Anda di halaman 1dari 16

Analisis dan

Penilaian Ekuitas
Titus Wisam A
115020307111018
Jhon F W Haloho 125020300111025
Febriananda Wisang R
125020300111049

Earnings Persistence
Stabilitas

Merupakan kunci
untuk
menghasilkan
analisis dan
penilaian Ekuitas
yang terbaik.
Merupakan
tujuan utama
dari suatu
analisa.

Prediksi

Variabilitas

Tren Laba

Manajemen Laba
Metode-metode Akuntansi yang
digunakan.

Recasting dan Adjusting


Penyusunan Ulang Laba
untuk menyajikan klasifikasi yang
signifikan dan format yang relevan
untuk analisis

Penyesuaian Laba

untuk menempatkan komponenkomponen laba pada periodeperiode di mana mereka


seharusnya ditempatkan (lebih
layak).

Recasting dan Adjusting


Sumber Informasi Utama yang diperlukan untuk
Recasting and Adjusting Laba adalah:
Laporan Laba Rugi , termasuk di dalamnya:
Laba dari Operasi yang masih berlanjut
Laba dari operasi yang dihentikan
Laba dan Rugi Luar biasa
Dampak Kumulatif dari perubahan prinsip akuntansi

Laporan Keuangan lainnya dan Catatan atas Laporan


Keuangan.
Diskusi dan Analisis Managemen.
Informasi yang lain: Perubahan pada kombinasi produk,
Inovasi teknologi, periode di saat suatu pekerjaan dihentikan,
dan keterbatasan bahan baku.

Prosedur Recasting Laba


Komponen-komponen laba bisa disusun ulang, dibagi, atau dihilangkan
pengaruh pajaknya, tetapi totalnya harus direkonsiliasi terhadap laba
bersih pada setiap periodenya.
Biaya-biaya yang telah disesuaikan (Discretionary expenses), komponenkomponen laba dalam laporan Laba Rugi dari anak perusahaan atau
perusahaan afiliasi yang belum dikonsolidasi harus dikeluarkan.
Komponen-komponen yang dilaporkan sebelum pajak,harus dikeluarkan
berikut dampak pajaknya jika diklasifikasi ulang terpisah dari laba
operasi yang masih berlanjut.
Pengungkapan Pajak Penghasilan memungkinkan kita untuk memisahkan
faktor-faktor yang bisa mengurangi atau menambah pajak

Pos-pos yang tidak material bisa digabungkan dalam satu Pos yang diberi
nama tersendiri.

Prosedur Adjusting Laba


(1)
Penempatan Pos-pos luar biasa dan tidak biasa (setelah
dikurangi pajak) pada periode relevan.
Manfaat pajak dari kerugian operasi yang ditarik ke depan
seharusnya dipindahkan pada tahun terjadinya kerugian.
Biaya dan Manfaat dari penyelesaian tuntutan hukum dapat
ditempatkan pada periode tahun sebelumnya yang relevan.
Keuntungan dan kerugian dari operasi yang dihentikan
biasanya terkait dengan hasil operasi selama beberapa
tahun sebelumnya.
Perubahan pada prinsip dan estimasi akuntansi
menimbulkan penyesuaian pada seluruh tahun yang
dianalisa supaya dapat diperbandingkan

Prosedur Adjusting Laba


(2)
Pos-pos yang umumnya bisa menambah atau mengurangi ekuitas.
Pindahkan komponen ini (setelah dikurangi pajak) ke hasil operasi dari
satu atau lebih periode-periode sebelumnya,atau membagi rata
komponen tersebut kepada laba pada setiap periode yang sedang
dianalisa.
Membagi rata komponen tersebut kepada semua laba bersih pada
periode-periode sebelumnya dilakukan hanya ketika komponen ini tidak
bisa diidentifikasikan pada periode yang spesifik.
Sementara Pembagian ini membantu dalam menentukan kekuatan laba,
pembagian ini tidak membantu dalam menentukan tren laba.

Pemindahan Keuntungan/kerugian ke periode-periode yang lain tidak


memperbaiki kesalahan pelaporan pada tahun-tahun sebelumnya.

Faktor Penentu Daya Tahan


Laba
Tren laba
Variabilitas
Manajeme
n Laba
Insentif
Manageme
n

Pos Laba yang persisten dan


transitory
Penyusunan Ulang dan penyesuaian laba
untuk penilaian ekuitas bergantung pada
pemisahan komponen laba yang stabil
dan bertahan (persisten) dari komponen
acak dan sementara (transitory).
Penilaian daya tahan penting dalam
penentuan kekuatan laba.
Peramalan Laba juga bergantung pada
daya tahan laba.
Bagian terpenting dalam analisis ini
adalah menilai daya tahan komponen
keuntungan dan kerugian dalam laba.

