat men(ebabkan perbedaan data
relati' ke/il antara titik (an" satu den"an titik (an" lainn(a)
4. (E)*#P!"AN
Dari !asil penelitian (an" tela! dilakukan dapat disimpulkan ba!wa sala! satu met&da
"&'isika (an" dapat di"unakan untuk memperkirakan keberadaan dan ketebalan batubara di
bawa! permukaan adala! met&da "e&listrik ta!anan jenis) Met&da "e&listrik dapat mendeteksi
lapisan batubara pada p&sisi mirin" te"ak dan sejajar bidan" perlapisan di bawa! permukaan)
Dari pen"&la!an data den"an Soft)are Res$dinv di dapatkan ta!anan jenis resisti2itas
batubara bersi'at anisotro(i (aitu ter"antun" pada ara! pen"ukurann(a) Selanjutn(a ta!anan
jenis semi&antrasite lebi! besar dibandin"kan den"an ta!anan jenis !ituminous) +al ini sesuai
den"an ken(ataan ba!wa semi&antrasite lebi! kerin" dibandin" !ituminous#
+. DA,$AR P!)$A(A
Amri& N.A. %:::) Reschedulin (emanfaatan eneri !atu!ara Indonesia# T!esis)
Bandun"? ITB)
An--ayana& (. <CCC) *enesa +atu!ara# Bandun"? 4urusan Teknik 5ertamban"an
#akultas Tekn&l&"i Mineral ITB)
A.har. 2//1. Pemodelan fisis metoda resistivity untu' e's(lorasi !atu!ara) T!esis)
Bandun"? ITB)
eria0an& #.N. %:::) ,(li'asi metode eoradar untu' menentu'an sifat diele'tri'
!atu!ara tam!an ,ir -aya denan (erin'at yan !ervariasi) T!esis) Bandun"? ITB)
(a1mia0an& P.& )ismanto& A. 2 )3par0oto. %:::) Sur2e( &' resisti2it( met!&d t&
in2esti"ate t!e Krakal +&t Sprin" in Desa Krakal Ke/) Alian Kab) Kabumen 5r&p)
4awa Ten"a!# Bandun"? Prosidin PIT .,*I ke$%>)
"o4e& #.. <CCCa# Electrical Imain Surveys for Environmental and Enineerin
Studies/ , (ractical quide to $&0 and 1&0 surveys# Mala(sia? 5enan")
"o4e& #.. <CCCb) RES%DI1V Rapid %D Resisti2it( Q I5 In2ersi&n ,@enner dip&le$
dip&le p&le$ p&le p&le$dip&le S/!lumber"er re/tan"ular arra(s- &n Land
7nderwater and 6r&ss$ b&re!&le Sur2e(sG S&'tware Manual Ver)=)= '&r wind&ws =)< C>
and 1T) Mala(sia? 5enan")
5an Nostrand& Robert& 6. 2 (enneth& " Coo4. <CFF) Inter(retation of Resistivity 0ata)
@as!in"t&n? Ge&l&"i/al Sur2e()
Reyno1ds& 7.#. <CCD) ,n Introduction to ,((lied and Environmental *eo(hysics) 1ew
R&rk? 4&!n @ille( and S&ns)
)pei-ht& 7.#. <CC;) The Chemistry and Technoloy of Coal# 1ew R&rk? Mar/el Dekker)
$e18ord& 9.#.& 6edaart& ".P. 2 )heri88& R.E. <CC:) ,((lied *eo(hysics) 1ew R&rk?
6ambrid"e)
Contoh 4.7B
PEMETAAN I!"#$E#%#$I !EN$AN MEN$$&NA'AN
MET#!A $E#%I(T"I'
5emetaan lapisan akui'er untuk memenu!i kebutu!an industri per!&telan dan
k&munitas mas(arakat seperti pesantren menjadi san"at si"ni'ikan dalam ran"ka
meminimalkan bia(a ekspl&itasi) Sebua! pesantren L di daera! 6i!ideun" Seran" den"an
p&pulasi >>: santri tern(ata kebutu!an primer airn(a tidak /ukup jika !an(a men"andalkan
airtana! dari lapisan akui'er permukaan) Apala"i kalau kebutu!an itu di"unakan untuk
pen"emban"an p&tensi santri seperti pen"el&laan k&lam renan" dan pertanian) Tela!
dilakukan pen"ukuran dan pemetaan lapisan akui'er di daera! 6i!ideun" Seran" Banten
den"an men""unakan met&da "e&listrik)
Tar"et pemetaan ini adala! untuk mendapatkan lapisan akui'er dalam (an"
di!arapkan memiliki debit dan /adan"an air (an" san"at besar dan tidak ber"antun" musim)
5en"ukuran dilakukan den"an men""unakan k&n'i"urasi S/!lumber"er dan bentan"an kabel
AB8% !in""a men/apai =:: meter) Dari pem&delan %D diper&le! sebaran airtana! di daera!
