0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan14 halaman

Askep Febris

Dokumen ini adalah laporan asuhan keperawatan pada pasien Nn. A yang mengalami febris di RS DKT TK.III Dr. Soetarto. Terdapat pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan, intervensi, dan implementasi keperawatan yang dilakukan selama perawatan. Fokus utama adalah mengatasi hipertermia dan mual yang dialami pasien.

Diunggah oleh

ruanghusada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan14 halaman

Askep Febris

Dokumen ini adalah laporan asuhan keperawatan pada pasien Nn. A yang mengalami febris di RS DKT TK.III Dr. Soetarto. Terdapat pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan, intervensi, dan implementasi keperawatan yang dilakukan selama perawatan. Fokus utama adalah mengatasi hipertermia dan mual yang dialami pasien.

Diunggah oleh

ruanghusada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN

STASE KEPERAWATAN DASAR PROFESI (KDP)


ASUHAN KEPERAWATAN PADA NN. A
DENGAN FEBRIS DI RUANG KIRANA
RS DKT TK.III DR SOETARTO

Disusun Oleh :
Lastri
102024040240

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS
2025
LEMBAR PENGESAHAN

STASE KEPERAWATAN DASAR PROFESI (KDP)


ASUHAN KEPERAWATAN PADA NN. A
DENGAN FEBRIS DI RUANG KIRANA
RS DKT TK.III DR SOETARTO

Disusun oleh :
LASTRI

Telah disetujui pada :


Hari :
Tanggal :

Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik Mahasiswa

Bima Setia N, S.Kep.,Ns Lastri, S.Kep


ASUHAN KEPERAWATAN PADA NN. A
DENGAN FEBRIS DI RUANG KIRANA
RS DKT TK.III DR SOETARTO

Nama Mahasiswa : Lastri


NIM :
Hari/tanggal : Selasa, 6 Mei 2025
Tempat praktek : Ruang Kirana

A. Pengkajian
1. Identitas
a. Identitas Pasien
Nama : Nn. A
Umur : 18 th
Jenis kelamin : perempuan
Agama : islam
Pendidikan : kuliah
Pekerjaan : mahasiswa
Suku/bangsa :
Status perkawinan : belum menikah
Alamat : rambang sialang hulu, sei rampah, Serdang bedagi
Tanggal masuk : 4 Mei 2025
No. RM 080002
Diagnosa Medis : Febris
b. Identitas penanggung
jawab Nama : Ajeng
Umur : 18 th
Jenis kelamin : perempuan
Agama : islam
Pendidikan : kuliah
Pekerjaan : mahasiswa
Alamat :-
Hubungan : teman
2. RIWAYAT KESEHATAN
a. Keluhan utama : badan demam selama 4 hari smrs, mual, muntah
b. Riwayat penyakit sekarang : pasien masuk dengan keluhan demam sudah
sejak 4 hari. Demam disertai dengan mual, muntah, pusing, badan lemas, nafsu
makan menurun. Pasien membeli obat demam di apotek tapi tidak ada perubahan.
Sehingga pasien dibawa ke RS.
c. Riwayat penyakit dahulu : tidak ada
d. Riwayat penyakit keluarga : tidak ada
e. Riwayat alergi : tidak ada
f. Genogram :

: laki-laki

: perempuan

: pasien

3. POLA FUNGSIONAL (MENURUT VIRGINIA HENDERSON)


a. Pola pernapasan : pernapasan normal
b. Kebutuhan nutrisi : pasien mengkonsumsi makanan 3 kali sehari
c. Kebutuhan eliminasi : 4 kali sehari
d. Kebutuhan istirahat dan tidur : 6 – 7 jam sehari
e. Kebutuhan rasa aman dan nyaman : pasien merasa aman dan nyaman
f. Kebutuhan berpakaian : pasien membeli pakaian 1 kali seminggu
g. Kebutuhan mempertahankan suhu tubuh dan sirkulasi :
h. Kebutuhan personal hygiene : pasien mampu sendiri
i. Kebutuhan gerak dan keseimbangan tubuh : pasien mampu sendiri
j. Kebutuhan berkomunikasi dengan orang lain : pasien berinteraksi dengan orang lain
k. Kebutuhan spiritual : pasien menjalankan ibadah sesuai agamanya
l. Kebutuhan bekerja : pasien sedang kuliah
m. Kebutuhan bermain dan rekreasi : pasien jalan jalan saat waktu senggang
n. Kebutuhan belajar : pasien sedang banyak waktu untuk belajar

