DIKLAT PERHITUNGAN CADANGAN

Oleh : 1 Andi Ilham Samanlangi

Diklat Perhitungan Cadangan

2008

PENDAHULUAN
A. PENGERTIAN DAN DEFENISI  Sumberdaya (resources);  Akukumulasi longgokaan zat padat, cair atau gas yang terdapat dialam, mengandung satu jenis atau lebih komoditas, yang diharapkan diperoleh nyata dan bernilai ekonomis.  Sumberdaya teridentifikasi (identified resourse).  Endapan, mineral, diketahui nyata, baik jenis, bentuk, kedudukan atau kuantitas dan kualitasnya. Dasarnya, petunjuk geologi, pengambilan contoh dan pengukuran teknis bermotoda.  Sumberdaya tak teridentifikasi (undiscovered resources)  Zona endapan mineral yang belum diketahui secara nyata, baik bentuk, kedudukan maupun kuantitas dan kualitasnya. Terbentuknya endapan mineral hanya diperkirakan berdasarkan teori-teori geologi secara garis besar.  Sumberdaya teridentifikasi sub ekonomi (identified sub economic resourse)  Sumberdaya (bukan cadangan) yang dapat menjadi cadangan dengan perubahan ekonomi, harga, teknologi serta tidak bertentangan dengan ketentuan hukum/ kebijaksanaan saat itu  Cadangan (reserves)  Bagian dari sumberdaya teridentifkasi dari suatu komoditas mineral yang ekonomis dan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum dan kebijaksanaan pada saat itu.  Cadangan terunjuk (demonstrated)  Sumberdaya teridentifikasi, tonase dan kadarnya diketahui darii pengukuran nyata, pengamvbilan contoh, data produksi terperinci dan proyeksi data geologi. Dibagi 2 yaitu cadanga terukur (measured) dan cangangan teridentifikasi (indicated).  Cadanga terukur (measured)  Cadangan yang kuantitasnya dihitung berdasarkan hasil pengukuran nyata. Pengukuran singkapan, paritan, terowongan dan pemboran.

Universitas Veteran R.I Makassar

Page | 2

jenis. pengukuran relative dekat dan terperinci sehingga model geolohi endapan minerala tersebut dapat diketaui dengamn jelas. tetapi sebagian besar berdasarkan kesamaan cirri subzona goelogi endapan.  Sub marginal  Sumberdaya ekonomi yang dapat bernilai ekonomi/menguntungkan. kedudukan dan kelanjutan dari longgokan akumulasi mineral serta batas-batasny belum dapat ditentukan secara tepat  Cadanga tereka (inferred)  Cadangan atau sumberdaya mineral yang diperhitungkan kualitasnya berdasarkan pengetahuan keadaan gologi. Titik-titik pengambilan contoh dan pengukurannya rtelatif tidak begitu dekat sehingga struktur.I Makassar Page | 3 . Sebagian lainnya berdasarkan proyeksi keadaan geologi setempat dengan jarak tertentu.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 Kadar dari hasil pengambilan contoh yang berpola jarak titik-titik pengambilan contoh. ketebalan. Kadar diperhitungkan berdasarkan beberapa titik pengambilan contoh dan hasil pengukuran. Begitu juga kelanjutan longgokan (akumulasi) mineral serta batas-batas endapan tersebut. komposisi. tonase dan kadarnya sebagian berdasarkan perhitungan dari pengambilan contoh atau dari data produksi.ketebalan. atau karena kemajuan teknologi sehingga mengakibatkan penekanan biaya penambangan dan pengolahannya. kadar. apabila keadaan harga komoditas tersebut pada tingkat yang menguntungkan. Universitas Veteran R. Begitu juga struktru. kedudukan dan kelanjutan dari longgokan sertabatas-batasnya dapan ditentukan dengan tepat.  Para marginal  Sumberdaya mineral sub ekonomi yang berbatasan langsung dengan cadangan yahg bernilai ekonomi menguntungkan. baik kuantitas maupun kualitasnya dibatasi tidak lebih dari 20%  Cadangan terindentifkasi (indicated)  Cadanga atau sumberdaya mineral. kadar. Tidak menguntungkan saat ini oleh ketentuan hukum dan kebijakan pemerintah yangn tidak mengijinkan pengelolaannya. Kesalahan perhitungan.

