Contoh Programa Penyuluhan Pertanian
Contoh Programa Penyuluhan Pertanian
Disusun Oleh :
EDI SUPRIYANTO
NIRM 05.1.4.16.0682
Semester 1B
KEMENTERIAN PERTANIAN
BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN
SEKOLAH TINGGI PENYULUHAN PERTANIAN (STPP) MAGELANG
JURUSAN PENYULUHAN PERTANIAN DI YOGYAKARTA
TAHUN 2016/2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan tugas penyusunan laporan mata kuliah
Perencanaan Penyuluhan Pertanian 1 ini dengan baik. Laporan ini disusun untuk
memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perencanaan Penyuluhan Pertanian 1
Semester 1 Tahun Akademik 2016/2017 STPP Magelang Jurusan Penyuluhan
Pertanian Yogyakarta tentang menyusun programa penyuluhan pertanian. Laporan
ini bersumber dari referensi yang disebutkan oleh narasumber. Mahasiswa
diharapkan dapat menyusun programa penyuluhan pertanian dan bisa menentukan
potensi wilayah di suatu daerah.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah
membantu dalam penyusunan laporan ini. Harapan penulis agar laporan ini
bermanfaat bagi mahasiswa khususnya bidang penyuluhan pertanian dan
pembaca, penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam peyusunan laporan
ini, untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat di perlukan.
Penulis
2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................ii
DAFTAR ISI.....................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................1
A. Latar belakang........................................................................................................1
B. Tujuan....................................................................................................................1
C. Manfaat..................................................................................................................2
TINJAUAN PUSTAKA.....................................................................................................3
BAB II KEADAAN WILAYAH........................................................................................5
a. RUK.......................................................................................................................7
b. Sketsa Usaha Tani..................................................................................................8
c. Kalender Musim.....................................................................................................9
d. Jadwal Kegiatan...................................................................................................10
e. Peta Sumber Daya................................................................................................13
f. Peta Transek.........................................................................................................14
g. Bagan Kecenderungan..........................................................................................15
BAB III MASALAH........................................................................................................16
1. Tabel Kompilasi Masalah dan Potensi..................................................................16
1. Pohon Masalah ....................................................................................................17
2. Uji Prioritas Masalah............................................................................................18
3. Tabel Impact Point................................................................................................19
BAB IV TUJUAN............................................................................................................20
BAB V CARA MENCAPAI TUJUAN............................................................................22
BAB VI MATRIK PROGRAMA PERTANIAN..............................................................23
BAB VII PENUTUP........................................................................................................26
a. Kesimpulan.............................................................................................................26
b. Saran......................................................................................................................26
3
BAB I PENDAHULUAN
a. Latar belakang
Berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem
Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K) pada bab VII Pasal
23 menyebutkan bahwa Programa penyuluhan dimaksudkan untul
memberikan arah, pedoman, dan alat pengendalian pencapaian tujuan
penyelenggaraan penyuluhan. Programa penyuluhan terdiri atas programa
penyuluhan desa/kelurahan atau unit kerja lapangan, programa penyuluhan
kecamatan, programa penyuluhan kabupaten/kota, programa penyuluhan
provinsi dan programa penyuluhan nasional yang disusun dengan
memperhatikan keterpaduan, dan kesinergian programa pada setiap tingkatan
sebagaimana tersebut diatas.
b. Tujuan
Menyediakan acuan dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan
bagi para penyelenggara penyuluhan pertanian
1. Menyediakan bahan penyusunan perencanaan kegiatan penyuluhan
pertanian
2. Memberikan acuan bagi penyuluh pertanian di Desa Jatisari,
Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap
3. Meningkatkan pengetahuan, wawasan, sikap dan perilaku pelaku
utama, pelaku usaha, penyuluh, dan petugas agar mereka mampu
memecahkan permasalahan yang ada serta mampu memanfaatkan
potensi sumber daya pertanian menjadi peluang yang nyata dan
bermanfaat.
