Anda di halaman 1dari 125

SOAL TRY OUT UKAI LOKAL

UNWAHAS VIII

NO SOAL JAWABAN ALASAN


1 Seorang pasien, laki-laki usia 40 tahun, mengalami infeksi a. Aqua Aquabidest adalah air untuk dihasilkan dari proses penyulingan
sistemik, masuk rumah sakit dan akan diberikan injeksi demineralisasi bertingkat (dua kali proses penyulingan). Sedangkan aqua pro injeksi
antibiotik ampisilin. Persediaan aqua pro injeksi untuk b. Ringer laktat atau air untuk injeksi adalah air suling segar yang disuling kembali,
merekontitusi obat ternyata habis. Cairan apakah yang dapat c. Aquabidest disterilkan dengan cara A atau C (FI ed 3, 1979)
saudara gunakan untuk pengganti aqua pro injeksi ini? d. Infus asam amino Aqua demineralisasi : air yang dihilangkan mineralnya bisanya buat air aki
e. Larutan dekstrose Ringer laktat : pengganti cairan tubuh
10% Infus asam amino : kekurangan protein
Larutan dekstrose 10% : digunakan pada keadaan hipoglikemik
2 Sebuah industri farmasi ingin memproduksi tablet hisap a. Granulasi basah Karena metode kempa langsung tidak menggunakan air sehingga sifat
vitamin C 1000 mg untuk pasien dewasa. Dari data CoA dan b. Granulasi kering terhidrolisis vit C tidak akan terjadi serta tidak ada pemanasan pada
MSDS diperoleh informasi sifat fisika kimia vit C sebagai c. Kempa langsung metode kempa langsung karena vit C tidak tahan pemanasan, karena
berikut. Berbentuk granulat, sifat kompresiblitasnya baik, d. Fast melt pada metode kempa langsung semua bahan harus mempunyai sifat
mudah terhidrolisis, dan tidak tahan pemanasan tinggi. granulation alir baik atau kompresibilitas yang baik, Sedangkan granulasi basah
Metode apakah yang tepat digunakan untuk pembuatan tablet e. Foam granulation terdapat penambahan air dan pemanasan sehingga vit c dapat terhidrolisis
hisap tersebut? dan vit c tidak tahan panas dan granulasi kering digunakan untuk bahan
obat dengan dosis besar dan memiliki sifat alir yang jelek (Siregar dan
wikarsa, 2010).
3 Seorang pasien laki-laki, usia 35 tahun, datang ke apotek a. Ethambutol Karena efek samping samping isoniazid adalah kekurangan vit B6,
dengan keluhan ada rasa kesemutan pada tangan dan kakinya. b. Isoniazid kekurangan vit B6 tersebut yang menyebabkan terjadinya neuropati
Pasien adalah penderita Tb dan sedang menjalani terapi c. Pirazinamid perifer (Dipiro, 2008)
kombinasi dosis tetap antituberkulosis sejak 2 bulan lalu. d. Rifampisin
Saudara memperkirakan pasien mengalami neuropati perifer e. streptomisin
akibat salah satu obat yang dikonsumsinya. Obat manakah
yang menyebabkan efek samping tersebut?
4 Seorang pasien laki-laki, usia 44 tahun, tinggi 160 cm, bobot a. Glibenklamid Karena sesuai algoritma jika GDP < 110 MG/dl atau GD2PP <140-180
badan 65 kg, baru didiagnosa DM tipe-2. Hasil pemeriksaan b. Vildagliptin mg/dl dan pasien mengalami obesitas tipe 1 dengan nilai > 25 dari
menunjukkan bahwa GDP 105 mg/dl, GD2PP 205 mg/dl. c. Metformin perhitungan berat bada ideal dengan rumus BB/TINGGI² (65/1,6x1,6)
Antidiabetes oral manakah yang anda rekomendasikan untuk d. Rosiglitazon maka diberikan monoterapi yaitu metformin merupakan terapi awal
pasien tersebut? e. Pioglitazon untuk pasien yang baru mendapat OHO dengan berat badan diatas
normal dan tanpa tanpa penyulit (Dipiro, 2008)
5 Seorang pasien, laik-laki, usia 40 tahun, penderita hipertensi a. Klortalidon Karena sesuai algoritma dalam dipiro jika pasien hipertensi disertai
dengan data tekanan darah 150/90 mmHg datang berobat ke b. Diltiazem gangguan ginjal maka pilihaan pertama adalah golongan ACEI (A1)
rumah sakit dengan keluhan pusing, tegang pada bagian leher, c. Metoprolol atau ARB (AI) karena dalam pilihan jawaban tidak ada golongan
dan perasaan ingin jatuh saat berjalan, pasien juga memiliki d. HCT ARB dan hanya ada golongan ACEI yaitu captopril (Dipiro, 2008)
riwayat gangguan ginjal selama 6 tahun. Manakah e. Captopril
antihipertensi yang tepat untuk pasien ini?
6 Seorang apsien laki”,usia 40 tahun, penderita HIV AIDS rutin a. selenium “dalam jurnal efek kemoterapi ekstrak bawang putih pada kanker serviks
konsumsi bawang putih untuk membantu terapi penyakitnya. b. sinistrin uteri” Terdapat variasi kematian sel yang bermakna yaitu apoptosis dan
Beberapa penelitian menyatakan bahwa kandungan senyawa c. asam nikotinat nekrosis pada kultur sel HeLa yang diberi ekstrak bawang putih
aktif dalam bawang putih terbukti meningkatkan sistem imun d. ajoene konsentrasi 500µg/mL dan1000µg/mL. Hal ini disebabkan kandungan
sehingga dapat membantu penyembuhan penyakit infeksi. e. alicin allicin, DADS dan DAS pada bawang putih yang dapat menyebabkan
Apakah senyawa aktif tersebut ? supresi faktor survival sel dan meningkatkan (Ca2+) intraseluler.
7 Seorang Px, perempuan” 32 tahun, sedang hamil usia 6 bulan, a. klortalidon Menurut penelitian EVALUASI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI
masuk RS karena mengalami Pre eklamsia dengan TD b. Hydralazin IV PADA IBUHAMIL DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT X
160/105 mmhg. Hasil pemeriksaan menunjukkan px juga c. Metoprolol TAHUN 2014 ; oleh YOSSI DWI KUSUMANINGTYAS
mengalami udema pada kaki disertai dengan proteinuria d. Candesartan Lini pertama dalam pengobatan anti hipertensi pada ibu hamil adalah
(325/24jam). Apakah antihipertensi yang aman diberikan pada e. Captopril hydralazin, dan pilihan yang lain adalah metildopa.
px tersebut?
8 Seorang px laki” usia 57 tahun, penderita gagal ginjal kronis a. Sulfat (Renagel) merupakan obat dengan bahan sevelamer yang mampu
stadium 3, mendapatkan R/ sevelamer yang akan digunakanya b. Kalsium mengikat fosfat. Obat ini mampu mencegah hypocalcemia, suatu kondisi
ketika menjalani terapi hemodialisis obat ini bekerja dengan c. Phospor dimana kadar kalsium pada tubuh menjadi rendah karena tingginya fosfor
cara mengikat salah satu elektrolit dan menurunkan kadar d. Magnesium dalam tubuh. Renagel termasuk obat penyakit ginjal yang digunakan untuk
elektrolit tersebut dalam darah. Apakah elektrolit yang diikat e. Besi mengontrol kadar fosfor pada pasien ginjal kronis yang sedang melakukan
oleh obat tersebut? perawatan dialysis.
9 Seorang pasien, perempuan usia 47 tahun, rutin a. Meningkatnya Didalam Madscap mengatakan bahwa Vitamin K dapat menurunkan efek
mengkonsumsi walfarin sodium 2mg 1 kali sehari setelah kecepatan absorpsi dari Walfarin dari antagonis farmacodinamic
mengalami infark miokardial. Obat ini tidak boleh digunakan walfarin
bersamaan dengan vitamin K karena akan mengalami b. Penurunan efek
interkasi obat. Efek apakah yang akan terjadi bila kedua obat farmakologi walfarin
tersebut digunakan bersamaan? c. Penurunan kecepatan
ekresi walfarin
d. Peningkatan kecepatan
metabolisme walfarin
e. Peningdalam katan
walfarin oleh vitamin K
dalam usus

10 Seorang pasien perempuan 32 tahun, penderita ISK, a. mengganti cefadroxil Antasida dapat menghambat absorpsi dari cefadroxil
mendapatkan antibiotik sefalosporin generasi 1 (cefadroxil dengan AB lain
500 mg 4 kali sehari). Pasien juga menderita penyakit maag b. mengurangi dosis
sehingga juga mendapatkan antasida DOEN tablet 3 kali antasida menjadi 1 kali
sehari (bila perlu). Kedua obat ini mengalami interkasi obat sehari
bila kedua obat ini digunakan bersamaan. Bagaimanakah c. antasida digunakan 30
solusi yang akan anda berikan bila kedua obat ini harus menit sebelum
digunakan pasien? cefadroxil
d. menurunkan dosis
cefadroxil menjadi 250
mg
e. antasida digunakan 2
jam sebelum
cefadroxil
11 Seorang pasien wanita, usia 27 tahun, didiagnosa dokter a. Antasida Alasan (DIH, 17th edition)
mengalami penyakit tukak dan harus mendapatkan b. Ranitidin Resiko faktor untuk pasien hamil X, dan dapat mengakibatkan resiko
pengobatan. Saat ini, pasien sedang hamil usia 6 minggu. c. Omeprazole keguguran/aborsi selama penggunaannya pada saat hamil.
Manakah obat tukak peptik dibawah ini yang di d. Misoprostol
kontraindikasikan pada pasien? e. Sukralfat
12 Seorang pasien perempuan usia 32 tahun mengalami infeksi
methicillin-resisten staphilococcus aerius (MRSA) pada kulit
dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri dan a. Kombinasi penisilin
mengalami abses yang berisi nanah. Antibiotik apa yang dan vankomisin
sebaiknya digunakan untuk mengobati infeksi pasien
tersebut? b. Kombinasi penisilin
dan sulbactam
c. Kombinasi penisilin
dan cefadroxil
d. Kombinasi penisilin
dan meropenem
Kombinasi
penisilin dan ceftriaxone

13 Seorang pasien laki-laki usia 52 tahun, penderita HT rutin a. Infus kalsium, Untuk peningkatan berat (7 mEq/L dengan perubahan EKG), konsentrasi
menggunakan captopril 25 mg 2x sehari untuk hipertensi glukosa dan insulin kalium diturunkan dengan memasukkan ion kalium ke dalam sel dan
yang dideritanya selama 2 tahun terakhir. Hasil monitoring b. Antasida yang mengeluarkannya dari tubuh. Tatalaksana yang menyebabkan ion kalium
laboratorium pasien mengalami hiperkalemia (K = 8 mEq/L). mengandung kalsium masuk ke dalam sel akan memberikan hasil segera namun hanya
Obat apa yang harus diberikan untuk menurunkan kadar c. Kalsium glukonas iv bertahan sementara, jika kadar kalium naik kembali (rebound) maka
kalium? d. Inf KAEN 4A tatalaksana harus diulang kembali.
e. Inf Na Bicarbonat Sesuai dengan urutan prioritas tatalaksana hiperkalemi berat adalah
sebagai berikut:
● memasukkan Kalium ke dalam sel: (sering disingkat dengan GCS A
yaitu Glucose+insulin, Calcium, Sodium Biknat, Albuterol)
1. Calcium chloride (10%): 500 s.d 1000 mg (5 s.d 10 mL) IV
dalam 2-5 menit untuk mengurangi efek kalium pada sel miokard dengan
segera (mengurangi resiko VF)
2. Sodium bicarbonate: 50 mEq IV dalam 5 menit (kurang efektif pada
pasien dengan end-stage renal disease)
3. Glukosa plus insulin: mix 25 g (50 mL D50) glukosa dan 10 U regular
insulin dan berikan secara IV dalam 15-30 menit
4. Nebulisasi albuterol: 10 s.d 20 mg nebulisasi selama 15 menit
14 Seorang pasien TB perempuan, usia 32 tahun, tidak dapat a. Streptomisin (gangguan Menurut Depkes RI tahun 2005, pada Pharmaceutical Care untuk
melihat dengan jelas karena kontak lens yang keseimbangan, tuli) Tuberculosis, informasi yang diberikan kepada pasien pengguna
digunakannya menjadi buram setelah 2 hari menggunakan b. Ethambutol (gangguan rifampisin, diantaranya adalah :
paket obat TB. Manakah obat TB yang menyebabkan penglihatan) - Obat ini dapat menyebabkan kencing, air ludah, dahak dan
gangguan tersebut? c. Pirazinamid (nyeri air mata akan menjadi coklat merah
sendi) - Bagi yang menggunakan lensa kontak (soft lens), disarankan
d. INH (kesemutan s/d untuk melepasnya, karena akan bereaksi atau berubah warna
rasa terbakar dikaki)
e. Rifampisin (kencing
dan air mata
berwarna merah)

15 Seorang pasien oerempuan 48 tahun, penderita kanker a. Mual dan muntah Efek samping docetaxel pada pasien kemoterapi pada umumnya
payudara menjalani kemoterapi dengan obat inj docetaxel.
b. Trombositopenia yaitu mual muntah (1-50%) (MedsCape dan DIH 17th edition)
Apakah efek samping umum yang muncul dari obat c. Pendarahan GI
tersebut? d. Retensi Cairan
e. Kadiotoksisitas
16 Seorang pasien laki-laki, usia 55 tahun mengalami a. Onset obat cepat
Rheumatoid Arthritis, mendapat resep dokter b. Bertindak sebagai
Methotrexate. Apakah alasan dokter memberikan obat antagonis reseptor IL-1
tersebut? c. Mampu menghambat
aktifitas TNF
d. Obat lini pertama RA
e. Dapat menghilangkan
gejala secara cepat
17 Seorang pasien laki-laki, usia 36 tahun, mengalami nyeri pada a. Parasetamol Kombinasi obat Parasetamol dan hidrocodone diberikan jika pasien
persendian tangannnya dan mendapatkan metampiron sebagai b. Asam mefenamat mengalami rasa nyeri sedang/berat (Iso Farmakoterapi, 524-525), obat ini
penghilang rasa nyeri, namun obat tersebut tidak dapat c. Morphin diberikan jika obat-obat AINS sudah tidak memberikan efek yang
mengurangi rasa nyeri pasien. Obat apa yang diberikan untuk d. Kombinasi parasitamol maksimal lagi. Golongan obat nyeri dalam tiga kelas :
menggantikan metampiron ? dan morphin a. Non opiod : NSAID’s, termasuk asetosal, parasetamol, dan kodein
e. Kombinasi b. Opioid lemah : d-propokksifen, tramadol dan kodein atau kombinasi
parasetamol dan parasetamol dengan kodein
Hidrocodone c. Opiod kuat : morfin dan derivatnya
menurut program pengobatan pertama-tama diberikan obat golongan
NSAID’s terlebih dahulu, jika efeknya kurang maka beralih ke
parasitamol yang dikombinasi dengan obat opoid lemah seperti codein.
Jika langkah kedua ini tidak meyakinkan maka diberikan opiod kuat
dimana pilihan pertamanya dalah morpin.
(Obat-Obat Penting, 2007, hal 349).
18 Seorang pasien perempuan, usia 35 tahun, mengalami mual a. 30 menit sebelum (30 menit sebelum makan, MIMS 2011, Hal A246).
dan muntah untuk menghilangkan efek samping obat makan
bromokriptin yang rutin dikonsumsinya untuk pengobatan b. Pada Saat makan
kanker payudara. Pasien mendapatkan resep dengan obat c. 15 menit setelah makan
domperidon tablet 10 mg. Profil absorpsi obat ini sangan baik d. 30 menit setelah makan
dalam keadaan perut kosong. Kapankan obat ini sebaiknya e. 1 jam setelah makan
diminum ?
19 Seorang pasien DM tipe-2, ibu menyusui, usia 34 tahun a. Tolbutamid Glipizide di eksresikan melalui urine sebanyak (63-90%) dan lewat feses
berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan penyakitnya. b. Klorpropamid sebesar (10%) (medscape), jika obat tidak dieksresikan melalui air susu ibu
Dokter ingin meresepkan antidiabetes oral atas permintaan c. Glipizide maka obat tersebut aman untuk dikonsumsi ibu yang menyusui karena
pasien dan meminta pendapat anda. Manakah antidiabetes di d. Acarbose tidak akan berdampak pada bayinya.
bawah ini yang diberikan pada ibu menyusui ? e. Tolazamide

20 Seorang pasien, laki-laki, usia 9 tahun, mengalami gagal a. Hiperphosphatemia (rendahnya nilai kalium di dalam darah, Medscape)
jantung dan dirawat di bangsal anak. Pasien mendapatkan b. Hipernatremia
terapi dengan kombinasi obat digoksin 0,25 mg dan c. Hiponatremia
furosemid injeksi 1x 20 mg. apa kemungkinan efek samping d. Hipokalemia
yang akan dialami oleh pasien ? e. hiperkalemia
21 seorang pasien wanita, usia 36 tahun, mengalami nyeri pada a. Kreatinin Serum SGPT (Serum Glutamic Piruvate Transeminase), merupakan data
otot pundak sehingga dokter memberikan analgetik non b. HbA1C laboratorium yang menunjukkan penurunan/peningkatan fungsi hati
opiod untuk meringankan gejala tersebut selama 3 minggu. c. SGPT (Kemenkes RI, 2011, Pedoman Interpretasi Data Klinik)
Analgetik tersebut cukup efektif untuk menghilangkan rasa d. MCHC HBA1C untuk penyakit diabetes mellitus
nyeri. Akan tetapi, hasil pemeriksaan laboratorium e. RBC Kreatinin serum untuk gangguan ginjal
menyimpulkan pasien mengalami penurunan fungsi hati. Data MCHC untuk anemia
laboratorium manakan di bawah ini yang mendukung
diagnosa tersebut ?
22 Seorang pasien, laki-laki, usia 37 tahun, penderita hipertensi a. Pagi hari Obat-obat hipertensi golongan diuretika bekerja dengan mengurangi
tanpa penyakit penyulit dengan data TD 150/95 mmHg b. Siang hari reabsorpsi natrium, sehingga pengeluarnnya lewat kemih (OOP, 2007, hal
mendapatkan obat Furosemid tablet 50 mg. kapan sebaiknya c. Sore hari 522), obat ini diminum pada waktu pagi hari (OOP, 2007, hal 523
pasien meminum obat ini ? d. Malam hari
e. Sebelum tidur
23 Seorang pasien laki-laki, usia 45 tahun, penderita osteoarthris, a. Parasetamol
tidak mengalami perbaikan gejela setelah mengkonsumsi b. Glucosamine sulfat
kondroitin sulfate selama 2 minggu. Dokter menghendaki c. Capsaicine topical
penggantian obat. Berdasarkan tatalaksana terapi d. Natrium diklofenak
osteoarthritis. Manakah obat dibawah ini yang akan anda e. Injeksi metal
sarankan ? prednisolone asetat

Pada algoritma terlihat bahwa pengobatan untuk OA diberikan obat


analgetik seperti parasetamol, topical capsaicin serta mempertimbangkan
glukosamin sulfat atau kondroitin sulfat, tetapi apabila obat-obat tersebut
tidak memberikan efek maka di gunakan obat golongan NSAID
(Pharmacotherapy handbook seventh edition hal 13 )
24 Seorang pasien osteoarthritis (OA), laki-laki, usia 58 tahun, a. Ekivalensi kimia Alternatif farmasetik adalah dua produk obat keduanya mengandung zat
mendapatkan supplement yang berisi glucosamine sulfate dan b. Ekivalensi farmasetik aktif yang sama tetapi berbeda dalam bentuk kimia (garam, ester) atau
chondroitine sulfate. Kedua senyawa ini memiliki kesamaan c. Ekivalensi terapeutik bentuk sediaan atau kekuatan.
mekanisme aksi dalam pengobatan OA. Manakah istilah d. Alternatif Alternatif terapeutik adalah produk obat yang mengandung bahan aktif
dibawah ini yang menggambarkan persamaan kedua farmasetik yang berbeda yang ditujukan untuk terapetik atau tujuan klinik yang sama.
supplement tersebut ? e. Alternatif terapeutik Bahan aktif dalam terapetik berasal dari kelas farmakologi yang sama dan
diharapkan mempunyai efek terapetik sama bila diberikan kepada
penderita pada kondisi penggunaan yang sama. (Biofarmastika dan
Farmakokinetika Terapan, 2005 hal 169).
25 Seorang pasien perempuan, usia 40 tahun mendapatkan a. Kombinasi pengobatan yang diberikan apabila kombinasi klorokuin dan primakuin
pengobatan dengan kombinasi klorokuin dan primakuin sulfadoksin- tidak efektif maka dipilih pengobatan lini kedua yaitu kombinasi kina dan
selama 28 hari untuk mengobati penyakit malaria vivaks yang pirimentamin primakuin, untuk pengobatan malaria vivaks yang resisten terhadap
dideritanya. Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa b. Kombinasi klorokuin. Kina diberikan per oral, 3 kali sehari dengan dosis 10 mg/kg
kombinasi antimalaria tersebut tidak efektif membunuh doksisiklin-primakuin BB/hari selama 7 hari. Primakuin diberikan selama 14 hari dengan dosis
Plasmodium vivax penyebab penyakit pasien. Manakah c. Kombinasi kina, 0,25 mg/kg BB/hari. Pemberian kina pada anak usia dibawah 1 tahun harus
diantara antimalaria dibawah ini yang akan anda doksisiklin dan dihitung berdasarkan berat badan. (Depkes, 2008 pelayanan kefarmasian
rekomendasikan sebagai terapi lanjutan ? primakuin untuk penyakit malaria )
d. Kombinasi kina dan
primakuin
e. Kombinasi tetrasiklin
dan amodiakuin
26 Seorang pasien, perempuan usia 37 tahun masuk IGD karena a. Fenil butazon Fenilbutason dapat menyebabkan mual, muntah, ruam kulit, penimbunan
mengalami pendarahan lambung setelah beberapa hari b. Sidenafil cairan, perdarahan lambung, perforasi lambung, reaksi hipersensitivitas
mengkonsumsi jamu pegal linu. Apoteker badan POM c. Sibutramine (Sindrom Steven Johnsons),hepatitis, gagal ginjal, leukopenia, anemia
memeriksa produk jamu tersebut karena diduga mengandung d. Alupurinol aplastik dan agranulositosis. (BPOM RI, 2009)
bahan kimia obat (BKO). Apakah kemungkinan BKO yang e. CTM
terdapat dalam jamu tersebut ?
27 Seorang penderita DM tipe-2 mengalami syok dan koma a. Novolin N Golongan rapid acting
setelah banyak memakan makanan manis. Hasil pemerik.saan b. Humulin N Aspart
laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah sewaktu c. Insulin Lispro Lispro
sebesar 620 mg/dL sehingga diperlukan insulin rapid acting. d. Insulin Glargine Glulisine
Manakah jenis insulin obat dibawah ini yang tepat untuk e. Insulin Detemir (Pharmacotherapy handbook seventh edition hal 214 )
diberikan pada pasien ini ?

28 Seorang pasien, perempuan, usia 45 tahun datang kepada a. Sulfasalazine Pilihan untuk terapi rhemathoid arthritis (RA) adalah methotrexate karena
dokter dengan keluhan kekakuan pada sendi, rasa nyeri pada b. Methotrexate merupakan first line dari pengobatan rhemathoid arthritis (RA). Untuk
pergelangan tangan dan sikut. Hasil pemeriksaan fisik dan c. Siklosporin penanganan awal rheumatoid arthritis, yang direkomendasikan adalah
laboratorium menyimpulkan bahwa pasien mengalami d. Prednison DMARDs (Methotrexate / Sulfasalazine), untuk mengontrol tanda dan
rhemathoid arthritis (RA). Manakah obat yang tepat untuk e. Meloksikam gejala rheumatoid. Methotrexate dan Sulfasalazine menjadi pilihan karena
diberikan pada pasien ini ? efikasinya yang lebih baik daripada toksisitasnya.
29 Seorang pasien, laki-laki usia 32 thn didiagnosa dokter a. Kombinasi plasmodium vivax(+)
mengalami penyakit malaria karena infeksi plasmodium artesunat dan Lini 1:dihydroetemisinin- Piperakuin atau Artesunat-Amodiakuin selama 3
falciparum setelah berlibur dari daerah endemis malaria primakuin hari + Primakuin 1-14 dosis Dhydroetenisinin 2-4mg/Kg bb, dosis
dengan gejala demam, menggigil dan nyeri otot. Dokter ingin b. Kombinasi riperakuin 16-32 mg/Kg bb-dalam 1 dosis artesunae 4 mg/Kg bb, dosis
meresepkan antimalaria lini pertama. Obat apakah yang harus artesunat, Amodakuin 10 mg/Kg bb Primakuin 0,25 mg/kg bb diberikan pada hari 1-
diberikan untuk mengatasi penyakit pasien? amodiakuin dan 14
primakuin Lini II: kina selama 7 hari+ primakuin selama 14 hari
c. Kombinasi kina, Dosis kina: 10 mg/Kg bb
doksisiklin dan Dosis primakuin:0,25 mg/Kg bb
primakuin Keterangan: untuk prophylaksis gunakan doxycyclin 1 kapsul/hari,
d. Kombinasi kina diminum 2 hari sebelum sampai 4 minggu setelah keluar dari daerah
dan doksisiklin endemis
e. Kombinasi
artesunat,
tetrasiklin dan
amodiakuin

Seorang pasien laki-laki usia 48 thn, penderita DM tipe-2 a. 10 menit


30 dengan data kadar HbA1C 8,5; mendapatkan insulin lispro sebelum makan
(Humalog) untuk mengontrol kadar glukosa darahnya. Insulin b. 20 menit sebelum
lispro lebih cepat diabsorpsi dan mampu mencapai kadar makan
puncak plasma lebih cepat dari insulin regular. Kapan c. 30 menit sebelum
sebaiknya obat ini digunakan oleh pasien? makan
d. 40 menit sebelum
makan
e. 50 menit sebelum
makan

(Dipiro, 2008)
31 Seorang perempuan usia 25 tahun, disarankan keluarganya a. Vaksin Hepatitis Vaksin TT: Imunisasi aktif sehingga pengembangan antibody terhadap
untuk melakukan immunisasi sebelum menikah agar nantinya A tetanus, difteri, pertusis dan racun.
bayi tidak tertular infeksi intera uterine pada saat melahirkan. b. Vaksin HPV Produk ini menyampaikan kekebalan aktif melalui stimulasi
Vaksin apakah yang akan diberikan? c. Vaksin TT produksi antibody endogen Pharmakokinetik:
d. Vaksin MMR Perlindungan dari penyakit relative lambat tapi durasi panjang.
e. Vaksin Varicella Variable mungkin > 10 thn antibody pertusis ibu tampak berkurang jauh
antara kehamilan berikutnya.
Vaksin Hepatitis A: virus ini ditularkan melalui makanan atau minuman
yang mengandung virus HAV. Pasien hepatitis A dapat menularkan pada
orang lain yang tinggal satu rumah dengannya.untuk anak dosis pertama
harus diberikan pada usia 2 tahun atau lebih.
Vaksin HPV: HPV termasuk golongan pavovavirus yang merupakan virus
DNA yang dapat bersifat memicu terjadinya perubahan genetik.HPV
berbentuk ikosahedral dengan ukuran 50-55 nm, 72 kapsomer,dan 2
protein kapsid. HPV merupakan suatu virus yang bersifat”non enveloped
“yang mengandung “double stranded DNA” untuk pencegahan kanker
serviks.
Vaksin MMR: campak,gondok,dan rubella adalah penyakit yang
disebabkan virus MMR.
Wanita hamil tidak boleh diberi vaksin MMR harus menunggu sampai
melahirkan kaum wanita tidak boleh hamil selama 4 minggu setelah diberi
vaksin MMR.
Vaksin varicella: Varicella zoster virus (VZV) merupakan famili human
(alpha) herpes virus.
(Medscape)
Seorang pasien laki-laki usia 27 thn dilarikan ke IGD suatu a. Natrium nitrit Pada keracunan pestisida, obat atau antidotum yang spesifik terutama pada
32 rumah sakit karena melakukan usaha bunuh diri dengan b. Natrium tiosulfat keracunan pestisida karbamat adalah pemberian atropine sulfat
menggunakan produk cairan pembunuh serangga. Apakah c. N-Asetil sistein (Nurlaila dkk , Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
antidotum yang harus diberikan untuk pasien ini? d. Atropine sulfat Jurnal Evaluasi penatalaksanaan terapi keracunan pestisida)
e. Dimerkarpol

33 Seorang pasien laki-laki usia 40 thn, mengkonsumsi 6 tablet a. Natrium nitrit Antidot yang diberikan untuk pasien yang mengalami keracunan
parasetamol 500 mg dalam waktu 4 hari berturut-turut, b. Natrium tiosulfat paracetamol adalah N-asetilsistein. Hal tersebut sesuai dengan guideline
mengalami overdosis dengan gejala mual, muntah, kehilangan c. N-Asetil sistein dibawah ini :
nafsu makan. Pasien juga telah mengalami kerusakan hati d. Atropin sulfat
dengan gejala nyeri pada perut bagian kanan atas. Apakah e. Dimerkarpol
antidotum yang harus diberikan untuk pasien ini?

