STANDART OPERASIONAL PELAYANAN IGD
(PONEK)
No Dokumen: No Revisi : Halaman :
//RSM-NTB//2022 00
Direktur Rumah Sakit Mata
Nusa Tenggara Barat
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL
dr. Sriana Wulansari, Sp.M
Pembina Tk.I (IV/b)
NIP. 197108142002122003
PENGERTIAN Pelayanan Obstetri Neonatal emergency Komprehensif yang
ditujukan untuk penuruan angka kematian ibu (AKI) dan angka
kematian bayi (AKB ) sesuai dengan target MDGS dan
mengupayakan kesehatan reproduksi ibu yang baik dan capaian
tumbuh kembang yang optimal.
TUJUAN Mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir
KEBIJAKAN 1.Stabilisasi di IGD dan persiapan untuk pengobatan
Defenitif
2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di
ruang tindakan.
3.Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi
Laparotomi dan seksio secar.
4.Perawatan intermediate dan intensif ibu dan bayi
5.Pelayanan Asuhan Antenatal Resiko tinggi
PROSEDUR I. Pelayanan Kesehatan Maternal Fisiologis
Pelayanan Kehamilan
Pelayanan Persalinan
Pelayanan nifas
II. Pelayanan Kesehatan Neonatal Fisiologis
a. Asuhan Bayi baru lahir (level1)
Resusitasi neonatal
Rawat gabung bayi sehat ibu
Asuhan evaluasi pasca lahir neonatus sehat
Stabilisasi dan pemberian asuhan bayi baru
lahir usia kehamilan 35-37 minggu yang stabil secara
fisiologis
Perawatan neonatus usia kehamilan <35
minggu atau neonatus sakit sampai dapat
pindah ke fasilitas asuhan neonatus spesialistik
Stabilisasi neonates sakit sampai pindah kefasilitas
STANDART OPERASIONAL PELAYANAN IGD
(PONEK)
No Dokumen: No Revisi : Halaman :
//RSM-NTB//2022 00
asuhan neonatal spesialitik
Terapi sinar
b. Imunisasi dan stimulasi, deteksi, Intervensi Dini Tumbuh
Kembang.
III.Pelayanan Kesehatan Maternal Risiko Tinggi
IV.Pelayanan Kesehatan Neonatal dengan Resiko Tinggi
Level II A :
Resusitasi dan stabilisasi bayi prematur dan atau
sakit,termasuk memberikan bantuan CAP dalam jangka
waktu < 24 jam, atau sebelum pindah ke fasilitas asuhan
intensif neonatal.
Pelayanan bayi yang lahir dengan usia kehamilan >32
minggu dan berat lahir >1500 gr yang memiliki ketidak
mampuan fisiologis seperti apneu, prematur, tidak
mampu menerima asupan oral, menderita penyakit yang
tidak di antisipasi sebelumnya dan membutuhkan
pelayanan sub spesialistik dalam waktu mendesak.
Oksigen nasal dengan pantauan saturasi oksigen
infus intravena perifer dan nutrisi parenteral
untuk jangka waktu terbatas
Memeberikan asuhan bayi dalam masa penyembuhan
pasca perwatan intensif.
Level II B:
Kemampuan unit perinatal level II A ditambah dengan
tersedianya ventilasi mekanik selama jangka waktu
singkat (<24 jam) dan CPAP
Infus intravena, nutruisi parenteral total, jalur sentral
menggunakan tali pusat dan jalur sentral melalui
intravena perkutan.
V.Pelayanan Ginekologis
Kehamilan ektopik
Perdarahan uterus disfungsi
Perdarahan menoragiha
Kista ovarium terpluntir
Radang pelvik akut
STANDART OPERASIONAL PELAYANAN IGD
(PONEK)
No Dokumen: No Revisi : Halaman :
//RSM-NTB//2022 00
HIV-AIDS
VI.Perawatan Khusus / High care unit dan Transfusi Darah
VII.Pelayanan Penunjang Medik
Radiologi, dinamik portabel
Usg ibu dan neonatal
a. Laboratorium bekerja sama dengan Laboratorium pusat
Pemeriksaan darah rutin dan urin
Septic marker untuk infeksi neonatus
Pemeriksaan gula darah, bilirubin, elektrolit, AGD
b. Total parenteral nutrien and medication
c. Ruang bahan medis habis pakai
d. Ruang pencucian dan penyimpanan alat steril yang sudah
dibersihkan
e.Ruang menyusui bagi ibu yang bayinya masih dirawat dan
tempat penyimpanan asi perah.
f. Klinik laktasi
g. .Ruang susu
UNIT TERKAIT IGD, KEBIDANAN, PERINATOLOGI, FARMASI, GIZI