Anda di halaman 1dari 9

JURNAL INFORMATIKA Vol. 5, No.

2, Nopember 2004: 86 - 94

PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI


TERKOMPUTERISASI
ATAS SIKLUS PEMBELIAN DAN PENJUALAN
PADA CV. X

Andreas Handojo
Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra
email: handojo@petra.ac.id

Sri Maharsi
Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Kristen Petra
email: essy@petra.ac.id
Go, Ornella Aquaria
Alumnus Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra

ABSTRAK: Sistem akuntansi pada CV. X masih menggunakan cara manual yaitu
pencatatan piutang pada kartu piutang dan pencatatan hutang pada kartu hutang.
Perhitungan total penjualan dan keuntungan dilakukan manual, sehingga
membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.
Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasi akuntansi yang memadai, untuk
memproses pencatatan secara otomatis dan menghasilkan infomasi yang cepat dan
tepat.
Pembuatan sistem infomasi akuntansi dimulai dari analisis dan pengamatan
terhadap sistem perusahaan. Kemudian dari data yang ada, dilakukan perancangan
sistem informasi akuntansi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sistem
infomasi akuntansi yang dibangun merupakan integrasi dari modul penjualan,
modul pembelian dan akuntansi (pencatatan). Penjualan meliputi pembuatan sales
order, pengecekan inventori dan pengecekan kredit limit pelanggan. Pembelian
meliputi pembuatan purchase order sampai penerimaan purchase invoice.
Pencatatan meliputi penjurnalan, posting dan pembuatan laporan laba rugi.
Software ini dibuat dengan menggunakan SQL server 7.0 untuk database-nya dan
menggunakan Borland Delphi 7.0 sebagai compiler-nya.
Kepuasan pengguna terhadap keseluruhan aplikasi sebesar 72.5%, sehingga
dapat disimpulkan bahwa aplikasi sudah memenuhi dan sesuai dengan kebutuhan
sistem, tapi masih ada beberapa kelemahan yang perlu untuk diperbaiki. Aplikasi
ini membantu proses pencatatan dengan melakukan otomatisasi penjurnalan dan
posting serta membantu mempercepat proses pembuatan laporan laba rugi
perusahaan.
Kata kunci: sistem akuntansi, sistem informasi akuntansi, laporan laba rugi.

ABSTRACT: CV. X is still using a manual accounting system. They use a note for
recording account receivable and account payable. Calculating total sales and profit
do in manually. It takes a large amount of time to get some information that needed.
Therefore an adequate accounting information system is needed in order to proceed an
automate journalizing and to produce information accurately and quickly.
First step in building accounting information system is to analyze and watch
closely to the company’s existing system. And the second step is to design the
accounting information system, which can fulfill and appropriate with the company
needs. The accounting information system is formed from integration of sales,
purchasing and accounting/recording process. Including in sales are establishing
sales order, checking available inventory for sale (stock) and customer’s credit limit.
Including in purchasing is establishing purchase order until receiving and recording
purchase invoice. Including in accounting/recording are journalizing, posting and
reporting income statement. This software is using Microsoft SQL Server 7.0 as the
database and Borland Delphi 7.0 as the compiler.
Implementation for the whole software has gained 72.5% for user’s satisfaction.
Therefore it can be conclude that software has already fulfilled and appropriate with
the needs of the company’s system. But there also have some weakness to handle. This
software helps in accelerating and simplifying the recording process and reporting
income statement process.
Keywords: accounting system, accounting information system, income statement.

86 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI …. (Andrea Handojo et al.)

