Anda di halaman 1dari 23

Vol. 8, No. 1

Vol. 8, No. 1 Titik Ariyanti; Th. Catur Wulan S; Ratna Widhayanti Endah Wijayanti, Intan Permata
Vol. 8, No. 1 Titik Ariyanti; Th. Catur Wulan S; Ratna Widhayanti Endah Wijayanti, Intan Permata
Vol. 8, No. 1 Titik Ariyanti; Th. Catur Wulan S; Ratna Widhayanti Endah Wijayanti, Intan Permata

Titik Ariyanti; Th. Catur Wulan S; Ratna Widhayanti

Endah Wijayanti, Intan Permata Dewi

Happy Maria Ulfa, Darningsih

Lisanias Mariana Sasmita, Kudarti, Ikasari Kristiani

Intan Permata Dewi, Endah Wijayanti

Ira Mulyani, Magdalena DP, Dewi Endah Kusumaningtyas

Sarwini, Heni Febriana ,Rifa Caturiningsih

Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini

ISSN : 2088-4109

Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini ISSN : 2088-4109 JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND
Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini ISSN : 2088-4109 JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND
Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini ISSN : 2088-4109 JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND
Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini ISSN : 2088-4109 JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND
Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini ISSN : 2088-4109 JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND
JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
JURNALKEBIDANANDANKESEHATAN
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)
(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH) Januari 2018 GAMBARAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD

Januari 2018

(JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH) Januari 2018 GAMBARAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD KECAMATAN

GAMBARAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA GRIBIG KABUPATEN KUDUS

Sukma Wardani, Faizatul Khoirina, Farikh Asriyani Umi Nusrokh, Zarida Isnaini, Ismi Dwi Kasmiyanti

PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ABORSI AKIBAT KEHAMILAN USIA DINI PADA SISWI KELAS XI IPA DI SMAN 1 MAYONG JEPARA

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN SELF EFFICACY IBU BEKERJA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA GRIBIG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS

TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG GIZI IBU MENYUSUI DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS

HUBUNGAN ANTARA STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA BAE KECAMATAN BAE KABUPATEN KUDUS

Sukma Wardani, Darningsih, Lailatun Niamah, Umi Nurul Fitriyah,Yanah, Zumrotul Ulyah

STUDI DESKRIPTIF IMPLEMENTASI PROGAM IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DALAM MEWUJUDKAN HAK KESEHATAN ANAK DI PUSKESMAS JATI KUDUS TAHUN 2017

HUBUNGAN KUALITAS PENDAMPINGAN IBU BERSALIN OLEH SUAMI/ KELUARGA DENGAN LAMANYA PERSALINAN DI RB. FATIMAH KUDUS

PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA DAN MULTIGRAVIDA UNTUK MENGHADAPI PERSALINAN DI BPS INDAH SETYA WAHYUNI KUDUS

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG IMUNISASI TETANUS TOXOID DI BPS SRI MURWATI KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS

Diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Mardi Rahayu Kudus
Diterbitkan oleh
Akademi Kebidanan Mardi Rahayu
Kudus

ISSN

2088-4109

Vol. 8, No. 1 Hal. 1 - 94 Kudus

Vol. 8, No. 1

Hal. 1 - 94

Kudus

Januari 2018
Januari 2018
JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH) Vol. 8, No. 1 Januari 2018

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Vol. 8, No. 1

Januari 2018

SK. Direktur AKBID Mardi Rahayu No. 004/AKMR-SK/II/2016

Susunan Dewan Redaksi (Editorial Team)

Ketua Dewan Redaksi (Editor in Chief) :

Kudarti, S.SiT, M.Kes

Dewan Redaksi (Editorial Board) :

Kudarti, S.SiT, M.Kes Dewi Endah Kusumaningtyas, SST, M.Kes; Ratna Widhayanti, SST;

Administrasi Redaksi (Administration) :

Agus Supriyanto

Penerbit (Publisher):

AKBID Mardi Rahayu

Alamat Redaksi Jl. KH. Wahid Hasyim 89 Kudus Telp./Fax. : (0291) 445979 Email : akbidmr@yahoo.co.id Website : http://akbidmr.ac.id/layanan/e-jurnal

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan terbit satu kali dalam setahun

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan (Journal Of Midwifery And Health) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang kebidanan dan kesehatan yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak mengubah tulisan tanpa mengubah maksud atau substansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Kebidanan dan Kesehatan tidak dikembalikan kepada pengirimnya,kecuali atas permintaan dari penulis yang bersangkutan

Jurnal

Kebidanan dan

Kesehatan

Vol. 8, No. 1

Hal. 1 94

Kudus

Januari 2018

ISSN

2088-4109

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Vol. 8, No. 1

Januari 2018

GAMBARAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Titik Ariyanti; Th. Catur Wulan S; Ratna Widhayanti

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA GRIBIG KABUPATEN KUDUS Sukma Wardani, Faizatul Khoirina, Farikh Asriyani Umi Nusrokh, Zarida Isnaini, Ismi Dwi Kasmiyanti

PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ABORSI AKIBAT KEHAMILAN USIA DINI PADA SISWI KELAS XI IPA DI SMAN 1 MAYONG JEPARA Endah Wijayanti, Intan Permata Dewi

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN SELF EFFICACY IBU BEKERJA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA GRIBIG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Happy Maria Ulfa, Darningsih

TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG GIZI IBU MENYUSUI DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS Lisanias Mariana Sasmita, Kudarti, Ikasari Kristiani

HUBUNGAN ANTARA STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA BAE KECAMATAN BAE KABUPATEN KUDUS Sukma Wardani, Darningsih, Lailatun Niamah, Umi Nurul Fitriyah, Yanah, Zumrotul Ulyah

STUDI DESKRIPTIF IMPLEMENTASI PROGAM IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DALAM MEWUJUDKAN HAK KESEHATAN ANAK DI PUSKESMAS JATI KUDUS TAHUN 2017 Intan Permata Dewi, Endah Wijayanti

HUBUNGAN KUALITAS PENDAMPINGAN IBU BERSALIN OLEH SUAMI/ KELUARGA DENGAN LAMANYA PERSALINAN DI RB. FATIMAH KUDUS Ira Mulyani, Magdalena DP, Dewi Endah Kusumaningtyas

PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA DAN MULTIGRAVIDA UNTUK MENGHADAPI PERSALINAN DI BPS INDAH SETYA WAHYUNI KUDUS Sarwini, Heni Febriana ,Rifa Caturiningsih

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG IMUNISASI TETANUS TOXOID DI BPS SRI MURWATI KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Setianingtias Wardani, Ni Ketut Kasmini

Diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Mardi Rahayu Kudus

Jurnal

Kebidanan dan

Kesehatan

Vol. 8, No. 1

Hal. 1 94

Kudus

Januari 2018

ISSN

2088-4109

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Vol. 8, No. 1

Januari 2018

DAFTAR ISI

GAMBARAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS

Titik Ariyanti; Th. Catur Wulan S; Ratna Widhayanti

1 - 6

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA GRIBIG KABUPATEN KUDUS Sukma Wardani, Faizatul Khoirina, Farikh Asriyani Umi Nusrokh, Zarida Isnaini,Ismi Dwi Kasmiyanti - 11

7

PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ABORSI AKIBAT KEHAMILAN USIA DINI PADA SISWI KELAS XI IPA DI SMAN 1 MAYONG JEPARA Endah Wijayanti, Intan Permata

12

- 24

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DENGAN SELF EFFICACY IBU BEKERJA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA GRIBIG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Happy Maria Ulfa,

25

- 33

TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG GIZI IBU MENYUSUI DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS Lisanias Mariana Sasmita, Kudarti, Ikasari

34

- 48

HUBUNGAN ANTARA STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA BAE KECAMATAN BAE KABUPATEN KUDUS Sukma Wardani, Darningsih, Lailatun Niamah, Umi Nurul Fitriyah,Yanah, Zumrotul

49

- 53

STUDI

DESKRIPTIF IMPLEMENTASI PROGAM IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA

BAYI DALAM MEWUJUDKAN HAK KESEHATAN ANAK DI PUSKESMAS JATI KUDUS TAHUN 2017 Intan Permata Dewi, Endah

54

- 63

HUBUNGAN KUALITAS PENDAMPINGAN IBU BERSALIN OLEH SUAMI/ KELUARGA DENGAN LAMANYA PERSALINAN DI RB. FATIMAH KUDUS Ira Mulyani, Magdalena DP, Dewi Endah

64

- 74

PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA DAN MULTIGRAVIDA UNTUK MENGHADAPI PERSALINAN DI BPS INDAH SETYA WAHYUNI KUDUS Sarwini, Heni Febriana ,Rifa Caturiningsih

75

- 85

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG IMUNISASI TETANUS TOXOID DI BPS SRI MURWATI KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Setianingtias Wardani, Ni Ketut

86

- 94

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG GIZI IBU MENYUSUI DI RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS

LEVEL OF KNOWLEDGE MOTHER POST POSTUM ABOUT NUTRITION OF BREASTFEEDING IN RB SAYANG IBU UNDAAN KUDUS

Lisanias Mariana Sasmita 1 , Kudarti, 2 Ikasari Kristiani 3 1,2,3 Akbid Mardi Rahayu Kudus kudarti13@yahoo.co.id, ikasari_05@yahoo.com

ABSTRACT

Nutrition is a substance needed by the body for its metabolism. Nutritional needs during childbirth, especially when breastfeeding will increase 25%, because it is useful for the healing process because after childbirth and to produce enough milk to nourish the baby. Impact of malnutrition in breastfeeding mothers in addition to causing health problems to the mother can also cause health problems to the baby, because breast milk contains many anti-infective substances and protection factors against various viruses and harmful organisms. The purpose of this research is to know the level of knowledge of post partum mother about nutrition of nursing mother in RB Sayang Ibu Undaan Kudus. The research method used is descriptive method and use cross sectional approach. The sampling technique used is Total Sampling with the studied is all post partum mothers who get the service in RB Sayang Ibu Undaan Kudus using questionnaires and closed question types, the number of respondents 40 people.The result of the research shows that the respondents are knowledgeable, that is 35 respondents (87,5%), enough respondents are 5 respondents (12,5%), and no less knowledgeable respondents. The level of knowledge of post-partum mother about nutrition of breastfeeding mother into good category is 35 respondents (87,5%). Suggestions aimed at the community especially postpartum in general is expected with knowledge about nutrition of good breastfeeding mother can have good effect for baby who is breastfed baby can be healthier, not easy to get sick and get enough nutrient intake so grow baby also good.