4. PEMERIKSAAN FISIK
a. Keadaan umum : composmentis
b. Kesadaran 15
c. TTV : TD 110/65, S 39,7, RR 22, N 67, SPO2 98%
d. Kepala : simetris, tidak ada luka
e. Wajah : normal
f. Mata : normal
g. Hidung : normal, tidak ada secret
h. Mulut : normal
i. Telinga : normal, bersih
j. Leher : normal, tidak ada pembengkakan kelenjar
k. Dada :
- Paru : I : pengembangan dada simetris, P : suara sonor, P : tidak ada luka, A
: tidak ada suara wheezing
- Jantung : I : normal, P : suara pekak, P : tidak ada kelainan di permukaan, A :
terdengan bunyi lup dup
l. Abdomen : I : tidak ada kelainan, P : permukaan perut rata, P :
bunyi timpani, A : terdengr suara bising usus
m. Genetalia : bersih
n. Ekstremitas : normal dan kuat
5. DATA PENUNJANG
a. Pemeriksaan laboratorium
Hemoglobin 12,5
Hematokrit 36,9
Lekosit 8,14
Trombosit 377
Eritrosit 4,23
Gds 91

b. Radiologi : tidak ada


c. Ekg : tidak ada
d. Diet : tktp

B. ANALISA DATA
NO DATA FOKUS PROBLEM ETIOLOGI
1 DS : Hipertermia Proses penyakit
- Pasien mengeluh
demam sejak 4 hari
- Pasien mengeluh
badan lemas
- Pasien mengeluh
badan gregesi
DO :
- Pasien terlihat pucat
- Kulit pasien terlihat
kemerahan
- TD : 110/65
- N : 97
- RR : 22
- S : 39,4
- SPO2 : 98%
2 DS : Nausea Distensi lambung
- Pasien mengatakan
mual muntah hari ini
sebanyak 4 kali
- Pasien mengatakan
belum nafsu makan,
karena selalu muntah
lagi
DO :
- Pasien terlihat pucat
- Pasien terlihat lemas
- Makan pasien hanya
habis ¼ porsi
- N : 97

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Hipertermia berhubungan dengan proses penyakit
2. Nausea berhubungan dengan distensi lambung

D. INTERVENSI KEPERAWATAN
NO DIAGNOSA KEP SLKI SIKI
1 Hipertermia Setelah dilakukan Manajemen Hipertermia
berhubungan Tindakan keperawatan (I.15506) :
dengan proses selama 3x24 ja, - Identifikasi penyebab
penyakit diharapkan kondisi hipertermia
pasien membaik - Monitor suhu tubuh
dengan kriteria hasil : - Monitor komplikasi
Termoregulasi (L.14134) akibat hipertermia
: - Sediakan lingkungan
- Kulit kemerahan dari yang dingin
skala sedang menjadi - Longgarkan atau
menurun lepaskan pakaian
- Pucat dari skala sedang - Basahi atau kipasi
menjadi menurun permukaan kulit
- Suhu tubuh dari skala - Berikan cairan oral
cukup memburuk - Anjurkan tirah baring
menjadi membaik - Kolaborasi pemberian
cairan dan elektrolit
intravena
2 Nausea Setelah dilakukan Manajemen muntah
berhubungan Tindakan keperawatan (I.03118) :
dengan distensi selama 3x24 jam, - Identifikasi karakteristik
lambung diharapkan kondisi pasien muntah
membaik dengan kriteria - Periksa volume muntah
hasil : - Identifiaksi faktor
Tingkat Nausea penyebab muntah
(L.12111) : - Monitor efek
- Nafsu makan menjadi manajemen muntah
meningkat secara menyeluruh
- Keluhan mual menjadi - Monitor keseimbangan
menurun cairan dan elektrolit
- Perasaan ingin muntah - Kontrol lingkungan
menjadi menurun penyebab muntah
- Frekuensi menelan - Kurangi atau hilangkan
menjadi meningkat keadaan penyebab
- Pucat menjadi muntah
membaik - Pertahankan kepatenan
- Takikardia menjadi jalan napas
membaik - Bersihkan mulut dan
Kontrol mual/muntah hidung
(L.10099) : - Berikan cairan yang
- Kemampuan tidak mengandung
melakukan Tindakan karbonasi
untuk mengontrol - Anjurkan
mual/muntah menjadi memperbanyak istriahat
meningkat - Ajarkan penggunaan
Teknik nonfarmakologis
- Melaporkan untuk mengelola
mual/muntah yang muntah
terkontrol - Kolaborasi pemberian
- Menghindari factor antiementik, jika perlu
penyebab/pemicu
menjadi meningkat
- Menghindari bau tidak
enak menjadi
meningkat

E. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
NO HARI/TGL DX KEP IMPLEMENTASI RESPON TTD
KEPERAWATAN
1 Selasa, 6 Hipertermia - Melakukan DS : Lastri
Mei 2025 berhubungan pengkajian - Pasien
dengan kejadian demam mengatakan
proses pasien badannya masih
penyakit - Mengukur TTV terasa hangat
pasien - Pasien
- Memberikan mengatakan
edukasi kepada badan lemas dan
pasien untuk demam naik turun
mengkonsumsi DO :
cairan yang - Pasien terlihat
banyak terutama pucat
air putih dan - Badan pasien
jangan teraba hangat
menggunakan - Pasien memahami
pakaian tebal edukasi yang
apabila badan disampaikan
terasa panas - Suhu : 38,7 C
- Memberikan
terapi obat

sesuai advice
dokter
2 Selasa, 6 Nausea - Mengkaji mual DS : Lastri
mei 2025 berhubungan muntah pasien - Pasien
dengan - Mengkaji nafsu mengatakan
distensi makan pasien masih muntah
lambung - Memberikan sebanyak 5 kali
edukasi untuk - Pasien
mengurangi mengatakan
mual muntah belum bisa makan
secara non banyak karena
farmakologis masih mual
- Memberikan DO :
obat untuk - Pasien terlihat
mengurangi lemas
mual muntah - Porsi makan
pasien sesuai pasien habis ¼
advice dokter saja
- Pasien memahami
edukasi
mengurangi mual
dengan aroma
terapi
3 Rabu, 7 Hipertermia - Melakukan DS : Lastri
mei 2025 berhubungan pengkajian - Pasien
dengan kejadian demam mengatakan
proses pasien badannya masih
penyakit - Mengukur TTV terasa hangat
pasien - Pasien
- Memberikan mengatakan
edukasi kepada badan lemas dan
pasien untuk demam naik turun
mengkonsumsi DO :
cairan yang - Pasien terlihat
banyak terutama pucat
air putih dan - Badan pasien
jangan teraba hangat
menggunakan - Pasien memahami
pakaian tebal edukasi yang
apabila badan disampaikan
terasa panas - Suhu : 38,5 C
- Memberikan
terapi obat
sesuai advice
dokter
4 Rabu,7 mei Nausea - Mengkaji mual DS : Lastri
2025 berhubungan muntah pasien - Pasien
dengan - Mengkaji nafsu mengatakan
distensi makan pasien keluhan muntah
lambung - Memberikan berkurang hanya 2
edukasi untuk kali
mengurangi - Pasien
mual muntah mengatakan
secara non belum bisa makan
farmakologis banyak karena
- Memberikan masih mual,
obat untuk walaupun sudah
mengurangi berkurang
mual muntah DO :
pasien sesuai - Pasien terlihat
advice dokter lemas
- Porsi makan
pasien habis ½
porsi
- Pasien memahami
edukasi
mengurangi mual
dengan aroma
terapi
5 Kamis,8 Hipertermia - Melakukan DS : Lastri
mei 2025 berhubungan pengkajian - Pasien
dengan kejadian demam mengatakan
proses pasien badannya terasa
penyakit - Mengukur TTV lebih nyaman
pasien - Pasien
- Memberikan mengatakan
edukasi kepada keluhan demam
pasien untuk berkurang, dan
mengkonsumsi sudah tidak lemas
cairan yang DO :
banyak terutama - Pasien terlihat
air putih dan lebih segar
jangan - Pasien memahami
menggunakan edukasi yang
pakaian tebal disampaikan
apabila badan - Suhu : 37,1 C
terasa panas
- Memberikan
terapi obat
sesuai advice
dokter
6 Kamis, 8 Nausea - Mengkaji mual DS : Lastri
mei 2025 berhubungan muntah pasien - Pasien
dengan - Mengkaji nafsu mengatakan
distensi makan pasien keluhan muntah
lambung - Memberikan sudah tidak ada
edukasi untuk - Pasien
mengurangi mengatakan
mual muntah
secara non sudah bisa makan
farmakologis banyak
- Memberikan DO :
obat untuk - Pasien terlihat
mengurangi segar
mual muntah - Porsi makan
pasien sesuai pasien habis ½
advice dokter lebih
- Pasien memahami
edukasi
mengurangi mual
dengan aroma
terapi

F. EVALUASI KEPERWATAN
NO HARI/TGL DX KEP EVALUASI TTD
1 Kamis, 8 Hipertermia S: Lastri
mei 2025 berhubungan dengan - Pasien mengatakan badannya 2
proses penyakit terasa lebih nyaman
- Pasien mengatakan keluhan
demam berkurang, dan sudah
tidak lemas
O:
- Pasien terlihat lebih segar
- Suhu : 37,1 C
A : masalah hipertemia pasien
terasi P :
hentikan intervensi (pasien
pulang)
2 Kamis, 8 Nausea berhubungan S : Lastri
mei 2025 dengan distensi - Pasien mengatakan keluhan
lambung muntah sudah tidak ada
- Pasien mengatakan sudah bisa
makan banyak
O:
- Pasien terlihat segar
- Porsi makan pasien habis ½
lebih
- Pasien memahami edukasi
mengurangi mual dengan aroma
terapi
A : masalah nausea pasien teratasi
P : hentikan intervensi (pasien
pulang)

Anda mungkin juga menyukai