ASUHAN KEPERAWATAN
PADA NY.S DENGAN ANTENATAL CARE G2P1A0
DI RUANG POLI KEBIDANAN RSUD SANJIWANI GIANYAR
OLEH
I WAYAN GEDE KRISNA MAHENDRA
229013042
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA MEDIKA BALI
2023
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny S
DENGAN G2P1A0
DI RUANG POLI KEBIDANAN
RSUD SANJIWANI GIANYAR
I. PENGKAJIAN
A. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. S
Umur : 41 Tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Status Perkawinan : Kawin
Suku : Indonesia
Alamat : Tulikup Gianyar
Agama : Hindu
No RM : 661148
Tanggal MRS :18 Juli 2023
Tanggal Pengkajian : 18 Juli 2023
Sumber Informasi : Pasien
Penanggung Jawab
Nama : Tn. N
Umur : 35 Tahun
Pendidikan : SMK
Jenis Kelamin : Laki – laki
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Tulikup Gianyar
Status Perkawinan : Kawin
Agama : Hindu
B. ALASAN MRS
a. Keluhan Utama MRS
Pasien datang mengeluh sering mual dan terkadang muntah, serta sering buang air kecil
Anak Ke Kehamilan Persalinan Komplikasi nifas Anak
No Thn Umur Penyulit Jenis Penolong Penyulit Laserasi Infeksi Perdarahan Jenis BB Pj
Kehami Kelamin
lan
2 20 16 Tidak ada Normal Dokter Tidak Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak Tidak Tidak
minggu Bidan ada ada ada ada ada
b. Keluhan saat di kaji
Pasien mengatakan payudara menegang, sering buang air kecil, mual muntah pada pagi hari
c. Riwayat Penyakit sekarang
Pasien mengatakan payudara menegang, sering buang air kecil, mual muntah pada pagi hari,
riwayat menstruasi teratur
d. Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit berat atau penyakit dalam seperti:
hipertensi, diabetes, asma, penyakit jantung
C. RIWAYAT OBSTETRI DAN GINEKOLOGI
a. Riwayat Menstruarsi :
Menarche : Umur 14 tahun
Siklus : Teratur (√ ) tidak ( )
Banyaknya : 3 – 4 kali ganti pembalut
Lama : 3 hari
Keluhan : Tidak ada
HPHT : 23 maret 2023
b. Riwayat pernikahan
Menikah : 1 kali
Lama : 4 tahun
c. Riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu : 1 kali
d. Riwayat kehamilan saat ini
Status Obstetrikus :
G2P1A0
UK : 16 minggu
TP : 30 Desember 2023
ANC kehamilan sekarang : Berdasarkan anamnesa yang didapatkan kehamilan ibu
sekarang adalah kehamilan yang ke dua, tidak pernah mengalami abortus (G2P1A0),
umur kehamilan 16 minggu.
e. Riwayat keluarga berencana
Akseptor KB : Tidak ada
Jenis : Tidak ada
Lama : Tidak ada
Masalah : Tidak ada
D. RIWAYAT PENYAKIT
1. Klien
Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit berat atau penyakit dalam seperti:
hipertensi, diabetes, asma, penyakit jantung
2. Keluarga
Pasien mengatakan tidak ada anggota keluarga yang mengalami riwayat penyakit berat seperti:
hipertensi, diabetes, asma, penyakit jantung
E. POLA FUNGSIONAL KESEHATAN
1. Pemeliharaan dan persepsi terhadap kesehatan
- Pasien mengatakan tidak mengetahui atas kehamilan ini, jika saya mengalami keluhan,
saya segera melakukan pemeriksaan baik di bidan, puskesmas, maupun rumah sakit
2. Nutrisi / metabolik
- Pasien mengatakan makan 3 kali sehari dengan porsi penuh dengan lauk sayur, tempe, ikan,
karena merasa mual nafsu makan saya berkurang terutama di pagi hari
3. Pola eliminasi
- Pasien mengatakan sering BAK ± 9 – 12 kali setiap harinya dengan warna kuning bening,
bau yang khas (bau air kencing pesing)
- Pasien mengatakan BAB 1x sehari setiap pagi, dengan feses tidak keras, dan tidak cair
4. Pola aktivitas dan latihan
