Anda di halaman 1dari 8

Nama: Vivin Nurvita

Kelas: X Mipa 2
Absen: 34

MUHAMMAD ALI

Muhammad Ali lahir dengan nama Cassius Marcellus Clay, nama tersebut sama dengan
ayahnya. Ia lahir di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat pada tanggal 17 Januari 1942. Ali lahir dari
keluarga sederhana, Ayahnya adalah seorang pelukis papan iklan dan rambu lalu lintas, sedangkan
ibunya yang bernama Odessa Grady Clay bekerja sebagai seorang pencuci pakaian.

Sejak kecil Muhammad Ali sudah merasakan perbedaan perlakuan ini karena dia berkulit
coklat. Hal inilah yang mendorongnya untuk belajar tinju agar bisa membalas perlakuan jahat teman-
temannya yang berkulit putih. Dan karena Muhammad Ali mempunyai bakat serta otot yang kuat
sehingga memudahkan jalannya.

Di usia 12 tahun, Ali mulai belajar tinju dan dilatih oleh seorang polisi yang juga seorang
pelatih tinju didaerah tersebut bernama Joe Martin. Bermula dari laporan Ali kecil (kala itu masih
bernama Cassius Marcellus Clay), kepada Martin yang melaporkan bahwa sepeda BMX barunya
hilang di curi orang.Martin kemudian mengajarkan dan melatih Ali tinju, dengan tujuan agar Ali
dapat menghajar si pencuri sepeda. Ali kecil nampak begitu bersemangat berlatih tinju.

Dari awal kariernya, Ali dikenal sebagai sosok yang inspiratif, kontroversial, dan berpengaruh
baik di dalam maupun di luar ring. Ketika belum genap berusia 20 tahun, Muhammad Ali sudah
memenangkan pertandingan kelas berat di Olimpiade Roma tahun 1960. Hanya beberapa tahun
kemudian Muhammad Ali berhasil merebut juara dunia kelas berat dari Sony Le Stone dalam
pertarungan paling pendek, karena hanya beberapa menit Muhammad Ali berhasil menjadi juara
dunia. Dan di antara tepuk riuh para pendukung dan kilatan-kilatan alat kamera, Muhammad Ali
berdiri didepan jutaan penonton yang mengelilingi ring dan kamera TV Islam, mengucapkan dua
kalimat syahadat dan mengganti namanya menjadi Muhammad Ali Clay. Untuk memulai sebuah
peperangan baru melawan kebatilan yang menghalanginya mengumumkan ke- Islaman-nya
semudah ini.
Perjalanan keimanan Muhammad Ali berlangsung bertahun-bertahun dalam bentuk
perbandingan antara Islam dan Masehi, sebuah perjalanan yang berat, karena orang-orang
disekitarnya menghalanginya, kondisi masyarakat yang rusak, kebenaran dan kebatilan bercampur
aduk, ditambah lagi dengan doktrin gereja yang menggambarkan keadaan orang-orang muslim yang
lemah dan terbelakang yang diakibatkan oleh ajaran Islam itu sendiri. Muhammad Ali meyakini
bahwa Islam membawa kebahagiaan untuk semua orang. Tidak membeda-bedakan warna kulit,
etnis dan ras, semuanya sama dihadapan Allah azza wa jalla.

Tak lama setelah itu, Ali sempat di skor Komisi Tinju karena menolak Wajib Militer
pemerintah Amerika Serikat dalam perang Vietnam, Ali menolak wamil dengan mengatakan “Saya
tidak ada masalah dengan orang-orang Vietcong (Vietnam), dan tidak ada satupun orang Vietcong
yang memanggilku dengan sebutan Nigger! (Rasis, Negro)” Gelar juara Ali sempat direbut oleh
petinju Joe Frazier pada tahun 1971, Ali kalah angka dan harus rela menyerahkan gelar juaranya.

