0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
405 tayangan16 halaman

Memahami Memori Internal Komputer

Makalah ini membahas tentang arsitektur memori internal komputer yang terdiri dari RAM dan ROM. RAM berperan sebagai memori sementara untuk menyimpan dan mengakses data secara acak, sedangkan ROM menyimpan instruksi sistem secara permanen.

Diunggah oleh

Allexa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
405 tayangan16 halaman

Memahami Memori Internal Komputer

Makalah ini membahas tentang arsitektur memori internal komputer yang terdiri dari RAM dan ROM. RAM berperan sebagai memori sementara untuk menyimpan dan mengakses data secara acak, sedangkan ROM menyimpan instruksi sistem secara permanen.

Diunggah oleh

Allexa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

ARSITEKTUR KOMPUTER
MEMORI INTERNAL

DISUSUN OLEH :

SYAHRUL SUSANTO (2020020129)


MUHAMMAD SUPRI (2020020112)
M ADHIM WARDHANA (2020020133)

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA


STMIK HANDAYANI MAKASSAR
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kita
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
serta inayah-Nya kepada kita semua. Sehingga dapat menyelesaikan makalah mata pelajaran
Arsitektur Komputer ini.

Makalah ini telah di susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai
pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini.Untuk itu kami menyampaikan
banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah
ini.

Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat serta
referensi pembelajaran maupun inpirasi terhadap pembaca.

Makassar, 19 Desember 2021


DAFTAR ISI
BAB I.........................................................................................................................................4
PENDAHULUAN.....................................................................................................................4
A. Latar Belakang................................................................................................................4
B. Rumusan Masalah...........................................................................................................4
C. Tujuan.............................................................................................................................5
BAB II.......................................................................................................................................6
PEMBAHASAN.......................................................................................................................6
A. RAM................................................................................................................................6
1. Timeline Perkembangan RAM....................................................................................7
2. Perkembangan Modul RAM.......................................................................................9
3. Cara Kerja RAM........................................................................................................11
B. ROM..............................................................................................................................11
1. Sejarah ROM.............................................................................................................11
2. Cara Kerja ROM........................................................................................................13
C. Arsitektur Memori Internal...........................................................................................13
D. Perbedaan RAM dan ROM...........................................................................................14
BAB III....................................................................................................................................15
A. Kesimpulan...................................................................................................................15
B. Saran..............................................................................................................................15
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Memori atau daya ingat merupakan sesuatu yang sangat penting bagi manusia
karena merupakan kekuatan jiwa manusia untuk menerima, menyimpan dan
mereproduksi kesan-kesan, pengertian-pengertian atau tanggapan-tanggapan. Memori
manusia dapat diolah secara sadar (concius processing) dan secara otomatis.
Pengolahan secara sadar biasanya menimbulkan tindakan – tindakan baru sedangkan
pengolahan secara otomatis biasanya menghasilkan tindakan refleks atau secara tiba –
tiba dengan waktu yang pendek.
Berdasarkan jangka waktu dan tingkat penggunaannya, terdapat 2 (dua) jenis
memori yaitu memori jangka pendek (Short Term Memory) dan memori jangka panjang
(Long Term Memory). Memori jangka pendek digunakan untuk informasi yang
temporer, biasanya dalam beberapa detik. Secara konseptual, memori jangka pendek
merupakan penyimpan informasi yang aktif, sedangkan memori jangka panjang
merupakan penyimpanan informasi yang relatif pasif. Memori jangka pendek
merupakan gerbang dari memori jangka panjang. Di dalam dunia industri, memori
sangatlah erat kaitannya dengan human performance.
Hal demikian terjadi pada arsitektur komputer, Random Acces Memory berperan
sebagai memori jangka pendek dimana data akan hiilang ketika program ditutup atau
dihentikan. Sedangkan Read Only Memory berperang sebagai memori jangka panjang
dimana datanya hanya akan hilang jika dihapus.
Makalah ini akan membahas lebih lanjut tentang memori internal yang meliputi
sejarah perkembangan , arsitektur dan cara kerja Random Acces Memory dan Read
Only Memory.

