Anda di halaman 1dari 3

Lemak terdiri dari ester asam lemak dan gliserin.

Lemak tidak larut dalam air tetapi


larut dalam eter, kloroform, bensin, tetra (CCL) karena sebagian besar tergolong gugus
lipofil. Dialam terdapat sebagai lemak yang netral dan disamping zat-zat yang menyerupai
lemak (lipoid).Lipida terutama disusun atas rantai hidrokarbon panjang berantai lurus,
bercabang atau membuat struktur siklis. Lipida sederhana mencakup lemak netral dan lilin.
Lipida kompleks mengandung komponen non-lipida seperti fosfat dan fosfo lipida, protein
pada proteolipida atau gula pada glikolipida. Beberapa golongan senyawa menunjukan sifat-
sifat kimiawi seperti lipida yang biasanya dijumpai terlarut atau berikatan dengan lipida.
Contohnya adalah senyawa steroid dan vitamin yang larut dalam lemak seperti karotin, dan
klorofil. Lipida sederhana merupakan ester gliserol dan asam lemak, dan juga sebagai
gliserida. Triglise atau triasil gliserol merupakan molekul tidak bermuatan dan di kenal juga
sebagai lipida netral, lemak atau minyak sederhana. Jenis asam lemak yang menyusunya
bervariasi. Yang umumnya dijumpai dialam berantai lurus dan memiliki jumlah atom karbon
genap. Banyak mengandung ikatan rangkap atau tidak jenuh terutama asam lemak yang
terdapat pada tumbuh-tumbuhan seperti asam oleat, tinoleat, linoleat atau asam lemak dengan
18 atom karbon 1. 2 serta 3 ikatan rangkap berturut turut dan aracindonat. Jenis asam lemak
tersebut memiliki titik cair yang lebih rendah di bandingkan asam lemak jenuh, seperti
stearat, palmitat atau larut yang banyak di jumpai pada lemak yang berasal dari hewan (Tim
Biokimia, 2022).
Trigliserida adalah trimester dan asam lemak dan gliserol. Asam lemak adalah
karboksilat berantai panjang, yang umumnya memiliki jumlah atom karbon genap, jarak yang
bercabang, dan dapat memiliki satu atau lebih ikatan rangkap dua (tidak jenuh). Sifat fisik
maupun sifat kimia dari trigliserida sangat ditentukan oleh jenis. asam lemak pembentuknya.
Tingkat kejenuhan dari asam lemak menentukan titik leleh dari trigliserida yang dibentuknya.
Asam lemak jenuh umumnya rantainya memanjang dan lebih teratur. Jika ikatan. ganda dua
cis dalam rantai asam lemak, maka rantainya akan membelok dan tidak teratur strukturnya
(Natsir, 2013).
Lipid berasal dari kata Yunani yang berarti lemak. Secara bahasa lipid merupakan
lemak, sedangkan kalau dilihat dari stukturnya, lipid merupakan senyawa trimester yang
dibentuk dari senyawa gliserol dan berbagai asam karboksilat rantai panjang. Jadi lemak
disusun dari dua jenis molekul yang lebih kecil yaitu gliserol dan asam lemak. Lipid
merupakan zat hidrofobik yang sukar larut dalam air. Pada umumnya, lemak dan minyak
tidak larut dalam air, tetapi sedikit larut dalam alkohol, dan larut sempuma dalam pelarut
organik seperti eter, kloroform, aseton, serta pelarut non polar lainnya. Fungsi utama lemak:
sebagai penyekat, bantalan dan cadangan energi. Fungsi penyekat tampak jelas pada
membran sel. Seluruh sel mahluk hidup dibungkus oleh membran yang antara lain terdiri dari
molekul-molekul lemak yang tersusun sedemikian rupal sehingga isi sel terpisah dari dunia
luar (Ngili,2013)
Lemak atau minyak nabati atau hewan merupakan contoh dari gliserol dan lemak
jenuh atau minyak yang dapat dihidrolisis oleh larutan alkali menjadi garam dari asam lemak
yang sehari-hari kita. kenal sebagai sabun. Reaksi hidrolisis ini disebut penyabunan. Ester
dapat dibuat dengan cara mereaksikan asam karbosilat dengan alkohol yang dapat dikatalisis
oleh asam mineral, misalnya asam sulfat atau asam klorida. Reaksi yang terjadi merupakan
suatu keseimbangan. Biokimia lipid diperlukan untuk memahami banyak bidang biomedis
penting, misalnya obesitas, diabetes mellitus, aterosklerosis, dan peran berbagai asam lemak
tak jenuh ganda dalam ilmu gizi dan kesehatan. Senyawa yang termasuk kelompok lipid
adalah trigliserida, lilin, fosfolipid, glikolipid, steroid, terpen, prostaglandin (Murray,2006)

VI. Alat Dan Bahan


6.1 Alat
- Tabung Reaksi
- Kertas saring
- Pipet tetes
- Erlenmeyer
- Rak tabung reaksi

6.2 Bahan
- Asam-asam lemak
- lemak dan minyak
- Fosfolipid
- Kolestrol
- Pelarut (aseton,alkohol,dan eter)
- Soda
- Minyak parafin
- Minyak Kelapa
- HCl encer
- Aquadest
Daftar Pustaka
Murray, R ., 2006, Biokimia Harper Edisi 27.Jakarta : Buku Kedokteran.

Natsir, H ., 2013, Kimia Organik, UPT MKU. Makassar : Universitas Hasanuddin.

Ngili, Y., 2013, Biokimia Rekayasa Sains. Dasar Edisi Revisi. Bandung: Rekayasa Sains

Tim Biokimia ., 2022. Penuntun Praktikum Biokimia. Jambi : Universitas Jambi

Anda mungkin juga menyukai