1. PENDAHULUAN 2. TEORI DASAR

CV. X merupakan perusahaan distri- 2.1 Definisi Sistem Informasi Akun-


butor yang bergerak dalam bidang tansi
penjualan aksesoris komputer seperti
Sistem informasi akuntansi adalah
disket, CD blank, mouse, refill, cartridge, serangkaian dari satu atau lebih kom-
kertas foto dan lain sebagainya. Perusa- ponen yang saling berelasi dan
haan ini berlokasi di Surabaya Pusat dan berinteraksi untuk mencapai suatu
telah memiliki beberapa showroom di tujuan, yang terdiri dari pelaku, serang-
pertokoan THR Surabaya. kaian prosedur, dan teknologi informasi.
Dengan semakin berkembangnya (Romney&Steinbart, 2000)
usaha yang dijalankannya, perusahaan
telah menerapkan sistem database dalam 2.2 Fungsi Utama Sistem Informasi
pengelolaan penjualan dan inventorinya, Akuntansi
yaitu penerapan sistem database pada
Ada 3 fungsi utama dari sistem
penyediaan inventori saja. Sistem data-
informasi akuntansi bagi perusahaan,
base yang masih terbatas pada penyedia- yaitu:
an inventori ini, tentunya masih belum a. Mengumpulkan dan menyimpan data
mencukupi untuk pemenuhan proses dari semua aktivitas dan transaksi
pencatatan akuntansi untuk menghasil- perusahaan
kan laporan keuangan bagi perusahaan. b. Memproses data menjadi informasi
Sistem akuntansi yang ada saat ini masih yang berguna dalam pengambilan
berupa pencatatan manual. Ini sering kali keputusan yang memungkinkan bagi
menyebabkan terjadi kesalahan pada pihak manajemen untuk melakukan
‘account balance’, yang membuat kinerja perencanaan, mengeksekusi peren-
menjadi kurang efisien, karena setiap kali canaan dan mengontrol aktivitas
harus menelusuri lagi, mencari di mana c. Menyediakan kontrol yang cukup
letak kesalahan yang dibuat. Dengan untuk menjaga aset dari organisasi,
dibangunnya sistem informasi akuntansi termasuk data. kontrol ini memastikan
ini diharapkan dapat membantu perusa- bahwa data akan tersedia ketika
haan untuk dapat menjurnal dan mem- dibutuhkan dan data tersebut akurat
posting secara otomatis transaksi yang dan dapat dipercaya. (Romney &
terjadi. Steinbart, 2000)
Sehingga dapat disimpulkan bahwa
2.3 Tujuan Pengembangan Sistem
permasalahan yang dihadapi saat ini oleh
Informasi Akuntansi
CV. X adalah pada penjurnalan transaksi
yang terjadi di perusahaan, baik pada Salah satu tujuan dari pengem-
transaksi penjualan maupun transaksi bangan sistem informasi akuntansi ada-
pembelian. Sehingga diharapkan sistem lah untuk menambah nilai bagi perusa-
informasi akuntansi yang dihasilkan haan. Sistem informasi akuntansi dapat
dapat memenuhi kebutuhan akuntansi memberi nilai bagi perusahaan dengan:
perusahaan atas siklus penjualan dan a. Informasi yang akurat dan tepat
pembelian yang menghasilkan laporan waktu.
keuangan. Aplikasi dibangun dan dikem- b. Penerapan sistem informasi akuntansi
bangkan dengan menggunakan bahasa yang meningkatkan kualitas dan
mengurangi biaya.
pemrograman Borland Delphi 7.0. dan
c. Meningkatkan pengambilan keputusan
menggunakan database SQL server 7.0.
yang tepat.
d. Meningkatkan pembagian pengetahu-
an (knowledge sharing).

Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra 87


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
JURNAL INFORMATIKA Vol. 5, No. 2, Nopember 2004: 86 - 94