Keywords: Level of knowledge, nutrition of breastfeedingr

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

ABSTRAK

Gizi merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan metabolismenya. Kebutuhan gizi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25%, karena berguna untuk proses kesembuhan karena setelah melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. Dampak kekurangan gizi pada ibu menyusui selain menimbulkan gangguan kesehatan pada ibunya juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada bayinya, karena air susu ibu mengandung banyak substansi anti infeksi dan faktor faktor proteksi terhadap berbagai virus dan organisme yang membahayakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu post partum tentang gizi ibu menyusui di RB Sayang Ibu Undaan Kudus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif serta menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling dengan yang diteliti adalah semua ibu post partum yang mendapatkan pelayanan di RB Sayang Ibu Undaan Kudus dengan menggunakan kuesioner dan jenis pertanyaan tertutup, jumlah responden 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan responden berpengetahuan baik yaitu 35 responden (87,5%), responden yang berpengetahuan cukup yaitu 5 responden (12,5%), dan tidak ada responden yang berpengetahuan kurang. Tingkat pengetahuan ibu post partum tentang gizi ibu menyusui masuk kategori baik sebesar 35 responden (87,5%). Saran yang ditujukan untuk masyarakat khususnya ibu nifas secara umum diharapkan dengan pengetahuan tentang gizi ibu menyusui yang baik dapat berdampak baik bagi bayi yang disusuinya yaitu bayi dapat lebih sehat, tidak mudah sakit dan mendapat asupan gizi yang cukup sehingga tumbuh kembang bayinya juga baik.

Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, ibu post partum, gizi ibu menyusui

PENDAHULUAN

Berdasarkan SDKI survei terakhir tahun

2007, AKI di Indonesia sebesar 228 /

100.000 Kelahiran Hidup, meskipun

demikian angka tersebut masih tertinggi di

Asia. Sementara target Rencana Pembang-

unan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)

ada sebesar 226 per 100.000 Kelahiran

Hidup. Penyebab kematian ibu yaitu

perdarahan, pre eklamsi, dan infeksi (SDKI,

2007).

Gizi adalah zat yang diperlukan oleh

tubuh untuk keperluan metabolismenya.

Kebutuhan gizi pada masa nifas terutama

bila menyusui akan meningkat 25 %, karena

berguna untuk proses kesembuhan karena

setelah melahirkan dan untuk memproduksi

air susu yang cukup untuk menyehatkan

bayi (Ambarwati, Eny Retna, Diah

Wulandari. 2010; h. 97).

Dampak kekurangan gizi pada ibu

menyusui selain menimbulkan gangguan

kesehatan pada ibunya juga dapat

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

menimbulkan gangguan kesehatan pada bayinya, karena air susu ibu mengandung banyak substansi anti infeksi dan faktor faktor proteksi terhadap berbagai virus dan organisme yang membahayakan. Gangguan kesehatan pada bayi meliputi proses pertumbuhan dan perkembangan anak terganggu, bayi mudah sakit, mudah terkena infeksi sehingga anak kesakitan dan angka kematian meningkat. Kekurangan zat gizi esensial dapat menimbulkan defisiensi dengan gejala gejala yang khas seperti gangguan pada mata akibat kekurangan vitamin A, gangguan pada tulang akibat kekurangan vitamin D (Paath, Ema Francin. 2004; h. 102 ). Bagi banyak wanita dan bayi, menyusui terjadi secara langsung, tanpa masalah, dan dinikmati. Banyak alasan mengapa para wanita memutuskan untuk menyusui bayinya. Alasan yang paling umum adalah menyusui merupakan hal terbaik bagi bayi, mudah dilakukan, dan akan mempererat ikatan antara wanita dan bayi ( Moody, Jane, 2005; h. 4 ). Menyusui merupakan cara pemberian makan yang diberikan secara langsung oleh ibu kepada anaknya, namun seringkali ibu menyusui kurang memahami dan kurang mendapatkan informasi, bahkan sering kali

ibu-ibu mendapatkan suatu informasi yang salah tentang manfaat ASI ekslusif itu sendiri, tentang bagaimana cara menyusui ataupun langka-langkah menyusui yang benar kepada bayinya, dan kurangnya informasi yang diberikan tentang dampak apabila Asi esklusif itu tidak diberikan dan apa yang harus dilakukan bila timbul kesukaran dalam menyusui secara ekslusif kepada bayinya ( Roesli, Utami. 2010 ). Salah satu keberhasilan ibu menyusui sangat ditentukan oleh pola makan pada masa post partum. Agar ASI ibu terjamin kualitas maupun kuantitasnya, makanan bergizi tinggi dan seimbang perlu dikonsumsi setiap harinya. Artinya, ibu post partum harus menambah konsumsi karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh selama menyusui. Bila kebutuhan ini tidak terpenuhi, selain mutu ASI dan kesehatan ibu terganggu, juga akan mempengaruhi jangka waktu ibu dalam memproduksi ASI. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa ibu dengan gizi yang baik selama masa post partum, umumnya mampu menyusui bayinya selama minimal 6 bulan. Sebaliknya pada ibu yang gizinya kurang baik, biasanya tidak mampu menyusui bayinya dalam jangka waktu

