0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
236 tayangan6 halaman

5.6 Lle

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang merancang ekstraktor cair-cair countercurrent untuk memisahkan komponen dari campuran cairan. Terdapat langkah-langkah untuk menentukan jumlah tahap ekstraksi yang dibutuhkan, laju alir pelarut minimum, dan perhitungan komposisi rafinat. Contoh soal diberikan untuk memisahkan aseton dari campuran metil isobutil keton menggunakan air sebagai pelarut. Hasilnya

Diunggah oleh

rizqi wulandari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
236 tayangan6 halaman

5.6 Lle

Dokumen tersebut memberikan penjelasan tentang merancang ekstraktor cair-cair countercurrent untuk memisahkan komponen dari campuran cairan. Terdapat langkah-langkah untuk menentukan jumlah tahap ekstraksi yang dibutuhkan, laju alir pelarut minimum, dan perhitungan komposisi rafinat. Contoh soal diberikan untuk memisahkan aseton dari campuran metil isobutil keton menggunakan air sebagai pelarut. Hasilnya

Diunggah oleh

rizqi wulandari
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pertemuan 6 Prof.

Hadiyanto

LIQUID-LIQUID EXTRACTION

Contoh seperti tugas sebelumnya:


Liquid-liquid ternary fase diagram untuk isopropyl alcohol
(IPA), toluene, dan air pada 25°C tergambar seperti di
samping. Laju alir umpan adalah 100kg/hr dengan komposisi
40%berat IPA dan 60%berat toluene. Solvent murni berupa air
dengan laju alir 100 kg/hr. Tentukan jumlah dari equilibrium
stages untuk menghasilkan rafinat yang mengandung 3%berat
IPA!

Penyelesaian:
Arus adalah counter current. Umpan mengandung air dan diekstraksi dengan air,
sehingga umpan tidak berada pada sumbu y tapi agak ke kanan.
Air adalah solven dan IPA adalah solute yang diekstrak dari campuran toluene-IPA.
Rafinat yang meninggalkan ekstraktor sebagian besar adalah toluene.
Langkah 1. F dan S0 diplotkan, dan garis lurus dapat digambar mengikuti keduanya.
Kemudian, M dapat dicari dengan persamaan:
40 100
𝑥1 𝑀 = 100+100 = 0,2 𝑥3 𝑀 = 100+100 = 0,5

Dimana, M = F + S sehingga pada 𝑥1 , didapatkan


𝑥1 . 𝐹 + 𝑥1 . 𝑆
𝑥1 =
𝑀
Komposisi dari solven saat meninggalkan stage pertama berdasarkan grafik, yaitu
27.5% IPA dan 70% air.
Langkah 2. Karena counter current, maka dibutuhkan satu variabel baru yaitu Δ. Δ adalah
selisih dari yang masuk dengan yang keluar.

Garis LLE digambar mengikuti S1 ke R1, dimana garis ini menggambarkan stage
pertama. Komposisi dari rafinat meninggalkan stage pertama, yaitu 21% IPA dan 2% air.
Garis operasi digambarkan dari R1 ke Δ, yang menggambarkan solubility kurva saat
S2. Komposisi dari solven yang meninggalkan stage kedua yaitu 12% IPA dadn 86% air. Garis
LLE dapat digambarkan dari S2 ke R2 dan didapatkan rafinat dari stage 2 terdiri dari 3%
IPA. Tercapai pemisahan pada kedua stages.
Pertemuan 6 Prof. Hadiyanto

Ditentukan di akhir bahwa komposisi rafinat = 0.03 kemudian diplotkan.


Langkah 3. Perhitungan Δ yaitu F – E1. Artinya antara F dengan E1 dihubungkan dengan
garis dan akan bertemu nilai Δ.
Stage pertama. Dari nilai Δ, dapat dicari menggunakan neraca massa atau neraca
komponen nilai R1. Cara lain, S1 dengan R1 dapat dihubungkan dengan tie line sehingga
dapat diketahui R1. Jumlah stages, yaitu berapa banyak nilai R. dari grafik didapatkan jumlah
stages = 2.

Kebutuhan solven minimum.