1
c. Manfaat
Rencana penyuluhan dapat tersusun secara sistematis untuk
memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian
tujuan penyuluhan
Memberikan arah dan pedoman dan alat pengendalian pencapaian
tujuan penyuluhan, selanjutnya menjadi acuan dasar bagi penyuluh
untuk menyusun Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian (RKTP).
2
TINJAUAN PUSTAKA
1. RUK
2. Sketsa Usaha Tani
3. Kalender Musim
4. Jadwal Kegiatan
5. Peta Sumber Daya
6. Peta Transek
7. Bagan Kecenderungan
8. Pohon Masalah
9. Tabel Kompilasi Masalah
10. Tabel Impact Point
11. Uji Prioritas Masalah
12. Tabel Rumusan Keadaan
3
c. Cara membuat matrik programa
1. Merumuskan keadaan
2. Menetapkan tujuan
3. Menetapkan masalah
4. Menetapkan rencana kegiatan
5. Melakukan wawancara
6. Mengumpulkan data
7. Menyusun data hasil wawancara
8. Memasukan data dalam tabel matrik programa
4
BAB II KEADAAN WILAYAH
5
sehingga peranan sektor pertanian menjadi penting. Karena merupakan
kegiatan utama dalam menggerakan kegiatan ekonomi di DesaJatisari.
Dengan kata lain jika kondisi pertaniannya produktif maka pendapatan
masyarakat akan meningkat. Begitu pun sebaliknya jika kondisi pertanian
mengalami penurunan produktivitasnya maka akan berimbas kepada tingkat
pendapatan dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu pembangunan
masyarakat terhadap sektor pertanian perlu untuk ditingkatkan dan lebih
dioptimalkan. Selain itu kondisi pertanian di Desa Jatisari dapat dijadikan
potensi utama, jika dilihat dari kemampuan sebagian masyarakatnya yang
berkonsentrasi di sektor ini.
6
KEADAAN
a. RUK
Nama Petani : Sarwoto
Kelompok Tani : Jaya Lestari
Desa : Jatisari
1. Profil Keluarga
a. Daftar Anggota Keluarga
Kepala Keluarga : Sarwoto (L)
Ibu : Sarinten (P
Anak: - Eka Budi Setiawan (L)
- Edi Supriyanto (L)
- Jerajat Subekti (L)
- Nia Wijiasih (P)
b. Luas dan Penggunaan Lahan
Luas lahan 1,1 Ha
Penggunaan lahan
o Pertanian :
1. Cabai : 200 m2
2. Jagung : 100 m2
3. Pepaya : 100 m2
4. Kangkung : 100 m2
5. Tomat : 100 m2
o Padi : 1 Ha
o Peternakan sapi : 30 m2
o Lahan kosong : 155 m2
2. Rumusan Cita-cita Keluarga
Pencapaian hasil dalam pertanian keluarga semakin membaik
Menjadi petani sukses
Perbaikan akses jalan ke lahan pertanian
3. Masalah
Penggunaan lahan kurang optimal
Teknologi pertanian yang digunakan masih tradisional
Ketersediaan tenaga kerja yang belum memenuhi target pencapaian
4. Kegiatan yang diinginkan
Pencapaian dalam satu tahun membangun lahan kosong menjadi
area lahan pertanian yang lebih mengarah pada potensi daerah
Membeli alat-alat pertanian modern untuk menunjang kegiatan
pertanian
5. Potensi
Tingkat kesuburan tanah tinggi
Iklim dan cuaca yang mendukung, ketersediaan air cukup memadai
7
b. Sketsa Usaha Tani
Lahan yang dimiliki oleh Bapak Sarwoto dimanfaatkan untuk sawah, ternak,
kebun, sumber air, dan masih ada lahan yang belum dimanfaatkan (lahan kosong)
c. Kalender Musim
8
BULAN
NO KOMODITAS 4 5 6 7 8
1 2 3 9 10 11 12
1 Padi
2 Jagung
3 Padi
Keterangan :
Pola tanam yang digunakan oleh Bapak Sarwoto untuk mengolah sawahnya
yaitu dengan pola tanam Padi – Jagung – Padi. Padi ditanam pada bulan basah,
sedangkan jagung di tanam pada bulan kering sehingga Bapak Sarwoto menanam
Padi pada bulan Januari dan bulan September sedangkan penanaman Jagung
dilakukan pada bulan Juni. Masa istirahat tanah (bero) pada bulan Mei
bermanfaat untuk memulihkan keadaan tanah dari racun yang terkandung akibat
dari p;enyemprotan pestisida. Padi di panen pada bulan April dan Desember
sedangkan Jagung di panen pada bulan Agustus.
