Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
[Ey rencxopenn aN
4. Pengertian Kode Akun
Akun adalah suatu media ee ema ransat:
ngekibatkan perubahan aktiva, utang, mo.
keuangan yang mel yode adalah suatu rangka (frame
pen na atau huruf atau kombinasi angka a
i | )
Ter ciate harioal tanda pera Ga i sebelumny,
telah dibuat. Kode ini memudahkan identif! an pembedaa,
elemer-elermen yang ada di dalam suatu klasifikasi Pengkodes,
akun adalah suatu kerangka yang menggunakan angka, hury,
atau kombinasi angka dan huruf untuk memberikan tanda
terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat
Pengolahan data akuntans! sangat bergantung pada
penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan,
menyimpan, dan mengambil data keuangan. Penggunaan kode
akun akan mempercepat pencarian akun yang akan diisi dengan
informasi dalam proses posting. Dalam hal tertentu, penggunaan
kode rekening akan mengurangi pekerjaan penulisan identitas
rekening.
2. Tujuan Pengkodean Akun
Dalam sistem pengolahan data akuntansi, kode merenuhi
berbagai tujuan sebagai berikut.
a. Mengidentifikasi data
Data akuntansi perlu diberi identifikasi secara unik agar
dapat dilakukan pencatatan, klasifikasi, penyimpanan, dan
pengambilan data tersebut dengan benar. Jika perusahaan
memiliki 300 debitur, nama debitur bukanlah alat identifikasi
yang baik untuk mencatat transaksi yang bersangkutan
dengan tiap debitur.
b. Meringkas data
Kode menjadikan data akuntansi lebih ringkas sehingga
Jukan lebih sedikit ruang dalam pencatatannya. Dalam
tan transaksi penjualan, bagian Akuntansi tidak
enuliskan nama rekening Harga Pokok Penjualan
ediaan Produk Jadi, tetapi cukup menuliskan kode
kening tersebut dalam Jurnal Umum.
sifikasi akun
ifikasi berarti mengelornpokkan atau menggolongkan
Ontohnya, daerah Semarang diberi kode 24. ftu
semua faktur penjualan untuk transaksi penjualan
i di Semarang akan diberi kode 24. Hal ini
ngklasifikasian informasi penjualan menurutmenyampaikan makna
engan kode, kita dapat menyampaikan
permakna tertentu, Jika mobil Daerah meets yang
ang dimulal dengap huruf H, maka sebuah eth —
kodenya dimulai dengan angka H akan bermakna Pp eae
bagi orang yang memahami sistem pemberian kode Lae
Ut
Kode angka urut numerik
Kode numerik adalah cara pemberian kode akun dengan
menggunakan nomor secara berurutan sesuai de
diinginkan. eee
Karakteristik kode numerik
1) Akun diberi kode dengan angka urut, dari angka kecil
ke angka besar.
2) Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Rekening
dengan kode 1 sampai 9 memiliki 1 angka dalam kode
rekeningnya, sedangkan rekening dengan kode 10
sampai dengan 99 memiliki 2 angka, sedangkan rekening
dengan kode 100 sampai 999 memiliki 3 angka dalam
kode rekeningnya, dan seterusnya.
[Kode Akun Nama Akun
100 Kas
101 Bank
102 Piutang Usaha
103 Wesel Tagih
104 Perlengkapan
121 Tanah
122 Gedung
123 Akumulasi Penyusutan Gedung
124 Peralatan Kantor
201 Utang Dagang
210 UtanKas
Bank
Piutang Usaha
Wesel Tagih
Perlengkapan
Tanah
Gedung
Akumulasi Penyusuitan Gedung
Peralatan Kantor
Utang Dagang
Utang
e. Kode kelompok
Kelompok akun
Golongan akun
Subgolongan akun
Jenis akun
Angka pertama
Angka kedua
Angka ketiga
Angka keempat
Pengelompokan akun secara lengkap beserta kode Masing-
masing dengan menggunakan tiga angka, maka angka
pertama menunjukkan komponen, angka kedua menunjukkan
kelompok akun, dan angka ketiga Menunjukan jenis akun
Aktiva
11 Aktiva Lancar
111 Kas
712 Bank
113 Piutang usaha
114 Perlengkapan
12 Aktiva Tetap
Ekuitas ]
31 Modal pemilik |
Pendapatan Operasional
411 Pendapatan jasa salon
= as 412 Pendapatan sewa kostum
Pendapatan Non-O;
123 Akm. Peny. Gedung pal n-Operasional
421 Pendapatan bunga |
422 Laba atas penjualan kosmetik
Beban
Beban Operasiona!