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

selama itu, bahkan tidak jarang air susunya tidak keluar (Anonim, 2010). METODE Variabel dalam penelitian ini adalah variabel independen adalah tingkat pengetahuan tentang gizi ibu menyusui sedangkan variabel dependen ibu post partum. Penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau diskripsi tentang suatu keadaan secara obyektif. (Notoatmojo, 2005; h. 138). Sedangkan pendekatan waktu menggunakan metode Cross sectional. Metode Cross Sectional merupakan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat yang bersamaan ( Hidayat, Aziz Alimul. 2007; h. 56 ). Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum yang mendapatkan pelayanan di RB Sayang Ibu Undaan Kudus. Teknik Sampling menggunakan teknik pengambilan sampel adalah total sampling karena dalam penelitian ini peneliti mengambil semua jumlah populasi yang ada. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, jika jawaban benar diberi nilai 1

dan jawaban salah diberi nilai. Analisa data menggunakan bentuk diskriptif kuantitatif, hanya menggambarkan apa adanya suatu variabel dalam bentuk narasi dan angka- angka ( Arikunto, 2005 ).

HASIL DAN BAHASAN A. HASIL RB Sayang Ibu merupakan sebuah RB yang berada di Jln. Undaan Lor km 7,5 gang 31 Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus yang termasuk dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Ngemplak. Di RB Sayang Ibu terdiri dari Ruang tunggu, Ruang pendaftaran, satu ruang periksa, satu ruang bersalin, dan tiga ruang nifas. Jenis pelayanan yang dilayani adalah pemeriksaan Ibu hamil, pemeriksaan kesehatan Ibu dan Anak, pelayanan KB, konseling, Imunisasi, pertolongan persalinan 24 jam, USG dan pelayanan PNC (Post Natal Care). Batas wilayah RB Sayang Ibu yaitu sebelah utara berbatasan dengan Desa Wates, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Undaan Tengah, sebelah timur berbatasan dengan Desa Ngelo Karangrowo, dan sebelah barat berbatasan dengan Desa Demak.

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

Responden dalam penelitian ini

adalah ibu post partum yang

mendapatkan pelayanan di RB Sayang

Ibu Undaan Kudus pada tanggal 25 April

a. Distribusi Frekuensi Responden Menurut Umur

sampai dengan 14 Mei 2011 yaitu ada 40

responden. Adapun karakteristik

responden saat dilakukan penelitian

antara lain:

Dari responden dapat dilihat umur responden saat dilakukan penelitian sebagai berikut :

Table 4.1 Distribusi Frekuensi Responden Menurut Umur

No

Umur

Jumlah

Prosentase (%)

1 < 20 tahun

7

17,5

2 20 35 tahun

33

82,5

 

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berumur 20 35 tahun

sebanyak 33 responden (82,5 %), dan yang berumur < 20 tahun sebanyak 7 responden

(17,5%).

b. Distribusi Frekuensi Responden Menurut Tingkat Pendidikan

Dari responden dapat dilihat pendidikan responden saat dilakukan penelitian sebagai berikut:

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Responden Menurut Tingkat Pendidikan

No

Pendidikan

Jumlah

Prosentase (%)

1 Tamat SD

8

20

2 Tamat SMP

13

32,5

3 Tamat SMA

16

40

4 Tamat DIII

1

2,5

5 Tamat S1

2

5

 

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpendidikan

SMA yaitu 16 responden (40%) dan yang paling sedikit berpendidikan DIII yaitu 1

responden (2,5%).

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

c. Distribusi Frekuensi Responden Menurut Jenis Pekerjaan

Dari responden dapat dilihat pekerjaan responden saat dilakukan penelitian sebagai berikut :

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Responden Menurut Jenis Pekerjaan

No

Pekerjaan

Jumlah

Prosentase (%)

1

Ibu Rumah Tangga

21

52,5

2

Karyawan swasta

7

17,5

3

Wiraswasta

6

15

4

Swasta

5

12,5

5

Guru

1

2,5

 

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden bekerja sebagai

Ibu Rumah Tangga yatu 21 responden (52,5%), dan yang paling sedikit bekerja sebagai

Guru yaitu 1 responden (2,5%).

d. Distribusi Frekuensi Responden Menurut Informasi yang di dapatkan Responden

Dari responden dapat dilihat Informasi yang didapatkan responden saat dilakukan penelitian

sebagai berikut

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Responden Menurut Sumber Informasi

NO

Sumber Informasi

Jumlah

Prosentase (%)

1

Keluarga

10

25

2

Media Massa

9

22,5

3

Belum Pernah

8

20

4

Bidan

7

17,5

5

Teman

6

15

 

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden memperoleh

informasi dari keluarga dan media massa yaitu 19 responden (47,5%), dan sebagian kecil

memperoleh informasi dari teman yaitu 6 responden (15%).

e. Distribusi Frekuensi Responden Menurut Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Gizi

Ibu Menyusui

Dari responden dapat dilihat tingkat pengetahuan responden saat dilakukan penelitian

sebagai berikut :

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Responden Menurut Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Gizi Ibu Menyusui

No

Tingkat Pengetahuan

Jumlah

rosentase (%)

1 Baik

35

87.5

2 Cukup

5

12,5

3 Kurang

0

0

 

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan

baik yaitu 35 responden (87,5%), dan 5 responden berpengetahuan cukup (12,5%).

1. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang definisi gizi ibu menyusui di RB Sayang Ibu

Undaan Kudus.

