Anda di halaman 1dari 52

BUKU PEDOMAN

PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI

Disusun oleh:

Tim

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA
2015/2016

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page i
Yogyakarta
BUKU PEDOMAN
PENULISANPROPOSAL DAN SKRIPSI

Editor:
Nindita Kumalawati Santoso, M.N.S.
Kayat Haryani, S.Kep., Ns

Kontributor:

Edi Sampurno, MNurs.


Anafrin Y., M. Kep., Sp. Kep. An
Wahyuningsih, M. Kep.
Nindita K. Santoso, M.N.S.
Brune I. Yulitasari, M.N.S
Zulpahiyana, MMR
Dedi Mawardi P., MPH
Kayat Haryani, S.Kep., Ns
Wahyu Dewi S., S.Kep., Ns
Pratiwi, S.Kep., Ns

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


UNIVERSITASALMA ATA YOGYAKARTA
2015/2016

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page ii
Yogyakarta
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-
Nya sehingga tersusun Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi bagi mahasiswa
program studi Profesi Ners Universitas Alma Ata Yogyakarta. Setiap mahasiswa
program studi Profesi Ners Universitas Alma Ata dituntut untuk mampu menulis skripsi
secara benar sehingga mahasiswa perlu pedoman dalam penulisan proposal dan skripsi.
Cara penulisan proposal danskripsi yang dipakai setiap institusi pendidikan tinggi
berbeda-beda. Melalui penulisan pedoman skripsi dapat memberikan petunjuk secara
umum, sehingga pola pikir dalam menulis proposal dan pelaksanaan penyusunan skripsi
dapat lebih terarah dan seragam untuk mahasiswa program studi Profesi Ners
Universitas Alma Ata Yogyakarta .
Buku pedoman ini merupakan acuan bagi mahasiswa program studi Profesi Ners
dan masih akan terus diperbaiki pada cetakan berikutnya. Semoga Pedoman Penulisan
Proposal dan Skripsi ini dapat bermanfaat untuk semua.

Yogyakarta, Agustus 2016


Ketua Program Studi Ners

Wahyuningsih, M.Kep

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page iii
Yogyakarta
DAFTAR ISI

Halaman Judul ----------------------------------------------------------------------------- i


Kata Pengantar ----------------------------------------------------------------------------- iii
Daftar Isi ------------------------------------------------------------------------------------ iv
BAGIAN I SISTEMATIKA SKRIPSI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang--------------------------------------------------------------- 1
B. Perumusan Masalah --------------------------------------------------------- 1
C. Tujuan Penelitian ------------------------------------------------------------ 1
D. Manfaat Penelitian ---------------------------------------------------------- 2
E. Keaslian Penelitian ---------------------------------------------------------- 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Telaah Pustaka --------------------------------------------------------------- 3
B. Kerangka Teori -------------------------------------------------------------- 3
C. Hipotesis dan Pertanyaan Penelitian ------------------------------------- 4
BAB III METODE PENELITIAN
A. Rancangan Penelitian ------------------------------------------------------- 5
B. Tempat dan Waktu Penelitian --------------------------------------------- 5
C. Subjek Penelitian ------------------------------------------------------------ 5
D. Variabel Penelitian ---------------------------------------------------------- 6
E. Definisi Operasional Variabel --------------------------------------------- 6
F. Instrumen Penelitian -------------------------------------------------------- 6
G. Teknik Pengumpulan Data ------------------------------------------------- 6
H. Analisis Data ----------------------------------------------------------------- 7
I. Etika Penelitian -------------------------------------------------------------- 7
J. Rencana Jalannya Penelitian ---------------------------------------------- 7
K. Kesulitan dan Kelemahan Penelitian ------------------------------------- 7
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian -------------------------------------------------------------- 8
B. Pembahasan ------------------------------------------------------------------ 8
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan---------------------------------------------------------------------- 10

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page iv
Yogyakarta
B. Saran -------------------------------------------------------------------------- 10
BAB VI CARA PENULISAN REFERENSI SKRIPSI --------------------- 11

BAGIAN II CARA PENULISAN NASKAH PUBLIKASI


A. Cara Penulisan Naskah Publikasi ---------------------------------------------- 11
B. Pedoman Isi Tulisan -------------------------------------------------------------- 12

BAGIAN III ETIKA PENELITIAN


A. Prinsip-Prinsip Etika ------------------------------------------------------------- 18
B. Tanggung Jawab Peneliti -------------------------------------------------------- 19

BAGIAN IV FORMAT PENGETIKAN SKRIPSI


A. Bahan dan Ukuran ---------------------------------------------------------------- 20
B. Pengetikan ------------------------------------------------------------------------- 20
C. Penomoran------------------------------------------------------------------------- 22
D. Tabel (gambar dan grafik) ------------------------------------------------------ 24
E. Penulisan Kutipan Langsung (kuotasi) ---------------------------------------- 25
F. Bahasa ------------------------------------------------------------------------------ 25

BAGIAN V FORMAT PROPOSAL DAN SKRIPSI


A. Proposal dan Skripsi ------------------------------------------------------------- 27
B. Judul, Lembar Persetujuan dan Pengesahan ---------------------------------- 27
C. Daftar Isi, Pernyataan dan Kata Pengantar ----------------------------------- 27
D. Judul, Abstrak dan Kata Kunci ------------------------------------------------- 27
E. Daftar Pustaka -------------------------------------------------------------------- 28
F. Lampiran --------------------------------------------------------------------------- 28

BAGIAN VI PELAKSANAAN
A. Pelaksanaan Skripsi -------------------------------------------------------------- 29
B. Jadwal Bimbingan ---------------------------------------------------------------- 29
C. Seminar Proposal ----------------------------------------------------------------- 29
D. Pengajuan Ethical Clearance --------------------------------------------------- 30
E. PelaksanaanPenelitian ----------------------------------------------------------- 31

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page v
Yogyakarta
F. Seminar Hasil Skripsi ------------------------------------------------------------ 31
G. Revisi dan Penjilidan ------------------------------------------------------------ 32
H. Dewan Penguji dan Penilaian --------------------------------------------------- 33

DAFTAR PUSTAKA -------------------------------------------------------------------- 33


LAMPIRAN

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page vi
Yogyakarta
BAGIAN I. SISTEMATIKA SKRIPSI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Latar belakang penelitian menggambarkan sitematika pemikiran yang menjurus ke arah
masalah yang diteliti dan menonjolkan masalah tersebut penting dan menarik untuk
diteliti(masalah hanya dapat di selesaikan dengan penelitian), sehingga lebih banyak
memaparkan variabel terikat sebagai tokoh utama dan variabel bebas sebagai figuran yang
terdiri atas :
Seriousness of the problem adalah mengungkap pentingnya masalah untuk diteliti, penekanan
pada masalah variabel terikat. Penyebab terjadinya masalah juga dituliskan.
Magnitude of the problem (besar, intensitas, luas, distribusi masalah) adalah menuliskan
berapa besar angka kejadian dari masalah yang akan di angkat, dapat berupa prevalensi
secara global maupun di area yang akan diteliti.
Political concern, kebijakan untuk mengatasi atau menanggulangi masalah yang diteliti, baik
kebijakan pemerintah maupun internasional.
Public concern, diungkapkan dengan kepedulian masyarakat yang merasa mempunyai
masalah yang akan diteliti.
Managability diungkapakan bahwa masalah yang akan diteliti dapat dikelola dengan
pengetahuan, waktu, dana, data dan literatur yang ada.
Latar belakang merupakan perpaduanteori, pendapat, dan fakta riil (hasil penelitian
sebelumnya) dan ditulis menurut kaidah kerucut terbalik.

B. Perumusan Masalah
Perumusan masalah merupakan pertanyaan penelitian yaitu tentanghal yang akan
diteliti. Dirumuskan dengan kalimat tanya (interogatif). Harus dirumuskan dengan baik
dalam satu kalimat yang mengandung unsur pertanyaan (why atau how) masalah yang akan
diteliti (what) yang terkena masalah (who) tempat terjadinya masalah (where) dan waktu
terjadinya masalah (when).

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 1
Yogyakarta
C. Tujuan penelitian
Tujuan penelitian dirumuskan dengan kalimat pasif karena merupakan penjabaran
tentang hal/kondisi/hasil yang akan dicapai, bukan proses yang dilakukan. Tujuan penelitian
terdiri dari 2 yaitu:
1. Tujuan Umum
Tujuan Umum berisi tentang hal yang akan dicapai pada akhir penelitian yaitu untuk
menjawab masalah penelitian .
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus merupakan penjabaran tentang hal-hal yang akan dicapai memenuhi
tujuan umum. Tujuan khusus harus terukur dan realistis
Kalimat didalam tujuan penelitian sebaiknya dinyatakan dengan jelas dan spesifik,
supaya tidak memberikan pengertian ganda (ambiguous).Pernyataan tujuan penelitian dapat
dirumuskan sebagai deskripsi, mengidentifikasi kuat hubungan dan efek suatu faktor terhadap
kejadian yang terkait dengan kesehatan, dan penjelasan (explanatory) atas permasalahan
penelitian.

D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian merupakan manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian meliputi:
1. Manfaat Teoritik
Manfaat teori adalah manfaat yang dapat diberikan bagi ilmu pengetahuan.
2. Manfaat Praktis
Manfaat praktis adalah manfaat yang dapat diberikan bagi pengguna baik langsung
maupun tidak langsung, merupakan rumusan kepada siapa manfaat hasil penelitian.

