0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
786 tayangan16 halaman

Gugatan Pemberhentian Mahasiswa DO

Penggugat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya terhadap keputusan Rektor Universitas Mapan Maju yang memutuskan pemberhentian Penggugat sebagai mahasiswa. Penggugat merasa dirugikan karena tidak bersalah atas tuduhan yang menyebabkan pemberhentiannya. Penggugat mengklaim hanya korban salah tangkap dan hasil tesnya negatif narkoba.

Diunggah oleh

Diana Salsabila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
786 tayangan16 halaman

Gugatan Pemberhentian Mahasiswa DO

Penggugat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya terhadap keputusan Rektor Universitas Mapan Maju yang memutuskan pemberhentian Penggugat sebagai mahasiswa. Penggugat merasa dirugikan karena tidak bersalah atas tuduhan yang menyebabkan pemberhentiannya. Penggugat mengklaim hanya korban salah tangkap dan hasil tesnya negatif narkoba.

Diunggah oleh

Diana Salsabila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SURAT GUGATAN

Blitar, 19 Februari 2021

Yth. Ketua Pengadilan


Tata Usaha Negara Surabaya
di-
Jl. Raya Ir. H. Juanda No. 89,
Semawalang, Semambung, Kec.
Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur 61253

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini saya :
Nama : Bara Rayyan
Usia : 22 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Tempat Tinggal : Kelurahan Sukomulyo, Rt 004/RW 001, Desa Sukorame,
Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar
Pekerjaan : Mahasiswa
Berdasarkan surat kuasa khusus Nomor 30 tanggal 12 Februari 2021 memberikan kuasa
kepada :
Nama : Ema Kristiawati, S.H., M.H.
Usia : 28 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Pekerjaan : Advokat, alamat kantor Jl. Imam Bonjol No. 35 Blitar,
Kota Blitar, Jawa Timur 66131, Tlp. 031-6745666. Hp.
085233017632, alamat email. ema.kristia12@gmail.com
Nama : Inggit Ratnasari, S.H.
Umur : 37 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Pekerjaan : Advokat, alamat kantor Jl. Imam Bonjol No. 35 Blitar,
Kota Blitar, Jawa Timur 66131, Tlp. 031-6745666. Hp.
085233017632, alamat email. ema.kristia12@gmail.com
selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT ;

Dengan ini Penggugat mengajukan gugatan terhadap Prof. Dr. Riyan Antoni, M.Pd.
selaku Rektor Universitas Mapan Maju, berkedudukan di Jl. Trunojoyo NO. 10,
Kiduldalem, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65111, untuk selanjutnya disebut
TERGUGAT ;

I. Objek Sengketa
Surat Keputusan Rektor Universitas Maju Mapan No. 617/UN45/II/2021,
tertanggal 05 Februari 2021 tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan
sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas Maju Mapan.

II. Tenggang Waktu Gugatan :


- Bahwa Objek Sengketa diterbitkan Tergugat tanggal 05 Februari 2021.
- Bahwa Objek Sengketa tersebut diterima/diketahui Penggugat pada tanggal 06
Februari 2021.
- Bahwa gugatan a quo diajukan pada tanggal 19 Februari 2021.
- Bahwa oleh karenanya Gugatan a quo diajukan masih dalam tenggang waktu
sesuai dengan Pasal 55 UU Peradilan TUN Surabaya.

III. Kepentingan Penggugat Yang dirugikan :


Penggugat merasa dirugikan karena akibat dikeluarkannya Surat Keputusan
Rektor Universitas Maju Mapan No. 617/UN45/II/2021 oleh Tergugat yang
menyebabkan Bara Rayyan sebagai Penggugat tidak bisa menyelesaikan
pendidikan di Universitas Maju Mapan. (Pasal 53 UU ayat (1) Peradilan TUN).