511 Beban gaji administrasi umum
124 Perlatan
|
n 312 Beban gaji ian salon |
gka Panjang Beban st
potik 521 Beban bunga
322 Rugi atas penjualanpengkodean Angke
palam metode pemberian kode ini, akun dikelompokkan
menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan satu
lok angka yang berurutan untuk memberi kodenya. Penggunaan
kode Angka Blok ini dapat mengatasi kelemahan Kode Angka
urut, Untuk menghadapi kemungkinan perluasan akun, dalam
setiap angka blok disediakan angka cadangan Perluasan, sehingga
perluasan kode akun hanya akan memengaruhi pemberian kode
akun dalam blok yang bersangkutan.
‘
a. Tiap kelompok diberikan satu blok nomor
Kode Kelompok
100-199 Aktiva
200 - 299 Kewajiban
300 - 399 Ekuitas
400 - 499 Pendapatan
500 — 599 Beban
Dalam metode pemberian kode ini, akun dikelompokkan
menjadi beberapa golongan dan setiap golongan disediakan
satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya.
Penggunaan Kode Angka Blok ini dapat mengatasi kelemahan
Kode Angka Urut. Untuk menghadapi kemungkinan
perluasan akun, dalam setiap angka blok disediakan angka
cadangan perluasan sehingga perluasan kode akun hanya
akan memengaruhi pemberian kode akun dalam blok yang
bersangkutan.
Kode Akun Nama Akun
1-24 Aktiva Lancar
25-39 Investasi Jangka Panjang
40-69 Aktiva Tetap Berwujud
70-79 Aktiva Tidak Berwujud
80-99 Aktiva Lain-Lain
100-124 Utang Lancarsusunan dan kode rekening
Kode Angka Blok.
Berikut ini rincian
menggunakan
Gengs,
Kas Bank
Investasi Sementara |
Piutang |
Cadangan Kerugian Piutang
Persediaan Produk Jadi
Persediaan Produk dalam Proses
Persediaan Bahan Baku dan Bahan Penolong
Beban Dibayar di Muka |
Aktiva Lancar Lain
Investasi Jangka Panjang
Investasi Jangka Panjang-Saham
Investasi Jangka Panjang-Obligasi
Investasi Jangka Panjang-Deposito Berjangka
40-69 Aktiva Tetap
Berwujud
40
41
42
43
44
45
46
47
48
70-79 Aktiva Tidak
Berwujud
Tanah
Gedung
Akumulasi Depresiasi Gedung
Mesin
Akumulasi Depresiasi Mesin
Peralatan
Akumulasi Depresiasi Peralatan
Aktiva Tetap Lain
Akumulasi Depresiasi Aktiva Tetap Lain
Goodwill
Beban Pendirian
Merk dan Cap Dagang
Paten
tiva Lain-Lain
Jaminan PLN
Jaminan TelkomKode Akun Nama Akun
oo-124 utang Lancar ee or aul
100 Utang Dagang
‘01 Utang Pajak
402 Utang Gaji dan Upah
103 Utang Biaya
110 Pendapatan yang Diterima di Muka
124 Utang Lancar Lain-Lain
125-129 Utang Jangka
Panjang
125 Utang Jangka Panjang-Bank
126 Utang Jangka Panjang-Obligasi
127 Utang Jangka Panjang-Lembaga Kredit
Lain
bac Modal
130 Modal Saham
140-169 Pendapatar/
Penjualan
140 Penjualan Produk A
141 Pendapatan/Penjualan Produk B
[470-199 Harga Pokok
Penjualan
170 Harga Pokok Penjualan Produk A
171 Harga Pokok Penjualan Produk B
200-299 Biaya Produksi
200 Biaya Bahan Baku
220 Biaya Tenaga Kerja
240 Biaya Overhead Pabrik-Sesungguhnya
260 Biaya Overhead Pabrik-yang Dibebankan
300-349 Biaya
Administrasi
dan Umum
" an Administrasi dan UmumBeban Bunga
Rugi Penjualan Surat Berharga
Aktiva Tetap
Laba-Rugi
b. Tiap geaasnh eiberiken
Aktiva lancar
“700 - 149
150-199 Aktiva tetap
200 - 249 Kewajiban lancar
250-299 Kewajiban jangka Panjang
300 - 349 Ekuitas
449 Pendapatan usaha
450-499 Pendapatan di luar usaha
500 - 549 Beban usaha
550 - 599 Beban di luar usaha
c. Tiap jenis diberikan satu nomor kode
Kas
Piutang Usaha
150 Peralatan
151 Kendaraan
201 Utang Usaha
202 Wesel Bayar
250 Utang Obligasi
251 Utang Hipotik
300 Modal
401 Pendapatan
451 Pendapatan di Luar Usaha
Beban Gaji
Beban Perlengkapan
n Akun Kode Angka Desimal
imal berarti persepu juhan. Kode Angka Desimal member!