 Sumberdaya spekulatif (speculatife resources)  Sumberdaya tak teridentifikasi. London. meliputi :  Cadangan terukur (proved)  Disebut ” positives” dan ”visble”.  Cadangan boleh jadi (probable)  Apabila endapan mineral tersebut dibatasi oleh 2 atau 1 sisi pengambiilan contoh dan perluasannya berdasarkan unsur-unsur yang dapat diperkirakan. Sumberdaya ini belum diiketahui jenis dan sifatnya. Dapat menjadi sumberdaya teridentifikasi dengan eksplorasi lanjutan. 1902).  Cadangan terduga (possible)  Dikategorikan berdasarkan beberapa asumsi terdapatnya endapan mineral. menjadi Sebagian 2008 zona besar endapan berdasarkan keadaan geologi umum. KLASIFIKASI SUMBERDAYA DAN CADANGAN Klasifikasi sumberdaya dan cadangan diberbagai negara berbeda-beda tetapi yangn dikenal secara luas adalah .I Makassar Page | 4 . masih mungkin ditemukan pada zona geologi dari sumberdaya yang telah diketahui.  Klasifikasi cadangan di inggris (institution of mineng and methallurgy. B. haya diperkirakan menjadi sumberdaya.  Klasifikasi cadangan di Rusia Berdasarkan prosentase kesalahan yantg diijinkan . mineral diharapkan teridentifkasi. Cadangannya adapat diperkirakan tahap konstruksi. blok dibatasi 3 atau 4 sisi pengambilan contoh. Semula (1902) adalah endapan mineral yang dieksplorasi denga pengambilan contoh 2. Dapat menjadi sumberdaya teridentifikasi dengan eksplorasi lanjutan. Kemudian (1912) menjadi endapan mineral yang dibagi beberapa blok. 3 atau 4 sisi blok tambang. dengan baik tanpa Universitas Veteran R.Diklat Perhitungan Cadangan  Sumberdaya hipotetik (hypothetical resourse)  Sumberdaya pengambangan tak teridentifikasi.

ukuran bentuk dan mineral). Kondisi geologi juga diperhitungkan (struktur. dan wawasannya luas tentang klasifikasi cadangan Dasar klasifikasi cadangan yang usulan oleh Mc Kelvey adalah :  kenaikan tingkat keyakinan geologi  Kenaikan tingkat pelaksanaan ekonomi Universitas Veteran R. Kesalahan yang diperbolehkan tidak lebih dari 20%  Bijih terindikasi (indicated ore)  Tonase dan kadar dihitung sebagian berdasarkan pengukuran secara sfesifik. penelitian dan lubang bor.Diklat Perhitungan Cadangan Untuk kategori : A. Pertimbangan geologi dan ekonomi. pengambilan contoh dan data produksi. karena : Dianggap paling detil. lainnya dengan jarak proyeksi data geologi.  Bijih tereka (invered ore)  Tonase dan kadar dihitung berdasarkan perkiraan dan pengetahuan tentang karakteristik geologi secara umum.I Makassar Page | 5 . parit.  Klasifikasi cadangan Mc Kelvey (1973) Indonesia mengeterapkan klasifikasi cadangan Mc Kelvey.  Bijih terukur (measure ore)  Tonaase dihitung berdasarkan dimensi singkapan. sebagian kecil dari pengambilan contoh/ hasil pengukuran. B C-1 C-2 = 15-20% = 20-30% = 30-50% = 60-90% 2008  Klasifikasi cadangan di America (USBM dan USGS). Kadar dihitung berdasarkan pengambilan contoh secara detil.

