Materi KBA
-Uji KLT (pelarutnya,hasil,fungsi)
-Skrining Fitokimia (pelarutnya,hasil,fungsi)
-Penggunaan rotary evaporator (prinsip kerja)
-Teknis seluruh alat ekstraksi
[Link] KLT (KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS)
Prinsip Kromatografi Lapis Tipis yaitu pemisahan senyawa dengan menggunakan dua fase yaitu
fase diam dan fase gerak. Fase diam yang digunakan yaitu silika gel GF 254 nm dan fase gerak
yang digunakan yaitu eluen -> heksan: etil atau etil : methanol
Hasil yang diharapkan adalah Nilai Rf yang baik yaitu antara 0,2-0,8
Fungsi KLT adalah
[Link] menentukan banyaknya komponen dalam campuran
2. identifikasi senyawa
[Link] berjalannya suatu reaksi
[Link] efektivitas pemurnian
Cara Kerja KLT : jenuhkan eluen,teteskan sampel menggunakan pipa kapiler pada plat
klt,rendam plat klt pada chamber yang eluennya telah jenuh,jika sudah sampai batas maka
angkat plat dan keringkan,cek plat klt dibawah lampu uv 254 nm dan 366 nm
[Link] Fitokimia
Fungsi untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang ada di dalam tanaman
a. Alkaloid
-Pereaksi Mayer : endapan putih
-Pereaksi Dragendorf: endapan jingga/merah
-Pereaksi Wagner: endapan coklat merah-kuning
[Link]
-Logam Mg + Hcl : orange-merah
[Link]
-Fecl3 : biru gelap
[Link]
-kocok2 jadi busa
[Link] dan steroid
-Pakai 3 lubang plat tetes-> lubang 1 (asam sulfat pekat), lubang 2 (asam asetat anhidrat),lubang 3 (asam
sulfat + asam asetat) : Biru Ungu (STEROID) dan Merah (TERPENOID)
[Link] EVAPORATOR
Prinsip Kerja Prinsip kerja rotary evaporator adalah dengan memanaskan larutan yang ada di
salah satu wadah (evaporation flask) yang dihangatkan di water bath, karena perbedaan titik
didih antara zat dengan pelarut (misal; eter, metanol, dsb), maka zat yang lebih rendah titik
didihnya akan [Link] yang menguap tersebut, akan terperangkap oleh kondensor yang
dengan bantuan tekanan dan suhu dingin, akan kembali mencairkan gas tersebut, kembali
menjadi larutan, dan ditampung di wadah penampung (recieving flask).
[Link] SELURUH ALAT EKSTRAKSI
Prinsip Soxhletasi adalah penyaringan yang berulang-ulang sehingga hasil yang didapat
sempurna dan pelarut yang digunakan relatif sedikit. Pelarut organik dapat menarik senyawa
organik dalam bahan alam secara berulang-ulang.
Prinsip reflux adalah pelarut volatil yang digunakan akan menguap pada suhu tinggi, namun
akan didinginkan dengan kondensor sehingga pelarut yang tadinya dalam bentuk uap akan
mengembun pada kondensor dan turun lagi ke dalam wadah reaksi sehingga pelarut akan tetap
ada selama reaksi berlangsung.
Prinsip metode maserasi ialah berdasarkan distribusi zat terlarut atau sebaran komponen yang
dapat larut terhadap perbandingan dua jenis pelarut yang tidak saling bercampur. Proses
ekstraksi dengan teknik maserasi membutuhkan pengocokan atau pengadukan beberapa kali
pada suhu ruang.
5. % Rendemen