Kemampuan perawatan diri 0 1 2 3 4
Makan / minum √
Mandi √
Toileting √
Berpakaian √
Mobilisasi di tempat tidur √
Berpindah √
Ambulasi ROM √
0 : Mandiri,
1 : Alat Bantu,
2 : Dibantu Orang Lain,
3 : Dibantu Orang Laindan Alat,
4 : Tergantung Total
5. Oksigenasi:
- Pasien mengatakan selama kehamilan tidak pernah mengalami sesak nafas
6. Pola tidur dan istirahat
- Pasien mengatakan tidur malam mulai dari pk.22.00-06.00
7. Pola perseptual:
- Pasien merasa bersyukur dan merasa senang menjadi seorang ibu
8. Pola persepsi diri
- Pasien mengatakan berperan sebagai perempuan karier, saya senang keluarga mendukung
saya dan saya mersa diperhatikan”
9. Pola seksual dan reproduksi
- Pasien mengatakan saat ini mempunyai 1 anak dengan suaminya
10. Pola peran – hubungan
- Pasien mengatakan berhubungan baik dengan semua anggota keluarga dan perannya
menjadi ibu tidak terganggu serta dapat melakukan aktivitas
11. Pola manajemen koping stress
- Pasien mengatakan jika ada masalah selalu terbuka dengan anggota keluarga, dan sesekali
pergi belibur bersama semua anggota keluarga
12. Sistem nilai dan keyakinan
- Pasien mengatakan sembahyang 3 kali sehari dilaksanakan tepat waktu terkadang di rumah
atau di pura ”
F. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum : Composmentis
GCS : 15 ( E4 V5 M6 )
Tingkat kesadaran : Composmentis
Tanda – tanda vital : TD : 120/70 mmHg N : 88x/menit RR : 21x/ menit T : 36,7̊
BB : BB (sebelum hamil): 55 BB (saat hamil): 60 kg TB : 158 cm
LILA : 24,5 cm
Head toetoe :
Kepala : Rambut bersih, tidak ada ketombe
Wajah : Tidak ada Cloasma Gravidarum
Sklera : Anikterik
Konjungtiva : : Ananemis
Pembesaran limphenode : Tidak ada pembesaran limpa
Pembesaran kelenjar tiroid : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
Telinga : Simetris kanan dan kiri, tidak ada serumen
Kulit
Lineanigra ( √ )
Striaegravidarum ( - )
Pucat ( √ )
Cloasma ( - )
Dada
Payudara
Areola : Hyperpigmentasi
Putting : Menonjol
Tanda dimpling / retraksi : Tidak ada dimpling / retraksi
Pengeluaran ASI : Tidak ada pengeluaran ASI
Jantung : S1 S2 reguler
Paru : Simetris, suara nafas vesikuler
Abdomen
Linea : Terdapat linea nigra
Striae : Terdapat striae
Pembesaran sesuai UK : 16 Minggu
Gerakan Janin : Normal
Kontraksi : Tidak ada kontraksi
Luka bekas operasi : Tidak ada luka bekas operasi
Ballottement : Tidak ada ballottement
Leopold I : Tinggi fundus uteri 20 cm, pada daerah fundus uteri teraba
kepala, janin belum turun
TFU : Pertengahan simpisis dan pusat
Leopold II : Letak punggung janin disebelah kanan, teraba lebar dan keras
Leopold III : Kepala janin belum masuk PAP
Leopold IV : Kepala janin belum masuk PAP
Penurunan kepala : Konvergen (masih sebagian kecil kepala janin masuk PAP)
Kontraksi : Tidak ada kontraksi
DJJ :152 x/menit, kuat, teratur
Bising usus : 26x/ menit
Genetalia dan perineum : Bersih
Kebersihan : Baik
Keputihan : Tidak ada keputihan
Karakteristik :-
Hemoroid : Tidak ada hemoroid
Ekstremitas
Atas :
Oedema : Tidak ada oedema
Varises : Tidak ada varises
CRT : > 3 detik
Bawah :
Oedema : Tidak ada oedema
Varises : Tidak ada varises
CRT : > 3 detik
Refleks : positif
G. DATA PENUNJANG
1. Pemeriksaan Laboratorium
a. Golongan darah
ABO dan RH untuk mengidentifikasi resiko terhadap inkompatibilitas
b. Usap vagina/rectal
Tes untuk neisseria gonorrhoea, Chlamydia
c. Tes serologi
Menentukan adanya sifilis, penyakit hubungan kelamin.