Table 4.6 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang definisi gizi ibu menyusui di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

34

85

Cukup

5

12,5

Kurang

1

2,5

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

berpengetahuan kurang yaitu 1 responden

yaitu 34 responden (85%), dan paling sedikit

(2,5%).

2. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang pengetahuan gizi di RB Sayang Ibu Undaan

Kudus.

Table 4.7 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang pengetahuan gizi di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

32

80

Cukup

0

0

Kurang

8

20

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 30 responden (80%), dan berpengetahuan kurang yaitu 8 responden (20%).

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

3. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang gizi yang dianjurkan untuk ibu post partum di

RB Sayang Ibu Undaan Kudus.

Table 4.8 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang gizi yang dianjurkan untuk ibu post partum di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

20

50

Cukup

14

35

Kurang

6

15

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 20 responden (50%), dan paling sedikit berpengetahuan kurang yaitu 6 responden

(15%).

4. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang makanan seimbang yang harus dikonsumsi Ibu

Post Partum di RB Sayang Ibu Undaan Kudus.

Table 4.9 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang makanan seimbang yang harus dikonsumsi ibu post partum di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

28

70

Cukup

11

27,5

Kurang

1

2,5

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 28 responden (70%), dan paling sedikit berpengetahuan kurang yaitu 1 responden

(2,5%).

5. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang kebutuhan nutrisi ibu post partum dalam sehari

di RB Sayang Ibu Undaan Kudus.

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

Table 5.0 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang kebutuhan nutrisi ibu post partum dalam sehari di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

38

95

Cukup

0

0

Kurang

2

5

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 38 responden (95%), dan yang berpengetahuan kurang yaitu 2 responden (5%).

6. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang fungsi gizi pada masa post partum di RB

Sayang Ibu Undaan Kudus.

Table 5.1 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang fungsi gizi pada masa post partum di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

35

87,5

Cukup

0

0

Kurang

5

12,5

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 35 responden (87,5%), dan yang berpengetahuan kurang yaitu 5 responden (12,5%).

7. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang petunjuk mengolah makanan yang sehat di RB

Sayang Ibu Undaan Kudus.

Table 5.2 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang petunjuk mengolah makanan yang sehat di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

32

80

Cukup

0

0

Kurang

8

20

Total

40

100

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 32 responden (80%), dan yang berpengetahuan kurang yaitu 8 responden (20%).

8. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum tentang makanan yang harus dihindari di RB Sayang

Ibu Undaan Kudus.

Table 5.3 Distribusi frekuensi berdasarkan tingkat pengetahuan Ibu Post Partum tentang makanan yang harus dihindari di RB Sayang Ibu Undaan Kudus

Kategori

Jumlah

prosentase (%)

Baik

35

87,5

Cukup

0

0

Kurang

5

12,5

Total

40

100

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden berpengetahuan baik

yaitu 35 responden (87,5%), dan yang

berpengetahuan kurang yaitu 5 responden (12,5%).

B. BAHASAN

Penelitian ini bermaksud untuk

mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu

Post Partum Tentang Gizi Ibu Menyusui

di RB Sayang Ibu Undaan Kudus.

Pengetahuan merupakan hasil tahu, dan

ini terjadi setelah orang melakukan

pengindraan terhadap suatu objek

tertentu (Notoatmodjo,2003).

1. Menurut analisa peneliti berdasarkan

penelitian dari 40 responden ditinjau

karakteristik responden yang

berkunjung ke RB Sayang Ibu Undaan

Kudus sebagai berikut:

a. Karakteristik responden menurut

umur

Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa

sebagian besar responden berumur 20 35

tahun yaitu 33 responden (82,5%), dan 7

responden berumur < 20 tahun (17,5%).

Semakin cukup umur, tingkat

kematangan dan kekuatan seseorang akan

lebih matang dalam berfikir dan bekerja.

Dari segi kepercayaan masyarakat,

seseorang yang lebih dewasa akan lebih

dipercaya daripada orang yang belum

dewasa (Notoatmodjo, 2005).

Seseorang yang berumur kurang dari

20 tahun cenderung belum mempunyai

kematangan fisik, mental dan sosial

sehingga akan berpengaruh terhadap

pengetahuannya. Sebaliknya seseorang

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

yang berumur 20-35 tahun adalah masa reproduksi sehingga ibu memiliki semangat tinggi untuk membaca, mendengar berita, bersosialisasi, dan berfikir semakin matang, sehingga penerimaan informasi dapat ditelaah dengan baik. Umur seseorang juga dikaitkan dengan tingkat pendidikan yaitu ibu yang pendidikannya tinggi biasanya berumur > 20 tahun dan pengetahuannya juga juga lebih baik. Dari hasil penelitian 5 responden (12,5%) yang berpengetahuan cukup dapat dilihat bahwa pendidikannya hanya sebatas SD dan SMP. b. Karakteristik responden menurut pendidikan Tingkat pendidikan seseorang sangat berpengaruh terhadap pengetahuan. Seseorang berpendidikan tinggi akan berbeda pengetahuannya dengan orang berpendidikan rendah. Pendidikan adalah suatu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di luar sekolah yang berlangsung seumur hidup. Pendidikan mempengaruhi proses belajar, menurut Ida Bagus Mantra, makin tinggi pendidikan, maka makin mudah seseorang untuk menerima informasi (Notoatmodjo,

2005).