Adalah berapa jumlah solvent yang dibutuhkan pada tiap ekstraksi sehingga ekstraksi
dapat berjalan.
Semakin kecil laju alir pelarut, biaya energi akan semakin rendah karena semakin sedikit
pelarut yang harus disirkulasikan antara ekstraktor dan kolom pengupasan. Sehingga
menyebabkan biaya pemisahan berkurang.
Namun, semakin kecil aliran pelarut maka semakin tinggi biaya modal karena lebih banyak
tahapan diperlukan dalam ekstraktor cair-cair.
Laju aliran pelarut minimum 𝑆0 𝑚𝑖𝑛 terjadi ketika LLE tie line bertepatan dengan garis operasi
yang ditarik ke titik Δ.
Perpotongan garis lurus ini dengan garis lurus melalui titik 𝑆0 dan 𝑅𝑁 memberikan Δ
minimum.
Pertemuan 6 Prof. Hadiyanto

Nilai Δ bisa berada di kiri ataupun kanan bergantung pada komposisi yang diberikan.
Bergantung nilai F lebih tinggi atau lebih rendah dari S1min.
Poin 𝑀𝑚𝑖𝑛 juga diberikan dengan intersection garis lurus yang terhubung dengan F
dan 𝑆0 . 𝑆0 𝑚𝑖𝑛 dapat dihitung dengan persamaan:
𝑀 = 𝐹 + 𝑆0 (13)
𝑥 𝑀 𝑀 = 𝑧1 . 𝐹 + 𝑥1 𝑆0 . 𝑆0 (14)
𝑧1 −𝑥1 𝑚𝑖𝑛
𝑆0 𝑚𝑖𝑛 = 𝐹 𝑥 𝑚𝑖𝑛 −𝑥 𝑆0 (15)
1 1

Design procedure.
Urutan langkah-langkah spesifik yang dirangkum untuk merancang ekstraktor cair-
cair arus balik untuk sistem terner adalah sebagai berikut:
1. Parameter yang ditentukan
a. Feed flow rate and compositions (F, z1, z3)
b. Komposisi solut pada rafinat saat meninggalkan stage terakhir (𝑥1 𝑅𝑁 )
c. Data LLE untuk sistem ternary
𝑆0
d. Rasio dari laju aliran pelarut aktual ke minimum
𝑆0 𝑚𝑖𝑛

e. Komposisi dari solven murni 𝑥1 𝑆0 , 𝑥3 𝑆0


2. Hitung laju alir solven minimum 𝑆0 𝑚𝑖𝑛
a. Tarik garis tie-line ke titik F, cari yang sejajar dengan tie-line.
b. Tarik garis dari poin 𝑆0 dan 𝑅𝑁
c. Tempatkan 𝑆1 𝑚𝑖𝑛 (perpotongan antara S dengan F) pada garis yang melewati
F.
d. Hubungkan garis dari 𝑆1 𝑚𝑖𝑛 ke 𝑅𝑁 .
e. Perpotongan garis yang melalui F dan 𝑆0 menghasilkan poin 𝑀𝑚𝑖𝑛
f. Baca komposisi 𝑥1 𝑚𝑖𝑛 di 𝑀𝑚𝑖𝑛
g. Hitung 𝑆0 𝑚𝑖𝑛 dari persamaan 15.
Pertemuan 6 Prof. Hadiyanto

3. Atur laju alir pelarut murni.


4. Hitung poin M dengan persamaan 13 dan 14.
5. Gambar garis dari 𝑅𝑁 ke M untuk mendapatkan 𝑆1 𝑚𝑖𝑛 pada kurva kesetimbangan.
6. Letakan Δ dengan menggambar 2 garis, melewati 𝑆0 dan 𝑅𝑁 , serta melewati 𝑆1 dan
F.
7. Menggunakan LLE tie-line dan poin A, buatlah:

