Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

“ BAB 20 : Praktika Pemrograman Model Dasar


Sistem Informasi Manajemen dengan Visual FoxPro ”

Dosen Pengampu : Gema Borneo Poetra, SE., MM

Disusun oleh :

Frans Julian BBA 117 058


Lina Kurniati BBA 117 304
Reti Ratna Sari BBA 117 195
Rosita BBA 117 226
Wensi Pebrianty BBA 117 051

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
2020
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan
karunia-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa kami juga
mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan
memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Makalah ini berjudul “Praktika Pemrograman Model Dasar Sistem Informasi Manajemen
dengan Visual FoxPro” ini disusun untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Bapak Gema
Borneo Poetra, SE., MM. Kami berharap agar makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, kami yakin masih banyak


kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu, kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan
maupun kekurangan baik dari segi tata bahasa, pengetikan serta materi.

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii
Bab I : Pendahuluan
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 1
1.3 Tujuan Penulisan 1
Bab II : Pembahasan
2.1 Kasus Sistem Informasi Manajemen 2
2.2 Sistem Informasi manajemen, manajemen informasi, metode dan pemrograman 3
2.3 Mengenal Visual FoxPro 4
2.4 Persiapan pembuatan program 5
2.5 Memulai pembuatan program 6
2.6 Pembuatan program-program sistem informasi pemasaran 8
2.7 Pembuatan program-program sistem informasi produksi 9
2.8 Pembuatan program-program sistem informasi keuangan 10
2.9 Program gudang/keluar masuk barang 11
2.10Pembuatan program-program sistem informasi SDM 12
2.11Pembuatan program-program sistem informasi Keamanan 12
2.12Bagian akhir pemrograman 12
Bab III : Penutup
3.1 Kesimpulan 14
Daftar Pustaka 15

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Setelah mempelajari konsep sistem informasi manajemen, komponennya serta
metode pengembangannya selanjutnya pada bagian akan dijelaskan mengenai bagaimana
mengelola informasi dalam bentuk praktika pembuatan program dengan menggunakan
visual foxpro.
Mengelola informasi (mengumpulkan, memasukan, menyimpan, memelihara,
mengamankan, menyusun dan mencari) dalam arti luas berarti mengelola semua komponen
sistem informasi (hardware, soft- ware, brainware, prosedur, database, komunikasi).
Mengelola informasi dalam arti sempit yang dikelola hanya databasenya (database dalam
arti sempit atau data-data yang ada di komputer) saja dengan menggunakan DBMS.DBMS
yang digunakan adalah Visual Foxpro dengan alasan sangat baik dan tangguh untuk
manipulasi data keuangan dalam bentuk tabel karena sebagian besar sistem informasi
manajemen adalah mengolah data keuangan. Visual Foxpro dibuat oleh Microsoft, software
house terbesar didunia menjamin keberadaan software tersebut dalam waktu lama, Visual
Foxpro yang berawal dari Foxbase telah digunakan cukup lama dan tetap digunakan
membuktikan kehandalannya, Visual Foxpro sangat mudah untuk membuat aplikasi dalam
sistem jaringan (network) dan dapat dikembangkan untuk aplikasi e-business.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dari Sistem informasi manajemen, manajemen informasi, metode
dan pemrograman ?
2. Apa itu Visual FoxPro ?
3. Bagaimana pembuatan program- program sistem informasi?
1.3 Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian dari sistem informasi manajemen, manajemen informasi,
metode dan pemrograman.
2. Untuk mengenal apa itu Visual FoxPro.
3. Untuk mengetahui tahapan dalam pembuatan program- program sistem informasi.