IV. Kewenangan Tata Usaha Negara


1. Bahwa objek gugatan adalah keputusan produk tertulis Pejabat Tata Usaha
Negara yang bersifat konkrit, individual dan final sebagaimana ditentukan
Pasal 1 ayat (9) Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang 5 Tahun 1986 Tentang Peradian
Tata Usaha Negara.
2. Bahwa Objek gugatan telah bersifat Konkret, Individual dan Final dengan
alasan-alasan sebagai berikut:
a. Kongkret. Bahwa objek gugatan bersifat konkret karena objek gugatan
merupakan sesuatu yang berwujud, tertentu atau dapat ditentukan.
Objek gugatan yang dibuat dalam bentuk tertulis dan berisi suatu hal
tertentu berupa pemberhentian sebagai mahasiswa para Penggugat
sehingga objek gugatan telah memenuhi kriteria Konkret
b. Individual. Bahwa objek gugatan memiliki sifat Individual sebab objek
gugatan tersebut tidak ditujukan secara umum melainkan spesifik
kepada suatu hal yang dituju. Sifat Individual dari objek gugatan yang
berisi pemberhentian sebagai mahasiswa para Penggugat bersifat
Individu dikarenakan telah spesifik menyebutkan nama para Tergugat
dalam objek gugatan dengan demikian Surat Keputusan Tergugat telah
memenuhi kriteria Individual
c. Final. Bahwa objek gugatan memiliki sifat Final karena telah definitif
sehingga untuk melaksanakan segala sesuatu yang diputuskan
didalamnya sudah tidak lagi memerlukan persetujuan dari instansi
atasan atau instansi lain dan telah menimbulkan akibat hukum. Objek
gugatan terkait Pemberhentian sebagai mahasiswa para Penggugat
adalah keputusan yang tidak memerlukan persetujuan dari instansi
mana pun dan sudah dapat dilaksanakan
3. Bahwa Keputusan Rektor Universitas Negeri Maju Mapan, Nomor
617/UN45/II/2021 Tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan
sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas Maju Mapan terbbit pada tanggal
05 Februari 2021 dan Penggugat mendapat surat panggilan orang tua dari
Tergugat No. 615/65/II/2021 tertanggal 05 Februari 2021, untuk hadir
pada hari kamis tanggal 06 Februari 2021, dalam surat tersebut tertulis
perihal bahwasannya Penggugat telah melakukan berbuatan tidak terpuji
yang mengakibatkan pencemaran nama baik kampus.
4. Bahwa upaya-upaya administratif telah dilakukan oleh penggugat
sebagaimana yang diuraikan di atas. Namun demikian, sampai dengan
gugatan perkara a quo diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara
Surabaya, Tergugat tidak pernah menerima Penggugat untuk
berkoordinasi, mediasi dan atau menjawab keberatan serta upaya-upaya
administratif yang dilakukan oleh Penggugat.
5. Bahwa Berdasarkan Peraturan Mahakamah Agung Republik Indonesia
Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa
Adminstrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya Adminstratif, Pada
Pasal 2 Ayat (1) disebutkan, Pengadilan berwenang Menerima,
memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa adminstrasi
pemerintahan setelah menempuh upaya adminstratif. Dengan demikian,
patut dan sah secara hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya
berwenang menerima, memeriksa,memutus dan menyelesaikan sengketa
perkara a quo.