Dalam penelitian ini sebagian besar

responden berpendidikan SMA sebanyak

16 responden (40%), dan berpendidikan

perguruan tinggi ada 3 responden (7,5%). hal inilah yang mempengaruhi hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu post partum tentang gizi ibu menyusui yaitu sebagian besar responden berpengetahuan baik 87,5%. Karena pendidikan seseorang yang cukup baik maka seseorang tersebut dapat menerima informasi dengan baik. c. Karakteristik responden menurut jenis pekerjaan Pekerjaan digunakan seseorang untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang. Selain itu, pekerjaan dapat menjadikan seseorang memperoleh pengalaman dan pengetahuan baik secara langsung maupun tidak langsung. Penghasilan yang rendah akan mempengaruhi kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga terhadap gizi, pendidikan, dan kebutuhan lainnya (Notoatmodjo, 2005). Sebagian besar responden bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 21 responden (52,5%) dan 7 dari 21 responden tersebut belum pernah mendapatkan informasi tentang gizi ibu menyusui. Hal ini juga dikaitkan dengan

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

tingkat pengetahuan karena walaupun banyak ditemui ibu rumah tangga yang seharusnya mempunyai waktu lebih banyak untuk mencari informasi tetapi masih ada beberapa ibu rumah tangga yang belum pernah mendapatkan informasi yaitu 4 dari 21 ibu rumah tangga berpengetahuan cukup. Responden yang bekerja biasanya akan memperoleh informasi daripada yang sebagai ibu rumah tangga. Ketika seseorang bekerja cenderung untuk lebih banyak berkumpul dengan orang lain, saling bertukar pengalaman dan berinteraksi. Dalam berinteraksi banyak sekali informasi yang dihasilkan sehingga dapat menambah pengetahuan seseorang. d. Karakteristik responden menurut Sumber Informasi Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa sebagian besar responden pernah mendapatkan informasi dari Keluarga yaitu sebanyak 10 responden (25%), dan 9 responden pernah mendapatkan informasi dari Media Massa (22,5%). Dari 5 responden yang berpengetahuan cukup, 3 diantaranya belum pernah mendapatkan informasi tentang gizi ibu menyusui, sehingga dapat disimpulkan bahwa

informasi dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang. 2. Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Gizi Ibu Menyusui Berdasarkan data hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu post partum tentang gizi ibu menyusui di RB Sayang Ibu Undaan Kudus antara tanggal 25 April sampai dengan 14 Mei 2011 , pengetahuan ibu post partum tentang Gizi Ibu Menyusui didapatkan hasil sebagian besar responden berpengeta- huan baik sebanyak 35 responden (87,5%), dan 5 responden berpengeta- huan cukup (12,5%). Dari 5 responden yang berpengetahuan cukup dapat dilihat dari tingkat pendidikannya rata rata SD dan SMP. 3 dari 5 responden yang berpengetahuan cukup,mereka belum pernah mendapatkan informasi tentang gizi ibu menyusui yang mungkin dikarenakan ibu kurang aktif mengikuti penyuluhan dari bidan dan kurangnya kesadaran ibu untuk mencari informasi tentang gizi ibu menyusui. Ini membuktikan bahwa informasi dapat berpengaruh terhadap tingkat pengeta- huan seseorang. Umur seseorang mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang gizi ibu

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

menyusui, kaitkan umur dengan tingkat pendidikan yaitu ibu yang pendidikannya tinggi biasanya berumur > 20 tahun dan lebih berpengalaman serta pengetahuannya juga lebih baik dibandingkan ibu yang masih muda. Dari hasil penelitian 5 responden (12,5%) yang berpengetahuan cukup dapat dilihat bahwa pendidikannya hanya sebatas SD dan SMP. Jenis pekerjaan dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang gizi ibu menyusui yaitu bahwa ibu yang bekerja sebagai ibu rumah tangga cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dirumah dan kurang dapat berinteraksi dengan ibu ibu lainnya sehingga tingkat pengetahuan ibu kurang baik di bandingkan dengan ibu yang bekerja cenderung lebih banyak berkumpul dengan orang lain, saling dapat bertukar pikiran dan banyak mendapatkan informasi sehingga pengetahuannya lebih baik. Dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa sebagian besar responden bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 21 responden (52,5%) dan 7 dari 21 responden tersebut belum pernah mendapatkan informasi tentang gizi ibu menyusui.

SIMPULAN DAN SARAN

A. SIMPULAN Tingkat pengetahuan Ibu post partum tentang gizi ibu menyusui di RB Sayang Ibu Undaan Kudus sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 35 responden (87,5%), 5 responden berpengetahuan

cukup (12,5%) dan tidak ada responden yang berpengetahuan kurang.

B. SARAN Saran berhubungan dengan kesimpulan yang diperoleh dan yang direkomendasikan adalah :

1. Bagi Petugas Kesehatan Bagi petugas kesehatan khususnya Bidan diharapkan dapat meningkatkan pemberian konseling dan penyuluhan tentang Gizi Ibu Menyusui kepada Ibu post partum misalnya melalui leaflet dan brosur.