1
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Kasus Sistem Informasi manajemen


PT. ABC adalah sebuah perusahaan dagang besar yang bergerak dalam bidang
jual beli barang kebutuhan rumah tangga. Tercatat ada sekitar 10.000 macam barang
kebutuhan rumah tangga yang tersedia di perusahaan mulai dari sembako sampai kepada
barang pembersih seperti sabun cuci piring,sabun detergen, sabun mandi, pengharum
ruangan dan lain-lain dengan berbagai merek dan ukuran. Barang-barang tersebut
sebagian tersimpan di outlet dan sebagian lagi tersimpan di 5 gudang dengan lokasi yang
berbeda. Kesemua barang tersebut dicatat sebagai persedi- aan.
Kelima lokasi gudang diberi nama Gudang A,B,C,D,F sedangkan barang yang
disimpan di lokasi outlet diberi kode O. Gudang gudang memiliki beberapa rak yang
bernomor. Rak itu sendiri seperti kita ketahui terdiri dari beberapa susun dan setiap susun
memiliki beberapa sekat. Setiap sekat hanya berisi satu je- nis barang, dan setiap jenis
barang boleh tersimpan di lebih dari satu buah sekat.
Perusahaan dalam pengadaan barang-barang yang dibutuhkannya disuplai oleh
lebih dari 1000 suplier baik itu KUD maupun pabrikan, dimana transaksi pembelian
umumnya dilakukan melalui pesanan dan secara kredit dengan tenggang waktu 1 bu- lan,
sedangkan pada saat penerimaan barang perusahaan hanya menerima surat jalan karena
faktur pembelian akan diberikan bersamaan nanti pada saat penagihan.
Untuk barang dalam bentuk makanan seperti mie instan, susu bubuk dan
semacamnya yang memiliki batas kadaluarsa selalu dibubuhi tanggal daluarsa. Bahan
makanan yang telah ka- daluarsa akan dikeluarkan dari persediaan karena membahaya-
kan konsumen dan menjadi tanggungan atau kerugian bagi perusahaan.
Penjualan dilakukan kepada perusahaan menengah dan kecil secara tunai.
Tercatat lebih dari 50000 perusahaan tercatat sebagai pelanggan PT ABC. Barang yang
dibeli oleh konsumen dibawa oleh konsumen sendiri.
Semua bagian, baik bagian pembelian, penjualan maupun bagian persediaan
selalu membuat laporan aktivitasnya kepada manajemen dan melaporkan setiap transaksi

2
yang terjadi ke bagian akuntansi umum untuk dicatat/dijurnal dan diposting ke berbagai
perkiraan/akun guna kepentingan laporan keuangan.
Selama beberapa tahun terahir ini, apalagi dibarengi dengan adanya dampak krisis
moneter yang belum berakhir serta makin banyaknya bermunculan supermarket-
supermarket raksasa perusahaan menghadapi situasi yang sangat berat seperti ting- kat
penjualan yang semakin menurun, ketidak mampuan perusahaan dalam mengelola
persediaan barang yang laku dan tidak telah meningkatkan jumlah kerugian karena
menumpuknya persediaan barang yang tidak laku dan makanan yang daluarsa.
2.2 Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Informasi, Metode Dan Pemrograman
Sistem informasi manajemen merupakan kumpulan dari sub-sub sistem yang
saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mengolah
data menjadi informasi yang diperlukan oleh manajemen diberbagai tingkatan dan bagian
dalam proses pengambilan keputusan.
Jadi peran utama dari sistem informasi manajemen ini adalah mengolah data
menjadi informasi yang diperlukan oleh manajemen diberbagai tingkatan dan bagian
dalam proses pengambilan keputusan.
Data yang berasal dari luar dan dalam perusahaan yang masuk ke dalam sistem
informasi manajemen untuk diolah masuk melalui semua fungsi bisnis diatas. Data-data
yang berasal dari berbagai sumber tersebut diolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan atau kewenangan yang akan menerima
informasi. Proses pengumpulan data, mengolahnya dan mendistribusikan ke semua pihak
yang memerlukan disebut sebagai manajemen informasi.
Manajemen informasi dalam arti sempit hanya mengelola datanya saja sedangkan
manajemen informasi dalam arti luas tidak hanya mengelola datanya saja tapi semua
komponen yang terlibat dalam menghasil kan informasi yang disebut juga sebagai
komponen sistem informasi manajemen. Komponen sistem informasi manajemen adalah
Hardware,Soft- ware, Brainware, Prosedur, Database.
Terdapat metode dan teknik dalam pengembangan sistem informasi. Sebagain
kecil dari ratusan metode tersebut adalah metode SDLC, Prototyping, Rapid Application
Development, teknik terstruktur dan teknik Joint Application Development (JAD).
Metode ini merupakan tahap-tahapan atau langkah-langkah dan merupakan salah satu