2.4 Subsistem Dasar dalam Sistem a. Analisis transaksi bisnis, seperti pe-
Informasi Akuntansi ngumpulan bukti-bukti transaksi yang
terjadi
Subsistem dasar dalam sistem infor- b. Menjurnal transaksi-transaksi tersebut
masi akuntansi ada 5 siklus subsistem c. Mem-posting jurnal tersebut ke buku
yang terdiri dari pelaku, serangkaian besar (general ledger)
prosedur, dan teknologi informasi. d. Menyiapkan neraca saldo
(Romney & Steinbart, 2000), yaitu: e. Menjurnal dan mem-posting penye-
a. Expenditure Cycle (Siklus Pembelian) suaian (jurnal penyesuaian)
b. Production Cycle/Conversion Cycle f. Menyiapkan neraca penyesuaian
(Siklus Produksi) g. Menyiapkan laporan keuangan, berupa
c. Revenue Cycle (Siklus Penjualan) laporan laba rugi (income statement),
d. Human Resource/Payroll Cycle (Siklus laporan perubahan modal (statement of
Penggajian) equity) dan neraca saldo (balance sheet)
e. Financing Cycle (Siklus Keuangan) h. Menjurnal dan mem-posting penutup
Kelima siklus di atas memberikan (jurnal penutup)
data transaksi pada General Ledger & i. Menyiapkan neraca penutup.
Reporting Systems (Siklus Pencatatan)
Setelah siklus ke-9, putaran siklus
untuk pencatatan dan komunikasi kembali lagi ke siklus pertama, dan
informasi. General Ledger & Reporting demikian seterusnya. (Weygandt,1996).
Systems meliputi semua kegiatan yang Siklus a termasuk dalam proses iden-
berhubungan dengan penyiapan laporan tifikasi,siklus b-f dan h-i merupakan
keuangan dan laporan manajerial proses pencatatan, siklus g merupakan
lainnya, termasuk transaksi yang tidak proses komunikasi.
rutin dan jurnal penyesuaian yang
beraneka ragam. (Romney & Steinbart, 2.6 Jurnal
2000)
Transaksi dicatat berdasarkan
2.5 Proses dan Siklus Akuntansi urutan kronologisnya dalam sebuah
jurnal sebelum ditransfer pada rekening-
Akuntansi adalah proses dari 3 nya. Sebuah jurnal dibuat untuk tiap
aktivitas yaitu: mengidentifikasi, men- transaksi menunjukkan saldo debit dan
catat, dan mengkomunikasikan kejadian kredit yang mempengaruhi rekening
ekonomi dari sebuah organisasi. Proses tertentu. Berdasarkan frekuensi terjadi-
pertama adalah identifikasi, yaitu nya jurnal dibedakan menjadi 2 yaitu :
aktivitas memilih kegiatan yang ter- 1. Jurnal Umum
masuk kegiatan ekonomi. Proses kedua Mencatat transaksi yang frekuensi
adalah pencatatan, yaitu semua kejadian terjadinya jarang atau nonrutin seperti
ekonomi tersebut dicatat untuk me nye- membayar pinjaman, penyesuaian di
diakan sejarah dari kegiatan keuangan akhir periode, dan jurnal penutup.
dari organisasi tersebut. Proses ketiga Jurnal umum ini meliputi :
adalah komunikasi, informasi yang telah o Jurnal penyesuaian
didapat dari identifikasi dan pencatatan o Jurnal koreksi
tidak akan berguna bila tidak dikomuni- o Jurnal penutup
kasikan. informasi ini dikomunikasikan 2. Jurnal Khusus
melalui persiapan dan distribusi dari Mencatat transaksi yang frekuensi
laporan akuntansi, yang paling umum terjadinya sering/tinggi, jurnal khusus
disebut sebagai laporan keuangan. menyederhanakan proses pencatatan
Sistem informasi akuntansi tidak transaksi yang terjadi berulang dalam
lepas dari siklus akuntansi yang meliputi jumlah besar. Jurnal khusus meliputi :
urutan siklus sebagai berikut:

88 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI …. (Andrea Handojo et al.)

o Jurnal penjualan 2. Perubahan modal (statement of equity)


o Jurnal pembelian Merangkum perubahan modal pemilik
dalam periode waktu tertentu.
2.7 Buku Besar (General Ledger) 3. Neraca (balance sheet)
Neraca menyajikan aset, hutang, dan
Setiap jurnal yang sudah dibuat modal pemilik terhadap bisnisnya pada
dipindahkan ke dalam buku besar tanggal tertentu.
(general ledger) sesuai dengan kelompok 4. Arus kas (cash flow)
rekeningnya. Contoh : Merangkum informasi tentang kas
Seperti pada contoh jurnal , masuk (penerimaan kas) dan kas
Kas → Masuk ke buku besar kas di
keluar (pembayaran) untuk periode
sisi debet waktu tertentu.
Piutang → Masuk ke buku besar piutang
di sisi kredit
3. DESAIN
2.8 Laporan Keuangan