E. Keaslian Penelitian
Keaslian penelitian merupakan uraian tentang hasil-hasil penelitian yang telah ada, baik
di Indonesia maupun di luar Indonesia dan berhubungan dengan topik masalah yang dibahas
serta menjelaskan perbedaan secara nyata dan tegas antara penelitian yang akan dilaksanakan
dengan penelitian yang telah ada, sehingga penelitian penting dan menarik untuk diteliti serta
bukan merupakan duplikasi.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 2
Yogyakarta
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Telaah Pustaka
Telaah pustaka merupakan uraian sistematis tentang variabel yangakan diteliti yang
dilandasi dengan teori keilmuan, prinsip-prinsip, konsep dan hasil-hasil penelitian terdahulu
dan adanya hubungannya dengan penelitian yang akan dilakukan. Uraian yang ditulis
bukan merupakan memindah teks book melainkan uraian penulis setelah membaca
literatur. Penulis boleh mengutip langsung tetapi harus sesuai dengan kaidah penulisan
kutipan.
Hipotesis dan pertanyaan penelitian merupakan petunjuk dari proses penulisan tinjauan
pustaka. Tinjauan pustaka diperlukan untuk pada akhirnya penelitian sampai pada hipotesis
dan pertanyaan penelitian yang kuat. Pada tinjauan pustaka harus merujuk pada apa yang
telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya.

B. Kerangka Teori
Pada saat kita memulai melakukan tinjauan pustaka kita akan segera menemukan
bahwa masalah yang akan diteliti mempunyai akar dalam sejumlah teori yang telah
dikembangkan dari perspektif yang berbeda. Dari berbagai macam informasi yang telah kita
kumpulkan baik dari buku maupun jurnal sekarang perlu dipisah-pisahkan sesuai dengan
tema pokok dan teorinya. Kita juga akan menyadari bahwa pustaka berurusan dengan
sejumlah aspek baik yang mempunyai hubungan langsung maupun tidak langsung dengan
topik penelitian kita, sehingga kita dapat memanfaatkan aspek ini untuk dasar pengembangan
kerangka teori. Peneliti tidak akan dapat bisa mengembangkan kerangka teori kalau peneliti
belum mempelajari pustaka. Begitu juga kalau peneliti belum mempunyai kerangka teori
maka peneliti tidak akan dapat membaca pustaka dengan efektif.
Hal ini dapat diselesaikan dengan cara lebih banyak lagi membaca pustaka sehingga
peneliti dapat mencoba menggembangkan kerangka teori yang mungkin masih ada celah
yang masih bisa digunakan untuk merencanakan pustaka yang harus dibaca lagi. Dengan
banyak pustaka yang dibaca maka kemungkinan kerangka teorinya juga akan berubah.
Peneliti tanpa memperhatikan hal ini akan tenggelam dalam membaca banyak pustaka yang
seharusnya tidak perlu dan kemungkinan akan mencatat hal-hal yang tidak relevan dengan
penelitian yang kita lakukan. Didalam skripsi, kerangka teori disajikan dalam bentuk bagan.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 3
Yogyakarta
C. Kerangka Konsep
Kerangka konsep menggambarkan konsep penelitian terdiri dari variable-variable yang
akan diteliti dan variable perancu yang bisa mempengaruhi variable terikat. Kerangka konsep
didasarkan pada kerangka teori.

D. Hipotesis dan Pertanyaan Penelitian


1. Hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan atau jawaban sementara dari hubungan antara dua
variabel atau lebih.Hipotesis penelitian tidak selalu harus ada. Dan bila ada hipotesis dibuat
berdasarkan teori yang ada sesuai dengan pertanyaan penelitian yang diajukan peneliti.
Hipotesis penelitian berbeda dengan hipotesis statistik.
2. Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan penelitian akan muncul apabila penelitiannya bersifat eksploratif dan
memakai prosedur penelitian kualitatif maka tinjauan pustaka tidak akan menghasilkan
hipotesis tetapi menghasilkan suatu pertanyaan penelitian yang akan dijawab oleh peneliti
yang telah direncanakan. Pada dasarnya penelitian eksploratif bersifat kualitatif dan
mempertanyakan variabel-variabel apa saja yang terlibat.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 4
Yogyakarta
BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Rancangan Penelitian


Rancangan penelitian berisi tentang jenis dan rancangan penelitian apakah kuantitatif
atau kualitatif. Kuantitatif terdiri atas penelitian deskriptif, analitik, eksperimen atau quasi
eksperimen, penelitian studi kasus. Dijelaskan juga bila penelitian observasional/survey,
pendekatan waktunya apakah cross sectional, case control, kohort prospeskripsif atau
retrospeskripsif. Penelitian eksperimental dijelaskan dengan jenisnya (pre eksperimen, quasi
eksperimen atau eksperimen murni).

B. Tempat dan Waktu Penelitian


1. TempatPenelitian
Tempat penelitian merupakan penjelasan dimana penelitian ini akan dilakukan.
2. WaktuPenelitian
Waktu penelitian dilakukan kapan, berapa lama (tanggal/ bulan, tahun penelitian).

C. Populasi dan Sampel


Diskripsi populasi penelitian mencakup batasan populasi, besar sampel, dan cara
pengambilan sampel.
1. Populasi
Populasi adalah sekelompok objek atau data dengan karakteristiktertentu dibagi
menjadi :
Populasi target : yang ditentukan dari karakteristik klinis atau demografi.
Populasi terjangkau adalah bagian dari populasi target yang dibatasi dengan tempat dan
waktu.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang diteliti.Pada bagian ini juga dituliskan tehnik
sampling dan cara pemilihan sampel termasuk kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan
oleh peneliti bila ada.
Pengambilan besar sampel ditulis dari rumus yang dipakai. Dihitung besar sampel yang
diambil berdasarkan populasi yang sudah diketahui.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 5
Yogyakarta
D. Variabel Penelitian
1. Variabel Bebas/Penyebab (Independent Variables)
Variabel bebas adalah variabel yang menyebabkan atau mempengaruhi, yaitu faktor-
faktor yang diukur atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungan antara fenomena
yang diobservasi atau diamati.
2. Variabel Terikat
Variabel terikat adalah faktor-faktor yang diobservasi dan diukur untuk menentukan
adanya pengaruh variabel bebas, yaitu faktor yang muncul, atau tidak muncul, atau berubah
sesuai dengan yang diperkenalkan oleh peneliti.

E. Definisi Operasional Variabel


Definisi operasional berisi tentang karakteristik sesungguhnya yang akan diukur, dapat
berbentuk pengertian fakta yang akan diamati secara obyeskripsif, cukup jelas dan dapat
diukur. Definisi operasional merupakan penjelasan dari variabel tersebut, bagaimana cara
memperoleh, siapa yang melaksanakan dan skala datanya (nominal, ordinal, interval atau
rasio) termasuk pengkodingan.

F. Instrumen Penelitian
1. Jenis Instrumen
Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data atau penelitian. Alat-alat yang
digunakan bisa berupa kuesioner, indepth interview, angket dan lain-lain.
2. Kisi-Kisi
Untuk kuesioner harus ada tabel kisi-kisi yang memuat seluruh item yang mau diukur.
Contoh pengetahuan tentang pemasanagan NGT maka harus memuat pengertian, mekanisme,
pemakaian, indikasi dan kontra indikasi, keuntungan, kerugian. Kuesioner tidak boleh hanya
berisi pengertian, indikasi dan kontraindikasi saja. Bila kuesioner diadopsi dari penelitian lain
maka harus ditulis.
3. Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas dan reliabilitas penelitian dilakukan dimana, dengan berapa responden,
dan uji statistik yang mau dipakai.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 6
Yogyakarta
G. Tehnik Pengumpulan Data
Metode atau tehnik pengumpulan data diuraikan dengan jelas dengan cara bagaimana,
dilakukan oleh siapa, dan kapan?

H. Analisis Data
Metode analisis data merupakan penjelasan tentang cara pengolahan data dan uji
statistic yang digunakan.Rumus harus dituliskan.

I. Etika Penelitian
Peneliti dalam penyusunan proposal atau skripsi, telah melakukan langkah-langkah atau
prosedur yang berhubungan dengan etika penelitian, terutama dalam memberikan
perlindungan terhadap subjek penelitian, baik berupa, manusia, hewan coba, institusi atau
sistem dalam suatu institusi.

J. Jalannya Penelitian
Merupakan cerita tentang rencana jalannya penelitian yang dilakukan.Hal ini sangat
penting karena bisa digunakan untuk acuan penilaian apakah jalannya penelitian bisa
mempengaruhi dari hasil penelitian.Apabila ditengah perjalanan penelitian terjadi
penyimpangan dari rencana awal yang terpaksa harus dilakukan karena adanya keterbatasan-
keterbatasan peneliti.Penyimpangan ini harus dijelaskan ada tidaknya pengaruh terhadap
validitas penelitian.Jika penyimpangan itu berpengaruh terhadap hasil penelitian, maka harus
dijelaskan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh peneliti untuk mengurangi pengaruh
tersebut seminimal mungkin.Pada proposal skripsi di tuliskan rencana jalannya
penelitian.(Buat tabel rencana kerja/kegiatan penelitian beserta kerangka waktu).

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 7
Yogyakarta
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Bab ini berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan yang bersifat terpadu dan tidak
terpecah-pecah.