LLE Δ LLE Δ LLE


𝑆1 𝑅1 𝑆2 𝑅2 𝑆3 …

Contoh: merancang ekstraktor cair-cair countercurrent untuk memisahkan metyl isobutyl


ketone (MIK) menggunakan air sebagai solven. Kolom beroperasi pada 25°C. Laju umpan
organik masuk 10.000 kg/h dan komposisi 45%berat acetone dan 55%berat ketone. Solvent
murni adalah air dan antara 𝑆0 adalah 2 kali 𝑆 𝑚𝑖𝑛 . Konsentrasi acetone dalam rafinat yang
meninggalkan ekstraktor adalah 2,5%berat acetone.
Penyelesaian:
Acetone sebagai solute akan dipisahkan dari MIK menggunakan air sebagai solven. Jadi,
komponen 1 adalah acetone dan komponen 3 adalah air.
• Poin 𝑅𝑁 diplotkan ke kurva keseimbangan pada 𝑥1 𝑅𝑁 = 2,5%berat acetone.
• Poin 𝑆0 diplotkan pada sudut kanan bawah diagram, karena 𝑥3 𝑆0 = 100%berat air.
Poin F diplotkan pada sumbu axis vertikal yaitu z1 = 45%berat acetone.
• LLE tie-line yang melewati F digunakan untuk menentukan poin 𝛥𝑚𝑖𝑛 dan 𝑆1 𝑚𝑖𝑛
• Gambarkan garis lurus dari 𝑅𝑁 ke 𝑆1 𝑚𝑖𝑛 dan F ke 𝑆0 .
• Perpotongan dari garis ini adalah poin 𝑀𝑚𝑖𝑛 , dengan komposisi 𝑥1 𝑚𝑖𝑛 = 24%berat
acetone.
• Laju alir minimum solven dihitung dengan:

𝑚𝑖𝑛 𝑧1 − 𝑥1 𝑚𝑖𝑛
𝑆0 = 𝐹 𝑚𝑖𝑛
𝑥1 − 𝑥1 𝑆0
0,45 − 0,24
𝑆0 𝑚𝑖𝑛 = 10.000 = 8,750
0,24 − 0
Pertemuan 6 Prof. Hadiyanto

• Laju solvent asli yaitu 𝑆0 adalah 2 kali 𝑆 𝑚𝑖𝑛 .


𝑘𝑔
𝑆0 = 2 𝑥 8750 = 17.500
ℎ𝑟
• Perhitungan M
𝑘𝑔
𝑀 = 𝐹 + 𝑆0 = 10000 + 17500 = 27500
ℎ𝑟
𝑀
𝐹. 𝑧1 + 𝑆0 . 𝑥1 𝑆0
𝑥1 =
𝑀
(10000𝑥45) + (17500𝑥0)
= = 16,4 %𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑎𝑐𝑒𝑡𝑜𝑛𝑒
27500
• Menentukan 𝑆1
Gambar garis dari 𝑅𝑁 ke M pada kurva keseimbangan. Komposisi dari solven pada
stage 1 didapatkan sesuai gambar 𝑥1 𝑆1 = 19%𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑎𝑐𝑒𝑡𝑜𝑛𝑒
𝐹 + 𝑆0 = 𝑅𝑁 + 𝑆1
10.000 + 17.500 = 𝑅𝑁 + 𝑆1
𝐹. 𝑧1 + 𝑆0 . 𝑥1 𝑆0 = 𝑥1 𝑅𝑁 . 𝑅𝑁 + 𝑥1 𝑆1 . 𝑆1
(45𝑥10.000) + (0𝑥17.500) = (2,5). 𝑅𝑁 + (19). 𝑆1
𝑘𝑔
𝑆1 = 23.100
ℎ𝑟
𝑘𝑔
𝑅𝑁 = 4.400
ℎ𝑟
Pertemuan 6 Prof. Hadiyanto

• Laju umpan aslinya 10.000 kg/hr, tapi rafinat meninggalkan unit hanya 4.400 kg/hr.
maka, recovery dari acetone, yaitu:
Acetone di umpan = 10.000 x 0,45 = 4.500 kg/hr acetone
Acetone di rafinat = 4.400 x 0,025 = 110 kg/hr acetone
Acetone di fat solvent = 23.100 x 0,19 = 4.390 kg/hr acetone recovered
4.390
Recovery of acetone = 4.500 = 0,976

Bedanya dengan grafik minimum, yaitu untuk grafik ini tidak melewati tie-line
langsung beda dengan minimum yang harus lewat tie-line.
Sehingga, didapatkan stage yang dibuat sebanyak 5 stage.

Anda mungkin juga menyukai