igka terhadap klasifikasi yang membagi kelompok menjadi
im 10 subkelompok dan membagi subkelompok menjadi
um 10 golongan yang lebih kecil dari subkelompok
Pemberian kode dengan Kode Angka-Desimal ini memiliki
tik sebagai berikut:rekening diberi kode dengan angka yang berurutan, dari
angka kecil ke angka besar. ;
pb. Jumlah angka (digit) dalam kode tidak sama. Klasifikasi besar
memiliki jumlah angka yang lebih sedikit bila dibandingkan
dengan klasifikasi serinciannya.
<. Perluasan Klasifikasi pada suatu rekening dilakukan dengan
maksimum pemecahan tidak lebih dari 10. Pemberian kode
perluasannya dilakukan dengan menambahkan 1 angka di
sebelah kanannya.
Contoh:
1 Persediaan
1.1 Persediaan Produk Jadi
1.2 Persediaan Barang Dalam Proses
4.3 Persediaan Bahan Baku
1.9 Persediaan Lain-lain
Persediaan Bahan Baku dibagi menjadi maksimum 10 golongan:
Aaa Bahan Baku Kayu
4.3.2 Bahan Baku Bambu
1.3.3. Bahan Baku Jerami
4.3.4. Bahan Baku Lain-lain
Persediaan Bahan Kayu dibagi menjadi maksimum 10 golongan:
1.3.1.1. Bahan Baku Serat Panjang Ex USA
4.3.1.2 Bahan Baku Serat Panjang Ex Jepang
13.1.3 Bahan Baku Serat Panjang Ex Brasilia
1.3.1.4 Bahan Baku Serat Pendek Ex USA
1.3.1.5 Bahan Baku Serat Pendek Ex Jepang
1.3.1.6 Bahan Baku Serat Pendek Ex Brasilia
1.1.1.1.1Bahan Baku Serat Kayu Lain-lain
6. Pengkodean Akun Kombinasi Angka Huruf
Kode kombinasi an'
ngka yang di mukanya
ka huruf yaitu setiap akun diberi kode
dicantumkan huruf singkatan kelompok
fancar, ATL singkatan dari
an dari modal.
kukan dengan menggunakanAktiva
Aktiva Lancar
Kas.
Aktiva Tetap
Kewajiban
Kewajiban Lancar
Kewajiban jangka Panjang
Ekuitas
Pendapatan
Beban
Aktiva
Aktiva Lancar
Kas
Piutang Usaha
Perlengkapan
Kewajiban
Kewajiban Lancar
Utang Usaha
Utang Wesel
Utang Gaji
fy MEKANISME PENDEBITAN DAN
PENGKREDITAN
1. Pendebitan dan Pengkreditan
Aturan pendebitan dan pengkreditan dalam akuntansi adalah
sebagai berikut:
a. Semua akun yang termasuk dalam k
i a elompok akun aset,
jika bertambah nilainya, dimasukkan ke sisi Debit dan jika
erkurang nilainya dimasukkan ke dalam sisi Kredit
a berkurang nilainya dimasukkan ke dalam sisi Debit
akun yang termasuk dalam kel
rtambah nilainya, dimasukkan ke
urang nilainya, dimasukkan ke hi ot dan jike
pendapatan/penjualan, jika bade ee
asukkan ke sisi Kredit dan jika bei ah nilainya,
sukkan ke sisi Debit. Urang nilainya,
lompok akun modal,untuk semua akun yang termasuk dalam kelompok akun
peban, jike bertambah nilainya, dimasukkan ke sisi Debit dan
- berkurang nilainya, dimasukkan ke dalam sisi Kredit.
sein dividen, jika bertambah nilainya, dimasukkan ke sisi
pebit dan jika berkurang nilainya, dimasukkan ke sisi Kredit.
