Anda di halaman 1dari 8

KERANGKA PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI/KABUPATEN


DENGAN MENGGUNAKAN METODA PRICE WATERHOUSE

Ari Wedhasmara, a_wedhasmara@yahoo.com


Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya
Jl. Srijaya Negara, Bukit Besar, Palembang

Abstrak
Based on circularizing letter of the Minister of Kominfo No.65/M.KOMINFO/III/2002 on march
22nd 2002, and also national strategy and policy development e-Government which is declarated
on President Instruction No 3 year 2003, being reason that need strategic planning to SI/TI in
Local Government for any purpose to consolidate requirement to strategic plan of information
system. Low of management information is caused by these following cases, those are
unavailability, inconsistent, inaccurate. Lack of infrastructure of SI/TI investment can cause
pursuing of strategic implementation of TI. The Problem is caused by TI/SI investment that can
cause conflict between part of organization. In fact, the data are still unintegrated and anomolous
in which each division develops its own information system needs without referring to any
portofolio or integrated and overalls IT utilization planning. As a result, this becomes the
weaknesses of inter division coordination within local government. This paper will explain SI/TI
Stategic Planning to improve the connectivity of business strategy to information strategy by
utilizing methodology of Price WaterHouse Strategi Planning optimally.
Keyword:E-Government, Strategic Plan Of Information System, Methodologies of Price
Waterhouse

1. PENDAHULUAN
Surat

mengkoordinasikan

Edaran

Komunikasi

pengembangan teknologi informasi


dengan kementerian Komunikasi dan

65/M.KOMINFO/III/2002 tanggal 22

Informasi guna tercapainya sinergi,

maret

koordinasi

efisiensi, dan integrasi pada Sistem

Teknologi

Teknologi Informasi di Indonesia,

Informasi, yang berisikan agar setiap

serta untuk menghindari duplikasi

instansi dan lembaga pemerintah baik

antara instansi. Hal ini sejalan dengan

di tingkat pusat maupun daerah untuk

arahan dari Kementerian Perencanaan

melaporkan kondisi perkembangan

Pembangunan Nasional/ BAPPENAS

sistem

ada

dengan

dan

1544/M.PPN/04/2002

Rencana

Informasi

rencana

No.

2002

dan

Menteri

setiap

perihal

Pembangunan

informasi

dilingkungan

yang

masing-masing

surat

No.
tanggal

18

April

2002

perihal

Koordinasi

pemanfaatan

SI/TI

yang

kurang,

pemerintah

daerah

Rencana Pengembangan Teknologi

menyebabkan

Informasi Nasional, serta kebijakan

belum merasakan fungsi SI/TI secara

Pemerintah Republik Indonesia yang

strategis, seperti pengubahan cara

tertuang dalam INPRES No. 3 Tahun

kerja dan layanan untuk melayani

2003 tentang kebijakan dan strategi

masyarakat serta dunia bisnis jauh

nasional

lebih cepat dan nyaman.

pengembangan

e-

Government.

2. ISI

Maka dirasa perlu untuk menyusun


Perencanaan

Strategis

Sistem

Pada

landasan

dijelaskan

teori

teori-teori

akan
yang

Informasi didalam lingkungan Pemda

berhubungan dengan makalah ini,

Provinsi ataupun Kabupaten, karena

yaitu strategi SI dan strategi TI,

dilihat dari kinerja pemerintah baik

perencanaan strategis SI/TI, serta

tingkat provinsi maupun kabupaten

metodologi Perencananaan Strategis

belumlah

SI/TI dengan menggunakan Price

optimal

dalam

upaya

pemanfaatan TI untuk menyelesaikan

Waterhouse Planning

berbagai

2.1 Strategi SI dan Strategi TI

masalah

dilingkungan

Pemerintahan,

contohnya

Earl membedakan antara strategi

pemanfaatan SI/TI dalam pengolahan

SI dan TI [Earl 1997]. Strategi SI

data, beberapa pemerintah provinsi

menekankan pada penentuan aplikasi

maupun kabupaten belum memiliki

sistem informasi yang dibutuhkan

Satuan

Kerja

Daerah

organisasi. Esensi dari strategi SI

(SKPD)

yang

menangani

adalah menjawab pertanyaan apa ?.

masalah

pengelolaan

Perangkat
khusus

data

secara

Sedangkan

strategi

TI

otomatis dan terpusat, pemanfaatan

menekankan

SI/TI

mengintegrasikan

teknologi, infrastruktur, dan keahlian

informasi lintas SKPD, pemerintah

khusus yang terkait atau menjawab

daerah

pertanyaan bagaimana ?.

untuk

masih

belum

memiliki

pada

lebih

pemilihan

infrastruktur TI untuk mendukung

Untuk menentukan strategi SI/TI

pertukaran informasi yang terintegrasi

yang dapat mendukung pencapaian

antar

SI/TI

visi dan misi organisasi, maka perlu

secara strategis, secara keseluruhan

pemahaman tentang strategi bisnis

SKPD,

pemanfaatan

organisasi.

