ETNOGRAFI
DESA JAMBAR
Bagian awal
Kata pengantar
Alhamdulillah puji dan syukur ke-hadirat allah SWT karena atas limpahan rahmat dan
ridho-Nya, akhirnya penyusunan artikel etnografi di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang
Kabupaten Kuningan dapat diselesaikan.
Artkel ini disusun untuk memenuhi tugas kuliah semester V yaitu pengalaman Belajar
Lapangan (PBL) 1, program studi Kesehatan Masyarakat STIKes Kuningan.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam menyusun artikel ini masih terdapat
kekurangan, baik secara subtansional maupun penulisan kata. Oleh karena itu, kami
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari berrbagai pihak guna perbaikan dan
penyempurnaan kualitas artikel Etnografi ini.
Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam
proses penyusunan artikel Etnografi,akhir kata semoga artikel ini dapat dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya oleh pembaca.
Kuningan, Maret 2021
Tim penyususn
1
Dafrtar isi
Bagian awal ....................................................................................... 1
Kata Pengantar ................................................................................... 1
Daftar Isi ............................................................................................ 2
Daftar Istilah ...................................................................................... 3
Daftar Tabel........................................................................................ 3
Daftar Gambar ................................................................................... 3
Bagian inti.......................................................................................... 4
1. Judul / Topik/ Tajuk................................................................ 4
2. Daftar Pustaka ...................................................................................15
2
Daftar istilah
Syeh = kiyai
Daftar tabel
Tabel 2.1 Jadwal pengajian LDII dalam 1 minggu/ 1 Bulan Desa Jambar 2021.......9
Daftar gambar
Gambar 2.1 pengajian offline dan online LDII Desa Jambar.......................... 7
Gambar 2.2 memberikan tali asih pada janda ................................................ 10
Gambar 2.3 pembagian daging Qurban.......................................................... 11
Gambar 2.4 Kegiatan Senkom Mitra POLRI.................................................. 13
Gambar 2.5 Latihan Persinas ASAD.............................................................. 14
3
Bagian inti
Tradisi pengajian Organisasi Masyarakat (ORMAS) Islam LDII (Lembaga
Dakwah Islam Indonesia) di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang Kabupaten
Kuningan
1. Sejarah islam di desa Jambar
Desa Jambar adalah bagian dari wilayah kabupaten Kuningan merupakan
salah satu produk dari perjalanan waktu, memiliki keunikan sebagai jati dirinya. Desa
Jambar sekarang adalah hasil perjalanan panjang dari berbagai peristiwa di masa lalu
yang mengandung berbagai semangat dan dinamika, dengan mengenal sejarahnya
maka kita akan mampu memberikan pemahaman dan apresiasi secara tepat terhadap
Desa Jambar. Sejarah adanya Desa Jambar tidak ada bukti autentik/tertulis namun
hanya diperkirakan saja, yaitu; bahwa sekitar tahun 732 M di daerah yang sekarang
bernama Jambar sudah adanya pemukiman/padumukan masyarakat di bawah kerajaan
kajene yang merupakan bagian dari kerajaan padjajaran untuk wilayah Kuningan di
bawah kekuasaan Aria Kamuning.
Ketika agama Islam masuk pada tahun 1479 M ke Kajene yang waktu itu
masih beragama sanghiang (SANGHIANG) mengikuti Syeh Sarif Hidayatulloh
bersama Ki Gedeng Kuningan masuk agama Islam. Dari Kajene mengutus petugasnya
ke wilayah yang disebut Jambar, waktu itu nama Jambar belum ada tetapi Ciwaru,
Karang Tengah, Tenjolayar, Awiluar, Burunyangku, kemudian Para Tokohnya
dikumpulkan di Karang Anyar. Oleh utusan Kajene diajak masuk Islam, mereka
bersedia masuk Islam asal NGADU JAJATEN HEULA dan ternyata utusan dari
Kajene tidak mampu, maka utusanpun kembali ke Kerajaan dan melapor ke Cirebon
sehingga Syeh Sarif Hidayatulloh mengutus Syeh Marmagati sebagai saksi Syeh Ali
Mutamad dan satu lagi namanya tidak diketahui hanya bergelar Syeh Pucuk.