(College of Emergency Medicine and National Poison Information


Service, 2013, Guideline on Antidote Availability for Emergency
Departments, Royal Liverpool Hospital and Guy's & St Thomas' NHS
Foundation Trust)
(Anonim, 2006, Guideline on Antidote Availability for Accident and
Emergency Departments, British Association of Emergency Medicine
and Guy's & St Thomas' Poisons Unit)
34 Seorang pasien wanita usia 38 tahun, bsru saja a. Amlodipin Klasifikasi tekanan darah pada orang dewasa adalah sebagai berikut :
terdiagnosa mengalami hipertensi dengan tekanan darah b. Valsartan Normal : Sistolik < 120 mmHg dan Diastolik < 80 mmHg
150/95 mmHg. Apakah antihipertensi yang tepat untuk c. Furosemid Prehipertens : Sistolik 120-139 mmHg dan Diastolik 80-89 mmHg
pasien ini ? d. Captopril Hipertensi Tahap 1 : Sistolik 140-159 mmHg dan Diastolik 90-99 mmHg
e. HCT Hipertensi Tahap 2 : Sistolik > 160 mmHg dan Diastolik > 100 mmHg
Pasien diatas terdiagnosa Hipertensi tahap 1 dilihat dari hasil pemeriksaan
tekanan darahnya.
Dalam algoritma terapi penanganan untuk Hipertensi Tahap 1 sebaiknya
terapi di awali dengan Diuretik Tiazida
Diuretik Tiazida merupakan salah satu diuretik yang efektif untuk
penurunan tekanan darah karena pada umumya Diuretik bekerja
meningkatkan eksresi natrium, air dan klorida sehingga menurunkan
volume darah dan cairan ekstrseluler. Diuretik Tiazida merupakan
golongan obat yang bekerja dengan menghambat transport bersama Na-Cl
di tubulus dista ginjal, sehingga eksresi Na+ dan Cl- meningkat.
Obat-obat yang termasuk Golongan Diuretik Tiazid adalah :
HIDROKLOROTIAZID (HCT), Klortalidon, Indapamid,
Bendroflumetiazid, Metolazon, Metolazon rapid acting, Xipamid (ISO
Farmakoterapi Buku 1 2008).
35 Dalam upaya pendirian dan memperoleh izin Industri farmasi, a. Menteri PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
pengusaha harus mendapatkan terlebih dahulu persetujuan Kesehatan RI NOMOR 1799/MENKES/PER/XII/2010
prinsip berdasarkan Permenkes Nomor b. Kepala Badan TENTANG
1779/Menkes/PER/XII/2010. Kepada siapakah persetujuan POM INDUSTRI FARMASI
prinsipini harus di ajukan oleh pengusaha tersebut ? c. Kepala Dinas BAB II
Kesehatan Pasal 6
Propinsi (1) Untuk memperoleh izin industri farmasi diperlukan persetujuan prinsip.
d. Kepala Dinas (2) Permohonan persetujuan prinsip sebagaimana dimaksud pada
Kesehatan ayat (1) diajukan secara tertulis kepada Direktur Jenderal.
Kab/Kota
e. Direktur Jendral
Kemenkes
36 Seorang Apoteker di sebuah Industri Obat Tradisional a. Menteri PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
mendapatkan tugas untuk mendaftarkan produk baru Kesehatan RI NOMOR 007 TAHUN 2012
dan sekalihus mengurus izin edarnya sebelum produk b. Kepala badan TENTANG
tersebut dipasarkan. Siapakah yang berwenang POM REGISTRASI OBAT TRADISIONAL
memberikan izin edar tersebut ? c. Kepala Dinas BAB II
Kesehatan IZIN EDAR
Propinsi Pasal 2
d. Kepala Dinas (1) Obat tradisional yang diedarkan di wilayah Indonesia wajib memiliki
Kesehatan izin edar.
Kab/Kota (2) Izin edar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh
e. Direktur Kepala Badan.
Jenderal
Kemenkes
37 Seorang perempuan datang ke Apotek menebus resep untuk a. 1 tablet Perhitungan Serbuk Bagi
anaknya (3,5 tahun ) dengan obat sebagai berikut : b. 2 tablet Sedian yang dibutuhkan dalam R/ x Jumlah Puyer yang akan dibuat
R/ Paracetmol 500 mg ½ tab c. 3 tablet Sedian yang tersedia
CTM 1 mg d. 4 tablet 1 mg x 12 = 3
m.f.Pulv dtd No XII e. 5 tablet 4 mg
S 3 dd Pulv 1
Tablet CTM yang tersedia di Apotek adalah CTM 4 mg.
Berapakah jumlah tablet CTM yang diperlukan untuk
membuat sediaan tersebut ?
38 Seorang pasien perempuan usia 38 tahun, datang ke Instalasi a. Obat Bebas f.
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK
Farmasi rawat jalan sebuah RS untuk menebus resep dengan b. Obat Bebas INDONESIA
obat Terbatas NOMOR 9 TAHUN 2015
R/ Diazepam 1 mg c. Obat Keras Contohnya Psikotropika Golongan IV adalah Alprazolam,
Amitriptilin 2 ½ mg d. Psikotropika Barbital dan Diazepam.
Paracetamol 200 mg e. Narkotika
Coffein 50 mg
M.f. caps dtd No 40
S 1 dd 1 caps
Berdasarkan peraturan perundang-undangan termasuk
kedalam golongan apakah Diazepam yang terdapat dalam
resep tersebut ?
39 Seorang apoteker di industri farmasi sedang melakukan uji a. Tiksotropik Venty Evawati, 2010 Viskositas dan Rheologi .
karakteristik produk dari suatu formula sediaan suspensi b. Anti-tiksotropik  Tiksotropik merupakan memiliki konsentrasi tinggi dalam wadah,
produk obat yang sedang dikembangkan. pada saat dikocok, c. Rheopeksi namun dapat dituang dan tersebar mudah.
terlihat terjadi peningkatan kekentalan pada sediaan suspensi d. Plastis  Anti-tiksotropik merupakan kenaikan dalam hal kekentalan atau
tersebut. Sifat alir apakah yang terlihat pada suspensi e. Pseudoplastis hambatan mengalir dengan bertambahnya waktu share.
tersebut?  Rheopeksi merupakan suatu gejala dimana suatu sol lebih cepat menjadi
gel bila diaduk perlahan-lahan daripada dibiarkan membentuk gel tanpa
pengadukan.
 Plastis berhubungan dengan adanya partikel-partikel yang tersuspensi
dalam suspensi pekat.
 Pseudoplastis diperlihatkan oleh polimer-polimer dalam larutan, hal ini
kebalikan dengan sistem plastis yang tersusun dari partikel-partikel
tersuspensi dalam emulsi.
40 Seorang pasien, perempuan, usia 28 tahun, datang ke apotek a. Boleh diulang 3 kali Menurut Anif, Moh
membawa resep sebagai berikut b. Boleh diberikan 3 kali Iter berarti resep noleh diulang
Iter 3 x c. Diberikan 3 minggu
R/ INH tablet no. XXX kemudian Jika ditulis pada kiri atas maka seluruh sediaan dalam resep boleh diulang,
s.t.d.d.tab. 1 d. Diberikan 3 bulan namun penulisan iter yang trketak disebelah kiri salah satu sediaan maka
kemudian yang diulang hanya sediaan yang ada disamping tulisan iter tersebut.
Apakah arti iter 3 x pada resep tersebut? e. Diberikan 3 tahun
kemudian
41 Seorang apoteker di sebuah industri farmasi sedang a. Udara terjebak dalam Ukuran granul yang terlalu kecil mengakibatkan variasi bobot tablet hal ini
melakukan studi formulasi pada sediaan tablet obat baru yang granul dipengaruhi oleh sudut diam granul yang mana ukuran granul terlalu kecil
akan diproduksi. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa b. Kadar air granul terlalu mengakibatkan granul tidak mencapai persyaratan sudut diam <40°
variasi bobot tablet tinggi sehingga tidak memenuhi tinggi sehingga berpengaruh saat proses pengisian punch tablet
persyaratan keseragaman bobot. Apa penyebab dari c. Bahan pengikat terlalu
permasalahan tersebut? banyak
d. Kadara air granul
kurang.
e. Ukuran granul terlau
kecil.

42 Seorang pasien datang ke apotek membeli obat codein 10 mg a. UU RI. No. 5 tahun 1997 Menurut UU RI. No 35 Tahun 2009 Pasal VI tentang Narkotika bahwa RS,
sebanyak 10 tablet tanpa resep dokter. Apoteker menyerahkan b. UU RI. No. 7 tahun 1997 Apotek, Pusat kesehatan masyarakat dan balai pengobatan hanya dapat
obat tersebut sesuai dengan permintaan pasien. Undang- c. UU RI. No. 36 tahun menyerahkan Narkotika kepada pasien berdasarkan resep dokter.
undang apakahnyang telah dilanggar oleh apoteker? 2014
d. UU RI. No. 12 tahun
2012
e. UU RI. No 35
tahun2009
43 Seorang apoteker di apotek mendapatkan resep sebagai a. Antibakteri Novita Eka Sari, 2012, Formulasi tablet , Universitas Indonesia, Jakarta
berikut b. Bahan pengawet Karmin khasiat sebagai bahan tambahan, pewarna.
c. Bahan pewarna Pemerian: serbuk/massa hablur, keras, merah, tidak berbau dan rasa sedikit
R/ Acid salicyl 1% d. Pewangi manis; stabil di udara, tetapi tidak mudah menyerap bau
ZnO 10 % e. Bahan pengisi
Acid Boric 1%
Talc ad. 50 g
Karmin q.s
Oleum rosary q.s
m.f.pulv Adsper da in pot no. 1
Apakah kegunaan karmin dalam pembuatan sediaan tersebut?
44. Seorang Apoteker di industri farmasi sedang melakukan a. High friability Pada buku Drs.Syamsuni, Apt. tahun 2005. “Farmasetika Dasar dan
pengujian tehadap formula produk tablet yang akan dibuat. b. Mottling Hitungan Farmasi”
Pada saat dicetak, tablet terpecah menjadi 2 bagian. Apakah c. Sticking Macam-macam kerusakan pada pembuatan tablet:
nama kerusakan pada tablet tersebut? d. Capping 1. Binding : kerusakan tablet akibat massa yang akan dicetak melekat pada
e. Low hardness dinding ruang cetakan.
2. Sticking/picking : pelekatan yang terjadi pada punch atas dan bawah
karena permukaan punch tidak licin, pencetak masih ada lemaknya, zat
pelicinnya kurang, atau massanya basah.
3. Whiskering : terjadi karena pencetak tidak pas dengan ruang cetakan
sehingga terjadi pelelehan zat aktif saat pencetakan pada tekanan tinggi.
akibatnya, pada penyimpanan dalam botol-botol, sisi-sisi tablet yang
berlebihan akan lepas dan menghasilkan bubuk.
4. Splitting/Capping : Splitting adalah lepasnya lapisan tipis dari
permukaan tablet, terutama pada bagian tengah; Capping adalah
membelahnya tablet di bagian atas. penyebabnya yaitu:
a. kurangnya daya pengikat dalam massa tablet
b. massa tablet terlalu banyak fine atau terlalu banyak mengandung
udara sehingga udara akan keluar setelah dicetak;
c. tenaga yang diberikan pada pencetakan tablet terlau besar sehingga
udara berada di atas massa yang akan dicetak sukar keluar dan ikut
tercetak;
d. formulanya tidak sesuai;
e. die dan punch tidak rata

5. Motling : terjadi karena zat warna tersebar tidak merata pada


permukaan tablet.
6. Crumbling : tablet menjadi retak dan rapuh. penyebabnya adalah
kurangnya tekanan pada pencetakan tablet dan kurangnya zat pengikat.
45. Seorang pasien laki-laki, usia 28 tahun mendapatkan resep a. Memberikan sisa tablet Berdasarkan permenkes No. 3 tahun 2015 penyerahan narkotika dan/atau
diazepam 5 mg sebanyak 5 tablet. Pasien hanya menebus 2 yang belum ditebus psikotropika kepada pasien hanya berdasarkan resep dokter
tablet saja. Satu bulan kemudian, pasien datang ke Apotek sebanyak 3 tablet
anda untuk menebus sisanya dengan membawa copy resep. b. Memberikan tablet
Resep asli tidak ada di Apotek Anda. Apakah yang akan Anda diazepam sebanyak 5
lakukan? tablet
c. Meminta pasien untuk
menebus di apotek
yang mengeluarkan
copy resep
d. Menolak permintaan
pasien karena
diazepam harus
menggunakan resep
asli
e. Menghubungi dokter
penulis resep untuk
melakukan konfirmasi
46. Seorang pasien, perempuan, usia 32 tahun, datang ke apotek a. Penicilin Cefixim masuk dalam golongan antibiotik sefalosporin generasi ke tiga
menebus resep yang berisi antibiotik dengan obat cefixim 100 b. sefalosporin (Medscape)
mg 2 kali sehari untuk pengobatan bronchitis akut. Apakah c. Aminoglikosida
nama golongan antibiotik tersebut? d. Makrolida
e. Kuinolon
47. Apoteker yang bekerja di apotek mendapatkan resep racikan a. 14 hari Berdasarkan United States Pharmacope (USP) untuk sediaan liquid
pulveres untuk pasien anak yang berisi amoksisilin untuk b. 1 bulan nonaqueous dan sediaan padat non steril, maka beyond use date tidak
pengobatan ISPA. Tablet amoksisilin yang digunakan untuk c. 2 bulan lebih lama dari 25% sisa dari expired date produk awalnya atau hanya 6
pembuatan sediaan pulveres tersebut akan adaluarsa dalam 1 d. 3 bulan bulan.
tahun mendatang. Berapa lamakah masa kadaluarsa sediaan e. 6 bulan
pulveres yang disiapkan oleh Apoteker?
48 seorang pasien anak, laki-laki, usia 9 tahun mengalami a. 120 mg Aturan Pakai S.t.d.d 2 c. th.
demam karena infeksi mendapatkan obat sirup parasetamol b. 240 mg Berikan 3 kali sehari 2 sendok teh.
dengan aturan pakai s.t.d.d 2 c.th. Dosis parasetamol dalam c. 480 mg Dik:
satu sendok takar 5 ml adalah 120 mg. Berapakah dosis d. 720 mg 1 sendok teh = 5 ml = 120 mg
parasetamol yang masuk ke dalam tubuh pasien tersebut e. 960 mg Jadi, 3 x 240 = 720 mg
setiap harinya?
49. seorang apoteker di industri farmasi sedang melakukan uji a. Menolak hasil Pada jurnal penelitian Alegantina, pudji lastari dan D.Mutiatikum
disolusi dari produk tablet valsartan. Hasil uji disolusi tahap 1 pengujian dan mencantumkan kriteria penerimaan hasil disolusi untuk tahap pertama
dari 6 tablet yang diuji selama 45 menit menyimpulkan bahwa melakukan uji ulang yaitu % zat aktif yang sudah larut dari tiap tablet tidak kurang dari Q + 5
rata-rata kelarutan valsartan adalah 76,50 % (data berkisar b. Menambah 3 sampel %
antara 75,55% - 77,20%). Hasil uji disolusi tersebut lebih tablet valsartan untuk Q = % zat aktif yang sudah harus terlarut seperti yang tertera pada masing-
besar dari nilai disolusi yang diklaim pada brosur produk obat uji lebih lanjut masing monografi yang dihitung terhadap kadar zat aktif dalam sediaan
tersebut, yaitu sebesar 75,00%. Apakah tindak lanjut dari hasil c. Menerima hasil yang tertera pada etiket.
pengujian tersebut? karena disolusi tablet
memenuhi syarat
d. Melanjutkan pengujian
dengan uji disolusi
tahap 2
e. Apoteker harus
melakukan uji disolusi
tahap 2 dan 3
50 Seorang apoteker di industri farmasi menambahkan gliserin a. Pendekatan pro drugs Teknik likuisolid adalah salah satu metode untuk meningkatkan disolusi
dan propilen glikol dalam formula tablet ibu profen untuk b. Pembentukan obat dengan kelarutan dalam air yang rendah. Teknik likuisolid dibuat
meningkatkan laju disolusi tablet tersebut. Metode apakah kompleks dengan melarutkan bahan aktif yang lipofil atau sukat larut dalam air
yang digunakan oleh apoteker tersebut ? c. Teknik likuisolid kedalam pelarut non volatile seperti propilen glikol, polietilen glikol
d. Disperse padat (PEG) 200 dan 400, gliserin, dan polisorbat 80 menjadi suspensi atau
e. Sintesis bentuk garam bentuk bentuk cair yang kemudian diubah menjadi bentuk serbuk yang
mudah mengalir, non-adherent dan siap di kompresii setelah penambahan
bahan pembawa dan bahan bahan coating (Hadisoewignyo, L., Hadi, E.,
dan Wibowo, N., 2011) .
51 Seorang apoteker dari bagian QC sebuah industry farmasi a. Produk ruahan Produk ruahan adalah bahan yg telah selesai diolah dan tinggal
sedang melakukan pengambilan sampel produk untuk b. Produk antara memerlukan kegiatan pegemasan.
diperiksa dilaboratorium sebelum dikemas menggunakan c. Produk ½ jadi
kemasan primer. Apakah nama sampel yang produk yang d. Produk jadi Produk antara adalah camputan bahan yg masih memerlukan satu atau lbh
diambil oleh apoteker tersebut ? e. Produk akhir tahap pengolahan untuk jadi produk ruahan.
Produk jadi adalah produk yang telah melalui seluruh tahap proses
pembuatan.
(Pedoman CPOB, 2006)
52 Apoteker di sebuah industri farmasi ingin membuat produk a. Injeksi Uji ketersediaan hayati (bioavailabilitas) adalah persentase dan kecepatan
“copy” dari berbagai sediaan produk obat yang laku di b. Sirup zat aktif yang tersedia dlm sirkulasi sistemik dalam bentuk utuh. Jika
pasaran. Berdasarkan peraturan, sebagian dari produk tersebut c. Sirup kering bioavailabilitas produk copy dlm hal efek, efikasi maupun keamanannya
harus lolos uji ketersediaan hayati komparatif terlebih dahulu. d. Tablet sebanding dengan produk inovatornya maka disebut bioekivalensi.
Produk obat dengan bentuk sediaan apakah yang harus lolos e. Obat tetes
uji ketersediaan hayati kamparatif ? Produk obat “copy” yang tidak memerlukan uji ekivalensi adalah :
 Untuk penggunaan intravena
 Untuk penggunaan parenteral yg lain (im, sc)
 Larutan untuk penggunaan oral (sirup,eliksir, tingtur)
 Bubuk untuk dilarutkan
 Berupa gas
 Sediaan obat mata atau telinga
 Larutan untuk aerosol atau inhalasi atau semprot hidung
(BPOM No. HK.00.05.3.1818 tentang pedoman uji bioekivalensi)
53 Seorang pasien, laki-laki, usia 53 th datang ke apotek a. Meminta persetujuan Apoteker berhak/ memiliki wewenang untuk mengganti obat dengan obat
membawa resep dengan obat kaptopril generic, namun di pasien untuk lain yang isinya sama, dengan persetujuan pasien dan atau dokter (PMK
apotek hanya tersedia kaptopril dengan merk nama dagang. mengganti obat 35 th 2014).
Tindakan apakah yang akan dilakukan apoteker ? dengan merk nama
dagang
b. Meminta persetujuan
dokter untuk
mengganti obat dengan
antihipertensi generik
lain
c. Langsung memberikan
kaptopril dengan merk
nama dagang kepada
pasien
d. Meminta pasien
menebus obat ke
apotek lain karena obat
sedang kosong
e. Menawarkan kepada
pasen antihipertensi
generic lain yang ada
di apotek
54 Seorang apoteker yang bekerja di instalasi farmasi suatu a. 1,8 L Alkohol absolut = alkohol 99,5% (FI ed IV hal 64)
rumah sakit ingin membuat alkohol 70% sebanyak 3L untuk b. 2,0 L Alkohol 70% = 3L
desinfektan dari alkohol absolute. Berapakah alkohol absolute c. 2,1 L 99,5% = 70/ 99,5x 3 L
yang dibutuhkan ? d. 2,3 L = 2,1 L
e. 2,5 L
55 Seorang apoteker di badan POM menyiapkan 50 mL larutan a. 250 mg Pct 2,5% (b/v) = 2,5 gram/ 100 ml
stok parasetamol 2,5% (b/v) untuk pembuatan kurva baku b. 500 mg 50 ml = 50/ 100x 2,5 gram
parasetamol decara spektrofotometri dalam rangka analisis c. 750 mg = 1,25 gram
BKO pada sediaan jamu sakit gigi. Berapakah berat d. 1.000 mg = 1.250 mg
parasetamol yang dibutuhkan ? e. 1.250 mg

No Soal PilihanJawaban Keterangan

56. Seorang apoteker di apotek sedang a. Setiap 1 bulan Dalam Permenkes no 3 tahun 2005 tentang PEREDARAN,
memeriksa resep narkotika dan sisa sediaan b. Setiap 3 bulan PENYIMPANAN, PEMUSNAHAN, DAN PELAPORAN NARKOTIKA,
narkotika untuk dimasukkan ke dalam c. Setiap 6 bulan PSIKOTROPIKA, DAN PREKURSOR FARMASI pada pasal 45 ayat 6
d. Setiap 9 bulan
laporan rutin penggunan obat narkotika. disebutkan bahwa pelaporan dilakukan setiap bulan
e. Setiap 1 tahun
Kapankah laporan tersebut harus dilaporkan
oleh apoteker?

57. Seorang apoteker di apotek sedang a. 4 hari Aturan pemakaian dan penyimpanan Sirup Amoksisilin: Setelah
melakukan rekonstitusi sirup kering b. 5 hari penambahan aquadest , sirup harus digunakan dalam jangka waktu tidak
amoksisiliin untuk pasien anak yang terkena c. 6 hari lebih dari 7 hari.
d. 7 hari
ISPA. Berapa lamakah sediaan obat tersebut
e. 10 hari
boleh disimpan?
(Brosur Amoksisilin syrup (Novamox))
58. Seorang pasien laki-laki, berusia 35 tahun a. Efedrin Karena pseudoefedrin merupakan dekongestan dengan kerja cepat (short
datang ke apotek ingin membeli obat flu b. Pseudoefedrin acting) sehingga lebih relatif aman untuk hipertensi
untuk penyakitnya. Pasien juga menderita c. Phenylpopanolamine
d. Fenilefrin
hipertensi, tekanan darah sistol mencapai
e. Levo-N-etilefedrin hcl
170 mmHg. Manakah dekongestan yang (walgreens.com)
relatif aman untuk direkomendasikan kepada
pasien?

59. Seorang pasien (laki-laki, berusia 25 tahun, a. 6 jam Karena diminum 2x sehari maka obat tersebut diminum setiap 12jam
penderita ISPA) datang ke apotek dengan b. 8 jam
membawa resep yang berisi : Ciprofloxacin c. 12 jam
d. 24 jam
caps. 500 mg No. X (S 2 dd 1 caps,
e. 48 jam
dihabiskan) dan Asam Mefenamst 500 tab.
No. IX (S 3 d d 1 tab ac). Berdasarkan resep,
tiap berapa jamkah pasien harus meminum
Ciprofloxacin?

60. Seorang pasien, perempuan berusia 45 a. Efek samping obat Karena efek samping rifampisin adalah mual muntah, nafsu makan
tahun, datang ke apotek dengan membawa b. Kepatuhan minum obat menurun
resep yang berisi Rifampisin 450 mg c. Cara pakai obat
d. Efektivitas pengobatan
2xsehari untuk pengobatan penyakit
e. Pemahaman pasien tentang
endocarditis yang dideritanya. Pasien telah 1 (Medscape)
penyakit
bulan menggunakan obat ini dan mengeluh
sering merasa lelah, nafsu makan menurun
dan mual. Apa permasalahan yang perlul
diatasi pada pasien ini?
61. Seorang pasien, laki-laki, usia 23 tahun, a. 100 pcg tiap kali hisapan Kemasan Ventolin Inhaler : 100 mcg/hembusan
datang ke apotek dengan membawa resep b. 100 mcg tiap kali hisapan
yang berisi ventolin inhaler 100 No. I (S tiap c. 100 mg tiap kali hisapan
d. 100 mcL tiap kali hisapan
30 menit 2 puff (4jam pertama), berikutnya (Brosur Ventolin Inhaler)
e. 100 mL tiap kali hisapan
tiap 1 jam 2 puff prn.) dan Ambroxol 30 mg
No. X (S 3 d d 1 tablet). Apakah arti angka
100 pada kekuatan ventolin inhaler?

62 Seorang pasien, laki laki, usia 50 tahun, a. 1 jam sebelum makan Cara Pemberian Omeprazole:
datang ke Apotek untuk menebus resep
b. sesaat sebelum makan Omeprazole kapsul hendaknya diminum sebelum makan.
dengan obat ISDN tablet 5 mg,Amlodipin 5
Kapsul ini hendaknya jangan dibuka, dikunyah, atau dihancurkan, dan harus
mg, Gemfibrozil 300 mg dan Omeprazol 10 c. pada waktu makan
ditelan seluruhnya.
mg. Pasien mengatakan ingin berkonsultasi
dengan anda mengenai penyakit dan d. sesaat setelah makan
penggunaan obatnya. Kapankah waktu yang
e. 1 jam setelah makan
tepat untuk meminum omeprazol? (Brosur Omeprazole kapsul)

63 Seorang pasien perempuan umur 20 tahun a. Penyebab batuk pilek Karena berkaitan dengan pemilihan obat,antitusif (untuk batuk kering) atau
mengalami batuk pilek datang ke Apotek, b. Obat yang biasa di gunakan expectoran (untuk batuk berdahak).
ingin membeli obat untuk meringankan c. Nama pasien
d. Lama batuk pilek
gejala penyakit yang di deritanya.
e. Jenis batuk
Pertanyaan apakah yang harus diajukan
kepada pasien terkait pemilihan obatnya?
64 Seorang pasien, perempuan umur 20 tahun a. Antihistamin Antihistamin : ada aktifasi sel mast yang pecah, sehingga terasa gatal.
mengalami batuk pilek disertai rasa gatal b. Antitusif
c. Ekspektorant Antitusif : untuk batuk kering
pada tenggorokannya.Apakah nama
d. Decongestan
golongan obat yang di gunakan untuk Decongestan : pelega hidung
e. antipiretik
menghilangkan rasa gatal pada pasien
tersebut? Antipiretik : penurun panas

(MIMS)

65 Seorang pasien laki – laki umur 28 tahun, a. lama gejala Berkaitan apakah itu sakit kepala biasa atau sakit kepala sebelah supaya
mengalami sakit kepala, datang ke Apotek b. lokasi sakit kepala bisa dipilihkan obat yang tepat sesuai gejala pasien
ingin membeli obat untuk meringankan c. intensitas sakit kepala
d. penyebab sakit kepala
gejala penyakit yang di deritanya.
e. frekuensi sakit kepala
Pertanyaan penting apakah yang harus
dikonfirmasikan kepada pasien?

66 Seorang dokter menanyakan kepada anda a. ISO Jurnal hasil penelitian merupakan sumber informasi primer dimana berisi
mengenai penggunaan Captropil untuk b. Texbook informasi terkini. Menurut hasil penelitian terbaru, penggunaan Captopril
penanganan krisis hipertensi. Apakah c. Jurnal hasil penelitian secara sublingual untuk penanganan krisis hipertensi secara sublingual
d. MIMS
sumber literatur yang tepat untuk menjawab terbukti paling efektif dan efisien karena dapat lebih cepat dalam
e. Online Drug Compendia
pertanyaan ini? menurukan tekanan darah.

Sumber informasi obat:

1) Sumber informasi tersier

Sumber informasi tersier berasal dari sumber umum, terdiri dari : Buku
teks Kompendia (misal: Drug Information, Drug Facts and
comparisons), Teks komputer data pokok (misal: MICROMEDEX
Computerized Clinical Information System (CCSI) ).
2) Sumber informasi sekunder

Sumber informasi sekunder mengandung pelayanan indeks

dan abstrak dari sumber informasi primer. Sumber indeks hanya

menyediakan informasi bibliografi yang mengacu pada topik, yang

mana pelayanan abstrak juga menyediakan informasi yang dijelaskan

dengan singkat (abstrak) pada situasi spesifik.

