Anda di halaman 1dari 2

STOMATITIS HERPETIKA

No. Dokumen :
SPO No. Revisi :
Tanggal Terbit:
Halaman :
Puskesmas II
PURWOKERTA dr. Maria Valentina
UTARA NIP197208122002122004
1. Pengertian Stomatitis adalah radang yang terjadi di daerah mukosa mulut,
biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan
yang agak cekung, bercak itu dapat berupa bercak tunggal
maupun kelompok.
Stomatitis Herpetika adalah salah satu jenis stomatitis berupa
vesikel atau ulserasi multipel pada mukosa mulut akibat
reaktivasi dari Herpes Simplex Virus(HSV)-1 atau kadang-
kadang HSV-2 yang laten pada ganglion syaraf.

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penarikan diagnosa dan terapi stomatitis


Herpetika
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas II Purwokerto Utara Nomor :
440/VII/SK/06/I/2016 tentang Kebijakan Pelayanan Klinis
Puskesmas II Purwokerto Utara
4. Referensi - Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
No HK. 02. 02/MENKES/62/2015
- Bahan Ajar Kepaniteraan Periodontitis Fakultas Kedokteran
Gigi Universitas Gadjah Mada oleh drg. Suryono SH., Ph.D
dan Tim Penyusun

5. Prosedur 5.1 Persiapan


5.1.1 Pasien yang datang ke ruang kesehatan gigi dan
mulut sudah membawa rekam medis
5.1.2 Pasien dipanggil dan dipersilahkan duduk di kursi gigi
senyaman mungkin
5.2 Penatalaksanaan
5.2.1 Anamnesa
5.2.1.1 Apakah ada sariawan di langit langit dan gusi
5.2.1.2 Apakah timbul demam
5.2.1.3 Apakah timbul rasa sakit
5.2.2 Pemeriksaaan klinis Intra oral
5.2.2.1 Erythema dan vesikel kecil diameter 1-3 mm
berkelompok pada palatum keras, attached
gingiva, dorsum lidah, dan mukosa non
keratin di labial, bukal,ventral lidah dan
pallatum mole
5.2.2.2 Vesikel mudah pecah membentuk ulser yang
lebih besar dengan tepi tidak teratur dan
kemerahan

5.2.3 Pemeriksaan Penunjang tidak ada


5.2.4 Terapi

5.3 Alat dan Bahan


5.3.1 Dental unit
5.3.2 Alat diagnostik standar
5.3.3 bahan antiseptik dan desinfektan
5.4 Prosedur tindakan
5.4.1 Pendidikan kesehatan gigi dan mulut dan instruksi
membersihkan rongga mulut di rumah
5.4.2 Pada pasien imunokompeten bersifat ‘Self limiting
disease’(penyakit yang dapat sembuh sendiri apabila
daya tahan tubuh membaik)
5.4.3 Terapi kausatif berupa antivirus untuk kasus yang
berat(diberikan pada tahap vesikel (72 jam pertama):
Acyclovir 1000 mg per hari ( 5x 200 mg)
5.4.4 Simtomatik: anestetik topikal, analgesik-antipiretik
5.4.5 Supportif: imunomodulator, multivitamin

6. Diagram Alir
Pasien datang Pasien duduk
membawa rekam Anamnesis
di kursi dental
medis

Pemeriksaan klinis

Terapi

7. Unit terkait - Loket Pendaftaran


- Instalasi Farmasi
8.Rekaman No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
diberlakukan
Historis
Perubahan