Tahapan terakhir dari proses Gambar alur dokumen pencatatan


akuntansi adalah untuk mempersiapkan penjualan dan pembelian dari perusa-
laporan keuangan. Laporan keuangan ini haan dapat dilihat pada gambar 1.
sangat penting bagi pihak manajemen, Dari alur dokumen pencatatan
kreditor dan investor. penjualan dan pembelian perusahaan
Laporan keuangan ada 4 macam kemudian dibuat desain desain context
yaitu : diagram dari sistem informasi akuntansi
1. Laba rugi (income statement) yang dibangun seperti terlihat pada
Laba rugi menyajikan pendapatan dan gambar 2.
biaya serta hasil bersih pemasukkan Kemudian context diagram sistem
atau kerugian bersih dari perusahaan informasi akuntansi dibagi menjadi
untuk periode waktu tertentu. menjadi 3 bagian utama yaitu proses

Pengiriman&
Penjualan Keuangan Gudang Pembelian
penagihan
Permintaan
pembelian
Start 1 2

siapkan catat
3 brg&cek
dari PP
Cust Order Copy SO
cust kesesuaian
dg SO

catatan
update
Cek order
kartu 3 update
Stok barang
piutang kartu stok
Brg
gudang
kepada supplier

Buat Kartu order


Sales piutang brg
4
Order Copy SO
dittd& checked
order dilakukan per telepon
Gudang
update End
stok
4
Copy SO 4
3 Copy SO
Copy SO dittd& checked
sebagai faktur
Kartu 2 Gudang
2
Stok Copy SO
1
Sales Order 1
file 2
Copy SO
Uang 1
SO
Cust
bayar Uang
dari
piutang
cust surat
1
3 jalan
1 1 1
SO SO SO
disetujui& disetujui&di disetujui&di
dittd cust ttd cust ttd cust dari
supplier

disimpan di keuangan tagih ke


sampai dg jatuh tempo cust sebagai kuitansi

2 faktur/
kepada cust tagihan
1
SO
disetujui&di
ttd cust

Gambar 1. Document Flowchart Pencatatan Penjualan dan Pembelian Perusahaan

Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra 89


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
JURNAL INFORMATIKA Vol. 5, No. 2, Nopember 2004: 86 - 94

penjualan, proses pembelian dan proses kemudian dijabarkan lagi dalam DFD
pencatatan seperti dapat dilihat pada level 1 seperti terlihat pada gambar 4.
gambar 3. Proses pencatatan akuntansi

data supplier

purchase order
Supplier
data pelanggan

purchase invoice

0
order
Sistem Informasi
Pelanggan pemberitahuan kpd pelanggan Akuntansi (siklus
penjualan dan
pembayaran hutang
invoice pembelian)

invoice asli yg dittd pelanggan + bukti pembayaran hutang

pembayaran piutang
data penyesuaian koreksi penutup
bukti pembayaran piutang
laporan laba rugi
data COA

Keuangan

Pemilik

Gambar 2. Context Diagram Sistem Informasi Akuntansi Perusahaan

pelanggan data supplier

purchase order
Supplier

penjualan
data pelanggan
data pelanggan
data pelanggan
purchase invoice
data penjualan
order
1 2
Pelanggan
pembayaran hutang
pemberitahuan kpd pelanggan Sistem permintaan pembelian inventori Sistem
Penjualan bukti pembayaran hutang
infomasi barang sudah tersedia Pembelian
invoice data pembelian
+ +
invoice asli yg dittd pelanggan
pembelian
pembayaran piutang data inventori data inventori
data supplier
bukti pembayaran piutang

data supplier

inventori
data inventori
supplier

3
purchase invoice
invoice Sistem
Pencatatan
bukti pembayaran piutang bukti pembayaran hutang
+
data penyesuaian koreksi penutup
laporan laba rugi
data COA
Keuangan

Pemilik

Gambar 3. DFD Level 0 Sistem Informasi Akuntansi

90 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI …. (Andrea Handojo et al.)

Desain Entity Relationship Diagram antar tabel itu dalam membuat tabel
dapat dilihat pada gambar 5 merupakan fisik dari sistem informasi akuntansi
rancangan tabel dan menunjukkan relasi yang dibangun.