B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari makalah ini adalah:
1. Bagaimana sejarah perkembangan RAM dan ROM?
2. Apa itu arsitektur memory?
3. Bagaimana cara kerja memory RAM dan ROM?
C. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1. Mengetahui sejarah perkembangan RAM dan ROM
2. Mengetahui tentang arsitektur memory
3. Memahami bagaimana cara kerja RAM dan ROM
BAB II
PEMBAHASAN

A. RAM
Random Access Memory atau RAM merupakan salah satu bagian atau lebih
tepatnya komponen penting dalam sebuah perangkat komputer. Tidak hanya pada
komputer PC, RAM juga dibutuhkan diberbagai perangkat eletronik lain
seperti laptop hingga smartphone. RAM merupakan sebuah tipe penyimpanan
komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak
data tersebut dalam memori. Ini tentu berlawanan dengan alat memori urut seperti tape
magnetic, disk dan drum, dimana gerakan mekanikal dari media penyimpanan
memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

Meski digunakan diberbagai peralatan eletronik, tingkat kebutuhan RAM antar


perangkat memiliki tingkat yang berbeda-beda. Ambil contoh, sebuah komputer yang
menggunakan OS lama Windows 98. Maka RAM yang digunakan dalam komputer ini
tidak akan sama dengan komputer yang menggunakan OS baru Windows 7. Yang perlu
diperhatikan semakin berat aplikasi yang dijalankan, maka beban RAM akan semakin
besar. Karena pada RAM-lah untuk sementara aplikasi dan data yang tengah kamu
gunakan tersimpan tetapi tidak secara permanen.
Komponen ini pertama kali hadir pada tahun 60’an. Saat itu memori
semikonduktor belum terlalu populer mengingat harganya yang sangat mahal. Saat itu
lebih lazim menggunakan memori utama magnetic. Intel selaku perusahaan
semikonduktor memului debutnya dengan memproduksi RAM dengan jenis DRAM.
1. Timeline Perkembangan RAM
Setiap komponen teknologi pasti selalu mengalami perubahan seiring
berkembangnya teknologi. RAM pun demikian. Komponen ini mengalami
perkembangan baik bentuk, kapasitas hingga kecepatan. Untuk memudahkanmu,
berikut sejarah perkembangan RAM hingga kini:
 Tahun 1834, Charles Babbage mulai membangun pemikiran Analytical
Engine, cikal bakal komputer. Perangkat ini hanya menggunakan memori baca
dalam bentuk punch card.
 Tahun 1932, Gustav Tauschek menciptakan memori sederhana di Australia.
 Tahun 1936, Konrad Zuze mematenkan memori mekanik untuk digunakan
dalam komputer. Memori komputer sederhana ini didasarkan pada sliding bagian
logam.
 Tahun 1939, Helmut Schreyer menciptakan sebuah memori prototype
menggunakan lampu neon.
 Tahun 1942, the Atanasoff-Berry Computer memiliki 60-bit kata – kata 50
memori dalam bentuk kapasitor, dipasang pada dua drum bergulis. Untuk memori
sekunder menggunakan kartu punch.
 Tahun 1947 Frederick Viehe Los Angeles, mematenkan penemuan yang
menggunakan memori inti magentik.
 Beranjak ke era lebih modern, RAM atau Random Access memory ditemukan
oleh Robert Dennard dan mulai diproduksi secara besar-besaran oleh Intel pada
tahun 1968, jauh sebelum komputer modern pertama dibuat IBM pada tahun
1981. Dari sini lah perkembangan RAM yang kita kenal sekarang bermula. Pada
