Anda di halaman 1dari 10

KESEHATAN DAERAH MILITER JAYA/JAYAKARTA

RUMAH SAKIT DAAN MOGOT

LAPORAN INDIKATOR MUTU AMBULANS

STANDAR PELAYANA MINIMAL RUMAH SAKIT

TRIWULAN IV TAHUN 2017

RUMAH SAKIT DAAN MOGOT KESDAM JAYA

Jl. RAYA DAAN MOGOT NO.59

Telp.(021) 5523551 Faks. (021) 5535154

Email: rsdaanmogot59@ymail.com
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Evakuasi dan transportasi merupakan salah satu bagian penting dalam pelayanan
gawat darurat. Melalui evakuasi dan transportasi yang tepat dapat membantu
penanganan penderita gawat darurat dengan baik. Pada pelayanan gawat darurat
terkadang diperlukan merujuk pasien karena penanganan di tempat tersebut tidak dapat
dilakukan oleh karena keterbatasan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang
memungkinkan untuk dilakukan penanganan yang definitif. Untuk itu dibutuhkan sarana
evakuasi dan transportasi yang memadai berupa ambulance yang lengkap dengan sarana
prasarananya.

B. Tujuan
Mendukung pelayanan medis dalam :
1. Pengangkutan pasien dari satu fasilitas pelayanan medik ke tempat lain untuk
rujukan atau melakukan pemeriksaan penunjang.
2. Untuk menjemput pasien dari suatu tempat ke Rumah Sakit Daan
Mogot Tangerang.

C. Sasaran
Untuk meningkatkam pelayanan dalam keamanan dan kenyamanan saat melakukan
transfer pasien, baik keluar rumah sakit ataupun kedalam rumah sakit
D. Ruang Lingkup

Laporan program peningkatan mutu ini mengacu pada indikator mutu Rumah Sakit
berdasarkan standar akreditasi KARS Versi 2012 dan PERMENKES No:
269/MENKES/PER/III/2008 yang dimaksud Pelayanan ambulans adalah bagian dari manajemen
penatalaksanaan penderita gawar darurat yang memerlukan keseragaman organisasi dan
pedoman yang baik, sehingga mortalitas dan morbiditas dapat ditekan serendah mungkin.
Pelayanan ambulans merupakan rangkaian yang berkesinambungan dan terdiri dari beberapa
tahap yaitu :

1. Rescue / Extrikasi

2. Resusitasi / Stabilisasi

3. Retrieve / Evakuasi

E. Sistematika Penulisan
Bab I Pendahuluan
Bab II Laporan Hasil Kegiatan Dan Pembahasan
Bab III Penutup
BAB II

LAPORAN HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN

A. Kegiatan Pokok

Seperti yang telah dijelaskan di atas sesuai dengan tujuan khusus, kegiatan yang
dilakukan yaitu Menghitung Presentase Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah Pelayanan
ambulans adalah bagian dari manajemen penatalaksanaan penderita gawar darurat yang
memerlukan keseragaman organisasi dan pedoman yang baik, sehingga mortalitas dan
morbiditas dapat ditekan serendah mungkin. Pelayanan ambulans merupakan rangkaian yang
berkesinambungan dan terdiri dari beberapa tahap yaitu :

1. Rescue / Extrikasi

2. Resusitasi / Stabilisasi

3. Retrieve / Evakuasi

INDIKATOR MUTU Ambulans RS DAAN MOGOT KESDAM JAYA


TAHUN 2017

1. Menentukan langkah untuk memonitoring dan mengevaluasi indukator


Ambulans :

a.Pemilihan Indikator
b. Pengumpulan Data
c. Analisis Data
d. Laporan dan rekomendasi
e. Tindak Lanjut
2. Melakukan Program perbaikan mutu Ambulans dengan PDSA.
B. Tabel Indikator Mutu AMBULANS Tahun 2017

JENIS BULAN
NO INDIKATOR STANDAR EVALUASI
PELAYANAN OKT’17 NOV’17 DES’17
AMBULANCE 1. Waktu
pelayanan
ambulan 24 jam 24 jam 24 jam 24 jam Tercapai
2. Kecepatan
memberikan
pelayanan 30
ambulance <30 menit menit 30menit 30menit Tercapai
3. Respon time
pelananan
ambulance
oleh Tunggu
masyarakat Sesuai konfirmasi
yang ketentuan dengan
membutuhkan daerah - - - dinkes

 Presentase kelengkapan Ambulans selama bulan Oktober sampai dengan Desember


2017 Yaitu :
1) Waktu pelayanan ambulan sudah memenuhi standar atau sudah tercapai
2) Kecepatan memberikan pelayanan ambulans belum memenuhi standar atau
belum tercapai karena tenaga supir kurang dan tidak sesuai jadwal.
3) Respon time pelayanan ambulance oleh masyarakat yang membutuhkan belum
memenuhi standar atau belum tercapai karena masih menunggu konfirmasi
dengan dinkes
C. GRAFIK INDIKATOR MUTU AMBULANS RS DAAN MOGOT
KESDAM JAYA TAHUN 201 7