Tahun 1974, Ali kembali merebut gelar juara dunia kelas berat WBC dan WBA setelah
menumbangkan Foreman pada ronde ke 8. Setahun kemudian, Muhammad Ali dan Joe Frazier
kembali bertemu di Manila, dalam pertarungan yang berlangsung sengit dan menegangkan tersebut,
Ali menang TKO di ronde ke 14. Fraizer tidak sanggup melanjutkan pertarungan karena sudah
kehabisan tenaga. Ketika di wawancara setelah bertarung, Ali juga sempat terjatuh karena
kelelahan. Pertarungan Ali dan Fraizer tahun 1975 itu disebut sebagai pertarungan tinju terbaik abad
ini. Ali kembali naik ring melwan Leon Spinks pada tahun 1978, dalam pertandingan tersebut
Muhammad Ali menang angka dan menjadi petinju pertama yang meraih gelar juara kelas berat
sebanyak 3 kali. Setelah pertarungannya dengan Spinks, Ali mengundurkan diri dari Ring Tinju dan
melepaskan gelar juara dunianya, namun pada tahun 1980, Ali kembali bertarung melawan Larry
Holmes yang kala itu telah meraih gelar juara. Ali dibuat tak berkutik oleh Holmes dan menyerah
pada ronde ke 11. Holmes pun dinyatakan menang TKO. Padahal kala itu, dokter pribadi Ali melarang
Ali untuk bertarung karena ia sudah menderita gejala sindrom Parkinson, namun Ali tetap ngotot
untuk tetap bertarung, hingga akhirnya sang dokter pun mengundurkan diri karena Ali tak mau
menuruti nasehatnya.

Dengan Kondisi kesehatan yang tidak begitu baik, Ali kembali naik ring pada tahun 1981
melawan Trevor Berbick, Ini merupakan pertandingan Ali dan berakhir dengan kekalahan. Setelah
pertandingan tersebut Ali benar-benar pensiun dari Tinju. Muhammad Ali Meninggal Dunia di usia
74 tahun pada tanggal 4 Juni 2016, setelah hampir 32 tahun berperang melawan penyakit Parkinson
yang dideritanya.
POLA PENYAJIAN KARAKTER UNGGUL TOKO

Karakter Unggul Contoh Kalimat


Mempunyai tekad yang besar Sejak kecil Muhammad Ali sudah merasakan
perbedaan perlakuan ini karena aku berkulit
coklat. Hal inilah yang mendorongnya untuk
belajar tinju agar bisa membalas perlakuan jahat
teman-temannya yang berkulit putih.

Optimis Muhammad Ali meyakini bahwa Islam membawa


kebahagiaan untuk semua orang. Tidak
membeda-bedakan warna kulit, etnis dan ras,
semuanya sama dihadapan Allah azza wa jalla.

Sabar Perjalanan keimanan Muhammad Ali


berlangsung bertahun-bertahun dalam bentuk
perbandingan antara Islam dan Masehi, sebuah
perjalanan yang berat, karena orang-orang
disekitarnya menghalanginya, kondisi masyarakat
yang rusak, kebenaran dan kebatilan bercampur
aduk, ditambah lagi dengan doktrin gereja yang
menggambarkan keadaan orang-orang muslim
yang lemah dan terbelakang yang diakibatkan
oleh ajaran Islam itu sendiri.
Pantang menyerah Padahal kala itu, dokter pribadi Ali melarang Ali
untuk bertarung karena ia sudah menderita
gejala sindrom Parkinson, namun Ali tetap ngotot
untuk tetap bertarung, hingga akhirnya sang
dokter pun mengundurkan diri karena Ali tak
mau menuruti nasehatnya.

Professional Gelar juara Ali sempat direbut oleh petinju Joe


Frazier pada tahun 1971, Ali kalah angka dan
harus rela menyerahkan gelar juaranya.
STRUKTUR TEKS

Bagian Struktur Kutipan Teks


Orientasi Muhammad Ali lahir dengan nama
Bagian ini menceritakan siapa Muhammad Ali Cassius Marcellus Clay, nama tersebut sama
dengan ayahnya, Ia lahir di Louisville, Kentucky,
Amerika Serikat pada tanggal 17 Januari 1942.
Ali lahir dari keluarga sederhana, Ayahnya
adalah seorang pelukis papan iklan dan rambu
lalu lintas, sedangkan ibunya yang bernama
Odessa Grady Clay bekerja sebagai seorang
pencuci pakaian.

