Anda di halaman 1dari 2

Hidup Rukun dan Damai

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-
Nya jua lah kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat, tanpa kurang apapun. Tak lupa
pula kita bersyukur karena hidayah-Nya yang tercurah kepada kita semua sehingga pada
kesempatan kali ini kita dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini.

Bapak dan Ibu yang terhormat serta teman-teman yang berbahagia,

Tentunya setiap orang menginginkan hidup rukun dan damai, tidak ada orang yang tidak
menginginkannya. Hanya saja cara setiap orang meinterpretasikan dan meraihnya berbeda-beda.
Hidup rukun dan damai juga akan menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, damai dan
tenang antar masyarakat.

Jika kita ingin mencapai hidup rukun dan damai, langkah pertama dan paling penting yang harus
kita lakukan adalah mencintai sesama kita, baik manusia maupun lingkungan. Hanya dengan
mencintai dan menghargai orang lain, kita dapat menerima perlakuan yang sama pula. Hanya
dengan mencintai dan dicintai pula, kedamaian dan kerukunan dapat tercipta di kehidupan kita.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Salah dan
khilaf saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Tentang Kenakalan Remaja

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Marilah kita panjatkan puji syukur pada hadirat Tuhan YME karena telah memberikan nikmat
serta segala berkatNya pada kita, sehingga masih diberi kesempatan berkumpul bersama di
tempat ini.

Kepada Yth. Bapak Kepala Sekolah


Yang terhormat Bapak/Ibu guru dan staf
Serta teman-teman sekalian yang saya banggakan,

Kita semua tahu bahwa banyak sekali terjadi kenakalan remaja sekarang ini, dengan banyaknya
perbuatan negatif di masyarakat. Contohnya seperti merokok dan yang lebih bahaya yaitu
mencoba narkoba di usia dini. Meski awalnya hanya mencobanya, namun menjadi ketagihan,
hingga berujung kecanduan.

Beragam penyebab kenakalan remaja ini dapat berasal dari kesalahan mendidik orang tua atau
terlalu sibuk dalam bekerja hingga tidak memperhatikan perkembangan pergaulan anak mereka,
atau juga disebabkan karena faktor pergaulan remaja yang salah memilih teman.

Kita boleh saja berteman dengan banyak orang, namun harus berhati-hati pula dalam memilih
teman, agar tidak terjerumus.

Contoh pergaulan yang salah, adalah tawuran antar pelajar, geng motor, dan mabuk-mabukan.
Banyak dari hal tersebut yang menimbulkan korban jiwa, baik dari kalangan remaja bahkan
menyangkut warga lain. Oleh sebab itu, jauhilah pergaulan yang salah tersebut, karena hanya
akan merugikan diri anda sendiri.

Jangan lupa gunakan masa remaja yang diisi beragam hal positif agar berguna untuk diri sendiri,
para orang tua dan bangsa kita. Sampai di sini saja yang dapat saya sampaikan melalui pidato ini,
apabila masih terdapat kesalahan, maka saya mohon untuk maaf.

Wassalamualaikum Wr Wb.