Pemetaan  Tidak mutlak dilaksanakan. Pengecekan lapangan terutama bentang alamnya. 1. RUANG LINGKUP PERHITUNGAN CADANGAN  Kegiatan lapangan untuk memperolah data guna perhitungan cadangan . Pengambilan data geologi  Melalui studi literatur. 5. Masukkan dalam kantong. kondisi dan keadaan lapngan. pengambilan data geografi dan demografi.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 Ke empat klasifikasai cadangan tersebut diatas. pada dasarnya memiliki kesamaan sehingga dapat dibandingkan. untuk mengetahui topografi. lereng awal. Pengambilan contoh  Berupa : air tana ebdapan tumbuhan udara. Pengolahan data  Di lapangan (pengecekan mudah) atau dikirim kekantor termasuk pekerjaan studio. Observasi lapangan  Gambaran praktis. Perbandingan kategori dalam klasifikasi cadangan seperti tabel berikut ini Inggris Proved Probable Possible America & Mc Kelvey Measured Indicated Inferred Rusia A B dan C-1 C-2 C. jika telah tersedia peta maka hanya ploting 3. uji lab dan analisis  Ruang Lingkup Pekerjaan Perhitungan Cadangan adalah :  Menentukan cadangan raw material (satuan berat/volume)  Menentukan cadangan endapan mineral/logam (berat)  Menentukan klasifikasi cadangan Universitas Veteran R. 2. float/bt. sesuaikan dengan metodanya 4. bentang alam.I Makassar Page | 6 .

 Perkembangan teknologi geo fisika  Perkembangan teknologi kamera  Perkembangan teknologi ”sacnniong electrical microscope”  Perkembangan teknologi pemboran inti  Perkembangan teknologi informatika Universitas Veteran R. data geologi semakin luas)  Pengembangan inventarisasi bahan galian semakin detil pengembangan matematik (cubic spline)  Pengembangan pengetahuan statik (geosatistik)  Teknologi .Diklat Perhitungan Cadangan 2008 D.I Makassar Page | 7 . PERKEMBANGAN PERHITUNGAN CADANGAN Perkembangan perhitungan sumberdaya dan cadangan sangat dipengaruhi oleh pengembangan pengetahuan dan teknologi  Pengetahuan .  Pengetahuan geologi (teori.

Diklat Perhitungan Cadangan 2008 DASAR-DASAR PERHITUNGAN CADANGAN A. gas proses kimia pengujian akhir conto B. Orientasi Jumlah pengambilan contoh 3. PENGAMBILAN CONTO Defenisi . bentuk. PENENTUAN DAERAH PENGARUH Berlaku untuk : Conto material Tanah Batuan Tidak untuk : Contoh air Gas Dan tanamam Universitas Veteran R. kadar dan kedududkqan (eksplorasi) perhitungan cadangan Metoda . metoda : sifat populasi. Tujuan . Proses pengambilan sejumlah kecil dari produksi populasi (gas. tanah. Empat komponen utama pengambilan conto (spero carray) : 1. tumbuhan) mewakili sifat fisik dan kimia.mekanis) dan biaya. Proses fisik b. tergantung sifat fisiknya . Komponen fisik : a. cair padata. Komponen geologi . alat.I Makassar Page | 8 . Sifat Fisik 4. tenaga (manual. lokasi. komponen statistik . Komponen kimia : : mata bor. air. ada tyidaknya endapan bahan galian (prospeksi). preparasi. batuan. peralatan. angka/jumlah pengambilan individu massa 2.

Diklat Perhitungan Cadangan Pedoman untuk menentukan batas daerah pengaruh : 2008 a. Pedoman membagi dua sudut dan disebut juga pedoman gravitasi Daerah pengaruh titik pemgambilan conto Universitas Veteran R. pedoman pembagi garis tegak lurus yang memnbagi dua dengan jarak yang sama antara dua titik terdekat.I Makassar Page | 9 . b.

Diklat Perhitungan Cadangan 2008 Universitas Veteran R.I Makassar Page | 10 .

Untuk asumsi.  Bentuk TEBAL SEMU DAN TEBAL SEBENARNYA geometri endapan mineral sangat diperlukan.interpretasi dan melakukan perhitungan-prhitungan.I Makassar Page | 11 . Kedalaman atau ketebalan sesungguhnya dalah jarak miring pada bidang dengan kemiringan (DIP) endapan mineral tersebut.  Unsur utama pwerhitungan cadangan adalah ketebalan.  Hubungan antara ketebalan sesungguhnya dan kedalaman vertikal maupun kedalaman horizontal digambarkan seperti gambar dan persamaan berikut ini Ttr = th sin ß = tv cos ß Universitas Veteran R.  Asumsi penggambaran tiga dimensi : pada sketsa horisontal yang tergambar adalah kedalaman vertikal sedangkan pada sketsa vertikal yang terganbar adalah kadalaman horizontal. panjang.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 C. lebar dan pengamatan kadar serta faktor tonase.