Pemahaman

tersebut

Beberapa

karakteristik

dari

mencakup penjelasan terhadap hal-hal

perencanaan strategis SI/TI antara

berikut

lain

mengapa

suatu

bisnis

adalah

adanya

misi

utama

dijalankan, kemana tujuan, dan arah

Keunggulan strategis atau kompetitif

bisnis, kapan tujuan tersebut dicapai,

dan kaitannya dengan strategi bisnis;

bagaimana cara mencapai tujuan dan

adanya arahan dari eksekutif atau

adakah

manajemen senior dan pengguna;

perubahan

yang

harus

dilakukan. Jadi dalam membangun

serta

suatu strategi SI/TI, yang menjadi isu

inovasi pengguna dan

sentral

pengembangan bottom up dan analisa

adalah

penyelarasan

pendekatan

utama

berupa

kombinasi

(alignment) strategi SI/TI dengan

top down.

strategi bisnis organisasi.

2.3 Price Waterhouse Planning

2.2 Perencanaan Strategis SI/TI


Perencanaan
merupakan
portofolio

strategis
proses

SI/TI

identifikasi

aplikasi

SI

berbasis

Metodologi

Price

Waterhouse

(PWH) menjelaskan rincian tahapan


perencanaan

strategis

SI

yang

didasarkan pada beberapa hal (PWH,

komputer yang akan

mendukung

organisasi

pelaksanaan

Pertama, menggunakan arah dan

rencana bisnis dan merealisasikan

tujuan organisasi yang dituangkan

tujuan

Perencanaan

dalam business plan. Segala sesuatu

strategis SI/TI mempelajari pengaruh

yang menjadi business plan tersebut

SI/TI terhadap kinerja bisnis dan

diinterpretasikan sebagai kebutuhan

kontribusi

informasi

dalam

bisnisnya.

bagi

organisasi

dalam

1996).

yang

harus

dipenuhi.

menggunakan

Critical

memilih langkah-langkah strategis.

Kedua,

Selain itu, perencanaan strategis SI/TI

Success Factor (CSF) sebagai salah

juga menjelaskan

satu tolok ukur dalam membuat

berbagai

tools,

teknik, dan kerangka kerja bagi

prioritas

manajemen

menyelaraskan

dihasilkan.

Penggunaan

strategi SI/TI dengan strategi bisnis,

disebabkan

karena

bahkan mencari kesempatan baru

merepresentasikan

melalui penerapan teknologi yang

penting

inovatif (Ward & Peppard, 2002).

organisasi.

untuk

strategi

dalam
Ketiga,

SI/TI

CSF

yang

CSF

ini

mampu

faktor-faktor
proses

bisnis

menggunakan

analisis

value

dan

memperhitungkan
intangible

resiko

yang

identifikasi

tangible

dan

mendatang

value

mengungkapkan

manfaat

kebutuhan
organisasi,

identifikasi

dalam

peluang

SI/TI.

pemenuhan kebutuhan SI/TI saat ini.

Keempat, memanfaatkan pengalaman

pemenfaatan

bisnis

Pada

stage

III,

SI/TI,

dan

Menentukan

praktis yang mendukung teori yang

Strategi SI/TI, dibuat prioritas, pilihan

telah ada seperti Total Cost of

strategi, dan detil strategi SI/TI.

Ownership

Masukan yang diperlukan adalah

(TCO)

dari

Gartner

Group.

strategi SI/TI dan manajemen SI/TI.

Pada stage I, menelaah kebutuhan

Pada

stage

IV,

Rencana

bisnis & informasi, akan dilakukan

Implementasi, dibuat rencana dan

kegiatan

untuk

jadwal implementasi strategi SI/TI

informasi

yang

mendapatkan
menggambarkan

dengan

masukan

dokumen

detil

keadaan bisnis dan SI/TI terkini

strategi SI/TI.

organisasi,

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

kebutuhan

bisnis

mendatang dan peluang pemanfaatan

Perencanaan

Strategis

SI/TI dalam bisnis. Masukan yang

Informasi

diperlukan dalam stage ini adalah

mengacu pada Metodologi Penelitian

rencana

SI/TI,

Four Stage Price Waterhouse, dimana

dan

tahapannya dimulai dari pengumpulan

bisnis,

keadaan

rencana

persaingan

perkembangan SI/TI dalam industri.


Pada stage II, Menentukan target
bagi

SI/TI,

ditentukan

Pemerintah

Sistem
Daerah

data, menentukan kebutuhan bisnis


dan informasi, mendefinisikan target

peluang

sistem informasi, mendefinisikan dan

pemanfaatan SI/TI dalam memenuhi

menentukan strategi sistem informasi,

kebutuhan strategi bisnis dan rincian

dan

detil kebutuhan SI/TI yang harus

implementasi.

dipersiapkan.