3.1 [data COA]


Membuat
[invoice] Chart Of
Account Chart Of Account
data account
Sistem Penjualan

data account

[bukti pembayaran piutang] 3.2


Membuat
Jurnal jurnal data account
Khusus
data jurnal khusus
data jurnal umum

Sistem Pembelian

[purchase invoice] data account


data jurnal
3.4
Membuat
Jurnal
Umum

data jurnal umum [data penyesuaian koreksi penutup]

3.3

Memposting Keuangan
ke Buku Besar

data buku besar

buku besar

data buku besar

3.5

Menyiapkan data jurnal Pemilik


[laporan laba rugi]
Laporan

Gambar 4. DFD Level 1 Sistem Pencatatan Akuntansi


Purchase Order
NoPO
mempunyai
HInventori TglPO
JumlahPO
HBeliAkhir
Keterangan
HAvg
Satuan mempunyai Flag_PI
JenisBarang BottomPrice Detail_Order
Satuan Stok IDDPOrder
JenisBrg mempunyai
terdiri atas QtyOrder berdasarkan
Hbelii
Pelanggan
MPenjualan Pembelian
IDCust Inventori Detail_Pembelian
mempunyai
NoInvoice DPenjualan NoPInvoice
NamaCust IDItem IDDPembelian
InvTanggal IDDPenjualan NamaItem PITanggal
AlamatCust terdiri atas QtyBuy
InvJumlah Qty terjual terdiri atas MinOrder mempunyai PIJumlah
TelpCust Hbeli
memesan InvKeterangan mempunyai Hjual PIKeterangan
Contact Person
InvFlag_bayar PIFlag_bayar
SyaratCust
InvFlag_jurnal Jurnal Pembelian
CreditLimitCust PIFlag_jurnal
JBNomor
JBTglJurnal
Chart_Of_Account
menggunakan JPengeluaranKas JBDebet menimbulkan
NoAcc
menggunakan JKNomor JBKredit
menimbulkan
menggunakan NamaAccount menggunakan JKTglJurnal JBFlag_posting
JenisAcc JKDebet
Saldo Awal posting
melunasi JKKredit
Posisi_saldo JKFlag_posting memesan

Junal Penjualan
JJNomor
JJTglJurnal
PenerimaanPiutang JJDebet
menimbulkan JJKredit menimbulkan
TKTglLunas
TKJumlah JJFlag_posting
TKFlag_jurnal menggunakan

PembayaranHutang
menimbulkan KKTgl_Lunas
KKJumlah
menimbulkan
KKFlag_jurnal

Jurnal Supplier
JPenerimaanKas
Nomor IDSupplier
JTNomor menggunakan Buku_Besar
Deskripsi NamaSupplier
JTTglJurnal Periode
posting NoBukti AlamatSupp
JTDebet BBDebet membayar
Tanggal TelpSupp
JTKredit BBKredit
posting posting Debet Contact Person
JTFlag_posting
Kredit
Flag_posting

posting

Gambar 5. Entity Relationship Diagram

Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra 91


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
JURNAL INFORMATIKA Vol. 5, No. 2, Nopember 2004: 86 - 94

4. IMPLEMENTASI

Submenu penjualan terdiri dari sales


order dan penerimaan kas. Form sales
CV. X
order ini berguna untuk menginputkan
order dari pelanggan sekaligus mengecek
inventori dan mengecek kredit limit
pelanggan. Nantinya inputan dari sales
order secara otomatis akan dimasukkan
ke dalam jurnal khusus penjualan.
Gambar form sales order dapat dilihat
pada gambar 6.

CV. X

Gambar 7. Form Penerimaan Piutang

CV. X

Gambar 6. Form Sales Order

Adapun aplikasi untuk transaksi


penerimaan piutang dapat dilihat pada
gambar 7. Hasil inputan piutang akan
secara otomatis akan dimasukkan ke
dalam jurnal khusus penjualan.
Untuk aplikasi pembayaran hutang
yang berguna untuk mencatat data Gambar 8. Form Pembayaran Hutang
transaksi pembayaran hutang kepada
supplier, data pembayaran hutang ini Untuk pencatatan dibagi menjadi 3
akan otomatis dimasukkan ke dalam submenu, yaitu: Chart Of Account, jurnal
jurnal khusus pembelian. Form aplikasi entri, dan penjurnalan data transaksi &
pembayaran hutang dapat dilihat pada posting. Submenu Chart Of Account ber-
gambar 8. manfaat untuk mengentrikan nomor
rekening dan untuk mengedit data
rekening seperti dapat dilihat pada
gambar 9.