Aturan Pendebitan dan pengkreditan dan saldo akun Buku
Besar.
Jenis Akun Bertambah Berkurang
Harta (Assets) Debit Kredit
Utang (Liabilities) Kredit Debit
Modal (Capital) Kredit Debit
Penghasilan (Income) Kredit Debit
Beban (Expense) Debit Kredit
Prive (Drawing) Debit Kredit
Jurnal Umum adalah formulir khusus yang dipakai untuk mencatat
setiap bukti pencatatan, berupa pendebitan dan pengkreditan,
secara kronologis beserta penjelasan-penjelasan yang diperlukan
dari transaksi-transaksi tersebut.
Sebelum menjurnal, terlebih dahulu harus disiapkan peralatan
yang diperlukan, antara lain: bukti transaksi yang sah sebagai
sumber pencatatan, buku jurnal, alat tulis, alat bantu hitung
(kalkulator), formulir rekapitulasi jurnal. Buku jurnal diperlukan
jika Anda mengerjakan jurnal secara manual karena dalam sistem
_ yang sudah terkomputerisasi buku jurnal manual sudah tidak
diperlukan. Setelah menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk
meniurnal, sel : asi data transaksi yang terdapat
ficatat dalam jurnal.
dalam proses identifikasi
erurutan karena jurnal
rsifat kronologis.
memuat informasi yang
. Contohnya, dalam jurnal
vormasi tentang syarat
a, serta nomor faktur yanga ie
vo sus ees pada perusahaan dagang adalah sebagai berikut:
ae, ca - or ues aera untuk mencatat pembellan barang
ee . ita ingin m ian lai i
aot Perea ehan, IN mencatat pembelian Jain, buku pembelian
jurnal penjualan (sales journal), dipakai unt i peni
Bear cacare Kinet, tuk mencatat transaksi penjualan barang
ural penerimaan kas (cash receipt journal), dipakai untuk mencatat penerimaan kas
dari segala sumber penerimaan (semua transaksi yang bersifat menambah kas),
d, Jurnal pengeluaran kas (cash payment journal), digunakan untuk mencatat semua
pengeluaran (pembayaran) kas ke berbagai pos pengeluaran.
PENILAIAN PENGETAHUAN
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi
tanda silang (x) pada jawaban a, b, c, d, atau e!
4. Suatu kerangka yang menggunakan angka, huruf, atau kombinasi angka dan huruf
untuk memberikan tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat disebut
A. pengkodean D, pencatatan transaksi
B. pengkodean akun E. penggolonan akun
C. prosedur pencatatan
2, Suatu rekening atau transaksi yang dikelompokkan berdasarkan daerah dengan cara
pemberian kode tertentu untuk memudahkan dalam pencatatan akuntansi disebut
D. mencatat transaksi
A. meringkas data
menyampaikan makna
B. mengklasifikasi akun E
€. menyampaikan data
Karakteristik pemberian kode akun dengan menggunakan angka urut dari angka
terkecil ke angka besar disebut pengkodean . .
A. nomor angka urut D. kode kelompok
B. akun angka blok E. huruf dan angka
C. angka desimal
kode akun dengan mengelompokkannya menjadi beberapa
gan disediakan akun blok angka yang berurutan disebut
D. kode kelompok
—. angka dan huruf
ingka dengan membagi kelompok menjadi maksimum
subkelompok tersebut menjadi maksimum 10 golongan
makun....
Iproses Entry journal —_Dp. kode kelompok
&. — huruf dan angka
ngaksi secara kronologis berdasarkan tanggal terjadiny, ,
sal Beet hiros Taga
gst jsebu he ‘
al i al D._ instruktif
E. _perintah
stan dalam jurnal adalah hasil analisis transaksi berupa Pendebitan ie
kreditan akun yang terpengaruh. Hal ini salah satu fungsi jurnal yang Alsety
AgsI .. .