3
prinsip bagaimana agar pengembangan sistem informasi sukses. Sedangkan teknik
merupakan pendekatan atau penerapan bagaimana menggunakan alat dan peraturan-
peraturan yang melengkapi satu atau lebih tahap-tahapan (metode).
2.3 Mengenal Visual Foxpro
 Mengaktifkan Visual FoxPro
Jika anda sudah menginstall Visual FoxPro versi 5, 6 atau 7 maka untuk
mengaktifkannya anda tinggal klik menu bar Visual FoxPro tersebut atau
shortcutnya.
 Mengenal Menu Visual FoxPro
o Menu utama
Menu yang muncul pada desktop Visual FoxPro diatas terdiri dari beberapa
jenis, yaitu PullDown menu, PopUp (dropdown) menu dan Icon-icon yang
tersimpan pada Toolbar.
o Toolbar
Toolbar adalah kumpulan tombol-tombol icon, dimana setiap icon mewakili
satu fungsi operasi tertentu yang diperlukan saat pembuatan program. Pada saat
anda menjalankan Visual FoxPro biasanya anda akan melihat toolbar standard.
o Command Window
Command window berfungsi untuk menuliskan perintah-perintah kedalam
Visual FoxPro secara langsung.
 Bentuk Data pada Database Visual FoxPro
 Tabel; merupakan kumpulan dari record-record, sebuah table dalam Visual
FoxPro bisa menampung sampai dengan 1 (satu) milyar record, setiap record
bisa menampung sampai dengan 255 field.
 Field; merupakan elemen data yang membentuk suatu record.
 Index; suatu file data yang berisi pointer yang menunjuk ke file tabel. File index
akan dibaca sangat cepat karena isinya hanya kuncikunci record. Sebagian besar
tipe field di atas dapat di index kecuali untuk tipe memo, general dan memo
binary. Apabila satu field tertentu dalam sebuah record di index maka field yang
di index tersebut akan membentuk sebuah file baru dengan ekstension CDX.

4
Dengan adanya satu field yang di index maka sebuah table akan terdiri dari dua
file yang berkaitan dengan ekstension yang berbeda, CDX dan DBF.
 Memo; satu jenis field yang bisa memiliki lebar tidak tetap (Fleksible).
 Null; merupakan salah satu ciri dari suatu field yang menunjukan apakah field
tertentu bisa kosong atau tidak.
 Fasilitas Pendukung dalam Pembuatan Form
 Form Controls Toolbar
Form Controls toolbar berisi berbagai fasilitas untuk membuat suatu objek yang
dapat dipasang ke dalam form. Setiap objek yang akan dihasilkan ditunjukan
dalam bentuk icon.
 Properties Window
Properties window berisi daftar property, events dan methods untuk form, data
environment, cursor, relation atau control.
 Fasilitas-fasilitas dalam Membuat Report
Didalam mengerjakan sebuah report anda wajib mengetahui fasilitas-fasilitas
pendukungnya, seperti halnya pembuatan Form dalam pembuatan Report juga ada
control-control yang tergabung dalam sebuah toolbar yang bernama Report controls
toolbar, toolbar ini berfungsi untuk membuat label, field, garis dan lain-lain.
 Mengakhiri/menutup Visual FoxPro
Untuk menutup Visual FoxPro anda tinggal mengklik tombol close yang berada
di sudut kanan atas window Visual FoxPro atau dengan menekan tombol ALT+F4
pada keyboard anda.
2.4 Persiapan Pembuatan Program
Tahap awal dalam pembuatan program untuk sistem informasi manajemen
dengan menggunakan Visual FoxPro yaitu dengan mempersiapkan terlebih dahulu
sebuah folder pada direktori C misalnya dengan nama folder SIM dan pada folder SIM
tersebut buatlah empat buah folder dengan nama-nama sebagai berikut:
 Data
 Form
 Gambar
 Report