A. Hasil Penelitian
Sebaiknya disajikan dalam bentuk tekstual, daftar (tabel), grafik, gambar atau bentuk
lain.Lazimnya, hasil penelitian disajikan dengan kombinasi dua teknik, yaitu tekstual dan
tabel atau tekstual dan grafik.Maksudnya, data hasil penelitian disajikan melalui teks secara
naratif, kemudian informasi yang sama juga disajikan lagi dengan menggunakan tabel atau
grafik.
Dalam penyajian hasil penelitian secara tekstual, peneliti diwajibkan untuk
mendiskripsikan data secara jelas dan detail, tetapi tidak semua data harus disajikan.Yang
harus disajikan secara naratif adalah hal-hal yang menonjol dari data tersebut.Misanya:
persentase/frekuensi terkecil, rerata terbesar, rerata terkecil, atau perbedaan (selisih)
terbesar/terkecil dan perbedaan atau hubungan yang bermakna.

B. Pembahasan
Merupakan pembahasan hasil yang diperoleh dalam melakukan penelitian berupa
penjelasan secara teoritik baik secara kualitatif maupun secara statistik, tentang mekanisme
mengapa hasilnya seperti itu. Sebaiknya hasil penelitian dibandingkan dengan hasil penelitian
terdahulu yang sejenis untuk mengetahui posisi hasil penelitian kita, apakah sama atau
berbeda. Penjelasan mengapa hasil penelitian yang dilakukan seperti itu, dapat dilakukan
dengan fokus pada aspek teoritik dan aspek metodologis.Pada aspek teoritis, perlu dijelaskan
dan dibandingkan antara premis-premis yang sudah digunakan untuk membangun hipotesis
dengan kenyataan empiris di lapangan.Jika teori yang ada masih belum mampu menjelaskan
fenomena tersebut, maka dapat digunakan asumsi-asumsi ilmiah, dengan menggunakan
logika, baik deduktif maupun induktif.Pada aspek metodologis perlu disadari bahwa tidak ada
penelitian yang sempurna. Ketidaksempurnaan tersebut baik sedikit maupun banyak akan
mempengaruhi hasil penelitian. Maka peneliti perlu mengkaji kemungkinan hasil penelitian
tersebut dipengaruhi oleh kontribusi dari langkah-langkah metodologis yang telah dilakukan.
Sebagai contoh, apakah cara penetapan variabel benar, instrumen penelitiannya baik, cara
pengambilan sampelnya benar, cara analisis datanya tepat, dan lain-lain.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 8
Yogyakarta
C. Keterbatasan Penelitian
Dalam penelitian tidak ada yang sempurna, pasti memiliki keterbatasan.Untuk
memperlihatkan keterbatasan maupun kelemahan tersebut maka di dalam sub-bab ini
disajikan keterbatasan maupun kelemahan peneliti secara teknis yang kemungkinan
mempunyai dampak secara metodologis maupun substantif.Sub-bab ini tidak dicantumkan
dalam proposal tetapi dicantumkan dalam naskah skripsi.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 9
Yogyakarta
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan
Merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari hasil penelitian dan
pembahasan untuk mendiskripsikan kebenaran dari hipotesis. Simpulan disusun untuk
menjawab tujuan penelitian.

B. Saran
Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan penulis, ditujukan kepada para
peneliti bidang sejenis, yang ingin melanjutkan atau mengembangkan penelitian yang sudah
dilakukan. Saran mengacu pada manfaat.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 10
Yogyakarta
BAB VI
DAFTAR PUSTAKA

Cara penulisan referensi merupakan sistmatika yang harus diikuti setiap peneliti untuk
terhindar dari isu plagiarisme. Cara penulisan referensi berdasarkan sistem Vancouver/
footnote. Sistem Vancouver menggunakan cara penomoran (pemberikan angka) yang
berurutan untuk menunjukkan rujukan pustaka (sitasi). Dalam daftar pustaka, pemunculan
sumber rujukan dilakukan secara berurut menggunakan nomor sesuai kemunculannya sebagai
sitasi dalam naskah tulisan. Format penulisan dapat dilihat pada cara penulisan naskah
publikasi.

BAGIAN II. CARA PENULISAN NASKAH PUBLIKASI

A. Cara Penulisan Naskah Publikasi/Artikel


1. Selain penulisan skripsi, hasil karya mahasiswa juga harus dituangkan dalam
bentuk naskah publikasi, yang diharapkan akan benar-benar diterbitkan dalam jurnal
penelitian (bukan sekedar sebagai persyaratan ujian skripsi). Apabila naskah telah
diterbitkan, maka hal ini merupakan penghargaan yang sesungguhnya bagi pembimbing
skripsi.
2. Naskah publikasi bukan merupakan ringkasan dari skripsi karena didalam
penulisannya dapat ditulis dengan memfokuskan pada bagian tertentu saja dari hasil
penelitian. Naskah publikasi harus dapat dipahami oleh pembaca tanpa membaca
naskah lengkapnya.
3. Penulis adalah orang yang mempunyai kontribusi yang substansial dalam:
a. Mengembangkan rancangan penelitian, analisis atau interprestasi data.
a. Menulis dan merevisi naskah publikasi secara tajam.
a. Mengikuti proses hingga makalah tersebut diterbitkan. Penulis pertama adalah
peneliti (mahasiswa), diikuti pembimbing satu atau dua. Walaupun demikian,
apabila terdapat keberatan dari pihak pembimbing untuk mencantumkan nama
atau oleh karena pembimbing tidak ikut menyusun naskah publikasi, maka
pembimbing tidak mempunyai hak sebagai penulis kedua atau ketiga, tetapi
mempunyai hak memperoleh ucapan terimakasih (International Committee of
Medical Journal Editors, 1991).
4. Struktur naskah publikasi dapat merujuk ke jurnal yang akan memuat naskah
tersebut. Secara umum, strukturnya terdiri dari abstrak, pendahuluan, metode

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 11
Yogyakarta
penelitian, hasil dan pembahasan dan daftar pustaka. Panjang naskah publikasi
mengikuti petunjuk jurnal yang dituju, apabila belum ditentukan pada umumnya lebih
kurang 2500-3500 kata.
Ketentuan Artikel
 Artikel merupakan hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan atau tidak
sedang diajukan untuk dipublikasi pada media cetak lainnya. Artikel yang
pernah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah harus diberi catatan kaki
(footnote) mengenai pertemuan tersebut.
 Artikel terdiri dari bagian judul, nama serta alamat lembaga penulis, abstrak,
pendahuluan, bahan dan metode, hasil dan bahasan, kesimpulan dan saran,
ucapan terima kasih (bila perlu), serta rujukan. Ketentuan secara rinci dapat
dilihat pada bagian Pedoman Isi Tulisan.
 Artikel diketik komputer menggunakan program Microsoft Word, kertas A4,
jenis huruf Arial ukuran 11, spasi 1,5, batas tepi kiri-kanan-atas-bawah 3 cm,
jumlah halaman 8-20, dan diberi nomor halaman pada sudut kanan bawah.
 Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris dengan abstrak terstruktur
dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
 Artikel dikirmkan ke kantor sekretariat JNKI dalam bentuk CD (1 buah, format:
word) dan bentuk tercetak rangkap 3.
 Kepastian pemuatan atau penolakan artikel akan diberitahukan kepada penulis
melalui penulis korespondensi.
 Naskah yang tidak dimuat tidak akan dikembalikan kepada penulis, kecuali atas
permintaan penulis.
 Penulis bertanggung jawab terhadap isi artikel.

B. PEDOMAN ISI TULISAN

Judul

 Judul artikel ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris, harus spesifik dan
efektif, tidak lebiih dari 12 kata dalam bahasa Indonesia, 10 kata dalam bahasa
Inggris, atau 90 ketuk pada papan kunci, sehingga sekali baca dapat ditangkap
maksudnya secara komprehensif.
 Judul ditulis dengan huruf besar pada awal kalimat.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 12
Yogyakarta
 Nama latin dan istilah yang bukan bahasa Indonesia ditulis dengan huruf
miring.

Nama dan Lembaga Penulis


 Nama penulis ditulis tanpa gelar kesarjanaan di bawah judul dilengkapi dengan
superskrip berupa huruf di belakang nama tiap penulis dan dilengkapi dengan
keterangan berisi lembaga dan alamat lembaga penulis.
 Salah satu penulis berperan sebagai penulis korespondensi dan wajib
mencantumkan alamat korespondensi berupa e-mail atau nomor telepon untuk
mempermudah komunikasi serta konfirmasi penerbitan.

Abstrak
 Abstrak ditulis secara terstruktur dalam satu paragraf menggunakan bahasa
Indonesia dan Inggris dengan huruf miring.
 Abstrak harus menggambarkan esensi keseluruhan tulisan yang ditulis dengan
jumlah kata 250-300.
 Abstrak ditulis di bagian bawah penulis dengan komponen latar belakang
(background), tujuan (objective), metode (method), hasil (result), kesimpulan
(result), dan kata kunci (key words).
 Kata kunci berisi maksimal 5 kata yang penting atau mewakili isi artikel dan
dapat digunakan sebagai kata penelusur (searching words).

 Pendahuluan
 Pendahuluan berisi latar belakang dan dukungan kepustakaan yang diakhiri
dengan tujuan penelitian.