pen"ukuran ba!wa lapisan akui'er dalam diperkirakan lapisan pasir tu'aan dan berada pada
kedalaman ;: meter !in""a <:: meter) Ketebalan lapisann(a ber2ariasi ter"antun" pada
t&p&"ra'i permukaan dan lapisan kedap air di bawa! lapisan akui'er den"an ke/enderun"an
semakin menebal ke ba"ian bawa! danau) Den"an mempertimban"kan estimasi luas daera!
pen"amatan ketebalan lapisan akui'er dan p&r&sitas batuan reser2&arn(a serta saturasi air
diperkirakan p&tensi airtana! di lapisan tersebut men/apai %C juta m
=
)
1. PENDA!"!AN
Dari !asil pen(elidikan sebelumn(a ter!adap l&kasi penelitian den"an men""unakan
met&de "e&listrik tela! dibuat sebua! sumur b&r (an" memiliki kedalaman !in""a <:: meter)
5embuatan sumur b&r !in""a kedalaman tersebut bisa men"!abiskan ban(ak dana dan dirasa
kuran" e'ekti' k!ususn(a untuk memenu!i seluru! kebutu!an air ba"i para pen"!uni
pesantren (an" tersebar pada l&kasi (an" /ukup luas) 7ntuk itu keberadaan airtana! (an"
lebi! terjan"kau pada seluru! daera! di l&kasi pesantren akan san"at membantu dalam
penentuan l&kasi sumur b&r (an" lebi! muda! dan e'isien)
5en(elidikan "e&listrik lanjutan di l&kasi ini di!arapkan akan dapat men"eta!ui letak$
letak airtana! ara! aliran air 2&lume serta m&del !idr&"e&l&"i daera! ini) Den"an be"itu
di!arapkan dapat diman'aatkan dalam menentukan l&kasi pen"eb&ran (an" tepat serta
pen"el&laan airtana! ba"i para santri dan penduduk (an" tin""al disana) Dari beberapa
k&n'i"urasi elektr&da pada met&de "e&listrik k&n'i"urasi S/!lumber"er menjadi pili!an
terbaik dikarenakan jan"kauann(a (an" palin" dalam ,Barker %::<-)
+al ini sesuai den"an kebutu!an di lapan"an men"in"at dari sumur b&r sebelumn(a
men/apai kedalaman sekitar <:: meter) 1ilai besaran (an" di/ari melalui met&de "e&listrik
iala! nilai resisti2itas batuan) Resisti2itas merupakan nilai intrinsik batuan (an" menunjukkan
seberapa besar !ambatan listrik batuan tersebut se!in""a dapat di"unakan untuk
men"identi'ikasi jenis batuan) 1ilai resisti2itas batuan dapat diketa!ui dari besaran terukur
(akni .V dan I melalui !ubun"an resisti2itas den"an "e&metri batuan bawa! permukaan)
5ada met&de resisti2itas arus listrik diinjeksikan &le! sepasan" elektr&de arus AB)
Arus listrik akan men"alir di bawa! permukaan bumi melalui lapisan$lapisan batuan (an"
memiliki resisti2itas berbeda) Sepasan" elektr&de te"an"an M1 (an" dibentan"kan pada jarak
tertentu akan men"ukur besar te"an"an listrik di permukaan bumi) Den"an men"eta!ui nilai
te"an"an dan arus listrik maka nilai resisti2itas perlapisan batuan bawa! permukaan dapat
diprediksi) +ubun"an antara resisti2itas beda p&tensial ,.V- dan arus listrik ,i- (an" terukur
dipen"aru!i &le! "e&metri dari k&n'i"urasi (an" diper"unakan dalam bentuk?
Persa)aan *+, :

Dimana AM MB A1 dan 1B merupakan jarak antar elektr&de) 7ntuk k&n'i"urasi
S/!lumber"er nilai resisti2itas dapat di!itun" dari '&rmula?
Persamaan :2; <
dimana L jarak antar elektr&de arus dan a jarak antar elektr&de p&tensial)
Den"an memper!atikan si'at listrik batuan (an" tersaturasi 'luida di bawa! tana!
maka keberadaan akui'er dapat diprediksi) Adapun si'at listrik batuan ber"antun" pada tin"kat
p&r&sitas permeabilitas jenis 'luida pada p&ri batuan dan kandun"an "aram dalam 'luida)
Akui'er (an" di/ari dalam penelitian ini berdasarkan data sumur b&r didu"a terdiri atas
akui'er dan"kal dan dalam serta memiliki tin"kat salinitas (an" renda!)
