Anda di halaman 1dari 18

BILANGAN

KOMPLEKS

Mengapa perlu bilangan


kompleks
?
2
x 1 = mempunyai penyelesaian
02
dengan
xTidak
Rmempunyai penyelesaian
2
x + 1 = x = jikax R
0
-1
Sehingga perlu mengidentifikasi suatu
bilangan
x2 + 1 = 0 sehingga
mempunyai penyelesaian

A. BILANGAN KHAYAL
Bilangan khayal/imajiner didefinisikan
sebagai bilangan yang merupakan akar
kuadrat dari suatu bilangan negatif

Misal :
,
Didefinisikan bahwai =
Bentuk i dinamakan imajiner
Maka

CATATAN : i2 = (
)2 = -1
Sehingga: i5 = i2.i2.i = (-1).(-1).i

B. BILANGAN KOMPLEKS
Definisi 1
Bilangan kompleks adalah bilangan yang
berbentuk:
x + yi atau x + iy, x dan y bilangan real dan i2 =
1.
Notasi
Bilangan kompleks dinyatakan dengan huruf z,
sedang huruf x dan y menyatakan bilangan real.
Jika z = x + iy menyatakan sembarang bilangan
kompleks, maka x dinamakan bagian real dan y
bagian imajiner dari z.
Bagian real dan bagian imaginer dari bilangan
kompleks z biasanya dinyatakan dengan Re(z)
dan Im(z).

C. NEGATIF DAN KONJUGAT BILANGAN


KOMPLEKS

Bilangan kompleks z :
-z (negatif dari z/ lawan dari z)
jika z = x + yi maka -z = - x yi

(bilangan kompleks sekawan dari z)


jika z = x + yi maka = x - yi

D. BIDANG KOMPLEKS

Bilangan kompleks merupakan pasangan


berurut(x,y), sehingga secara geometri dapat
disajikan sebagai titik pada bidang kompleks
(bidang xy), dengan sumbu x (sumbu riil) dan
sumbu y (sumbu imajinair). Selain itu, bilangan
kompleks z = x + iy = (x, y) juga dapat disajikan
sebagai vektor dalam bidang kompleks dengan
titik pangkal pada titikyasal dan ujung vektor
merupakan titik (x, y).
x
Contoh : z = 3 2i

z=3
2i

Negatif dari Bilangan Kompleks


Nilai negatif dari suatu bilangan
kompleks adalah nilai negative dari
kedua komponennya
Jika

z a jb mak

z a jb

Konjugat Bilangan Kompleks


Konjugat dari suatu bilangan
kompleks z memiliki komponen
nyata sama dengan z tetapi
komponen imajinernya adalah
negatif dari komponen imajiner z.

Jika z a jb maka

z a jb

Im

z a jb

jb

180 o

Im

jb

Re

z a jb

z a jb

a
jb

Re

z a jb

E. OPERASI ALJABAR
Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Kompleks
Hasil penjumlahan dua bilangan kompleks merupakan bilangan
kompleks yang komponen nyatanya merupakan jumlah
komponen nyata dan komponen imajinernya juga merupakan
jumlah komponen imajiner.

z1 z 2 (a1 ib1 ) (a2 ib2 )


(a1 a2 ) i (b1 b2 )

Hasil selisih dua bilangan kompleks adalah bilangan


kompleks yang komponen nyatanya merupakan selisih
komponen nyata dan komponen imajinernya juga merupakan
selisih komponen imajiner.

z1 z 2 (a1 ib1 ) (a2 ib2 )

(a1 a2 ) i (b1 b2 )

CONTOH:
Diketahui z1

2 i3 dan

z2 3 i 4

z1 z 2 (2 i3) (3 i 4)
5 i7
z1 z 2 (2 i3) (3 i 4)
1 i1

Perkalian Bilangan Kompleks


Perkalian dua bilangan kompleks dilaksanakan seperti halnya
kita melakukan perkalian jumlah dua bilangan, yaitu dengan
malakukan perkalian komponen per komponen