sin ά) Th = tap ( cos ά . Gambar B. cos Ө + cotan ß . tan ß + tan Ө ) Ttr = tap ( cos ά .persamaannya: Ttr = tap sin (ß + Ө) Sin (ß + Ө) tth = tap Sin ß Sin (ß + Ө) tv = tap cos ß ά = sudut antar bidang sdip dan bidang arah lubang ß = dip dari endapan mineral Ө = sudut silang dari endapan mineral pada bidang true dip tap = ketebala semu ttr = ketebalan sesungguhnya th = ketebalan horisontal tv = ketebalan vertikal Umumnya terjadi penyilangan endapan mineral dengan sudut yang rerlatif runcing pad strike dan dip. Untuk mendapatkan ketebalan sesungguhnya harus dikoreksi secara grafis atau secara trigonimetri atau diagram atau tabel. Seperti pada gambar c sehingga ketebalan dihitung dengan persamaan : Ttr = tap cos ß . sin ß .Diklat Perhitungan Cadangan 2008 Ketebalan yang diukur dari pemboran adalah ketenalan semu. cos Ө ( cos ά . cos Ө + cos ß . sin Ө ) Tv = tap cos Ө ( cos ά . kedaan sederhana untuk ά = 0o. karena diukur miring terhadap strike sesungguhnya dan dip sesungguhnya dari endapan mineral. tan ß + tan Ө ) Universitas Veteran R.I Makassar Page | 12 .

Diklat Perhitungan Cadangan 2008 D. Jika selisih pembacaan pertama dan kedua lebih kecil 2%. maka nilai rata-rata dibenarkan. Pengukuran dipeta dengan peralatan planimeter dan template. Universitas Veteran R. belaketupat dan trapesium. 2. titik dan garis-garis sejajar. PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN LUAS Dihitung secara geometri atau diukur langsung pada peta. kalikan dengan skala setiap satu unit luasnya. segi empat. Perhitungan geometri dengan membagi luasan kebentuk sederhana. Jumlah semua segi empat/titik/ garis sejajar pada endapan mineral. Pengukuran dengan planimeter. Berulang-ulang minimal dua kali. Pengukuran dengan Pemplate Menggunakan pola segi empat.I Makassar Page | 13 . 1.

Universitas Veteran R. segi empat.I Makassar Page | 14 .Diklat Perhitungan Cadangan 2008 3. bela ketupat atau travesium jumlahkan dan kalikan dengan skala. Perhitungan geometri Luas endapan mineral dibagi dalam beberapa bentuk geometri segi tiga.

... Penjumlahan beberapa luasan seragam Beberapa luasan yang bentuknya dapat diseragamkam dapat dihitung luasnya dengan menggunakan rumus : a.... dibentuk oleh beberapa bentuk trapesium dan secara berurutan sebagai berikut : (A1 + A2) h Luas = Universitas Veteran R.......I Makassar (A2 + A3) h + (A3 + A4) h + + .. Page | 15 .. Rumus tarpeziodal luas daerah yang akan dihitung.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 4.

Diklat Perhitungan Cadangan 2 b...... Rumus simpson Rumus ini mengasumsikan bahwa batas-batas dari 2 2 2008 setiap penampang diwakili oleh lengkung parabolic yang melewati titik yang berurutan Luas = 1/3 h (A1 + 2Σ Aganjil + 4 Σ Agenap + A2) c...... Rumus gabungan trapesiodal dan simpson (A1+An) Las = h [ 2 + A2 + A3 + A4 + .. + An-1] d....I Makassar Page | 16 . Metoda ambil dan buang Universitas Veteran R.

Variasinya bergantung pada bentuk dan metoda perhitungan cadangan.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 PERHITUNGAN VOLUME Prinsipnya perkalian panjang . lebar dan tebal  Perkalian luas dan ketebalan  Perkalian luas dan jarak antara penampan BALOK KERUCUT Universitas Veteran R. lebar dan ketebalan.I Makassar Page | 17 . Cara Sederhana Cara sederhana dalam perhitungan volume adalah :  Perkalian panjang .