V. Posita/Alasan Gugatan :
1. Bahwa Penggugat merupakan mahasiswa aktif semester 5 jurusan Teknik
Elektronika Strata-1 di Universitas Maju Mapan.
2. Bahwa pada tanggal 04 Januari 2021, Penggugat hanya bermain di kos teman
Penggugat yang tertangkap oleh Polisi sektor Lawokwaru.
3. Bahwa Penggugat hanya korban salah tangkap dalam Penangkapan Teman
Penggugat oleh Polisi Lawokwaru karena diduga telah memakai atau
menyalahgunakan narkotika.
4. Bahwa Penggugat tidak mengetahui tentang teman Penggugat yang tertangkap
telah memakai atau menyalahgunakan narkotika.
5. Bahwa kemudian setelah satu bulan yaitu pada tanggal 05 Februari 2021, tiba-
tiba Penggugat mendapat surat panggilan orang tua dari Tergugat No.
615/65/II/2021 tertanggal 05 Februari 2021, untuk hadir pada hari kamis
tanggal 06 Februari 2021, dalam surat tersebut tertulis perihal bahwasannya
Penggugat telah melakukan berbuatan tidak terpuji yang mengakibatkan
pencemaran nama baik kampus.
6. Bahwa pada tanggal 06 Februari 2021, orang tua Penggugat memenuhi surat
undangan panggilan orang tua untuk memenui Rektor didampingi Kepala
Jurusan Teknik Elektronika dan Dosen Pembimbing Akademik. Namun,
ternyata bukan untuk mediasi terkait penyelesaian masalah yang ada. Akan
tetapi orang tua Penggugat lansung diberi Surat Keputusan Rektor No.
617/UN45/II/2021, tanggal 06 Februari 2021 Tentang Pemberhentian (Drop
out/ DO) Penggugat sebagai mahasiswa Universitas Maju Mapan, tanpa
memberi kesempatan Penggugat untuk menjelaskan dan melakukan
pembelaan. Karena dengan alasan telah melakukan tindakan tidak terpuji yang
mengakibatkan pencemarkan nama baik kampus.
7. Bahwa pada tanggal 08 Februari 2021, Penggugat menemui pihak RSUD Dr.
Saiful Anwar dan meminta salinan surat hasil pemeriksaan tes urine atas nama
Penggugat, dan hasilnya menyatakan bahwa Penggugat tidak positive
memakai narkotika.
8. Bahwa dalam ketentuan Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 Pasal 13 ayat
(3) Tentang Pendidikan Tinggi yang menyatakan : Mahasiswa memiliki
kebebasab akademikdengan mengutamakan penalaran dan akhlak mulia serta
bertanggung jawab sesuai budaya akademiknya. Dengan adanya Objek
Gugatan Tergugat secara langsung membatasi Penggugat untuk menggunakan
kebebsan akademiknya.
9. Bahwa selain itu, keputusan Tergugat atas objek sengketa juga bertentangan
dengan Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia
Pasal 2 yang menyatakan : Negara Republik Indonesia mengakui dan
menjunjung tinggi hak asasi manusia sebagai hak yang secara kodrati
melekat pada dan tidak terpisahkan dari manusia yang harus dilindungi,
dihormati dan ditegakkan demi peningkatan kemanusiaan, kesejahteraan,
kebahagiaan dan keceerdasan serta keadilan; Dan juga bertentangan dengan
Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Pasal 12
yang menyatakan : Setiap orang berhak atas perindungan bagi
pengembangan pribadinya, untuk memperoleh pendidikan, mencerdaskan
dirinya dan meningkatkan kualitas hidupnya agar menjadi manusia yang
beriman, bertaqwa, bertanggung jawab, berakhlak mulia, bahagia,dan
sejahtera sesuai dengan hak asasi manusia. Serta bertentangan dengan UU
No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Pasal 31 Ayat (1) yang
menyatakan : Setiap warga negara berhak mendapt pendidikan ; Karena
dengan gugatan ini diajukan Penggugat telah kehilangan hak nya untuk
memperoleh dan menyelesaikan pendidikan di Universitas Maju Mapan Kota
Malang.
10. Bahwa Objek Gugatan diterbitkan Tergugat tidak memiliki dasar yang benar
dan bertentangan dengan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik.
11. Bahwa disamping itu Tergugat telah terbukti dalam mengambil keputusan
menerbitkan Objek Sengketa tidak melalui tahapan prosedur yang jelas
sebagaimana penerapan Tata Tertib di Kampus Universitas Maju Mapan dan
tidak partisipatif karena tidak melibatkan Penggugat, Polisi Lawokwaru, Pihak
RSUD Dr. Saiful Anwar yang bersangkutan dengan permasalan yang ada.
Fakta ini membuktikan bahwa Tergugat telah melanggar Asas-asas umum
pemerintahan yang baik diantarnya asas bertindak cermat, karena dalam
menetapkan keputusan tidak melalui proses yang benar; Dan Asas-asas umum
pemerintahan yang baik yaitu asas tidak mencampur adukkan kewenangan
dalam membuat keputusan, karena Tergugat tidak memanggil dan meminta
keterangan dari Penggugat, Polisi Lawokwaru, Pihak RSUD Dr. Saiful Anwar,
serta tidak melalui persetujuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam
mengambil keputusan untuk memberikan sanksi kepada Penggugat secara
sewenang-wenang berupa Pemberhentian Studi (Drop out/DO).