 Bahan dan Metode

 Jenis, waktu, sampel, dan variabel penelitian dituliskan secara ringkas pada
bagian ini.
 Untuk jenis penelitian yang bersifat eksperimental di laboratorium harus
mencantumkan bahan utama dengan spesifikasi dan sumbernya secara jelas.
 Metode yang digunakanharus reproducable dan bila diambil dari sumber lain
dilengkapi dengan sitasi.
 Analisis data dituliskan secara singkat.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 13
Yogyakarta
 Hasil dan Bahasan
 Hasil dan bahasan sebaiknya ditulis dalam satu kesatuan.
 Tabel dan gambar harus dirujuk dalam teks dan diberi judul serta keterangan
yang cukup, sehingga tidak bergantung pada teks. Judul tabel diletakkan di atas
tabel, sedangkan judul gambar diletakkan di bagian bawah gambar. Tabel diberi
nomor urut sesuai urutan penampilan, begitu pula gambar. Untuk mempermudah
editing, gambar/tabel harus disertai dengan softcopy Excel atau JPG.
 Bahasan harus disertai dukungan pustaka yang terkait.

 Kesimpulan
 Kesimpulan ditarik dari hasil dan bahasan dengan mengacu pada tujuan
penelitian.

 Ucapan Terima Kasih (bila perlu)


 Dapat dituliskan nama instansi atau perorangan yang berperan dalam
pelaksanaan penelitian.

 Rujukan

 Rujukan menggunakan sistem nomor (Vancouver style).


 Penomoran sumber rujukan disesuaikan dengan urutan pemunculan dalam
artikel dan ditulis dengan angka (Arab) dalam kurung.
Contoh:
…Akurasi data pada penelitian ini dapat dicocokkan dengan Riskesdas 2010 (1).
…Sejalan dengan penelitian ini, hasil studi di Amerika juga menunjukkan…(2).
 Judul jurnal disingkat sesuai dengan singkatan menurut Index Medicus. Daftar
singkatan ini dapat juga diakses pada library's web site
(http://www.nlm.nih.gov).
 Rujukan dari abstrak tidak diperkenankan.
 Artikel rujukan yang telah diterima oleh suatu majalah, tetapi belum diterbitkan
diberi tanda "in press" atau "forthcoming". Artikel yang sudah dikirim ke suatu
majalah, tetapi belum mendapat kepastian tentang diterima atau tidak,
disebutkan sebagai "unpublished observations". Artikel ini jika sangat penting
dapat dipakai sebagai bahan rujukan dengan izin tertulis dari penulis naskah
tersebut.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 14
Yogyakarta
 Hindari memakai sumber "personal communication" atau "hubungan pribadi"
kecuali jika merupakan informasi esensial. Harus didapatkan keterangan/izin
tertulis dari sumber tentang akurasi isi komunikasi tersebut.
 Semua rujukan harus diverifikasi oleh penulis dari dokumen asli.

CONTOH PENULISAN RUJUKAN

 Artikel Jurnal Baku (Standard Journal Article)

 Pengarang 6 atau Kurang


Gill M, Deol NS, Kaur R. Comparative study of physical fitness components of rural
and urban female students of Punjabi University, Patiala. Anthropologist
2010;12(1):17-21.
 Pengarang Lebih dari 6
Huybrechts I, Maes L, Vereecken C, De Kyzer W, De Bacquer D,De Backer G, et
al. High dietary supplements intakes among Flemish preschoolers. Appetite
2010;54;340-5.
 Organisasi sebagai Pengarang
Departemen Kesehatan RI. Pedoman penanggulangan masalah kesehatan
intelegensia akibat gangguan degenerative. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat
DitjenBinkesmans Depkes RI; 2010..
 Volume dengan Suplemen
Yonemori KM, Morimoto Y, Wilkens LR, Murphy SP. Development of a
supplement composition database for the SURE study. J Food Compos Anal 2009;
22 Suppl:83-87.
 Volume dengan Bagian (part)
Almeida MR, Macedo B, Cardoso I, Alves I, Valencia G, Arsequell G, et al.
Selective binding to transthyretin and tetramer stabilization in serum from patients
with familial amyloidotic polyneuropathy by an iodinated diflunisal derivative.
Biochem J 2004;381(Pt 2):351–6.
 Majalah (issue) Tanpa Volume
Banit DM, Kaufer H, HArtfoed JM. Intraoperative frozen section analysis in
revision total join arthroplasty. Clin Orthop 2002;(401):230-8.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 15
Yogyakarta
 Tidak Ada Nomor Issue Maupun Volume
Outrech: bringing HIV-positive individuals into care. HRSA Careaction 2002 Jun:
1-6.
 Tipe artikel yang perlu disebutkan
Gill M, Deol NS, Kaur R. Comparative study of physical fitness components of rural
and urban female students of Punjabi University, Patiala [abstract]. Anthropologist
2010;12(1):17-21.

 Buku dan Monograf Lain

 Pengarang Pribadi (Personal Author)


Cho SS, Finocchiaro ET. Handbook of prebiotics and probiotics ingredients: health
benefit and food application.New York (USA): CRC Press; 2010.
 Organisasi sebagai Pengarang
WHO.WHO expert consultation on the optimal duration of exclusive breastfeeding,
recommendation for research. Geneva: WHO; 2001.
 Buku Ajar dengan Editor dan Bab yang Mempunyai Pengarang
Tersendiri
Lewis S, Atkinso C. Designing Trials for Testing the Efficacy of Pre- Pro- and
Synbiotics. In: Charampopoulos D, Rastall RA, editors. Prebiotics and probiotics
science and technology. New York: Springer ScienceþBusiness Media, LLC; 2009.
 Prosiding Pertemuan Ilmiah
Harnden P, Joffe JK, Jones WG, editors.Germ cell tumours V. Proceedings of the
5th Germ Cell Tumour Conference: 2001 Sep 13-15; Leeds, UK. New York:
Springer; 2002.
 Makalah dalam Suatu Pertemuan Ilmiah Kk
Christensen S, Oppacher F. An analysis of Koza‟s computational effort for genetic
programming. In: FosternJa,Lutton E, Miller J, /tettamanzi AG, editors. Genetic
Programming.euroGp 2002: Proceeding of the 5th European Conference on Genetic
Programming; 2002 Apr 3-5; kindsale, Ireland. Berlin: Springer; 2002.p.182-91.
 Laporan Teknis atau Laporan Ilmiah
Ye GG (Oklama State University, School of Electrical and Computer Engineering.
Stillwater, OK). Health monitoring on vibration signatures.Final report. Arlington

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 16
Yogyakarta
(VA): Air force Office of Scientific Research (US), air force Research Laboratory;
2002 Feb. Report No. AFRLSRBTR020123. Contract No.: F496209810049.
 Disertasi dan Tesis
Smith J. Aspects of elementary lineary algebra. [dissertation].USA: Southern Illinois
University Carbondale; 2006.

 Bahan Publikasi Lain

 Artikel Surat Kabar


Azwar AS. Labor „violence‟ may trigger corporate exits. The Jakarta Post November
2012; Sect. A:1 (col.1-4).
 Artikel Jurnal dalam Format Elektronik
Cano NJM, Aparicio M, Brunori, G, CArrero JJ, Cianciaruso B, Fiaccadori E, et al.
ESPEN Guidelines on Parenteral Nutrition: Adult Renal Failure. Clin Nutr [serial
online] 2009 Feb-May [cited 2012 Nov 12];28(1): [14 screens]. Available from
URL: http://ac.els-cdn.com/S0261561409001083/1-s2.0-S0261561409001083-
main.pdf?_tid=5080b6b4-2a10-11e2-8a60-
00000aab0f27&acdnat=1352426213_9a8bf8ba6d1fc7cdb48ca45264e73dd2.
 Monograf dalam Format Elektronik
CDI, clinical dermatology illustrated [monograph on CD-ROM]. Reeves JRT,
Mailbach H. CMEA Multimedia Group, producers. 2nd ed. Version 2.0 San Diego:
CMEA; 2012.
 File Komputer
Hemodynamics III.The ups and downs of hemodynamics [computer
program].Version 2.2. Orlando (FL): Compuiterized Educational Systems; 2012.

 Bahan yang Akan Dipublikasikan

 In press Agarwal E, Ferguson M, Banks M, Batterham M, Bauer J, Capra S, et


al. Nutrition care practices in hospital wards: Results from the Nutrition Care Day
Survey 2010. Clin Nutr. In press 2012.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 17
Yogyakarta
BAGIAN III. ETIKA PENELITIAN

Pada saat melakukan penelitian dan dengan menggunakan subjek manusia bisa
menimbulkan keprihatinan etika karena orang menerima risiko dan ketidaknyamanan
terutama untuk memajukan ilmu pengetahuan dan untuk kepentingan orang lain. Supaya
semua pihak/masyarakat mau ikut berpartisipasi dalam penelitian dan menyediakan dana,
mereka perlu percaya bahwa penelitian tersebut dilakukan sesuai dengan standar etika yang
ketat.