3.1 Pengumpulan Data

Detil

kebutuhan

tersebut berupa arsitektur aplikasi,


infrastuktur,

manajemen

dan

Data

mengembangkan

yang

penyusunan

rencana

diperlukan

perencanaan

dalam
strategis

kebijakan SI/TI terhadap organisasi

sistem informasi Pemerintah Daerah,

secara keseluruhan. Masukan yang

meliputi data yang terkait dengan

diperlukan dalam stage ini adalah

model

proses

bisnis

Pemerintah

Daerah,

peluang

kelemahan

3. Studi literatur, dengan mempelajari

informasi,

beberapa dokumen/referensi yang

kekuatan dan peluang pemanfaatan

berkaitan dengan visi, misi, tujuan,

teknologi informasi, tugas pokok dan

dan strategi pemerintah daerah

fungsi

dalam menjalankan pemerintahan.

penerapan

dan

teknologi

Satuan

Kerja

Perangkat

Daerah.
Data

3.2 Analisis dan Interpretasi Data


yang

dibutuhkan

dalam

Data-data

yang

penelitian ini, dikumpulkan dengan

kemudian

melakukan:

diinterpretasikan

1.Wawancara,
wawancara

ini

mendapatkan
berkaitan
pemerintah

dimana

hasil

ditujukan
informasi

dengan
daerah

untuk
yang

kebijakan
dalam

menjalankan pemerintahan terutama


terkait

terhadap

pengimplementasian

SI/TI

akan

menggunakan

dianalisa

tahapan yaitu:
Tahap I, Menentukan Kebutuhan
Bisnis dan Informasi.
Tahap II, Mendefinisikan Sasaran
Sistem Informasi.
Tahap III, Mendefinisikan dan

daerah.

Informasi.
Tahap

Strategi

IV,

Sistem

Mengembangkan

Satuan Kerja Pemerintah Daerah

Rencana Implementasi.

melalui

Keempat

kuesioner.

Waterhouse

Methodology yang terdiri dari 4

Menentukan

penyebaran

dan
dengan

Price

dilingkungan pelaksana pemerintah

2. Observasi terhadap keseluruhan

terkumpul

tahapan

tersebut

Poin-poin yang yang ingin didapat

menggambarkan

pada kuesioner tersebut meliputi

What, How, dan When dalam

tiga dokumen yang berisi tentang

metodologi

pemanfaatan Teknologi Informasi

Sistem

Informasi.

di Satuan Kerja Perangkat Daerah

dibawah

ini

masing-masing, dimana dokumen

tahapan.

tersebut terdiri atas pemanfaatan

1. Tahap I, Menentukan Kebutuhan

aspek

Why,

Perencanaan

Strategis
Keterangan

menjelaskan

setiap

SI/TI pada level strategis, level

Bisnis dan Informasi.

manajerial, dan level operasional.

Pada tahapan ini ada 3 fase


kegiatan yaitu:

a) Identifikasi

Informasi

Success

Factors

Organisasi

Strength,

Masukan dari proses ini adalah

Oppotunities,

(CSF),

dan

Weaknesses,
and

Threats

ekplorasi visi, misi, dan tujuan

(SWOT).

organisasi

pernyataan strategi, diagram Value

dari

Pemerintah

Perangkat

Daerah,

yang

Chain,

Keluarannya

dan

daftar

berupa

kebutuhan

kemudian diproses menggunakan

informasi bisnis organisasi.

analysis of values and objectives

c) Analisis Lingkungan Internal

dengan menentukan strategy and

dan Eksternal SI/TI

culture

(How

they

measure

Masukan dari proses ini adalah

success)

berbentuk

ukuran

trend perkembangan SI/TI saat ini

kesuksesan

dan

(Critical

dan hasil Kuesioner yang berisi

CSF

Success Factors) yang digunakan

tentang

untuk

organisasi saat ini, serta pengaruh

menentukan

kebutuhan

perkembangan

SI/TI

informasi.

dan potensi tren perkembangan

b) Analisis Lingkungan Internal

SI/TI

dan Eksternal Organisasi


Masukan

dari

saat

ini

dimanfaatkan

didalam organisasi.

proses

ini

Keluaran dari proses ini adalah

didapatkan dari hasil wawancara

identifikasi

dengan Kepala Daerah Provinsi

eksternal SI/TI yang potensial

maupun Kabupaten disertai hasil

dimanfaatkan didalam organisasi

pengamatan dari proses kerja dari

serta gambaran keadaan SI/TI saat

keseluruhan Perangkat Pemerintah

ini

Daerah.

adalah

strategic

identifikasi faktor internal dan

aplikasi.

