0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan1 halaman

Teknik Budidaya Padi yang Efektif

Diunggah oleh

Andi Kaimal Ahmad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan1 halaman

Teknik Budidaya Padi yang Efektif

Diunggah oleh

Andi Kaimal Ahmad
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Padi merupakan tanaman yang menghendaki PENANAMAN c.

fase berbunga-10 HST, diairi terus menerus setinggi


penggenangan. Sehingga tanah yang ideal adalah yang Jarak tanam yang dianjurkan adalah 25 cm x 25 5cm
berstruktur lumpur, kandungan liat minimal 20 %, cm, atau 30 cm x 15 cm, atau jarak tanam jejer Legowo d.pada 10 HST sampai panen, petakan dikeringka.
keasaman tanah (pH) antara 4-7, subur, dan memiliki 40 cm x 20 cm x 12,5 cm (2:1). Penanaman sebaiknya
ketebalan solum antara 18 – 22 cm. dilakukan dalam keadaan lahan tidak tergenang D. Hama dan Penyakit
Ketinggian tempat yang dikehendaki yaitu 0-1500 (macak-macak), bibit yang ditanam berkisar 1-3 batang Hama-hama tanaman padi yang biasa menyerang
dpl, membutuhkan penyinaran matahari penuh, suhu per lubang. Tetapi pada sawah tadah hujan perlu hati- adalah :
udara antara 19-27 0C, dan untuk penyerbukan hati membuang air untuk melakukan penanaman * Penggerek batang Padi (Scirpophaga innotata)
memerlukan adanya angin. dalam keadaan macak-macak, untuk menghindari *Wereng Coklat (Nilaparvata lugens)
terjadinya kekeringan. *Walang sangit (Leptocorixa acuta), dsb
PENYIAPAN BENIH DAN PERSIAPAN LAHAN *Ulat Grayak (Spodoptera mauritia)
PERTANAMAN PEMELIHARAAN TANAMAN Sedangkan penyakit penting pada padi adalah :
A. Persiapan benih A. Pemupukan *Penyakit Bercak daun Coklat (Helmintosporium sp)
Disarankan menggunakan benih yang Pupuk yang digunakan sebaiknya kombinasi antara *Blast (Pyricularia oryzae)
bersertifikasi / berlabel biru. Kebutuhan benih pupuk organic dan pupuk buatan/kimia. Pupuk organic *Penyakit Busuk Pelepah (Rhyzoctonia sp)
tergantung pada system dan jarak tanam yang yang digunakan dapat berupa pupuk kandang atau
TEKNIK BUDIDAYA digunakan. System tanam dengan tebar langsung pupuk hijau dengan dosis 205 ton/ha yang diberikan
saat pengolahan tanah. Pupuk organic ini sangat
PANEN DAN PASCA PANEN
Faktor penting yang harus diperhatikan untuk
(Tabela) memerlukan benih yang banyak. Sedangkan
PADI system tanam pindah rata-rata memerlukan benih penting untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah meningkatkan produksi padi yaitu penanganan pasca
sekitar 20 -25 kg/Ha. dan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia panen.
(Oryza sativa L) Benih direndam ke dalam air, benih yang sampai setengahnya. A. Waktu dan cara panen
mengambang dibuang, benih yang bagus ditiriskan, di Dosis pupuk anjuran adalah 200kg urea/ha, 75-100 Padi siap panen pada 30-40 hari setelah berbunga
kg SP-36/ha, dan 75-100 kg KCL/ka. Untuk pupuk urea merata dan butir gabah sudah menguning sekitar 80%
Oleh : Najma, S.TP cuci lalu direndam di air bersih selama 24 jam. Air
diberikan 2-3 kali, yaitu pada umur 14 HST (Hari dan tangkai bunga sudah merunduk dengan kadar air
rendaman diganti setiap 12 jam. Benih kemudian di
BPK Cempa peram menggunakan karung basah selama 24 jam. setelah tanam), 30 hari dan pada saat primordial gabah 23-25%.
bunga. Sedangkan pupuk SP-36 dan KCL diberikan saat B. Perontokan
Tahun 2013 Bakal lembaga akan muncul berupa titik putih pada
tanam at5au saat umur 14 HST. Apabila digunakan Perontokan dilakukan dengan cara dibanting atau
bagian ujungnya. Hal ini menunjukkan benih siap
untuk disemai. Selanjutnya benebaran benih dilakukan pupuk NPK (15-15-15), dosisnya 300 kg/ha, waktu dengan mesin perontok (thresher). Untuk mengurangi
secara merata diatas bedengan dan diberikan sedikit pemberian NPK adalah setengah dosis pada umur 14 kemungkinan tercecer saat perontokan, tempat
sekam sisa penggilingan padi atau jerami di atas benih HST dan sisanya pada umur 50 HST. perontokan diberi plastic atau tirai.
yang sudah disebar. Dosis pupuk tersebut adalah anjuran umum, bila C. Pembersihan
B. Persiapan Lahan sudah ada rekomendasi dosis spesifik lokasi maka Pembersihan dilakukan dengan membuang
dianjurkan untuk mengikutinya. semua benda-benda yang tercampur dengan gabah
Waktu pengolahan lahan sebaiknya dilakukan
B. Penyiangan hasil / hasil panen. Kotoran/campuran dari gabah
minimal 4 minggu sebelum penanaman dengan
Penyiangan rumput liar/gulma umumnya harus dibuang karena menyulitkan penyimpanan dan
pembajakan, garu dan perataan tanah. Sebelum diolah
dilakukan 3 kali, biasanya umur 14 HST, 35 HST, dan 55 mengurangi mutu. Pembersihan gabah dilakukan
tanah terlebih dahulu digenangi air sekitar 7 hari. Pada
HST dengan cara ditapi atau dengan bantuan Blower.
tanah ringan pengolahan lahan cukup dengan 1 kali
C. Pemberian Air dan Pengairan
bajak dan 2 kali garu, lalu dilakukan perataan. Tetapi
Apabila kondisi air irigasipenuh, maka metode D. Pengeringan
pada tanah berat dilakukan 2 kali bajak dan 2 kali garu,
pemberian air pada sawah dapat dilakukan : Gabah segera dikeringkan setelah
kemudian diratakan dengan kedalaman lapisan olah
a.umur tanaman -3 HST, tanah dibiarkan macak-macak dirontokkan hingga kadar air 14 % agar aman
antara 15-20 cm.
b.umur 11 HST-menjelang berbunga,air dipetakan untuk disimpan. Biasanya biji dipanen saat kadar
dibiarkan kering sendiri (5-6 hari), setelah kering diairi air masih lebih dari 20 %, jika penurunan kadar air
setinggi 5 cm lalu dibiarkan kering sendiri. mendadak secara cepat bisa menyebabkan biji
retak.

Anda mungkin juga menyukai