JOBSHEET PRAKTEK
NAMA SEKOLAH SMK N 5 SURABAYA
KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK ALAT BERAT
ENGINE DIESEL ALAT BERAT
MATA PELAJARAN
KELAS
NAMA PRAKTEK
A. ALAT
1. Nozzle tester
2. Kotak alat
3. Ragum
4. Bak cuci
5. Kuas
6. Penggaris
7. Sarung tanggan
B. BAHAN
1. Injector
2. Solar
3. Majun
4. kertas
C. KESELAMATAN KERJA
1. Pakai Pakaian Kerja yang sudah ditentukan
2. Gunakan Alat ukur dan alat ukur yang sesuai
3. Alat ukur jangan sampai terjatuh
4. Setelah memakai alat ukur dan alat tangan, bersihkan masukkan ketempatnya
5. Hindarkan lengan baju yang terlalu longgar
D. LANGKAH KERJA
Lakukan pemeriksaan bentuk penyemprotan, kebocoran dan tekanan penyemprotan, sebelum
pembongkaran dilakukan
1. Pasang injektor pada tester dengan longgar saja.
2. Lakukan pembuangan udara yang ada pada saluran tester, dengan menggerakkan tuas
sampai solar keluar pada sambungan pipa.
3. Tutup kran saluran tekan ke manometer, lakukan pengetesan bentuk penyemprotan
dengan menggerakkan tuas dalam langkah penuh dengan kuat dan cepat.
Pemeriksaan bentuk penyemprotan ……………………………………………………………….
Sudut penyemprotan yang baik adalah 4o. Lihat pada manual.
Tes kebocoran
Buka kran saluran tekan ke manometer. Gerakan tuas tester sampai manometer menunjukkan
tekanan 80 bar, pertahankan posisi tekanan ini selama 20 detik, lihat dan amati kebocoran
pada ujung nosel.
Amati dan rasakan ujung bodi nosel dengan jari anda, apakah ada tetesan atau ujung bodi
nosel menjadi basah
Hasil Pemeriksaan
A : ada kebocoran
B : tidak ada
……………………….
……………………….
♦ Tes tekanan penyemprotan
Gerakkan tuas tester dalam langkah penuh dengan kuat dan cepat, baca tekanan pada
manometer, catat hasilnya. ……………………………………………………….
Nozel 1 …………
Nozel 2 …………
Nozel 3 …………
Nozel 4 …………
• Pembongkaran & Penyetelan
Bila salah satu tes yang dilakukan hasilnya tidak memuaskan, lepas injektor pada
tester, jepit pada ragum dengan alas penjepit alumunium, bongkar sesuai dengan urutan pada
gambar.
1. Baut pemegang
2. Shim
3. Pegas
4. Batang pendorong
5. Pembatas jarum
6. Jarum dan bodi nosel
7. Mur pemegang
• Bersihkan semua komponen dengan solar. Lakukan tes luncur jarum, dengan
memasukkan jarum pada bodinya. jarum harus meluncur pelan-pelan dengan sendiri !
• Stel tekanan penyemprotan dengan cara merubah tebal shim (2). Perbedaan tebal 0,04 mm
merubah tekanan penyemprotan 4 bar.
Perakitan
• Rakitlah injektor setelah semua komponennya terendam dalam solar, untuk mencegah karatan.
Perhatikan kebersihan ! Jangan sampai benang kain dst. berada di dalam injektor.
• Kontrol kembali bentuk penyemprotan, tekanan penyemprotan dan kebocoran nozel
Petunjuk
• Tekanan penyemprotan injektor satu lubang adalah 100-130 bar (10-13 Mpa). Data yang
tepat, lihat buku manual.
• Servis injektor dilakukan setiap 80;000 km, atau waktu timbul kesulitan pada
pembakaran.
Perhatikan
Keausan jarum, lubang bodinya dan kotoran yang menempel sangat mempengaruhi bentuk
penyemprotan.