VI. Petitium/Tuntutan :
Dalam Pokok Perkara/Sengketa.
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;
2. Menyatakan batal Surat Keputusan Rektor No. 617/UN45/II/2021, tanggal 05
Februari 2021 Tentang Pemberhentian Bara Rayyan sebagai mahasiswa
Universitas Maju Mapan.
3. Memerintahkan Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Rektor No.
617/UN45/II/2021, tanggal 05 Februari 2021 Tentang Pemberhentian Bara
Rayyan sebagai mahasiswa Universitas Maju Mapan.
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara.

Hormat Kami,
Kuasa Hukum Penggugat,

Ema Kristiawati, S.H, M.H.

Inggit Ratnasari, S.H.


SURAT JAWABAN TERGUGAT

Malang, 29 Februari 2021

JAWABAN TERGUGAT
DALAM SENGKETA TATA USAHA NEGARA
PERKARA NOMOR : 137/G./2021/PTUN.SBY
DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SURABAYA

Antara :

Bara Rayyan Selaku Penggugat.

Lawan

Prof. Dr. Riyan Antoni, M.Pd. Rektor Universitas Maju Mapan Malang
Selaku Tergugat.

Kepada,
Yth. Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya
Pemeriksa perkara Nomor : 137/G./2021/PTUN.SBY
di Surabaya

Dengan hormat,
Untuk dan atas nama serta guna kepentingan hukum Rektor Universitas Maju Mapan
Malang selaku Tergugat, berdasarkan surat kuasa khusus nomor 17/601.24.71/I/2021 tanggal
23 Februari 2021 kami yang namanya tersebut dibawah ini :
1. Bambang Susilo, S.H.
2. Dwi Anresti, S.H.
Kesemuanya adalah pejabat dan staff pada kantor advokat Nindi Dewa Hartanti, S.H.,
M.H. berkedudukan di Jl. R.A Kartini Nomor 120 Kota Malang dengan ini hendak
menyampaikan jawaban gugatan sebagai berikut:

I. DALAM EKSEPSI :
1. Bahwa Tergugat menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil Penggugat tertanggal 19
Februari 2021 kecuali terhadap hal-hal yang diakui secara tegas.
2. Bahwa dalil Penggugat pada poin 6 dalam pokok perkara itu salah. Pihak Tergugat
telah memberi kesempatan kepada Penggugat melalui surat pemanggilan orangtua
beserta Penggugat untuk bermediasi dan melakukan pembelaan terkait permasalahan
yang ada, akan tetapi Penggugat tidak datang dan hanya orangtua yang datang
sehingga mengakibatkan Tergugat tidak bisa bermediasi ataupun mendengarkan
penjelasan langsung dari Penggugat, yang mana akhirnya pertemuan tersebut berakhir
dengan penyerahan Surat Keputusan Rektor Universitas Maju Mapan No.
617/UN45/II/2021 kepada orangtua Penggugat.