Contoh: Grateful Medatau PubMed dari perpustakaan nasional obat-


obatan (http://www.nlm.nih.gov).

3) Sumber informasi primer

Sumber informasi primer mengandung studi penelitian yang

dipublikasikan di jurnal biomedikal. Sumber informasi primer

biasanya merupakan sumber informasi terkini.

Contoh:

AmericanJournal of Therapeutics, Clinical Drug Investigation, Disease

Management & Health Outcomes, Drug Information Journal, Drug

and Aging, Drug Safety, Hospital Pharmacy, Journal of Clinical

Oncology, Journal of Pharmacy Practice, Paediatric Drugs,

Pharmacy Times, U.S. Pharmacist.

(Malone dan kawan-kawan, 2001)


67 Seorang dokter menanyakan kepada anda A. Injeksi Intravena Jalur pemberian captopril sublingual adalah yang paling efektif dan efisien
mengenai penggunaan kaptopril untuk B. Sublingual karena dapat lebih cepat dalam menurukan tekanan darah
penanganan krisis hipertensi. Manakah jalur C. Injeksi Intramuskular
D. Infus Intravena
pemberian captopril yang direkomendasikan
E. Injeksi Subkutan
untuk menurunkan tekanan darah pasien (Kazerani H. 2009. Journal Clinical efficacy of sublingual captopril in the
krisis hipertensi. treatment of hypertensive urgency)

68 Seorang pasien laki-laki, usia 52 tahun, A. Meredakan nyeri pada serangan Plavix (Copidogrel) pada penderita angina pektoris digunakan sebagai
penderita angina pektoris membawa dan angina pektoris Antiplatelet dengan dosis 75 mg/hari.
menunjukkan bungkus obat Plavix 75mg B. Terapi pencegahan serangan
(clopidogrel) kepada anda. Apa kegunaan angina
obat tersebut. C. Menghancurkan Asterosklerosis
D. Mencegah Agregrasi Platelet
E. Mencegah terbentuknya trombus (Medscape)

69 Seorang perempuan, usia 33 tahun datang ke A. 2,5 Jam Dimisalkan kulit mampu menerima paparan sinar matahari sampai
apotek membeli krim tabir surya dengan SPF B. 3,5 Jam kemerahan adalah 10 menit. Maka dengan SPF 33 = 33 x 10 = 330 Menit =
sebesar 33 (SPF 33). Berapa lama C. 4,5 Jam 5,5 Jam
D. 5,5 Jam
kemampuan sunblock tersebut dalam
E. 6,5 Jam
menunda terbakarnya kulit akibat paparan
sinar matahari. (Brown R. G dan Burns T. 2005. Dermatologi Ed 8. Erlangga. Jakarta)
70 Seorang apoteker akan mengadakan codein A. 2 Rangkap Permenkes No. 3 Tahun 2015
harus dibuat dengan berpedoman pada B. 3 Rangkap
Permenkes No. 3 tahun 2015. Berdasarkan C. 4 Rangkap
D. 5 Rangkap
Permenkes tersebut, Surat pesanan tersebut
E. 6 Rangkap
harus dibuat oleh apoteker sekurang-
kurangnya sebanyak.

71 Seorang apoteker disuatu rumah sakit akan A. Epidemologi  Metode epidemiologi/morbiditas adalah merencanakan kebutuhan obat
melakukan pengadaan tablet amoksisilin B. Morbiditas atas pola penyakit
500mg. Perhitungan kebutuhan jumlah obat C. Konsumsi  Metode konsumsi adalah metode perencanaan kebutuhan farmasi dengan
D. ABC cara melihat pemakaian obat pada periode sebelumnya
dilakukan dengan cara melihat data
E. VEN
pemakaian obat periode sebelumnya. Apakah  Metode Analisis ABC adalah metode dalam manajemen persediaan
nama metode perencanaan kebutuhan obat (inventory management) untuk mengendalikan sejumlah kecil barang,
yang dilakukan oleh Apoteker tersebut. tetapi mempunyai nilai investasi yang tinggi
 Analisis VEN merupakan analisa yang digunakan untuk menetapkan
prioritas pembelian obat serta menentukan tingkat stok yang aman dan
harga penjualan obat.
(Siregar J.P dan Amalia. 2003. Farmasi Rumah Sakit : Teori dan Penerapan.
Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta)

72 Seorang Apoteker diapotek baru saja A. Rak obat Cara penyimpanan suppositoria Bisakodil di dalam lemari pendingin suhu
menerima pesanan obat supositoria bisakodil 2-80 C
B. Lemari Narkotika
10 mg, dimanakah obat ini disimpan?
C. Etalase Obat bebas
(Brosur suppositoria Bisakodil)
D. Freezer

E. Lemari Pendingin

73 Seorang perempuan datang keapotek A. 40 tablet 60 mg, 4x sehari 1 tablet Dibutuhkan diltiazem 60 mg sebanyak 40
membawa resep berisi diltiazem 60 mg
B. 80 tablet 30 mg, 4x sehari 2 tablet
sebanyak XL dengan penggunaan s4 dd 1,
tersedia diapotek tablet diltiazem 30 mg dan C. 20 kapsul ER 120 mg, 2x sehari 60 x 40 =80 tablet
kapsul diltiazem ER 100 mg, 120 mg, 200
mg, dan 240 mg. Bagaimana Compounding D. 10 kapsul ER 200 mg, 1x sehari 30
sedian tersebut?
E. 10 kapsul ER 240 mg, x sehari Jadi diltiazem yang digunakan 80 tablet dengan dosis 30 mg 4xsehari 2
tablet
74 Seorang Apoteker sekaligus pemilik apotek, A. Rp. 9.000.000 1% dari 90 juta
telah berstatus sebagai pengusaha kena pajak
B. Rp. 10.800.000 1 x90.000.000 = 900.000/bulan
(PKP) harus membayarkan pajak
penghasilan final sebesar 1 % dari C. Rp. 90.000.000 100
omset/penghasilan bruto berdasarkan PP
46/2013. Apotek memiliki omset rata-rata D. Rp. 108.000.000 = 900.000x12
pada tahun 2015 Rp. 90 juta/bulan.
E. Rp. 118.000.000 =10.800.000
Berdasarkan PP tersebut, berapakah pajak
penghasilan yang harus dibayarkan oleh
apoteker tersebut pada tahun 2015.

75 Seorang apoteker diapotek melakukan A. PIO Karena sesuai dengan pelayanan Farmasi Klinik PMK 35 Tahun 2014 di
kunjungan kerumah pasien penderita DM Apotek yang salah satunya adalah pelayanan Home care merupakan
B. Konseling
tipe 2 yang menjadi langganannya untuk layanan dari seorang Apoteker yang diharapkan untuk melakukan
memantau keberhasilan terapi obat dan efek C. Swamedikasi pelayanan kefarmasian dirumah.
samping obat serta memberikan edukasi
D.Pelayanan residensial (Home 1. Penilaian atau pencarian masalah yang berhubungan dengan dengan
untuk meningkatkan efektifitas terapi pasien.
Care) pengobatan.
Apa nama layanan yang dilakukan apoteker
tersebut? 2. Identifikasi kepatuhan pasien
E. Pemantauan terapi obat
3. Konsultasi masalah obat atau kesehatan secara umum

4. Monitoring pelaksanaan, efektifitas dan keamanan penggunaan obat

76 Seorang laki-laki datang ke apotek A. 2 g Asam salisilat 4 %


membawa resep berisi asam salisilat 4 %,
B. 4 g Zink Oxid 25 %
Zink oxyd 25 %, dibuat sediaan bedak tabur
200 g. Berapakah asam salisilat yang C. 6 g Dibuat bedak 200 g
dibutuhkan?
D. 8 g Jadi : Asam salisilat = 4/100x200 = 8 g
E 10 g

77 Seorang laki-laki datang ke apotek , f. 400 mg Dalam resep berisi asam salisilat 4% dalam salep klobetasol propionate
membawa resep berisi asam salisilat 4% g. 600 mg 0,05% sebanyak 20 g.DiApotek tersedia salep klobetasol propionate 0,05%
dalam salep klobetasolpropionate 0,05% c. 800 mg dalam kemasan tube 10 g dan serbuk asam salisilat.
sebanyak 20 g dengan penggunaan
h. 1000 mg
s.u.e.DiApotek tersedia salep klobetasol i. 1200 mg
propionate 0,05% dalam kemasan tube 10 g Jadi asam salisilat yang dibutuhkan = 4/100x10g = 0,4 g.
dan serbuk asam salisilat.Berapakah asam
salisilat yang diperlukan untuk sediaan 0,4g x 2= 0,8g = 800 mg.
sesuai resep tersebut?

78 Seorang laki-laki datang ke apotek , a. 1 tube Salep klobetasol propionate yang diperlukan untuk membuat sediaan sesuai
membawa resep berisi asam salisilat 4% resep tersebut:
b. 2 tube
dalam salep klobetasolpropionate 0,05%
sebanyak 20 g dengan penggunaan c. 3 tube
s.u.e.DiApotek tersedia salep klobetasol 20g/10g =2 tube
propionate 0,05% dalam kemasan tube 10 g d. 4 tube
dan serbuk asam salisilat.Berapakah salep
e. 5 tube
klobetasol propionate yang diperlukan untuk
membuat sediaan sesuai resep tersebut?
79 Seorang perempuan datang ke Apotek a. 1 mg Diketahui Dalam 5 ml sendok takar mengandung 1 mg ctm, jsehinga dosis
membawa resep untuk anaknya berisi sirup ctm yang diterima sesuai signa tiga kali sehari satu sendok teh adalah :3 x
b. 2 mg
obat batuk x(60ml) ditambah CTM 6 tablet 1 mg = 3 mg.
dengan penggunaan S3dd 1 cth. Diketahui c. 3 mg
Jadi dosis ctm yang diterima pasien sehari: 3 mg
tiap 5 ml sediaan tersebut mengandung
paracetamol 200 mg, efedrin 8 mg, gliseril d. 4 mg
guayacolat 150 mg, ctm 1 mg. Berapakah
e. 5 mg
dosis ctm yang diterima pasien?

80 Seorang perempuan datang ke Apotek a. Kocok dahulu sebelum Peringatan khusus sediaan(label yang diperlukan) peringatan kocok dahulu
membawa resep untuk anaknya berisi sirup digunakan sebelum digunakan untuk memastikan akurasi dosis yang diukur.
obat batuk x(60ml) ditambah CTM 6 tablet
b. Sediaan suspensi harus dihabiskan
dengan penggunaan S3dd 1 cth. Diketahui
tiap 5 ml sediaan tersebut mengandung c. Tidak boleh diulang tanpa resep ( Fastrack, Peracikan dan Penyerahan Obat)
paracetamol 200 mg, efedrin 8 mg, gliseril dokter
guayacolat 150 mg, ctm 1 mg. Penandaan
apakah yang disertakan pada label sediaan d. Tidak boleh di gunakan setelah satu
tersebut dan disampaikan kepada pasien saat minggu
dispensing terkait keseragaman dosis?
e. Jika tidak habis suspensi harus
dibuang
81 Apoteker di Rumah sakit a 1 ampul Dalam resep berisi asam hyaluronat injeksi 40 mg dan syringe 5 ml masing
masing sebanyak 3.yang tersedia di IFRS ampul berisi 3 ml asam
menerima resep berisi asam hyaluronat b. 2 ampul
hyaloronat 20mg/ml.
injeksi 40 mg dan syringe 5 ml masing
c. 3 ampul
masing sebanyak 3.Di IFRS ampul berisi 3 Jawab: jumlah ampul yang diberikan kepada pasien :
ml asam hyaloronat 20 mg/ml. Berapakah d. 4 ampul
40 mg x3 = 120 mg = 2 Ampul
ampul yang diberikan kepada pasien?
e. 5 ampul
20 mg x 3 60

82 Seorang pasien, perempuan, usia 32 tahun, a. Meningkatkan melanosit pada Kegunaan Losio metoksalen 1%adalah Meningkatkan melanosoit pada
mengalami vitiligo karena terdapat bercak kulit kulit.Vitiligo sendiri adalah keadaan hipomelanosis idiopatik dan ditandai
putih pada kulit wajahnya semenjak 2 bulan b. Menurunkan melanosit pada kulit dengan adanya makula putih (depigmentasi) yang bisa meluas. Kasus
c. Merangsang produksi melanin
yang lalu. awalnya, bercak tersebut kecil, vitiligo dapat mengenai seluruh bagian tubuh yang mengandung sel
d. Mencegah produksi melanin
namun lama kelamaan meluas, dokter e. Menurunkan produksi kolagen melanosit, misalnya rambut dan mata. Sehingga pada pasien yang
memberikan resep yang berisi losio mengalami vitiligo perlu meningkatkan melanosoit pada kulit.
metoksalen 1%. Apakah kegunaan obat
tersebut ?
(Brosur Lotio metoksalen 1%)

83 Seorang pasien, laki-laki, usia 45 tahun, a. Meningkatkan dosis metoksalen Tindakan terapi :Memperpanjang durasi pengobatan, karena pengobatan
penderita vitiligo dengan gejala bercaknputih b. Memperpanjang durasi baru 3 bulan, sehingga dilanjutkan lagi sampai 6 bulan.Jika tidak ada
yang meluas di seluruh tubuh, mendapatkan pengobatan perubahan maka diganti dengan obat MBEH 2%.
obat metoksalen10 mg kapsul dengan aturan c. Mengganti obat dengan (MBEH)
20% Pada usia diatas 18 tahun, jika kelainan kulitnya generalisata
pakai 2 jam sebelum berjemur (sinar
matahari) 3 kali seminggu. Obat ini telah d. Mengganti obat dengan pengobatannya digabung dengan kapsul metoksalen (10 mg). Obat tersebut
digunakan selama 3 bulan, namun belum ada betametason valerat 0,1% dimakan 2 kapsul (20 mg) 2 jam sebelum dijemur semingu 3 kali. Bila lesi
perbaikan. Apakah tindakan terapi e. Mengganti obat dengan losio lokalisata hanya diberikan pengobatan topikal. Jika setelah 6 bulan tidak
selanjutnya? metoksalen 1% ada perbaikan pengobatan dihentikan dan dianggap gagal.

MBEH (monobenzylether of hydroquinone) 20% dapat dipakai untuk


pengobatan vitiligo yang luas lebih dari 50% permukaan kulit dan tidak
berhasil dengan pengobatan psoralen. Bila tidak ada dermatitis kontak
pengobatan dilanjutkan sampai 4 minggu untuk daerah yang normal.
Depigmentasi dapat terjadi setelah 2-3 bulan dan sempurna setelah satu
tahun. Kemungkinan timbul kembali pigmentasi yang normal pada daerah
yang terpajan sinar matahari dan pada penderita berkulit gelap sehingga
harus dicegah dengan tabir surya

(Lotti dkk., 2008. Vitiligo: new and emerging treatments)

84 Seorang pasien, perempuan, usia 17 tahun, a. Produksi sebum meningkat Pada masa pubertas, produksi sebum oleh kelenjar minyak akan meningkat
datang ke apotek menebus resep krim b. Produksi melanin meningkat seiring dengan tingginya produksi hormon testosteron. Testosteron
antijerawat dari dokter kulit untuk c. Jumlah Propionilbacterium merupakan hormon seteroid dari kelompok androgen, sehingga penderita
acnes meningkat
pengobatan jerawat pada wajah selain karena jerawat memiliki kadar androgen serum dan kadar sebum lebih tinggi
d. Produksi keratinin meningkat
infeksi bakteri, dokter juga mengatakan e. Produksi steroid endrogen dibandingkan dengan orang normal, meskipun kadar androgen serum
kepada pasien bahwa jerawat juga dipicu meningkat penderita jerawat masih dalam batas normal.
karena peningkatan aktivitas hormon
androgen. Pasien meminta informassi lebih
lanjut tentang hal tersebut kepada anda. (Movita, 2013).
Apakah akibat dari peningkatan kadar
hormon ini ?
85 Seorang pasien, laki-laki, usia 21 tahun a. Menghambat keratinisasi Benzoil peroksida ditujukan untuk membantu pengobatan jerawat. Secara
datang ke apotek menebus resepsediaan krim b. Menghambat aktivitas androgen lokal pada kulit sebagai obat jerawat berdasarkan sifat yang dimiliki yaitu
yang berisi Benzoil peroksida 2% untuk c. Antiseptik dan antiiflamasi menurunkan konsentrasi asam lemak bebas dalam sebum, bersifat anti
d. Meningkatkan produksi sebum
mengobati jerawat pada wajahnya. mikroba terhadap propini bacterium acnes dan bersifat keratolitik.
e. Menutup pori-pori
Bagaimanakah mekanisme aksi obat ini?

(Brosur Benzoil peroksida (Benzolac))

86 Seorang pasien, laki-laki, usia 43 tahun a. Krim fluticasone 0,05% Pengobatan topikal
datang ke poli kulit suatu rumah sakit dan b. Krim betametason 0,1%
c. Krim hidrokortison 1% Pengobatan harus dilakukan secara menyeluruh, tekun dan konsisten. Obat
didiangnosa mengalami panu (pityriasis
d. Lotiom calamine yang dapat digunakan ialah:
Vesikolor) dengan gejala bercak-bercakputih
e. Salep mikonazol nitrat 2%
bergerombol dan terasa gatal pada kulit  Selenium sulfida 1,8% dalam bentuk shampoo 2-3 kali seminggu. Obat
punggungnya. Obat apakah yang tepat untuk digosokkan pada lesi dan didiamkan selama 15-30 menit sebelum mandi
mengobati penyakit pasien ?  Salisil spiritus 10%
 Turunan azol misalnya mikonazol, klotrimazol, isokonazol dan
ekonazol dalam bentuk topikal
 Sulfur presipitatum dalam bedak kocok 4-20%
 Larutan Tiosulfas natrikus 25% , dioleskan sehari 2 kali sehabis mandi
selama 2 minggu

Pengobatan sistemik

Pengobatan sistemik diberikan pada kasus pitiriasis versikolor ya

ng luas atau jika pemakaian obat topikal tidak berhasil. Obat yang dapat
diberikan adalah:

 ketokonazol 200 mg/hari selama 10 hari


 itrakonazol 200 mg/hari selama 5-7 hari, disarankan untuk kasus
kambuhan atau tidak responsif dengan terapi lainnya.

(Partogi, 2008. Pityriasis vesikolor dan diagnosis bandingnya)


87 Seorang pasien laki-laki usia 43tahun a. Propionibacterium acne Propionibacterium acne : jerawat
mengalami penyakit panu (pityriasis
b. Staphylococcus aureus Staphylococcus aureus : radang paru-paru
vesikolor), datang ke apotek membeli krim
obat untuk penyakitnya. Apoteker c. Malassezia furfur Malassezia furfur : panu
memilihkan obat dan memberikan KIE
kepada pasien tentang cara pakai obat, d. Candida albicans Candida albicans : infeksi lokal dan vaginal
penyebab penyakit dan cara pencegahannya.
e. Herpes simplex Herpes simplex : herpes
Apakah mikroorganisme penyebab penyakit
ini? (Aryulina dkk, 2010. Buku Biologi 1)

88 Seorang perempuan datang ke apotek a. membunuh jamur ALLOCLAIR GEL PLUS


menebus obat Allochlair plus gel untuk Kemasan tube 8ml.
b. membunuh bakteri
anaknya (usia 6 bulan) karena mengalami Untuk meredakan nyeri secara cepat dan membantu proses penyembuhan
sariawan dengan luka pada mucosa bibir c. melapisi luka pada ulkus rongga mulut. Tidak perih, bekerja cepat, membantu penyembuhan,
bawah yang berwarna bercak putih seperti bebas alkohol. Mengandung Aloe Vera dan Asam Hyaluronat.
susu. Obat tersebut berisi Sodium mukosa Indikasi:
hyaluronate acid dan ekstrak Aloe vera. Apa Aloclair Plus Gel membentuk suatu film pelindung yang akan
d. mengurangi inflamasi
kegunaan dari obat tersebut? menutupi ujung persarafan dari suatu lesi (aphtas) sehingga akan
e. membunuh virus terhindar dari iritasi dan mengurangi nyeri. Kandungan asam
hialuronat dan Aloe vera mendukung terjadinya proses penyembuhan yang
alamai dari jaringan yang mengalami kerusakan.
Petunjuk pemakaian:
Keluarkan 1 atau 2 tetes gel sehingga menutupi seluruh ulkus atau lesi
rongga mulut. Hindari kontak langsung aplikator dengan lesi. Jangan
menyentuh lesi dengan lidah minimal selamat 2 menit agar terbentuk
selaput pelindung. Tutup tube setelah digunakan. Gunakn 3 - 4 kali sehari
atau sesuai kebutuhan dan hindari makan dan minum minimal selama 1
jam setelah pemberian.

(Brosur Allochlair Gel)


89 Seorang pasien anak usia 6 bulan mengalami acyclovir tablet Obat – obatan Mengatasi Stomatitis/Oral Trush
sariawan dengan luka pada mukosa bibir Oral trush dapat diobati dengan memakai obat golongan
b. amoksisilin drop
bawah yang berwarna bercak putih seperti anti jamur seperti:
susu. Ibu pasien menginginkan obat yang c.trimetropin dan a. Pengobatan awal biasanya dengan suspensi nistatin;
dapat diberikan secara per oral. Dokter pemolesan daerah yang terkena sariawan
meminta saran anda untuk pemilihan sulfametoksazol syr b. Miconazol; mengandung miconazole 25 mg per ml, dalam
obatnya. Obat apa yang anda sarankan gel bebas gula. Gel ini diberikan ke lesi setelah selesai
d. nystatin drop
kepada dokter? makan.
e. acyclovir puyer c. Gentian violet 0,5% yang dioleskan pada lidah dan
mucosa mulut.
d. Dapat juga diberikan ampoterisin (fungilin) selama 1
(satu) minggu.
e. Jika stomatitis masih masih kotor (bernanah) jangan
dioleskan dengan gentian violet karena akan menyebabkan
permukaan luka menjadi kering di bagian bawahnya yang
justru akan makin memperparah
f. Anak yang lebih besar dapat menggunakan obat kumur
( Bherman, 2001)

90 Seorang pasien perempuan usia 25 tahun a. acyclovir salep Terapi Obat topical Onychomycosis
datang ke apotek ingin membeli obat untuk
b. larutan gentian violet 1. Ciclopirox 8% nail lacquer
infeksi jamur pada kuku jempol kakinya
(Onychomycosis). Kuku kaki pasien c. salep kortikosteroid Transungual Drug Delivery System (TUDDS)
berubah warna menjadi kuning dan
menebal, kadangkala berbau tidak sedap dan d. krim retinoid acid Dioleskan 1 x/ minggu selama 6 bulan
terasa nyeri ketika memakai sepatu. Pasien
e. ciclopirox 8% lacquer cara kedua:
menginginkan obat topical. Obat apa yang
akan anda berikan? Bulan I : dioleskan 3x/ minggu

Bulan II : dioleskan 2x/ minggu

Bulan III : dioleskan 1x/ minggu sampai 6 bulan

2. Amorolfin nail lacquer


3. Tioconazole 28% nail lacquer
4. Terbinafine nail lacquer
(Suyoso dkk., 2014. Perkembangan Terbaru Onikomikosis)

91 Seorang apoteker di industri farmasi bekerja a. membandingkan efikasi obat Tahap Uji Klinik
sama dengan suatu perguruan tinggi sedang dengan obat standar 1. Uji Klinik Fase I: Fase ini merupakan pengujian
melakukan uji klinik fase 3 antidiabetes baru b. menetapkan profil suatu obat baru untuk pertama kalinya pada
yang sedang dikembangkan perusahaannya. farmakokinetik obat pada manusia. Hal yang diteliti di sini ialah keamanan obat,
Apakah tujuan dari uji klinik tersebut? manusia bukan efetifitasnya dan dilakukan pada sukarelawan
c. menetapkan dosis yang mampu sehat. Tujuan fase ini ialah menentukan besarnya
memberikan efek terapi dosis tunggal yang dapat diterima, artinya yang tidak
d. menentukan apakah obat
menimbulkan efek samping serius.
memiliki efikasi pada manusia
e. memperoleh informasi 2. Uji Klinik Fase II: Pada fase ini obat dicobakan untuk
mengenai keamanan obat pada pertama kalinya pada sekelompok kecil penderita yang
pasien. kelak akan diobati dengan calon obat. Tujuannya
ialah melihat apakah efek farmakologik yang tampak
pada fase I berguna atau tidak untuk pengobatan.
3. Uji Klinik Fase III: Uji klinik fase III dilakukan untuk
memastikan bahwa suatu obat-baru benar-benar
berkhasiat (sama dengan penelitian pada akhit fase II)
dan untuk mengetahui kedudukannya dibandingkan
dengan obat standar.
4. Uji Klinik Fase IV: Fase ini sering disebut post
marketing drug surveillancekarena merupakan
pengamatan terhadap obat yang telah dipasarkan.
Fase ini bertujuan menentukan pola penggunaan obat
di masyarakat serta pola efektifitas dankeamanannya
pada penggunaan yang sebenarnya.
(Rahmatini, 2010. Evaluasi khasiat dan keamanan obat
klinik
Majalah kedokteran andalas no.1. vol.34. Januari-Juni
2010)
92 Seorang pasien DM tipe-2 (laki-laki). Usia a.memeriksa ketersediaan obat diapotek Pertama yang dilakukan sebagai seorang apoteker adalah membuka
51 tahun BB 87 kg, tinggi badan 183 cm pembicaraan dengan pasien. Menurut PMK no 58 th 2014: Apoteker harus
b.menerima resep dari pasien
datang ke apotek untuk menebus resep yang mampu berkomunikasi dengan pasien maupun
dituliskan dokter untuknya. Langkah apakah c.melakukan skrinning resep
profesi kesehatan lainnya sehubungan dengan terapi pasien. Oleh karena itu
yang harus dilakukan pertama kali oleh oleh
d.menghitung harga obat dalam resep harus mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik (Depkes, 2014)
apoteker untuk melayani pasien ini?
e.membuka pembicaraan dengan
pasien
93 Seorang pasien perempuan usia 30 tahun , a. Phenelzine Phenelzine : kategori C
hamil usia 4 bulan , mengalami depresi berat b. Fluoxetin
c. Venlafaxin Fluoxetin : kategori C
karena berbagai permasalahan yang
d. Amytriptilin Venlafaxin : kategori C
dihadapinya. Dokter ingin meresepkan Amytriptilin : kategori C
e. duloxetin
antidepresan untuk menghilangkan gejala Duloxetin : kategori C
penyakitnya.Manakah antidepresan yang
tepat untuk pasien? Antidepresan untuk lini pertama adalah golongan SSRI (serotonin 5-HT
reuptake inhibitor), dan yang paling aman untuk kondisi khusus pada
wanita hamil adalah golongan SSRI yaitu fluoxetin (IkawatiZ,2002).

Obat Kategori A: adalah golongan obat yang pada studi (terkontrol) pada
kehamilan tidak menunjukkan resiko bagi janin pada trimester 1 dan
trimester berikutnya. Obat dalam kategori ini amat kecil kemungkinannya
bagi keselamatan janin.
Obat Kategori B: adalah golongan obat yang pada studi terhadap sistem
reproduksi binatang percobaan tidak menunjukkan resiko bagi janin. Belum
ada studi terkontrol pada wanita hamil yang menunjukkan adanya efek
samping, kecuali adanya penurunan fertilitas pada kehamilan trimester
pertama, sedangkan pada trimester berikutnya tidak didapatkan bukti
adanya resiko.
Obat Kategori C: adalah golongan obat yang pada studi terhadap sistem
reproduksi binatang percobaan menunjukkan adanya efek samping bagi
janin. Sedangkan pada wanita hamil belum ada study terkontrol. Obat
golongan ini hanya dapat dipergunakan jika manfaatnya lebih besar
ketimbang resiko yang mungkin terjadi pada janin.
Obat Kategoti D: adalah golongan obat yang menunjukkan adanya resiko
bagi janin. Pada keadaan khusus obat ini digunakan jika manfaatnya
kemungkinan lebih besar dibanding resikonya. Penggunaan obat golongan
ini terutama untuk mengatasi keadaan yang mengancam jiwa atau jika tidak
ada obat lain yang lebih aman.
Obat Kategori X: adalah golongan obat yang pada studi terhadap binatang
percobaan maupun pada manusia menunjukkan bukti adanya resiko bagi
janin. Obat golongan ini tidak boleh dipergunakan (kontra indikasi) untuk
wanita hamil, atau kemungkinan dalam keadaan hamil.
(medscape)

94 Seorang pasien (wanita uur 26 tahun) a. Simple Analgetik/Nsaid Lini pertama untuk terapi migraine ringan adalah simple analgetik:
mengalami migraine ringan dengan keluhan b. Triptan asetaminofen/aspirin/kafein . Nsaid : ibuprofen
utama berupa nyeri kepala mendadak dan c. Dihidroergotamine
d. Kombinasai Analgetik Dan (Dipiro ed 7)
berdenyut. Pasien belum pernah
Caffeine
mendapatkan pengobatan. Golongan obat
e. Ergotaminetartate
apakah yang tepat untuk mengobati migraine
pasien ini?