2. Bagi ibu post partum Diharapkan dengan penge- tahuan tentang gizi ibu menyusui yang baik dapat berdampak baik bagi bayi yang disusuinya yaitu bayi dapat lebih sehat, tidak mudah sakit dan mendapat asupan gizi yang cukup sehingga tumbuh kembang bayinya juga lebih bagus. Bagi ibu post partum yang

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

berpengetahuan cukup diharapkan

dapat lebih sering membaca atau

mencari informasi tentang gizi ibu

menyusui misalnya melalui

majalah, televisi atau dari internet

agar dapat mengerti kebutuhan

vitamin pada saat menyusui, dapat

mengolah makanan dengan sehat

dan makan makanan dengan gizi

seimbang.

DAFTAR PUSTAKA

Ambarwati, Eny Retna. 2010. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogjakarta: Nuha Offset.

Anonim,

2010.

Diet

Ibu

Nifas.

Chapter%20II.pdf. Diakses pada tanggal 8 April 2011 jam 11.00 WIB.

Arikunto, 2005. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Bahiyatun. 2009. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Normal. Jakarta: EGC.

Cox,sue. 2006. Breastfending With Confidence. Jakarta: PT Elex Media Komputindo kelompok Gramedia.

Francin, 2005. Makanan Seimbang Untuk Ibu Nifas. http://www.lusa.web.id/menu-seimbang- untuk-ibu-nifas/. Diakses pada tanggal 9 April 2011 jam : 15.00 WIB.

Gondana, Beni Muharam, 2008. Pengertian Gizi. http://gizigizi.com/2008/pengertian-gizi-by- istiqomatunnisa.html. Diakses pada tanggal 2 April 2011 jam : 13.00 WIB.

Hidayat, Aziz Alimul. 2007. Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data. Jakarta:

Salemba Medika.

Iim

Rochimah,

2008.

Pantangan

Makanan

Bagi

Ibu

Menyusui.

http://www.okbangetz.com/pantangan-makanan-bagi-ibu-menyusui/2008. Diakses pada tanggal 14 April 2011 jam: 12.30 WIB.

Lukman dan Hendra AW (2008). FaKtor FaKtor yang Mempengaruhi Pengetahuan.

2011 jam : 19.30 WIB.

Meliono, Irmayati. 2007. MPKT Modul 1. Jakarta : Lembaga Penerbitan FEUI.

Moody, Jane. 2005 . Menyusui Cara Mudah, Praktis, dan Nyaman. Jakarta: Arcan.

Jurnal Kebidanan dan Kesehatan | Vol. 8, No.1, Januari 2018

Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam dan Pariani. 2001. Konsep Pengetahuan. G:\print\nursalam dan pariani 2001 konsep-

pengetahuanhttpcahyonoputra.blogspot.com200902konsep-pengetahuan.html.htm.

Diakses pada tanggal 7 April 2011 jam: 19.50 WIB.

Paat, Ema Francin. 2004. Gizi dalam Kesehatan Reprodusi. Jakarta: EGC.

Roesli,

Utami.

2010.

Pengertian

Menyusui.

menyusui.html. Diakses pada tanggal 8 April 2011 jam : 10.40 WIB.

Saifuddin, Abdul Bari. 2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Prawirihardjo.

SDKI.

2007.

Pencapaian

dan

Proyeksi

Angka

Bina Pustaka Sarwono

Kematian

Ibu

Suhardjo,

2003.

Pengetahuan

Tentang

Gizi.

tanggal 8 April 2011 jam: 11.00 WIB.

Suherni,

Hesty Widyasih,

Fitramaya.

Anita Rahmawati.

2009.

Perawatan

Masa

Nifas.

Yogyakarta:

wawan

dan

dewi

M.

2010.

Teori

dan

Manusia.Yogyakarta: Nuha Medika.

Pengukuran

Pengetahuan,

Sikap

dan

Perilaku

Winkjosastro, hanifa, 2007. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pelayanan Pustaka Sawono Prawirohardjo

Winkjosastro, hanifa, 2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pelayanan Pustaka Sawono Prawirohardjo.

Wiryo, Hananto. 2002. Peningkatan Gizi Bayi, Anak, Ibu Hamil, dan Menyusui dengan Bahan Makanan Lokal. Jakarta: Sagung Seto.

FORMAT ARTIKEL

JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH) (TIMES NEW ROMAN 14 pt)

JUDUL ARTIKEL (Bahasa Indonesia) 12 pt JUDUL ARTIKEL (Bahasa Ingris) 12 pt Nama penulis 1 , Nama penulis 2 (12 pt) 1,2 Asal institusi penulis Alamat institusi penulis No Hp / surel penulis

ABSTRACT Abstract written using times new roman font size 12, spacing 1 and the text length between 100-200 word, written in one paragraph.

ABSTRAK Abstrak ditulis menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12, spasi 1 dan dengan panjang teks antara 100-200 kata, ditulis dalam 1 paragraf. Abstrak versi Bahasa Indonesia ditulis menggunakan Bahasa Indonesia baku dengan ejaan yang disempurnakan.