A. Prinsip-Prinsip Etika Penelitian (Hidayat, 2011)


1) Informed Consent (Persetujuan)
Informed Consent merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dengan
responden penelitian dengan memberikan lembar persetujuan. Informed Consent
diberikan sebelum penelitan dilakukan dengan memberikan lembar persetujuan
untuk menjadi responden. Tujuannya adalah agar subjek mengerti maksud dan
tujuan penelitian, mengetahui dampaknya. Jika subjek bersedia, maka informed
consent tersebut harus ditandatangani oleh responden. Bila menolak, maka
peneliti harus menghormati hak pasien. Beberapa informasi yang harus ada dalam
informed consent antara lain : partisipasi klien, tujuan dilakukannya tindakan,
jenis data yang dibutuhkan, komitmen, prosedur pelaksanaan, potensial masalah
yang akan terjadi, manfaat, kerahasiaan, informasi yang mudah dihubungi, dan
lain-lain.
2) Anonimity (Tanpa Nama)
Peneliti memberikan jaminan dalam penggunaan subjek penelitian dengan
cara tidak memberikan atau mencantumkan nama responden pada lembar alat
ukur dan hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data atau hasil
penelitian yang akan disajikan.
3) Confidentiality (Kerahasiaan)
Peneliti memberikan jaminan kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi
maupun masalah-masalah lainnya. Semua informasi disajikan dalam data secara
keseluruhan

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 18
Yogyakarta
B. Tanggung Jawab Peneliti
Kasus yang sering terjadi yaitu bahwa peneliti sering mengada-ada, mengubah
data hasil penelitian atau responden yang seharusnya tidak memenuhi syarat
diikutsertakan demi mencapai target sampel dalam penelitian.
Tindakan tidak terpuji dalam penelitian dibedakan menjadi 3 yaitu:
1. Fabrikasi
Adalah mengarang dan membuat data atau hasil penelitian sendiri kemudian
melaporkannya.
2. Falsifikasi
Adalah mengubah atau salah melaporkan data atau hasil penelitian, termasuk
pembuangan data yang bertentangan secara sengaja untuk mengubah hasil
penelitian.
3. Plagiarisme
Adalah menggunakan ide atau kata-kata orang lain tanpa memberikan kredit atau
pengakuan (acknowledgement).

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 19
Yogyakarta
BAGIAN IV. FORMAT PENGETIKAN SKRIPSI

A. Bahan dan Ukuran


Bahan dan ukuran mencakup : naskah, sampul, warna sampul, tulisan pada sampul dan
ukuran.
1. Naskah
Naskah dibuat di kertas HVS 80 gram dan tidak bolak-balik.
2. Sampul
Sampul dibuat dengan kertas Bufalo yang diperkuat dengan karton dan dilapisi plastik
(hard cover). Tulisan yang dicetak pada sampul sama dengan yang terdapat pada
halaman judul.
3. Warna sampul
Warna sampul skripsi Program Studi S1 Ilmu Keperawatan UNIVERSITAS Alma Ata
Yogyakarta adalah oranyedengan tulisan emas.
4. Ukuran
Ukuran naskah adalah 21 cm x 28 cm (kuarto/A4)

B. Pengetikan
Pada pengetikan disajikan : jenis huruf, bilangan dan satuan, jarak baris, bats tepi,
pengisian ruangan, alenia baru, permulaan kalimat, judul dan sub judul, perincian kebawah
dan letak simetris.
1. Jenis Huruf
a. Naskah diketik dengan huruf standar (Time New Roman) dan seluruh naskah
harus memakai huruf yang sama.
b. Huruf miring digunakan untuk penulisan istilah-istilah asing (belum menjadi kata
serapan bahasa Indonesia).
c. Lambang, huruf Yunani, atau tanda-tanda yang tidak dapat diketik ditulis tangan
dengan rapi memakai tinta hitam.
2. Bilangan dan Satuan
a. Bilangan diketik dengan angka, kecuali permulaan kalimat, misalnya 25 gram.
b. Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan titik, misalnya berat badan54,5 kg
c. Satuan dinyatakan dengan singkatan resmi tanpa titik belakang, misalnya m, cm,
kg, cal.
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 20
Yogyakarta
3. Jarak Baris
Jarak antara 2 baris dibuat 2 spasi, kecuali intisari, judul, kata pengantar, daftar isi,
kutipan langsung, judul tabel atau gambar yang lebih dari 1 baris dan daftar pustaka
yang diketik jarak antara 1 daftar pustaka dengan bawahnya 2 spasi.
4. Batas Tepi
Batas tepi pengetikan ditinjau dari tepi kertas diatur sebagai berikut
Tepi atas : 4 cm
Tepi kiri : 4 cm
Tepi bawah : 3 cm
Tepi kanan : 3 cm
5. Pengisian Ruangan
Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh, artinya pengetikan
harus dari tepi kiri sampai tepi kanan, jangan sampai ada ruangan yang terbuang,
kecuali akan mulai dengan alenia baru, persamaan daftar, gambar, sub judul atau
halaman-halaman khusus.
6. Alinea Baru
Alenia baru dimulai pada ketikan yang ke-6 dari tepi batas kiri
7. Permulaan Kalimat
Permulaan kalimat bilangan, lambang atau rumus kimia yang memulai suatu kalimat
harus di eja, misalnya: Tujuh belas kasus demam berdarah di rumah sakit............
8. Judul, Sub Judul, Anak Judul dan Lain-Lain.
Judul harus ditulis dengan huruf besar (kapital) semua dan diatur supaya simetris,
dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa diakhiri dengan titik.
Sub judul ditulis simetris ditengah-tengah, semua kata dimulai dengan huruf besar
(kapital), kecuali kata penghubung dan kata depan, dan semua ditulis cetak tebal,
kecuali akan diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah sub judul dimulai dengan
alenia baru.
Anak sub judul diketik dimulai dari batas tepi kiri diberi garis bawah tetapi hanya huruf
pertama saja yang berupa huruf besar, tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama
sesudah sub judul dimulai dengan alenia baru.
Sub anak sub judul ditulis mulai dari ketikan ke-6 diikuti dengan titik. Kalimat pertama
yang menyusul kemudian, diketik terus kebelakang dalam satu baris dengan sub anak
judul sub judul. Kecuali itu sub anak judul dapat ditulis langsung berupa kalimat, tetapi
berfungsi sebagai sub anak sub judul ditempatkan paling depan dan diberi garis bawah.
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 21
Yogyakarta
9. Rincian Kebawah
Jika pada penulisan naskah ada rincian yang harus disusun kebawah pakailah nomor
urut dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat rincian. Penggunaan garis
penghubung (-) atau tanda lainnya (*/@ dan sebagainya) ditempatkan didepan rincian
tidak dibenarkan.
10. Letak Simetris
Gambar, tabel, persamaan judul dan sub judul ditulis simetris terhadap kanan dan kiri
pengetikan.

C. Penomoran
Bagian ini dibagi menjadi penomoran halaman, tabel, daftar, gambar, dan persamaan.

1. Halaman
a. Bagian awal laporan, memulai dari halaman judul sampai intisari, diberi nomer
halaman dengan angka romawi keciL.
b. Bagian utama dan akhir, mulai dari bab I sampai dengan halaman terakhir,
memakai angka arab sebagai nomor halaman.
c. Nomor halaman ditempatkan disebelah kanan atas, kecuali kalau ada judul atau
bab pada bagian atas halaman diberikan nomor di bagian bawah tengah.
d. Nomor halaman diketik dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi
atas atau bawah.
2. Tabel (Daftar)
Tabel (daftar) diberi nomor urut dengan angka arab di atas tabel dan judulnya.
3. Gambar
Gambar diberi nomor dengan angka arab di bawar gambar dan judulnya
4. Persamaan
Nomor urut persamaa yang berbentuk rumus matematis, reaksi kimia dan lain-lainnya
ditulis dengan angka arab di dalam kurung dan ditempatkan di dekat batas tepi kanan.
Contoh : CaSO4 +K2 C3 = CaCo3 + K2 SO4 (3)
5. Penomoran judul, sub judul, anak sub judul, dikenal 2 tipe, yaitu tipe angka huruf dan
tipografi kesatuan decimal. Secara berurutan ke bawah.
Contoh:

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 22
Yogyakarta
Tipografi angka huruf
JUDUL
BAB I ........
A.........
1. ...........................................
2. ...........................................
a. .......................................
b. .......................................
1) ...................................
2) ...................................
a) ...............................
b) ...............................
(1) . .........................
(2) . .........................
(a) .....................
(b) .....................

B.........
1. ...........................................
2. ...........................................
a. .......................................
b. .......................................
1) ...................................
2) ...................................
a) ...............................
b) ...............................
(1) ..........................
(2) ..........................
(a) .....................
(b) .....................