95 Seorang pasien laki-laki usia 55 tahun , BB a. 165 mg 3mg/kgx60kg= 180 mg


60kg, mengalami Rheumatrid Athritis yang b. 174mg
parah mendapatkan terapi dengan inflaximab c. 180 mg
d. 204 mg
dengan aturan dosis 3mg/kg I.v. Berapakah
e. 265 mg
dosis inflaximab yang diterima pasien untuk
satu kali pemberian?
96 Seorang pasien laki-laki, usia 62 th a. Aturan pakai obat salah Lini pertama Osteoporosis skor T of -1 to-2,5 adalah
mengalami osteoporosis dengan nilai T-score b. Tidak ada suplemen kalsium
c. Cost yang diberikan tidak tepat • Calcium 1,200 mg/day
-2,70 dan mendapatkan resep produk obat
d. Tidak ada vitamin E
kombinasi (aleandronat dan vitamin D) • Vitamin D 800–1,000 units/day
e. Aleandronat tidak diberikan
dengan aturan pakai 1kali 1 tablet dalam 1
minggu sebanyak 4 tablet. Apakah • Drug therapy:
permasalahan yang ada dalam resep obat
• First-line: alendronate or risedronate (dipiro ed 7)
pasien jika dikaitkan dengan standar terapi
osteoporosis?
97 Seorang pasien laki-laki, usia 62 th a. Dosis obat sangat besar Bisfosfonat merupakan obat yang digunakan
mengalami osteoporosis dengan nilai T-score b. Waktu paruh obat pendek
c. Metabolism obat berlangsung untuk pengobatan osteoporosis.
-2,70 dan mendapatkan resep produk obat
kombinasi (aleandronat dan vitamin D) lambat
Bisfosfonat dapat
d. Obat terikat kuat pada
dengan aturan pakai 1kali 1 tablet dalam 1
permukaan tulang mengurangi resorpsi tulang oleh sel osteoklas dengan
minggu. Apa alasan obat ini hanya dipakai
e. Obat terikat kuat pada protein
dalam waktu 1 minggu?
plasma cara berikatan dengan permukaan tulang dan

menghambat kerja osteoklas dengan cara mengurangi

produksi proton dan enzim lisosomal di bawah

osteoklas (kawiyana, 2009)


98 Seorang pasien (perempuan, usia 27 a. 250 mg 1 kali sehari 56 x 9 = 504 mg
tahun, berat badan 56 kg, hamil usia b. 500 mg 1 kali sehari
12 minggu mengalami demam c. 500 mg 2 kali sehari
typoid. Pasien mendapatkan d. 500 mg 3 kali sehari Aturan dosis 9 mg/kg/hari jadi pasien mendapatkan pemberian
antibiotik azitrhromisin (kategori B) e. 660 mg 1 kali sehari azitromisin 500 mg 1 kali sehari
dengan aturan dosis 9 mg/kg/hari.
Berapa kekuatan dan frekuensi
pemberian tablet azitromisin yang
tepat untuk disarankan bagi pasien
ini?
99 Seorang pasien, laki-laki, usia 35 a. Fenitoin Fenitoin mekanisme aksi : menghambat kanal sodium (Na+)
tahun, penderita epilepsy prsial b. Tiagabine yang mengakibatkan influk (pemasukan) ino Na+ kedalam
selama 10 tahun. Pasien sudah tidak c. Vigabatrin membran sel berkurang dan menghambat terjadinya potensial
berespon dengan 3 obat lini pertama d. Diazepam aksi oleh depolarisasi terus menerus pada neuron.
untuk penyakit ini. Dokter e. Gabapentin
Tiagabine
menginginkan penggantian obat
dengan antipilepsi yang mempunyai Mekanisme aksi : meningkatkan aktifitas GABA, antagonis
mekanisme aksi menghambat re neuron atau menghambat re uptake GABA.
uptake GABA kedalam syaraf pre-
sinaptik. Manakaha antiepilepsi yang Vigabatrin mekanisme aksi :
diinginkan oleh dokter? Diazepam mekanisme aksi : menekan serangan yang berasla
dari pusat epileptogenik dan efektif pada serangan absence dan
mioklonik tetapi terjadi juga toleransi.
Gabapentin mekanisme aksi : menghambat impuls abnormal
didalam otak dengan cara menghambat kanal natrium,
sehingga menghambat timbulnya potensial kerja berulang-
ulang pada neuron
10 Seorang pasien, laki-laki, usia 30 a. 10,1 menit 52 x 20 : 50 = 20,8 menit
0 tahun, berat badan 52 kg. Penderita b. 15,2 menit
epilepsy. Mengalami kejang selama 7 c. 20,8 menit
menit dan di bawa ke UGD rumah d. 28,0 menit Pasien mendapatkan terapi pengobatan selama 20,8 menit
sakit. Pasien telah mendapatkan e. 35,2 menit
fenitoin 20 mg/kg BB i.v dengan
kecepatan 50 mg/menit. Berapa
lamakah pemberian obat tersebut?
10 Seorang pasien, perempuan usia 25 a. Edukasi pasien Konseling dan edukasi adalah layanan dari apoteker yang
1 tahun, sedang hamil, pederita demam b. Konseling bertjuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kesadaran,
typoid bertanya kepada apoteker c. Layanan informasi dan kepatuhan sehingga dapat mengubah perilaku dan kedaran
mengenai keamaanan penggunaan obat pasien terhadap penggunaan obat yang baik dan benar.
amoksilin yang diresepkan dokter d. Pemantauan terapi obat
e. Monitoring efek Pelayanan Informasi Obat (PIO) adalah Pemberian
untuk dirinya. Apoteker menjawab
samping obat informasi obat dilakukan oleh apoteker untuk menjawab
bahwa amoxsisilin adalah obat yang
seputar tentang obat, baik dari pasien, keluarga pasien atau
aman bagi wanita hamil dan
tenaga kesehatan lainnya.
termasuk dalam kategori B. Apa
kegiatan yang dilakukan oleh Pemantauan terapi obat adalah proses memastikan bahwa
apoteker tersebut? pasien mendapatkan terapi yang efektif dan terjangkau dengan
memaksimalkan efikasi dan meminimalkan efek samping.
Kriteria pasien ini antara lain pediatri, geriatri, multidiagnosis,
obat dengan indeks terapi sempit, obat yang sering
menyebabkan reaksi obat yang merugikan.
Monitoring efek samping obat adalah kegiatan pemantauan
setiap repon terhadap obat yang merugikan atau tidak
diharapkan yang terjadi pada dosis lazim yang digunakan
pasien.
10 Seorang pasien, laki-laki, usia 35 a. Menurunkan dosis Mengganti eritromisin 500 mg dengan amoksisilin 500 mg
2 tahun, penderita ISPA datang ke eritromisin menjadi 250 karena eritromisin dapat menghambat metabolisme terfenadin
apotek untuk menebus resep dengan mg (kontraindikasi). (medscape)
obat sebagai berikut: b. Mem
c. inum eritromisin 2 jam
R/ Eritromisin 500 mg No. XV setelah terfenadin
d. Meningkatkan frekuensi
S.3.d d 1 tablet dihabiskan
pemberian terfenadin
R/ Terfenadin tablet No. XV menjadi 4 kali sehari
e. Mengganti eritromisin
S.3.d d 1 tablet 500 mg dengan
amoksilin 500 mg
Eritromisin dapat menghambat
f. Menurunkan frekuensi
metabolisme terfenadin jika
pemberian terfenadin
digunakan bersamaan. Bagaimana menjadi 2 kali sehari
pengatasan permasalahan yang akan
anda rekomendasikan kepada dokter
penulis resep?

NO SOAL PILIHAN JAWABAN KETERANGAN


103 Seorang pasien, laki-laki usia 23 tahun, penderita a. Antagonis reseptor β- Timolol maleat merupakan penghambat non selektif terhadap
glaucoma, datang ke Apotek menebus resep obat tetes adrenergik selektif β 1 dan β 2 adrenergik. Mekanisme yang pasti dari aksi
mata minidose dengan zat aktif timolol maleate 0,5% 5 b. Antagonis reseptor β- penurunan tekanan intraocular timolol belum diketahui,
mL (S.2.d.d gtt 1 ods). Pasien menanyakan beberapa hal adrenergik non selektif namun diduga bahwa timolol maleate menurunan tekanan
terkait obat tersebut kepada apoteker. Bagaimana cara c. Antagonis reseptor α- intraocular dengan cara mengurangi produksi cairan mata
kerja obat tersebut? adrenergik selektif (Dipiro, 2008)
d. Antagonis reseptor α-
adrenergik non selektif
e. Antagonis reseptor α, β-
adrenergik non selektif

104 Seorang pasien, laki-laki usia 23 tahun, penderita a. 1 kali sehari 1 tetes pada S.2.d.d gtt 1 ods (Signa bis de die. Guttae.1 Opthalmic dextra
glaucoma, datang ke Apotek menebus resep obat tetes mata kanan sinistra) artinya: 2 kali sehari 1 tetes pada mata kanan dan
mata minidose dengan zat aktif timolol maleate 0,5% 5 kiri.
mL (S.2.d.d gtt 1 ods). Pasien menanyakan beberapa hal b. 1 kali sehari 1 tetes pada mata
terkait obat tersebut kepada apoteker. Bagaimanakah kiri
aturan pakai obat tersebut? c. 1 kali sehari 2 tetes pada mata
kanan dan kiri

d. 2 kali sehari 2 tetes pada mata


kiri dan kanan

e. 2 kali sehari 1 tetes pada


mata kanan dan kiri
105 Tiga orang Apoteker bertugas melakukan visite mandiri F. A PERMENKES RI NO: 340/MENKES/PER/III/2010 tentang
untuk mengevaluasi efek terapi dan monitoring efek G. B klasifikasi Rumah Sakit, perbandingan tipe Rumah Sakit
samping obat pada pasien rawat inap suatu Rumah sakit H. C
I. D berdasarkan jumlah tempat tidur adalah sebagai
yang mendapatkan antibiotik. Rumah sakit tersebut
memiliki kapasitas ruang rawat inap sebanyak 255 J. E berikut:
tempat tidur. Apakah tipe rumah sakit tersebut Tipe A B C D
berdasarkan Permenkes RI no. 56/Menkes/IX/2014? unsur

Jumlah >400 200-399 100-199 50-99


TT TT TT TT TT

106 Dalam rangka menerapkan pharmaceutical care, seorang a. mendukung apoteker Menurut Permenkes no. 35 tahun 2014, pelayanan
apoteker di apotek sedang melakukan konseling cara sebagai tenaga kesehatan kefarmasian telah mengalami perubahan yang semula hanya
penggunaan ISDN secara sublingual pada seorang pasien yang profesional berfokus kepada pengelolaan obat (drug oriented)
angina pektoris. Berdasarkan Permenkes no. 35 tahun b. meningkatkan dan atau berkembang menjadi pelayanan komprehensif
2014, apakah tujuan akhir dari penerapan mempertahankan (pharmaceutical care) meliputi pelayanan obat dan
pharmaceutical care? kualitas hidup pasien pelayanan farmasi klinik yang bertujuan untuk
c. mendukung penggunaan meningkatkan kualitas hidup pasien.
obat yang baik dan rasional
pada pasien
d. apoteker terlibat aktif dalam
pemantauan penggunaan
obat
e. apoteker berperan dalam
mencegah kesalahan
penggunaan obat
107 Seorang apoteker yang menjabat Kepala IFRS di rumah a. 1 orang Menurut Permenkes RI no. 58 Tahun 2014 penghitungan
sakit tipe C sedang merencanakan untuk menambah kebutuhan Apoteker berdasarkan beban kerja pada pelayanan
tenaga apoteker untuk memenuhi persyaratan IFRS b. 2 orang kefarmasian di rawat inap, idealnya dibutuhkan tenaga
sesuai dengan Permenkes RI no. 58 Tahun 2014. c. 3 orang apoteker dengan rasio 1 apoteker untuk 30 pasien. RS tipe C
Berapakah jumlah minimal apoteker untuk ditempatkan dengan TT (Tempat Tidur minimal 100 buah) maka
di pelayanan rawat inap untuk rumah sakit tersebut? d. 4 orang dibutuhkan minimal 3 orang apoteker.
e. 5 orang

108 seorang apoteker di rumah sakit sedang melakukan a. DUE  Pemantauan kadar obat dalam darah (PKOD) merupakan
pengukuran kadar digoxin seorang pasien jantung (laki- interpretasi hasil pemeriksaan kadar obat tertentu atas
laki, usia 58 tahun) atas permintaan dokter yang b. Rekonsiliasi obat permintaan dari dokter yang merawat karena indeks terapi
merawatnya. Dokter juga meminta interprestasi dari yang sempit atau atas usulan dari apoteker kepada dokter
c. PKOD
hasil pengukuran kadar digoxin tersebut. Berdasarkan (PMK 58 Tahun 2014).
Permenkes RI no. 58 Tahun 2014, pelayanan farmasi d.Visite  Rekonsiliasi obat merupakan proses membadingkan
klinik apakah yang telah diberikan oleh apoteker instruksi pengobatan dengan obat yang telah didapat
e. RDU pasien (PMK 58 Tahun 2014).
tersebut?
 Visite merupakan kunjungan ke pasien rawat inap yang
dilakukan apoteker secara mandiri atau bersama tim
tenaga kesehatan untuk mengamati kondisi klinis pasien
secara langsung, dan mengkaji masalah terkait obat,
memantau terapi obat dan reaksi obat yang tidak
dikehendaki, meningkatkan terapi obat yang rasional, dan
menyajikan informasi obat kepada dokter, pasien serta
profesional kesehatan lainnya (PMK 58 Tahun 2014).
109 Seorang apoteker di rumah sakit akan memasukan a. Limbah radioaktif
limbah medis ke dalam kantong plastik dengan logo b. Limbah sitostatika
c. Limbah infeksius
d. Limbah jaringan tubuh
manusia
e. Limbah beracun

Limbah apakah yang dimasukan oleh apoteker tersebut ?


110 Seorang apoteker sedang melakukan pengujian suatu a. 10-5 koloni/liter Berdasarkan pustaka “Dilution Theory and Problems” tahun
produk herbal anti hipertensi dengan menggunakann 2014 bahwa mikroorganisme sering dihitung di laboratorium
metode lempeng untuk menghitung jumlah koloni b. 10-100 koloni/liter menggunakan metode lempeng dengan media agar, sehingga
bakteri yang mencemari produk tersebut. Berdasarkan c. 20-200 koloni/liter sel mikroba tersebut akan berkembang biak dan membentuk
metode tersebut berapakah jumlah koloni/liter yang koloni yang dapat dilihat langsung dengan mata tanpa
dapat dihitung ? d. 30-300 koloni/liter menggunakan mikroskop. Setelah diinkubasi di hitung jumlah
koloni yang dapat dilihat di lempeng sebanyak 30-300 koloni.
e. 40- 400 koloni/liter Jumlah koloni 30-300 koloni/liter karena memiliki akurasi
statistik yang cukup tinggi dan menghindari dari persaingan
nutrisi antar koloni.

111 Seorang pasien perempuan usia 50th dilarikan ke UGD a. Arang aktif Pasien dewasa berusaha 50 tahun, antidotum yang sebaiknya
suatu rumah sakit karena mengalami keracunan susu diberikan yaitu antidiare yang bersifat adsorbensia yang pada
yang sudah kadaluarsa. Apakah antidotum yang tepat b. NAC permukaannya dapat menyerap (adsorbsi) zat-zat beracun
diberikan kepada pasien ini ? c. MgSO2 yang dihasilkan oleh bakteri (Tjay and Kirana, 2007).

d. Oralit a. Arang aktif merupakan arang halus yang telah diaktifkan


melalui suatu proses, dimana arang aktif ini memiliki daya
e. Tablet ZN serap yang kuat pada permukaannya, sehingga dapat
menyerap zat-zat beracun yang dihasilkan oleh bakteri(Tjay
and Kirana, 2007).
b. NAC (n acetylcystein) merupakan agen mukolitik yang
biasanya digunakan pada kasus keracunan paracetamol (DIH,
2014)
c. MgSo2 digunakan untuk terapi dan pencegahan
hipomagnesemia, kejang pada kasus pre eklamsia (DIH, 2014)
d. Oralit merupakan larutan yang digunakan untuk mengatasi
dehidrasi akibat diare, dimana tindakan ini merupakan
tindakan yang pertama kali dilakukan untuk bayi dan anak-
anak (Tjay and Kirana, 2007. Obat obat Penting. PT Elex
Media Computindo. Jakarta. P. 291)
Tablet Zn digunakan untuk menggantikan zinc yang hilang
selama diare, biasanya digunakan terutama pada anak-anak.
112 Seorang dokter ingin meresepkan obat kepada pasien a.Pliogitazon (tiazolidindion) Pada orang diabetes melitus tipe 2, terjadi kekurangan inkretin
penderita DM tipe II untuk mengatasi hormone inkretin sehingga keseimbangan glukagon dan insulin terganggu.
dan kadar glukosa darah postprandial (setelah makan) b.Rosiglitason (tiazolidindion) Berkurangnya jumlah inkretin dikarenakan adanya
yang tidak teratur, apakah pilihan obat yang disarankan ? c. Vidagliptin (DPP-4) penghambatan oleh DPP-4 (Dipeptidyl peptidase–4)
dengan kerjanya yang memecah inkretin. Dengan sedikitnya
d. Metformin (Biguanid) jumlah inkretin maka insulin yang dihasilkan tidak cukup.
Keseimbangan insulin dan glukagon terganggu: insulin
e. Acarbose (inhibitor α menurun, glukagon meningkat. Akibatnya kadar glukosa
glukosidase)
darah meningkat. Untuk itu diperlukan obat yang dapat
menghambat DPP-4, supaya insulin meningkat, glukagon
menurun, akibatnya kadar glukosa darah menjadi normal
(Kim, Su-Jin, 2008). Saat ini, terdapat temuan baru,
vildagliptin yang bertindak sebagai inhibitor protein
Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP-4 Inh) yang poten, selektif
dan reversibel. Secara sederhana, obat ini bekerja dengan
cara memperbaiki fungsi sel beta pankreas (sel yang
memproduksi insulin) dan sel alfa pankeras (yang
memproduksi glukagon) serta memperbaiki sensitivitas
insulin. (Rosenstock, Julio, 2008)

113 Seorang apoteker di suatu rumah sakit sedang a. Allergi System A : 20% obat dalam persediaan dan 70% total penjualan.
melakukan analisis pareto dari penjualan obat- b. Respiratory System Kelompok A merupakan obat yang cepat laku dan dalam
c. Hormon beberapa kasus merupakan obat yang mahal. Persediaan
obatan yang dikelompokan berdasarkan golongan d. Vitamin & mineral di apotek rendah karena permintaan yang tinggi dan
obat dengan data sebagai berikut : e. Kardiovaskuler System berputar sangat cepat. Atau kelompok obat mahal.
Golongan Obat Penjualan Jenis Pemonitoran yang ketat dan hati-hati.
Pareto B : 30% obat dalam persediaan & 20% total penjualan.
Cardiovascular 15.800.000 C Kelompok B memiliki penjualan rata2 dan perputaran
system inventaris rata2. Ketersediaan barang memiliki proposi
yang besar dan proposi penjualan lebih kecil.
Vitamin & Mineral 35.500.500 B
C : 50% obat dalam persediaan dan 10% total penjualan.
Eye 16.100.000 C Kelompok C adalah obat yang paling lambat
penjualannya &produk yang kurang diminta.
Antibiotic 202.500.000 A
(Seto, Soejono., 2012, Manajemen Farmasi ed.3)
Respiratory 115.700.000 A
System

Allergy System 40.000.000 B

Hormones 13.600.000 C

Manakah golongan obat yang termasuk dalam kelompok


A?

114 seorang pasien laki-laki usia 45th, BB 50kg, penderita a. Valsartan (ARB) Valsartan : tidak disarankan untuk krisis hipertensi
stroke iskhemik mengalami kondisi fisik yang lemah dan b. Lisinopril (ACE
masuk ke UGD suatu rumah sakit karena mengalami inhibitor) Lisinopril : bagi pasien dengan acute stroke disarankan
peningkatan tekanan darah sampai 200/130. Apakah c. Doksasozin (α bloker) menggunakan Lisinopril jika sistolik > 160 mmHg.
obat yang akan diberikan untuk menurunkan tekanan d. Nifedipin (antagonis
kalsium) (ESH/ESC Guidelines for the management of arterial
darah pasien ? hypertension, 2013)
e. Bisoprolol (β bloker)
Doksasozin : tidak disarankan untuk kiris hipertensi

Nifedipin : bagi pasien yg memiliki riwayat stroke/transient


ischemic attack, dapat menggunakan seluruh regimen obat.
Jika dilihat dari TD 200/130 yg termasuk dalam hipertensi
urgensi, tidak disarankan menggunakan short-acting nifedipin
karena dapat menurunkan TD dengan cepat sehingga memiliki
resiko iskemia.

(GAC, HTN : Emergencies and Urgencies)

Bisoprolol : tidak disarankan untuk krisis hipertensi.


115 Seorang pasien, wanita, tengah hamil usia 8 bulan a. Sefadroksil
mengalami gejala nyeri perut bagian bawah karena b. Kotrimoksazol
infeksi saluran kemih. Pasien mengalami disuria selama c. Penisilin
48 jam tanpa demam dan hasil urin terdapat bakteri gram d. Amoksisilin
negatif. Antibiotik apa yang tepat untuk pasien? e. Sefadroksil

Tata Laksana dan Pencegahan

Infeksi Saluran Kemih pada Kehamilan (2012)

116 Seorang apoteker di rumah sakit X sedang menyiapkan Proses kerja laminar air flow/kabinet laminar flow
LAF (Laminar Air Flow) untuk pencampuran obat ditunjukkan dengan aliran udara dengan kecepatan yang telah
sitostatika. Berapakah kecepatan aliran udara yang a. 0,35 m/detik ditentukan antara 0,35 m/s sampai dengan 0,5 m/s.
b. 0,45 m/detik
ditetapkan pada alat tersebut?
c. 0,55 m/detik (http://www.lemariasam-fumehood.com/2016/03/pengertian-
d. 0,65 m/detik laminar-air-flow-cabinet-dan.html)
e. 0,75 m/detik
117 Seorang pasien, laki-laki usia 30 tahun, dibawa ke IGD a. Diazepam Ada tiga cara yang spesifik untuk keracunan metanol,
karena keracunan metanol. Antidote apakah yang tepat b. Etanol yaitu penekanan metabolisme oleh alkohol dehidrogenase
untuk mengatasi kasus tersebut? c. Fenobarbital untuk pembentukan produk-produk toksiknya, dialisis untuk
d. Fentoin meningkatkan bersihan metanol dan produk toksiknya serta
e. Flumazenil alkalinasi untuk menetralkan asidosis metabolik. Karena
etanol berkompetisi untuk alkohol dehidrogenase, yang
bertanggungjawab untuk memetabolisme metanol menjadi
asam format, perlu untuk menjenuhkan enzim ini dengan
etanol yang kurang toksik. Metabolisme etanol yang
dicirikan tergantung pada dosis dan variabilitas yang
disebabkan oleh asupan etanol kronis memerlukan
pemantauan yang berulang-ulang untuk meyakinkan
konsentrasi alcohol yang tepat. Etanol diberikan secara
intravena sebagai larutan 10%.

118 Seorang Pasien laki-laki usia 30 tahun penderita asma a. 2 tablet 8/5 x 6 = 9,6 ~ 10 tablet
yang parah, mendapatkan obat untuk meredakan b. 5 tablet
serangan akut dengan resep sebagai berikut : c. 10 tablet
d. 12 tablet
R/ Prednisone 8 mg e. 15 tablet
Mf pulv dtd no VI

S 3 dd 1 pulv

Tablet prednisone yang tersedia adalah prednisone 5 mg.


Berapa jumlah tablet prednisone yang diperlukan?

119 Sebuah industri farmasi akan membuat injeksi kering a. Kelas A Berdasarkan CPOB tahun 2012, ruang bersih diklasifikasikan
seftriakson. Sebelum pembuatan dilakukan pencucian b. Kelas B menjadi :
vial agar memenuhi standar CPOB. Apakah kualifikasi c. Kelas C
kelas ruangan untuk mencuci vial? d. Kelas D 1. Kelas A : dilengkapi LAF, digunakan untuk pembuatan dan
e. Kelas E pengisian salep, krim, suspensi dan emulsi.
2. Kelas B : ruang yang digunakan untuk menutupi ruang
kelas A (ruang kelas A berada di dalam ruang kelas B)
3. Kelas C : ruang untuk proses pembuatan larutan yang akan
disterilisasi secara filtrasi
4. Kelas D : Penanganan bahan awal dan komponen steril,
termasuk pencucan vial.
120 Seorang perempuan pergi ke apotek hendak Menurut Peraturan Pemerintah No. 51 th 2009 pasal 24 huruf
Ciprofloksasin 500 mg sebanyak 20 tablet, tanpa resep c bahwa “Apoteker hanya dapat menyerahkan obat keras,
dokter untuk suaminya (usia 37 tahun) yang terkena a. Ciprofloksasin merupakan narkotika, dan psikotropika kepada pasien atas resep dari
obat keras
infeksi, Apoteker tidak memberikan obat tersebut. dokter.”
b. Belum ada resep
Apakah alasan yang tepat untuk disampaikan Apoteker?
Ciprofloksasin Antibiotik merupakan obat keras, yang harus menggunakan
c. Menghindari resep dokter
penyalahgunaan obat
d. Menghindari kesalahan
penggunaan obat
e. Hanya diberikan 10 tablet

121 Sebuah industri farmasi sedang membuat tablet salut Cairan penyalut terlalu kental : Tablet melekat dengan yang
film tamoksifen. Hasilnya tablet melekat dengan yang lain, Orange peel (penyebaran larutan penyalut tidak
lainnya. Apakah faktor yang menyebabkan hal tersebut? a. Cairan penyalut terlalu seimbang)
kental
b. Cairan penyalut kurang Cairan penyalut kurang kental : Edge chipping (rendahnya
kental kekuatan mekanik tablet), tablet terlalu rapuh
c. Cairan penyalut terlalu
banyak Cairan penyalut terlalu banyak : menghambat hancurnya
d. Cairan penyalut terlau tablet, dan memperlama kecepatan pelarutan tablet
sedikit
e. Cairan penyalut mudah Cairan penyalut terlalu sedikit : permukaan tablet menjadi
menguap kasar

(Anief, 2008, Ilmu meracik obat, Yogyakarta, Gajah Mada


University)

122 Suatu industri farmasi akan memproduksi fenofibrat 200 a. Uji kandungan senyawa Uji kandungan senyawa aktif : untuk menentukan
mg yang merupakan pengembangan dari produk 100 mg. aktif kandungan senyawa aktif dari produk obat
Agar produk tersebut dapat diedarkan maka harus b. Uji disolusi terbanding
dilakukan uji ekivalensi. Uji ekivalesi apakah yang harus c. Uji bioavailabilitas in vivo Uji disolusi terbanding : digunakan untuk memastikan
dilakukan? d. Uji permeabilitas in vitro kemiripan kualitas dan sifat-sifat produk obat dengan
e. Uji absorbsi in situ perubahan minor dalam formulasi atau pembuatan setelah
izin pemasaran obat (Contoh : Dosis obat)
Uji Bioavailabilitas in vitro : untuk menetap kan bahwa
kadar obat sama dengan obat pembandingnya, yang
ditetapkan dengan uji kadar obat di dalam darah

Uji permeabilitas in vitro : berpengaruh terhadap tingkat


penyerapan obat, profil kelarutan obat terhadap pH

Uji absorbsi in situ : digunakan untuk mempelajari


absorbsi/penyerapan obat di usus. Untuk mengetahui berbagai
factor yang mempengaruhi permeabilitas diding usus

123 Berikut ini adalah hasil data laboratorium darah seorang a. Asam folat Jumlah Hb kurang (MCV dan MCHC kurang) : keadaan ini
pasien: b. Fero sulfat disebut mikrositik hipokrom, pada anemia defisensi besi
c. Vitamin B12
HB : 12,6 g/dL (14,0-18,0) d. Epoetin α Gambar morfologi eritrosit pada anemia defisiensi besi
e. Vitamin B6 (Hillman RS, et al, 2005)
MCV : 69,0 fL (79,0-99,0)

MCH : 25 pg (27,0-31,0)

Platelet count : 286x103/uL (150,0-400,0)

Dari data laboratorium di atas, obat apakah yang tepat


untuk pasien tersebut?
Prinsip penatalaksnaan ADB adalah mengetahui faktor
penyebab dan mengatasinya serta memberikan terapi
penggantian dengan preparat besi. Pemberian preparat Fe
dapat secara peroral atau parenteral. Pemberian peroral lebih
aman, murah dan sama efektifnya dengan pemberian secara
parenteral. (Fero sulfat)

124 Suatu industri farmasi akan melakukan recall product a. Ditanam dalam tanah Berdasarkan Permenkes Nomor 3 Tahun 2015 Tentang
(penarikan kembali produk) tablet alprazolam, karena b. Dibakar dengan Peredaran, Penyimpanan, Pemusnahan, dan Pelaporan
tidak memenuhi syarat dosis/kadar obat dalam produk. incenerator Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Farmasi Pasal 39
Produk tersebut harus dimusnahkan sesuai dengan c. Dilarutkan, proses limbah yaitu : Pemusnahan Narkotika, Psikotropika dan Prekursor
peraturan yang berlaku. Bagaimana cara pemusnahan cair Farmasi harus dilakukan dengan :
produk tersebut? d. Dihancurkan, proses limbah
padat a. Tidak mencemari lingkungan dan
Dibuang tempat yang aman
b. Tidak membahayakan kesehatan masyarakat

Alprazolam merupakan obat golongan Psikotropika. Obat ini


sering disalah gunakan sehingga harus dimusnahkan dengan
cara yang benar. Apabila terjadi Recall Alprazolam maka
pabrik tersebut harus memusnahkannya dalam skala besar.
Sehingga alat yang mudah dan efisien dalam ruang lingkup
industry farmasi adalah dengan menggunakan Incenerator.

