Anda di halaman 1dari 8

BUKU PANDUAN

MESIN PERAJANG

KKN - GRESIK 7
Teknologi Tepat Guna

 Harap baca petunjuk pengoperasian sebelum menggunakan


 Simpanlah sebagai referensi di kemudian hari
5 6

NAMA - NAMA BAGIAN

7
4

3 8

2
9

10

11

12
13

14
15

Keterangan :
1. Foot controller 10. As
2. Kabel 11. Pulley 1
3. Alat pendorong 12. V-Belt
4. Tempat input 13. Dinamo
5. Bearing 14. Pulley 2
6. Flange 15. Pangkon
7. Pisau
8. Frame
9. Tempat hasil output
DESKRIPSI FUNGSI

Fungsi Utama Fungsi Tambahan


Digunakan untuk memotong / merajang Bisa digunakan untuk memotong umbi –
empon – empon seperti, kunyit, jahe, umbian seperti singkong, ketela pohon,
kencur, dll sebagai bahan baku ubi jalar, dll sebagai bahan baku
pembuatan jamu pembuatan kripik.

PETUNJUK KESELAMATAN
1. Jangan mendekatkan tangan pada saat mesin bekerja. Hal ini berbahaya karena
terdapat pisau pada flange yang berputar. Perhatikan secara khusus terhadap anak-
anak,orang dengan kekurangan fisik,indera atau kemampuan mental,kecuali mereka
telah di berikan pengawasan atau petunjuk tentang penggunaan mesin.
2. Jangan memodifikasi,memperbaiki atau mengganti komponen tanpa pengawasan.
3. Jangan mengoperasikan mesin dengan menggunakan barang yang mudah tersangkut
(kain, selendang, dsb)
4. Anak-anak harus dalam pengawasan saat mengoperasikan mesin.
5. Mesin harus di letakkan sedemikian rupa agar mudah menjangkau listrik dan
mengurangi getaran yang terjadi oleh mesin.
6. Harap sambungkan steker ke stopkontak khusus, dan pastikan steker terpasang
dengan baik dan benar.
7. Jangan meletakkan mesin pada tempat yang lembab, jangan mencuci mesin dengan
air terutama pada bagian dinamo.
8. Selalu gunakan alat pendorong saat ingin mengoperasikan mesin.
(dikasih gambar per tahapan lebih bagus)
PEMASANGAN DAN PENGATURAN
Harap pasang dan atur mesin perajang sesuai dengan syarat ketentuan di dalam buku panduan
petunjuk pengoperasian ini. Hal ini sangat penting untuk keselamatan dan pengoperaisan
yang benar pada mesin perajang anda.

 MENGATUR POSISI PEMASANGAN


1. Siapkan meja khusus untuk mesin perajang anda, beri lubang untuk memasang baut
pada setiap kaki mesin
2. Pasang mesin dan baut sesuai dengan tempat yang di sediakan (jangan lupa di
kencangkan)
3. Atur posisi meja sesuai dengan tempat stopkontak berada

 PENGECEKAN KETAJAMAN PISAU


1. Kendurkan baut pengunci pisau pada bagian belakang flange
2. Lepas pisau dari slotnya dan cek apakah pisau masih tajam atau perlu di asah
3. Pasang kembali pisau pada slot yang telah di sediakan
4. Kencangakan baut pengunci pisau kembali (pastikan benar-benar sudah kencang)

 CARA MEMASANG FOOT CONTROLLER DAN KELISTRIKAN MESIN


1. Siapkan foot controller yang sudah di sediakan.
2. Pasang slot kabel Foot controller pada tempat slot yang ada pada dinamo.
3. Pastikan slot terpasang dengan sempurna
4. Colokan steker ke stopkontak yang sudah di sediakan
5. Pastikaan steker sterpasang dengan sempurna.

 CARA MEMASANG DAN MENGGANTI TEMPAT INPUT BAHAN


1. Tentukan terlebih dahulu bahan yang akan di potong ( empon-empon atau umbi-
umbian).
2. Pilih tempat input bahan yang sesuai dengan kebutuhan.
3. Pasang tempat input bahan pada bagian depan flange sebelah kiri sesuai dengan
tempat baut yang tersedia.
4. Pasang baut pengunci sesuai dengan ukuran yang tersedia.
5. Periksa kembali baut apakah sudah terpasang dengan sempurna.

PETUJUK PENGOPERASIAN
Harap membaca petunjuk pengoperasian sebelum menggunakan mesin demi keselamatan
pengguna.
 PENEMPATAN BAHAN
1. Buka penutup tempat input bahan.
2. Masukan bahan pada tempat yang tersedia (sesuaikan dengan ukuran tempat input).
3. Tutup tempat input bahan (pastikan benar-benar tertutup).
4. Masukan pendorong pada tempat input bahan.

 PROSES PERAJANGAN
1. Injak foot controller.
2. Periksa kecepatan putar flange (sesuaikan dengan kebutuhan potong).
3. Setel kecepatan putar flange dengan mengendurkan atau mengencangkan baut pada
foot controller.
4. Periksa kembali apakah kecepatan putar flange sudah sesuai.
5. Tekan pendorong sampai bahan habis terpotong.

 SELESAI PERAJANGAN
1. Lepas pijakan kaki pada footcontroller .
2. Cabut steker mesin dari stopkontak (pastikan sudah benar-benar lepas dan tidak ada
listrik yang tersambung).
3. Pastikan flange benar-benar tidak berputar.
4. Bersihkan sisa hasil potongan yang tersangkut pada pisau dan flange.
5. Siapkan wadah dan taruh di bagian bawah tempat output bahan.
6. Masukan semua hasil perajangan pada tempat yang sudah di sediakan.

 PEMBERSIHAN
1. Sikat atau bersihkan sisa perajangan pada pisau pemotong.
2. Lap dengan kain basah pada semua bagian mesin ( kecuali dinamo )

Nb : jangan membersihkan mesin dengan cara di siram air karena akan


merusah komponen kelistrikan.

PROSEDUR PERAWATAN ALAT


1. Bersihkan mesin setelah digunakan
2. Hidupkan mesin minimal 1 minggu sekali
3. Asah pisau minimal 2 minggu sekali
4. Ganti V-Belt setelah 6 bulan penggunaan
5. Ganti brosktel dinamo 1 tahun sekali
6. Lakukan pengecekan terhadap material mesin sebelum digunakan untuk mengindari
kecelakaan
7. Simpan mesin ditempat yang kering dan jauhkan dari kelembapan.
DIMENSI

Panjang 35 cm
Frame Lebar 19 cm
Tinggi 31 cm
Flange Diameter 32 cm

BAHAN & SPESIFIKASI

Dinamo 100 W, 0.6 A


As Beton eser diameter 19 mm
Bearing Pillow block uk. 19 mm
Plat Stainles Steel Sus 304
Plat Kotak Uk. 30 mm x 10 mm
V- Belt O. Ring, OD 300 mm
Pulley Alumunium
Kapasitas 6 kg/jam