d. Jadwal Kegiatan
9
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Padi
Cabai,
Jagung dan
Tomat
Kangkung
Pepaya
2 Menanam Waktu
penanama
n harus di
sesuaikan
dengan
jenis
tanamann
ya
Padi
Cabai,
Jagung dan
Tomat
Kangkung
Pepaya
3 Perawatan Pemberia
n pupuk
harus
sesuai
dosis
yang telah
ada
a. Pemberianpu
puk
10
Padi
Cabai,
Jagung dan
Tomat
Kangkung
Pepaya
b. Penyiangan
Penyianga
n di
lakukan
scara rutin
1x
seminggu
Padi
Cabai,
Jagung dan
Tomat
c. Pembumbun Pembumb
an unan
dilakukan
agar pori-
pori tanah
terbuka
dan rutin
Padi
Cabai,
Jagung dan
Tomat
Kangkung
Pepaya
d. Pemberian Pemilihan
pestisida pestisida
Padi di
Cabai, sesuaikan
Jagung dan dengan
Tomat hama dan
Kangkung jenis
11
Pepaya
4 Penyiraman Apabila
musim
basah
penyiram
an di
kurangi,
begitupun
sebalikny
a
5 Panen Panen
dilakukan
sesuai
dengan
umur
tanaman
masing-
masing
Padi
Cabai,
Jagung dan
Tomat
Kangkung
Pepaya
6 Pasca panen Dilakukan
seoptimal
mungkin
untuk
menamba
h nilai
jual hasil
panen
penyakit,
dosis di
sesuaikan
Padi
12
Cabai,
Jagung dan
Tomat
Kangkung
Pepaya
Keterangan :
= Pepaya
Proses produksi berbagai jenis tanaman yang di tanam oleh Bapak Sarwoto
dalam satu tahun disusun dengan penjadwalan sesuai dengan musim tanam
masing-masing tanaman.
13
Peta sumber daya Desa Jatisari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa
Tengah.
Peta Sumberdaya desa adalah peta tentang keadaan sumber daya umum desa.
1. Kakao
2. Padi
3. Jagung
4. Pisang
5. Kelapa
6. Bambu
Potensi : - Lahan pertanian dan pemukiman seimbang
- Irigasi
14
f. Peta Transek
Dari peta transek di atas dapat diketahui gambaran umum Desa Jatisari secara
keseluruhan, sehingga diketahui kondisi desa seperti penggunaan lahan, tekstur
lahan, komoditas yang di tanam, dan jenis hewan yang diternakkan.
Potensi:
Masalah:
g. Bagan Kecenderungan
15
Jenis usaha Tahun Tahun Tahun Tahun
2000 2005 2010 2015
Teknik ini adalah teknik PRA yang dapat menggambarkan perubahan berbagai
keadaan, kejadian, serta kegiatan masyarakat dari waktu ke waktu. Perubahan
yang terjadi di Desa Jatisari dari tahun 2000 sampai 2015 adalah sebagai berikut
Potensi :
Masalah :
16
BAB III MASALAH
N
Nama Instrumen Potensi Masalah
o.
