Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PENDAHULUAN GDS

DISUSUN
OLEH :

NAMA : Alfia

NIM : 1420118071

PRODI : S1 Ilmu Keperawatan

KELAS : A1 ( Pagi )

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ( STIKes )

MALUKU HUSADA

AMBON

TAHUN AJARAN 2019/2020


GDS ( Gula Darah Sewaktu )

A. DEFINISI

Pemeriksaan gula darah sewaktu digunakan untuk mengetahui kadar gula


darah seseorang tanpa puasa dan saat itu juga dalam keadaan yang
mengharuskan hasilgula darah secepatnya.

B. TUJUAN

1. Untuk mengetahui kadar gula pada pasien.


2. Mengungkapkan tentang proses penyakit dan pengobatannya.

C. PERALATAN

1. Glukometer
2. Kapas Alkohol
3. Hand scone
4. Stik GDA
5. Lanset
6. Bengkok
7. Plester

D. PERSIAPAN PASIEN
1. Pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan.
2. Menjaga privasi klien
3. Atur posisi pasien senyaman mungkin

E. LANGKAH-LANGKAH

1. Mencuci tangan.
2. Memakai handscone
3. Dekatkan alat di samping pasien.
4. Pastikan alat bisa digunakan.
5. Pasang stik GDA pada alat glukometer.
6. Desinfeksi jari tempat penusukan dengan kapas alcohol
7. Menusukkan lanset di jari tangan pasien.
8. Menghidupkan alat glukometer yang sudah terpasang stik GDA.
9. Meletakkan stik GDA dijari tangan pasien yang sudah ditusuk dengan
lanset sampai ujung stik GDA mengenai darah yang keluar dari lokasi
penusukan.
10. Menutup bekas tusukkan lanset menggunakan kapas alkohol. Jika
perluberi plester.
11. Alat glukometer akan berbunyi dan hasil sudah bisa dibaca.
12. Membereskan dan mencuci alat.
13. Mencuci tangan.
14. Dokumentasikan hasil pemeriksaan GDS

F. PENDOKUMENTASIAN
1. Lakukan pendokumentasiian hasil pemeriksaan GDS serta tanggal
dan jam pemeriksaan
2. Klasifikasi penilaian normal pemeriksaan gula darah:
a. Gula darah sewaktu ≤ 200 mg/dl (11,1 mmol/L)
b. Gula darah puasa ≤ 140 mg/dl (7,8 mmol/L)
c. Gula darah dari sampel yang diambil 2 jam kemudian sesudah
mengkonsumsi 75 gr karbohidrat (2 jam post prandial (pp) ≤
200 mg/dl

G. KOMPLIKASI/BAHAYA
1. Perdarahan pada luka bekas penusuhan pada pasien dengan
masalah pembekuan darah atau sedang menjalani terapi obat
antikoagulan. (tetapi jarang terjadi)
2. Infeksi akibat kurangnya kesterilan dalam melakukan tindakan
DAFTAR PUSTAKA

Bandiyah, Siti. 2009. Keterampilan dasar praktek klinik keperawatan dan


kebidanan. Yogjakarta: Nuha Offset

Anda mungkin juga menyukai