Anda di halaman 1dari 3

Menetukan Kebutuhan Head Sprinkler

Q : jarak minimum dan maximum penempatam sprinkler yang standart berapa????

A : Pak Imam, saya coba menjawab pertanyaan bapak secara detail, agar bapak bisa memperoleh asal perhitungannya,
dimana dalam perencanaan splinker sebagai berikut:

S = Perencanaan penempatan kepala sprinkler pada pipa cabang.


D = jarak antara deretan kepala sprinkler.
Nilai S dan D :
1. Untuk bahaya kebakaran ringan, maksimum4,6 m
2. Untuk bahaya kebakaran sedang, maksimum4,0 ma
3. Untuk bahaya kebakaran berat, maksimum3,7 ma

Perencanaan sprinkler
1. Arah pancaran ke bawah, karena kepala sprinkler di letakkan pada atap ruangan.
2. Kepekaan terhadap suhu, warna cairan dalam tabung gelas berwarna Jingga pada suhu 53oC.
3. Sprinkler yang dipakai ukuran dengan kapasitas(Q) = 80 liter/ menit.
4. Kepadatan pancaran = 2,25 mm/ menit.
5. Jarak maksimum antar titik sprinkler 4,6 meter.
6. Jarak maksimum sprinkler dari dinding tembok 1,7 meter.
7. Daerah yg dilindungi adalah semua ruangan kecuali kamar mandi, toilet dan tangga yang diperkirakan tidak mempunyai
potensi terjadinya kebakaran.
8. Sprinkler overlap bagian

Contoh perhitungan sprinkler :

1. luas lantai yang direncanakan adalah 555 m2(luas total) 41 m2(luas toilet)= 514 m2
2. Satu buah sprinkler mampu mencakup area sebesar 4,6 m x 4,6 m
3. Direncanakan antara satu sprinkler dengan sprinkler yang lain terjadi overlapping sebesar area jangkauan, sehingga
tidak ada titik yang tidak terkena pancaran air.

Maka area jangkauan sprinkler dapat dihitung sebagai berikut :


X = 4,6 m (1/4 x 4,6 m)
= 4,6 m 1,15 m
= 3,45 m

Maka,
L = 3,45 m x 3,45 m
= 11,9 m2
Jadi Jumlah Sprinkler yang dibutuhkan :
= 514 m2 /11,9 m2
= 37,64 atau 38 buah Sprinkler
dan sebagai tambahan untuk Volume kebutuhan air sprinkler per gedung :

V=QxT

Dimana, V = Volume kebutuhan air (m3)


Q = Kapasita sair (dm3/menit)
Q = Q tiap sprinkler x Jumlah sprinkler yang pecah
= 80 dm3/menitx 12 sprinkler (1 zona aktif)
= 960 dm3/menit
T = Waktu operasi system = 30 menit
V(kebutuhan air) = Q x T x 2 gedung
= 960 dm3/menitx 30 menitx 2 gedung
= 57600 dm3
= 57,6 m3

Sprinkler merupakan salah satu sistem yang digunakan untuk memadamkan kebakaran pada sebuah bangunan. Sprinkler akan secara
otomatis menyala bila ada kebakaran yang terjadi. Instalasi sprinkler dipasang secara permanen di dalam bangunan.

Sering kali kita bertanya-tanya dan bingung bagaimana cara menentukan jumlah titik sprinkler untuk bangunan di proyek kita agar tepat dan
pas dalam mengantisipasi kebakaran di gedung tersebut. Pada kesempatan kali ini akan kami ulas tentang cara menghitung jumlah titik
sprinkler dalam sebuah gedung. Berikut rumus untuk menentukan jumlah titik sprinkler :

Jumlah Titik Sprinkler = Luas Bangunan


Luas sprinkler / perlindungan

Dimana : Luas bangunan = P x L


Luas sprinkler = (R)2
R = 2,4 m

Contoh :
Sebuah ruangan berukuran 60 x 3 meter. Berapa jumlah titik sprinkler yang diperlukan ruangan tersebut?

Jawab

Jumlah titik sprinkler = luas bangunan


luas sprinkler / perlindungan

Luas bangunan = 60 x 3
= 180 m2
Luas sprinkler = (R)2
= 3,14 x (2,4)2
= 18,08 m2
Maka :
Jumlah titik sprinkler = 180
18,08
= 9,95
Dibulatkan = 10 buah.
Mudah kan? Selamat mencoba menghitung jumlah sprinkler yang ada di proyek anda masig-masing. Semoga bermanfaat. Terima kasih.