2. #E$%DE PENE"*$*AN
2.1 $in=a3an -eo1o-i daerah pene1itian
5enelitian dilakukan di area 5esantren L (an" terletak di Desa Bantar @aru
Ke/amatan 6inan"ka Kabupaten Seran" Banten) Berdasarkan penjelasan peta "e&l&"i
daera! An(er diketa!ui ba!wa daera! Bantar @aru did&minasi &le! '&rmasi Tu'a Banten Atas
(an" terdiri atas batuan tu'a sela tu'a berbatu apun" dan tu'a pasiran di ba"ian atas serta di
ba"ian bawa! terdiri atas tu'a !ablur tu'a lapili berbatuapun" tu'a ka/a dan sisipan tu'a
lempun"an warna mera! ,Sant&sa et al) <CC%-)
Menurut penjelasan peta !idr&"e&l&"i Ind&nesia daera! An(er dan 6ikaran" desa
Bantar @aru se/ara m&r'&l&"i termasuk kedalam kel&mp&k satuan m&r'&l&"i perbukitan
ber"el&mban" ,Sur(aman %::<-) Se/ara umum "e&l&"i daera! ini disusun &le! berba"ai
jenis batuan berumur tua ,tersier- sampai muda ,kuarter-)
Berdasarkan kedudukan akui'er dari muka tana! setempat maka sistem akui'er di
daera! pemetaan !idr&"e&l&"i An(er dapat dibedakan menjadi akui'er endapan permukaan
,sur'i/ial aSui'er- den"an kedalaman kuran" dari %: meter di bawa! muka tana! ,bmt- dan
akui'er batuan dasar ,!edroc' aquifer- den"an kedalaman lebi! dari %: meter bmt) Akui'er
endapan permukaan pada daera! perbukitan ber"el&mban" terletak pada kedalaman antara
<:$%: meter bmt) Sedan"kan Akui'er batuan dasar terletak pada kedalaman antara %: sampai
<%: meter bmt) Akui'er daera! Bantar @aru memiliki debit kuran" dari > liter per detik dan
didu"a kedudukann(a lebi! dari <:: meter di bawa! muka tana! ,Sur(aman %::<-)
2.2 A43isisi data tahanan =enis
Lintasan pen"ukuran ditentukan berdasarkan disain interpretasi (an" dike!endaki
serta mempertimban"kan k&ndisi alam daera! sekitar l&kasi penelitian) Titik$titik s&undin"
diusa!akan diukur den"an ara! bentan"an elektr&de (an" seara! untuk memuda!kan dalam
pr&ses k&relasi dalam interpretasi masin"$masin" titik s&undin") +al inila! (an" menentukan
pemili!an l&kasi titik$titik s&undin" se!in""a dalam pen"ukuran antar titik s&undin"
memun"kinkan untuk membentan"kan elektr&de pada ara! (an" sama) Desain pen"ukuran
dibuat untuk dua lintasan dan C titik s&undin") Lintasan satu terdiri dari lima titik s&undin"
(akni 1#< 1#% 1#= 1#; dan 1#>) Sementara pada lintasan kedua di sebela! selatan
terdapat titik s&undin" 1#F 1#B 1#D dan 1#C) Lintasan pen"kuran dan persebaran titik
s&undin" dapat dili!at dalam Gambar <)
Karena tar"et kedalaman (an" diin"inkan men/apai <:: meter maka bentan"an AB8%
dilakukan !in""a men/apai bentan"an =:: meter) Dalam pen"ukuran (an" dilakukan
keadaan alam dan /ua/a mempen"aru!i pr&ses dan !asil pen"ukuran) Keadaan alam
menentukan ara! bentan"an (an" mun"kin dilakukan pada saat pen"ukuran berlan"sun")
Sementara k&ndisi /ua/a dapat berpen"aru! pada tin"kat kebasa!an tana! se!in""a
berp&tensi men"uba! distribusi arus listrik pada saat pen"ukuran) 5ermukaan tana! (an"
basa! akan menjadi pen"!antar listrik (an" baik se!in""a arus listrik akan ban(ak
terdistribusi di permukaan dan kuran" terdistribusi pada kedalaman (an" jau!)
5ermukaan (an" terlalu basa! ju"a akan memperbesar k&n$dukti2itas batuan pen"$
!antar di permukaan se$!in""a berdampak pada membesarn(a arus (an" terukur !in""a
melampaui kemampuan maksimum$n(a sebesar % A) Lintasan < mem$bentan" den"an ara!
barat$timur dari perbatasan luar ba"ian barat 5esantren L !in""a l&kasi sumur b&r airtana! di
sampin" pintu masuk menuju 5esantren L) Lintasan % membentan" den"an ara! barat$timur
di daera! sebela! selatan l&kasi 5esantren L) 5en"ukuran di titik ini umumn(a men"!adapi
kendala sulitn(a men/ari bentan"an maksimum !in""a F:: meter disebabkan ban(akn(a
kebun$kebun dan ilalan" se!in""a pembentan"an kabel serin" menjumpai masala!)
'. A)*" DAN PE#BAA)AN
'.1 Pen-o1ahan Data
Dari persamaan ,%- per!itun"an dilakukan men""unakan mi/r&s&'t eK/el untuk
mendapatkan resisti2itas semu batuan ,a((arent resistivity-) +ar"a a((arent resistivity inila!