4
JEMBAR "Jembar artinya Sportif, konsisten, menepati janji, sehingga Karang
Anyar lama kelamaanoleh orang Awiluar, Tenjolayar, Burunyangku, Karang Tengah
disebut Jambar. Para Syeh kemudian membuat pesantren dibantu masyarakat yang
lokasinya di blok Cikalipa yang sekarang dikenal Blok Pesantren dan setelah Islam
berkembang ketika itu dipimpin oleh salah seorang Ajengan bernama Gozali
membuat Mesjid pertama dengan momolo masjid Tajug Al Gojali RT 07 RW 02
Dusun Manis.
Syeh Ali Mutamad meninggal dan dimakamkan di makam kramat yang
terletak di RT 07 RW 02 Dusun Manis, sedangkan Syeh Pucuk di makamkan di bukit
Koncangan Desa Gunung Sirah, Syeh Marmagati mempunyai anak Syeh Rama Haji
Irengan yang membuat kolamKeramat yang sekarang namanya Darma Loka dengan
lapadz Muhammad yang dapat diselesaikan dalam waktu 1 (satu) malam, Syeh
Ramahaji mempunyai murid yang bernama Syeh Abdul Muhyi yang ditugaskan
menyebarkan Agama Islam di wilayah Tasik Malaya (yang dimakamkan) di
Pamijahan.
Desa Jambar Kecamatan Nusaherang. Desa yang teridiri dari lima dusun itu
yakni kampung Ciwaru (Dusun Pahing), Karanganyar (Dusun Manis),
Karangtengah/Kongsi (Dusun Wage), Awiluar (Dusun Puhun), Burunyangku dan
Tenjolayar (Dusun Kliwon).
5
2. Organisasi Mayarakat Islam LDII
2.1 Sejarah LDII di Desa Jambar
Organisasi adalah sekelompok orang yang saling berintraksi dan saling
bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka, dan dalam organisasi mempunyai
aturan-aturan dan tugas serta tanggung jawab dalam sebuah organisasi. Kehadiran
organisasi-organisasi Islam di Indonesia tersebut membantu para pemuda bangsa
untuk mengolah bakat yang mereka miliki dan juga membuka wawasan mereka akan
arti suatu pencapaian. Sehingga para pemuda tersebut memperoleh hak-hak bagi
bangsanya, bangsa Indonesia. Jadi sangat jelas bahwa organisasi-organisasi Islam di
Indonesia tersebut sangat membantu perkembangan bangsa Indonesia dalam
mencapai Kemerdekaannya.
Organisasi keagamaan mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia.
Salah satunya contoh organisasi keagamaan ialah LDII, Lembaga Dakwah Islam
Indonesia (selanjutnya disebut LDII) merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan
yang berkembangan pesat saat ini. LDII adalah organisasi yang banyak mempunyai
banyak kegiatan diantaranya membangun masjid, pondok, pondok pesantren
mengadakan grup-grup pengajian, penataan kader-kader serta aktif terjun ke bidang
pendidikan dan berbagai kegiatan sosial. LDII di dirikan pada tahun 1951 oleh H. Nur
Hasan Ubaidillah.
6
Lembaga Dakwah Islam Indonesia merupakan wahana bagi pendidikan
dakwah keagamaan dan lembaga pendidikan kemasyarakatan dalam arti luas dan
terpadu, bersifat independen, mandiri, dan terbuka. guna mewujudkan kebahagiaan
hidup berdasarkan keselarasan, keserasian, serta keseimbangan dunia dan akhirat.
Lembaga Dakwah Islam Indonesia bertugas melaksanakan dakwah Islam dengan
berpedoman pada kitab suci Al-Qur’an dan Hadits dengan segenap aspek pengamalan
dan penghayatan beragama sehingga dapat memberikan hikmah dan dorongan untuk
mewujudkan tujuan Organisasi.
Di desa Jambar Ormas Islam LDII sejak 1980-an sudah ada yang di bawa dari
Jakarta oleh Alm.Wa aban (nama panggilannya), ketika hadir di tengah Masyarkat
Desa Jambar awal mula tidak dianggap karena merupakan ajaran Islam yang asing,
bahkan ada masyarakat yang ingin membakar Masjid LDII, ujar H. Pendi (tokoh
LDII). Tapi dengan seiringnya waktu dapat diterima di masyarakat Desa Jambar
dengan perilaku Budi Luhur yang di cerminkan oleh warga LDII menunjukan bahwa
keberadaan LDII tidak membahayakan, Sampai sekarang Jumlah Warga LDII di Desa
Jambar berjumlah ±111, ditambah orang yang mau mengaji di masjid LDII /
Simpatisan.