125 seorang pasien, laki laki, usia 42 tahun, penderita dm tipe a. 106 ml/menit diketahui usia : 42 tahun
2, berat badan 72 kg. Mendapat injeksi tobramisin 2mg/kg
i. M sekali sehari. Profil farmakokinetik obat b. 112 ml/menit dosis dalam Turin : 90%
menunjukkan 90% dosis terdapat pada urin dengan bentuk c. 116 ml/menit Klirens total : 135 ml/menit
tak berubah dengan klirens total 135 ml/menit. Berapakah
nilai klirens renal obat ini? d. 122 ml/menit 90% x 135 ml/menit x 90% = 121,5 ml/menit atau 122
ml/menit (D)
e. 125 mml/menit
injeksi tobramisin 2mg/kg I.M

Berat badan ; 72 Kg

Jawab : rumus cockroft - gault

CCT laki laki : {( 140 – umur ) X berat badan} / (72 x


kreatinin darah)

126 seorang pasien, laki laki, usia 48 tahun, penderita dm tipe a. Glibenklamid
2, telah menggunakan ADO glimepiride selama 3 bulan.
Akan tetapi obat ini tidak dapat mencapai target terapi. B. Metformin
Obat apakah yang perlu di tambahkan pada terapi pasien C. Akarbose
ini?
D. Sitagliptin

E. Tiazolidnedion

127 seorang pasien menebus resep narkotika seharga Rp. a. Rp. 7.000 = 7250 x 10% = 725 (HNA+PPN)
10.000. apotek mengambil margin obat sebesar 25%.
Berapakah harga pokok narkotika tersebut? b. Rp. 7.250 7250 + 725 = 7975

c. Rp. 7.500 7975 x 25% =1993,75 (Keuntungan 25% dari HNA+PPN)

d. Rp. 7.750 7975 + 1993,75 = 9968,75 (10000) (Total jual)

e. Rp. 8.000
128 seorang pasien perempuan usia 28 tahun tengah hamil a. captopril
usia 4 Minggu, sering mengalami pusing dan cepat lelah.
Hasil pemeriksaan tekanan darah saat ini adalah 150/100 b. valsartan
mmHg pasien mengaku tidak punya riwayat hipertensi. c. aliskiren
Obat apakah yang tepat untuk pasien ini?
d. labetalol

e. Metildopa

129 seorang pasien laki laki 38 tahun penderita TB aktif a. ethambutol Ethambutol
mengalami buta warna karena efek samping obat. d. pirazinamid
Manakah obat Tb yang dapat mengakibatkan efek Indikas : tuberkulosis dengan kombinasi bersama obat lain.
samping tersebut? b. INH
e. streptomisin Efek samping : neuritis optik, buta warna merah/hijau,
neuritisperifer
c. rifampisin
Sediaan : tablet 250 mg, 500mg.
d. pirazinamid
Cara penyimpanan : wadah kedap udara.
e. streptomisin
130 seorang pasien perempuan usia 27 tahun BB 52 Kg a. carbamazepine
menikah. Menderita epilepsy tonik klonik selama 10 c. lamotrigine
tahun. Saat ini pasien tengah hamil usia 2 minggu dan
datang ke dokter untuk mengkonsultasikan tindak lanjut b. natrium valproate
pengobatan penyakitnya. Dokter meminta pendapat anda c. lamotrigine
mengenai tindak lanjut pengobatan pasien ini apakah anti
epilepsy yang relatif aman untuk pasien? d. Topiramate

e. fenitoin
d. Topiramate
e. fenitoi

131 Seorang pasien, perempuan, usia 38 tahun, penderita a. Dispepsia


epilepsy, menggunakan asam valproat 30 mg/KgBB/hari b. Mengantuk
dan hari dan pasien berespon baik dengan obat ini, efek c. Tremor
samping obat perlu diwaspadai untuk pemakaian jangka d. Trombositopenia
panjang obat ini seperti. Manakah efek samping obat e. Gagal hepar akut
asam valproat yang tidak tergantung dosis?

Dispepsia, sedasi, tremor dan trombositopenia termasuk ES


asam valproat yang tergantung dosis, sedangkan gagal hepar
akut merupakan ES asam valproat yang tertunda /
idiosyncratic. (Dipiro ed.7 hal 588, tabel 52-4)
132 Seorang pasien anak, usia 3 tahun, baru saja terdiagnosa a. Fenitoin Menurut ILAE guidlines, obat lini pertama pada epilepsi
menderita epilepsy parsial. Dokter meminta pendapat b. Carbamazepine adalah oxcarbazeoine (Dipiro ed.7 hal 581, tabel 52-2)
anda mengenai antiepilepsi yang tepat untuk pasien ini. c. Oxcarbazepine
Apakah antiepilepsi lini pertama untuk pasien ini? d. Fenobarbital
e. Topiramate

133 Seorang pasien anak, perempuan, usia 9 tahun, baru a. INH


terdiagnosa mengalami Latent Tuberculosis Infection. b. Rifampisin
Pasien harus mendapatkan pengobatan selama 9 bulan c. Pirazinamide
untuk mencegah perkembangan penyakit menjadi TB d. Kombinasi INH dan
aktif. Obat apakah yang tepat diberikan pada 1 bulan Rifampisin
pertama? e. Kombinasi Rifampisin
dan pirazinamid

Pada pasien dengan latent infection pengobatan 9 bulan


pertama menggunakan Isoniazid (INH) (Dipiro, hal 544)
134 Seorang apoteker di instalasi farmasi kabupaten X baru a. Rak obat Penyimpanan perbekalan framasi yang dipengaruhi oleh
saja menerima dropping vaksin ACW135Y (vaksin b. Lemari es dengan temperatur harus pada tempat yang sesuai (pengelolaan
meningitis) untuk digunakan pada jamaah haji. suhu 2-8°C perbekalan farmasi RS, 2010). Vaksin merupakan salah satu
Dimanakah vaksin ini harus disimpan? c. Lemari es dengan suhu perbekalan farmasi yang stabilitasnya dapat dipengaruhi oleh
< 20°C temperatur, temperatur untuk vaksin pada kondisi dingin
d. Rak obat keras pada yaitutemperatur 2-8°C
suhu 27°C
e. Termos Es

135 Seorang pasien, laki-laki, usia 25 tahun, mendapatkan a. 2 jam Diketahui:


injeksi aminofilin (IV lambat) selama 20 menit untuk b. 4 jam
mengatasi serangan asma akut yang parah. Vd dan c. 6 jam Vd = 26 L
Clearance (Cl) aminofilin untuk pasien ini berturut-turut d. 8 jam
Cl = 4,5 L/jam
adalah 26 L dan 4,5 L/Jam. Berapakah T ½ aminofilin e. 10 jam
pada pasien tersebut? Rumus T1/2 = 0,693/ k

Jawab:

Cl=k. Vd

K= 4,5Ljam-1/ 26 L

= 0,173 jam-1

T ½ = 0,693/ 0,173 jam-1

= 4,0 jam

(Biofarmasetika dan Farmakokinetika terapan ed.5 hal 107-


122)
136 Seorang pasien, perempuan, usia 23 tahun, mengalami a. Pagi hari Mekanisme kerja bisa codyl yaitu merangsang saraf enterik
konstipasi, datang ke apotek menebus resep dengan obat dan menyebabkan kontraksi kolon (peristaltik) pada waktu 6-
tablet salut enteril bisacodyl 5 mg (s1dd) sebagai b. Siang hari 10 jam setelah diminum (medscape)
apoteker, anda harus memberikan informasi pemakaian c. Sore hari
obat kepadapasien. Kapankah waktu penggunaan obat
yang tepat? d. Malam hari

e. Sewaktu-waktu

137 Seorang pasien, perempuan, usia 43 tahun, datangke a. Det oring Resep asli berikan tanda det orig(detur original)sudah di
apotek menebus obat Tamofen tab 20mg no. XXX, serahkan berdasarkan resep asli.
dengan menggunakan copy resep. Anda menemukan ada b. Det oring + 10
tanda iter 2x di atas tanda R/ dan selanjutnya anda Iter 2x (resep boleh diulang 2x) pada copy resep.
c. Det oring 3x
menyerahkan obat Tamofen 20 mg sebanyak 30 tablet. Sehingga penulisan pada copy R/ selanjutnya yaitu det Iter
Tanda apakah yang harus anda tuliskan di samping nama d. Detur 1x(obat sudah diserahkan 1x)
obat pada copy resep selanjutnya?
e. Det. Iter 1x
138 Seorang pasien anak perempuan usia 5 tahun, masuk ke a. Rektal Pemberian dezepam untuk anak sebelum menjalani operasi
ruang UGD dalam kondisi tidak sadar dan akan b. IV bolus dengan rute Rektal (DHI)
menjalani operasi ringan. Dokter menghaendaki c. Subkutan
pemberian diazepam dosis 5 mg sebagai obat pra- d. Oral
medikasi sebelum diberikan anestesi. Apakah rute e. IM
pemberian diazepam yang tepat disarankan untuk pasien
ini?

139 Seorang apoteker penanggung jawab apotek di apotek a. 1 bulan Pelaporan narkotika dan psikotropika setiap bulan dilaporkan
sedang memasukkan data penggunaan sediaan jadi b. 2 bulan kepada kepala Dinas Keshatan Kabupaten/Kota (pasal 45(6)
narkotik untuk dilaporkan denganmenggunakan aplikasi c. 3 bulan PMK no 3 tahun 2015 tentang peredaran, penyimpanan,
SIPNAP. Setiap berapa bulankah laporan ini harus dibuat d. 6 bulan pemusnahan dan pelaporan narkotika, psikotropika dan
dan disampaikan kepada Dinas Kesehatan e. 12 bulan prekursor)
Kabupaten/Kota

140 Seorang apoteker sedang mengurus SIPA untuk menjadi STRA berlaku selama 5 tahun.
apoteker Pengelola Apotek di sebuah klinik kecantikan.
Apoteker tersebut telah memiliki STRA semenjak 2 a. 1 tahun SIPA masih tetap berlaku sepanjang STRA masih berlaku
b. 2 tahun (pasal 20 PMK no 889 tahun 2011 tentang registrasi,izin
tahun yang lalu. Berapa lamakah masa aktif SIPA yang
c. 3 tahun praktek dan izin kerja tenaga kefarmasian)
akan dia dapatkan?
d. 4 tahun
e. 5 tahun
141 Seorang pasien, laki-laki, usia 45 tahun, penderita a. Mengganti HCT dengan HCT memiliki efek diuretik sehingga penggunaan HCT dapat
hipertensi , rutin meminum tablet HCT 25 mg (S1dd) kaptropril diminum pada pagi hari (medscape)
pada malam hari semenjak 2 minggu yang lalu. Pasien b. Menurunkan dosis HCT
datang ke apotek untuk menebus resep yang sama. Akan menjadi 12,5mg
tetapi, pasien keberatan jika harus mendapatkan obat c. Meminta pasien untuk
yang sama karena mengeluhkan susah tidur. Sebagai meminum HCT pada
apoteker apakah yang akan anda lakukan? pagi hari
d. Meminta dokter untuk
mengganti obat dengan
kaptropril
e. Meminta dokter untuk
menambahkan
diazepam

142 Seorang pasien, perempuan, usia 31 th, menikah, a. Zidovudin + lamivudin + Dipilih A karena pada literatur untuk perempuan hamil yang
penderita HIV AIDS selama 2 th, berkonsultasi ke dokter nevirapine menderita HIV pilihan obat AZT+3TC+EFV atau NVP karena
disuatu rumah sakit untuk pengobatan penyakitnya. Saat b. Zidovudin + lamivudin + EFV dikontra indikasikan untuk wanita hamil trimester
ini pasien tengah hamil usia 3 minggu. Dokter meminta evafirenz pertama karena akan menimbulkan teratogenik kecacatan
pendapat anda mengenai ARV yang akan digunakan c. Tenovavir + zidovudin + pada janin. Sehingga jawaban yg tepat AZT (Zidovudin) +
untuk pasien ini. Apakah ARV yang akan anda evafirenz 3TC (Lamivudin) + NVP (Nevirapin).
rekomendasikan ? d. Zidovudin + nevirapine +
evafirenz
e. Tenofovir + nevirapine +
emtricitabine
143 Seorang Apoteker di apotek menerima 3 buah resep obat a. kerjakan sesuai Jawaban B, karena keterangan di MIMS, p.i.m (periculum in
dalam waktu yang bersamaan. Resep no 1 meminta dengan urutan resep mora) artinya berbahaya pada penundaan./ berbahaya jika
sediaan obat pulveres, resep no 2 ada tulisan urgent, dan b. dahulukan resep no 3 ditunda.
resep no 3 terdapat tanda p.i.m. Sebagai Apoteker, resep karena ada tanda
mana yang akan anda kerjakan terlebih dahulu? p.i.m Sedangkan urgent segera / penting.
c. tidak dikerjakan
ketiganya
d. kerjakan resep no 1
karena susah
e. kerjakan resep no 2
karena urgent

144 Seorang Apoteker sedang menyiapkan injeksi a. 1 µg Jawaban D karena,


Ondansetron 0,2 %(b/v) ampul 4 mL. Untuk seorang
pasien kanker payudara sebagai terapi pencegahan mual b. 2 µg 0,2 % b/v  0,2 g/ 100 mL
dan muntah sesaat setelah menjalani kemoterapi. c. 1 mg 200 mg/100 mL
Berapakah jumlah Ondansetron tiap 1 mL?
d. 2 mg 2 mg / 1 mL

e. 4 mg
145 Seorang pasien, laki-laki, usia 52 th, penderita DM tipe a. Hepar Jawaban C, dilihat di (Medscape bagian warnings
2, rutin menggunakan metformin untuk pengobatan (contraindication and warnings Metformin )
penyakitnya. Hasil general check-up menyimpulkan b. Jantung
bahwa pasien mengalami penurunan fungsi organ dan c. Ginjal
mengakibatkan munculnya ESO, yaitu Asidosis laktat.
Organ apakah yang mengalami penurunan fungsi? d. pankreas

e. Paru-paru

146 Seorang Apoteker di Industri Farmasi akan membuat a. Sirup simpleks Jawaban D, karena
sediaan suspensi kloramfenikol palmitat dengan formula b. Methyl paraben
sebagai berikut : c. Propilen glikol a. Sirup simpleks  pemanis
d. HPMC b. Methyl paraben  pengawet
R/Kloramfeniko 10% e. Na-Sakarin c. Propilen glikol membantu kelarutan
d. HPMC  Suspending agent
Srp simpx 25% Na-Sakarin  Pemanis
Methyl paraben 0,015%

Propyl paraben 0,01%

Propilen Glikol 10%

HPMC 2,5%

Na-Sakarin 0,2%
Hcl 0,4N 2 tetes

Pasta jeruk 10 tetes

Oleum Aurantii 2 tetes

Aquadest ad 100%

Manakah bahan tambahan yang berfungsi sebagai


suspending agent ?

147 Seorang pasien, laki-laki, usia 35 tahun mendapatkan a. Sebagai anestesi lokal Lidocain : menghambat transmisi impuls sarafdengan
anestesilokal catridge lidocain 1,8 mL dengan b. Meningkatkan kedalaman menghambat pengiriman ion natrium, penghambatan
konsentrasi epineprin (1:80.000 IU) sebelum anestesi lidocain konduksi menyebabkan informasi atau rangsangan nyeri dari
mendapatkan operasi gigi belakang. Apakah kegunaan c. Vasodilator yang mencegah perifer tidak sampai pd ssp shg tdk timbul persepsi nyeri.
epineprin? pendarahan
d. Mempercepat absorpsi Epinefrin vasokontriksi pd pembuluh darah, dengan adaya
sistemik lidocain penyempitan pada pembuluh darah sehingga
e. Meningkatkan tekanan metabolismelidocainyang harusnya cepat di perlama oleh
darah pasien epinefrin shg durasi lidocain lebih lama (jurnal dokter anestesi
indonesia)
148 Seorang pasien laki-laki usia 27 tahun dilarikan ke UGD a. EDTA Antidotum yang tepat untuk pasien yaitu Dimercopal(British
suatu rumah sakit karena mengalami keracunan arsen b. DMBA Anti-Lewisite, atau BAL) bereaksi dengan logam berat
akibat usaha pembunuhan. Pasien mengalami c. Deterasirox sehingga mencegah inaktivasi enzim-enzim yang mengandung
kelumpuhan, sakit perut, yang hebat, muntah berwarna d. D-Penicilamine gugus SH. Dimercaprol paling efektif jika diberikan segerah
hijau dan diare. Apakah antidotum yang tepat untuk e. Dimerkarpol setelah terpapar logam berat dan berguna untuk keracunan
pasien ini? arsen, merkuri dan timbal (Farmakologi Dasar Edisi II
Priyanto, L. Batubara)

EDTA : timbal

DMBA: keracunan timbal Pb, merkuri

Deterasirox: feri (Fe+ + +)


D-Penicilamine : Cu dan Hg

Dimerkarpol : arsen

149 Seorang buruh sawit, laki-laki usia 38 tahun dibawa ke a. Praldoxime Pestisida dapat mengikat enzime asetilasterase yang memecah
UGD akibat keracunan peptisida organofosfat karena b. Arang aktif asetil kolin menjadi asetil Co A dan kolin, sehingga
tidak memakai masker saat bekerja. Dokter c. DMBA menyebabkan penumpukan asetil kolin dan akumulasi efek
menginginkan pemberian antidote dengan mekanisme d. Atropin sulfat kolinergik yang menyebabkan kejang, mual, muntah,
aksi reaktif enzime koline esterase dengan cara e. Dimerkarpol hiperventulasi, dll.
mendesak fosforil organofosfat dari sisi aktif enzim.
Apakah antidote yang diinginkan dokter? Atropin : mengeblok reseptor muskarinik sehingga
menghambat asetilkolin untuk berikatan di reseptor tersebut,
dan menurunkan efek kolinergik

Arang aktif : susu

Praldoxime : organofosfat dan karbamat

150 Seorang pasien wanita usia 16 tahun dibawa ibunya ke a. Ranitidine Natrium diklofenak : menghambat cyclooxygenase tidak
UGD rumah sakit dalam kondisi tidak sadar setelah b. Omeprazole secara selektif yaitu menghambat (COX-1) dan (COX-2).
mengkonsumsi 6 tablet natrium diklofenak 50 mg untuk c. Antasida
mengatasi bengkak pada gusi. Salah satu resiko toksisitas d. Atropin sulfat COX-1 efek perlindungan pada mukosa lambung, COX-2
pada keracunan obat ini adalah pendarahan lambung e. Dimerkarpol enzim yg terbentuk hanya pada saat terjadi peradangan. karna
sehingga perlu diberikan terapi suportif untuk mencegah COX-1 dan CO-2 dihambang shg terjadi peradangan lambung
efek berbahaya lebih lanjut. Apakah obat yang akan anda Omeprazole: proton pump inhibitor yg menekan sekresi asam
berikan ke pasien? lambung dengan menghambat spesifik dari H+/K+ ATPase
dalam sel pariental lambung. Sehingga sekresi asam lambung
tidak berlebih/naik.

151 Seorang pasien laki-laki usia 45 tahun penderita a. Open ended question Closed ended question: tipe pertanyaan yg langsung ada
hipertensi mengalami batuk kering. Anda bertanya b. Closed ended question jwaban tidak ada pnjelasan. Seperti ucapan terima kasih dan
kepada pasien” obat apa yang telah anda minum” ? c. Smoke out question semoga lekas sembuh
apakah golongan pertanyaan tersebut? d. Tie down question
e. Choice question Choice question: tipe pertanyaan yang memberikan pilihan.
Co: memberikan pilihan obat generik/nama dagang dg
indikasi dan mekanisme yg sama.

152 Seorang apoteker di industri farmasi sedang melakukan a. A


pengisian sediaan injeksi ondansentron kedalam vial b. B
sebuah LAF pada ruangan white area. Apoteker c. C
menggunakan pakaian dan sepatu yang tidak melepaskan d. D
partikel. Spesifikasi ruangan telah diatur dimana partikel e. E
ukuran 0,5 mcg = < 3.520 partikel/m 3 dan partikel
ukuran 5 mcg = < 20 partikel/m 3. Apakah kelas area
ruangan tersebut?

NO. SOAL PILIHAN DAN KUNCI JAWABAN PENJELASAN

153 Seorang pasien TB laki-laki usia 30 a. Pengobatan berhasil Pengobatan TB mengalami kegagalan, apabila:
tahun, telah menjalani terapi dan penggunaan obat
selama 6 bulan dengan OAT dihentikan  Penderita BTA positif yang hasil pemeriksaan dahaknya tetap positif atau kembali
b. Pengobatan berhasil dan menjadi positif pada satu bulan sebelum akhir pengobatan atau pada akhir pengobatan.
kategori 1 (2HRZE/4H3R3). Satu
penggunaan obat  Tindak lanjut : Penderita BTA positif baru dengan kategori 1 diberikan kategori 2 mulai
minggu kemudian pasien
dilanjutkan dari awal.
melakukan pemeriksaan dahak dan
c. Pengobatan berhasil dan (Depkes RI, 2005, Pharmaceutical Care untuk Penyakit TB)
hasil ditemukan 90 BTA dalam 100
lapang pandang. Apakah pasien mengalami
kesimpulan dan tindak lanjut dari kekambuhan
hasil pengobatan pasien? d. Pengobatan gagal dan
lanjutkan pengunaan obat
(2HRZE/4H3R3)
e. Pengobatan gagal dan ganti
terapi dengan
(2HRZES/HRZE/5HRZE)
154 Seorang pasien DM tipe-2, laki-laki, a. 75 mL larutan dekstrosa Pasien dengan keadaan hipoglikemi dengan kadar glukosa < 70mg/dL dan dalam kondisi
usia 48 tahun, mengalami 10% tidak sadar,tindakan pertama diberikan 50ml (25gram) Dekstrose 50 IV 2-5 menit.Jika tdk
penurunan kesadaran, masuk IGD b. 100 mL larutan dekstrosa bs diberikan IV, baru diberikan Glukagon 1mg, SC
karena mengalami hipoglikemi 20%
(kadar glukosa darah 45mg/dL). c. 50 mL larutan dekstrosa
Apakah penatalaksanaan 50%
d. Ampul glukagon HCL bubuk
hipoglikemi yang tepat bagi pasien?
1 mg
e. Ampul glukagon HCL bubuk
10 mg

(Hypoglicemia : Adult Management Protocol, 2012)

155 Seorang pasien perempuan, usia 28 a. Difenhidramin  Cetirizin merupakan antihistamin generasi kedua berasal dari metabolit aktif Hidroksizin
tahun, penderita rhinitis alergi, b. Klorfeniramin maleat dengan kerja obat kuat dan panjang. Cetirizine bersifat hidrofil, sehingga tidak bekerja
datang ke apotek untuk membeli c. Siproheptadin sedatif juga tidak antikolinergis (tidak memicu keja jantung)
obat tanpa resep untuk mengurangi d. Cetirizine  Difenhidramin & CTM, antihistamin generasi pertama, dapat menembus sawar darah
gejala gatal pada tenggorokan dan e. Prometazine otak (sedatif) dan bersifat antikolinergis, begitu jg dengan Siproheptadine.
bersin-bersin. Pasien menginginkan  Prometazine: antihistamin yg derivate fenotiazine memiliki efek sedatif.
obat alergi yang tidak bikin ngantuk (Tjay, Tau Hoan, Kirana Rahardja, 2002, Obat-Obat Penting: Khasiat. Penggunaan, dan
dan jantung berdebar-debar. Obat Efek-Efek Sampingnya Edisi V, Elex Media Computindo, Jakarta)
apakah yang anda pilihkan untuk
pasien?

156 Seorang pasien perempuan, usia 26 a. Natrium naproksen Sumatriptan (golongan senyawa triptan) yang merupakan first-line terapi bagi pasien
tahun, didiagnosa dokter menderita b. Kalium diklofenak dengan migrain sedang ke berat ketika terapi tunggal maupun kombinasi analgetik tidak
migrain sedang. Pasien mengatakan c. Sumatriptan efektif (tidak berespon)
telah mengkonsumsi beberapa obat d. Ibuprofen
sakit kepala dan migraine, termasuk e. Ergotamin tatrat
obat kombinasi paraseramol,
aspirin dan kafein. Akan tetapi obat
tersebut tidak berhasil meredakan
serangan migrainnya. Dokter
meminta pendapat anda untuk
obat yang tepat. Obat apakah yang
anda rekomendasikan?

(Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

157 Seorang pasien laki-laki, usia 52 a. Mengkonsumsi amiodaron Fotosensitif merupakan efek samping gangguan kulit yang umum dari penggunaan obat
tahun, penderita aritmia jantung, sesuai dosis dan aturan pakai amiodaron, dimana kulit menjadi sensitif terhadap paparan sinar matahari, terjadi erytema
rutin mengkonsumsi tablet b. Mengkonsumsi amiodaron dan pembengkakan pada area yang terkena paparan.Fototoksisitas dari amiodaron juga
amiodaron 200mg selama 2 tahun dengan jus buah dapat menginduksi hiperpigmentasi kulit (biru, abu-abu). Efek samping tersebut dapat
terakhir. Salah satu efek samping c. Melindungi kulit dari diatasi dengan pengurangan dosis atau dengan pemakaian sunscreen, Pasien harus
jangka panjang obat ini adalah paparan sinar matahari diinstruksikan untuk menghindari paparan sinar matahari, selama terapi dengan
d. Rutin mengkonsumsi
fotosensitif. Edukasi apa yang akan amiodaron.
makanan yang kaya kalium
anda sampaikan kepada pasien?
e. Menggunakan krim (A Review on Amiodaron as an antiarhythmic Drug)
pemutih bila keluar rumah
158 Seorang pasien TB, laki-laki usia 38 a. Streptomisin Streptomisin memiliki efek samping utama, yaitu kerusakan saraf ke delapan yang
tahun, mengalami efek samping b. Ethambutol berkaitan dengan keseimbangan dan pendengaran. Resiko efek samping tersebut akan
obat dengan keluhan pusing, c. Pirazinamid meningkat seiring dengan peningkatan dosis yang dingunakan dan umur penderita.
ganguan keseimbangan dan telinga d. INH Kerusakan alat keseimbangan biasanya terjadi pada 2 bulan pertama dengan tanda – tanda
berdenging setelah 2 bulan e. Rifampisin telinga mendenging (tinnitus), pusing dan kehilangan keseimbangan.
menggunakan paket OAT. Manakah
(Depkes RI, 2005, Pharmaceutical Care untuk Penyakit TB)
obat TB yang mengakibatkan efek
samping tersebut?