(an" kemudian di&la! lebi! lanjut se!in""a didapatkan nilai ta!anan jenis sebenarn(a ,true
resistivity- batuan pada setiap kedalaman)
6ambar 2. 6&nt&! !asil pen"&la!an data <$D untuk s&undin" 1#< dan 1#;)
5en"&la!an data <$D daera! penelitian dilakukan men""unakan met&de in2ersi
den"an bantuan m&del awal (an" didapat melalui met&de '&rward) 5r&ses pen"&la!an data ini
dilakukan men""unakan s&'tware 5r&"ress) Men"in"at adan(a prinsip ekui2alensi dalam
interpretasi <$D data s&undin" maka data penunjan" menjadi rujukan dalam membuat m&del
(an" akan dipakai) Dalam !al ini data lit!&l&"i sumur (an" perna! dib&r di l&kasi penelitian
dan !asil interpretasi awal sur2e( seismik re'raksi menjadi data penunjan" utama (an"
mendasari pembuatan m&del satu dimensi)
'.2 Pemode1an idro-eo1o-i
5embuatan pem&delan ta!anan jenis % dimensi dilakukan den"an melakukan k&relasi
ta!anan jenis antar titik s&undin" disesuaikan den"an kedalaman !asil interpretasi <$D)
K&relasi disini merupakan teknik men"!ubun"kan nilai$nilai resisti2itas batuan (an"
memiliki !ar"a ta!anan jenis (an" relati' sama berdasarkan interpretasi <$D dan in'&rmasi
"e&l&"i (an" tela! diketa!ui) 5embuatan pem&delan ini dilakukan se/ara manual
men""unakan s&'tware Surfer2 a"ar interpretasi dapat mempertimban"kan aspek "e&l&"i
bawa! permukaan (an" tela! diketa!ui sebelumn(a dari lit!&l&"i sumur dan k&reksi t&p&"ra'i
di lapan"an (an" diketa!ui penulis)
Dari pen"&la!an data s&undin" <$D (an" tela! dilakukan dibuatla! k&relasi antar titik
s&undin" 1#< 1#% 1#= 1#; dan 1#> untuk lintasan < dan k&relasi titik$titik 1#F 1#B
1#D 1#C untuk lintasan %) K&relasi ini dibuat setela! sebelumn(a dilakukan penempatan
muka tana! den"an ele2asi !asil G5S) Se/ara umum k&relasi dilakukan den"an klasi'ikasi
ta!anan jenis renda! ,T %: O!m$m- sedan" ,%:$<:: O!m$m- dan tin""i ,U<:: O!m$m-)
5r&ses k&relasi mempertimban"kan ke/&/&kan ta!anan jenis (an" sama den"an kesesuain
kedalaman dan perkiraan lit!&l&"i batuan (an" diketa!ui dari data sumur b&r k!ususn(a
untuk daera! di sekitar sumur b&r)
Interpretasi % dimensi san"at erat kaitann(a den"an pem&delan !idr&"e&l&"i (an"
akan dibuat karena interpretasi batuan dari m&del penampan" ta!anan jenis dua dimensi akan
membantu mena'sirkann(a menjadi m&del !idr&"e&l&"i) Dalam melakukan interpretasi m&del
ta!anan jenis %$D maka keteran"an dari data "e&'isika lainn(a serta data "e&l&"i san"at
diperlukan) Data lit!&l&"i batuan !asil l&""in" pada sumur b&r menjadi data n(ata k&ndisi
bawa! permukaan (an" sebenarn(a) Ole! karena itu pem&delan !asil interpretasi satu dan
dua dimensi dari sur2e( resisti2it( (an" dilakukan !arus dik&ntr&l den"an data sumur
tersebut) Adan(a data sumur b&r ini dapat mereduksi mun/uln(a ekui2alensi pada interpretasi
data s&undin") Dari !asil pen(elidikan seismik re'raksi pada enam lintasan di daera! sekitar
l&kasi penelitian didapatkan keteran"an ba!wa lapisan (an" didu"a seba"ai akui'er dan"kal
pada umumn(a ditemui mulai dari kedalaman <> !in""a %: meter)
7ntuk daera! pen(elidikan seismik re'raksi (an" letakn(a dekat den"an s&undin" 1#<
dan 1#% ditemui akui'er dan"kal pada kedalaman sekitar %: meter sedan"kan untuk daera! di
sekitar s&undin" 1#; ditemui akui'er dan"kal mulai dari kedalaman (an" lebi! dan"kal (akni
sekitar F meter ,Irpani %::F-) Den"an membandin"kan !asil interpretasi resisti2it( den"an
data b&r dan re'raksi dibuatla! m&del !idr&"e&l&"i untuk lintasan < dan % dimana diprediksi
ju"a jenis batuan dan batuan (an" ber'un"si seba"ai akui'er)
4. (E)*#P!"AN
5em&delan !idr&"e&l&"i (an" di!asilkan dalam penampan" dua dimensi (an"
didapatkan dari kedua lintasan pen"ukuran memberikan "ambaran ba!wa du"aan akui'er
berada pada kedalaman dan"kal <:$=: meter dari permukaan (an" terdiri atas lapisan pasir
akui'er dalam pertama berada pada kedalaman %: !in""a F: meter dan akui'er (an" lebi!
dalam la"i didu"a terdapat pada kedalaman ;: !in""a kedalaman <:: meter (an" terdiri atas
lapisan pasir tu'aan)
Ketebalan lapisan akui'er ber2ariasi ber"antun" pada t&p&"ra'i permukaan dan lapisan
kedap air di bawa! lapisan akui'er den"an ke/enderun"an semakin menebal ke ba"ian bawa!
danau) Den"an estimasi luas daera! (an" terlin"kupi sur2e( penelitian (akni sebesar %D:):::
meter perse"i dan ketebalan rata$rata akui'er sebesar =: meter serta p&r&sitas batuan (an"
berperan seba"ai akui'er (aitu pasir tu'aan diperkirakan sebesar => E ,7) S) Arm( <CCC- dan
asumsi saturasi air dalam p&ri <:: E maka estimasi p&tensi air bawa! tana! di wila(a!