7
2.2 Sitem keanggotaan LDII
Berdasarkan AD sarat untuk menjadi LDII adalah warga Negara Indonesia RI yang :
1) Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2) Setia kepada Pancasila dan UUD 1945;
3) Menyatakan dengan suka rela menjadi anggota LDII;
4) Menerima dan menyetujui dan taat terhadap AD Dan ART LDII, serta seluruh
keputusan musyawarah / rapat dan peraturan Organisasi.
5) Bersedia mengikuti segala kegiatan sesuai dengan Program Kerja Organisasi.
2.3 Struktur Organisasi Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang
PAC Desa Jambar
PC Nusaherang
Wanhat : H. pendi
Ketua : H. Maman Jamaludin
Sekretaris : Nana Kurniawan
PAC Jambar
Wanhat : H. Pendi
Ketua : Eman Rohman
Sekretaris : Dadan Masyudan
Keterangan :
Wanhat = dewan penasihat
PC = Pimpinan Cabang, berada di Kecamatan dari tingkat DPD Kota/Kabupaten di atasnya.
PAC = Pimpinan Anak Cabang, berada di Kelurahan dari tingkat PC di atasnya.
2.4 Kegiatan-Kegiatan
8
Kegiatan LDII di dominasikan dengan pengajian, di mulai dari usia Paud, SD, SMP,
SMA, Pranikah, pasca nikah/ dewasa dan ibu-ibu. Materi pengajiannya juga beragam ada
Pengajian Quran dan Hadist, Nasehat Agama, Konsolidasi organisasi, tentang Kesehatan,
DLL. Ada juga kegiatan Sosial/Lingkungan seperti piket jaga malam,piket Kebersihan,
pembagian daging qurban, Santunan kepada Masyarkat yang kurang beruntung, DLL
1) Pengajian Quran dan Hadist dan Nasehat agama
Alquran adalah firman allah swt yang diturunkan lewat malaikat Jibril kepada nabi
Muhamad SAW. Sedangkan Al-hadist adalah Sabda, perilaku, cita-cita dan persetujuan
Nabi Muhamad SAW yang ditulis oleh para sahabat nabi dan dijadikan shuhuf/lembaran
buku.
Di LDII pengajian Quran dan Hadist di berikan kepada semua usia, di mulai dari
bacaan (IQRO-QURAN), maqna dan keterangan sampai bisa di fahami, dengan metode
manqul yaitu memindahkan ilmu guru kepada murid secara langsung maupun online, Murid
menulis/memberi maqna pada setiap ayat quran/ kata dalam hadist. Metode ini di rasa paling
mudah,efektif dan efisien.
Tabel 2.1 Jadwal pengajian LDII dalam satu minggu / bulan
Desa Jambar 2021
No Kelompok usia Hari / bulan Waktu
1 Paud-SD (5-12 tahun) Senin-Sabtu 13.30 – 15.00 WIB
(Jumat dan minggu libur)
2 SMP (13 – 15 tahun) Kamis,Jumat dan Sabtu 18.00 – 19.00 WIB
3 SMA (16 – 18 tahun) Jumat dan Sabtu 18.00 – 21.30 WIB
4 Pra nikah 1 bulan = 1 kali 09.00 – 11.30 WIB
5 Dewasa dan Lansia (> 20 Senin dan Kamis 19.00 – 21.30 WIB
tahun )
6 Ibu-ibu (Sudah Nikah) Sabtu 09.00 – 11.00 WIB
Berdasrkan Tabel diatas terlihat bahwa usia paud sampai dewasa ada jadawal
pengajiannya masing-masing, adapun pelaksanaan pengajian bisa secara online ataupun tatap
muka langsung. Di tambah Nasehat agama setelah jumatan.