II. DALAM POKOK PERKARA :


1. Bahwa tergugat menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil Penggugat , kecuali yang
secara tegas diakui oleh Tergugat;
2. Bahwa dalil Penggugat pada poin 6 dalam pokok perkara itu salah. Pihak Tergugat
telah memberi kesempatan kepada Penggugat melalui surat pemanggilan orangtua
beserta Penggugat untuk bermediasi dan melakukan pembelaan terkait permasalahan
yang ada, akan tetapi Penggugat tidak datang dan hanya orangtua yang datang
sehingga mengakibatkan Tergugat tidak bisa bermediasi ataupun mendengarkan
penjelasan langsung dari Penggugat, yang mana akhirnya pertemuan tersebut berakhir
dengan penyerahan Surat Keputusan Rektor Universitas Maju Mapan No.
617/UN45/II/2021 kepada orangtua Penggugat.
3. Bahwa dalil-dalil yang dikemukakan oleh penggugat itu tidak benar dan tidak
berdasarkan hukum sebagaimana alasan hukum sebagai berikut:
a. Surat Keputusan telah diterbitkan sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang
diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Isi dari Objek Sengketa juga telah sesuai dengan perundang-undangan yang
berlaku.
c. Isi dari objek sengketa juga telah sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan
yang baik, khususnya Asas Kemanfaatan karena antara Penggugat, teman
Penggugat dan mahasiswa Universitas Maju Mapan diperhatikan secara
seimbang tanpa membeda-bedakan. Dan Asas Ketidakberpihakan karena
Rektor Universitas Maju Mapan ketika menetapkan dan/atau melakukan
Keputusan dan/atau Tindakan dengan mempertimbangkan kepentingan para
pihak secara keseluruhan dan tidak diskriminatif. Dan asas Pelayanan Yang
Baik karena sebelum Tergugat mengeluarkan Surat Keputusan Nomor No.
617/UN45/II/2021 tentang Pemberhentian Penggugat sebagai mahasiswa
Universitas Maju Mapan, Tergugat memberikan dan/atau mengeluarkan surat
panggilan kepada Penggugat beserta orang tua Penggugat untuk menghadiri
surat panggilan tersebut untuk mediasi terkait perkara yang ada.
d. Maka dari itu, Tergugat menyatakan Pemberhentian terhadap Penggugat
berdasarkan alasan yang jelas dan sah.
e. Bahwa tergugat menolak untuk mencabut Surat Keputusan Rektor Universitas
Maju Mapan Nomor 976/UMM/Skep/VII/2021, tanggal 8 Januari 2021.
f. Bahwa memang benar Tergugat telah melakukan Pemberhentian secara tidak
hormat (drop out) terhadap Penggugat dengan alasan telah mencemarkan nama
baik kampus akibat berkecimpung bersama pelaku narkoba yang dapat
mengakibatkan citra Penggugat jelek dan berimbas pula terhadap nama baik
Kampus.
g. Bahwa tergugat menolak untuk mencabut Surat Keputusan Rektor Universitas
Maju Mapan No. 617/UN45/II/2021 yang diterbitkan pada tanggal 05 Februari
2021.

Maka berdasarkan segala alasan yang dikemukakan diatas, Tergugat mohon kepada
Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya agar berkenan memutuskan sebagai
berikut :

DALAM EKSEPSI
1. Menerima Eksepsi Tergugat ;
2. Menyatakan bahwa gugatan Penggugat tidak dapat diterima ;

DALAM POKOK PERKARA


1. Menolak gugatan Penggugat seluruhnya atau setidak-tidaknya menyatakan gugatan
penggugat tidak diterima ;
2. Munghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara ini.

Hormat Kami,
Kuasa Hukum Tergugat

1. Bambang Susilo, S.H.


2. Dwi Anresti, S.H.
REPLIK

REPLIK
DALAM SENGKETA TATA USAHA NEGARA
PERKARA NOMOR : 137/G./2021/PTUN.SBY

ANTARA
BARA RAYYAN
(SELAKU PENGGUGAT)

MELAWAN
Prof. Dr. RIYAN ANTONI, M. Pd.
REKTOR UNIVERSITAS MAJU MAPAN
(SELAKU TERGUGAT)

Kepada,
Yth. Majlis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya
Pemeriksa Perkara Nomor 137/G./2021/PTUN.SBY
Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya
di tempat