awal diciptakan, RAM hanya membutuhkan tegangan 5 volt untuk dapat berjalan
pada frekuensi 4,77 MHZ, dengan waktu akses memori sekitar 200 ns (1ns= 10
detik).
 Pada tahun 1970, IBM mulai mengembangkan memori yang dinamakan
DRAM atau Dynamic Random Access Memory. Penggunaan nama Dynamic
karena memori ini pada setiap jeda waktu tertentu, selalu memperbaharui
keabsahan informasi atau data yang tersimpan. DRAM sendiri memiliki frekuensi
kerja yang bervariasi mulai 4,77 MHz hingga 40 Mhz.
 Tahun 1987, FPM DRAM ditemukan. FPM memungkinkan transfer data yang
lebih cepat pada baris yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja
pada rentang frekuensi antara 16 Mhz hingga 66 Mhz dengan waktu akses sekitar
50ns. Selain itu, FPM mempu mengolah transfer data atau bandwidth sebesar
188,71 MB per detik.
 Tahun 1995, diciptakan EDO DRAM atau Extended Data Output DRAM. Ini
merupakan penyempurnaan dari FPM DRAM. Memori jenis ini dapat
mempersingkat read cycle-nya sehingga kinerjanya bisa meningkat hingga 20 %.
EDO memiliki waktu akses yang cukup bervariasi mulai 70 ns hingga 50 ns, dan
bekerja pada frekuensi 33 Mhz hingga 75 Mhz. Walaupun EDO merupakan versi
penyempurnaan FPM, ternyata kedua memori tidak bisa digunakan bersamaan.
EDO DRAM sendiri banyak digunakan pada sistem berbasis intel 486 dan
kompatibelnya serta Pentium generasi awal.
 Pada awal 1996 hingga 1997, mulai dikembangkan Synchronous Dynamic
Random Access Memory (SDRAM). Ada dua tipe yakni PC66 dan PC100.
Keduanya biasa terpasang pada komputer Pentium 2-3 dan membutuhkan tenaga
cukup besar.
 Tahun 1999, hadir DR DRAM atau Direct Rambus DRAM. Memori ini
mampu mengalirkan data sebesar 1,6 GB per detiknya.
 Masih di tahun 1999, dua perusahaan besar microprosesor Intel dan AMD
bersaing ketat untuk meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun, keduanya
menemui hambatan ketika meningkatkan RAM. Untuk menyelesaikan masalah
ini, dikembangkanlah DDR RAM atau Doubel Date Rate Transfer) yang awalnya
dipakai pada kartu grafis. AMD sendiri menjadi perusahaan pertama yang
menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
 Tahun 2000 ke atas, era lahirnya DDR2 RAM. RAM jenis ini menjadi yang
paling banyak digunakan di pasaran. Kamu dapat dengan mudah menemukan
RAM ini pada komputer Pentium 4 hingga yang diatasnya. Memori ini dipilih
karena hanya membutuhkan daya listrik sebesar 1,8 volt sehingga menghemat
listri atau tegangan yang masuk ke komputer. RAM jenis ini dikembangkan
secara serius pada tahun 2005.
 Tahun 2007 hingga sekarang muncul DDR3 RAM. Memori jenis ini memiliki
kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibanding DDR2. Hal ini
disebabkan memori jenis ini memakai teknologi 90 nm sehingga hanya
membutuhkan tegangan 1.5 volt saja. Memori ini memiliki kecepatan yang baik
dibanding memori – memori generasi awal.
2. Perkembangan Modul RAM
Selain berkembang dari sisi kemampuan, teknik pengolahan modul RAM juga
berkembang. Dari yang sederhana SIMM hingga RIMM. Berikut penjabarannya.
 SIMM atau Single in-line Memory Module