Keluarannya

eksternal

yang

organisasi

mempengaruhi

berdasarkan

politik,

ekonomi, sosial, dan hukum.


Perangkat
untuk

perkembangan

didalam

2. Tahap

grid

II,

dan

portofolio

Target

Sistem Informasi.
Pada tahapan ini ada 2 fase

digunakan

kegiatan, yaitu:

menentukan

kebutuhan

a) Menentukan

Value Chain Analysis, Critical

dari

Menentukan

yang

informasi bisnis organisasi, adalah

organisasi

Peluang

Sistem Informasi

bagi

Masukan

dari

ini

Keluarannya adalah cakupan

didapatkan dari hasil kuesioner

strategi SI/TI , identifikasi solusi

yang

SI/TI

disebar

Keluarannya

proses

kepada
adalah

SKPD.

penjelasan

dan

pemetaannya

Strategic

Grid,

dari peluang SI/TI didalam proses

pengembangan SI/TI.

bisnis

b) Menentukan

dari

masing-masing

perangkat

pemerintah

daerah

terhadap

karakteristik

dan

kebutuhan informasi.
b) Menentukan

Aplikasi

Sistem Informasi
Masukan

proses

merupakan

analisis

data

digunakan

oleh

Masukan dari proses ini adalah


organisasi

proses

ini

hasil

yang
bisnis,

mendapatkan bentuk pengelolaan


SI/TI yang tepat.
Keluaran dari proses ini adalah
usulan

portofolio aplikasi saat ini.

pengelolaan

Memilih

dan

Menentukan Strategi SI/TI dan


Strategi Manajemen SI/TI.

bentuk

dan

SI/TI

strategi

Pemerintah

Daerah Kabupaten.
4. Tahap

IV,

Mengembangkan

Rencana Implementasi.

Pada tahapan ini ada 2 fase


kegiatan, yaitu:

Hanya terdapat satu kegiatan


yaitu Mengembangkan Rencana

a) Menentukan Strategi SI/TI


Masukan dari proses ini adalah
kebutuhan

dan

identifikasi solusi SI/TI organisasi

peluang sistem informasi, dan

III,

Strategi

yang kemudian dianalisis untuk

dari

3. Tahap

serta

Manajemen SI/TI

dokumen

Target

pada

Sistem

Informasi,

dimana masukan dari proses ini

organisasi

adalah hasil analisis terhadap CSF

dan perkembangan SI/TI dalam

organisasi, kemudian aplikasi yang

tiga atau lima tahun ke depan.

harus

Kemudian

mendukung

menganalisis

informasi

Strategis

dilanjutkan
dengan

dengan
perangkat

Value Chain Analysis, CSF, dan

diimplementasikan
strategi

untuk
bisnis

organisasi saat ini.


Keluaran dari proses ini adalah

McFarlans Strategic Grid untuk

urutan

proyek

implementasi

menentukan solusi SI/TI yang

terhadap strategi Sistem Informasi

potensial.

yang telah dipilih.

4. KESIMPULAN DAN SARAN


Proses

identifikasi

informasi

kebutuhan

Perencanaan

Strategis

5. DAFTAR PUSTAKA
Departemen Komunikasi dan
Informasi. Makalah

Sistem

Sistem Informasi bagi Pemerintah

Informasi Nasional sebagai

Daerah dimulai terlebih dahulu dari

Tulang

lingkungan organisasi yang memuat

Implementasi E-Government.

visi, misi, dan tujuan organisasi,

Jakarta: Kominfo, 2002

dilanjutkan

kepada

identifikasi

terhadap lingkungan internal dan

Punggung

Ward, John. and Joe Peppard.


Strategic

Planning

for
nd

eksternal organisasi yang didapatkan

Information System 3

melalui wawancara dan penyebaran

England: John Wiley & Sons,

kuesioner

2002

terhadap

satuan

Kerja

Perangkat Daerah, serta identifikasi


internal

dan

eksternal

SI/TI

ed.

Waterhouse, Price. System


Management

Methodology

dilingkungan SKPD masing-masing

Overvie/Baseline.

Price

pemerintah daerah yang didapatkan

Waterhouse

Firm

melalui kuesioner dan peninjauan

Services BV Inc, 1996

langsung terhadap keberadaan SI/TI


yang

dimiliki

oleh

SKPD

dilingkungan pemerintahan.

bukan merupakan hal yang baku,


namun dapat disesuaikan dengan
perkembangan

pemerintah

daerah

yang tentu saja akan berdampak pula


pada perubahan strategi SI/TI selaras
dengan
daerah.

perubahan

Waterhouse, Price. System


Management
Material.

Perencanaan Strategis SI/TI ini

pemerintahan

World

Reference

Price Waterhouse

World Firm Services BV. Inc,


1996