Anda di halaman 1dari 5

MARIA SITOMPUL, SH & REKAN

Jalan Ngumban Surbakti No. 44 Medan

Perihal : Gugatan

Kepada Yth,

Bapak Ketua Peradilan Semu Fakultas Hukum USU


Di

M E D AN

Dengan Hormat,
Saya yang bertandatangan di bawah ini:
MARIA THERESIA BR SITOMPUL, SH, Advokat, Anggota PERADI dengan
Nomor Kartu Tanda Pengenal Anggota : 98.11073, beralamat di Jalan Ngumban
Surbakti No. 44 Medan.
Berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 05 April 2014, bertindak untuk dan
atas nama serta kepentingan :
UNJUK BR GINTING, Perempuan berumur 86 tahun, pekerjaan ibu Rumah
Tangga, agama Katolik, bertempat tinggal di desa Juma Padang, Kecamatan Barusjahe
Kabupaten Karo, selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT;
Dengan ini mengajukan gugatan terhadap :
1. GETAH SEMBIRING, umur 72 Tahun, pekerjaan bertani, agama Kristen
protestan, bertempat tinggal di Desa Lau Kesumpat Kecamatan Mardinding
Kabupaten Karo ; selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT I;
2. SASTRA SEMBIRING, umur 49 tahun, pekerjaan bertani, agama Kristen
Protestan, bertempat tinggal di Desa Lau Kesumpat Kecamatan Mardinding
Kabupaten Karo; Selanjutnya disebut sebagai : TERGUGAT II;
3. JAMAN TARIGAN, umur 58 tahun, pekerjaan bertani, agama Katolik,
bertempat tinggal di Desa Lau Kesumpat Kecamatan Mardinding Kabupaten
Karo; Selanjutnya disebut sebagai : TERGUGAT III;
4. PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA di Jakarta, c.q Kepala Badan
Pertanahan Nasional Wilayah Sumut di Medan c.q Kepala Badan Pertanahan
Nasional Kabupaten Karo, Jalan Jamin Ginting Kabanjahe; selanjutnya disebut
sebagai TURUT TERGUGAT;
-

Bahwa sebagai dasar dan alasan Gugatan Penggugat terhadap Tergugat-Tergugat dan
Turut Tergugat adalah sebagai berikut :
Bahwa Ngadepi Ginting Munthe dan Surungena Br Sitepu adalah pasangan suami
isteri dan telah meninggal dunia kurang lebih 75 tahun yang lalu ;
Bahwa dalam perkawinan Alm.Ngadepi Ginting dan Alm.Surungena Br Sitepu hanya
memiliki 1 (satu) orang anak bernama UNJUK BR GINTING yaitu Penggugat sehingga
Penggugat sebagai ahli waris satu-satunya dari Alm.Ngadepi Ginting Munthe dan
Alm.Surungena Br Sitepu ;

MARIA SITOMPUL, SH & REKAN


Jalan Ngumban Surbakti No. 44 Medan

Bahwa Penggugat Unjuk Br Ginting telah menikah dengan Lomok Barus kurang lebih
65 tahun yang lalu dan Lomok Barus suami penggugat tersebut telah meninggal dunia
pada tahun 2003;
- Bahwa dalam perkawinan Penggugat Unjuk Br Ginting dengan Alm.Lomok Barus
dikaruniai 11 (sebelas) orang anak masing-masing bernama:
1. Sinar Br Barus, umur 50 tahun, agama Kristen Protestan, pekerjaan bertani, alamat di
Desa Gurisen Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo;
2. Rasin Barus, umur 54 tahun, agama Katolik, pekerjaan bertani, alamat di Desa Juma
Padang Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo;
3. Sukahati Barus, umur 52 tahun, agama Katolik, pekerjaan bertani, alamat di Desa Juma
Padang Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo;
4. Usaha Barus agama Kristen Protestan, pekerjaan bertani, alamat di Desa Suka
Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo;
5. Kasman Barus, umur 41 tahun, adama Katolik, pekerjaan bertani, alamat di Desa Juma
Padang Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo;
6. Japet Barus, laki-laki, agama Kristen Protestan alamat di Desa Juma Padang Kecamatan
Merek, Kabupaten Karo; Abri Barus, agama Katolik, alamat di Desa Juma Padang
Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo;
7. Waspada Barus, Laki-laki, agama Katolik, alamat di Desa Juma Padang Kecamatan
Barusjahe Kabupaten Karo;
8. Alry Barus, Laki-laki, agama Katolik, alamat di Desa Juma Padang, Kecamatan
Barusjahe Kabupaten Karo;
9. Terayam br Barus, perempuan, agama Katolik, alamat di Desa Sukanalu, Kecamatan
Barusjahe, Kabupaten Karo;
10. Banyuwangi Barus, laki-laki, beragama Kristen Protestan, alamt di Juma Padang,
Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo;
-