( z1 )( z2 ) (a1 ib1 )(a2 ib2 )


a1a2 ib1a2 ib1a2 b1b2
a1a2 2ib1a2 b1b2
CONTOH:

z1 2 i3 dan

z2 3 i 4

( z1 )( z 2 ) (2 i3)(3 i 4)
6 i8 i9 12
6 i17
CONTOH:z1

2 i3 dan

z 2 z1 2 i3

( z1 )( z1 ) (2 i3)(2 i3)
4 i6 i6 9
4 9 13

Pembagian Bilangan Kompleks


Hasil bagi suatu pembagian tidak akan
berubah jika pembagian itu dikalikan dengan
1

z1 a1 ib1 a2 ib2

z 2 a2 ib2 a2 ib2

CONTOH:

(a1a2 b1b2 ) i (b1a2 b2 a1 )


a22 b22

z1 2 i3 dan

a2 ib2
1
a2 ib2

z2 3 i 4

z1 2 i3 3 i 4 (6 12) i (8 9) 18
1

i
2
2
z2 3 i 4 3 i 4
3 4
25 25

Contoh :

KOORDINAT KUTUB

satu bilangan kompleks z merupakan jumlah dari


komponen nyata dan komponen imajiner dan dituliskan

z x iy
bagian imajiner

bilangan kompleks

bagian nyata
Im
disebut
modulus
modulus
zr

jb

x y
2

y r sin

disebut
argumen

y
arg z tan
x
1

z r (cos i sin )

z x iy

x r cos

Re

z rcis

z r ( cos i sin ) rcis


z r (cos i sin ) rcis ( )

Nilai argumen dari z (arg z) tidak tunggal tetapi merupakan kelipatan 2


(sesuai dengan kuadran dimana titik z berada). Sedangkan, nilai utama
(principal value) dari arg z ditulis Arg z adalah tunggal. Jadi arg z = Arg z
+ 2k

Contoh :
Nyatakan bilangan kompleks z = 1 + i dalam
bentuk polar dan eksponen !
Jawab :

2
z = 1 + i, r =
, tan = 1, sehingga =
4
1
1
1
45= 2
2
4
4
4
Jadi z =
(cos + i sin ) =
cis

14

Pangkat dan Akar dari Bilangan Kompleks


Perkalian dan Pemangkatan
Telah kita ketahui bahwa bilangan kompleks
dalam bentuk kutub adalah z = r(cos + i sin ).
Jika z1 = r1(cos 1 + i sin 1) & z2 = r2(cos 2 + i
sin 2), maka kita peroleh hasil perkalian
keduanya sebagai berikut :
z1 z2 = [r1(cos 1 + i sin 1)][r2(cos 2 + i sin 2)]
z1 z2 = r1 r2 [(cos 1 cos 2 - sin1sin 2) +
i (sin 1 cos 2 + cos 1sin 2)]
z1 z2 = r1 r2 [cos (1 + 2 ) + i sin (1 + 2)]
15

Dari hasil perkalian tersebut diperoleh:


arg(z1 z2) = 1 + 2 = arg z1+ arg z2
Pertanyaan :
Bagaimanakah jika kita perkalikan z1 z2 . . . zn
dan
z z z z z = zn ?

16

Jika diketahui:
z1 = r1(cos 1 + i sin 1)
z2 = r2(cos 2 + i sin 2)

zn = rn(cos n + i sin n), untuk n asli,


maka secara induksi matematika, diperoleh
rumus perkalian z1 z2 zn = r1 r2 rn[cos (1 +
2++n) + i sin (1 + 2++n)] .
Akibatnya jika, z = r(cos + i sin ) maka
zn = rn (cos n + i sin
n).
. . . . . . . . . .1
Khusus untuk r = 1, disebut Dalil De-Moivre
(cos + i sin )n = cos n + i sin n, n asli.
17

Pembagian:
Sedangkan pembagian z1 dan z2 adalah sebagai
berikut:

z1 r1(cos1 i sin1)

z2 r2(cos2 i sin2)

Setelah pembilang dan penyebut dikalikan dengan


sekawan penyebut, yaitu r2(cos 2 - i sin 2), maka
diperoleh : z1

r1

z2 r2

[cos (1 - 2 ) + i sin (1 - 2)]

Dari rumus di atas diperoleh:


arg

z11-2 = arg z1 arg z2.

z2

18