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 23
Yogyakarta
D. Tabel (Gambar dan Grafik)
1. Tabel (daftar)
a. Nomor tabel (daftar) yang diikuti dengan judul yang ditempatkan simetris
diatas tabel (daftar) tanpa diakhiri dengan titik.
b. Tabel (daftar) tidak boleh dipenggal, kecuali kalau memang panjang, sehingga
tidak mungkin diketik dalam satu halaman. Pada halaman lanjutan tabel
(daftar) dicantumkan nomor tabel (daftar) dan kata lanjutan tanpa judul.
c. Kolom-kolom diberi nama dan dijaga agar pemisahan antara yang satu dengan
yang lain cukup tegas tanpa garis pembatas sisi kanan dan kiri (dalam
penulisan hasil penelitian ).
d. Kalau tabel (daftar) lebih besar dari ukuran lebar kertas, sehingga harus dibuat
memanjang kertas, maka bagian atas tabel (daftar) harus diletakkan di sebelah
kiri kertas.
e. Diatas dan dibawah tabel (daftar) dipasang garis batas, agar terpisah dari
uraian pokok dalam naskah.
f. Tabel (daftar) diketik simetris.
g. Tabel (daftar) yang lebih dari 2 halaman atau yang harus dilipat, ditempatkan
dalam lampiran.
2. Gambar
a. Bagan, grafik, peta, dan foto semua disebut gambar (tidak dibedakan).
b. Nomor gambar yang diikuti dengan judulnya diletakkan simetris dibawah
gambar tanpa diakhiri dengan titik.
c. Gambar tidak boleh dipenggal.
d. Keterangan gambar dituliskan pada tempat-tempat yang lowong di dalam
gambar dan jangan di halaman lain.
e. Bila gambar dilukis melebar sepanjang tinggi kertas, maka bagian atas
gambar harus diletakkan disebelah kiri kertas.
f. Ukuran gambar (lebar dan tingginya) diusahakan supaya wajar (jangan terlalu
kurus atau terlalu gemuk).
g. Skala pada grafik harus dibuat agar mudah dipakai untuk mengadakan
interpolasi atau ekstrapolasi.
h. Bagan dan grafik dibuat dengan tinta hitam yang tidak larut dalam air dan
garis lengkung grafik dibuat dengan bantuan kurve Prancis.
i. Letak gambar diatur supaya simetris
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 24
Yogyakarta
E. Penulisan Kutipan Langsung (Kuotasi)
Penulisan hasil penelitian yang dikutip secara langsung dari responden di tulis persis
seperti aslinya. Kutipan langsung dituliskan dalam blok paragraf tersendiri diawali dan
diakhiri dengan tanda kutip (“) dan hurufnya italic.
Contoh:
“oya, kalau sanksi yang berat sih engak cuman nanti kalau pas pertemuan atau pas
kita operan jaga gitu secara lisan saya ngomong sama yang bersangkutan kenapa kemarin
tidak hadir…nah itu kan suatu teguran juga dan mereka akan merasa dan kemungkinan akan
berusaha untuk bulan berikutnya dan kalau mereka tidak hadir itu saya malah nyuruh bulan
depannya saya kasih tugas menyiapkan kasus DRK berikutnya”, (Karu. ICU).

F. Bahasa
1. Bahasa yang Dipakai
Bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia yang baku (ada subjek dan predikat
serta ditambah objek dan keterangan).
2. Bentuk Kalimat
Kalimat-kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama (saya, aku, kami, kita)
dan orang kedua (engkau, kamu, dan lain-lain), tetapi dibuat pasif. Penyajian ucapan
terima kasih pada kata pengantar, saya diganti penulis.
3. Istilah
Istilah yang dipakai adalah istilah Indonesia atau yang sudah di Indonesiakan.
Jika terpaksa memakai istilah asing dibuat cetak miring pada istilah tersebut.
4. Kesalahan yang Sering Terjadi
a. Kata penghubung seperti sehingga, dengan demikian dan sedangkan tidak
boleh dipakai memulai sutau kalimat.
b. Kata depan misalnya pada, dalam, sering dipakai tidak pada tempatnya,
misalnya diletakkkan didepan subjek.
c. Kata nama dan dari sering tidak tepat dalam pemakaian. Bahasa yang tidak
baku tidak boleh dipakai.
d. Awalan ke dan di harus dibedakan dengan kata depan ke dan di.
e. Menggunakan tanda baca harus tepat.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 25
Yogyakarta
BAGIAN V. FORMAT PROPOSAL DAN SKRIPSI

Proposal Penelitian Skripsi


Halaman Judul Halaman Judul
Lembar Persetujuan (seminar proposal) Lembar Persetujuan
Lembar Persetujuan (penelitian) Lembar Pengesahan
Pernyataan Pernyataan
Kata Pengantar Kata Pengantar
Daftar Isi Daftar Isi
Daftar Tabel Daftar Tabel
Daftar Gambar Daftar Gambar
Daftar Grafik Daftar Grafik
Daftar Singkatan Daftar Singkatan
Intisari (Bahasa Indonesia dan Inggris) Intisari (Bahasa Indonesia dan Inggris)
BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah A. Latar Belakang Masalah
B. Perumusan Masalah B. Perumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian D. Manfaat Penelitian
E. Keaslian Penelitian E. Keaslian Penelitian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Telaah Pustaka A. Telaah Pustaka
B. Kerangka Teori B. Kerangka Teori
C. Kerangka Konsep C. Kerangka Konsep
D. Hipotesis atau Pertanyaan D. Hipotesis atau Pertanyaan
Penelitian Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Rancangan Penelitian A. Jenis dan Rancangan Penelitian
B. Tempat dan Waktu Penelitian B. Tempat dan Waktu Penelitian
C. Populasi dan Sampel Penelitian C. Populasi dan Sampel Penelitian
D. Variabel Penelitian D. Variabel Penelitian
E. Definisi Operasional E. Definisi Operasional
F. Instrument dan Cara F. Instrument dan Cara
Pengumpulan Data Pengumpulan Data
G. Pengolahan dan Analisis Data G. Pengolahan dan Analisis Data
H. Etika Penelitian H. Etika Penelitian
I. Rencana Jalannya Penelitian I. Jalannya Penelitian
J. Keterbatasan Penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
B. Pembahasan
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpula
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN LAMPIRAN

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 26
Yogyakarta
A. Proposal dan Skripsi
Berikut merupakan bagian-bagian proposal dan skripsi:
B. Judul, Lembar Persetujuan dan Pengesahan
1. Judul
Berisi tulisan yang sama dengan halaman sampul depan yaitu judul, maksud
usulan penelitian, lambang UNIVERSITAS Alma Ata, nama dan nomor mahasiswa,
institusi yang dituju, dan waktu pengajuan. Contoh halaman judul dapat dilihat
dilampiran 1.Halaman judul diketik diatas kertas putih.
2. Persetujuan
Halaman ini berisi persetujuan pembimbing skripsi lengkap dengan tanda tangan
dan tanggal persetujuan. Contoh halaman persetujuan dapat dilihat dilampiran.
3. Pengesahan
Halaman ini berisi pengesahan seluruh dewan penguji dan direktur Program studi
S1 Ilmu Keperawatan UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta lengkap dengan tanda
tangan dan tanggal pengesahan.
C. Daftar Isi, Pernyataan dan Kata Pengantar
1. Daftar Isi
Daftar isi berisi gambaran menyeluruh tentang isi skripsi dan sebagai petunjuk
pembaca yang ingin langsung melihat suatu bab atau sub judul. Di dalam daftar isi
tertera urutan judul, sub judul, anak sub judul disertai nomor halaman.
2. Kata Pengantar
Mengandung uraian singkat tentang maksud skripsi, penjelasan-penjelasan dan
ucapan terima kasih yang bersifat ilmiah.
D. Judul, Abstrak dan Kata Kunci
1. Judul Penelitian
Judul Skripsi dibuat sesingkat-singkatnya (maksimal 20 kata), jelas menunjukkan
dengan tepat.
2. Abstrak
Abstrak merupakan ringkasan dari skripsi atau naskah publikasi yang ditulis
dalam 200-250 kata.Format struktur abstrak.
a. Latar belakang (Background)
b. Tujuan (Aim)
c. Metode (Method)
d. Hasil (Result)
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 27
Yogyakarta
e. Simpulan (Conclusion)
3. Kata Kunci
Merupakan kata yang nantinya akan digunakan oleh peneliti lain untuk
menelusuri referensi. Kata kunci dapat terdiri dari topik penelitian, metode yang
digunakan dan setting penelitian.
E. Daftar Pustaka
1. Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang diacu dalam proposal skripsi dan
disusun menurut nomor. Untuk menjaga konsistensi dalam penulisan referensi, nama
penulis dimulai dari nama paling belakang dilanjutkan singkatan nama didepannya.
Penulisan editor disingkat menjadi “ed”. Dalam penulisan referensi tanda “&” boleh
digunakan. Buku dan majalah tidak dibedakan kecuali penyusunan kekanan, yaitu :
2. Buku : nama penulis, editor, penyusun atau institusi, tahun terbit, judul buku atau
sub judul buku (tulis cetak miring), jilid, terbitan ke, nomor halaman yang diacu
(kecuali seluruh buku), nama penerbit dan kota.
3. Majalah : nama penulis, tahun terbit, judul artikel atau judul tulisan (tulis cetak
miring), nama majalah/ jurnal dengan singkatan resminya, jilid, terbitan ke, nomor
halaman yang diacu.
4. Internet : penulis, tahun terbit, judul artikel, situs internet, waktu akses (tanggal,
bulan, tahun dan jam).
5. Laporan Ilmiah atau tesis : mencantumkan nama penulis, tahun publikasi, judul
tesis, tujuan dan tipe serta nama institusi pemberi gelar tersebut.
6. Naskah yang dipresentasikan dalam seminar atau pertemuan.
F. Lampiran
Digunakan untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi untuk
melengkapi uraian yang telah disajikan pada bagian utama skripsi yang dapat berupa: ijin
penelitian, data mentah, jadwal penelitian, instrumen penelitian, rekapitulasi hasil jawaban
responden, hasil analisis statistik.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 28
Yogyakarta
BAGIAN VI. PELAKSANAAN

A. Pelaksanaan Skripsi
Pelaksanaan skripsi dimulai dari pengajuan judul, penyusunan proposal sampai dengan
pengumpulan hasil skripsi mempunyai batas waktu maksimal selama 8 bulan yaitu mulai
bulan Oktober2014 sampai dengan bulan Mei 2014, sesuai dengan kelender akademik dari
Program Studi Ners UNIVERSITASAlma Ata Yogyakarta adalah sebagai berikut :

B. Jadwal Bimbingan
Timetable terlampir

a. Penyusunan skripsi oleh mahasiswa di bawah dosen pembimbing dengan jumlah


konsultasi bimbingan minimal 8 kali dalam penyusunan proposal, 5 kali pada
proses penelitian dan analisis data, serta 1 kali sebelum penjilidan.
b. Tanda bukti bimbingan skripsi berupa kartu bimbingan skripsi yang
ditandatangani pembimbing. Kartu bimbingan nanti dilampirkan pada saat ujian
seminar proposal dan ujian hasil skripsi.
c. Waktu pelaksanaan bimbingan dan mahasiswa ditentukan sendiri berdasarkan
kesepakatan (kontrak waktu) antara pembimbing dan mahasiswa yang
bersangkutan dengan batas waktu yang telah ditentukan pada time schedule.
d. Pedoman penilaian bimbingan skripsi dapat di lihat.

