INSISI ABSES
: SOP.C/
No.Dokumen /PKM-BA/I/2019
: 01
No.Revisi
SOP
: 2 Januari 2019
Tanggal Terbit
Halaman : 1/2
UPT PUSKESMAS SUPRIYADI, SH.,MM.
BUMI AGUNG NIP.
197406101994031004
1. Pengertian Insisi adalah melakukan irisan pada kulit
Insisi abses adalah melakukan irisan pada abses untuk mengeluarkan
pus yang ada di dalamnya.
2. Tujuan Sebagai penatalaksanaan terhadap abses
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas tentang Layanan Klinis
1. Referensi
2. Alat dan 1.Alat ;
bahan a. Minor set
b. Sarung tangan
c. Spit 3 cc
d. Tampon
e. Kassa steril
2.Bahan ;
a. Lidocain/ chlor etyl
b. Betadine
3. Langkah- 1. Petugas memberi informed consent kepada pasien, dan meminta
langkah pasien untuk mengisi lembar informed consent
2. Petugas mencuci tangan
3. Petugas memakai sarung tangan
4. Petugas menyiapkan alat dan bahan
5. Petugas memasang duk steril
6. Petugas membersihkan daerah dengan tindakan aseptik
7. Petugas melakukan anestesi infiltrasi dengan lidokain
8. Petugas melakukan irisan pada tempat fliktuasi yang maksimal, irisan
sampai fascia
9. Buka abses dengan memasukkan klem ( secara tumpul) agar pus keluar
10. Keluarkan infiltrat
11. Keluarkan pus dengan bersih, masukkan tampon (lebar ± 1 cm) yang
telah mengandung betadine kedalam rongga abses
12. Tampon tidak boleh dimasukkan terlalu padat, kemudian disisakan
sepanjang ± 5 cm untuk dilakukan pengangkatan
13. Gunakan drain ( dari bekas sarung tangan atau pipa infus) di masukkan
dalam rongga abses, difiksasi dengan kulit dan ujung luar drain di pasang
penampung infus
14. Ganti tampon tiap hari hingga sekret berwarna jernih
15. Buka tampon ataupun drain
16. Tutup luka dengan kassa dan betadine
17. Petugas mencuci tangan
18. Tulis direkam medis pasien
4. Bagan alir Terlampir
5. Hal-hal yang 1. Irisan harus langsung, tidak terputus sampai jaringan subkutis
perlu 2. Irisan di dekat garis persendian harus sejajar dengan
diperhatikan aksis/sumbu sendi
3. Arah insisi tidak boleh tegak lurus dengan alat penting yang
ada di daerah itu, misal arteri, vena, saraf
4. Sterilitas
6. Unit terkait BP Umum, IGD
7. Dokumen Rekam Medis, Informed consent
terkait
8. Rekaman No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
historis diberlakukan
perubahan
Bagan Alir
Memberikan penjelasan tindakan yang
akan dilakukan dan meminta persetujuan
Mencuci tangan dan memakai APD
Menyiapkan alat dan bahan
Memasang duk steril
Membersihkan luka dengan NaCl 0,9%
Melakukan anestesi
Melakukan irisan pada tempat fluktuasi
yang maksimal
Buka abses dengan memasukkan klem
Mengeluarkan infiltrat memakai sonde
Mengeluarkan pus dengan bersih
Ganti tampon tiap hari sampai sekret
berwwarna jernih
Ganti tampon tiap hari sampai sekret
berwwarna jernih
Buka tampon ataupun drain
Tutup luka dengan kassa dan betadine
Petugas mencuci tangan
Tulis direkam medis pasien