Bahwa semasa hidupnya orangtua Penggugat Ngadepi Ginting Munthe dan Surungena Br
Sitepu memiliki beberapa bidang tanah berupa ladang dan sawah yang terletak di Desa
Lau Kesumpat (dahulu Desa Lau Simakmak), Kecamatan Mardinding Kabupaten Karo;
Bahwa salah satu harta peninggalan orangtua Penggugat adalah sebidang ladang dan
sawah, setempat dikenal dengan PERLADANGAN SABAH TELKO, dengan luas
15.259 m2 (limabelas ribu dua ratus lima puluh sembilan meter persegi), dengan batasbatas:
sebelah utara berbatasan dengan Penggugat Unjuk Br Ginting ;
sebelah timur berbatasan dengan sungai ;
sebelah selatan berbatasan dengan Sampit Ginting dan Ripin Sembiring ;
sebelah barat berbatasan dengan Parit ;
yang selanjutnya dalam gugatan ini disebut dengan TANAH TERPERKARA ;

Bahwa selama ini setelah orang tua Penggugat meninggal dunia, tanah Terperkara
tersebut dikuasai dan diusahai oleh Penggugat sendiri sebagai ahli waris satu-satunya
Alm.Ngadepi Ginting Munthe dengan isterinya Alm.Surungena Br Sitepu
Bahwa Tergugat I Getah Sembiring adalah saudara sepupu dari Penggugat Unjuk Br
Ginting (dalam bahasa Karo, Tergugat I Getah Sembiring adalah impal Penggugat Unjuk
Br Ginting)
Bahwa kurang lebih 40 tahun yang lalu, Tergugat I Getah Sembiring datang kepada
Penggugat dan memohon agar diperkenankan menguasai tanah milik Penggugat ;
6

MARIA SITOMPUL, SH & REKAN


Jalan Ngumban Surbakti No. 44 Medan

Bahwa atas nama persaudaraan dan kasihan karena Tergugat I tidak memiliki lahan untuk
bertani, Penggugat Unjuk Br Ginting memberi izin kepada Tergugat I Getah Sembiring
untuk menguasai tanah tersebut tanpa ada curiga sedikitpun ;
Bahwa sejak diizinkan menguasai ladang terperkara, Tergugat I selalu meminta izin dan
atau melaporkan tanaman apa yang ditanam di atas tanah terperkara termasuk ketika
menanam pinang dimana alasan Tergugat I menanam pinang tersebut adalah mendapat
bibit pinang yang hanyut di sungai ;
Bahwa penggugat memiliki juga tempat tinggal dan tanah pertanian di desa Juma Padang,
sehingga tanah milikna yang ada di Lau Kesumpat disewakan dan uang sewanya diambil
ketika Penggugat ke Lau Kesumpat, termasuk sewa tanah terperkara yang selama ini
selalu dibayarkan Tergugat I sewanya secara kekeluargaan yakni berupa hasil tanaman di
tanah terperkara seperti padi dan sayuran.
Bahwa pada tahun 2003, Kasman Barus anak Penggugat mendatangi Tergugat I Getah
Sembiring dan menanyakan: mana saja juma Nande Pak Tua, dan dijawab Tergugat I
dengan mengatakan, semua ini ladang milik kakak, nandendu;
Bahwa pada tahun 2008, Penggugat datang ke Lau Kesumpat menemui Tergugat I karena
mendengar kabar Tergugat I Getah Sembiring hendak membuat Surat Tanah tersebut,
akan tetapi Tergugat I Getah Sembiring lagi-lagi menegaskan saya tidak ada hendak
mengurus surat tanah itu (maksudnya tanah terperkara);
Bahwa karena masih mendengar informasi tentang akan diterbitkan surat atas tanah
terperkara, Sukahati Barus kembali ke Lau Kesumpat untuk menemui Tergugat I Getah
Sembiring sekaligus juga menemui Tergugat III Jaman Tarigan (pada waktu itu
menjabat sebagai Kepala Desa Lau Kesumpat), dan telah memblokir tanah terperkara
secara lisan dengan memohon ula urusndu surat taneh si enda, ma tehndu nge juma enda
taneh kami (jangan diurus surat tanah ini, kan bapak tahu sendiri kalau ini tanah milik
kami);
Bahwa Tergugat III Jaman Tarigan selaku Kepala Desa ketika itu menjawab saya tidak
ada mengurus surat ladang kalian, tetapi ada dibawa dan ditunjukkan Getah Sembiring
kepada saya berupa Surat Pernyataan kalau kalian sudah menyetujui dan menandatangani
Pernyataan untuk dibuatkan Surat atau Sertifikatnya dan dijawab oleh anak Penggugat
Sukahati Barus kami tidak tahu sama sekali kalau Surat Tanah dibuatkan
Bahwa Penggugat dengan seluruh anak-anak Penggugat tidak mengetahui sama sekali
kalau Tergugat I Getah Sembiring telah mengurus surat atas tanah terperkara berupa
Sertifikat Hak Milik No.37 yang dikeluarkan oleh Turut Tergugat Badan Pertanahan
Nasional RI, Kantor Pertanahan Kabupaten Karo sehingga penerbitan tersebut adalah
cacat hukum :
Bahwa tanah objek Sertifikat No.37 tersebut sama dengan tanah terperkara milik
Tergugat di atas ;
Bahwa sekarang ini tanah terperkara dikuasai oleh Tergugat II Sastra Sembiring anak
kandung Tergugat I Getah Sembiring ;
Bahwa di tengah-tengah ladang terperkara, ada parit (sekarang ditutup) yang dahulu
dibendung oleh Alm.Ngadepi Ginting Munthe dari sungai untuk pengairan dimana
bersebelahan di utara dengan ladang milik Penggugat Unjuk Br Ginting (saat ini
diborghkan kepada Ripin Sembiring) dimana dahulu kesemuanya merupakan satu
kesatuan dengan tanah terperkara ;
Bahwa tergugat I dan Tergugat II telah melakukan perbuatan melawan hukum, dimana
Hak Menguasai yang diberikan oleh Penggugat telah disalahgunakan menjadi Hak