d. Skrining
Terhadap HIV, hepatitis, tuberculosis
e. Titer rubella
Menunjukkan imunitas
f. Papanicoloan Smear
Mengidentifikasi neoplasia, herpeks simplex tipe II
g. Urinalisis
Skrin untuk kondisi medis (mis : pemastian kehamilan, infeksi, diabetes, penyakit ginjal)
2. Pemeriksaan USG
H. DIAGNOSA MEDIS
G2P1A0
I. PENGOBATAN
Pengobatan yang didapatkan selama kehamilan adalah sudah mendapatkan tablet zat besi,
vitamin c dan asam folat
II. ANALISA DATA
DATA ETIOLOGI MASALAH
DS : Pasien mengatakan merasa Distensi Lambung Nausea
mual dan muntah di pagi
hari Kehamilan
DO :
Pasien tampak pucat
Mengeluh mual
Merasa ingin muntah
Nafsu makan berkurang
DS : Pasien mengatakan sering Kehamilan Gangguan eliminasi
BAK urine
DO : Uterus membesar
Pasien tampak gelisah
Sering BAK Desakan pembesaran rahim
Urgensi
Kapasitas kandung kemih
Inkontinensia
Diagnosa Keperawatan Berdasarkan Prioritas :
1. Nausea berhubungan dengan distensi lambung, kehamilan
2. Gangguan eliminasi urine berhubungan dengan penurunan kapasitas kandung kemih
III. RENCANA KEPERAWATAN
Tgl / RencanaKeperawatan
No Diagnosa
jam Tujuan Intervensi Rasional
1. Selasa, Nausea Setelah dilakukan Identifikasi faktor – Untuk mengetahui
18 Juli berhubungan tindakan faktor yang dapat penyebab mual
2023 dengan keperawatan 1x6 menyebabkan atau Untuk menghindari
08.00 distensi jam berkontribusi perasaan mual
wita lambung, diharapkan pasien terhadap mual Untuk mengurangi
kehamilan mampu Anjurkan pasien rasa mual
mengontrol mual untuk belajar Untuk memenuhi
dengan strategi mengatasi kebutuhan nutrisi
kriteria hasil: mual pasien
- Rasa mual Anjurkan pola Agar pasien dapat
berkurang makan dengan mengendalikan
- Nafsu makan porsi sedikit perasaan mual
kembali normal makanan yang Untuk memenuhi
menarik bagi kebutuhan cairan
pasien pasien
Ajari penggunaan
teknik
nonfarmakologi
(misalnya
relaksasi,terapi
musik )
Berikan cairan
bening dingin yang
berish dan
makanan yang
tidak berbau dan
tidak berwarna,
yang sesuai
Tingkatkan istirahat
dan tidur yang
cukup untuk
memfasilitasi
pengurangan mual
2. 18 Juli Gangguan Setelah dilakukan Identifikasi faktor Untuk mengetahui
2023 eliminasi urin tindakan penyebab faktor penyebab
08.00 berhubungan keperawatan 1x24 inkontinensia pada dari inkontinensia
wita dengan jam pasien urine
penurunan diharapkan pasien Jelaskan penyebab Agar pasien mampu
kapasitas mampu terjadinya mencegah
kandung mengontrol inkontinensia dan terjadinya
kemih keinginan untuk rasionalisasikan inkontinensia urine
buang air kecil setiap tindakan yang Untuk mengetahui
dengan diberikan eliminasi pasien
kriteria hasil: Monitor eliminasi
Pasien dapat urine, meliputi
mengenali frekuensi,
keinginan konsistensi, bau,
untuk berkemih volume, warna
Menjaga pola urine
berkemih yang Intstruksikan pasien
teratur untuk minum air
Mengkonsumsi minimal 1500cc
cairan dalam perhari
jumlah yang Batasi makanan
cukup yang dapat
mengiritasi kandung
kemih
IV. IMPLEMENTASI
Tgl/Jam No.Dx Implementasi Evaluasi Proses Paraf/
Nama
Selasa, 18 Dx I Mengidentifikasi faktor – DS :
Juli 2023 faktor yang dapat Pasien mengatakan
09.00 wita menyebabkan mual rasa mual
Menganjurkan pasien untuk berkurang
belajar mengatasi mual Pasien mengatakan
Menganjurkan pola makan sudah bisa makan
dengan porsi sedikit makanan dikit demi sedikit
yang menarik bagi pasien
Mengajarkan pasien DO :
penggunaan teknik Pasien tampak lebih
nonfarmakologi (misalnya, baik
relaksasi, terapi musik) Rasa mual pasien
Memberikan cairan bening tampak sudah
dingin yang bersih dan berkurang
makanan yang tidak berbau
dan tidak berwarna
Meningkatkan istirahat dan
tidur yang cukup untuk
mengurangi mual
Slasa, 18 Juli Dx II Mengidentifikasi faktor – DS :
2023 faktor penyebab inkontinensia Pasien mengatakan
09.00 wita pada pasien dapat mengenali
Menjelaskan penyebab keinginan untuk
terjadinya inkontinensia dan berkemih
rasionalisasikan setiap Pasien mengatakan
tindakan yang diberikan mampu menjaga
Memonitor eliminasi urine, pola berkemih yang
frekuensi, konsistensi, bau, teratur
volume dan warna urine Pasien mengatakan
Menginstruksikan pasien mengkonsumsi
untuk minum air mineral cairan dalam jumlah
1500cc perhari yang cukup
Membatasi makanan yang DO :
dapat mengiritasi kandung Pasien tampak lebih
kemih baik
Eliminasi urine
pasien terkontrol
V. EVALUASI
Tgl/Jam No Dx Evaluasi Hasil
Selasa, 18 Juli 2023 Dx I S : Pasien mengatakan rasa mual berkurang
12.00 wita O : Pasien tampak lebih baik, mampu mengontrol mual
A : Masalah teratasi
P : Pertahankan kondisi pasien
Selasa, 18 Juli 2023 DXII S : Pasien mengatakan mampu menjaga pola berkemih dan
12.30 wita mengkonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup
O : Pasien tampak lebih tenang
A : Masalah teratasi
P : Pertahankan kondisi pasien
Gianyar 18 Juli 2023
Mengetahui
PembimbingKlinik/ CI Mahasiswa
(…………………….) (…………………….)
NIP: NIM:
Clinical Teacher/CT 1 Clinical Teacher/CT 2
(……..……….) (………………)
NIP: NIK