5
Dalam pemrograman dengan menggunakan Visual FoxPro anda akan dihadapkan
pada perancangan, pembuatan, pemanggilan, dan perbaikan sebuah form, report atau
program.

2.5 Memulai Pembuatan Program


Terdapat 5 kelompok software subsistem informasi, dimana setiap kelompok
program memiliki beberapa modul atau Form yang saling berhubungan antara satu
dengan yang lainnya. Dan pada setiap program yang dibuat akan terdiri dari tiga macam
program yaitu program untuk memasukan data, memproses data dan program untuk
menyajikan informasi.
a. Program untuk SI Pemasaran
Sistem informasi pemasaran adalah sistem informasi untuk mengolah data
pemasaran menjadi informasi pemasaran yang didalamnya terdiri dari lima buah
program, yaitu:
 Pelanggan
Program ini berfungsi untuk memasukkan data pelanggan sebagai pembeli dari
barang yang telah diproduksi oleh perusahaan ini.
 Order Penjualan
Program yang berfungsi untuk mencatat sebuah pesanan pembelian yang
diberikan oleh pelanggan sebagai pembeli.
 Faktur Jual
Program ini akan mencatat seluruh barang yang dijual kepada pelanggan
berdasarkan pesanann yagn diterima.
 Piutang
Program ini berfungsi untuk menayangkan dan mengupdate data transaksi
penjualan yang belum lunas.
 Lingkungan Pemasaran
Lingkungan pemasaran akan menyimpan data-data pesaing, supplier, pelanggan
yang ada disekitar perusahaan.
b. Program untuk SI Produksi

6
Sistem informasi produksi adalah sistem informasi untuk mengolah data
produksi yang didalamnya terdiri dari lima buah program, yang terdiri dari:
 Supplier
Program ini berfungsi untuk memasukkan data supplier sebagai mitra bisnis yang
berperan dalam menyuplai bahan-bahan yang diperlukan untuk proses produksi.
 Persediaan
Program ini berfungsi sebagai pengolahan data produksi mulai dari biaya sampai
menjadi barang jadi/barang siap jual.
 Order Beli
Program ini berfungsi untuk membuat sebuah pesanan pembelian bahan baku
yang nantinya akan diberikan pada supplier sebagai pemasok bahan
 Faktur Beli
Program ini berfungsi untuk menyimpan data faktur pembelian yang diterima
dari pemasok/supplier
 Proses Produksi
Program ini berfungsi untuk mencatat data tentang proses produksi yang
dilakukan serta bahan-bahan apa yang digunakan.
 Hutang
Program ini berfungsi untuk mencatat dan menyimpan data transaksi pembelian
yang belum lunas, yang disebut dengan hutang.
c. Program untuk SI Keuangan
Sistem informasi keuangan adalah sistem informasi yang mencatat keluar
masuknya uang yang terjadi pada perusahaan tersebut dalam bentuk rencana dan
realisasi, serta menyajikan siklus akuntansi keuangan.
 Akun (Chart of account)
Program ini berfungsi untuk mencatat Akun yang diperlukan oleh perusahaan,
biasanya telah disediakan oleh bagian akunting dari perusahaan yang
bersangkutan.
 Jurnal
Program untuk mencatat data data transaksi keuangan perusahaan.
 Buku besar
7
Program ini berfungsi untuk menampilkan buku besar setiap akun.
 Neraca
Program ini berfungsi untuk menampilkan posisi keuangan perusahaan.
 Rugi Laba
Program ini berfungsi untuk menampilkan pendapatan dan biayabiaya yang
dikeluarkan oleh perusahaan tersebut pada periode tertentu.
d. Program untuk SI SDM
Untuk sistem informasi SDM diperlukan tiga buah program, yang terdiri dari:
 Input data karyawan
Program ini berfungsi untuk penginisialisasian data karyawan mulai dari nama,
alamat, status, pendidikan, jumlah gaji yang diterima dan lain-lain.
 Absensi
Absensi adalah program untuk memasukkan data kehadiran setiap karyawan
setiap bulan. termasuk didalamnya program lembur.
 Penggajian
Penggajian adalah program untuk perhitungan gaji setiap karyawan sesuai
dengan jumlah kehadiran, lembur dan ketentuan lainnya.
e. Program untuk SI Keamanan Sistem
Keamanan sistem sangat penting dilakukan untuk menjaga penyelewengan
sistem oleh user yang tidak bertanggung jawab. Program ini akan membagi hak setiap
karyawan dalam menggunakan software aplikasi sistem informasi berdasarkan
kepada fungsinya. Setelah program-program pada setiap kelompok sistem informasi
dipahami maka tahap selanjutnya adalah pembuatan program-program tersebut yang
satu sama lain harus berhubungan sesuai dengan konsep sistem. Pembuatan modul
program akan dimulai dari program untuk sistem informasi Pemasaran.
2.6 Pembuatan Program-Program Sistem Informasi Pemasaran
 Membuat Table
Tahap awal dalam pembuatan program diatas adalah mengetahui terlebih dahulu
table-table yang dibutuhkan dalam program tersebut karena table merupakan alat
untuk menampung data. Table yang diperlukan untuk program ini terdiri dari dua