Analisis dan Interpretasi Pos


Sementara
Tujuan
dari
analisa
dan
interpret
asi pospos luar
biasa:

Menentukan apakah suatu pos


termasuk Pos Sementara.
Memutuskan apakah suatu pos
termasuk pos tidak biasa
(unusual), non operasi, atau
tidak berulang (nonrecurring).
Menentukan Adjustment yang
diperlukan pada penilaian
persistensi laba.

Analisis dan Interpretasi Pos


Sementara
Menentukan Daya Tahan (Sifat sementara) dari Suatu Pos:
Keuntungan dan Kerugian Operasi yang tidak berulang
Aktifitas operasi yang jarang terjadi atau tidak dapat diprediksi.

Keuntungan dan Kerugian Non Operasi yang tidak berulang


Tidak terkait dengan laba operasi dari satu tahun.
Bagian dari performance jangka panjang suatu perusahaan.
Tidak berulang dan tidak dapat diramalkan serta terjadi di luar
operasi normal.

Penyesuaian terhadap Pos Luar Biasa yang mencerminkan


Daya Tahan:
Dampak pos sementara terhadap sumber daya perusahaan.
Dampak dari pencatatan pos sementara dan kemungkinan dari
kejadian-kejadian di masa yang akan datang yang disebabkan
oleh pos-pos sementara.
Dampak dari pos-pos sementara terhadap evaluasi pada pihak
manajemen.

Earnings Based Equity


Fundamental Valuation Multiples
Valuation
Price-to-Book Ratio
Market Value of Equity
Book Value of Equity
ROCEt 1 k ROCEt 2 k BVt 1
Vt
1

2
1 k 1 k
BVt
BVt

ROCEt 3 k BVt 2

...
3
BVt
1 k

Price-to-Earnings (PE) Ratio


Market Value of Equity
Net Income

Hubungan Rasio PB dan Rasio


PE
P/E
Tin
ggi

P/E
Re
nd
ah

P/B Tinggi
(Perusahaan
berkinerja baik)
Taksiran laba sisa
positif
Laba meningkat
(Perusahaan yang
menurun)
Taksiran laba sisa
positif
Laba yang menurun

P/B Rendah
(Perusahaan dalam
perbaikan)
Taksiran laba sisa
negatif
Laba meningkat
(Perusahaan dengan
kinerja buruk)
Taksiran laba sisa
negatif
Lba yang menurun

Kekuatan
Earning Power Pengukuran
Laba mencerminkan:

Tingkat laba yang


diharapkan bertahan
pada masa yang akan
datang.

Laba dan semua


komponennya.
Stabilitas dan daya tahan
laba serta komponennya.
Tren yang mendukung
pada laba dan
komponennya

Faktor-faktor yang mempengaruhi


pemilihan rentang waktu untuk
pengukuran kekuatan laba
Satu tahun
dianggap terlalu
pendek untuk
melakukan
pengukuran
kekuatan laba.

Banyak dari
kegiatan
investasi dan
pendanaan
adalah jangka
panjang.

Lebih baik untuk


mengukur
kekuatan laba
dengan
menggunakan
rata-rata
(kumulatif) laba
selama beberapa
tahun.

Rentang waktu
yang dianjurkan
dalam
pengukuran
kekuatan laba
adalah 4 sampai
7 tahun.

Earnings Forecasting
Permalan mengharuskan
untuk menggunakan
seluruh informasi yang
tersedia secara efektif,
baik kuantitaitf atau
kualitatif.
Peramalan mendapatkan
manfaat dari pemisahan
(disaggregation).
Pemisahan berguna jika
segmen tersebut
memiliki perbedaan
risiko, profitabilitas, atau
pertumbuhan.

Bukti saat ini dan masa lalu


Kewajaran peramalan
Kontinuitas dan momentum kinerja
perusahaan
Prospek industri
Kondisi keuangan perusahaan
Manajemen
Kualitas Manajemen
Aset manajemen
Faktor ekonomi dan kompetitif
Indikator kunci seperti modal, dan tren
permintaan

Elemen
Pengaru
h

Quarterly
reports (Form
10-Q)
Reports on
current
developments
(Form 8-K)
Disclosure of
separate
fourth-quarter
results
Details of
year-end
adjustments

Persyaratan
Pelaporan Interim
SEC

Laporan
Interim

Interim Reports
Comparative interim
and year-to-date
income statement
Comparative balance
sheets
Yeartodate
statement of cash
flows
Pro forma
information on
business
combinations
Disclosure of
accounting changes
Managements
narrative analysis of
operating results