9
Gambar 2.1 Pengajian offline dan online LDII Desa Jambar
2) Konsolidasi organisasi
Materi yang di dapatkan dari organisasi adalah dari Organisasi LDII, Senkom
(Sentral komunikasi) mitra polri, dan Persinas (Perguruan Silat Nasional) ASAD.
10
1) LDII
Materi yang diberikan antara lain :
1. Pemaparan Kegiatan Rakernas,Munas, dan Rapimnas
2. 3K (Komunikasi Karya dan Kontribusi) untuk bangsa dan negara
3. Meteri lain terdapat di http://www.ldii.or.id
Kegiatan
Gambar 2.2
Memberikan tali asih kepada Janda
Gambar 2.3
Pembagian daging qurban 2020
2) Senkom Mitra POLRI
Senkom Mitra Polri adalah kelompok masyarakat yang ingin berperan dalam
membantu menginformasikan dan membantu pengamanan lingkungan
disekitarnya atau di mana saja berada serta memberikan informasi kepada
11
masyarakat tentang pentingnya pengamanan swakarsa di lingkungan masing-
masing sebagai wujud Bela Negara dengan semangat patriotisme dan
nasionalisme dalam wadah NKRI.
Senkom Mitra Polri dibentuk sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UU no 2
tahun 2002 tentang Pamswakarsa. Maka pada tanggal 1 Januari 2004 di Jakarta
dibentuklah Senkom Mitra Polri sebagai wadah kelompok sadar kamtibmas oleh
anggota mitra kamtibmas Mabes Polri.
Ditindaklanjuti dengan Surat Telegram Kapolri nopol: ST/526/V/2007 tanggal
7 Mei 2007 tentang perintah kepada para Kapolda untuk membina Senkom untuk
menjadi mitra Polri sehingga diharapkan dapat berperan serta sebagai anggota
Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) untuk memecahkan masalah-
masalah sosial yang berdampak dapat menjadi sumber gangguan kamtibmas di
lingkungan komunitasnya.
Kegiatan yang dilkukan terdapat di website www.senkom.or.id
Kegiatan senkom mitra polri
Gambar 2.4
12
3) Persinas ASAD
Perguruan Silat Nasional (Persinas) adalah suatu yayasan yang didirikan pada
tanggal 30 April 1993 dengan Akta Nomor 430 Notaris J.L. Waworuntu, untuk
waktu yang tidak terbatas.
Perguruan Silat Nasional ASAD berasaskan Pancasila dan UUD 1945 dan
bermaksud menghimpun seluruh potensi bangsa yang memiliki persamaan cita-
cita, wawasan dan tujuan dalam melestarikan budaya bangsa, khususnya ilmu seni
bela diri pencak silat nasional yang bersumber pada aliran Silat Cimande, Kunto,
Cikaret, Singa Mogok, Nagan, Cikalong, Syahbandar, Garuda Mas, Sabeni, dan
Tangkap Menangkap (TM).
Kegiatan yang dilakukan terdapat di website www.asad.or.id
Kegiatan latihan Persinas ASAD
13
Gambar 2.5
3) Materi kesehatan
Materi yang di dapatkan tentang kesehatan di peroleh dari Forum Komunikasi
Kesehatan Islam (FKKI) mengikuti trend permasalahan kesehatan nasional maupun
internasional diantaranya :
1. Menjaga kesehatan mental di era pandemi
2. Pembentukan satgas di setiap PC dan PAC
3. Praktek kegiatan satgas covid
4. Menjaga, meramut dan meningkatkan kesehatan untuk kelancaran ibadah dan
ma’isyah
5. Kehalalan dan keamanan vaksinasi sinorvac
DAFTAR PUSTAKA
14
1. Otoman, 2014. Asal usul dan perkembangan lembaga dakwah indonesia, vol 14,
No 2
2. Direktori LDII. 2009.Tanya Jawab Tentang LDII sebagai Ormas.
3. Senkom Mitra Polri. 2021. Kegiata senkom Website www.senkom.or.id
4. Persinas ASAD. 2021. Latihan persinas website www.asad.or.id
5. Profil desa Jambar. 2018. “sejarah desa Jambar”. Desa-jambar-
kuningankab.go.id
Wawancara dengan H. Pendi, selaku tokoh agama LDII desa Jambar kecamatan
Nusaherang kabupaten Kuningan. Pada tanggal 26 pebruari 2021.
15