159 Seorang pasien DM-tipe 2 laki-laki a. Sulfonilurea  golongan biguanid yaitu Metformin, mekanisme aksi dari metformin meningkatkan
usia 50 tahun rutin menggunakan b. DPP4-Inhibitor sensitivitas insulin pada hepar dan jaringan otot
ADO dengan mekanisme aksi c. Meglitinide  Meglitinid Mekanisme kerja obat golongan ini hampir sama dengan
meningkatkan sensifitas reseptor d. Alfa glukosidase Inhibitor sulfonilurea.Golongan ADO ini merangsang insulin dengan menutup kanal K yang ATP-
insulin. Apakah nama golongan e. Biguanide independentdi sel β pankreas
obat yang dikonsumsi pasien ?  Alfa glukosidase bekerja secara kompetitif menghambat kerja enzim alfa glukosidase di
dalam saluran cerna sehingga dapat menurunkan hiperglikemiapostprandial, bekerja di
lumen usus, tidak menyebabkan hipoglikemia dan tidak mempengaruhi kadar insulin
 Merangsang sekresi insulin di kelenjar pankreas, sehingga hanya efektif pada penderita
diabetes yang sel-sel β pankreasnya masih berfungsi dengan baik
(www.medscape.com)

160 Seorang pasien anak-anak, laki-laki, a. Fenobarbital  Karbamazepin ,menghambat kanal NA+ yang mengakibatkan pemasukan ion natrium ke
usia 8 tahun,penderita epilepsi b. Karbamazepin dalam membran sel berkurang dan menghambat terjadinya potensial aksi oleh
tonik-klonik mengalami alergi c. Asam valproat depolarisasi terus-menerus pada neuron. (medscape)
d. Lamotrigine
setelah pertama kali mengkonsumsi e. Gabapentin  Asam valproat dapat meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi atau
fenitoin yang diresepkan dokter mengaktivasi sintesis GABA.asam valproat berpotensi terhadap respon GABA post
untuk penyakitnya. Dokter sinaptik yang langsung menstabilkan membran serta mempengaruhi kanal kalium.
menginginkan obat pengganti  Lamotrigine menghambat aktivasi arus Ca2+ ,serta memblok pelepasan eksitasi
dengan mekanisme aksi yang sama neurotransmiter asam amino seperti glutamat dan aspartat
dan meminta pendapat anda obat (www.medscape.com)
apakah yang anda sarankan?

161 Seorang apoteker di industri a. Kualifikasi mesin dan Validasi Proses adalah tindakan pembuktian yang didokumentasikan bahwa proses yang
farmasi memimpin kegiatan validasi peralatan dilakukan dalam batas parameter yang ditetapkan secara efektif dan memberi hasil yang
yang bertujuan untuk mengurangi b. Validasi proses produksi dapat terulang untuk menghasilkan produk jadi yang memenuhi spesifikasi dan atribut
masalah yang terjadi pada produksi c. Validasi metoda analisa
mutu yang ditetapkan.
tablet paracetamol dan d. Valida proses pengemasan
memperkecil kemungkinan e. Validasi pembersihan Validasi proses
terjadinya proses ulang,proses
validasi di lakukan terhadap a. Ukuran bets sama dengan ukuran bets produksi yang direncanakan.
pembuatan produk sebanyak 3 b. Jika bets validasi akan dipasarkan, kondisipembuatannya memenuhi ketentuan CPOB.
batch berturut-turut. Apakah jenis c. Prosedur (termasuk komponen) yang sesuai pendaftaran
d. Hasil validasi harus memenuhi spesifikasi dan sesuai izin edar.
validasi yang di lakukan ? Validasi proses dilakukan terhadap minimum 3 bets secara berturut‐turut (yang
dinyatakan berhasil) sebelum bets produk diedarkan.

(Priyambodo, B., 2007, Manajemen Farmasi Industri, Global Pustaka Utama,Yogyakarta)

162 Seorang pasien DM tipe 2, laki-laki a. Insulin lispro Short acting insulin, insulin reguler dengan masa kerja pendek yang efeknya terjadi dalam
usia 55 tahun,masuk UGD karena b. Reguler (human) humulin waktu 30 menit setelah penyuntikan subkutan dan berlangsung selama 5-7 jam Biasanya
mengalami ketoasidosis. Pasien ini c. NPH (human) humulin digunakan untuk mengatasi keadaan akut seperti ketoasidosis, penderita baru, dan
membutuhkan insulin kerja pendek. d. Insulin detemir tindakan bedah. Kadang-kadang juga digunakan sebagai pengobatan bolus (15-20 menit)
Apakah produk insulin yang tepat e. Insulin glargine sebelum makan.
diberikan kepada pasien ?
(Konsensus Nasional pengelolaan DM tipe 1, 2009, UKK anak dan remaja IDAI)

163 Seorang pasien anak penderita DM a. Insulin mixtard 70/30 Digunakan campuran insulin (insulin mixtard 70/30) kerja cepat/pendek dan kerja
tipe 1, laki-laki usia 4 tahun, b. Reguler (human) humulin menengah Sediaan yang ada adalah kombinasi 30/70 artinya terdiri dari 30% insulin kerja
membutuhkan terapi insulin. c. NPH (human)humulin cepat atau pendek, dan 70% insulin kerja menengah.yang diberikan sebelum makan pagi
Dokter menginginkan produk d. Insulin detemir dan sebelum makan malam. Dapat menggunakan insulin campuran buatan pabrik atau
e. Insulin glargin
insulin yang tepat untuk anak-anak mencampur sendiri. Regimen ini biasa digunakan pada anak-anak. Bagi anak-anak sangat
dengan frekuensi pemberian 2 kali dianjurkan paling tidak menggunakan 2 kali injeksi insulin per hari.
sehari. Apakah produk insulin yang
(Konsensus Nasional pengelolaan DM tipe 1, 2009, UKK anak dan remaja IDAI)
tepat untuk pasien ?

164 Seorang pasien, perempuan usia 38 a. Simvastatin Kadar LDL dan kolesterol total pasien tinggi sehingga perlu diberikan obat untuk
tahun mengalami hiperlipidemia b. Etembize menurunkan kadar keduanya. Obat yang dapat menurunkan LDL dan kolesterol total dalam
dengan data laboratorium sebagai c. Niacin darah adalah simvastatin (golongan statin).
berikut : LDL 190 mg/dl, HDL 50 d. Gemfibrozil
mg/dl, kolesterol total 230 mg/dl e. fenofibrate
dan trigliserida 130 mg/dl. Obat
apakah yang tepat untuk pasien
ini ?
(Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

165 Seorang apoteker industri farmasi a. Membandingkan profil studi BA/BE dilakukan pada subyek manusia (suatu uji klinik) sehingga protokol studi harus
sedang melakukan uji BA/BE absorpsi kedua formula obat lolos kaji etik terlebih dahulu sebelum studi dapat dimulai. Biasanya dilakukan pada subyek
formula sediaan generik tablet b. Membandingkan yang sama (dengan desain menyilang) untuk menghilangkan variasi biologik antar subyek
glipizid dengan sediaan patennya bioavailabilitas kedua (karena setiap subyek menjadi kontrolnya sendiri), hal ini sangat memperkecil jumlah
menggunakan rancangan random formula obat subyek yang dibutuhkan. Jadi untuk membandingkan 2 produk obat, dilakukan studi
lengkap menyilang dua arah c. Membandingkan kecepatan menyilang 2-way (2 periode untuk pemberian 2 produk obat pada setiap subyek).
absorpsi kedua formula obat
( randomized 2-periods, 2 Pemberian produk obat yang pertama harus dilakukan secara acak agar efek urutan (order
d. Membandingkan profil
sequences, cross over design (silang effect) maupun efek waktu (period effect), bila ada, dibuat seimbang.
distribusi kedua formula
lengkap dua arah) pada 14 orang
obat (BPOM, 2004, Pedoman Uji Bioekivalensi, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik
sukarelawan sehat. Apa tujuan uji e. Menbandingkan profil Indonesia, Jakarta)
tersebut ? eliminasi kedua formula obat
166 Seorang pasien dewasa datang ke a. Parasetamol Obat-obat AINS bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin. Prostaglandin
apotik mengeluh demam disertai b. Ibuprofen sendiri adalah suatu senyawa dalam tubuh yang merupakan mediator nyeri dan
nyeri diseluruh badan. Pasien c. Antalgin radang/inflamasi. Ia terbentuk dari asam arakidonat pada sel-sel tubuh dengan bantuan
memiliki riwayat maag. Apakah d. Asam mefenamat
analgetik yang anda berikan untuk e. asetosal enzim cyclooxygenase (COX).
mengatasi keluhan pasien ?
obat-obat AINS bekerja secara tidak selektif, bisa menghambat COX-1 dan COX-2 sekaligus.
Sehingga tidak hanya bisa menghambat pembentukan prostaglandin pada peradangan,
tetapi juga menghambat prostaglandin yang dibutuhkan untuk melindungi mukosa
lambung. Akibatnya lambung menjadi terganggu.

- Parasetamol tidak berefek sebagai anti radang, tetapi lebih sebagai analgesik dan anti
piretik (obat turun panas). maka efeknya lebih terpusat dan tidak menyebabkan
gangguan pada lambung.
- Ibuprofen mempunyai efek samping epigastric pain (3-9 %),
- asam mefenamat mempunyai ESO abdominal pain 1-10 %,
- asetosal mempunyai efek samping GI pain.
(www.medscape.com)

167 Seorang anak usia 2 tahun, a. Kloramfenikol


mengalami diare spesifik yang b. Klindamicin
disebabkan e. coli . antibiotik apa c. Gentamicin
yang tepat digunakan untuk pasien d. Siprofloksasin
tersebut ? e. Kotrimoksazol

(Dipiro, 2008)

168 Sebuah industri farmasi ingin a. Modifikasi titik lebur konsentrasi malam putih berpengaruh terhadap kenaikkan titik lebur dari suppositoria
membuat sediaan suppositoria b. Meningkatkan titik lebur basis lemak coklat.
dengan formula : natrium c. Memperbaiki titik lebur
d. Stabilisator (Ika, Y.A., 2009, Pengaruh Konsentrasi Malam Putih (Cera Alba) Pada Suppositoria Basis
diklofenak, oleum cacao dan cera
e. Basis Lemak Coklat (Oleum Cacao) Terhadap Laju Disolusi Paracetamol, Fakultas Farmasi
alba. Apakah fungsi bahan cera alba
dalam formula tersebut ? Universitas Muhammadiyah Purwokerto)

169 Seorang pasien, laki-laki, usia 25 a. Pralidoxime Antidot yang diberikan untuk pasien yang mengalami keracunan paracetamol adalah N-
tahun dibawa ke IGD karena mau b. N-asetil sistein asetilsistein. Hal tersebut sesuai dengan guideline dibawah ini :
bunuh diri dengan 30 tablet c. DMBA
asetaminofen 500 mg. Pasien d. Atropin sulfat
memerlukan antidote untuk e. Natrium tiosulfat
mengurangi efek toksik
parasetamol. Apakah antidote yang
akan anda berikan pada pasien ?

(College of Emergency Medicine and National Poison Information Service, 2013,


Guideline on Antidote Availability for Emergency Departments, Royal Liverpool Hospital
and Guy's & St Thomas' NHS Foundation Trust)
(Anonim, 2006, Guideline on Antidote Availability for Accident and Emergency
Departments, British Association of Emergency Medicine and Guy's & St Thomas'
Poisons Unit)

170 Seorang pasien perempuan, usia 38 a. Cara pakai diazepam tidak Antibiotik Cefuroxime merupakan antibiotik golongan sephalosporin generasi kedua.
tahun, mengalami ISK dengan tepat Padahal pada kasus ini pasien resisten terhadap sephalosporin sehingga pemberian
gejala demam, bingung, dan susah b. Antibiotik cefuroxime tidak antibiotik tersebut tidak tepat.
tidur sejak penggantian tulang tepat
c. Aturan pakai cefuroxime Sedangkan mengenai dosis sudah tepat dimana cefuroxime 750 mg diberikan secara injeksi
panggul. Hasil pemeriksaan
tidak tepat (IV atau IM) tiap 8 jam (3 kali sehari)
laboratorium pada urin terjadi
d. Dosis cefuroxime berlebihan
perkembangan bakteri
e. Dosis cefuroxime kurang
ENterococcus faecalis yang sensitif
terhadap amoksisilin, namun
resisten terhadap sephalosporin.
Pasien mendapatkan resep dengan
obat-obatan sebagai berikut:

R/ Cefuroxime injeksi 750mg No. VI

S.3.d.d 1

Asam mefenamat 500 mg No. X

S.3.d.d 1 tab
(www.medscape.com)
Diazepam No. X

S.1.d.d 1 tab. Malam hari, prn


Apakah permasalahan klinis pada
resep diatas?

171 Seorang pasien, laki-laki, usia 38 a. Parasetamol Pasien mengalami nyeri dengan skala 6/10 yang termasuk dalam moderate pain. Sehingga
tahun, mengalami nyeri sedang b. Asam mefenamat Asetaminofen atau NSAID saja tidak cukup untuk meringankan nyerinya. Sesuai dengan
(skala 6/10) karena nyeri punggung c. Ibuprofen treatment dari WHO, pasien perlu pemberian obat Acetaminophen/NSAID yang
akibat kekakuan otot leher. Dokter d. Kombinasi paracetamol dan dikombinasi dengan Opioid lemah
ingin memberikan analgesik untuk tramadol HCl
meringankan gejala nyeri tersebut. e. Kodein
Analgesik apakah yang tepat untuk
pasien ?
(Ministry of Health, 2012, Pain Management Guidelines, Republik of Rwanda)

172 Seorang pasien, laki-laki, usia 38 a. Fenoterol HBr inhalasi Obat kortikosteroid memiliki efek samping penurunan ketahanan local dari mukosa
tahun, mengalami sariawan, batuk, b. Kombinasi budesonide dan terhadap infeksi jamur Candida albicans di mulut dan suara serak akibat iritasi tenggorokan
dan suara serak yang diduga akibat formoterol inhalasi dan pita suara. Resiko ini dapat dihindari bila pasien berkumur dengan air setelah
efek samping obat asma yang rutin c. Albuterol nebulizer menyemprot inhaler.
digunakannya untuk pencegahan d. Ipatropium bromide
nebulizer Sehingga penyebabnya adalah obat Kortikosteroid seperti beklometason, flutikason,
serangan asma jangka panjang.
e. salbutamol tablet budesonide, hidrokortison, dexamethason, prednisone, dll
Obat Apakah yang menyebabkan
keluhan tersebut ? (Tjay, Tau Hoan, Kirana Rahardja, 2002, Obat-Obat Penting: Khasiat. Penggunaan, dan
Efek-Efek Sampingnya Edisi V, Elex Media Computindo, Jakarta)

Untuk memperoleh jawaban yang tepat maka diperlukan pengetahuan mengenai golongan
pada obat-obat tersebut.

Fenoterol HBr : golongan bronkodilator

Albuterol : golongan bronkodilator


Ipatropium bromide : golongan antikolinergik

salbutamol : golongan bronkodilator

(www.medscape.com)

173 Seorang pasien, laki-laki, usia 42 a. Piroksikam


tahun, mengalami nyeri akibat b. Parasetamol
asam urat. Pemberian obat c. Kolkisin
ibuprofen 800 mg 4 kali sehari d. Prednison
ketika terjadi serangan sudah tidak e. Kodein
mampu menghilangkan rasa nyeri
pasien. Dokter ingin memberikan
analgesik untuk meringankan gejala
nyeri tersebut. Analgesik apakah
yang tepat untuk pasien ?

(Dipiro J.T.,Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

174 Seorang pasien, perempuan, usia a. injeksi naloxon 2,0 mg i.v


25 tahun, masuk UGD suatu rumah b. infusi naloxon 0,8 mg/jam
sakit karena mengalami depresi c. naltrexon 100 mg
pernafasan akibat overdosis heroin. d. Metadon 100mg/hari
Apakah antidote yang tepat untuk e. Buprenorphin 5 mg
pasien ? sublingual

(British Association of Emergency Medicine and Guy's & St Thomas' Poisons Unit , 2006,
Guideline on Antidote Availability for Accident and Emergency Departments,)

Intoksikasi akut (over dosis)

 Naloxone injeksi, dosis awal 0,4 – 2,0 mg IV (anak-anak 0,01 mg/kgBB)


 Untuk mencegah rekulensi efek opiat dapat diberikan infus naloxone 0,4-0,8mg/jam
hingga gejala minimal (menghilang)
Terapi detoksifikasi adiksi opioid

 Metadon merupakan drug of choice dalam terapi detoksifikasi adiksi opioid.Dosis


metadon yang dianjurkan untuk terapi detoksifikasi heroin (morfin) adalah 2-3 x 5-10
mg/hari peroral.
 Buprenorphine dosis rendah (1,5-5 mg sublingual setiap 2-3 x seminggu) dilaporkan
lebihefektif dan efek withdrawl lebih ringan dibandingkan metadone.
Terapi rumatan (maintenance) adiksi opioid

 Metadon dan Levo alfa acetyl;methadol (LAAM) merupakan standar terapi rumatan
adiksi opioid. Metadon diberikan setiap hari, sedangkan LAAM hanya 3 kali seminggu.
Untuk terapi maintenance, dosis metadon dapat ditingkatkan (biasanya 40-
100mg/hari).
 Buprenorphine dapat pul adigunakan sebagai terapi ruwatan dengan dosis antara 2 mg-
20 mg/hari.
 Naltrexone digunakan untuk adiksi opioid yang mempunyai motivasi tinggi untuk
berhenti. Naltrexone diberikan setiap hari 50-100 mg peroral untuk 2 – 3 kali seminggu
(Japardi, I., 2002, Efek Neurologis Pada Penggunaan Heroin (Putauw), Fakultas
Kedokteran Universitas Sumatera Utara)

175 Petugas rumah sakit akan a. 600oC Pemusnahan limbah sitostatika dilakukan dengan incenerator dengan suhu 1.000 oC
memusnahkan limbah sitotoksik b. 800oC
dengan incinerator dan meminta c. 1.000oC
petunjuk apoteker penanggung d. 1.200oC
jawab depo sitostatika mengenai e. 1.600oC
setinggan suhu incinerator yang
akan digunakan. Berapakah suhu
incinerator yang ditetapkan oleh
apoteker?

(Depkes RI, 2009, Pedoman Pencampuran Obat Suntikdan Penanganan Sediaan


Sitostatika, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta)

176 Seorang pasien perempuanusia 16 a. Agonis reseptor GABA menstabilkan keadaan inaktif dari kanal natrium dengan membuat pengurangan
tahun, penderita epilepsi tonik- b. Mengeblok kanal ion rangsangan neuron. Selain itu, dapat pula mengurangi aktivitas nukleus ventralis dari
klonik telah mengggunakan natrium thalamus atau menurunkan transmisi sinaptik atau menambahkan stimulasi temporal
carbamazepin 200 mg 3 kali sehari c. Mengeblok kanal ion kalsium menuju ke debit neuronal
+ 400 mg pada saat mau tidur d. Meningkatkan transmisi
selama 4 tahun. Bagaimana inhibitor GABA-ergik
e. Menghambat enzim GABA
mekanisme obat tersebut ?
Transaminase

(www.medscape.com )

177 Seorang pasien kanker payudara a. Paklitaxel Regimen stadium awal (1-2)yang mengandungdoxorubicin populer digunakan karena
stage 2 usia 40 tahun baru saja b. Doksorubisin terlihat superior dari cyclophosphamide, methotrexate, dan fluorouracil (CMF) dan hanya
selesai menjalankan pengangkatan c. Kombinasi Doksorubisin dan membutuhkan empat siklus.
kanker dengan teknik breast Siklofosfamid
d. Trastuzumab (Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
conserving treatment (BCT) dan
e. Vinorelbine Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
terapi radiasi untuk mencegah
kekambuhan. Apakah kemoterapi The McGraw-Hill Companies, Inc.)
lini pertama untuk pasien ini ?

178 Seorang apoteker di industri a. Bulan pertama


farmasi sedang melakukan uji b. Bulan ke-2
stabilitas yang dipercepat c. Bulan ke-3
(accelerated time) produk tablet d. Bulan ke-4
allopurinol. Kapankah di lakukan e. Bulan ke-5
pengambilan sampel ?

(Asean Guideline On Stability Study Of Drug Product, 2013)

179 Seorang perempuan usia 32 tahun a. PBF Pulvis doveri 100mg merupakan obat golongan narkotika karena mengandung morphin
datang ke apotek menebus resep b. PBF bahan baku anhidrate
untuk anaknya penderita depresi c. PBF Subsidi
d. PBF obat keras Berdasarkan permenkes noor 3 tahun 2015 yang tercantum dalam BAB II pasal 6 (industri
reflek batuk dengan obat pulvis
e. PBF Khusus farmasi yang memproduksi narkotika dan PBF atau instalasi Farmasi Pemerintah yang
doveri 100 mg sediaan tersebut
menyalurkan Narkotika wajib memiliki izin khusus dari Menteri sesuai ketentuan
tidak tersedia di apotek karena
peraturan perundang-undangan) (izin khusus yang dimaksud yaitu izin khusus produksi
habis dan belum diadakan kembali.
narkotika, izin khusus impor narkotika dan izin khusus penyaluran narkotika) PBF yang
Dari manakah obat ini diadakan
diberi izin khusus tersebut adalah PBF Kimia Farma
apotek ?

180 Seorang pasien, wanita usia 25 a. Dosis tab Acyclovir terlalu Dosis Acyclovir tab untuk herpes zoster adalah 400 mg, 5 kali sehari. (MIMS,2014)
tahun mengalami infeksi Herpes tinggi
b. Jumlah tab Acyclovir kurang Untuk pengobatan infeksi herpes zoster minimal dilakukan 7 hari dengan aturan pakai 5
Zoster. Pasien mendapatkan resep
c. Frekuensi Pemberian kali sehari. Jika dalah sehari pasien membutuhkan 5 tablet maka dalam 7 hari pasien
dengan obat :
Acyclovir terlau banyak membutuhkan : 5x7 = 35 tab
R/ Acyclovir tab 400 no.X d. Waktu pemberian Acyclovir
Frekuensi Pemberian Acyclovir sesuai yang di anjurkan, 5 kali sehari (MIMS, 2014)
kurang tepat
S 5.d.d.1 tablet d.c dihabiskan e. Cara pemakaian Acyclovir Waktu pemberian Acyclovir sudah tepat dimana pada resep terdapat tanda d.c yang
R/ Acylovir Cream no.1S.u.e cream tidak tepat berarti saat makan. Acyclovir tab dapat diberikan bersama makan untuk mengurangi rasa
tidak nyaman pada GI
Pengobatan Infeksi Virus Zoster
minimal dilakukan 7 hari. Cara pemakaian Acyclovir cream sudah tepat, dimana pada resep terdapat tanda S.u.e
Permasalahan klinis apakah yang yang artinya bertujuan untuk pemakaian luar.
terdapat dalam resep ?

181 Seorang pasien perempuan 35 th a. 15 tab 15 = XV30 = XXX


mendapatkan resep sebagai berikut b. 30 tab
c. 40 tab 40 = XL50 = L
:
d. 50 tab
60 = LX
R/ Ciprofloksasin 500 tab no. XL e. 60 tab
S 3.d.d.1 tab

Berapa jumlah Ciprofloksasin yang


diterima pasien ?

(Departemen Pendidikan Nasional, 2000, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang
Disempurnakan, Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia)

(Harsono purwo adi, 2011, Angka Romawi)

182 Seorang Apoteker membuat a. 189.500.000 Diketahui :


perencanaan usaha apotik. Dalam b. 205.640.000
c. 210.540.000 - Total investasi = Rp. 150.000.000
tahun pertama, Apoteker
d. 216.460.000 - Variable Cost (VC) = Rp. 115.000.000
menghitung biaya tetap yang harus
e. 234.640.000 - Fix Cost (FC) = Rp. 50.500.000
dikeluarkan adalah sebesar Rp.
Ditanyakan:BEP apotik tersebut?
50.500.000,- dan biaya variabel
sebesar Rp. 115.000.000,- Jawab :
sementara itu total investasi yang
disiapkan adalah sebesar
Rp.150.000.000,-. Berapakah Break
Event Point(BEP) Apotek tersebut ? BEP =

BEP =

BEP = 216.428.571

183 Seorang pasien, anak usia 9 tahun a. Segera  Segera = Cito


mendapatkan resep dengan obat b. Sepuasnya  Sepuasnya = -
sebagai berikut : c. Sesuai petunjuk  Sesuai petunjuk = ut.dictum
d. Setiap jam  setiap jam = alternis horis (alt.hor)
R/ Zinc Syr. No. 1S.I.d.d.C.1 e. Sesuai keinginan  ad libitum (ad.l.i.b) = sesukanya/sesuai keinginan.
(Anief, 2008, Ilmu Meracik Obat : Teori dan Praktik,Gadjah Mada University Press,
R/ Oralit no.XIIS.ad.l.i.b
Yogyakarta)
Apakah arti ad l.i.b dalam resep
tersebut ?

184 Seorang apoteker di Industri a. Uji homogenitas IPC untuk sediaan tablet dilakukan pada saat granul, tablet, dan pengemasan.
farmasi akan melakukan In Process b. Uji kebocoran
c. Uji keseragaman bobot Pada granul dilakukan pengujian kadar air dan homogenitas
Control (IPC) pada pembuatan
Dexamethason 0,5 mg. Uji d. Uji kadar air
Pada sediaan tablet dilakukan pengujian keseragaman bobot pada saat tablet keluar dari
dilakukan setelah tablet keluar dari e. Uji keutuhan kemasan
mesin pencetak tablet.
mesin cetak. Apakah uji yang
dilakukan oleh Apoteker tersebut ? Pada saat pengemasan tablet dilakukan pengujian kebocoran kemasan dan keutuhan
kemasan
(Purwa Indah, 2013, Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Glaxo Wellcome
Indonesia Jakarta, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia)

185 Seorang apoteker di suatu industri a. Kempa langsung  Metode yang tepat untuk membuat tablet yang memiliki kompresibilitas baik dan daya
farmasi sedang melakukan riset b. Granulisasi basah alir yang baik yaitu metode kempa langsung. Dimana kempa langsung adalah
formulasi tablet amoksisilin. Dari c. Granulisasi kering pembuatan tablet dengan mengempa langsung campuran zat aktif dan eksipien kering,
literatur diketahui bahwa d. Fast melt granulation tanpa melalui perlakuan awal terlebih dahulu.secara umum sifat zat aktif yang cocok
amoksisilin memiliki kompresibilitas e. Foam granulation untuk metode kempa langsung adalah; alirannya baik, kompresibilitasnya baik,
yang baik dan daya alir yang baik. bentuknya kristal, dan mampu menciptakan adhesifitas dan kohesifitas dalam massa
Metode apakah yang tepat untuk tablet.
 Granulasi Kering disebut juga slugging, yaitu memproses partikel zat aktif dan eksipien
membuat tablet tersebut?
dengan mengempa campuran bahan kering menjadi massa padat yang selanjutnya
dipecah lagi untuk menghasilkan partikel yang berukuran lebih besar dari serbuk
semula (granul). Metode ini digunakan dalam kondisi-kondisi yaitu kandungan zat aktif
dalam tablet tinggi, zat aktif susah mengalir dan zat aktif sensitif terhadap panas dan
lembab
 Granulasi Basah yaitu memproses campuran partikel zat aktif dan eksipien menjadi
partikel yang lebih besar dengan menambahkan cairan pengikat dalam jumlah yang
tepat sehingga terjadi massa lembab yang dapat digranulasi.Metode ini biasanya
digunakan apabila zat aktif tahan terhadap lembab dan panas.
(Lannie hadisoewignyo, 2015, Bahan Ko-Press Dalam Metode Kempa Langsung, Surabaya
Vol. 28, No. 1 )

186 Seorang apoteker ingin melakukan a. Validasi prospektif  Validasi prospektif adalah validasi yang dilakukanuntukproduksibaru yang
validasi pada proses pembuatan b. Validasi konkruen belumdipasarkanatauproduk lama yang mengalamiperubahan yang besar, dantransfer
tablet ibu profen yang telah rutin c. Validasi retrospektif product yaituproduk yang sudahpernahdiproduksi di satusite danditransferkesite lain.
di produksi dan dipasarkan. Proses d. Validasi ulang  Validasi konkruen adalah proses validasi yang dilakukan untuk produk yang sudah
validasi tetap dapat dilakukan e. Validasi pembersihan berjalan dengan tingkat produksi rendah dan produk yang rutin diproduksi.
karena tidak ada perubahan Keputusanuntukmelakukanvalidasikonkurenhendaklahdijustifikasi, didokumentasikan,
formulasi dan peralatan yang dandisetujuiolehkepalabagianQuality Unit.
digunakan. Apakah jenis validasi  Validasi retrospektif adalah Validasiyang dilakukanuntukproduk-produk yang sudah
lama dipasarkan, tetapibelumdivalidasisehinggamemerlukan data
yang dilakukan?
validasiuntukregistrasiulang.
 Validasi ulangadalah validasiyang dilakukan secara berkala terhadap fasilitas, sistem,
peralatan dan proses termasuk proses pembersihan untuk mengkonfirmasi bahwa
validasi masih absah.
 Validasi pembersihan adalah Validasi prosedur pembersihan yang dilakukan hanya
untuk permukaan alat yang bersentuhan langsung dengan produk
(BPOM, 2006, Cara Pembuatan Obat yang Baik)

187 Seorang laki-laki membawa a. Natrium EDTA intra vena  Antidotum yang tepat untuk pasien yang keracunan timbal yaitu DMSA oral dimana
anaknya (laki-laki, usia 5 tahun) ke b. Kalsium EDTA intra vena DMSA merupakan khelator yang efektif dan aman digunakan dalam penanganan
UGD rumah sakit karena diduga c. Deksamethason intra vena keracunan logam berat seperti timbal atau timah hitam. Senyawa organik yang dikenal
mengalami keracunan dengan d. BAL dosis tunggal juga dengan nama dagang chemet ini merupakan khelator yang efektif dalam
gejala mengalami mual-muntah, e. DMSA oral penanganan keracunan logam berat seperti timbal atau timah hitam.
nyeri abdomen, mulut terasa  British Anti-Lewisite atau BAL bereaksi dengan logam berat seperti arsen sehingga
seperti logam, terdapat garis biru mencegah inaktivasi enzim-enzim yang mengandung gugus SH.
pada gusi, dan susah buang air  Kalsium EDTA (Etilen diamin tetra asetat) intra vena efektif untuk logam-logam transisi,
oleh karena itu EDTA juga membentuk chleat dengan ca tubuh
besar. Hasil pemeriksaan
(Farmakologi Dasar Edisi II Priyanto, L. Batubara dan Jurnal College of Emergency
menunjukkan pasien mengalami
Medicine and National Poisons Information Service Guideline on Antidote Availability for
keracunan timah hitam (timbal) Emergency Departments, 2013)
secara kronis akibat pencemaraan
pada sumber air minum. Apakah
antidote yang tepat untuk pasien?
188 Berdasarkan PMK No. 35 Tahun a. Apoteker harus melakukan Dalam mengelolaan Apotek, Apoteker senantiasa harus memiliki kemampuan
2014 tentang pelayanan studi lanjut pada tingkat yang menyediakan dan memberikan pelayanan yang baik, mengambil keputusan yang tepat,
kefarmasian, apoteker dituntut lebih tinggi kemampuan berkomunikasi antar profesi, menempatkan diri sebagaimenempatkan
untuk selalu meningkatkan b. Apoteker harus selalu pimpinan dalam situasi multidisipliner, kemampuan mengelola SDM secara efektif, selalu
pengetahuan, keterampilan dan mengikuti kegiatan seminar belajar sepanjang karier, dan membantu memberi pendidikan dan memberi peluang untuk
perilaku untuk dapat berinteraksi ilmiah kefarmasian meningkatkan pengetahuan.
c. Apoteker harus belajar
langsung dengan pasien. Apakah
sepanjang hayati tentang (Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1027/MENKES/SK/IX/2004
yang dimaksdukan dengan
ilmu kefarmasian Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek)
meningkatkan pengetahuan pada
d. Apoteker harus mengambil
peryataan tersebut? pendidikan apoteker spesialis
e. Apoteker mempelajari dan
menguasai teknik
berkomunikasi
189 Seorang apoteker akan mengurus a. IAI pusat untuk mengurus permohonan SIPA atau SIKA harus melampirkan surat rekomendasi yang
Surat Ijin Praktek Apoteker (SIPA) b. Dinas Kesehatan berasal dari organisasi Profesi (IAI).
karena akan bekerja sebagai Kabupaten/kota
Apoteker Pengelola Apotek. c. IAI Kabupaten/kota
Siapakah yang berwenang d. BPPT Kabupaten/kota
mengeluarkan rekomendasi? e. IAI daerah

(Permenkes RI No. 889 tahun 2011 Tentang Registrasi, Izin Praktik, Dan Izin Kerja Tenaga
Kefarmasian)

190 Seorang pasien Laki-laki usia 65 a. 0,10 ml Dosis Dewasa pada brosur = 5mg
tahun mengalami nyeri hebat (skala b. 0,25ml
c. 1,25 ml Ditanya :
8/10) setelah mengalami serangan
infak Miokardial. Dokter ingin d. 0,50 ml
Dosis orang tua = ½ x dosis dewasa
memberikan injeksi morphine (5 e. 1,0 ml
mg/ml) untuk pasien ini dan = ½ x 5mg/ml
meminta anda untuk
= 2,5mg dalam 0,50ml
menghitungkan dosisnya. Petunjuk
dosis pada brosur menyatakan
dosis obat secara iv adalah 5 mg.
Dosis untuk orang tua adalah
separo dari dosis dewasa.
Berapakah ml yang akan anda
rekomendasikan kedai dokter?