Kata kunci: terdiri dari 3-6 kata, ditulis mengikuti urutan abjad

PENDAHULUAN Naskah diketik dengan font Times New Roman ukuran 12 , spasi double (2)---------

----------------------------------------------------

-----------------------------------(dst)

----------------------------------------------

----------------------------------------------------

-----------------------------------------(dst)

Tipe Artikel Artikel merupakan hasil penelitian dalam bidang pendidikan. Sistematika penulisan artikel hasil penelitian terdiri dari judul, nama penulis, institusi dan alamat korespondensi, abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode, hasil dan

pembahasan, simpulan, ucapan terimakasih dan daftar rujukan. Naskah dipaparkan secara naratif (tanpa penomoran di depan sub judul) dan

pemaparan dalam dihindari. METODE

----------------------------------------------------

----------------------------------------------------

------------------------------------------dst Berisi metode/rancangan penelitian, populasi dan sampel, instrumen, validitas dan realibilitas instrumen, dan cara analisis data. HASIL DAN BAHASAN

A. HASIL

judul

bentuk

sub

----------------------------------------------

----------------------------------------------

---------------------------------------dst

B. BAHASAN

----------------------------------------------

----------------------------------------------

---------------------------------------dst Hasil dan pembahasan dibuat sub judul sendiri. Dimana bagian ini merupakan bagian utama artikel. Pada hasil dapat disajikan dengan tabel atau grafik, untuk memperjelas hasil secara verbal. Sedangkan pada pembahasan merupakan bagian terpenting dari keseluruhan isi artikel ilmiah. Tujuan pembahasan adalah : Menjawab masalah penelitian, menafsirkan temuan-temuan, mengintegrasikan temuan dari penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang telah ada dan menyusun teori baru atau memodifikasi teori yang sudah ada. Gambar disisipkan di dalam text box dan figures caption (keterangan gambar) diletakkan di bawah gambar.

caption (keterangan gambar) diletakkan di bawah gambar. Gambar 1. Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxx Tabel 1.

Gambar 1. Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxx

Tabel 1. Yyyyyyyyyyyyyyyyy yyyyyyyyyyyyyyyy

 

Tabel dibuat dengan lebar garis 1 pt

Simpulan dan saran ditulis sendiri-

dan

tables

caption

(keterangan tabel)

sendiri dalam sub judul. Simpulan memuat

diletakkan di atas tabel. Keterangan tabel

jawaban atas pertanyaan penelitian. Ditulis

yang

terdiri

lebih

dari

2 baris ditulis

dalam bentuk narasi, bukan dalam bentuk

menggunakan

spasi

1.

Garis-garis tabel

numerikal. Saran diberikan atas dasar hasil

diutamakan

garis

horizontal saja

penelitian.

sedangkan garis vertikal dihilangkan.

SIMPULAN DAN SARAN

A. SIMPULAN

----------------------------------------------

--------------------------------------dst

B. SARAN

----------------------------------------------

--------------------------------------dst

UCAPAN TERIMAKASIH (bila ada) Ucapan terimakasih ditujukan kepada institusi resmi atau perorangan sebagai penyandang dana atau telah memberikan kontribusi lain dalam penelitian. Ucapan terimakasih dilengkapi dengan nomor surat kontrak penelitian.

DAFTAR PUSTAKA

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

------------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------------------dst Penulisan daftar pustaka terdiri-dari nama penulis, tahun penerbitan, judul artikel, nama kota dan institusi penerbitan. Daftar rujukan diurutkan sesuai huruf pertama nama penulis (A- Z). Kata kedua dalam nama disepakati sebagai nama keluarga. Semua pustaka yang dirujuk dalam teks harus dituliskan dalam daftar rujukan. Penulisan daftar pustaka sebagai berikut:

Buku :

Ary, D., Jacobs, L.C. & Razavieh, A. 1976. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan. 1982. Surabaya: Usaha nasional Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rinneka Cipta Jawa Pos. 22 April 2008. Wanita Kelas Bawah Lebih Mandiri, hlm. 3

Kansil, C.L. 2002. Orientasi Baru Penyelenggaraan Pendidikan Program Profesional dalam Memenuhi Kebutuhan Dunia Idustri. Transpor, XX(4): 54-5 (4): 57-61 Keppel, Geoffrey. 1982. Design and Analysis A Researcher’s Handbook. New Jersey:

Prentice-Hall, Inc. Khumaedi, M, Sunyoto dan Burhan, M . 2010. Program Keahlian pada Sekolah Menengah Kejuruan dan Kesesuaiannya dengan Kebutuhan Tenaga Kerja di Kabupaten Semarang. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin (PTM). Volume 11, No.1. Jurnal:

Meltzer, D.E. 2002. The Relantionship Between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gains in Physics. AmJ Phys, 70 (7): 120-137 Buku:

Sukmadinata, N.S. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: P.T. Remaja Rosdakarya Prosiding:

Liliasari. 2011. Membangun Masyarakat Melek Sains Berkarakter Bangsa melalui Pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA dengan tema Membangun Masyarakat Melek (Literate) IPA yang Berkarakter Bangsa melalui Pembelajaran. Semarang, 16 April 2011 Skripsi, Tesis, Desetasi:

Parmin. 2005. Kualitas Pembelajaran Biologi melalui Pendekatan Sains Lingkungan Teknologi dan Masyarakat (Salingtemas). (Tesis). Semarang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Pengiriman Artikel Soft copy dan hard copy dari artikel dalam bentuk akhir (revised article) ditulis sebanyak 10 sampai 12 halaman dikirimkan ke Staf redaksi Jurnal Kebidanan dan Kesehatan AKBID Mardi Rahayu email: akbidmr@yahoo.co.id atau AKBID Mardi Rahayu Jl. KH Wahid Hasyim No.89 Kudus