A. historis D. _instruktif
B. pencatatan E. _informatif
C. analisis
8. Pencatatan dalam jurnal dengan perintah untuk mendebit dan mengkredit akun Sesuai
dengan catatan dalam jurnal yang tidak hanya sebatas dokumen transaksi dalam
Perusahaan, merupakan salah satu fungsi jurnal yang disebut fungsi . . .
A. pencatatan D._ informatif
B. analisis E. kegiatan
C._ instruktif
9. Catatan dalam jurnal memberikan penjelasan mengenai transaksi yang terjadi. Hal ini
merupakan salah satu fungsi jurnal yang disebut fungsi . . . .
A. analisis D, pencatatan
B. _ instruktif E. penggolongan
C. informatif
10. Bentuk jurnal yang terdiri dari kolom tanggal, nomor kode bukti transaksi, keterangan,
reference, debit, dan kredit adalah... .
A. Jurnal Umum D. Jurnal Pembelian
B. Jurnal Khusus E. Jurnal Penjualan
C. Rekapitulasi Jurnal
Permudah dal, tin
terlebih dahulu harus dibuat Ae ieee ses ting
D. industri ekstraktif
E. industri Agrariskegiatan_ bisnisn ' ae
rusahaan yang ya membeli barang untuk dijual kembali
13. Petrggan tana mengubah kembali bentuk fisk barang tersebut disebut ae
en dos D. industri ekstraktif ater
ees E. industri agraris
c__ industri manufaktur
— harga yang diberikan penjual kepada pembeli karena pembeli memenuhi
14. ;
syarat pembayaran yang ditetapkan sebelumnya dicatat dalam akun
a, Retur Pembelian D. Potongan Penjualan
g, Potongan Pembelian E. Harga Pokok Penjualan
c. Retur Penjualan
15. Akun yang digunakan untuk mencatat potongan harga yang diterima dari penjual
karena memenuhi syarat pembayaran yang ditetapkan penjual adalah... .
A. retur pembelian — D. beban angkut penjualan
g. potongan pembelian E, harga pokok penjualan
Cc. beban angkut pembelian
46. Pajak Pertambahan Nilai yang dibayar pembeli karena memperoleh barang kena pajak,
dan/atau perolehan jasa kena pajak, dan/atau perolehan pemanfaatan barang kena
pajak adalah... .
A. Retur Pembelian D. Pajak Masukan
B. Potongan Pembelian E. Pajak Keluaran
C. Potongan Penjualan
17. Pajak Pertambahan Nilai yang wajib dipungut oleh Pengusaha kena Pajak yang melakukan
penyerahan barang kena pajak, penyerahan jasa kena pajak, ekspor barang kena pajak
berwujud, ekspor barang kena pajak tidak berwujud adalah... .
A. Beban Angkut Pembelian D. Pajak Masukan
B. Potongan Pembelian E. Pajak Keluaran
C. Potongan Penjualan
akan untuk mencatat transaksi pengembalian barang yang sudah
18. Akun yang digun
an karena tidak sesuai dengan pesanan atau rusak adalah akun
dibeli dari penjual
D. Perusahaan Manufaktur
A. Pembelian Barang Dagang
E, Biaya Angkut Pembelian
B. Retur Pembelian
C, Perusahaan Dagang
atat harga beli atau harga pokok barang dagang
adalah akun... .
D. Harga Pokok Pembelian
E. Biaya Angkut Pembelian
atat biaya transportasi barang yang dibeli dari
D. Perusahaan Manufaktur
E. Biaya Angkut Pembelian
ty Journalbiaya transportas! pengiriman barang ;
D. Biaya Angkut Pembeliay,
E. Biaya Angkut Penjualan
kai untuk mencatat transaksi pembelian barang daga,
Ya,
D. General Journal
E. Sales Journal
Bsus yang dipakai untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangs,
kredit adalah . . .