191 Seorang apoteker mendapatkan a. 1:1


resep sediaan antibiotik b. 2:2
Cotrimoxazole yang merupakan c. 1:3
antibiotik kombinasi antara d. 1:4 (Tjay, Tau Hoan, Kirana Rahardja, 2002, Obat-Obat Penting: Khasiat. Penggunaan, dan
Sulfamethoxazole dan e. 1:5 Efek-Efek Sampingnya Edisi V, Elex Media Computindo, Jakarta)
Trimetoprime. Berapakah
perbandingan antara
Sulfamethoxazole dan
Trimetoprime dalam sediaan
tersebut ?

192 Seorang sale PBF datang ke apotek a. Apoteker Pendamping


untuk mengantar pesanan sediaan b. Tenaga teknis kefarmasian
psikotropika tablet Codein. c. Karyawan Apotek
Sementara itu, apoteker d. Kasir
penanggung jawab sedang tidak e. Pemilik Saran Apotek
berada di apotek. Siapakah yang
berwenang untuk menerima
pesanan tablet codein tersebut ?
(Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 Tentang
Peredaran, Penyimpanan, Pemusnahan, dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika, dan
Prekursor Farmasi)

193 Seorang apoteker di Industri a. 0,006 ppm -1 cm -1 HUKUM LAMBERT-BEER


Farmasi sedang melakukan kalibrasi b. 0,060 ppm -1 cm -1
alat spektrofotometer untuk c. 0,600 ppm -1 cm -1
penetapan kadar parasetamol. d. 6,000 ppm -1 cm -1
Parasetamol 1000 ppm diencerkan e. 60,00 ppm -1 cm -1
dengan NaOH 0,1 N hingga 10 ppm
(c). Lebar kuvet (b) yang digunakan
adalah 1 cm kuvet dan nilai
absorbansi (A) yang dihasilkan
adalah 0,6. Berapakah nilai
absorbtivitas molar (ɛ) larutan
parasetamol tersebut ?
194 Seorang apoteker di industri a. Dehumidhifer
farmasi sedang merancang ruang b. Filter
steril untuk produksi produk injeksi. c. Ducting
Untuk tujuan tersebut, apoteker d. Blower
melengkapi ruang produksi dengan e. Cooling coil
Air Handling Unit (AHU). Salah satu
komponen dari AHU berfungsi
untuk mendinginkan udara. Apakah
nama alat tersebut ?

(http://www.academia.edu/10159872/Sistem_pendingin_udara_menggunakan_AHU)

195 Seorang pasien mendapat serbuk a. Dehumidhifer


injeksi Cefotaxime di industri b. Filter
farmasi sedang merancang ruang c. Ducting
steriluntuk produksi produk injeksi. d. Blower
Untuk tujuan tersebut, apoteker e. Cooling coil
melengkapi ruang produksi dengan
Air Handling Unit (AHU). Salah satu
komponen dari AHU berfungsi
untuk mendinginkan udara. Apakah
nama alat tersebut ?

(http://www.academia.edu/10159872/Sistem_pendingin_udara_menggunakan_AHU)
196 Seorang pasien anak usia 4 tahun a. 2 tetes/menit (12/60)x20 = 4 tetes/menit
penderita asma masuk ruang rawat b. 4 tetes/menit
inap,dan harus mendapatkan infus c. 6 tetes/menit
teofilin (2 mg/ml) dengan dosis 12 d. 8 tetes/menit
mg / jam diketahui 1 ml infus = 20 e. 10 tetes/menit
tetes, berapakah pengaturan
kecepatan infus tersebut ?

197 Seorang pasien laki laki mengalami a. 2 hari


demam typoid dan mendapatkan b. 4 hari
resep antibiotik ciprofloxacin 500 c. 21 hari
mg 2 kali sehari, berapa lamakah d. 7 hari
obat ini harus di berikan ? e. 14 hari

(WHO, 2011, Guidelines for the Management of Thyphoid Fever)

198 Panitia farmasi dan terapi (PFT) a. Formularium Nasional Acuan dalam revisi formularium di RS berdasarkan FORNAS
akan melakukan revisi formularium b. Data pemakaian obat
setelah dilakukan evaluasi sebelumnya
menyeluruh terhadap kepatuhan c. Formulariaum Rumah Sakit
penulisan resep di RS tersebut, lain
Apakah yang wajib diacu dalam d. Data obat dari industri
farmasi
revisi formularium tersebut ?
e. Produk obat paten yang
diajukan SMF

(Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 58 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan


Kefarmasian di Rumah Sakit)

199 Seorang perempuan TBC usia 32 a. Edukasi pasien Hambatan penting yang menyebabkan kegagalan pengobatan TB paru adalah adanya
tahun mengalami kegagalan terapi b. Konseling Pendidikan yang rendah atau tidak adanya pengetahuan terhadap peyakit dan hygiene
karena tidak patuh minum obat c. Home care lingkungan yang masih jauh dari standar kesehatan. Dengan pendidikan yang kurang
sesuai regimen terapi karena pasien d. Layanan informasi obat penderita tidak menyadari bahwa penyembuhan penyakit dan kesehatan itu umumnya
tidak memahami akibat yang dapat e. Pemantauan terapi obat berpangkal dari penderita atau masyarakat
terjadi jika penyakit ini tidak di
itu sendiri. Pendidikan yang kurang menyebabkan sesorang tidak dapat meningkatkan
obati dengan benar. Layanan
kemampuannya untuk mencapai taraf hidup yang baik yang sangat dibutuhkan untuk
apakah yang harus diberikan
penjagaan kesehatan.
apoteker kepada pasien ini ?
(Widari N.P. dan Syamsul A., 2015, Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Tingkat
Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tbc Di Puskesmas Kedurus Surabaya)

(Green, L.W., 1997, perencanaan pendidikan kesehatan: sebuah pendekatan pendidikan,


diterjemahkan oleh Maudy, dkk, FKM-UI)
200 Seorang pasien laki2 usia 27 tahun a. Misoprostol Pasien mengalami gastric ulcer akibat dari obat asam mefenamat (NSAID) dimana perlu
mengalami gastric ulcer, karena b. Sukralfat dilakukan penghentian NSAID, sedangkan untuk pengobatan gastric ulcer diberikan obat
efek samping asam mefenamat, c. Al(OH)2 golongan H2 reseptor antagonis (misal, ranitidine, cimetidine, dan lain-lain) atau PPI (misal,
gejala masih terasa meskipun d. Lansoprazole omeprazol, lansoprazol, dan lain-lain)
pasien menghentikan penggunaan e. Bismuth subsalisilat
obat sejak 3 hari yang lalu, apakah
obat yang tepat untuk pasien ?

(Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

NO. SOAL PILIHAN DAN KUNCI JAWABAN PENJELASAN

153 Seorang pasien TB laki-laki usia 30 f. Pengobatan berhasil Pengobatan TB mengalami kegagalan, apabila:
tahun, telah menjalani terapi dan penggunaan obat
selama 6 bulan dengan OAT dihentikan  Penderita BTA positif yang hasil pemeriksaan dahaknya tetap positif atau kembali
g. Pengobatan berhasil dan menjadi positif pada satu bulan sebelum akhir pengobatan atau pada akhir pengobatan.
kategori 1 (2HRZE/4H3R3). Satu
penggunaan obat  Tindak lanjut : Penderita BTA positif baru dengan kategori 1 diberikan kategori 2 mulai
minggu kemudian pasien
dilanjutkan dari awal.
melakukan pemeriksaan dahak dan
h. Pengobatan berhasil dan (Depkes RI, 2005, Pharmaceutical Care untuk Penyakit TB)
hasil ditemukan 90 BTA dalam 100
pasien mengalami
lapang pandang. Apakah
kekambuhan
kesimpulan dan tindak lanjut dari
i. Pengobatan gagal dan
hasil pengobatan pasien? lanjutkan pengunaan obat
(2HRZE/4H3R3)
j. Pengobatan gagal dan ganti
terapi dengan
(2HRZES/HRZE/5HRZE)
154 Seorang pasien DM tipe-2, laki-laki, f. 75 mL larutan dekstrosa Pasien dengan keadaan hipoglikemi dengan kadar glukosa < 70mg/dL dan dalam kondisi
usia 48 tahun, mengalami 10% tidak sadar,tindakan pertama diberikan 50ml (25gram) Dekstrose 50 IV 2-5 menit.Jika tdk
penurunan kesadaran, masuk IGD g. 100 mL larutan dekstrosa bs diberikan IV, baru diberikan Glukagon 1mg, SC
karena mengalami hipoglikemi 20%
(kadar glukosa darah 45mg/dL). h. 50 mL larutan dekstrosa
Apakah penatalaksanaan 50%
i. Ampul glukagon HCL bubuk
hipoglikemi yang tepat bagi pasien?
1 mg
j. Ampul glukagon HCL bubuk
10 mg
(Hypoglicemia : Adult Management Protocol, 2012)

155 Seorang pasien perempuan, usia 28 f. Difenhidramin  Cetirizin merupakan antihistamin generasi kedua berasal dari metabolit aktif Hidroksizin
tahun, penderita rhinitis alergi, g. Klorfeniramin maleat dengan kerja obat kuat dan panjang. Cetirizine bersifat hidrofil, sehingga tidak bekerja
datang ke apotek untuk membeli h. Siproheptadin sedatif juga tidak antikolinergis (tidak memicu keja jantung)
obat tanpa resep untuk mengurangi i. Cetirizine  Difenhidramin & CTM, antihistamin generasi pertama, dapat menembus sawar darah
gejala gatal pada tenggorokan dan j. Prometazine otak (sedatif) dan bersifat antikolinergis, begitu jg dengan Siproheptadine.
bersin-bersin. Pasien menginginkan  Prometazine: antihistamin yg derivate fenotiazine memiliki efek sedatif.
obat alergi yang tidak bikin ngantuk (Tjay, Tau Hoan, Kirana Rahardja, 2002, Obat-Obat Penting: Khasiat. Penggunaan, dan
dan jantung berdebar-debar. Obat Efek-Efek Sampingnya Edisi V, Elex Media Computindo, Jakarta)
apakah yang anda pilihkan untuk
pasien?

156 Seorang pasien perempuan, usia 26 f. Natrium naproksen Sumatriptan (golongan senyawa triptan) yang merupakan first-line terapi bagi pasien
tahun, didiagnosa dokter menderita g. Kalium diklofenak dengan migrain sedang ke berat ketika terapi tunggal maupun kombinasi analgetik tidak
migrain sedang. Pasien mengatakan h. Sumatriptan efektif (tidak berespon)
telah mengkonsumsi beberapa obat i. Ibuprofen
sakit kepala dan migraine, termasuk j. Ergotamin tatrat
obat kombinasi paraseramol,
aspirin dan kafein. Akan tetapi obat
tersebut tidak berhasil meredakan
serangan migrainnya. Dokter
meminta pendapat anda untuk
obat yang tepat. Obat apakah yang
anda rekomendasikan?

(Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

157 Seorang pasien laki-laki, usia 52 f. Mengkonsumsi amiodaron Fotosensitif merupakan efek samping gangguan kulit yang umum dari penggunaan obat
tahun, penderita aritmia jantung, sesuai dosis dan aturan pakai amiodaron, dimana kulit menjadi sensitif terhadap paparan sinar matahari, terjadi erytema
rutin mengkonsumsi tablet g. Mengkonsumsi amiodaron dan pembengkakan pada area yang terkena paparan.Fototoksisitas dari amiodaron juga
amiodaron 200mg selama 2 tahun dengan jus buah dapat menginduksi hiperpigmentasi kulit (biru, abu-abu). Efek samping tersebut dapat
terakhir. Salah satu efek samping h. Melindungi kulit dari diatasi dengan pengurangan dosis atau dengan pemakaian sunscreen, Pasien harus
jangka panjang obat ini adalah paparan sinar matahari diinstruksikan untuk menghindari paparan sinar matahari, selama terapi dengan
i. Rutin mengkonsumsi
fotosensitif. Edukasi apa yang akan amiodaron.
makanan yang kaya kalium
anda sampaikan kepada pasien?
j. Menggunakan krim (A Review on Amiodaron as an antiarhythmic Drug)
pemutih bila keluar rumah
158 Seorang pasien TB, laki-laki usia 38 f. Streptomisin Streptomisin memiliki efek samping utama, yaitu kerusakan saraf ke delapan yang
tahun, mengalami efek samping g. Ethambutol berkaitan dengan keseimbangan dan pendengaran. Resiko efek samping tersebut akan
obat dengan keluhan pusing, h. Pirazinamid meningkat seiring dengan peningkatan dosis yang dingunakan dan umur penderita.
ganguan keseimbangan dan telinga i. INH Kerusakan alat keseimbangan biasanya terjadi pada 2 bulan pertama dengan tanda – tanda
berdenging setelah 2 bulan j. Rifampisin telinga mendenging (tinnitus), pusing dan kehilangan keseimbangan.
menggunakan paket OAT. Manakah
(Depkes RI, 2005, Pharmaceutical Care untuk Penyakit TB)
obat TB yang mengakibatkan efek
samping tersebut?

159 Seorang pasien DM-tipe 2 laki-laki f. Sulfonilurea  golongan biguanid yaitu Metformin, mekanisme aksi dari metformin meningkatkan
usia 50 tahun rutin menggunakan g. DPP4-Inhibitor sensitivitas insulin pada hepar dan jaringan otot
ADO dengan mekanisme aksi h. Meglitinide  Meglitinid Mekanisme kerja obat golongan ini hampir sama dengan
meningkatkan sensifitas reseptor i. Alfa glukosidase Inhibitor sulfonilurea.Golongan ADO ini merangsang insulin dengan menutup kanal K yang ATP-
insulin. Apakah nama golongan j. Biguanide independentdi sel β pankreas
obat yang dikonsumsi pasien ?  Alfa glukosidase bekerja secara kompetitif menghambat kerja enzim alfa glukosidase di
dalam saluran cerna sehingga dapat menurunkan hiperglikemiapostprandial, bekerja di
lumen usus, tidak menyebabkan hipoglikemia dan tidak mempengaruhi kadar insulin
 Merangsang sekresi insulin di kelenjar pankreas, sehingga hanya efektif pada penderita
diabetes yang sel-sel β pankreasnya masih berfungsi dengan baik
(www.medscape.com)

160 Seorang pasien anak-anak, laki-laki, f. Fenobarbital  Karbamazepin ,menghambat kanal NA+ yang mengakibatkan pemasukan ion natrium ke
usia 8 tahun,penderita epilepsi g. Karbamazepin dalam membran sel berkurang dan menghambat terjadinya potensial aksi oleh
tonik-klonik mengalami alergi h. Asam valproat depolarisasi terus-menerus pada neuron. (medscape)
setelah pertama kali mengkonsumsi i. Lamotrigine  Asam valproat dapat meningkatkan GABA dengan menghambat degradasi atau
fenitoin yang diresepkan dokter j. Gabapentin mengaktivasi sintesis GABA.asam valproat berpotensi terhadap respon GABA post
untuk penyakitnya. Dokter sinaptik yang langsung menstabilkan membran serta mempengaruhi kanal kalium.
menginginkan obat pengganti  Lamotrigine menghambat aktivasi arus Ca2+ ,serta memblok pelepasan eksitasi
dengan mekanisme aksi yang sama neurotransmiter asam amino seperti glutamat dan aspartat
(www.medscape.com)
dan meminta pendapat anda obat
apakah yang anda sarankan?

161 Seorang apoteker di industri f. Kualifikasi mesin dan Validasi Proses adalah tindakan pembuktian yang didokumentasikan bahwa proses yang
farmasi memimpin kegiatan validasi peralatan dilakukan dalam batas parameter yang ditetapkan secara efektif dan memberi hasil yang
yang bertujuan untuk mengurangi g. Validasi proses produksi dapat terulang untuk menghasilkan produk jadi yang memenuhi spesifikasi dan atribut
masalah yang terjadi pada produksi h. Validasi metoda analisa mutu yang ditetapkan.
tablet paracetamol dan i. Valida proses pengemasan
memperkecil kemungkinan j. Validasi pembersihan Validasi proses
terjadinya proses ulang,proses
validasi di lakukan terhadap e. Ukuran bets sama dengan ukuran bets produksi yang direncanakan.
pembuatan produk sebanyak 3 f. Jika bets validasi akan dipasarkan, kondisipembuatannya memenuhi ketentuan CPOB.
g. Prosedur (termasuk komponen) yang sesuai pendaftaran
batch berturut-turut. Apakah jenis
h. Hasil validasi harus memenuhi spesifikasi dan sesuai izin edar.
validasi yang di lakukan ? Validasi proses dilakukan terhadap minimum 3 bets secara berturut‐turut (yang
dinyatakan berhasil) sebelum bets produk diedarkan.

(Priyambodo, B., 2007, Manajemen Farmasi Industri, Global Pustaka Utama,Yogyakarta)

162 Seorang pasien DM tipe 2, laki-laki f. Insulin lispro Short acting insulin, insulin reguler dengan masa kerja pendek yang efeknya terjadi dalam
usia 55 tahun,masuk UGD karena g. Reguler (human) humulin waktu 30 menit setelah penyuntikan subkutan dan berlangsung selama 5-7 jam Biasanya
mengalami ketoasidosis. Pasien ini h. NPH (human) humulin digunakan untuk mengatasi keadaan akut seperti ketoasidosis, penderita baru, dan
membutuhkan insulin kerja pendek. i. Insulin detemir tindakan bedah. Kadang-kadang juga digunakan sebagai pengobatan bolus (15-20 menit)
Apakah produk insulin yang tepat j. Insulin glargine sebelum makan.
diberikan kepada pasien ?
(Konsensus Nasional pengelolaan DM tipe 1, 2009, UKK anak dan remaja IDAI)

163 Seorang pasien anak penderita DM f. Insulin mixtard 70/30 Digunakan campuran insulin (insulin mixtard 70/30) kerja cepat/pendek dan kerja
tipe 1, laki-laki usia 4 tahun, g. Reguler (human) humulin menengah Sediaan yang ada adalah kombinasi 30/70 artinya terdiri dari 30% insulin kerja
membutuhkan terapi insulin. h. NPH (human)humulin cepat atau pendek, dan 70% insulin kerja menengah.yang diberikan sebelum makan pagi
Dokter menginginkan produk i. Insulin detemir dan sebelum makan malam. Dapat menggunakan insulin campuran buatan pabrik atau
insulin yang tepat untuk anak-anak j. Insulin glargin mencampur sendiri. Regimen ini biasa digunakan pada anak-anak. Bagi anak-anak sangat
dengan frekuensi pemberian 2 kali dianjurkan paling tidak menggunakan 2 kali injeksi insulin per hari.
sehari. Apakah produk insulin yang
(Konsensus Nasional pengelolaan DM tipe 1, 2009, UKK anak dan remaja IDAI)
tepat untuk pasien ?

164 Seorang pasien, perempuan usia 38 f. Simvastatin Kadar LDL dan kolesterol total pasien tinggi sehingga perlu diberikan obat untuk
tahun mengalami hiperlipidemia g. Etembize menurunkan kadar keduanya. Obat yang dapat menurunkan LDL dan kolesterol total dalam
dengan data laboratorium sebagai h. Niacin darah adalah simvastatin (golongan statin).
berikut : LDL 190 mg/dl, HDL 50 i. Gemfibrozil
mg/dl, kolesterol total 230 mg/dl j. fenofibrate
dan trigliserida 130 mg/dl. Obat
apakah yang tepat untuk pasien
ini ?

(Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

165 Seorang apoteker industri farmasi f. Membandingkan profil studi BA/BE dilakukan pada subyek manusia (suatu uji klinik) sehingga protokol studi harus
sedang melakukan uji BA/BE absorpsi kedua formula obat lolos kaji etik terlebih dahulu sebelum studi dapat dimulai. Biasanya dilakukan pada subyek
formula sediaan generik tablet g. Membandingkan yang sama (dengan desain menyilang) untuk menghilangkan variasi biologik antar subyek
glipizid dengan sediaan patennya bioavailabilitas kedua (karena setiap subyek menjadi kontrolnya sendiri), hal ini sangat memperkecil jumlah
menggunakan rancangan random formula obat subyek yang dibutuhkan. Jadi untuk membandingkan 2 produk obat, dilakukan studi
lengkap menyilang dua arah h. Membandingkan kecepatan menyilang 2-way (2 periode untuk pemberian 2 produk obat pada setiap subyek).
absorpsi kedua formula obat
( randomized 2-periods, 2 Pemberian produk obat yang pertama harus dilakukan secara acak agar efek urutan (order
i. Membandingkan profil
sequences, cross over design (silang effect) maupun efek waktu (period effect), bila ada, dibuat seimbang.
distribusi kedua formula
lengkap dua arah) pada 14 orang
obat (BPOM, 2004, Pedoman Uji Bioekivalensi, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik
sukarelawan sehat. Apa tujuan uji j. Menbandingkan profil Indonesia, Jakarta)
tersebut ? eliminasi kedua formula obat
166 Seorang pasien dewasa datang ke f. Parasetamol Obat-obat AINS bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin. Prostaglandin
apotik mengeluh demam disertai g. Ibuprofen sendiri adalah suatu senyawa dalam tubuh yang merupakan mediator nyeri dan
nyeri diseluruh badan. Pasien h. Antalgin radang/inflamasi. Ia terbentuk dari asam arakidonat pada sel-sel tubuh dengan bantuan
memiliki riwayat maag. Apakah i. Asam mefenamat enzim cyclooxygenase (COX).
analgetik yang anda berikan untuk j. asetosal
obat-obat AINS bekerja secara tidak selektif, bisa menghambat COX-1 dan COX-2 sekaligus.
mengatasi keluhan pasien ?
Sehingga tidak hanya bisa menghambat pembentukan prostaglandin pada peradangan,
tetapi juga menghambat prostaglandin yang dibutuhkan untuk melindungi mukosa
lambung. Akibatnya lambung menjadi terganggu.

- Parasetamol tidak berefek sebagai anti radang, tetapi lebih sebagai analgesik dan anti
piretik (obat turun panas). maka efeknya lebih terpusat dan tidak menyebabkan
gangguan pada lambung.
- Ibuprofen mempunyai efek samping epigastric pain (3-9 %),
- asam mefenamat mempunyai ESO abdominal pain 1-10 %,
- asetosal mempunyai efek samping GI pain.
(www.medscape.com)
167 Seorang anak usia 2 tahun, f. Kloramfenikol
mengalami diare spesifik yang g. Klindamicin
disebabkan e. coli . antibiotik apa h. Gentamicin
yang tepat digunakan untuk pasien i. Siprofloksasin
tersebut ? j. Kotrimoksazol

(Dipiro, 2008)

168 Sebuah industri farmasi ingin f. Modifikasi titik lebur konsentrasi malam putih berpengaruh terhadap kenaikkan titik lebur dari suppositoria
membuat sediaan suppositoria g. Meningkatkan titik lebur basis lemak coklat.
dengan formula : natrium h. Memperbaiki titik lebur
i. Stabilisator (Ika, Y.A., 2009, Pengaruh Konsentrasi Malam Putih (Cera Alba) Pada Suppositoria Basis
diklofenak, oleum cacao dan cera
j. Basis Lemak Coklat (Oleum Cacao) Terhadap Laju Disolusi Paracetamol, Fakultas Farmasi
alba. Apakah fungsi bahan cera alba
Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
dalam formula tersebut ?

169 Seorang pasien, laki-laki, usia 25 f. Pralidoxime Antidot yang diberikan untuk pasien yang mengalami keracunan paracetamol adalah N-
tahun dibawa ke IGD karena mau g. N-asetil sistein asetilsistein. Hal tersebut sesuai dengan guideline dibawah ini :
bunuh diri dengan 30 tablet h. DMBA
asetaminofen 500 mg. Pasien i. Atropin sulfat
memerlukan antidote untuk j. Natrium tiosulfat
mengurangi efek toksik
parasetamol. Apakah antidote yang
akan anda berikan pada pasien ?
(College of Emergency Medicine and National Poison Information Service, 2013,
Guideline on Antidote Availability for Emergency Departments, Royal Liverpool Hospital
and Guy's & St Thomas' NHS Foundation Trust)

(Anonim, 2006, Guideline on Antidote Availability for Accident and Emergency


Departments, British Association of Emergency Medicine and Guy's & St Thomas'
Poisons Unit)

170 Seorang pasien perempuan, usia 38 f. Cara pakai diazepam tidak Antibiotik Cefuroxime merupakan antibiotik golongan sephalosporin generasi kedua.
tahun, mengalami ISK dengan tepat Padahal pada kasus ini pasien resisten terhadap sephalosporin sehingga pemberian
gejala demam, bingung, dan susah g. Antibiotik cefuroxime tidak antibiotik tersebut tidak tepat.
tidur sejak penggantian tulang tepat
h. Aturan pakai cefuroxime Sedangkan mengenai dosis sudah tepat dimana cefuroxime 750 mg diberikan secara injeksi
panggul. Hasil pemeriksaan
tidak tepat (IV atau IM) tiap 8 jam (3 kali sehari)
laboratorium pada urin terjadi
perkembangan bakteri i. Dosis cefuroxime berlebihan
j. Dosis cefuroxime kurang
ENterococcus faecalis yang sensitif
terhadap amoksisilin, namun
resisten terhadap sephalosporin.
Pasien mendapatkan resep dengan
obat-obatan sebagai berikut:

R/ Cefuroxime injeksi 750mg No. VI

S.3.d.d 1

Asam mefenamat 500 mg No. X

S.3.d.d 1 tab
(www.medscape.com)
Diazepam No. X

S.1.d.d 1 tab. Malam hari, prn

Apakah permasalahan klinis pada


resep diatas?

