Anda di halaman 1dari 5

Contoh Soal PSAK 44

PT. Baruga Asrinusa Development adalah salah satu perusahaan real


estate yang kegitan utamanya memperoleh tanah dan kemudian
ditindak lanjutin untuk pembangunan kawasan perumahan, pada
tahun 2009 PT. Baruga Asrinusa Development sedang
mengembangkan kawasan perumahan sesuai dengan analisa
perhitungan yang ditetapkan pemerintah. Terdapat laporan laba
rugi PT. Baruga Development per tanggal 31 Desember 2009,
berdasarkan data transaksi yang di berikan diketahui PT. Baruga
Asrinusa Development melakukan penjualan beberapa unit
perumahan yang mana terdapat data data berupa bangunan
100m2, berdiri di atas lahan 200m2. Berdasarkan NJOP (nilai jual
objek pajak) harga tanah Rp 700.000 per m2 dan nilai bangunan Rp
600.000 per m2 .Berapa besaran PBB, BPHTB dan pendapatan final
yang harus dibayar oleh pemilik rumah tersebut serta Pendefinisian,
pengakuan serta pengukuran menurut PSAK 44?

Jawaban
Perhitungan Besaran PBB:
* Harga tanah
: 200 m2 x Rp. 700.000
= Rp 140.000.000
* Harga Bangunan : 100 m2 x Rp600.000 = Rp

60.000.000
+
* NJOP sebagai dasar pengenaan PBB
= Rp 200.000.000
* NJOP Tidak Kena Pajak
= Rp 12.000.000
* NJOP untuk penghitungan PBB
= Rp 188.000.000
* NJKP (Nilai Jual Kena Pajak): 20% x Rp188.000.000 = Rp 37.600.000
* Pajak Bumi dan Bangunan yang terutang
: 0,5% x Rp37.600.000
* Faktor Pengurangan / Stimulus
PBB YANG HARUS DIBAYARKAN

= Rp 188.000
= Rp 15.000
- = Rp 173.0000

Jawaban
Perhitungan Besaran BPHTB
* Harga Tanah: 200 m2 x Rp700.000
= Rp 140.000.000
* Harga Bangunan: 100 m2 x Rp600.000 = Rp 60.000.000
+
* Jumlah Harga Pembelian Rumah:
= Rp 200.000.000
* Nilai Tidak Kena Pajak *)
= Rp 60.000.000
* Nilai untuk penghitungan BPHTB
= Rp 140.000.000
* BPHTB yang harus dibayar 5%
: 5% x Rp140.000.000
= Rp
7.000.000

Jawaban
Perhitungan Besaran PPh
* Harga Tanah: 200 m2 x Rp700.000
= Rp 140.000.000
* Harga Bangunan: 100 m2 x Rp600.000 = Rp 60.000.000
+
* Jumlah Harga Penjualan Rumah
= Rp 200.000.000
* PPh yang harus dibayar 5%:
5% x Rp200.000.000
= Rp 10.000.000

Pendefinisian, pengakuan dan


pengukuran pendapatan PSAK 44
PT. Baruga Asrinusa Development menggunakan metode akrual penuh
(full accrual method) sebagai metode pengakuan pendapatan pada
perusahaan dengan ketentuan yang dipenuhi sebagaimana yang
terdapat pada PSAK No. 44 yang dikeluarkan oleh IAI.
Dalam pengakuan PT. Baruga Asrinusa Development mengklasifikasikan
biaya atas biaya poko penjualan serta biaya operasional dan administrasi,
dan menggunakan perkiraan biaya bukan beban dalam struktur
pengeluarannya. Jadi, dalam mekanisme pengalokasian biaya yang
dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pengukuran PT. Baruga Asrinusa Development tidak sama dengan
PSAK 44 dan ISAK 21, pada laporan keuangannya khususnya Laporan
Laba/Rugi, pendapatan diperoleh dari penjualan real estat. Kebijakan
akuntansi perusahaan dalam menyajikan laporan keuangan yang
mencakup Neraca, Laporan Laba/Rugi, Laporan Arus Kas, Laporan Laba
Ditahan. Pada Neraca PT. Baruga Asrinusa Development yang
menggambarkan posisi keuangan pada suatu tanggal tertentu dan dapat
diperbandingkan dengan perkiraan lancar dan tidak lancar