Sales Journal
B. Purchase Journal
C. Cash Receipt Journal
Jurnal khusus yang dipakai untuk mencatat seluruh penerimaan kas dari segala sump,
penerimaan adalah
A. Purchase Journal D. Memorial Journal
B. Cash Receipt Journal E. General Journal
C. Cash Payment Journal
25. Jurnal khusus yang dipakai untuk mencatat semua pengeluaran kas ke berbagai macam
pengeluaran adalah
A Cash Receipt Journal D. Single Balance Ledger
B. Cash Payment Journal E. Double Balance Ledger
C. Memorial Journal
D. Cash Payment Journal
E. General! Journal
26. Pembelian barang dagang yang dibeli dengan syarat pembayaran la “aq dicatat
dalam jurnal
A. Purchase Journal D. Cash Receipt Journal
B. Sales Journal E. Memorial
C. Cash Payment Journal
27. Pengiriman kembali atas barang dagangan yang dibeli karena rusak kepada penjual
000,00, dicatat dalam Jurnal Umum sebagai berikut
embelian kredit masing-masing Rp400.000,00 Cr
etur pembelian kredit masing-masin
Be i 9G Rp400.
ebit, utang kredit masing-masing mmiDGc De
lian debit, pembelian kredit Masing-masing Rp4o0 000.00
atas barang dagangan yang dijual pad
: a
0.000,00, dicatat dalam Jurnal ene ene (faktur
_ erikut . 2. .
ualan kredit masing-masing Rp800.000,09
in debit, penjualan kredit masing- :
ebit, piutang kredit masing-ma:
it, piutang kredit masing
Masing Rp800 000
7 -000,00
? sing RP800.000,00
Masing Rp800.009 00
-Masing Rp800,009 00-
al 15 Juli 2016, Toko Sangkuri
pada 1angg : gkuriang membayar iklan kepada Harian 5
2 eraeka untuk bulan Juli Rp420.000,00. Pengaruh transaksi terhadap akun sant
“as bertambah dicatat di sisi debit (D) Rp420.000,00
geban iklan bertambah dicatat di sisi debit (D) Rp420 000,00
Kas bertambah dicatat di sisi kredit (k) Rp420,000, 00
Kas berkurang dicatat di sisi debit (D) Rp420.000,00
Beban iklan berkurang dicatat di sisi kredit (kK) Rp420,000,00
OOP PE
30, Pada tanggal 20 Juni 2014, PT Indofood menerima kembali barang yang dijual secara
gedit kepada Toko Sumber Rejeki senilai Rp150.000,00. Pengaruh transaksi tersebut
terhadap akun adalah... .
Piutang dagang bertambah dicatat di sisi debit (D) Rp150.000,00
Penjualan bertambah dicatat di sisi kredit (K) Rp150.000,00
Piutang dagang bertambah dicatat di sisi kredit (K) Rp150.000,00
Penjualan bertambah dicatat di sisi debit (D) Rp150.000,00
Piutang dagang berkurang dicatat di sisi kredit (K) Rp150.000,00
mMmOOeP
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
4, Kode adalah suatu rangka yang menggunakan angka atau huruf atau kombinasi angka
dan huruf untuk memberi tanda terhadap klasifikasi yang sebelumnya telah dibuat.
Apakah yang dimaksud dengan pengkodean akun?
2. Aturan pendebitan dan pengkreditan telah diatur dalam akuntansi. Bagaimanakah
aturan pendebitan dan pengkreditan untuk akun Aktiva, Utang, dan Modal?
3, Jurnal Umum adalah formulir khusus untuk mencatat setiap transaksi berupa pendebitan
pendebitan dan pengkreditan. Apakah peralatan yang diperlukan untuk membuat jurnal?
4. jurnal merupakan catatan harian yang bersifat kronologis. Apakah yang dimaksud
dengan fungsi instruksi jurnal?
5. Transaksi harus dicatat dengan tepat dan benar. Apakah yang dimaksud dengan fungsi
historis jurnal?
6. Sebelum posting ke Buku Besar, terlebih dahulu dibuat rekapitulasi jurnal. Bagaimanakah
cara membuat rekapitulasi jurnal? A
emilikan barang yang dibeli dipengaruhi oleh syarat penyerahan barang. Apakah
limak y jpping Point?
sus untuk mencatat transaksi sejenis yang terjadi
cash receipt journal dengan cash payment journal?
eli apabila pembeli membayar lebih cepat dari tanggal
ari syarat pembayaran */,9, "/zq End of Month?
langkah selanjutnya adalah membuat rekapitulasi
rekapilusai jurnal?
Entry journal wage y