5esantren L sebesar ? 5&tensi 0 %D:)::: K =: K :)=> 0 %)C;:):::
DA,$AR P!)$A(A
Barker R) D) %::<) Princi(les of Electrical Imain 7ni2ersit( &' Birmin"!am) 7K)
6V T&(a Reka Sarana %::F) -a(oran ,'hir Penyelid'an Electric %ell -oin Pesantren 3,
Bandun")
Irpani Imr&n) %::F) Pemetaan -a(isan ,'uifer Permu'aan 4am(un Cihideun, Seran,
+anten denan Menuna'an Seismi' Refra'si Departemen #isika 7I)
Sant&sa S) Sutrisn&) Turkandi T) Sukanta 7) <CC%) Peta *eoloi -em!ar ,nyer , 5a)a
5usat 5enelitian dan 5en"emban"an Ge&l&"i Dirjen Ge&l&"i dan Sumber Da(a
Mineral Bandun")
Sur(aman M) %::<) Pen6elasan Peta .idroeoloi Indonesia -em!ar ,nyer dan Ci'aran)
7)S) Arm( 6&rps &' En"ineers) <CCC) Enineerin and 0esin *round)ater .ydroloy)
Departement &' T!e Arm( 7SA)
6&nt&! ;)B / ?
M#T$!A G#$IST%IK
P$A%ISASI T#%IMBAS
&Induced Polari'ation(
< ) 5 E 1 D A + 7 L 7 A 1
Ge&listrik adala! suatu met&da "e&'isika (an" mempelajari si'at aliran listrik didalam
bumi dan ba"aimana mendeteksin(a di permukaan bumi) Dalam !al ini meliputi pen"ukuran
p&tensial arus listrik S5 dan elektr&ma"netik (an" terjadi baik se/ara alamia! maupun
akibat injeksi arus ke dalam bumi)
5&larisasi terimbas merupakan sala! satu met&da "e&'isika (an" mendeteksi
terjadin(a p&larisasi listrik pada permukaan mineral$mineral l&"am di bawa! permukaan
bumi)
5ada met&da "e&listrik p&larisasi terimbas arus listrik diinjeksikan ke dalam bumi
melalui dua elektr&da arus kemudian beda p&tensial (an" terjadi diukur melalui dua
elektr&da p&tensial) Dalam met&da p&larisasi terimbas ada ; ma/am met&da pen"ukuran (aitu
pen"ukuran dalam d&main waktu d&main 'rekuensipen"ukuran sudut 'asa dan Manetic
Induced Polarization ,MI5-)
Met&da p&larisasi terimbas ini terutama dipa!ami dalam ekspl&rasi l&"am dasar ,+ase
Metal- dan pen(elidikan air tana! ,*round %ater-) Berdasarkan letak ,k&n'i"urasi- elektr&da
p&tensial dan arus dikenal beberapa jenis met&da p&larisasi terimbas antara lain ?
<) Met&da S/!lumber"er
%) Met&da @enner
=) Met&da D&uble Dip&le
;) Met&da 5&le Dip&le
% ) D E S K R I 5 S I A L A T 7 K 7 R
5&larisasi terimbas terjadi akibat adan(a arus indukti' (an" men(ebabkan reaksi
trans'er antara i&n elektr&lit dan mineral l&"am) I5MGEO$;<:: diran/an" untuk men"ukur
parameter p&larisasi terimbas melalui nilai charea!ility) 1ilai ini merupakan perbandin"an
antara peluru!an p&tensial sekunder ter!adap waktu)
I5MGEO$;<:: bekerja dalam d&main waktu dimana data akuisisi direkam melalui
A8D /ard den"an akurasi <% bit) 5rinsip pen"ukuran I5 memiliki susunan k&n'i"urasi (an"
serupa den"an sur2e( "e&listrik) I5MGEO$;<:: tela! dik&mbinasikan sedemikian rupa
se!in""a akuisisi data I5 dapat dilakukan se/ara simultan den"an "e&listrik) Den"an demikian
dapat dikarakteristik material (an" memiliki resp&n resisti2itas (an" sama tetapi mempun(ai
karakteristik I5 (an" berbeda) I5MGEO$;<:: dapat dikemban"kan menjadi instrumen
pen"ukuranmulti/!annel <F /!annel atau lebi! ,seri <F<::- den"an maksimum jumla!
/!annel <::: bua!) Melalui instrument multi/!annel I5 pen"ukuran %D dan =Dakan menjadi
lebi! e'isien /epat dan muda!)