Dengan hormat,
Untuk dan atas nama serta guna kepentingan hukum Bara Rayyan selaku
PENGGUGAT, berdasarkan surat kuasa tanggal 12 Februari 2021 menunjuk dan
memberikan kuasa kepada Ema Kristiawati, S. H., M. H. Selaku advokat pada Kantor
Advokat dan Konsultan Hukum Ema Kristiawati, S.H., M.H. & Partners, berkedukan di Jl.
Imam Bonjol No. 35, Kota Blitar, Jawa Timur dengan ini hendak menyampaikan replik
sehubungan dengan jawaban gugatan sebagaimana yang telah disampaikan oleh
TERGUGAT tertanggal 29 Februari 2021 sebagai berikut:

DALAM EKSEPSI
1. Bahwa Penggugat dengan tegas menolak dalil-dalil Tergugat yang tidak memiliki
dasar sama sekali.
2. Bahwa Penggugat dengan tegas menolak seluruh eksepsi Tergugat.
3. Bahwa memang benar pihak Tergugat telah memberi kesempatan kepada Penggugat
melalui surat pemanggilan otang tua. Akan tetapi, tidak memberikan kesempatan
untuk bermediasi dan melakukan pembelaan melainkan langsung menyerahkan surat
Keputsan Rektor Universitas Maju Mapan No. 617/UN45/II/2021 kepada orang tua
Penggugat.

DALAM POKOK PERKARA


1. Bahwa Penggugat tetap pada gugatannya
2. Bahwa Penggugat dengan tegas menolak dalil-dalil Tergugat yang diajukan dalam
jawaban tertulis tertanggal 29 Februari 2021 Nomor 137/G./2021/PTUN.SBY, kecuali
hal-hal yang diakui secara tegas oleh Penggugat
3. Bahwa memang benar pihak Tergugat telah memberi kesempatan kepada Penggugat
melalui surat pemanggilan otang tua. Akan tetapi, tidak memberikan kesempatan
untuk bermediasi dan melakukan pembelaan melainkan langsung menyerahkan surat
Keputsan Rektor Universitas Maju Mapan No. 617/UN45/II/2021 kepada orang tua
Penggugat
4. Bahwa benar Surat Keputusan Rektor Nomor 617/UN45/II/2021, tertanggal 05
Februari 2021 tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan sebagai
mahasiswa Strata-1 Universitas Maju Mapan, telah merugikan Penggugat. (Pasal 53
UU ayat (1) Peradilan TUN).
5. Bahwa tindakan Tergugat dalam menerbitkan Surat Keputusan Nomor
617/UN45/II/2021, tertanggal 05 Februari 2021 tentang Pemberhentian (Drop
out/DO) Bara Rayyan sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas Maju Mapan, tidak
memperhatikan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu asas bertindak cermat
dan asas tidak mencampur adukkan kewenangan dalam membuat keputusan.

PENUNDAAN/PENANGGUNGAN
Menyatakan agar Pelaksanaan Surat Keputusan Rektor Nomor 617/UN45/II/2021, tertanggal
05 Februari 2021 tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan sebagai mahasiswa
Strata-1 Universitas Maju Mapan terhadap PENGGUGAT ditunda/ditangguhkan selama
pemeriksaan sengketa Tata Usaha Negara sedang berjalan sampai ada putusan pengadilan
yang memperoleh kekuatan hukum tetap.

DALAM POKOK PERKARA


1. Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya.
2. Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Rektor Nomor 617/UN45/II/2021,
tertanggal 05 Februari 2021 tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan
sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas Maju Mapan.
3. Memerintahkan Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Rektor Nomor
617/UN45/II/2021, tertanggal 05 Februari 2021 tentang Pemberhentian (Drop
out/DO) Bara Rayyan sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas Maju Mapan.
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara.

Blitar, 7 Maret 2021


Hormat Kami,
Kuasa Hukum Penggugat

Ema Kristiawati, S.H., M.H.