Tingkat kesuburan tanah tinggi Penggunaan lahan kurang optimal
1 RUK Ketersediaan air memada Teknologi pertanian yang digunakan masih tradisional
Ketersediaan tenaga kerja yang belum memenuhi target pencapaian
Memiliki lahan yang luas Kurangnya pemanfaatan kotoran ternak
Terciptanya peluang bisnis Kurangnya tenaga ahli tentang pertanian
2 SKETSA USAHA TANI Tidak termanfaatkannya lahan kosong yang tersedia
Penanaman cabai di musim basah bisa Penanaman cabai di musim basah menyebabkan tanaman banyak
3 JADWAL KEGIATAN menambah nilai jual terserang hama dan gagal panen
Tanah yang subur berpotensi untuk peningkatan Penanganan hama dan penyakit kurang terkendali dan tidak efektif
produksi Banyak terjadi pembusukan saat panen di musim basah
4 KALENDER MUSIM Iklim dan cuaca yang mendukung
Penanaman yang sesuai musim mengurangi
serangan hama dan penyakit
Lahan pertanian dengan pemukiman seimbang Aliran air sering tersumbat menyebabkan banjir di sekitar irigasi
5 PETA SUMBER DAYA Irigasi Pemasaran hasil pertanian kurang optimal
Banyaknya komoditas pisang yang bisa Belum termanfaatkannya kotoran ternak untuk dijadikan biogas ataupun
6 PETA TRANSEK dimanfaatkan untuk olahan sale pisang pupuk
Meningkatnya usaha dagang untuk aspek Lahan pertanian semakin sempit
BAGAN KECENDERUNGAN pemasaran Tenaga kerja pertanian semakin berkurang
7 Bertambah jumlah penduduk maka SDM
DAN PERUBAHAN
pertanian bisa terpenuhi
17
1. Pohon Masalah
Kurangnya
tenaga ahli
Masalah utama yang menghambat kesejahteraan petani adalah tenaga kerja, sistem irigasi, cuaca serta hama dan penyakit.
18
2. Uji Prioritas Masalah
SCORE
N Jumlah Orang Luasnya Manfaat Jumlah
Masalah Perannya Terhadap
O yang Memiliki Akibat dari Bagi Nilai
Pendapatan Petani
Masalah Masalah Petani
1 Tidak termanfaatkannya lahan kosong 3 3 5 4 15
Uji prioritas masalah adalah salah satu alat PRA yang menjelaskan tentang hubungan antara masalah dengan jumlah yang mengalami
masalah, luasannya akibat masalah, manfaat untuk petani dan peranannya terhadap pendapatan petani. Dari tabel di atas,masalah
yang harus diselesaikan terlebuh dahulu adalah tenaga kerja ahli pertanian dan pengendalian hama, karena faktor-faktor tersebut
sangat penting peranannya untuk kesehjateraan petani di Desa Jatisari.
19
3. Tabel Impact Point
Tabel Impact Point adalah tabel yang menunjukan masalah yang di temukan termasuk kategori dalam ranah- ranah pengetahuan,
sikap, ketrampilan, pengaturan, jaringan dan keswadayaan.
20
BAB IV TUJUAN
Bab ini menjelaskan tujuan-tujuan yang ingin di capai dari permasalahan yang ada
21
Pengendal Petani tidak Pelatihan Pengendalian
ian hama tau cara Diskusi hama secara
kurang menangani Ceramah terpadu
terkendalihama
secara
terpadu dan
bisa
mencegah
hama
dengan
cara yang
tepat
Pemasaran Petani Petani Pelatihan Teknik
kurang belum tahu mengetahui Ceramah pemasaran
optimal teknik teknik
pemasaran pemasaran
yang baik yang baik
serta tidak serta mampu
bisa memasarkan
memasarka produknya
n dengan baik
produknya
dengan
baik
22
BAB V CARA MENCAPAI TUJUAN
Agar tujuan diatas dapat tercapai hal pertama yang perlu di atasi yaitu
program dari pemerintah desa setempat, harus ada program – program tentang
pertanian yang disusun secara baik yang berpihak kepada petani.