C. Seminar Proposal
a. Waktu pelaksanaan ujian seminar proposal Skripsi berdasarkan waktu yang telah
ditentukan.
b. Seminar proposal harus dihadiri oleh minimal 5 orang mahasiswa lainya.
c. Mahasiswa diperbolehkan untuk seminar proposal atau hasil apabila telah
menunjukkan kartu tanda bukti skripsi mengikuti seminar proposal skripsi
mahasiswa lain minimal 5 kali yang telah ditandatangani oleh koordinator dewan
penguji.
d. Dewan penguji seminar proposal skripsi terdiri dari pembimbing I dan II skripsi
mahasiswa yang bersangkutan dan satu orang penguji yang telah ditentukan
sebelumnya.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 29
Yogyakarta
e. Ketua dewan penguji yang sekaligus bertindak sebagai moderator adalah
pembimbing I mahasiswa yang bersangkutan.
f. Mahasiswa yang dinyatakan lulus seminar proposal skripsi bila nilai rata – rata
ketiga penguji minimal 70,0. Hasil penilaian seminar skripsi disampaikan kepada
mahasiswa bersangkutan setelah selesai seminar tanpa menyebut besarnya nilai
dan hanya membacakan salah satu kriteria berikut ini :
1. Lulus tanpa revisi/perbaikan dan dapat melanjutkan pelaksanaan penelitian.
2. Lulus dengan revisi/perbaikan dan dapat melanjutkan pelaksanaan penelitian.
3. Tidak lulus dan harus seminar proposal lagi. Waktu untuk mengulang seminar
proposal ditentukan oleh dewan penguji.
g. Tata Tertib Seminar Proposal Skripsi
Mahasiswa sudah menyerahkan naskah proposal skripsi yang sudah disetujui
(ditanda tangani) oleh pembimbing sebanyak 3 eksemplar kepada penanggung
jawab P2M Program studi S1 Ilmu Keperawatan UNIVERSITAS Alma Ata
Yogyakarta paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan ujian.
1. Mahasiswa harus sudah siap 30 menit sebelum seminar dilaksanakan.
2. Mahasiswa wajib mengisi daftar hadir yang telah disediakan.
3. Kegiatan seminar proposal Skripsi terdiri atas :
a) Presentasi proposal maksimal 15 menit dengan ketentuan 1 lembar
transparasi maksimal 10 baris.
b) Tanya jawab oleh mahasiswa dan peserta seminar maksimal 15 menit.
c) Tanya jawab oleh dewan penguji, masing – masing maksimal 15 menit.
h. Revisi/ perbaikan proposal maksimal 1 minggu setelah seminar.
i. Hal – hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditentukan kemudian.

D. Pengajuan Ethical Clearance


1. Setelah proposal direvisi, mahasiswa mengajukan surat kepada komite etik.
2. Surat ethical clearance merupakan syarat dikeluarkannya surat ijin penelitian
3. Syarat pengajuan:
a. Surat pengantar dari P2M prodi
b. Formulir pengajuan layak etik di sekretariat komite etik
c. Proposal penelitian 3 copy dengan lampiran:
- Lembar penjelasan dan lembar persetujuan calon subjek penelitian
- CV peneliti
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 30
Yogyakarta
- Instrument penelitian (kuesioner/lembar wawancara/lembar observasi)
- Case report form (jika ada)
- Brosur (jika ada)
- Fotokopi sertifikat Good Clinical Practice (GCP) dari
peneliti/pembimbing (jika clinical trial)
d. Soft copy file dalam CD denga format judul: ”nama peneliti_judul penelitian”
4. Alur pengajuan terlampir

E. Pelaksanaan Penelitian
1. Proposal revisi telah ditanda tangani oleh pembimbing dan pengujiserta tanda
tangan dari direktur sebanyak 2 eksemplar.
2. Menyerahkan proposal kepada P2M sebanyak 1 eksemplar untuk meminta surat
pengantar ijin penelitian di Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma Ata
Yogyakarta.
3. Membawa surat pengantar ijin penelitian dari Program Studi Ners
UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta ke Bapeda dilampiri proposal sesuai
dengan tempat penelitian.
4. Bila telah mendapat surat ijin penelitian ke Bapeda tetapi judulberubah dari
proposal maka harus dilakukan ujian ulang proposal.
5. Melaksanakan penelitian setelah mendapatkan surat ijin dari Bapeda setempat.
6. Hal-hal yang belum diatur dalam pelaksanaan akan ditentukan kemudian.

F. Seminar Hasil Skripsi


1. Waktu pelaksanaan ujian seminar proposal skripsi berdasarkan waktu yang telah
ditentukan.
2. Seminar proposal harus dihadiri oleh minimal 5 orang mahasiswa lainya.
3. Mahasiswa diperbolehkan untuk seminar proposal atau hasil apabila telah
menunjukkan kartu tanda bukti skripsi mengikuti seminar hasil skripsi mahasiswa
lain minimal 5 kali yang telah ditandatangani oleh koordinator dewan penguji.
4. Dewan penguji seminar hasil skripsi terdiri dari pembimbing I dan II skripsi
mahasiswa yang bersangkutan dan satu orang penguji yang telah ditentukan
sebelumnya.
5. Ketua dewan penguji yang sekaligus bertindak sebagai moderator adalah
pembimbing I mahasiswa yang bersangkutan.
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 31
Yogyakarta
6. Mahasiswa yang diyatakan lulus seminar proposal skripsi bila nilai rata-rata
ketiga penguji minimal 70,0. Hasil penilaian seminar skripsi disampaikan kepada
mahasiswa bersangkutan setelah selesai seminar tanpa menyebut besarnya nilai
dan hanya membacakan salah satu kriteria berikut ini :
a. Lulus tanpa revisi revisi/perbaikan
b. Lulus dengan revisi/perbaikan
c. Tidak lulus dan harus seminar proposal lagi. Waktu untuk mengulang seminar
hasil ditentukan oleh dewan penguji.
7. Tata cara penilaian dan harus seminar hasil skripsi dapat dilihat pada lampiran.
8. Tata tertib seminar hasil skripsi
a. Mahasiswa sudah menyerahkan naskah hasil skripsi yang sudah disetujui
(ditanda tangani) oleh pembimbing sebanyak 3 eksemplar kepada penanggung
jawab P2M Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta paling
lambat 5 hari sebelum pelaksanaan ujian.
b. Mahasiswa harus sudah siap 15 menit sebelum seminar dilaksanakan.
c. Mahasiswa wajib mengisi daftar hadir yang telah disediakan.
d. Kegiatan seminar hasil skripsi terdiri atas:
2) Presentasi hasil Skripsi maksimal 15 menit dengan ketentuan 1 lembar
transparasi maksimal 10 baris.
3) Tanya jawab oleh mahasiswa dan peserta seminar maksimal 15 menit.
4) Tanya jawab oleh dewan penguji, masing – masing maksimal 15 menit.
9. Hal–hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditentukan kemudian.

G. Revisi dan Penjilidan


1. Hasil revisi skripsi harus harus dikonsulkan kepada seluruh dewan penguji.
2. Hasil revisi skripsi harus disyahkan oleh seluruh dewan penguji dan Direktur
Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta serta diserahkan
kepada P2M Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta
sebanyak 2 eksemplar beserta soft copy dalam 2 CD.
3. Hasil revisi skripsi dijilidkan dengan hard cover warna sesuai ketentuan dengan
lembar pembatas tiap bab berlogo Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma Ata
Yogyakarta.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 32
Yogyakarta
4. Penyerahan hasil yang sudah dijilid ke bagian P2M Program Studi Ners
UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta paling lambat 2 minggu setelah seminar
hasil.

H. Dewan Penguji dan Penilaian


1. Dewan Penguji
Dewan penguji dalam ujian seminar proposal dan hasil skripsi sebagai berikut :
a. Penguji I adalah dosen pembimbing I mahasiswa yang mempunyai latar
belakang pendidikan minimal S2 dengan pengalaman membimbing
mahasiswa minimal 3 tahun, Pembimbing I sekaligus sebagai moderator dan
ketua dewan penguji pada saat seminar proposal dan seminar hasil skripsi .
b. Penguji II adalah dosen dengan latar belakang minimal SI bidang kesehatan
dengan pengalaman minimal 3 tahun.
c. Penguji III adalah dosen atau praskripsisi lapangan praktek dengan jabatan
akademik lektor dan atau latar belakang minimal S 1 dalam bidang kesehatan
dengan pengalaman kerja minimal 5 tahun.

DAFTAR PUSTAKA

Pusdiknakes Depkes RI. 2001. Pedoman Ujian Akhir Program Bagi Diploma III Kesehatan.
Jakarta: Pusdiknakes Depkes RI.

Program Sarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. 2004. Petunjuk Penulisan Usulan
Penelitian Penelitian dan Tesis. Yogyakarta: UGM.

Haryanto A.G Hartono Ruslijanto, Datu Mulyono. 2000. Jakarta: Metode Penulisan dan
Penyajian Skripsi. EGC.