8
buah table, yaitu satu table utama dengan nama file Pelanggan dan satu table
pendukung dengan nama file Lokasi.
 Membuat Form
Tahap kedua dalam pembuatan program pelanggan ini adalah membuat sebuah
form. Form ini berfungsi untuk menampung seluruh program dan perintah yang
membentuk sebuah program menjadi sebuah tampilan yang dapat digunakan untuk
menambah, menghapus dan memelihara data pelanggan.
 Program Order Penjualan
Dalam sebuah perusahaan dalam melakukan penjualan barang selain Penjualan
dikenal pula order penjualan (pemesanan barang yang dilakukan oleh customer atau
pelanggan). Order penjualan dilakukan oleh pelanggan yang kemudian barang-
barang pesanan yang ada akan dibuat faktur penjualan.
 Program Piutang
Form umur piutang adalah form untuk mendaftar faktur jual yang pembayarannya
kredit, pembayaran kredit dilakukan dalam tiga kali pembayaran, yang setiap
pembayaran memiliki tanggal jatuh tempo, setiap transaksi yang pembayarannya
jatuh tempo akan ditandai dengan sebuah indikator, hijau, kuning dan merah. Hijau
untuk pembayaran yang jatuh tempo pada bulan pertama, kuning untuk bulan kedua
dan merah untuk bulan ketiga.
 Program Promosi Produk
Program Promosi adalah sebuah program yang memuat kualitas promosi
penjualan barang dari berbagai media baik cetak atau elektronik (lihat gambar di
bawah). Table master untuk program tersebut adalah table Daf_brg. Anda buat
tampilan form designer Promosi seperti pada gambar 20.89, dan anda masukkan
rowsource untuk Grid1 yaitu Daf_brg dan Controlsource untuk setiap column sesuai
dengan judul grid untuk setiap column tersebut.
2.7 Pembuatan Program-Program Sistem Informasi Produksi
 Program Input Barang
Pembuatan sistem informasi produksi akan diawali dengan pembuatan program
input nama barang, gambar dibawah adalah gambar Form input barang dengan nama
Input_Barang.

