0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan10 halaman

Asuhan Keperawatan Antenatal G3P2A0 30 Minggu

Klien berusia 27 tahun dengan diagnosa G3P2A0 gravida 30 minggu anak tunggal hidup intrauterin dan tekanan darah tinggi. Klien mengeluh nyeri kepala dan pusing yang diduga disebabkan kenaikan tekanan darah. Riwayat kesehatan klien sebelumnya normal kecuali riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya.

Diunggah oleh

fitria kanda putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan10 halaman

Asuhan Keperawatan Antenatal G3P2A0 30 Minggu

Klien berusia 27 tahun dengan diagnosa G3P2A0 gravida 30 minggu anak tunggal hidup intrauterin dan tekanan darah tinggi. Klien mengeluh nyeri kepala dan pusing yang diduga disebabkan kenaikan tekanan darah. Riwayat kesehatan klien sebelumnya normal kecuali riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya.

Diunggah oleh

fitria kanda putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN MATERNITAS ANTENATAL PADA NY.

R DENGAN
G3P2A0 GRAVIDA 30 MINGGU ANAK TUNGGAL HIDUP INTRAUTERIN DAN PEB
DI POLI KEBIDANAN RSUD AL-IHSAN PROVINSI JAWA BARAT

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Keperawatan Maternitas


 Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Disusun Oleh :
SANTI DWIYANA SILVIANI
P17320121511

JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI PROFESI NURSE
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG
2022
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG JURUSAN KEPERAWATAN
BANDUNG

FORM DOKUMENTASI ASKEP ANTENATAL

Lampiran 1:

Judul Askep :
Asuhan Keperawatan Pada Ny.R Dengan G3P2A0 Gravida 30 Minggu Anak Tunggal
Hidup Intrauterin Dan PEB Di Poli Kebidanan RSUD AL-Ihsan Provinsi Jawa Barat

I. PENGKAJIAN

A. Identitas Klien

IDENTITAS ISTRI SUAMI


Nama Ny. R Tn.W
Umur 27 tahun 31 tahun
Suku bangsa Sunda Sunda
Agama Islam Islam
Pendidikan SMA SMA
Pekerjaan IRT Wirasawasta
No. register -
Tanggal masuk RS 20 Mei 2022 -
Hari / Tanggal pengkajian 20 Mei 2022 -
Waktu / jam pengkajian 10.25 WIB -
Golongan darah -
Diagnosa medis G3P2A0 gravida 30 minggu -
anak tunggal hidup intrauterin
plus peb
Nomor telepon
Status perkawinan Menikah Menikah
Alamat rumah Ciparay Ciparay

Alamat kantor

B. Riwayat Kesehatan

1. Keluhan utama : Klien mengatakan nyeri kepala

2. Riwayat kesehatan sekarang:


Klien mengatakn bahwa nyeri kepala disertai dengan pusing dan pandangan kabur sejak satu
minggu sebelum kunjungan ke poli kandungan RSUD Al-Ihsan. Sebelumnya klien telah melakukan
pemriksaan dibidan praktik saat itu tensi klien 162/107 mmHg. Klien mengatakan bahwa belum
dilakukan pemeriksaan mengenai hepatitis, HIV.

(PQRST dari keluhan utama): Klien mengtakan nyeri kepal sampai keleher, nyeri seperti tertusuk-
tusuk hinggapusing, nyeri skla 4, nyeri berkurang saat dibawa beristirahat, nyeri terus menerus dan
terasa sejak tekanan dara ibu naik.
3. Riwayat kesehatan dahulu: Klien mengatakan bahwa pernah dirawat dirumah sakit saat melahirkan,
tetapi tidak perna dirawat karena sakit yang lain. Klien mengatakan tidak memiliki riwayat darah
tinggi sebelum kehamilan.
4. Riwayat kesehatan keluarga (fokus pada penyakit genetik & menular): Klien mngatakan bahwa
dikeluarga klien tidak ada yang menderita hipertensi,asma, diaetes, jantung, maupun penyakit
menular sekual.
5. Riwayat kesehatan ginekologi dan obstetri: Klien mengatakan bahwa berobat ke poli
kandungan hanya saat sedang hamil
6. Riwayat kesehatan ginekologi dan obstetri.
a. Riwayat ginekologi
1) Riwayat menstruasi / haid
- Menarche : 13 Tahun
- Siklus haid : Teratur, 2-3x ganti pembalut
- Keluhan selama haid : tidak ada
2) Riwayat perkawinan
Status pernikahan : menikah