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 33
Yogyakarta
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 34
Yogyakarta
Lampiran 1. Time Schedule

NO KEGIATAN NOVEMBER DESEMBER JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pengajuan judul skripsi
2 Pembuatan proposal
3 Seminar proposal
Revisi dan penyerahan
4 proposal
5 Pengurusan Ethical Clearance
6 Pelaksanaan penelitian
7 Penyusunan bab IV-V
8 Pembuatan naskah publikasi
9 Ujian skripsi
10 Revisi skripsi
11 Penyerahan berkas skripsi

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 1
Yogyakarta
Lampiran 2. Halaman Judul Proposal Skripsi

Proposal Skripsi

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA


DIKABUPATEN BANTUL

Disusun Guna Memenuhi Sebagian Syarat dalam Mencapai Gelar Sarjana Keperawatan
di Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma AtaYogyakarta

Oleh :

Amelia Faza
130100100

PROGRAM STUDI NERS


UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA
2016

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 1
Yogyakarta
Lampiran 3. Halaman Judul Hasil Skripsi

Skripsi

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA


DIKABUPATEN BANTUL

Disusun Guna Memenuhi Sebagian Syarat dalam Mencapai Gelar Sarjana Keperawatan
di Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma AtaYogyakarta

Oleh :

Amelia Faza
130100100

PROGRAM STUDI NERS


UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA
2016
Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 2
Yogyakarta
Lampiran 4.Lembar Persetujuan Seminar Proposal

Lembar Persetujuan

Proposal Penelitian

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA


DIKABUPATEN BANTUL

Telah Memenuhi Syarat dan Disetujui untuk Diseminarkan


di Program Studi Ners UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta

Disusun Oleh :

Amelia Faza
130100100

Pembimbing I

Nindita Kumalawati Santoso, S.Kep., Ns., M.N.S


Tanggal……………. .…………………………

Pembimbing II

Kayat Haryani, S.Kep., Ns.


Tanggal…………….. …………………………

Mengetahui,
Ketua Program Studi Ners
UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta

Edi Sampurno Ridwan, B.N., MNurs


Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 3
Yogyakarta
Lampiran 5. Lembar Persetujuan Penelitian

Lembar Persetujuan

Proposal Skripsi

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA


DIKABUPATEN BANTUL

Telah memenuhi syarat dan disetujui untuk dilaksanakan


penelitian di ………………………………….
tanggal …………..Februari2016

Disusun Oleh :

Amelia Faza
130100100

Pembimbing I

Nindita Kumalawati Santoso, S.Kep., Ns., M.N.S


Tanggal…………….. …………………………

Pembimbing II

Kayat Haryani, S.Kep., Ns.


Tanggal…………….. …………………………

Mengetahui,

Ketua Program Studi Ners


Universitas Alma Ata Yogyakarta

Edi Sampurno Ridwan, BN., MNurs


Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 4
Yogyakarta
Lampiran 6. Lembar Persetujuan Skripsi

Lembar Persetujuan

Skripsi

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA


DIKABUPATEN BANTUL

Telah diseminarkan dan dipertahankan di depan dewan penguji


Untuk mendapat gelar Sarjana Keperawatan
Pada tanggal …………..Februari 2016

Disusun Oleh :

Amelia Faza
130100100

Pembimbing I

Nindita Kumalawati Santoso, S.Kep., Ns., M.N.S


Tanggal…………….. …………………………

Pembimbing II

Kayat Haryani, S.Kep., Ns.


Tanggal…………….. …………………………

Mengetahui,
Ketua Program Studi Ners
Universitas Alma Ata Yogyakarta

Edi Sampurno Ridwan, BN., MNurs

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 5
Yogyakarta
Lampiran 7. Lembar Pengesahan Skripsi

Lembar Pengesahan

Skripsi

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KUALITAS HIDUP LANSIA


DIKABUPATEN BANTUL

Telah diseminarkan dan dipertahankan di depan dewan penguji


Untuk mendapat gelar Sarjana Keperawatan
Pada tanggal …………..Februari 2016

Disusun Oleh :

Amelia Faza
130100100

Pembimbing I

Nindita Kumalawati Santoso, S.Kep., Ns., M.N.S


Tanggal…………….. …………………………

Pembimbing II

Kayat Haryani, S.Kep., Ns.


Tanggal…………….. …………………………

Penguji

Zulpahiyana, S.Kep., Ns., MMR


Tanggal……………… …………………………

Mengetahui,
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alma Ata

Prof. dr. H. Hamam Hadi, MS.,Sc.D

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 6
Yogyakarta
Lampiran 8. Kata Pengantar
KATA PENGANTAR

Puji syukur………………………………………………….....................................................
Skripsi ini berjudul ………………………………………………............................................
disusun guna memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar Sarjana Keperawatan di Program
Studi Ners UNIVERSITAS ALMA ATA Yogyakarta.
……………………………………………………………………………………….................
Mengucapkan terima kasih kepada :
1. Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS.,Sc.D selaku ketua UNIVERSITAS ALMA ATA
Yogyakarta
2. Edi Sampurno Ridwan, BN.,MNurs selaku Ketua Program Studi Ners UNIVERSITAS
ALMA ATA Yogyakarta.
3. ...........
4. ..............
.

Yogyakarta, April 2016

Penulis

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 7
Yogyakarta
Lampiran 9. Lembar pernyataan
Lembar pernyataan keaslian penelitian dapat diminta sebelum ujian proposal
dan ujian skripsi (harus dilampirkan di proposal maupun skripsi).

Lampiran 10. Contoh Intisari

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN


PASIEN DI RUANG RAWAT INAP PRINGGODANI
RSU RAJAWALI CITRA BANTUL YOGYAKARTA

INTISARI

Misi Siti¹, Zulpahiyana², Sofyan Indrayana2

Latar Belakang: Komunikasi terapeutik merupakan komponen penting dalam keperawatan,


komunikasi antar perawat dan pasien memiliki hubungan terapeutik yang bertujuan untuk
kesembuhan pasien. Terciptanya komunikasi terapeutik yang baik akan menciptakan
hubungan saling percaya antara perawat dan pasien. Dengan demikian, pasien akan merasa
puas dan nyaman terhadap pelayanan yang diberikan perawat sehingga meningkatkan
semangat dan motivasi pasien untuk sembuh.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat
dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap pringgodani RSU Rajawali Citra Bantul
Yogyakarta 2015.

Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan
pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang diperoleh
secara accidental sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan analisis
menggunakan korelasi kendal tau.

Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan responden dengan sebagian besar komunikasi
terapeutik perawat berada dalam kategori baik yaitu sebanyak 28 orang (49,1%) serta
kepuasan pasien sebagian besar katagori puas yaitu sebanyak 39 orang (68,4%). Hasil analisis
menunjukkan adanya hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan
pasien di RSU Rajawali Citra Bantul Yogyakarta. (p=0,003)

Kesimpulan: Komunikasi terapeutik perawat sebagai bentuk pelayanan kesehatan


diharapkan dapat ditingkatkan untuk menjaga kepuasan pasien

Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Perawat, Kepuasan Pasien.


1, 2, 3
Universitas Alma Ata Yogyakarta

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 8
Yogyakarta
Lampiran 11. Contoh Abstract

THE CORRELATION BETWEEN NURSE’S THERAPEUTIC


COMMUNICATIONSWITH THE PATIENT SATISFACTION IN RAJAWALI
CITRA HOSPITAL BANTUL YOGYAKARTA

ABSTRACT
Misi Siti¹, Zulpahiyana², Sofyan Indrayana2

Background: Terapeutic communications is an important component in nursing. Terapeutic


relationship aims to cure the patient. A good therapeutic communication will establish a trust
relationship between nurses and patients. Thus, the patient will satisfy and comfort with the
services that provided by nurses. It can improve the morale and motivation of the patient to
recover.
Objective: This study aimed to determine the correlation between nurse‟s therapeutic
communications with patient‟s satisfaction in Rajawali Citra Hospital Bantul, Yogyakarta in
2015.
Method: This study is a descriptive correlation with cross sectional approach, with a total
sample of 57 respondents were obtained by accidental sampling. Data was taken using a
questionnaire and the analysis using Kendal tau correlation.

Results: The results showed a large majority of respondents to the nurse‟s therapeutic
communications are in „good‟ category as many as 28 people (49.1%) as well as patient‟s
satisfaction which largely in the „satisfied‟ category as many as 39 people (68.4%). The
results of the bivariate analysis showed there was a significant correlation between nurse‟s
therapeutic communications with patient‟s satisfaction in Rajawali Citra Hospital Bantul,
Yogyakarta (p=0.003)

Conclusion: Therapeutic communication for nurses need to be increased for an excellent


service provider to improve patient satisfaction.

Keyword: Therapeutic Communication, Nurse, Patient‟s Satisfaction.

1, 2, 3
Universitas Alma Ata Yogyakarta

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 9
Yogyakarta
Lampiran 10. Lembar Bimbingan Skripsi

LEMBAR BIMBINGAN SKRIPSI


UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA

Nama :

NIM :

Prodi :Ners

Tahun Akademik : (Ganjil/Genap*)

Judul Skripsi :……………………………………………………………………

……………………………………………………………………

No Tanggal Pokok Bahasan Komentar TTD

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 10
Yogyakarta
Lampiran 11. Diagram alur permohonan kelayakan etik (ethical clearance)

Buku Panduan Skripsi Prodi Profesi Ners Universitas Alma Ata Page 11
Yogyakarta