MARIA SITOMPUL, SH & REKAN


Jalan Ngumban Surbakti No. 44 Medan

Menguasai dengan mengurus penerbitan Sertifikat atas tanah terperkara tanpa


sepengetahuan atau izin Penggugat maupun anak-anak Penggugat Unjuk Br Ginting ;
Bahwa agar gugatan Penggugat tidak NIHIL, Penggugat bermohon kiranya agar Sita
Jaminan (Conservatoir Beslag) diletakkan atas tanah terperkara ;
Bahwa agar Tergugat taat atas isi putusan yang telah berkekuatan tetap nantinya, patut
kiranya dibebani uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1000.000 (satu juta rupiah) per hari
dalam hal tidak mematuhi / lalai memenuhi isi putusan ;
Bahwa sesuai pasal 180 HIR/191 RBG, mohon kiranya agar putusan dalam perkara ini
dapat dijalankan secara serta merta walaupun ada Perlawanan, Banding maupun Kasasi ;
Berdasarkan uraian-uraian di atas, dengan segala kerendahan hati Penggugat bermohon
kepada Yang terhormat Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe berkenaan menetapkan suatu
hari persidangan, memanggil para pihak yang berperkara, memeriksa, mengadili perkara
ini seraya memutuskan :

PRIMAIR :
1. Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;
2. Menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan yang telah diletakkan ;
3. Menyatakan dalam hukum Penggugat Unjuk Br Ginting adalah anak dan ahli
waris dari Alm.Ngadepi Ginting Munthe dengan isterinya Alm.Surungena Br
Sitepu ;
4. Menyatakan dalam hukum bahwa tanah terperkara merupakan tanah warisan
peninggalan orangtua Penggugat Alm.Ngadepi Ginting Munthe dengan
isterinya Alm.Surungena Br Sitepu;
5. Menyatakan dalam Hukum Perbuatan Tergugat I, II, III dan Turut tergugat
merupakan Perbuatan Melawan Hukum ;
6. Menyatakan dalam Hukum, Sertifikat Hak Milik No.37 Desa Lau Kesumpat
Kecamatan Mardinding Kabupaten Karo dengan Pemegang Hak GETAH
SEMBIRING, yang diterbitkan oleh Turut Tergugat cacat hukum dan tidak
berkekuatan hukum ;
7. Menghukum Para Tergugat atau orang lain yang memperoleh hak
daripadanya, untuk menyerahkan tanah terperkara kepada Penggugat dalam
keadaan tanah kosong dan baik, tanpa halangan apapun ;
8. Menghukum Para Tergugat membayar uang paksa (dwangsom) sebesar
Rp.1000.000 (satu juta rupiah) per hari apabila lalai menjalankan isi putusan ;
9. Menyatakan dalam hukum putusan ini dapat dijalankan dengan serta merta
walaupun ada Perlawanan, Banding atau Kasasi ;
10. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara
ini secara tanggung renteng ;

SUBSIDAIR :
Bilamana Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berpendapat
lain, mohon kiranya memberikan putusan yang seadil-adilnya.
Sebelumnya Penggugat mengucapkan terimakasih.
8

MARIA SITOMPUL, SH & REKAN


Jalan Ngumban Surbakti No. 44 Medan

Medan, 06 April 2014


Hormat Saya,
Penggugat, Kuasanya:

MARIA THERESIA BR SITOMPUL, SH