ISTRI SUAMI
Umur waktu menikah 19 tahun 23 tahun
Lama pernikahan 8 tahun 8 tahun
Pernikahan yang ke satu satu

3) Riwayat Keluarga Berencana (KB)


- Jenis kontrasepsi yang digunakan sebelum hamil : KB Pil
- Lamanya : 2016-2017
- Alasan dilepas : rencana hamil
- Dukungan keluarga : suami sanagt mendukung
- Rencana kontrasepsi sesudah melahirkan : belum ada rencana

b. Riwayat Obstetri
1) Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu
Kehamilan Persalinan Nifas
Ta Umur ANC Pe Jenis Tempa Peny L/P, Lak Penyulit
No hun (kali)/ nyulit t/ ulit H/M, tasi
tempat penolo BB
ng
1 2013 - 6 kali KPD SC Rs - 1300 - -
2 2015 8 thn 7 kali - Sepontan Bidan - 2100 Lancar -
3 2022 Hamil
ini

2) Riwayat kehamilan sekarang


- G:3, P: 2, A: 0
- HPHT : -
- Taksiran persalinan : 01 juli 2022
- Siklus haid : teratur (21-35 hari) selama 7 hari
- Pergerakan janin : ada
- Pergerkan yang dirasakan terakhir janin : Saat menunggu diruang tunggu
- Tanda-tanda bahaya atau penyulit : Tekanan darah tinggi
- Obat yang dikonsumsi (termasuk jamu) : Fe, Kalk, PCT, dan B1
- Imunisasi TT 1 : Diberikan sebelum menikah
- Kekhawatiran khusus : Klien mengatakan takut karena tensi
yang terus naik dan perkembangan janinnya
- Respon ibu dan keluarga terhadap kehamilan: Klien mengatakan bahwa sangat
senang terhadap kehamilannya tetapi khawatir karena sebelum hamil tidak
memiliki riwayat darah tinggi
3) Rencana Persalinan
- Tempat : RS
- Penolong : Dokter Obgyn
- Pembiayaan : BPJS PBI
B. Pola Aktivitas Sehari-hari
Jenis Sebelum Sekarang
Makan
- Frekuensi 3x sehari 3-4x sehari
- Jenis Nasi, sayur, lauk buah kadang- Nasi, sayur, lauk, buah
kadang
- Porsi 1 piring 1 piring
- Keluhan Tidak ada Mual muntah sampai usia 4
bulan
- Makanan yang dipantang, Tidak ada Tidak ada
alasan
- Alergi Tidak ada Tidak ada
- Suplemen Tidak ada Tidak ada suplemen
penambah nafsu makan
Minum
- Jenis Minuman kemasan, teh, air putih Teh, air putih
- Jumlah 2-2,5 L 1,8-2 L
Eliminasi
- BAB: frekuensi, warna, 1x/hari, coklat, padat 1-2x/hari, coklat, padat
konsistensi
- BAK: Frekuensi, warna, bau 4-5x/hari, kuning kecoklatan, bau 6-8x/hari, keruh, bau pesing
pesing
Istirahat dan Tidur
- Malam Dari 21.00-05.00 Dari 21.00-05.00
- Siang Dari 14.00-15.00 Dari 14.00-14.30
- Keluhan Tidak ada Sering terbangun dan
susah mencari posisi
nyaman
- Yang mempermudah tidur Tidak ada Tidak ada
- Yang mempermudah bangun Berisik Suara berisik

Personal hygiene
- Mandi 2-3x/hari 1-2x/hari
- Ganti pakaian dalam 2-3x/hari 3-4x/hari
- Jenis pakaian Katun Katun
- Perawatan gigi 2x/hari 2x/hari
- Perawatan payudara Tidak ada perawatan khusus Tidak ada perawatan
khusus
- Vulva hygiene Dicuci setiap setelah BAB dan Dicuci setiap setelah BAB
BAK dan dikeringkan dan BAK dan dikeringkan
Pola aktivitas / kebiasaan hidup
- Hubungan seksual selama hamil 2-3x seminggu 2 seminggu Posisi
- Keluhan Tidak ada Tidak yang susah Tidak
- Kebiasaan merokok ada ada
- Beban pekerjaan Ibu bekerja dengan Ibu bekerja dengan
membereskan rumah membereskan rumah Tidak
- Adat istiadat Tidak boleh keluar malam, tidak boleh keluar malam, tidak
boleh banyak makan amis boleh banyak makan
amis
- Minum beralkohol Tidak ada Tidak ada

C. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum
Kesadaran: Compos Mentis (conscious) E4 V5 M6
2. Tanda-tanda vital
TD: 163/101 mmHg N: 36,7x/mnt R: 22x/mnt S: 36,7oC

3. Antropometri
TB: 151 cm BB sekarang: 90,25 Kg BB sebelum hamil: 80 Kg IMT: 36,36 (41,02)

4 Kepala
Rambut: penyebaran merata, dan tidak mudah rontok
Mata: - Penglihatan : seddikit kabur - Konjunctiva: ananemis
- Kelopak mata : tampak oedeme - Sclera : anikterik
- Gerakan bola mata: dapat bergerak keatas,bawah, kanan kiri - Reaksi pupil terhadap
cahaya: positif
Telinga: - Kebersihan: bersih - Fungsi pendengaran: baik
Hidung: - Kebersihan: bersih, tidak ada sekret – Funsi penciuman: baik
Mulut: - Bibir: mukosa bibir lembab - Gusi: tidak ada perdarahan - Gigi caries: ada
- Gigi berlubang: gusi kiri - Gigi ompong: tidak ada - Gigi palsu: tidak ada
Leher: - Pembesaran kelenjar tiroid: tidak ada .- Pembesaran kelenjar getah bening:tidak ada
Dada: - Pergerakan nafas: simetris, tidak ada retraksi - Bunyi nafas: vesikuler
- Bunyi jantung: reguler - Irama Jantung: Teratur
Payudara: Indikator Kanan Kiri
Bentuk Bulat Bulat
Puting susu Menonjol Menonjol
Areola Hiperpigmentasi Hiperpigmentasi
Benjolan Tidak ada Tidak ada
Kolostrum Belum ada Belum ada
Kebersihan Bersih Bersih

6 Perut: - Luka parut: terdapat bekas luka . - Striae: terdapat sedikit striae
- Palpasi: Leopold I : Uterus teraba 3 jari diatas pusat dan dibawah px
Leopold II: Punggung kiri teraba disebelah kiri ibu, DJJ 132 x/m
Leopold III: presentasi kepala
Leopold IV: belum masuk PAP
- Tinggi Fundus Uteri (TFU) Mc Donald : 30 cm - Lingkar perut: 112 cm
- DJJ: 132 x/m
- Taksiran berat janin: berdasarkan hasil USG taksiran janin 2300 gram, sedangkan
seharusnya menurut rumus Johnson dengan TFU 30 cm maka berat janin adalah 2635
gram
7 Ekstremitas
Indikator Kanan Kiri
Ekstremitas atas
Bentuk Normal Normal
Odema Tidak ada Tidak ada
Kuku jari bersih bersih

Ektremitas bawah
Bentuk normal normal
Odema Derajat 1 Tidak ada
Kuku jari Bersih Bersih
Varices Tidak ada Tidak ada
Refleks patela Hiper positif
Hommans sign Tidak ada Tidak ada
8 Genetalia
- Vulva/Vagina: bersih - Pengeluaran: cairan pekat seperti susu
- Perineum: - Pembukaan: belum ada
- Ketuban: belum ada rembesan - Anus: bentuk normal, tidak ada perdarahan, tidak ada
hemoroid

9 Data Psikologis
- Status emosi: Klien mengatakan bahwa dirinya mudah cemas jika sedang sakit
- Pola Koping: Klien mengatakan bahwa dirinya tenang jika mendapat support dari suami dan
keluarga
- Pola Komunikasi: Klien mengatakan jika ada masalah diselesaikan bersama
- Konsep diri: - Gambaran diri: Klien mengatakan bahwa dirinya senang karena hamil kembali
- Peran diri: Saat ini klien mengatakan bahwa dirinya adalah seorang anak, ibu
dan istri
- Ideal diri: Klien mengatakan bahwa dirinya sudah merasa ideal menjadi seorang
wanita
- Identitas diri: Klien adalah seorang wanita
- Harga diri: Klien tidak merasa rendah diri
10 Data Sosial
Dengan keluarga dan tetangga: Klien mengatakan bahwa sering bersosialisasi dengan tetangga
Dengan tenaga kesehtan: Klien melakukan pemeriksaan di Bidan Praktik Mandiri
Dengan sesama pasien: Klien terlihat bercakap-cakap dengan pasien sebelah
11 Data Spiritual
- Keyakinan dan makna hidup: Klien mengatakan bahwa setiap hal dalam hidup harus disyukuri
- Autoritas dan pembimbing: .Tidak ada pembimbing ksusus
- Pengalaman dan emosi: Tidak terkaji
- Persahabatan dan Komunitas: Klien sering berkumpul dengan tetangga
- Ritual dan Ibadah: .Klien mengatakan shalat 5 waktu
- Dorongan dan pertumbuhan:Tidak terkaji