= ) 5 ERA L A T A 1 L A 5 A1GA1
'.1. Pera1atan yan- di-3na4an <
<) I5MGEO$;<::8<F<::
%) A//u
=) Elektr&da arus dan p&tensial
;) Kabel$kabel pen"!ubun"
>) Meteran
'.2. Prinsip 4er=a a1at <
Alat ukur I5MGEO$;<::8<F<:: ini terdiri dari dua ba"ian ?
a) Sin(al "enerat&r dan transmitter arus
b) Ran"kaian re/ei2er untuk men"ukur beda p&tensial)
Transmitter dan sin(al "enerat&r men"alirkan arus listrik berbentuk pulsa perse"i
melalui kedua elektr&da arus ke bumi) Serin" kali terjadi p&larisasi pada bidan" antar muka
elektr&da arus dan tana! sekelilin"n(a (an" men"akibatkan terjadin(a 2ariasi !ar"a ta!anan
tana! ter!adap ara! pen"ukuran) 7ntuk men"atasi !al ini maka se/ara peri&dik p&laritas arus
listrik dibalikkan arusn(a &le! ran"kaian sin(al "enerat&r) 5embalikan p&laritas arus listrik ini
ju"a ber"una untuk men"eliminasi p&tensial sp&ntan bumi)
Beda p&tensial (an" tejadi antara kedua elektr&da pen"ukur pada saat arus listrik
men"alir dan pada saat arus di!entikan ,p&tensial residual- diukur &le! ran"kaian re/ei2er
(an" mempun(ai kemampuan tin""i) 7ntuk men/e"a! terjadin(a p&larisasi elektr&da antara
l&"am elektr&da pen"ukur ,p&tensial- (an" k&ndukti' den"an larutan i&nik dalam p&ri$p&ri
tana! maka di"unakan elektr&da n&n p&tensial (an" disebut (orous&(ot)Antara unit
transmitter dan re/ei2er di!ubun"kan &le! ran"kaian elektr&nik pen"atur 'asa supa(a terdapat
keselarasan kerja antara transmitter dan re/ei2er)
4 . Prosed3r pen-343ran 1apan-an
4.1 (on8i-3rasi e1e4troda
Susunan k&n'i"urasi elektr&da dalam met&da I5 sama den"an met&da resisti2itas
umumn(a antara lain ? k&n'i"urasi S/!lumbur"er k&n'i"urasi @enner p&ledip&le dan d&uble
dip&le) 5ada k&n'i"urasi S/!lumbur"er elektr&da p&tensial M1 relati' diam pada suatu tempat
den"an elektr&da arus di"erakkan se/ara simetri keluar) 5ada k&n'i"urasi @enner !ar"a a
diperbesar dalam lan"ka! tertentu den"an meminda!kan setiap elektr&da keluar dari pusat
pada k&n'i"urasi dip&le$dip&le) Kedua pasan" elektr&da (an" berjarak sama salin" di"erakan
menjau!i) 5ada k&n'i"urasi p&ledip&le sala! satu elektr&da arus diletakan pada tempat (an"
san"at jau!)
4.2 #etode pen-343ran
5en"ukuran tan""apan ,resp&n- I5 dapat dilakukan dalam ?
$ D&main waktu
$ D&main 'rekuensi
$ 5en"ukuran sudut 'asa I5)
Keti"an(a men"ukur "ejala 'isis (an" sama tetapi den"an parameter pen"ukuran
(an" berbeda) Di sampin" itu ju"a ada met&da Manetic Induced Polarization ,MI5- (aitu
pen"ukuran dalam d&main medan ma"net)
4.2.1 Pen-343ran da1am Domain 9a4t3
5r&sedur pen"ukuran di lapan"an adala! den"an men"alirkan pulsa arus listrik
berbentuk perse"i panjan") 5ada saat arus listrik di!entikan p&tensial antara dua elektr&da
pen"ukur se"era turun ke tin"kat tan""ap sekunder) 5&tensial sekunder ini kemudian meluru!
den"an waktu) Li!at "ambar % 5en"ukuran dalam d&main waktu maksudn(a pen"amatan
peluru!an p&tensial sekunder,Vs- ter!adap waktu)
7ntuk men"ukur derajat terp&larisasi suatu ba!an pada suatu waktu dide'inisikan
besaran charea!ilitas m,t- (an" merupakan besaran makr& (an" ber"antun" pada jenis
ba!an dan selan" waktu pen"aliran arus)
Di lapan"an charea!ilitas diukur dari de'inisi
4.2.2 Pen-343ran da1am Domain ,re43ensi
7ntuk memp&larisasikan suatu ba!an den"an arus listrik imbas ke suatu tin"kat
tertentu butu!kan waktu tertentu ter"antun" jenis ba!ann(a karena 'rekuensi ber"antun"
terbalik den"an waktu maka perbedaan tan""ap ,resp&n- te"an"an pada pemberian arus
listrik den"an 'rekuensi (an" berbeda ju"a men/erminkan si'at p&larisasi ba!an (an"
bersan"kutan) 5r&sedur pen"ukuran den"an men"alirkan arus listrik den"an 'rekuensi (an"
berbeda)
E8e4 ,re43ensi
5arameter pen"ukuran dide'inisikan besaran Frequency Effect ,#E-
- F ))))))), )))))))))) )))))))))) )))))))))) )))))))))) )))))))))) )))))))))) )))))))))) )))))))))) )))))))))) ))))))))))
<
< %
7
7 7
FE

=
Gambar 2
3b3n-an *P 4a0asan 0a4t3 dan 4a0asan 8re43ensi
Se/ara te&ri !asil pen"ukuran I5 dalam kawasan waktu dan kawasan 'rekuensi
men"!asilkan !al (an" sama) Se/ara praktis k&n2ersi dalam kawasan waktu ke kawasan
'rekuensi /ukup sulit) Gel&mban" k&tak (an" di"unakan dalam kawasan waktu men"andun"
semua 'rekuensi) Dalam Telford, 89:; dirumuskan ?