Chip atau modul memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori
jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki atau pin 30 dan 72 buah. SIMM 30 pin
digunakan pada jenis RAM FPM DRAM dan berkapasitas 1MB, 4MB dan 16
MB. Sedangkan SIMM 72 Pin digunakan pada FPM RAM atau EDO DRAM
dengan kapasitas 4 MB hingga 128 MB.
 DIMM atau Dual in-line Memory Module

Chip memori akan dtempelkan pada kedua sisi PCB dan saling berkebalikan.
Memori DIMM diproduki dengan jumlah kaki 168 dan 184.
DIMM 168 Pin bisa ditemukan pada FPM, EDO dan SDRAM dengan kapasitas
mulai 8 MB, 16 MB hingga 128 MB. Untuk DIMM 184 Pin hanya terpasang di
SDRAM.
 SO DIMM

Memori ini pengembangan dari DIMM namun penggunaanya untuk laptop atau
notebook. Memori ini memiliki jumlah pin 72 dan 144.
 RIMM / SORIMM
Memori ini juga pengembangan dari DIMM dan SO DIMM. Bedanya, teknologi
yang dihadirkan menawarkan kecepatan kerja yang cukup baik. Sayangnya,
kinerja ini membuat memori lebih cepat panas.
3. Cara Kerja RAM
RAM bekerjasebagai media penyimpanansementara, dan
berikutmerupakanruntutancarakerjaperangkat RAM dalam sebuah sistem kerja
komputer.
 Perintahditampung di perangkat Processor
 RAM sebagaipenyedia data membantu processor
 Kemudian RAM akanlangsungterhubungkepadaperangkat CPU
 CPU memproses da menyimansemua data atauinstruksidilayar monitor
 Instruksi dan data initersimpansecarasementara di dalam RAM.
B. ROM
ROM adalah singkatan dari‘ Read Only Memory yaitu suatu perangkat keras
pada computer atau PC yang berupa chip memori semi konduktor yang isinya hanya
bias dibaca saja. ROM tidak dapat digolongkan sebagai RAM (Random Access
Memory), walaupun keduanya mempunyai kesamaanya itu dapat diakses secara acak
atau random. ROM (Read Only Memory) berbeda dengan RAM (Random Access
Memory).
Atau biasa juga didefinisikan ROM adalah salah satu memori yang terdapat di
dalam komputer. ROM ini mempunyai sifat permanen, yang artinya program atau data
yang disimpan didalam ROM tidak mudah hilang ataupun berubah-ubah walau aliran
listrik di sudah matikan. Menyimpan data di dalam ROM biasa dipakai untuk
menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan sangat erat dengan perangkat
keras).
1. Sejarah ROM
Jenis ROM solid-state yang paling sederhana adalah usia yang sama dengan
teknologi semikonduktor itu sendiri. Gerbang logika kombinasional dapat
digunakan bersama-sama untuk mengindeks alamat memori n-bit menjadi nilai
dalam ukuran m bit (tabel pencarian). Dengan penemuan sirkuit terpadu, topeng
ROM dikembangkan. Topeng ROM terdiri dari kisi-kisi garis yang terdiri dari
kata dan garis yang terdiri dari bit yang masing-masing dipilih dari perubahan
transistor. Dengan cara ini mereka dapat mewakili tabel kueri arbitrer dan waktu
propagasi yang dapat dikurangkan.
Perkembangan selanjutnya mempertimbangkan kekurangan ini, sehingga
menciptakan memori hanya-baca yang dapat diprogram (PROM). Diciptakan
pada tahun 1956, ini memungkinkan pengguna untuk memodifikasinya hanya
sekali, secara fisik mengubah strukturnya dengan penerapan pulsa tegangan
tinggi. Ini menghilangkan masalah 1 dan 2 yang disebutkan di atas, karena
perusahaan dapat memesan sejumlah besar PROM kosong dan memprogramnya
dengan konten yang diperlukan yang dipilih oleh para desainer.
Memori hanya-baca yang dapat diprogram yang dapat dihapus (EPROM)
dikembangkan pada tahun 1971, memungkinkan isinya diatur ulang dengan
memaparkan perangkat ke sinar ultraviolet yang kuat. Dengan cara ini, poin 3
dari daftar sebelumnya terhapus.
Kemudian, pada tahun 1983, EEPROM ditemukan, 3 memecahkan konflik
nomor 4 dalam daftar karena konten dapat diprogram ulang sambil menyediakan
mekanisme untuk menerima konten eksternal (misalnya, melalui kabel serial).
Di pertengahan 1980-an Toshiba menemukan memori flash, suatu bentuk
EEPROM yang memungkinkan konten dihapus dan diprogram ulang dalam satu
operasi menggunakan pulsa listrik ribuan kali tanpa mengalami kerusakan apa
pun.
Semua teknologi ini meningkatkan keserbagunaan dan fleksibilitas ROM,
tetapi melakukannya dengan mengorbankan peningkatan biaya per chip yang
besar. Inilah sebabnya mengapa skin ROM tetap menjadi solusi murah untuk
beberapa waktu. Hal ini terjadi sampai kira-kira tahun 2000, ketika harga memori
yang dapat diprogram ulang telah turun cukup untuk mulai menggantikan ROM
yang tidak dapat diprogram ulang dari pasar.
Produk terbaru adalah memori NAND, sekali lagi dikembangkan oleh
Toshiba. Para desainer secara eksplisit melanggar praktik masa lalu, menyatakan
bahwa itu berfokus pada “menjadi pengganti hard drive” daripada menggunakan
ROM tradisional sebagai bentuk non-volatile penyimpanan utama.
Pada tahun 2007, NAND telah mencapai tujuannya, menawarkan kinerja
yang sebanding dengan hard drive, toleransi yang lebih baik terhadap guncangan
fisik, miniaturisasi ekstrem (seperti stik USB dan kartu memori MicroSD), dan
konsumsi daya jauh lebih rendah.
2. Cara Kerja ROM
Cara kerja ROM adalah dengan pengguna komputer memasukkan semua
program default kedalam chip memori ROM serta ROM secara otomatis
menyimpan program secarapermanen dan tidak dapat dihapus menjadi output
device. sebagai pengetahuan, ROM tidak bisa diutakatik karena pengisian ROM
hanya sekali selama pemakaian.
Fungsi ROM (Read Only Memory) adalah sebagai media penyimpanan
firmware, yaitu perangkat lunak atau lebih sering disebut software, yang
berhubungan dengan perangkat keras (hardware). seperti ROM BIOS, dimana
BIOS (Basic Input Output System) tersebut dapat langsung di eksekusi secara
cepat, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpanan
lainnya lebih dulu seperti yang pada umumnya terjadi pada alat penyimpanan
lain. Walaupun memori ROM hanya dapat dibaca saja, akan tetapi data pada
memori inidapat di tulis ulang.
C. Arsitektur Memori Internal
Ada 2 teknologi yang mendominasi industri memori sentral dan memori utama,
yaitu :