9
 Program Supplier/Pemasok
Table yang digunakan untuk program input_supplier ada dua table yaitu table
Suplier dan table Lokasi, table lokasi telah anda buat pada sistem informasi
pemasaran, maka table yang harus anda buat sekarang adalah table Suplier yang
nama-nama fieldnya.
 Program Order Pembelian
Program order pembelian adalah program yang memuat pemesanan barang
terhadap supplier, barang yang dibeli dari supplier adalah jenis barang bahan baku.
 Program Faktur Pembelian
 Program Hutang
Cara kerja program hutang tidak jauh berbeda dengan form Piutang dan dalam
segi tampilan pun form hutang sama dengan form piutang. Maka untuk mempercepat
pekerjaan anda buat duplikat form piutang dengan nama file Hutang.
 Program Persediaan/Produksi
Program produksi adalah sebuah program yang memuat proses
produksi/pembuatan sebuah barang jadi mulai dari bahan baku sampai pada rincian
biayanya.
2.8 Pembuatan Program Gudang/Keluar Masuk Barang
 Program Pengeluaran Barang
Program Pengeluaran barang adalah sebuah program untuk mengecek barang
yang keluar dari setiap faktur yang telah disetujui sekaligus memotong persediaan
barang (Stock) di gudang. Perhatikan gambar di atas setiap item barang disediakan
satu kolom untuk mengecek apakah barang tersebut telah keluar atau belum, jika
bertanda checklist berarti barang tersebut sudah keluar dan jika masih bertanda x
maka barang tersebut belum keluar.
 Program Pemasukkan Barang
Program ini adalah sebuah program untuk memasukkan barang (bahan baku) yang
telah dibeli kedalam gudang sehingga persediaan barang didalam gudang menjadi
bertambah. Perhatikan gambar dibawah ini, buatlah form designer Masuk_stok
seperti pada gambar dibawah dengan langkah-langkah pembuatan form nya sama

10
dengan pembuatan form potong_stok diatas hanya saja form ini dibuat dari form
pembelian.
2.9 Pembuatan Program-Program Sistem Informasi Keuangan
Sistem imformasi keuangan adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mencatat
transaksi keuangan, didalamnya terdapat Jurnal, Neraca, Laba-Rugi dan lain sebagainya.
Dan sekarang saatnya untuk membuat program-program tersebut. Tetapi sebelumnya
anda buat terlebih dahulu program pendukung pembuatan program-program Keuangan
dengan nama Fungsi.

 Program Fungsi.Prg
Pembuatan program diatas sama dengan pembuatan program Path.Prg pada awal-
awal pembahasan. Cara membuat program tersebut adalah sebagai berikut:
1. Klik menu File, New
2. Pada window New file anda klik option Program
3. Kemudian akan muncul program kosong, dan pada program kosong tersebut anda
ketik perintah program berupa fungsi-fungsi (function)
 Program Pencatatan Daftar Nama Akun
 Program Jurnal
Jurnal adalah catatan harian seluruh transaksi keuangan yang terjadi di dalam
sebuah perusahaan. Jurnal tersebut dibagi kedalam lima kelompok diantaranya
adalah Jurnal Penerimaan dan Pengeluaran Kas, Jurnal Penjualan, Pembelian dan
Jurnal Umum.
 Program Buku Besar
Buku besar adalah catatan keseluruhan dari jurnal secara rinci per nomor Akun
dan pada form diatas lebih diperinci lagi dengan per bulan. Table yang digunakan
pada form designer buku_besar adalah table Daf_Akun dan table Ledger. Perhatikan
gambar diatas.
 Program Worksheet
Worksheet merupakan program untuk menampilkan Debit, Kredit beserta
jumlahnya dari setiap nomor perkiraan atau Akun. Data untuk worksheet diambil
dari Ledger, dan table yang digunakan pada program ini adalah Ledger dan
Daf_Akun.
 Program Neraca