- < 8, FE FE M + =
,=)%C-
dimana
< << FE
5arameter M# ju"a dapat di"unakan pada kawasan waktu (aitu
8 <::: - , M MF r MetalFacto = ,=)=:-
den"an M adala! nilai charea!ility ,mse/- dan

nilai ta!anan jenis) 5erlu diper!atikan


ba!wa nilai M# kawasan waktu tidak selalu sama den"an nilai M# kawasan 'rekuensi)
5arameter M# di"unakan untuk men"k&mpensasi parameter I5 ter!adap !ar"a ta!anan
jenisn(a)
4.2.' Pen-343ran )3d3t ,asa *P
> ,a4tor #eta1
Met&da ini men"ukur beda sudut 'asa antara keluaran sin(al te"an"an den"an
masukan "el&mban" arus listrik (an" diberikan den"an asumsi ba!wa bentuk "el&mban"
keduan(a sinus&idal den"an 'rekuensi (an" sama)
+. )3mber Po1arisasi
5&larisasi pada suatu medium dapat terjadi karena adan(a pen(impanan tena"a saat
medium dialiri arus listrik) Se/ara te&ritis bentuk ener"i (an" tersimpan pada medium dapat
berupa ener"i mekanik ,elektr& kinetik- dan ener"i kimia ,elektr& kimia-)
5en(impanan ener"i se/ara elektr&kimia ini dapat diakibatkan &le! ?
a) Variasi m&bilitas i&n dalam 'luida (an" terkandun" pada medium)
b) Variasi antara jalur pen"!antaran se/ara elektr&nik !al ini terjadi jika di dalam
medium terdapat mineral l&"am)
E'ek elektr&kimia akibat adan(a 2ariasi i&n dalam 'luida serin" disebut seba"ai
p&larisasi membran atau p&larisasi elektr&lit dan dikenal seba"ai e'ek I5 n&rmal ,normal IP
effect-) E'ek ini terjadi apabila medium batuan tidak men"andun" mineral l&"am) E'ek
elektr&kimia disebut ju"a seba"ai p&larisasi elektr&da atau over voltae effect) E'ek ini
biasan(a lebi! besar dibandin"kan e'ek p&larisasi membran dimana besarn(a san"at
ter"antun" pada kandun"an mineral l&"am (an" ada dalam medium batuan ,Telford,89:;-)
+.1 Penyebab Po1arisasi Bat3an
+.1.1 Po1arisasi #embran
5en"!antaran se/ara elektr&lit palin" mun"kin terjadi apabila material tidak memiliki
kandun"an mineral l&"am) 7ntuk memun"kinkan pen"!antaran jenis ini berlan"sun"
diperlukan 9&na$9&na p&rus (an" medium) Keban(akan material pembentuk batuan muatan
ne"ati' ,$- pada bidan" batas antara permukaan batuan den"an 'luida pada p&ri) Karenan(a
i&n p&siti' ,H- akan tertarik ke 9&na tersebut dan i&n ne"ati' akan tert&lak dari 9&na tersebut
apabila medium dialiri arus)
Serin" kali p&larisasi membran terjadi k&ntak permukaan mineral lempun" bermuatan
ne"ati' akan menarik i&n$i&n p&siti' se!in""a membentuk awan i&n p&siti' disekitar
permukaan mineral lempun" dan meluas pada larutan) 4ika pada k&ndisi ini kemudian dialiri
arus listrik maka akan terjadi penumpukan i&n p&siti' dan ne"ati' di dekat permukaan
0
d

;
=
mineral) Terbentukn(a membran$membran tersebut akan men"uran"i kemampuan m&bilitas
i&n$i&n se/ara si"ni'ikan) +al ini diilustrasikan dalam "ambar =
Gambar =) 5r&ses p&larisasi membran pada medium &le! mineral lempun" dalam batuan
,a-) k&ndisi sebelum medium dialiri arus listrik ,b-) k&ndisi ketika medium dialiri arus
,Sumner, 89:;-
+.1.2 Po1arisasi E1e4troda
5&larisasi elektr&da merupakan sumber p&larisasi terbesar disebabkan &le! keberadaan
mineral l&"am dalal medium batuan) 5en"!antaran arus dalam medium batuan (an"
men"andun" mineral l&"am dilakukan se/ara elektr&nik maupun elektr&litik) Reaksi kimia
berupa reaksi reduksi$&ksidasi dan kemun"kinan pertukaran i&nik akan terjadi pada bidan"
batas mineral den"an elektr&lit sampai terjadi keadaan setimban") Apabila arus dialirkan ke
dalam medium akan timbul "an""uan kesetimban"an berupa p&larisasi pada bidan" batas
mineral l&"am (an" ber'un"si seba"ai elektr&da dan air pada medium batuan (an" ber'un"si
seba"ai eletr&lit ,"ambar ;-)
Lapisan kembar listrik dide'inisikan seba"ai susunan muatan antar bidan" batas mineral
l&"am den"an air pada medium batuan) Susunan muatan ini dapat dian""ap seba"ai suatu
kapasit&r lempen" den"an rapat muatan V) 5&tensial (an" ber!ubun"an den"an adan(a
kapasit&r lempen" den"an adan(a kapasit&r ini dituliskan seba"ai Weta ?