12 Data Therapi
1. ADALAT OROS 30 mg 1x1
2. Cefixime 200 mg 2x1
3. Aspilet 1x1

I. DIAGNOSA KEPERAWATAN
A. Analisa Data

No. Data Kemungkinan penyebab Masalah


1 DS: Klien mengatakan nyeri Hipertensi Saat Kehamilan Risiko
kepala sampai ke leher ↓
- Klien mengatakan ata PEB ketidakefektifan
berkunang-kunang 2 ↓ perfusi jaringan
minggu yang lalu Gangguan Multi Organ
otak
- Klien mengatakan tensi ↓
klien menjadi naik Otak
DO: ↓
P: Tekanan darah meningkat Edema serebri
Q: Seperti tertusuk-tusuk ↓
dan pegal Resiko peningkatan tekanan
R: Kepala hingga leher intrakranial
S: 4 ↓
T: Terus menerus Resiko ketidakefektifan perfusi
TD: 163/101 jaringan otak
Proteinuria +1
2 DS: Klien mengatakan Hipertensi Saat Kehamilan Resiko cidera
panangan berkunang dan ↓
kurang jelas sejak 2 minggu PEB
lalu ↓
- Klien masih sering naik Gangguan Multi Organ
turun tangga ↓ Mata
DO: ↓
- Klien tampak hati-hati saat Spasmus arteriola
berjalan ↓
- Klien dipapah oleh kakak Edema duktus optikus dan retina
klien saat berjalan ↓
- Tampak oedema pada Diplopia
mata ↓
Resiko cidera

C. Diagnosa Kkeperawatan Berdasarkan


Prioritas::
1. Resiko gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan pre eklampsia berat ditandai dengan
peningkatan tekanan darah
2. Resiko cidera berhubungan dengan diplopia ditandai dengan pandangan berkunang

II. PERENCANAAN
Perencanaan
No. Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1. Resiko gangguan Setelah dilakukan 1. Monitor 1. Mengetahui
tindakan keperawatan keadaan klien penurunan
perfusi jaringan
selama 1x60 menit dengan GCS kesadaran klien
berhubungan dengan diharapkan tidak ada 2. Monitor TTV 2. Memantau kondisi
tanda peningkatan 3. Monitor hemodinamik klien
pre eklampsia berat
tekanan intrakranial reflek muntah 3. Peningkatan TIK
ditandai dengan dengan kriteria hasil: 4. Monitor tremor 4. Memonitor
- Sakit Kepala 5. Monitor persyarafan di
peningkatan tekanan
berkurang reflek babinski perifer
darah dengan skala 1-3 6. Monitor tanda 5. Reflek
- Tekanan darah peningkatan babinsky (+)
menurun (140- tekanan menunjukan
150/90 mmHg) intrakranial adanya
- Tidak ada 7. Siapkan berkas perdarahan otak
penurunan klien untuk 6. Peningkatan TIK
kesadaran dilakukan dengan tanda
perawatan muntah proyektil,
dirumah sakit kejang, penurunan
kesadaran
7. Membantu klien
untuk
mendapatkan
perawatan lebih
lanjut sesegera
mungkin
2. Resiko cidera Setelah dilakukan 1. Identifikasi 1. Mengetahui penyebab
berhubungan dengan tindakan keperawatan keterbatasan klien mengalami risiko
diplopia ditandai selama 1x60 menit, fisik dan kognitif cedera
dengan pandangan diharapkan tidak terjadi klien yang 2. Memberikan
berkunang dapat pengetahuan kepada
cedera, dengan kriteria meningkatkan klien
hasil: risiko cedera. sehingga bisa
1. Klien mampu 2. Ajarkan terhindar dari
menjelaskan klien untuk cedera.
cara mencegah meminimalkan 3. Mengantisipasi hal-hal
cidera cedera, misalnya yang dapat
2. Tidak terjadi cidera ketika menyebabkan
3. Pusing berkurang ditempat tidur terjadinya cedera.
maka gunakan 4. Diet rendah
side rail, ketika garam dapat
mobilitas dari mengurangi
tempat tidur kekambuhan penyakit
anjurkan untuk hipertensi.
Dibantu oleh
Keluarga atau
gunakan tongkat
sebagai gangan
dan jika klien
pusing anjurkan
untuk istirahat
terlebih dahulu.
3. Libatkan
keluarga dengan
menganjurkan
untuk
mendampingi
klien dalam
melakukan
pemenuhan
kebutuhan ADL.
4. Anjurkan klien
diet rendah
Garam untuk
menurunkan
tekanan darah,
sehingga bisa
mengurangi
pusing.
III. PELAKSANAAN