100%

Waktu Pelayanan Ambualance

50%

Kecepatan Pelayanan
Ambulance Memberikan
0%

OKTOBER NOVEMBER DESEMBER 201 7

 Penjelasan Grafik :
1. Waktu pelayanan ambulans
Judul Waktu pelayanan ambulans. Dimensi mutu Askes. Tujuan tersedianya
pelayanan ambulans yang dapat diaskes setiap waktu oleh pasien/keluarga pasien
yang membutuhkan. Frekuensi pengumpulan data yaitu setiap bulan. Periode
analisis tiga bulan sekali. Numerator total waktu buka (dalam jam) pelayanan
ambulans dalam satu bulan. Denominator jumlah hari dalam bulan tersebut.
Sumber data Instalansi Gawat Darurat. Standar 24 jam. Penanggung jawab
penanggung jawab ambulans.

2. Kecepatan memberikan pelayanan ambulance


Judul kecepatan memberikan pelayanan ambulans. Dimensi mutu kenyamanan,
keselamatan. Tujuan tergambarnya ketanggapan rumah sakit dalam menyediakan
kebutuhan pasien akan ambulans. Definisi operasional kecepatan memberikan
pelayanan ambulans adalah waktu yang dibutuhkan mulai permintaan ambulans
diajukan oleh pasien/keluarga pasien di rumah sakit sampai tersedianya ambulasn.
Maksimal 30 menit. Frekuensi pengumpulan data yaitu satu bulan. Periode
analisis tiga bulan. Numerator jumlah penyediaan ambulans yang tepat satu dalam
satu bulan. Denominator jumlah seluruh permintaan ambulans dalam satu bulan.
Sumber data catatan penggunanan ambulans. Standar 100%. Penanggung jawab
penanggung jawab ambulans
Ket :

Jumlah pasien yang dirujuk di UGD bulan Oktober sampai Desember 2017
berjumlah15 pasien dengan ketersediaan ambulan untuk merujuk dari
mulai pemesanan ambulan sampai dengan dirujuk waktunya <20 menit.
PDSA (Planning,Do,Study,Action)

TOOLS : Waktu Pelayaan Ambulan


STEP : Membuata Jadwal yang Berbeda untuk Tugas diluar Sopir
Ambulan

 Plan
 Saya Berencana
a) Membuat jadwal piket supir ambulan
b) Melengkapi sarana dan prasarana alat medis dan non medis
c) Membuat buku permintaan pengajuan ambulan
d) Saya berharap permintaan ambulan dapat dilaksanakan
 Do
a) Mengajukan permohonan jadwal piket supir ambulan ke TUUD untuk
disprinkan
b) Koordinasi dengan unit pengadaan alat alkes dan non alkes
c) Menbuat buku register keluar dan masuk ambulan .
 Study
a) Apakah jadwal supir ambulan sudah dibuatkan sprint?
b) Apakah sudah koordinasi dengan unit pengadaan?
c) Apakah buku register keluar dan masuk ambulan sudah dibuatkan?
 Action
a) Jadwal piket supir ambulan terkadang tidak sesuai dengan yang di
jadwalkan.
b) Koordinasi sudah dilakukan tetapi belum di setujui.
c) Buku register keluar dan masuk ambulan sudah dibuatkan, tetapi
terkadang tidak tercatat.
TOOLS : Kecepatan memberikan pelayanan ambulan

STEP : Menyiapkan supir yang khusus Onside

 Plan
 Saya berencana
a) Menyiapkan supir yang khusus Onside
b) Saya berharap pasien UGD dapat dirujuk dengan cepat dan aman
 Do
a) Membuat jadwal supir
b) Koordinasi dengan pengadaan

 Study
a) Apakah jadwal sudah dibuat?
b) Apakah koordinasi bagian pengadaan sudah dilakukan?
 Action
a) Jadwal dan sprin sudah dibuat Koordinasi dengan Spri Ka Rumkit

Ka. Unit IGD

Amrul Rosafi
Pelda Nrp.21950226090173
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Kegiatan AMBULANS untuk indikator mutu secara garis besar telah berjalan
dengan baik meskipun terdapat beberapa kekurangan seperti:
a) Waktu Pelayaan Ambulan
b) Kecepatan Memberikan Pelayanan Ambulan
B. Saran
a) Pedoman pelayanan Ambulans serta SPO segera dibuat dan
disosialisasikan.
b) Menyediakan supir Ambulans dan membuat jadwal supir Ambulans