Dan yang terkhir caranya yaitu pemerintah desa harus ada program untuk
mendatangkan penyuluh sebagi tempat petani belajar bersama dalam
mengatasi permasalahan yang biasa terjadi pada saat bertani, agar petani
mempunyai dorongan semangat dan penyuluhan yang akan menggerakkan
mereka untuk bertani.
23
BAB VI MATRIK PROGRAMA PERTANIAN
Usaha Pelaku
Pelaku t.
Petugas
utama
Keadaan
Masalah
Tujuan
n pelaksanaa
Biaya Sumber
W T P L P L P
Penanggun
Metode/
g jawab
Volume
Lokasi
Materi
Waktu
T T D
keg
1 Tidak Petani Petani tidak √ √ √ √ Cara Ceramah 2 Desa Septe Da Petugas Pelaku
termanf tahu tahu cara memanfaatk Penyuluhan kali Jati mber na pihak utama
aatkan cara mengolah an lahan Pelatihan dal Sari, 2016 pri terkait
nya mengol dan secara
am Kec. bad
lahan ah dan memanfaat optimal
kosong memanf kan lahan 1 Kedu i
aatkan secara bul ngrej
lahan optimal an a,
secara Kab
optima Cilac
l ap
2 Rendah Petani Kurangnya √ √ √ √ √ Pentingnya Ceramah 1 Desa Septe Da Petugas Pelaku
nya tau pengetahua tenaga kerja Penyuluhan kali Jati mber na pihak utama
jumlah tentang n petani di ahli dal Sari, 2016 pri terkait
24
tenaga dunian dunia am Kec. bad
kerja pertaniapertanian 1 Kedu i
ahli n dan dan minat bul ngrej
pertania mau menjadi an
a,
n menjadi petani itu
petani rendah Kab
sejati sehingga Cilac
banyak ap
yang
beralih
profesi
3 Teknolo Agar Rendahnya √ √ √ √ √ √ Penti Pelatihan 2 Desa Septe Sw Petugas Pelaku
gi masih petani iptek ngny Diskusi kali Jati mber ada pihak utama
tradisio mampu petani, a dal Sari, 2016 ya terkait
nal mengua tidak handal iptek am
Kec.
sai iptek dalam perta 1
serta menggunak nian bul Kedu
mau an alsintan Keun an ngrej
mencob modern tunga a,
a sistem serta n Kab
yang budaya peng Cilac
modern nenek guna ap
kemudi moyang an
an yang masih sisti
bralih di m
sepenuh pertahankan mode
nya rn
dala
25
m
dunia
perta
nian
4 Pengen Agar Petani tidak √ √ √ √ √ Pengendalia Pelatiha 4 Desa Septe sw Petugas Pelaku
dalian petani tau cara n hama n kali Jati mber ada pihak utama
hama mampu menangani secara Diskusi dal Sari, 2016 ya terkait
kurang mengen hama secara terpadu ceramah am
Kec.
terkend dalikan terpadu dan 1
ali hama bisa bul Kedu
secar mencegah an ngrej
optimal hama a,
dengan dengan cara Kab
teknolo yang tepat Cilac
gi ap
modern
5 Pemasar Petani Petani √ √ √ √ Teknik pelatiha 1 Desa Septe Da Petugas Pelaku
an mengeta belum tahu pemasaran n kali Jati mber na pihak utama
kurang hui teknik ceramah dal Sari, 2016 pri terkait
optimal teknik pemasaran am bad
Kec.
pemasar yang baik 1 i
an yang serta tidak bul Kedu
baik, bisa an ngrej
mampu memasarka a,
memasa n Kab
rkan produknya Cilac
produk. dengan baik ap
26
BAB VII PENUTUP
a. Kesimpulan
b. Saran
27
28