Peristiwa-peristiwa penting Sejak kecil Muhammad Ali sudah


merasakan perbedaan perlakuan ini karena aku
berkulit coklat. Hal inilah yang mendorongnya
untuk belajar tinju agar bisa membalas
perlakuan jahat teman-temannya yang berkulit
putih. Dan karena Muhammad Ali mempunyai
bakat serta otot yang kuat sehingga
memudahkan jalannya.
Di usia 12 tahun, Ali mulai belajar tinju
dan dilatih oleh seorang polisi yang juga
seorang pelatih tinju didaerah tersebut
bernama Joe Martin. Bermula dari laporan Ali
kecil (kala itu masih bernama Cassius Marcellus
Clay), kepada Martin yang melaporkan bahwa
sepeda BMX barunya hilang di curi
orang.Martin kemudian mengajarkan dan
melatih Ali tinju, dengan tujuan agar Ali dapat
menghajar si pencuri sepeda. Ali kecil nampak
begitu bersemangat berlatih tinju.
Dari awal kariernya, Ali dikenal sebagai
sosok yang inspiratif, kontroversial, dan
berpengaruh baik di dalam maupun di luar
ring. Ketika belum genap berusia 20 tahun,
Muhammad Ali sudah memenangkan
pertandingan kelas berat di Olimpiade Roma
tahun 1960. Hanya beberapa tahun kemudian
Muhammad Ali berhasil merebut juara dunia
kelas berat dari Sony Le Stone dalam
pertarungan paling pendek, karena hanya
beberapa menit Muhammad Ali berhasil
menjadi juara dunia. Dan di antara tepuk riuh
para pendukung dan kilatan-kilatan alat
kamera, Muhammad Ali berdiri didepan jutaan
penonton yang mengelilingi ring dan kamera
TV Islam, mengucapkan dua kalimat syahadat
dan mengganti namanya menjadi Muhammad
Ali Clay. Untuk memulai sebuah peperangan
baru melawan kebatilan yang menghalanginya
mengumumkan ke- Islaman-nya semudah ini.
Perjalanan keimanan Muhammad Ali
berlangsung bertahun-bertahun dalam bentuk
perbandingan antara Islam dan Masehi, sebuah
perjalanan yang berat, karena orang-orang
disekitarnya menghalanginya, kondisi
masyarakat yang rusak, kebenaran dan
kebatilan bercampur aduk, ditambah lagi
dengan doktrin gereja yang menggambarkan
keadaan orang-orang muslim yang lemah dan
terbelakang yang diakibatkan oleh ajaran Islam
itu sendiri. Muhammad Ali meyakini bahwa
Islam membawa kebahagiaan untuk semua
orang. Tidak membeda-bedakan warna kulit,
etnis dan ras, semuanya sama dihadapan Allah
azza wa jalla.
Tak lama setelah Muhammad Ali
mememluk Islam, Ali sempat di skor Komisi
Tinju karena menolak Wajib Militer pemerintah
Amerika Serikat dalam perang Vietnam, Ali
menolak wamil dengan mengatakan “Saya
tidak ada masalah dengan orang-orang
Vietcong (Vietnam), dan tidak ada satupun
orang Vietcong yang memanggilku dengan
sebutan Nigger! (Rasis, Negro)” Gelar juara Ali
sempat direbut oleh petinju Joe Frazier pada
tahun 1971, Ali kalah angka dan harus rela
menyerahkan gelar juaranya.
Tahun 1974, Ali kembali merebut gelar
juara dunia kelas berat WBC dan WBA setelah
menumbangkan Foreman pada ronde ke 8.
Setahun kemudian, Muhammad Ali dan Joe
Frazier kembali bertemu di Manila, dalam
pertarungan yang berlangsung sengit dan
menegangkan tersebut, Ali menang TKO di
ronde ke 14. Fraizer tidak sanggup melanjutkan
pertarungan karena sudah kehabisan tenaga.
Ketika di wawancara setelah bertarung, Ali juga
sempat terjatuh karena kelelahan. Pertarungan
Ali dan Fraizer tahun 1975 itu disebut sebagai
pertarungan tinju terbaik abad ini. Ali kembali
naik ring melwan Leon Spinks pada tahun
1978, dalam pertandingan tersebut
Muhammad Ali menang angka dan menjadi
petinju pertama yang meraih gelar juara kelas
berat sebanyak 3 kali. Setelah pertarungannya
dengan Spinks, Ali mengundurkan diri dari Ring
Tinju dan melepaskan gelar juara dunianya,
namun pada tahun 1980, Ali kembali bertarung
melawan Larry Holmes yang kala itu telah
meraih gelar juara. Ali dibuat tak berkutik oleh
Holmes dan menyerah pada ronde ke 11.
Holmes pun dinyatakan menang TKO. Padahal
kala itu, dokter pribadi Ali melarang Ali untuk
bertarung karena ia sudah menderita gejala
sindrom Parkinson, namun Ali tetap ngotot
untuk tetap bertarung, hingga akhirnya sang
dokter pun mengundurkan diri karena Ali tak
mau menuruti nasehatnya.

