Anda di halaman 1dari 3

SOAL URAIAN

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan jelas !


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Se b ut ka n f u ngs i ko mp o ne n- ko mpo ne n u ta ma AC pa da mo bi l
.jelaskan cara kerja komponen-komponen utama AC pada mobil
Jelaskan dua fungsi utama yang harus dilakukan refrigerant pada system AC !
Sebutkan komponen komponen system AC pada mobil!
Jelaskan komponen komponen utama AC pada mobil !
Sebutkan tiga aspek keselamatan kerja yang harus di perhatikan !
Sebutkan nama-nama dan kegunaan peralatan tambahan pada AC mobil !
Jelaskan proses sirkulasi system pendingin AC pada mobil !
Jelaskan fungsi manifold gauge !
Jelaskan cara pengisian refrigerant pada system AC mobil !
Jelaskan cara pemeriksaan test kebocoran pada system AC mobil !
Jelaskan cara menguji kemampuan AC !

ESSAY URAIAN
Fungsi komponen-komponen uta ma AC pada mobil :
a . C o m p r e s s o r
Berfungsi untuk memompakan refrigrant yang berbentuk gas
a g a r tekanannya meningkat sehingga juga akan mengakibatkan
temperaturnyameningkat.
b.Condenser
Berfungsi untuk menyerap panas pada refrigerant yang telah dikompresikanoleh kompresor dan
mengubah refrigrant yang berbentuk gas menjadi cair ( dingin )

1. Dua fungsi utama yang harus dilakukan oleh refrigerant :


a. Penguapan (Evaporation) yaitu perubahan wujud cair menjadi gas ini terjadi pada evaporator
b. Pengembunan (condensation) yaitu perubahan wujud gas menjadi cair, ini terjadi pada
kondesor.
2. Komponen komponen system AC pada mobil : Kompresor, kondensor, receiver dryer,
expansion valve dan evaporator.
3. Fungsi komponen-komponen AC :
a. Compresor berfungsi untuk memompakan refrigerant yang berbentuk gas agar tekanannya
meningkat sehingga juga akan mengakibatkan temeraturnya meningkat.
b. Condensor berfungsi untuk menyerap panas pada refrigerant yang telah dikmpresikan oleh
kompresor dan mengubah refrigerant yang berbentuk gas menjadi cair (dingin).
c. Receiver/dryer berfungsi untuk menampung refrigerant cair untuk sementara dan sebagai
filter untuk menyaring uap air dan kotoran yang dapat merugikan bagi siklus refrigerant.
d. Expansion valve berfungsi mengabutkan refrigerant kedalam evaporator, agar refrigerant cair
dapat segera berubah menjadi gas.
e. Evaporator berfungsi untuk menyerap panas dari udara yang melalui sirip-sirip pendigin
evaporator, sehingga udara tersebut menjadi dingin.
4. Aspek keselamata kerja : aspek keselamatan lingkungan, aspek keselamatan diri dan aspek
keselamatan benda kerja
5. Peralatan tambahan yang terdapat pada rangkaian system AC mobil dan fugsinya :
a. Pressure switch berfungsi untuk mengontrol tekanan pada sisi tekanan tinggi.
b. Alat pencegah pembekuan (anti frosting devices) berfungsi untuk menghindari berkurangnya
efek pendinginan yang disebabkan pembekuan air yang ada di fin pada evaporator yang
terlalu dingin < 0C.
c. Stabilizer putaran mesin berfungsi untuk menstabilkan mesin melalui senseor pendeteksi
RPM mesin sehingga mesin tidak mudak mati.
d. Peralatan idle up berfungsi meningkatkan RPM mesin pada kondisi idle dan AC dalam
keadaan hidup.
e. Sistem pelindung tali penggerak kompresor berfungsi melindungi tali penggerak kompresor
pada saat kompresor mengalami kemacetan.
f. Sistem control kompresor dua tingkat (mode ekonomi) berfungsi menghemat tenaga mesin.
g. Magnetic valve berfungsi untuk mengontrol temperature yang letaknya antara receiver dan
expansion valve dan dipakai pada system pendingin tipe dual
6. Proses sirkulasi pendingin pada system AC mobil pada hakekatnya merupakan suatu
system dengan rangkaian tertutup. Diawali dengan pergerakan refrigerant oleh tekanan
compressor dalam bentuk gas menuju ke condenser, di condenser ini refrigerant berubah
wujud menjadi cair yang bergerak terus menuju receifer/dryer. Disini refrigerant ditampung
dan disaring kemudian diteruskan ke menuju expansion valve yang berfingsi menyemprotkan
ke evaporator. Dievaporator refrigerant dirubah lagi wujudnya menjadi gas agar dapat

menyerap panas dari udara yang ditiupkan blower, kemudian gas kembali menuju ke
compressor.
7. Manifold gauge berfungsi sebagai pengukur dan terutama menentukan kesalahan yang
terjadi pada system pendinginan.
8. Cara mengisi refrigerant pada system AC mobil adalah : Pengisian refrigerant,
pemasangan manifold gauge, penggunaan pompa vacuum, pengisian awal (cair), pengisian
lanjut (gas).
a.
b.
c.
a.
b.
c.

9. Prosedur pemeriksaan kebocoran


Untuk kebocoran yang cukup besar bias dilakukan menggunakan larutan air sabun
Untuk kebocoran yang baru dirasakan kurang dingin dapat menggunakan alat deteksi
kebocoran halide torch atau kompor nyala api.
Untuk kebocoran yang lebih kecil lagi dapat menggunakan detector elektronik.
10. Uji kemampuan AC dilakukan dengan cara :
Mengukur temperature pada kedua sisi wet dan dry bulb pada inlet dan outlet evaporator
Menghitung kelembaban relative dengan menggunakan garfik 1
Membaca perbedaan temperature antara inlet dan outlet dengan menggunakan grafik 2.

10. Uji kemampuan AC dilakukan dengan cara :


a. Mengukur temperature pada kedua sisi wet dan dry bulb pada inlet dan outlet evaporator
b. Menghitung kelembaban relative dengan menggunakan garfik 1
c. Membaca perbedaan temperature antara inlet dan outlet dengan menggunakan grafik 2.