171 Seorang pasien, laki-laki, usia 38 f. Parasetamol Pasien mengalami nyeri dengan skala 6/10 yang termasuk dalam moderate pain. Sehingga
tahun, mengalami nyeri sedang g. Asam mefenamat Asetaminofen atau NSAID saja tidak cukup untuk meringankan nyerinya. Sesuai dengan
(skala 6/10) karena nyeri punggung h. Ibuprofen treatment dari WHO, pasien perlu pemberian obat Acetaminophen/NSAID yang
akibat kekakuan otot leher. Dokter i. Kombinasi paracetamol dan dikombinasi dengan Opioid lemah
ingin memberikan analgesik untuk tramadol HCl
meringankan gejala nyeri tersebut. j. Kodein
Analgesik apakah yang tepat untuk
pasien ?
(Ministry of Health, 2012, Pain Management Guidelines, Republik of Rwanda)

172 Seorang pasien, laki-laki, usia 38 f. Fenoterol HBr inhalasi Obat kortikosteroid memiliki efek samping penurunan ketahanan local dari mukosa
tahun, mengalami sariawan, batuk, g. Kombinasi budesonide dan terhadap infeksi jamur Candida albicans di mulut dan suara serak akibat iritasi tenggorokan
dan suara serak yang diduga akibat formoterol inhalasi dan pita suara. Resiko ini dapat dihindari bila pasien berkumur dengan air setelah
h. Albuterol nebulizer
efek samping obat asma yang rutin i. Ipatropium bromide menyemprot inhaler.
digunakannya untuk pencegahan nebulizer
j. salbutamol tablet Sehingga penyebabnya adalah obat Kortikosteroid seperti beklometason, flutikason,
serangan asma jangka panjang.
budesonide, hidrokortison, dexamethason, prednisone, dll
Obat Apakah yang menyebabkan
keluhan tersebut ? (Tjay, Tau Hoan, Kirana Rahardja, 2002, Obat-Obat Penting: Khasiat. Penggunaan, dan
Efek-Efek Sampingnya Edisi V, Elex Media Computindo, Jakarta)

Untuk memperoleh jawaban yang tepat maka diperlukan pengetahuan mengenai golongan
pada obat-obat tersebut.

Fenoterol HBr : golongan bronkodilator

Albuterol : golongan bronkodilator

Ipatropium bromide : golongan antikolinergik

salbutamol : golongan bronkodilator

(www.medscape.com)
173 Seorang pasien, laki-laki, usia 42 f. Piroksikam
tahun, mengalami nyeri akibat g. Parasetamol
asam urat. Pemberian obat h. Kolkisin
ibuprofen 800 mg 4 kali sehari i. Prednison
ketika terjadi serangan sudah tidak j. Kodein
mampu menghilangkan rasa nyeri
pasien. Dokter ingin memberikan
analgesik untuk meringankan gejala
nyeri tersebut. Analgesik apakah
yang tepat untuk pasien ?

(Dipiro J.T.,Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)

174 Seorang pasien, perempuan, usia f. injeksi naloxon 2,0 mg i.v


25 tahun, masuk UGD suatu rumah g. infusi naloxon 0,8 mg/jam
sakit karena mengalami depresi h. naltrexon 100 mg
pernafasan akibat overdosis heroin. i. Metadon 100mg/hari
Apakah antidote yang tepat untuk j. Buprenorphin 5 mg
pasien ? sublingual

(British Association of Emergency Medicine and Guy's & St Thomas' Poisons Unit , 2006,
Guideline on Antidote Availability for Accident and Emergency Departments,)
Intoksikasi akut (over dosis)

 Naloxone injeksi, dosis awal 0,4 – 2,0 mg IV (anak-anak 0,01 mg/kgBB)


 Untuk mencegah rekulensi efek opiat dapat diberikan infus naloxone 0,4-0,8mg/jam
hingga gejala minimal (menghilang)
Terapi detoksifikasi adiksi opioid

 Metadon merupakan drug of choice dalam terapi detoksifikasi adiksi opioid.Dosis


metadon yang dianjurkan untuk terapi detoksifikasi heroin (morfin) adalah 2-3 x 5-10
mg/hari peroral.
 Buprenorphine dosis rendah (1,5-5 mg sublingual setiap 2-3 x seminggu) dilaporkan
lebihefektif dan efek withdrawl lebih ringan dibandingkan metadone.
Terapi rumatan (maintenance) adiksi opioid

 Metadon dan Levo alfa acetyl;methadol (LAAM) merupakan standar terapi rumatan
adiksi opioid. Metadon diberikan setiap hari, sedangkan LAAM hanya 3 kali seminggu.
Untuk terapi maintenance, dosis metadon dapat ditingkatkan (biasanya 40-
100mg/hari).
 Buprenorphine dapat pul adigunakan sebagai terapi ruwatan dengan dosis antara 2 mg-
20 mg/hari.
 Naltrexone digunakan untuk adiksi opioid yang mempunyai motivasi tinggi untuk
berhenti. Naltrexone diberikan setiap hari 50-100 mg peroral untuk 2 – 3 kali seminggu
(Japardi, I., 2002, Efek Neurologis Pada Penggunaan Heroin (Putauw), Fakultas
Kedokteran Universitas Sumatera Utara)

175 Petugas rumah sakit akan a. 600oC Pemusnahan limbah sitostatika dilakukan dengan incenerator dengan suhu 1.000 oC
memusnahkan limbah sitotoksik f. 800oC
dengan incinerator dan meminta g. 1.000oC
petunjuk apoteker penanggung h. 1.200oC
jawab depo sitostatika mengenai i. 1.600oC
setinggan suhu incinerator yang
akan digunakan. Berapakah suhu
incinerator yang ditetapkan oleh
apoteker?
(Depkes RI, 2009, Pedoman Pencampuran Obat Suntikdan Penanganan Sediaan
Sitostatika, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta)

176 Seorang pasien perempuanusia 16 f. Agonis reseptor GABA menstabilkan keadaan inaktif dari kanal natrium dengan membuat pengurangan
tahun, penderita epilepsi tonik- g. Mengeblok kanal ion rangsangan neuron. Selain itu, dapat pula mengurangi aktivitas nukleus ventralis dari
klonik telah mengggunakan natrium thalamus atau menurunkan transmisi sinaptik atau menambahkan stimulasi temporal
carbamazepin 200 mg 3 kali sehari h. Mengeblok kanal ion kalsium menuju ke debit neuronal
+ 400 mg pada saat mau tidur i. Meningkatkan transmisi
selama 4 tahun. Bagaimana inhibitor GABA-ergik
j. Menghambat enzim GABA
mekanisme obat tersebut ?
Transaminase

(www.medscape.com )

177 Seorang pasien kanker payudara f. Paklitaxel Regimen stadium awal (1-2)yang mengandungdoxorubicin populer digunakan karena
stage 2 usia 40 tahun baru saja g. Doksorubisin terlihat superior dari cyclophosphamide, methotrexate, dan fluorouracil (CMF) dan hanya
selesai menjalankan pengangkatan h. Kombinasi Doksorubisin dan membutuhkan empat siklus.
kanker dengan teknik breast Siklofosfamid
i. Trastuzumab (Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
conserving treatment (BCT) dan
j. Vinorelbine Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
terapi radiasi untuk mencegah
The McGraw-Hill Companies, Inc.)
kekambuhan. Apakah kemoterapi
lini pertama untuk pasien ini ?
178 Seorang apoteker di industri f. Bulan pertama
farmasi sedang melakukan uji g. Bulan ke-2
stabilitas yang dipercepat h. Bulan ke-3
(accelerated time) produk tablet i. Bulan ke-4
allopurinol. Kapankah di lakukan j. Bulan ke-5
pengambilan sampel ?

(Asean Guideline On Stability Study Of Drug Product, 2013)

179 Seorang perempuan usia 32 tahun f. PBF Pulvis doveri 100mg merupakan obat golongan narkotika karena mengandung morphin
datang ke apotek menebus resep g. PBF bahan baku anhidrate
untuk anaknya penderita depresi h. PBF Subsidi
i. PBF obat keras Berdasarkan permenkes noor 3 tahun 2015 yang tercantum dalam BAB II pasal 6 (industri
reflek batuk dengan obat pulvis
j. PBF Khusus farmasi yang memproduksi narkotika dan PBF atau instalasi Farmasi Pemerintah yang
doveri 100 mg sediaan tersebut
menyalurkan Narkotika wajib memiliki izin khusus dari Menteri sesuai ketentuan
tidak tersedia di apotek karena
peraturan perundang-undangan) (izin khusus yang dimaksud yaitu izin khusus produksi
habis dan belum diadakan kembali.
narkotika, izin khusus impor narkotika dan izin khusus penyaluran narkotika) PBF yang
Dari manakah obat ini diadakan
diberi izin khusus tersebut adalah PBF Kimia Farma
apotek ?

180 Seorang pasien, wanita usia 25 f. Dosis tab Acyclovir terlalu Dosis Acyclovir tab untuk herpes zoster adalah 400 mg, 5 kali sehari. (MIMS,2014)
tahun mengalami infeksi Herpes tinggi
g. Jumlah tab Acyclovir kurang Untuk pengobatan infeksi herpes zoster minimal dilakukan 7 hari dengan aturan pakai 5
Zoster. Pasien mendapatkan resep
h. Frekuensi Pemberian kali sehari. Jika dalah sehari pasien membutuhkan 5 tablet maka dalam 7 hari pasien
dengan obat :
Acyclovir terlau banyak membutuhkan : 5x7 = 35 tab
R/ Acyclovir tab 400 no.X i. Waktu pemberian Acyclovir
Frekuensi Pemberian Acyclovir sesuai yang di anjurkan, 5 kali sehari (MIMS, 2014)
kurang tepat
S 5.d.d.1 tablet d.c dihabiskan j. Cara pemakaian Acyclovir Waktu pemberian Acyclovir sudah tepat dimana pada resep terdapat tanda d.c yang
R/ Acylovir Cream no.1S.u.e cream tidak tepat berarti saat makan. Acyclovir tab dapat diberikan bersama makan untuk mengurangi rasa
tidak nyaman pada GI
Pengobatan Infeksi Virus Zoster
minimal dilakukan 7 hari. Cara pemakaian Acyclovir cream sudah tepat, dimana pada resep terdapat tanda S.u.e
Permasalahan klinis apakah yang yang artinya bertujuan untuk pemakaian luar.
terdapat dalam resep ?

181 Seorang pasien perempuan 35 th f. 15 tab 15 = XV30 = XXX


mendapatkan resep sebagai berikut g. 30 tab 40 = XL50 = L
: h. 40 tab
i. 50 tab 60 = LX
R/ Ciprofloksasin 500 tab no. XL j. 60 tab
S 3.d.d.1 tab

Berapa jumlah Ciprofloksasin yang


diterima pasien ?

(Departemen Pendidikan Nasional, 2000, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang
Disempurnakan, Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia)

(Harsono purwo adi, 2011, Angka Romawi)

182 Seorang Apoteker membuat f. 189.500.000 Diketahui :


perencanaan usaha apotik. Dalam g. 205.640.000
h. 210.540.000 - Total investasi = Rp. 150.000.000
tahun pertama, Apoteker
i. 216.460.000 - Variable Cost (VC) = Rp. 115.000.000
menghitung biaya tetap yang harus
j. 234.640.000 - Fix Cost (FC) = Rp. 50.500.000
dikeluarkan adalah sebesar Rp.
Ditanyakan:BEP apotik tersebut?
50.500.000,- dan biaya variabel
sebesar Rp. 115.000.000,- Jawab :
sementara itu total investasi yang
disiapkan adalah sebesar BEP =
Rp.150.000.000,-. Berapakah Break
Event Point(BEP) Apotek tersebut ?
BEP =

BEP = 216.428.571

183 Seorang pasien, anak usia 9 tahun f. Segera  Segera = Cito


mendapatkan resep dengan obat g. Sepuasnya  Sepuasnya = -
sebagai berikut : h. Sesuai petunjuk  Sesuai petunjuk = ut.dictum
i. Setiap jam  setiap jam = alternis horis (alt.hor)
R/ Zinc Syr. No. 1S.I.d.d.C.1 j. Sesuai keinginan  ad libitum (ad.l.i.b) = sesukanya/sesuai keinginan.
(Anief, 2008, Ilmu Meracik Obat : Teori dan Praktik,Gadjah Mada University Press,
R/ Oralit no.XIIS.ad.l.i.b
Yogyakarta)
Apakah arti ad l.i.b dalam resep
tersebut ?

184 Seorang apoteker di Industri f. Uji homogenitas IPC untuk sediaan tablet dilakukan pada saat granul, tablet, dan pengemasan.
farmasi akan melakukan In Process g. Uji kebocoran
h. Uji keseragaman bobot Pada granul dilakukan pengujian kadar air dan homogenitas
Control (IPC) pada pembuatan
Dexamethason 0,5 mg. Uji i. Uji kadar air
Pada sediaan tablet dilakukan pengujian keseragaman bobot pada saat tablet keluar dari
dilakukan setelah tablet keluar dari j. Uji keutuhan kemasan
mesin pencetak tablet.
mesin cetak. Apakah uji yang
dilakukan oleh Apoteker tersebut ? Pada saat pengemasan tablet dilakukan pengujian kebocoran kemasan dan keutuhan
kemasan
(Purwa Indah, 2013, Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Glaxo Wellcome
Indonesia Jakarta, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia)

185 Seorang apoteker di suatu industri f. Kempa langsung  Metode yang tepat untuk membuat tablet yang memiliki kompresibilitas baik dan daya
farmasi sedang melakukan riset g. Granulisasi basah alir yang baik yaitu metode kempa langsung. Dimana kempa langsung adalah
formulasi tablet amoksisilin. Dari h. Granulisasi kering pembuatan tablet dengan mengempa langsung campuran zat aktif dan eksipien kering,
literatur diketahui bahwa i. Fast melt granulation tanpa melalui perlakuan awal terlebih dahulu.secara umum sifat zat aktif yang cocok
amoksisilin memiliki kompresibilitas j. Foam granulation untuk metode kempa langsung adalah; alirannya baik, kompresibilitasnya baik,
yang baik dan daya alir yang baik. bentuknya kristal, dan mampu menciptakan adhesifitas dan kohesifitas dalam massa
Metode apakah yang tepat untuk tablet.
 Granulasi Kering disebut juga slugging, yaitu memproses partikel zat aktif dan eksipien
membuat tablet tersebut?
dengan mengempa campuran bahan kering menjadi massa padat yang selanjutnya
dipecah lagi untuk menghasilkan partikel yang berukuran lebih besar dari serbuk
semula (granul). Metode ini digunakan dalam kondisi-kondisi yaitu kandungan zat aktif
dalam tablet tinggi, zat aktif susah mengalir dan zat aktif sensitif terhadap panas dan
lembab
 Granulasi Basah yaitu memproses campuran partikel zat aktif dan eksipien menjadi
partikel yang lebih besar dengan menambahkan cairan pengikat dalam jumlah yang
tepat sehingga terjadi massa lembab yang dapat digranulasi.Metode ini biasanya
digunakan apabila zat aktif tahan terhadap lembab dan panas.
(Lannie hadisoewignyo, 2015, Bahan Ko-Press Dalam Metode Kempa Langsung, Surabaya
Vol. 28, No. 1 )

186 Seorang apoteker ingin melakukan f. Validasi prospektif  Validasi prospektif adalah validasi yang dilakukanuntukproduksibaru yang
validasi pada proses pembuatan g. Validasi konkruen belumdipasarkanatauproduk lama yang mengalamiperubahan yang besar, dantransfer
tablet ibu profen yang telah rutin h. Validasi retrospektif product yaituproduk yang sudahpernahdiproduksi di satusite danditransferkesite lain.
di produksi dan dipasarkan. Proses i. Validasi ulang  Validasi konkruen adalah proses validasi yang dilakukan untuk produk yang sudah
validasi tetap dapat dilakukan j. Validasi pembersihan berjalan dengan tingkat produksi rendah dan produk yang rutin diproduksi.
karena tidak ada perubahan Keputusanuntukmelakukanvalidasikonkurenhendaklahdijustifikasi, didokumentasikan,
formulasi dan peralatan yang dandisetujuiolehkepalabagianQuality Unit.
digunakan. Apakah jenis validasi  Validasi retrospektif adalah Validasiyang dilakukanuntukproduk-produk yang sudah
lama dipasarkan, tetapibelumdivalidasisehinggamemerlukan data
yang dilakukan?
validasiuntukregistrasiulang.
 Validasi ulangadalah validasiyang dilakukan secara berkala terhadap fasilitas, sistem,
peralatan dan proses termasuk proses pembersihan untuk mengkonfirmasi bahwa
validasi masih absah.
 Validasi pembersihan adalah Validasi prosedur pembersihan yang dilakukan hanya
untuk permukaan alat yang bersentuhan langsung dengan produk
(BPOM, 2006, Cara Pembuatan Obat yang Baik)

187 Seorang laki-laki membawa f. Natrium EDTA intra vena  Antidotum yang tepat untuk pasien yang keracunan timbal yaitu DMSA oral dimana
anaknya (laki-laki, usia 5 tahun) ke g. Kalsium EDTA intra vena DMSA merupakan khelator yang efektif dan aman digunakan dalam penanganan
UGD rumah sakit karena diduga h. Deksamethason intra vena keracunan logam berat seperti timbal atau timah hitam. Senyawa organik yang dikenal
mengalami keracunan dengan i. BAL dosis tunggal juga dengan nama dagang chemet ini merupakan khelator yang efektif dalam
gejala mengalami mual-muntah, j. DMSA oral penanganan keracunan logam berat seperti timbal atau timah hitam.
nyeri abdomen, mulut terasa  British Anti-Lewisite atau BAL bereaksi dengan logam berat seperti arsen sehingga
seperti logam, terdapat garis biru mencegah inaktivasi enzim-enzim yang mengandung gugus SH.
pada gusi, dan susah buang air  Kalsium EDTA (Etilen diamin tetra asetat) intra vena efektif untuk logam-logam transisi,
oleh karena itu EDTA juga membentuk chleat dengan ca tubuh
besar. Hasil pemeriksaan
(Farmakologi Dasar Edisi II Priyanto, L. Batubara dan Jurnal College of Emergency
menunjukkan pasien mengalami
Medicine and National Poisons Information Service Guideline on Antidote Availability for
keracunan timah hitam (timbal) Emergency Departments, 2013)
secara kronis akibat pencemaraan
pada sumber air minum. Apakah
antidote yang tepat untuk pasien?
188 Berdasarkan PMK No. 35 Tahun f. Apoteker harus melakukan Dalam mengelolaan Apotek, Apoteker senantiasa harus memiliki kemampuan
2014 tentang pelayanan studi lanjut pada tingkat yang menyediakan dan memberikan pelayanan yang baik, mengambil keputusan yang tepat,
kefarmasian, apoteker dituntut lebih tinggi kemampuan berkomunikasi antar profesi, menempatkan diri sebagaimenempatkan
untuk selalu meningkatkan g. Apoteker harus selalu pimpinan dalam situasi multidisipliner, kemampuan mengelola SDM secara efektif, selalu
pengetahuan, keterampilan dan mengikuti kegiatan seminar belajar sepanjang karier, dan membantu memberi pendidikan dan memberi peluang untuk
perilaku untuk dapat berinteraksi ilmiah kefarmasian meningkatkan pengetahuan.
h. Apoteker harus belajar
langsung dengan pasien. Apakah
sepanjang hayati tentang (Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1027/MENKES/SK/IX/2004
yang dimaksdukan dengan
ilmu kefarmasian Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek)
meningkatkan pengetahuan pada
i. Apoteker harus mengambil
peryataan tersebut? pendidikan apoteker spesialis
j. Apoteker mempelajari dan
menguasai teknik
berkomunikasi
189 Seorang apoteker akan mengurus f. IAI pusat untuk mengurus permohonan SIPA atau SIKA harus melampirkan surat rekomendasi yang
Surat Ijin Praktek Apoteker (SIPA) g. Dinas Kesehatan berasal dari organisasi Profesi (IAI).
karena akan bekerja sebagai Kabupaten/kota
Apoteker Pengelola Apotek. h. IAI Kabupaten/kota
Siapakah yang berwenang i. BPPT Kabupaten/kota
mengeluarkan rekomendasi? j. IAI daerah

(Permenkes RI No. 889 tahun 2011 Tentang Registrasi, Izin Praktik, Dan Izin Kerja Tenaga
Kefarmasian)

190 Seorang pasien Laki-laki usia 65 f. 0,10 ml Dosis Dewasa pada brosur = 5mg
tahun mengalami nyeri hebat (skala g. 0,25ml
h. 1,25 ml Ditanya :
8/10) setelah mengalami serangan
infak Miokardial. Dokter ingin i. 0,50 ml
Dosis orang tua = ½ x dosis dewasa
memberikan injeksi morphine (5 j. 1,0 ml
mg/ml) untuk pasien ini dan = ½ x 5mg/ml
meminta anda untuk
= 2,5mg dalam 0,50ml
menghitungkan dosisnya. Petunjuk
dosis pada brosur menyatakan
dosis obat secara iv adalah 5 mg.
Dosis untuk orang tua adalah
separo dari dosis dewasa.
Berapakah ml yang akan anda
rekomendasikan kedai dokter?

191 Seorang apoteker mendapatkan f. 1:1


resep sediaan antibiotik g. 2:2
Cotrimoxazole yang merupakan h. 1:3
antibiotik kombinasi antara i. 1:4 (Tjay, Tau Hoan, Kirana Rahardja, 2002, Obat-Obat Penting: Khasiat. Penggunaan, dan
Sulfamethoxazole dan j. 1:5 Efek-Efek Sampingnya Edisi V, Elex Media Computindo, Jakarta)
Trimetoprime. Berapakah
perbandingan antara
Sulfamethoxazole dan
Trimetoprime dalam sediaan
tersebut ?

192 Seorang sale PBF datang ke apotek f. Apoteker Pendamping


untuk mengantar pesanan sediaan g. Tenaga teknis kefarmasian
psikotropika tablet Codein. h. Karyawan Apotek
Sementara itu, apoteker i. Kasir
penanggung jawab sedang tidak j. Pemilik Saran Apotek
berada di apotek. Siapakah yang
berwenang untuk menerima
pesanan tablet codein tersebut ?
(Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 Tentang
Peredaran, Penyimpanan, Pemusnahan, dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika, dan
Prekursor Farmasi)

193 Seorang apoteker di Industri f. 0,006 ppm -1 cm -1 HUKUM LAMBERT-BEER


Farmasi sedang melakukan kalibrasi g. 0,060 ppm -1 cm -1
alat spektrofotometer untuk h. 0,600 ppm -1 cm -1
penetapan kadar parasetamol. i. 6,000 ppm -1 cm -1
Parasetamol 1000 ppm diencerkan j. 60,00 ppm -1 cm -1
dengan NaOH 0,1 N hingga 10 ppm
(c). Lebar kuvet (b) yang digunakan
adalah 1 cm kuvet dan nilai
absorbansi (A) yang dihasilkan
adalah 0,6. Berapakah nilai
absorbtivitas molar (ɛ) larutan
parasetamol tersebut ?
194 Seorang apoteker di industri f. Dehumidhifer
farmasi sedang merancang ruang g. Filter
steril untuk produksi produk injeksi. h. Ducting
Untuk tujuan tersebut, apoteker i. Blower
melengkapi ruang produksi dengan j. Cooling coil
Air Handling Unit (AHU). Salah satu
komponen dari AHU berfungsi
untuk mendinginkan udara. Apakah
nama alat tersebut ?

(http://www.academia.edu/10159872/Sistem_pendingin_udara_menggunakan_AHU)

195 Seorang pasien mendapat serbuk f. Dehumidhifer


injeksi Cefotaxime di industri g. Filter
farmasi sedang merancang ruang h. Ducting
steriluntuk produksi produk injeksi. i. Blower
Untuk tujuan tersebut, apoteker j. Cooling coil
melengkapi ruang produksi dengan
Air Handling Unit (AHU). Salah satu
komponen dari AHU berfungsi
untuk mendinginkan udara. Apakah
nama alat tersebut ?

(http://www.academia.edu/10159872/Sistem_pendingin_udara_menggunakan_AHU)
196 Seorang pasien anak usia 4 tahun f. 2 tetes/menit (12/60)x20 = 4 tetes/menit
penderita asma masuk ruang rawat g. 4 tetes/menit
inap,dan harus mendapatkan infus h. 6 tetes/menit
teofilin (2 mg/ml) dengan dosis 12 i. 8 tetes/menit
mg / jam diketahui 1 ml infus = 20 j. 10 tetes/menit
tetes, berapakah pengaturan
kecepatan infus tersebut ?

197 Seorang pasien laki laki mengalami f. 2 hari


demam typoid dan mendapatkan g. 4 hari
resep antibiotik ciprofloxacin 500 h. 21 hari
mg 2 kali sehari, berapa lamakah i. 7 hari
obat ini harus di berikan ? j. 14 hari

(WHO, 2011, Guidelines for the Management of Thyphoid Fever)

198 Panitia farmasi dan terapi (PFT) f. Formularium Nasional Acuan dalam revisi formularium di RS berdasarkan FORNAS
akan melakukan revisi formularium g. Data pemakaian obat
setelah dilakukan evaluasi sebelumnya
menyeluruh terhadap kepatuhan h. Formulariaum Rumah Sakit
penulisan resep di RS tersebut, lain
Apakah yang wajib diacu dalam i. Data obat dari industri
farmasi
revisi formularium tersebut ?
j. Produk obat paten yang
diajukan SMF

(Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 58 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan


Kefarmasian di Rumah Sakit)

199 Seorang perempuan TBC usia 32 f. Edukasi pasien Hambatan penting yang menyebabkan kegagalan pengobatan TB paru adalah adanya
tahun mengalami kegagalan terapi g. Konseling Pendidikan yang rendah atau tidak adanya pengetahuan terhadap peyakit dan hygiene
karena tidak patuh minum obat h. Home care lingkungan yang masih jauh dari standar kesehatan. Dengan pendidikan yang kurang
sesuai regimen terapi karena pasien i. Layanan informasi obat penderita tidak menyadari bahwa penyembuhan penyakit dan kesehatan itu umumnya
tidak memahami akibat yang dapat j. Pemantauan terapi obat berpangkal dari penderita atau masyarakat
terjadi jika penyakit ini tidak di
itu sendiri. Pendidikan yang kurang menyebabkan sesorang tidak dapat meningkatkan
obati dengan benar. Layanan
kemampuannya untuk mencapai taraf hidup yang baik yang sangat dibutuhkan untuk
apakah yang harus diberikan
penjagaan kesehatan.
apoteker kepada pasien ini ?
(Widari N.P. dan Syamsul A., 2015, Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Tingkat
Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tbc Di Puskesmas Kedurus Surabaya)

(Green, L.W., 1997, perencanaan pendidikan kesehatan: sebuah pendekatan pendidikan,


diterjemahkan oleh Maudy, dkk, FKM-UI)
200 Seorang pasien laki2 usia 27 tahun f. Misoprostol Pasien mengalami gastric ulcer akibat dari obat asam mefenamat (NSAID) dimana perlu
mengalami gastric ulcer, karena g. Sukralfat dilakukan penghentian NSAID, sedangkan untuk pengobatan gastric ulcer diberikan obat
efek samping asam mefenamat, h. Al(OH)2 golongan H2 reseptor antagonis (misal, ranitidine, cimetidine, dan lain-lain) atau PPI (misal,
gejala masih terasa meskipun i. Lansoprazole omeprazol, lansoprazol, dan lain-lain)
pasien menghentikan penggunaan j. Bismuth subsalisilat
obat sejak 3 hari yang lalu, apakah
obat yang tepat untuk pasien ?

(Dipiro J.T., Robert L.T., Gary C.Y., Gary R.M., Barbara G.W., Posey L.M., 2008,
Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition, United States of America:
The McGraw-Hill Companies, Inc.)