Diagnosa
No. Tanggal/jam Keperawatan Tindakan Keperawatan Paraf
1 20 Mei 2022 Resiko 1. Memonitor keadaan klien dengan GCS
gangguan Hasil: Kesadaran CM E4 V5 M6
perfusi jaringan 2. Memonitor TTV
otak Hasil: TD: 160/95 mmHg, Hr: 90 x/m, RR:
21 x/m, T: 36,8
3. Memonitor reflek muntah
Hasil: Selama dipoli klien tidak ada muntah
4. Memonitor tremor
Hasil: tidak ada tremor
5. Memonitor reflek babinski
Hasil: reflek babinski negatif
6. Memonitor tanda peningkatan tekanan
intrakranial
Hasil: Td: 160/95 mmHg, tidak ada
muntah, kesadaran CM, pusing berkurang,
penglihatan ganda masih ada
7. Mengajarkan relaksasi nafas dalam
Hasil: Klien dapat mengikuti relaksasi
nafas dalam dan merasa lebih rileks
8. Menyiapkan berkas klien untuk dilakukan
perawatan dirumah sakit
9. Hasil: Klien rencana dilakukan rawat inap
sehingga disarankan untuk melakukan
pemeriksaan penunjang terlebih dahulu
2. 20 Mei 2022 Resiko cidera 1. Mengidentifikasi keterbatasan fisik dan
kognitif klien yang dapat meningkatkan risiko
cedera.
Hasil: Klien merupakan lulusan SMA dan
masih muda sehingga mudah untuk diberikan
penjelasan mengenai resiko cidera yang
diakibatkan diplopia
2. Mengajarkan klien untuk meminimalkan
cedera, misalnya ketika ditempat tidur maka
gunakan side rail, ketika mobilitas dari tempat
tidur anjurkan untuk dibantu oleh keluarga
atau gunakan tongkat sebagai pegangan dan
jika klien pusing anjurkan untuk istirahat
terlebih dahulu.
Hasil: Klien mengatakan akan mencoba apa
yang dianjurkan dan menerapkannya dirumah
3. Melibibatkan keluarga dengan
menganjurkan untuk mendampingi klien
dalam melakukan pemenuhan kebutuhan
ADL.
Hasil: Keluarga klien mengatakan akan
berusaha untuk selalu mendampingi klien dan
memindahkan kamar klien ke lantai 1
4. Menganjurkan klien diet rendah garam
untuk menurunkan tekanan darah, sehingga
bisa mengurangi pusing.
IV. EVALUASI

Diagnosa
Tanggal/jam Keperawatan Evaluasi Paraf
20 Mei 2022 Resiko gangguan S : Klien mengatakan pusing ada tetapi
perfusi jaringan otak berkurang, nyeri kepala mulai berkurang,
tetapi pandangan masih kabur
O : TD: 160/95 mmHg, Hr: 90 x/m, RR: 21 x/m,
T: 36,8 , tidak ada muntah, kesadaran
composmentis
A : Resiko gangguan perfusi jaringan otak
teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan diruangan
1. Monitor tanda peningkatan TIK
2. Monitor TTV
3. Monitor Reflek Babinski
4. Kolaborasi pemberian terapi oksigen
dirawat inap
5. Kolaborasi pemberian obat dirawat inap

20 Mei 2022 Resiko cidera S :Klien mengatakan bahwa masih sering naik
turun tangga, klien mengatakan pandangannya
kabur dan ganda, klien mengatakan pusing
berkurang
O :Klien dan keluarga memahamai dan
menyetujui mengenai anjuran yang diberikan,
klien didampingi oleh keluarga selama dirumah
sakit, tidak ada cidera selama dirumah sakit
A :Resiko cidera teratasi
P :Intervensi dihentikan

Anda mungkin juga menyukai