,=)<%-
dimana X adala! p&tensial 9eta d jarak kedua lapisan V rapat muat bidan" dan D tetapan
dielektrikum medium)
Gambar ;) Sala! satu kemun"kinan keadaan distribusi i&n pada bidan" batas medium s&lid$
elektr&lit ,Sumner,89:;-)
F) AppendiK # ? I5 data in2ersi&n ,M+) L&ke %::<-
K&leksi data dari sur2e( I5 terdiri dari dua ba"ian (aitu pen"ukuran resisti2it( semu dan
data I5) 4adi jumla! titik data % kali dari sur2e( resisti2it( n&rmal)
In2ersi data I5 dilakukan setela! diper&le! resisti2it( m&del) +al ini dikarenakan bilamana
rms err&r dari m&del resisti2it( adala! ke/il artin(a mewakili resisti2it( bawa! permukaan
(an" sesun""u!n(a) Akan tetapi bila sampai iterasi > rms err&r masi! tin""i maka dilanjutkan
den"an in2ersi data I5)
5r&"ram memberikan dua /ara untuk meruba! data I5) 6ara$< in2ersi dari data resisti2it(
dan I5 akan keluar se/ara berurutan setela! itu se/ara serentak iterasi dari resisti2it( dan data
I5 akan keluar) Sedan"kan /ara$% in2ersi data I5 akan keluar setela! in2ersi resisti2it(
len"kap dalam kasus ini !an(a disimpan m&del resisti2it( dari ierasi terak!ir)
#ile ,i- I5MODEL)DAT ,ii- I5MAG7SI)DAT ,iii- I5S+A1)DAT dan ,i2- I5KE11)DAT
adala! 'ile /&nt&! data den"an kedua$duan(a (aitu data resisti2it( dan I5) 5r&"ram ini
dilen"kapi den"an ; tipe data (an" berbeda) ,i- pen"ukuran time d&main G /!ar"eabilit( ,ii-
pen"ukuran 'rekuensi d&main G 5#E ,iii- pen"ukuran sudut 'ase dan ,i2- 1ilai metal 'a/t&r
dari I5)
#ile I5MODEL)DAT mempun(ai data I5 k!ususn(a /!ar"eabilit( den"an k&mentar
pr&"ram seba"ai berikut ?
I5MODEL)DAT 'ile 6&mments
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
#ault and bl&/k m&del Y Title
<):: Y 7nit ele/tr&de spa/in"
= Y Arra( t(pe
;=% Y 1umber &' data p&ints
< Y L&/ati&n &' /entre &' arra( "i2en
< Y < t& indi/ate I5 present
6!ar"eabilit( Y T(pe &' I5 data
mse/ Y I5 unit
:)<<): Y Dela( inte"rati&n time
<)>: <):: < <%):; B)%:=D Y K$l&/) a n app) res) app) I5
%)>: <):: < <%):= B)<CD= Y %nd data p&int
Sebua! nilai Z<Z adala! pen""anti Z:Z (an" dimasukkan kedalam line ke$F
(an" men"indikasikan ba!wa data I5) Kemudian = line berikutn(a merupakan in'&rmasi
data I5 seperti (an" ditunjukkan pada line$BG Charea!ility dan line$D adala! satuann(a
dalam mse/ ,millisecond-) 6!ar"eabilit( dide'inisikan seba"ai perbandin"an mV8V (aitu
perbandin"an D6$2&lta"e (an" turun se/ara perla!an$la!an setela! arus dimatikan)
Seba"ai ba!an untuk interpretasi data Charea!ility untuk berba"ai ma/am
batuan dan mineral dapat di"ambarkan sbb)?
+asil dari pemr&"raman Res%din2 untuk data I5m&del
Ole! karena itu (an" berwarna mera! ,m U <C= mse/- didu"a seba"ai mineral sul'ida)
Dalam pen"ukuran I5 'rekuensi d&main /&nt&! 'ile datan(a I5MAG7SI)dat
(an" merupakan data sur2e( di atas sun"ai Ma"usi dimana tersin"kap Z&re b&d(Z den"an
spasi elektr&da <:: 'eet ,=:)> m-) Dari penampan" resisti2it( menunjukkan resisti2it(
renda! ,3 T =: Om- seba"ai &re b&d( terdapat di ten"a!$ten"a! pen"ukuran)Sedan"kan
metal 'a/t&r di"ambarkan den"an warna mera! ,M# U%:: ms8 Om-)