Ln = luas atau luas penampang ke 1. 2….Diklat Perhitungan Cadangan 2008 V= lxpxl SILINDER V=1/3txL SETENGAH BOLA V= t x l V= 4/6π r3 Keterangan: V = volume L1.n t = tebal/tinggi jarak antar penampang r = jari-jari lingkaran Bentuk-bentuk geometri sederhan adalam perhitungan volume.I Makassar Page | 18 . L2…. Universitas Veteran R.

I Makassar Page | 19 . L1 V = t 2 Rumus Frustum Seperti kerucut terpancung. (L1 + L2) V = t 2 Rumus Gabungan Penampang Rumus Dua Penampang ( End Area ) 2008 Apabila L1 dan L2 relatif sama jika luasnya berbentuk lingkaran maka akan Untuk beberapa penampang L1. yaiu L1= < 0.terletak pada perbedaan luas L1dan L2.Diklat Perhitungan Cadangan 2. V 7. = t/3 ( L1 + 2L2 + √L1+L2) Rumus Prismoidal Pada endapan yang menyempit / mengembang. V = ( L1 + 2L2 + 2L3 + 2L4 +………. Lm adalah luas rata-rata penampang tambahan kontruksi dalam.5 L2.L3 dan Ln dengan perbedaannya hampir sama. L2. Rumus Kerucut ( Cone ) Apibila salah satu penampangnya dianggap titik (nol). perbedaannya dengan silindris. menyerupai bentuk silindris. Jika luas alasnya lingkaran maka menyerupai bentuk kerucut. L1 V = t 3 Rumus Baji ( Wedge ) Apabila salah satu penampang dianggap garis. V = t / 6 ( L1 + 4Lm + L2 ) Universitas Veteran R.+ An ) t/2 4. sehingga dapat dikatakan bentuknya membaji.

Rata-rata biasa K1 + k2 + k3 + k4 +……. core sampling dan channel sampling. Tebal (t) (t1 x k1) + (t2 x k2) + (t3 x k3) +……+ (tn x kn) Cav = t1 + t2 + t3 +……. Pembobotan satu dimensi Contoh pada test pit.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 F..I Makassar Page | 20 . Satu dimensi beda dua dimensi lainnya dianggap sama.+ kn Cav = n 2.. PERATAAN DAN PEMBOBOTAN KADAR Kadar suatu titik conto diasumsikan mewakili suatu luasan.+ tn Universitas Veteran R. a. 1.Perataan kadar dengan cara rata – rata biasa dan pembobotan.

+ (ln x tn) b.+(pn x kn) Cav = P1 + p2 + p3+………+pn 3. Panjang (p) (p1 x k1) + (p2 x k2) + (p3 x k3) +…. Pembobotan Tiga Dimensi a. Volume dalam satuan cm3 atau m3 (V) (V1 x k) + (V2 x k2) + (V3 x k3) +………+ (Vn x kn) Cav = V1 + V2 + V3 +…………………+ Vn b. Volume dalam satuan liter (lt) (lt1 x k1) + (lt2 x k2) + (lt3 x k3) + ……+ (ltn x k2) Cav = Lt1 + lt2 + lt3 +………………+ ltn 5. Panjang (p) dan Tebal (t) (p1 x t1 x k1) + (p2 x t2 x k2) +…+ (pn x tn x kn) Cav = (p1 x t1) + (p2 x t2) +…………+ (pn x tn) c Luas (A) (A1 x k1) + (A2 x k2) + (A3 x k3) +…+ (An x kn) Cav = A1 + A2 + A3 +………+ An 4. Pembobotan Berat (b) Universitas Veteran R. Lebar (l) (l1 x k1) + (l2 x k2) + (l3 x k3) + ….I Makassar Page | 21 .Diklat Perhitungan Cadangan 2008 b.+ (ln x k2) Cav = li + l2 + l3 +……….+ ln c. Lebar (l) dan tebal (t) (l1 x t1 x k1) + (l2 x t2 x k2) + (l3 x t3 x k3) +…+(ln x tn x kn) Cav = (l1 x t1) + (l2 x t2) +……. Pembobotan dua dimensi a.

