Anda di halaman 1dari 5

IDEAL, HOMOMORFISMA DAN RING KUOSIEN

HOMOMORFISMA

Definisi:

Pemetaan pada ring R ke ring adalah homomorfisma , jika:

(a) dan
(b) untuk semua

Jika homomorfisma dari R ke maka image dari adalah subring dari

IDEAL
Misal adalah suatu homomorfisma ring.

Misal diambil dan , maka sehingga

demikian juga akan diperoleh .

Jadi memenuhi perkalian dari kiri maupun kanan oleh sembarang elemen ring r. Hal
ini dapat dianalogkan dengan normal subgroup pada teori grup, yang pada teori ring disebut
dengan ideal.

Definisi :

Misal R suatu ring. Subhimpunan tak hampa I dari R dinamakan sebuah ideal dari R jika:

(a) I adalah subgroup aditif dari R


(b) Diberikan , , maka (ideal kiri) dan (ideal kanan)

“subgrup aditif ” artinya

Misal R suatu ring dengan elemen nol , maka {z} dan R sendiri adalah ideal-ideal tak sejati
dari R. Ideal-ideal lainnya (jika ada) disebut ideal sejati dari R. Jika suatu ring tidak
mempunyai ideal sejati maka disebut ring simpel.
Lemma 3.1

Jika adalah suatu homomorfisma, maka adalah suatu ideal dari R

Bukti:

, akan ditunjukkan maka adalah suatu ideal dari R

1) Akan ditunjukkan
Ambil maka sehingga
Jadi

2) Akan ditunjukkan subgrup aditif dari R.


Ambil maka dan maka
maka

Jadi , menunjukkan bahwa subgrup aditif dari R.

3) Akan ditunjukkan adalah suatu ideal dari R


Ambil sembarang dan , maka dan

Jadi Jadi

Kesimpulan: suatu ideal dari R

RING KUOSIEN

Jika S adalah suatu ideal dalam R, maka R/S adalah suatu ring dengan
operasi-operasi penjumlahan dan perkalian:

(a) dan
(b) , untuk setiap

R/S disebut ring kuosien


Contoh:

Misal adalah ring bilangan bulat dan adalah suatu ideal dari . Maka ring
kuosien

dengan

, dan seterusnya

Teorema.3.2

Misal adalah sebuah ideal dari R. Maka grup kuosien R/K sebagai grup aditif adalah
sebuah ring di bawah perkalian .
Pemetaan didefinisikan oleh untuk .
adalah homomorfisma dari R pada R/K dengan Ker ( = K.
R/K adalah homomorfis image dari R.

Jika R adalah grup aditif, sehingga adalah suatu homorfisma R ke maka 1-1 jika dan
hanya jika Ker ( = (0). (disebut sebagai monomorfisma)

Monomorfisma yang bersifat pada (onto) disebut dengan isomorfisma, sehingga dikatakan R
dan isomorfis jika ada isomorfisma R pada dinotasikan

Suatu isomorfisma dari sebuah ring R pada dirinya sendiri disebut automorfisma dari R.

Teorema 3.3 ( Teorema Homomorfisma I)

Misal pemetaan adalah sebuah homorfisma R pada dengan kernel K. Maka


.
Pemetaan didefinisikan oleh mendefinisikan sebuah
isomorfisma pada .

Teorema 3.4 (Teorema Korespondensi)

Misal Pemetaan adalah sebuah homorfisma R pada dengan kernel K. Jika


adalah ideal dari dengan . Sehingga I adalah ideal dari R, I K
dan . Hal ini mengakibatkan korespondensi 1-1 antara semua ideal dari dan
idealnya di R yang memuat K.
Teorema 3.5 (Teorema Homomorfisma II)

Misal A adalah subring dari ring R dan I ideal dari R. Maka


adalah subring dari R, I adalah ideal dari A+I, dan .

Teorema 3.6 (Teorema Homomorfisma III)

Misal Pemetaan adalah sebuah homorfisma R pada dengan kernel K. Jika


adalah ideal dari dan , maka . Ekivalen dengan, jika
K adalah ideal dari R dan adalah ideal dari R , sehingga

Contoh:
Misal F adalah suatu field. tentukan ideal-ideal dari F.
Jawab:
Anggap adalah suatu ideal dari F. Misal . Karena adalah ideal dari F,
. Karena untuk setiap . sehingga . Jadi F hanya
memiliki ideal ideal trivial (0) dan F sendiri.

IDEAL MAKSIMAL

Lemma 4.1.

Misal R adalah sebuah ring komutatif dengan elemen satuan dan ideal (0) dan R sendiri. Maka
R adalah Field

Bukti:

Misal ada di R. Maka adalah suatu ideal dari R.

karena dengan demikian .

dari definisi maka untuk setiap adalah perkalian untuk beberapa .


Secara khusus, karena , untuk beberapa . Hal ini menunjukkan bahwa
memiliki sebagai inversenya. Sehingga R adalah sebuah field.

Definisi:

Sebuah ideal sejati M dari R, adalah sebuah ideal maksimal dari R jika satu-satunya ideal dari
R yang memuat M adalah M sendiri dan R .

Contoh: Misal adalah ring bilangan bulat dan

1) . P adalah suatu ideal maksimal dari karena P tidak termuat


dalam ideal lainnya kecuali P sendiri dan
2) S =(6) . S bukan ideal maksimal karena S termuat dalam ideal (2) dan
ideal (3) di .
Teorema 4.2

Misal R adalah ring komutatif dengan elemen 1 dan M adalah ideal maksimal dari R. Maka
R/M adalah sebuah field.

Bukti:

Ada suatu homomorfisma R pada dan karena maka mempunyai 1+M


sebagai elemen satuannya.

Karena M ideal maksimal dari R maka tidak mempunyai ideal nontrivial. Sehingga
dengan Lemma 4.1 didapat kesimpulan bahwa adalah sebuah field.

Teorema 4.3

Jika R adalah ring komutatif dengan elemen 1 dan M adalah suatu ideal dari R sehingga R/M
adalah sebuah field. Maka M adalah ideal maksimal dari R.

Bukti:

Dari contoh diperoleh bahwa ideal pada suatu field F adalah (0) dan F sendiri. Karena
adalah suatu field (teorema 4.2) maka hanya memiliki ideal (0) dan dirinya sendiri. Tapi
dengan teorema korespondensi (Teorema 3.4) tidak mungkin ada ideal dari R antara M dan R.
Jadi M adalah ideal maksimal dari R.