Job Sheet 8
Konfigurasi routing RIPv2 Menggunakan Mikrotik
Nama : Alikaruliana
Kelas : XI TKJ 1
1. Tujuan
Peserta didik dapat melakukan konfigurasi IP address mikrotik
Peserta didik dapat melakukan konfigurasi routing RIPv2 dengan mikrotik
2. Tugas
2.1. Perhatikan Topologi dibawah ini
Gambar 1.1
Gambar 1.2 seting IP address
a. Sediakan 2 PC/Laptop, instal Mikrotik pada setiap PC/laptop
b. Seting Virtual network adapter sesuai topologi
c. Seting IP pada setiap ethernet
d. Seting DHCP server pada interface menuju client
e. Buat tabel Routing untuk setiap router
No Router Network Yang tersambung Langsung
0 A 192.168.16.1/27
20.20.16.1/30
1 B 172.16.16.1/28
20.20.16.2/30
f. Konfigurasi RIPv2 agar setiap setiap PC/laptop bisa saling terhubung
g. Lakukan tes koneksi :
Tes koneksi Hasil screenshoot alasan
antara (konek/tidak konek)
PC/ PC/laptop Client terhubung
laptop 1 2 karena sudah di
konfigurasi
routing RIPv2
Menggunakan
Mikrotik
PC/ PC/laptop Client terhubung
laptop 2 1 karena sudah di
konfigurasi
routing RIPv2
Menggunakan
Mikrotik
h. Lakukan troubleshoot dan perbaikan agar semua PC dapat saling terhubung
i. Kesimpulan dari hasil Praktek
Routing dinamis adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara mencari jalur
komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat.
Sedangkan RIP(Routing Information Protocol) merupakan sebuah routing protocol yang
mampu memberikan jalur rute terpendek serta rute terbaik yang dapat dilalui oleh suatu
paket data
3. Buat Laporan pengerjaan dalam bentuk word dan dikumpulkan dengan mengirimkan ke GCR
Berikut ini adalah langkah kerjanya:
1. Buatlah simulasi seperti gambar diatas.
2. Buka Router1 kemudian ubah hostname dengan cara ketikan system identity set
name=NamaHostnameNYA. Misalnya:
3. Lalu konfigurasi networknya untuk ether1 adalah adapter yang menghubungkan
router dengan client1 sedangkan ether2 adalah adapter yang menghubungkan router1
dengan router2.
4. Selanjutnya Buka Router2 kemudian ubah hostname dengan cara ketikan system
identity set name=NamaHostnameNYA. Misalnya:
5. Setelah itu konfigurasi networknya untuk ether1 adalah adapter yang menghubungkan
router dengan client2 sedangkan ether2 adalah adapter yang menghubungkan router2
dengan router1.
6. Konfigurasi untuk adapter yang menghubungkan router1 dengan router2.
“untuk interface menyesuaikan”
7. Konfigurasi untuk adapter yang menghubungkan router2 dengan router1.
“untuk interface menyesuaikan”
8. Langkah Routing RIP pada router1.
9. Langkah Routing RIP pada router2.
10. Untuk melihat table routing.
11.Konfigurasi IP DHSCP-SERVER
12.Isikan IP pada Client1 yang terhubung dengan Router1.
13. Isikan IP pada Client2 yang terhubung dengan Router2.
14. Test Ping Clientt1 ke Client2
Client 1
Clinet 2