11
Data yang diambil untuk membuat sebuah neraca adalah dari data buku_besar,
dan table yang digunakan pada form ini adalah Ledger dan Daf_Akun. Buatlah
tampilan form designer seperti pada gambar 20.23 kiri, grid1 yang terdapat pada
form diatas terdiri dari 4 kolom dan semua garisnya dihilangkan de-ngan cara
mengisi properties GridLine dengan 0-None.
 Program Laba Rugi
Program Laba_Rugi memuat jumlah pendapatan dan jumlah biaya-biaya yang
dikeluarkan oleh sebuah perusahaan. Data master untuk Laba rugi diambil dari buku
besar (Ledger).
2.10 Pembuatan Program-Program Sistem Informasi SDM
 Program Inisialisasi Karyawan
Program input_karyawan adalah sebuah program untuk memelihara data
karyawan mulai dari menambah, menghapus dan mengisi data yang berhubungan
dengan karyawan mulai dari biodata karyawan sampai menentukan jumlah dan
rincian gaji karyawan tersebut.
 Program Absensi
Absensi adalah sebuah program untuk mengisi kehadiran karyawan setiap hari
kerja. Table yang digunakan pada rogram ini adalah table Daf_pegawai dan table
Absen. Table daf_pegawai telah anda buat pada program sebelumnya.
2.11 Pembuatan Program-Program Sistem Informasi Keamanan
Program Keamanan adalah sebuah program untuk menentukan hak pakai
seorang user dalam sistem informasi manajemen yang telah anda buat, yang nantinya
dalam sebuah sistem akan ditampung dalam sebuah menu dimana dalam menu tersebut
jika dalam program kemanan ini seorang user dapat membuka sebuah program maka
dalam menu pun program tersebut dapat dibuka oleh user tersebut dan jika sebaliknya
maka program tersebut tidak dapat dibuka. Tanda ceklist pada form di atas menandakan
bahwa program tersebut dapat dibuka oleh user bersangkutan.
2.12 Bagian Akhir Pemrograman
 Pembuatan Program Menu
Menu merupakan sebuah program yang berfungsi untuk membuka program-
program yang telah anda buat, program-program yang telah anda buat dibagi

12
kedalam beberapa kelompok program, sehingga tampilan menu juga dibagi dalam
beberapa tampilan.
 Pembuatan Program Sistem Keamanan

13
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Sistem informasi manajemen merupakan kumpulan dari sub-sub sistem yang
saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mengolah
data menjadi informasi yang diperlukan oleh manajemen diberbagai tingkatan dan bagian
dalam proses pengambilan keputusan.
Sistem informasi manajemen menghasilkan informasi yang diperlukan oleh
manajemen dari berba gai tingkatan dan bagian. Sistem informasi manajemen yang
menghasilkan informasi tersebut merupakan gabungan dari sub-sub sistem yang
membentuknya. Diantara sub-sub sistem yang membentuknya tersebut harus terjalin
kerja sama yang harmonis.
Pengelolaan (manejemen) informasi harus dapat menampung data dari berbagai
sumber, mengolahnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mendistribusikan
informa- si hasil pengolahannya ke berbagai pihak yang memerlukannya (berwenang
menerimanya). Sesuai dengan konsep sistem,informasi yang didistribusikan tersebut
harus berkaitan satu sama lain secara harmonis. Secara sederhana upaya membentuk
keterkaitan dan keharmoni- san tersebut difokuskan hanya kepada databasenya sehingga
membentuk sistem database yang baik.
Kemampuan membangun sistem informasi manajemen adalah kemampuan
bagaimana mengintegrasikan komponen-komponennya secara harmonis dan kemampuan
dasar yang harus dimiliki itu adalah kemampuan mengumpulkan, mengolah termasuk
mengintegrasikan data menjadi informasi dengan menggunakan komputer dan bahasa
pemrograman. Orang menyebut hal ini sebagai kemampuan membuat program

14
DAFTAR PUSTAKA

Prof. Dr. Azhar Susanto, MBus, Ak, CPA, Sistem Informasi Manajemen: Konsep dan
Pengembangan Secara Terpadu, Lingga Jaya, Bandung, 2017

15