a. Memori Magnetic Core (tahun 1960) Sel penyimpanan yang ada dalam memori
inti dibuat dari elemen besi yang berbentuk donat yang disebut magnetic core
(inti magnetis) atau hanya disebut core saja. Para pembuat(pabrikan) yang
membuat core ini menyusun core plane bersama dengan sirkuit lain yang
diperlukan, menjadi memori banks(bank memori)
b. Memori Solid State Komputer yang pertama diproduksi untuk tujuan komersil
adaalah UNIVAC dimana :
• CPU nya menggunakan teknologi vacuum tube (tabung hampa udara)
danmenjalankan aritmatika decimal.
• Memori utamanya 1000 word (setiap word besarnya 60 bit dan menyimpan
12 karakter 5 bit)
D. Perbedaan RAM dan ROM
Perbedaannya terletak pada system kerja dan fungsinya, RAM bekerja secara
sementara dan membantu perangkat computer lainnya dengan penyimpanan program
berjalan secara sementara, sedangkan ROM bekerja secara permanen dan hanya dapat
dibaca tanpa bias diubah, dengan penyimpanan yang permanen dalam suatu perangkat.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Memory Internal adalah memory yang dapat diakses secara langsung oleh
prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau
program. Memori internal ini memiliki kelebihan dalam hal akses yang lebih mudah
karena langsung tersambung dengan perangkat dan memiliki resiko kehilangan memori
yang lebih kecil dibandingkan memori eksternal. Namun begitu karena langsung
tersambung ke perangkat dan sulit dipindah-pindahkan maka saat meng-install ulang
atau me-reset perangkat maka semua isi memori akan hilang.
RAM merupakan sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses
dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini
tentu berlawanan dengan alat memori urut seperti tape magnetic, disk dan drum,
dimana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk
mengakses data secara berurutan.
ROM adalah singkatan dari‘ Read Only Memory ‘ yaitu suatu perangkat keras
pada computer atau PC yang berupa chip memori semi konduktor yang isinya hanya
bias dibaca saja. ROM tidak dapat digolongkan sebagai RAM (Random Access
Memory), walaupun keduanya mempunyai kesamaanya itu dapat diakses secara acak
atau random. ROM (Read Only Memory) berbeda dengan RAM (Random Access
Memory).
B. Saran
Semoga setelah membaca makalah ini para pembaca lebih memahami apa itu
memori internal, RAM serta ROM.
Dan makalah ini masih jauh dari kata sempurna untuk itu kami meminta kritik
dan saran nya yang bersifat relevan.
DAFTAR PUSTAKA

1Ardi Setyawan (07018095), 2. R. (2013). APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN


TENTANG MEMORI. media.neliti.com.
Ilham Eka Putra, S. M. (2013). Teknologi media pembelajaran sejarah melalui pemanfaatan
multimedia animasi interaktif. academia.edu.
Kurniawan, A. (2013). Metode inkuiri terbimbing dalam pembuatan media pembelajaran
biologi untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kreativitas siswa SMP. Jurnal
Pendidikan IPA Indonesia, 2013 - journal.unnes.ac.id.

Anda mungkin juga menyukai