Reorientasi Dengan Kondisi kesehatan yang tidak


begitu baik, Ali kembali naik ring pada tahun
1981 melawan Trevor Berbick, Ini merupakan
pertandingan Ali dan berakhir dengan
kekalahan. Setelah pertandingan tersebut Ali
benar-benar pensiun dari Tinju. Muhammad Ali
Meninggal Dunia di usia 74 tahun pada tanggal
4 Juni 2016, setelah hampir 32 tahun
berperang melawan penyakit Parkinson yang
dideritanya.
KAIDAH KEBAHASAAN TEKS BIOGRAFI

Kutipan Teks Analisis


Muhammad Ali lahir dengan nama Cassius  Kata ganti yang digunakan adalah ia dan -
Marcellus Clay, nama tersebut sama dengan nya (kata ganti milik) yang divariasikan
ayahnya. Ia lahir di Louisville, Kentucky, Amerika dengan penyebutan nama Ali.
Serikat pada tanggal 17 Januari 1942. Ali lahir dari  Kata kerja tindakan: bekerja
keluarga sederhana, Ayahnya adalah seorang  Kata sambung yang menyatakan
pelukis papan iklan dan rambu lalu lintas, hubungan waktu: pada
sedangkan ibunya yang bernama Odessa Grady
Clay bekerja sebagai seorang pencuci pakaian.

Di usia 12 tahun, Ali mulai belajar tinju dan dilatih  Kata kerja tindakan: belajar, berlatih,
oleh seorang polisi yang juga seorang pelatih melaporkan, mengajarkan, melatih,
tinju didaerah tersebut bernama Joe Martin. menghajar
Bermula dari laporan Ali kecil (kala itu masih  Kata kerja pasif: dilatih
bernama Cassius Marcellus Clay), kepada Martin  Kata ganti: Ali (nama panggilan tokoh)
yang melaporkan bahwa sepeda BMX barunya  Kata sambung yang menyatakan
hilang di curi orang.Martin kemudian hubungan waktu: kemudian
mengajarkan dan melatih Ali tinju, dengan tujuan
agar Ali dapat menghajar si pencuri sepeda. Ali
kecil nampak begitu bersemangat berlatih tinju.

Hanya beberapa tahun kemudian Muhammad Ali  Kata kerja tindakan: merebut, berdiri,
berhasil merebut juara dunia kelas berat dari mengelilingi, mengucapkan, mengganti
Sony Le Stone dalam pertarungan paling pendek,  Kata sambung yang menyatakan
karena hanya beberapa menit Muhammad Ali hubungan waktu: kemudian
berhasil menjadi juara dunia. Dan di antara tepuk
riuh para pendukung dan kilatan-kilatan alat
kamera, Muhammad Ali berdiri didepan jutaan
penonton yang mengelilingi ring dan kamera TV
Islam, mengucapkan dua kalimat syahadat dan
mengganti namanya menjadi Muhammad Ali
Clay.
Tak lama setelah itu , Ali sempat di skor Komisi  Kata sambung yang menyatakan
Tinju karena menolak Wajib Militer pemerintah hubungan waktu: setelah
Amerika Serikat dalam perang Vietnam, Ali  Kata kerja pasif: di skor, direbut
menolak wamil dengan mengatakan “Saya tidak  Kata kerja tindakan: menolak,
ada masalah dengan orang-orang Vietcong menyerahkan
(Vietnam), dan tidak ada satupun orang Vietcong  Kata ganti: Ali (nama panggilan tokoh)
yang memanggilku dengan sebutan Nigger!
(Rasis, Negro)” Gelar juara Ali sempat direbut
oleh petinju Joe Frazier pada tahun 1971, Ali
kalah angka dan harus rela menyerahkan gelar
juaranya.

Setahun kemudian, Muhammad Ali dan Joe  Kata sambung yang menyatakan
Frazier kembali bertemu di Manila, dalam hubungan waktu: kemudian
pertarungan yang berlangsung sengit dan  Kata kerja tindakan: bertemu
menegangkan tersebut, Ali menang TKO di ronde  Kata kerja mental: menegangkan
ke 14.
Setelah pertarungannya dengan Spinks, Ali  Kata sambung yang menyatakan
mengundurkan diri dari Ring Tinju dan hubungan waktu: setelah, pada tahun
melepaskan gelar juara dunianya, namun pada  Kata ganti: Ali (nama panggilan tokoh)
tahun 1980, Ali kembali bertarung melawan Larry  Kata kerja tindakan: mengundurkan,
Holmes yang kala itu telah meraih gelar juara. Ali melepaskan, bertarung, melawan,
dibuat tak berkutik oleh Holmes dan menyerah meraih, menyerah
pada ronde ke 11. Holmes pun dinyatakan  Kata kerja pasif: dibuat, dinyatakan
menang TKO.