Inggit Ratnasari, S.H
DUPLIK

DUPLIK

DALAM SENGKETA TATA USAHA NEGARA

PERKARA NOMOR : 137/G./2021/PTUN.SBY

DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA SURABAYA

ANTARA
BARA RAYYAN
(SELAKU PENGGUGAT)

MELAWAN
Prof. Dr. RIYAN ANTONI, M. Pd.
REKTOR UNIVERSITAS MAJU MAPAN MALANG
(SELAKU TERGUGAT)

Kepada,

Yth, Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya

Pemeriksa perkara Nomor : 137/G./2021/PTUN.SBY.

Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya

di Surabaya

Dengan hormat,
Untuk dan atas nama serta guna kepentingan hukum Rektor Universitas Maju Mapan
Malang selaku Tergugat, berdasarkan suat kuasa Khusus nomor 17/601.24.71/I/2021 tanggal
23 Februari 2021 kami yang namanya tersebut dibawah ini :
1. Bambang Susilo, S.H.
2. Dwi Anresti, S.H.
Kesemuanya adalah pejabat dan staff pada kantor advokat Nindi Dewa Hartanti, S.H.,
M.H. berkedudukan di Jl. R.A Kartini Nomor 120 Kota Malang dengan ini hendak
menyampaikan Duplik sehubungan dengan Replik Sebagaimana yang telah disampaikan oleh
Penggugat tertanggal 3 Maret 2021 sebagai berikut :

DALAM EKSEPSI

1. Bahwa Tergugat dengan tegas menolak dalil-dalil Penggugat.


2. Bahwa Tergugat dengan tegas menolak seluruh eksepsi Penggugat.
3. Bahwa dalam penerbitan Surat Keputusan Rektor Nomor 617/UN45/II/2021 tentang
tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan sebagai mahasiswa Strata-1
Universitas Maju Mapan tertanggal 05 Februari 2021. Tergugat telah memperhatikan
Asas-Asas Pemerintahan yang baik yaitu asas bertindak cermat dan juga asas tidak
mencampur adukkan kewenangan dalam membuat keputusan.

DALAM POKOK PERKARA

1. Bahwa pada dasarnya Tergugat tetap menolah seluruh dalil-dalil yang diajukan oleh
Penggugat kecuali yang terang dan tegas serta dapat dibuktikan diakui kebenarannya
oleh Tergugat.
2. Bahwa seluruh jawaban yang telah Tergugat kemukakan dalam Jawaban mohon
kiranya dinyatakan termasuk dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan denga
dalil-dalil duplik yang saya ajukan ini.
3. Bahwa dalam replik Penggugat pada angka 3 dalam ekspsi adalah tidak benar, itu
hanya alasan Penggugat yang bersifat memojokkan Tergugat. Oleh karena Penggugat
tidak memahami dan bisa mencerna baik jawaban Tergugat, bahwa Tergugat tegaskan
bukan Tergugat tidak ingin memberikan kesempatan untuk bermediasi dan melakukan
pembelaan, melainkan Penggugatlah yang tidak menghadiri surat pemanggilan
orangtua dan hanya orangtuanya saja yang hadir, yang mana sepatutnya Penggugatlah
yang paling penting dalam menghadiri surat pemanggilan tersebut agar bisa
bermediasi dan melakukan pembelaan.
PENUNDAAN/PENANGGUHAN

Menyatakan agar pelaksanaan Surat Keputusan Rektor Nomor 617/UN45/II/2021 tentang


tentang Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas
Maju Mapan tertanggal 05 Februari 2021 masih terus dapat dilaksanakan sesuai dengan SK
selama pemeriksaaan sengketa Tata Usaha Negara sedang berjalan sampai ada putusan
pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap.

DALAM POKOK PERKARA

1. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya.


2. Menyatakan Surat Keputusan Rektor Nomor 617/UN45/II/2021 tentang tentang
Pemberhentian (Drop out/DO) Bara Rayyan sebagai mahasiswa Strata-1 Universitas
Maju Mapan tertanggal 05 Februari 2021 yang dikeluarkan oleh Tergugat sah.
3. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara.

Malang, 14 Maret 2021

Hormat Kami,

Kuasa Hukum Penggugat

1. Bambang Susilo,
S.H.
2. Dwi Anresti, S.H.

Anda mungkin juga menyukai