92 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI …. (Andrea Handojo et al.)

Untuk pencetakan laporan keuangan


laba rugi, maka dapat masuk ke
Submenu Laporan laba rugi seperti dapat
dilihat pada gambar 12.

CV. X

Gambar 9. Gambar Form Chart Of


Account

Untuk menginputkan penjurnalan


yang tidak diotomatisasi seperti, koreksi
kesalahan, penyesuaian dan penutup,
atau penginputan jurnal-jurnal lain yang
diperlukan dapat melalui form jurnal
entri seperti dapat dilihat pada gambar
10.

Gambar 12. Laporan Laba rugi

5. KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dari
penelitian ini adalah sebagai berikut :
v Aplikasi sistem informasi akuntansi
ini telah memenuhi kebutuhan dengan
Gambar 10. Form Jurnal Entri memuat ketiga modul utama dalam
sistem perusahaan yaitu modul pen-
Untuk melakukan penjurnalan dan jualan, pembelian dan pencatatan.
posting dapat dilakukan pada submenu v Proses pencatatan yang dulunya ma-
penjurnalan dan posting seperti dapat nual, dengan aplikasi ini diotomatisasi
dilihat pada gambar 11. dan mempermudah proses penghitung-
an.
v Aplikasi ini telah membuat proses
pembuatan laporan rugi laba menjadi
lebih mudah dan cepat.
v Berdasarkan kuestioner yang dibagi-
kan untuk mengukur kepuasan peng-
guna terhadap ketepatan dan kecepat-
an aplikasi sebesar 76%, terhadap
penampilan dan kemudahan peng-
gunaan aplikasi sebesar 69% dan
terhadap keseluruhan aplikasi sebesar
72.5%, sehingga dapat disimpulkan
bahwa aplikasi sudah memenuhi dan
sesuai dengan kebutuhan sistem serta
Gambar 11. Gambar Form Jurnal& dapat dimengerti oleh pengguna.
Posting

Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra 93


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/
JURNAL INFORMATIKA Vol. 5, No. 2, Nopember 2004: 86 - 94

DAFAR PUSTAKA

1. Alam, M.Agus J., Borland Delphi 5.0.


Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
2000.

2. Hoffer, Jeffrey A., George, Joey F.,


Valacich, Joseph S., Modern Systems
Analysis & Design (2nd ed.). United
Stated of America : Addison Wesley
Longman, Inc. 1999.

3. Martina, Inge. 36 Jam Belajar Kom-


puter Delphi 5.0. Jakarta : PT Elex
Media Komputindo. 2000.

4. Romney, Marshall B., Stembart, Paul


John. Accounting Information System
(8th ed.). New Jersey : Prentice Hall.
2000.

5. Santoso, Setyarini. Sistem Akuntansi


Informasi I. Surabaya : Percetakan
Petra. 1998.

6. Thabrani, Suryanto, Awaluddin, Rinal-


dy, dan Bashori, Achmad. Aplikasi
Akuntansi Menggunakan Delphi 7.0.
Jakarta: Salemba Infotek. 2003.

7. Watne, Donald A., Turney, Peter B. B.


Auditing EDP Systems (2nd ed.). New
Jersey: Prentice Hall. 1990.

8. Weygandt, Jerry J., Donald E. Kieso,


dan Walter G. Kell. Accounting
Principle (4th ed.). United Stated of
America : John Wiley & Sons,Inc. 1996.

9. Wilkinson, Joseph W., Accounting and


Information Systems (3rd ed.). Singa-
pore: John Wiley & Sons, Inc. 1991.

94 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri – Universitas Kristen Petra


http://puslit.petra.ac.id/journals/informatics/