I Makassar Page | 22 .Wc + s.Ws Cav= Vt Wt 2008 Vc = Volume core Vs = Volume sludge Berdasarkan volume: c. Pembobotan Pada Core dan Sludge Jika : c s = Kadar core = Kadar sludge Vt = Volume total atau Vc + Vs Wc = Berat core Ws = Berat sludge W = Berat total atau Wc + Ws Berdasarkan berat: c. Vs Cav = Universitas Veteran R.Diklat Perhitungan Cadangan (b1xk1) + ( b2xk2) + (b3xk3) +………+ (bnxkn) Cav = b1 + b2 + b3 + ……………+ bn 6.Vc + s.

Metoda eksplorasi: Universitas Veteran R.Diklat Perhitungan Cadangan 2008 PENENTUAN METODE DAN PROSEDUR PERHITUNGAN CADANGAN A. Prinsipnya:    pilih metoda yang sederhana mudah dilaksanakan ketelitian sesuai tujuan. geologi dan tahap eksplorasi. PENENTUAN METODE PERHITUNGAN CADANGAN Sampai sekarang tidak ada ketentuan yang pasti.I Makassar Page | 23 . Tahapan eksplorasi:  Eksplorasi pendahuluan  Eksplorasi detil  Eksplorasi lanju 3. sehingga prosedurnya lebih rumit dan memerlukan waktu yang lama. Perhitungan cadangan pada tahap eksplorasi pendahuluan berbeda dengan tahap eksplorasi detil dan eksplorasi lanjut. Tujuan perhitungan:  Untuk invertarisasi  Untuk konstruksi  Untuk penambangan 2.  Pertimbangan penentuan metoda perhitungan cadangan: 1. Untuk konstruksi atau perancangan tambang diperlukan akurasi perhitungan cadangan yang tinggi. jumlah conto dan “support” Untuk invertarisasi/percadangan suatu prospek maka tidak perlu menggunakan prosedur yang rumit dan waktu lama. Berbeda metoda eksplorasi dan tingkat kepercayaan data (jarak pengambilan conto.

Distribusi kadar sederhana. Distribusi kadar komplrks 6. panjang.  Besarnya cadangan dinyatakan Universitas Veteran R.I Makassar Page | 24 . PROSEDUR PERHITUNGAN CADANGAN Dimulai dari data eksplorasi yang telah terkumpul sampai akhirnya dapat diketahui besarnya cadangan. Jenis bahan galian:  Mineral bijih  Mineral non bijih 5.  Geometris kmpleks. volume) 8. Klasifikasi bahan galian:  Geometri sederhana  Distribusi kadar sederhana  Distribusi kadar kompleks  Geometri kompleks. Waktu dan biaya yang tersedia B.Diklat Perhitungan Cadangan  Cara tidak langsung  Cara Langsung 4. Data yang diperoleh:  Pola pengambilan conto (teratur atau tidak teratur)  Jarak pengambilan conto satu dengan yang lainnya  Dentitas pengamatan  Jumlah dan Berat conto  Support (titik. Pengamatan geologi: 2008  Jenis bahan galian (mineral bijih atau mineral non bijih)  Letak endapan mineral  Bentuk endapan mineral  Ukuran endapan mineral 7.

Penentuan dan perhitungan parameter cadangan  Kedalaman  Ketebalan  Luas  Kadar : Lapisan tanah penutup Endapan mineral : Lapisan tanah penutup Endap an mineral : Daerah pengaruh tiap titik/poligon Daerah penyebarab endapan 2008 : Mineral berharga/bijh dalam row material Metal/logam dalam mineral berharga/bijih Metal/logam dalam row material  Volume  Tonage factor  Berat : Berat raw material Berat mineral berharga/bijih Berat metal Universitas Veteran R.Diklat Perhitungan Cadangan  Volume dan berat raw material  Volume dan berat mineral berharga/biji  Volume dan berat metal  Secara umum prosedurnya meliputi : 1. Analisis data eksplorasi  Penilaian informasi geologi  Penilaian data eksplorasi  Metoda pengambilan conto  Penggambaran endapan mineral  Letak  Ukuran  Bentuk  Penyebaran kadar 2. Ploting data eksplorasi ke peta penyebaran endapan mineral 3.I Makassar Page | 25 . Pemilihan metoda perhitungan cadangan 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful