Anda di halaman 1dari 17

TERATOGENIK DAN KARSINOGENIK

MIN RAHMNIWATI

LAB. FARMAKOLOGI DAN TOKSIKOLOGI


FKH IPB

KARSINOGEN

PENGERTIAN
1. KARSINOGEN : SENYAWA YANG MENYEBABKAN SEL-SEL NORMAL
BERUBAH MENJADI SEL TUMOR DENGAN MENGUBAH DNA
2. KARSINOGEN ULTIMAT/PRAKARSINOGEN/KANSEROGEN SEKUNDER;
SENYAWA YANG MEMPUNYAI AKTIVITAS SEBAGAI KARSINOGEN
SETELAH MENGALAMI BIOTRANSFORMASI
(BENZO (A) PIREN
EPOKSIDA )
3. KARSINOGEN PRIMER (GAS MUSTAR): SENYAWA
YANG MEMPUNYAI AKTIVITAS KANSEROGEN SECARA LANGSUNG
4. PROMOTOR: SENYAWA YANG MEMPERCEPAT
REALISASI/MERANGSANG PERBANYAKAN SEL TUMOR (ESTER PORBOL,
DIOKSIN, ESTROGEN)
5. KOKARSINOGEN : SENYAWA YANG MEMPERKUAT EFEK KARSINOGEN
SENYAWA LAIN

PERSAMAANDAN PERBEDAAN KARSINOGEN


DENGAN SENYAWA FARMAKOLOGIS

1.
2.
3.
4.

PERSAMAAN:
MEMPERLIHATKAN HUBUNGAN DOSE RESPONSE
BIOTRANSFORMASI
RESPON YANG TIMBUL TERGANTUNG PADA SPESIES, STRAIN, SEX
BERINTERAKSI DENGAN SENYAWA LAIN DIALAM

PERBEDAAN
1.
KERJANYA IRRESVERSIBLE
2.
SINGLE DOSE BEKERJA DENGAN CARA ADDITIF
3.
SYNERGIK DENGAN FAKTOR LAIN DIALAM
4.
INTERKASI DENGAN ELEMEN GENETIS DENGAN HOST DAN
MAKROMOLEKUL LAINNYA BERBEDA

KOKARSINOGEN

PRA-KANSEROGEN

SEL NORMAL

KANSEROGEN
SESUNGGUHNYA

SEL TUMOR
PROMOTOR

PROLIFERASI
SEL TUMOR

MENSTIMULASI

TUMOR YANG SUDAH


TERMANIFESTASI

KELOMPOK SENYAWA YANG BEKERJA


SEBAGAI KANSEROGEN

1. HIDROKARBON AROMATIK POISIKLIK

2. AMINA AROMATIK

3. SENYAWA N-NITROSO

4. SENYAWA PENGALKILASI

5. BEBERAPA BAHAN ALAM

6. SENYAWA ORGANIK

HIDROKARBON AROMATIK POLISIKLIK

SENYAWA :
A. BENZO(A)PIREN,
B. 3 METILKOLANTREN,
C. BENZANTRASEN
D. DIBENZANTRASEN

ASAL : HASIL PEMBAKARAN BAHAN ORGANIK YANG TIDAK


SEMPURNA DAN TERDAPAT DIMANA MANA
TER, ASAP KENDARAAN BERMOTOR DAN JELAGA
PREDISPOSISI TMBULNYA KANKER ADA HUBUNGANNYA
DENGAN PEKERJAAN
KANKER SKROTUM (PEKERJA BERHUBUNGAN DENGAN
TUNGKU),
KANKER KULIT (PEMBUAT JALAN ASPAL),
KANKER PARU-PARU (PEROKOK)

AMINO AROMATIK

SENYAWA:
1. DIFENILAMINA
2. BENZIDIN
-NAFTILAMINA HASIL OKSIDASI HIDROKSI
NAFTTILAMIN MEMBENTUK O-NAFTOKUINONIMINA
2-ASETILAMINOFLUOREN (2-FLUORENILASETAMIDA)

SENYAWA NITROSO

SENYAWA :
NITROSAMINA, NITROSAMIDA, NITROSUREA
DIMETILNITROSAMINA ATAU N NITROSO-N-METILUREA, TERDAPAT
DALAM MAKANAN YANG DIAWETKAN DENGAN PENGASAPAN
ASAP TEMBAKAU. TERBENTUK DARI AMINA SEKUNDER ATAU AMIDA
DAN NITRIT.
AMINA SEKUNDER : PEMANASAN PROTEIN, FERMENTASI ALKOHOL
(PEMBENTUKAN DIMETIAMINA DARI AMINOFENAZON
NITRIT :PENGAWET DAGING DAN SOSIS, BAKTERI DALAM TUBUH
MANUSIA DAN TUMBUHAN
NITROSO DENGAN REAKSI BIOTRANSFORMASI OKSIDATIF AKAN
DIBENTUK SENYAWA PENGALKILASI (DIMETINITROSAMIN
MMEMBENTUK CH3+
AKILNITROSAMIN MENYEBABKAN TUMOR HATI (P.O),
NITROSOMETILUREA MENYEBABKAN TUMOR LAMBUNG (P.O), TUMOR
OTAK (IV)

SENYAWA PENGALKILASI

CARA KERJA : MEAKUKAN ALKILASI DNA


SENYAWNYA :
1.
EPOKSIDA
2.
ETER TERHALOGENASI
3.
TURUNAN ETILENIMINA
4.
NITROGEN MUSTAR
5.
ESTER ALKILSUFONAT
MERUPAKAN PRODUK ANTARA PADA PROSES SINTESIS ATAU UNTUK
PEMBASMI HAMA, SITOSTATIKA
DAPAT MENYEBABKAN TUMOR LOKAL PADA TEMPAT APLIKASI

BAHAN ALAM KARSINOGEN

AFLATOKSIN
ALKALOID PIROLIZIDIN (SENECIO)
SAFROL (MINYAK SASAFRAS)
ASAM ARISTOLOKHIAT (ARISTOLOCHIA CLEMATITIS)

SENYAWA ANORGANIK PENYEBAB KANKER


1.
2.
3.

LOGAM BERAT ( KADMIUM, KROMIUM, MANGAN, NIKEL, TIMBAL)


METALOID (ARSEN)
ASBES (MAGNESIUM SILIKAT)

KARSINOGEN YANG BEKERJA SECARA LANGSUNG

BETA LAKTON RANTAI LURUS,


PROPAN SULFONE,
LAKTON TIDAK JENUH YANG MEMPUNYAI RANTAI LEBIH BESAR,
EPOKSIDA, IMINES,
DERIVAT NITROGEN, MUSTARD,
ALKIL DAN ESTER SULFAT, B
BEBERAPA DERIVAT HALOGEN YANG AKTIF ,
BIS CHOLORO METHYL ETHER.

KARSINOGEN SEKUNDER DAN PROKARSINOGEN


KARSINOGEN MENGALAMI REAKSI HIDROLITIK MENGHASILKAN
SENYAWA INTERMEDIET YANG BERSIFAT REAKTIF SEHINGGA MUDAH
DITRANSPORT MELEWATI MEMBRAN, ALKIL, NITROUREA DAN ESTER.
POLINUKLEAR AROMATIK HIDROKARBON, AROMATIK AMIN TERTENTU,
ALKIL NITROSAMIN, MIKOTOKSIN, ALFATOKSIN, SAFROL SIASIN,
DERIVATHALOGEN, PYROZILINE, ALKALOID, CCL4, THIOMIDES,
ANTIMETABOLIT, ETHIOMIN, Ni, Co, Cr, Pb, Mn, Cd, Be. Streptozotosin
dan AKTINOMISIN

FAKTOR YANG MEMODIFIKASI KARSINOGEN KIMIA

Organ
BEKERJA PADA ORGAN YANG SAMA BERSIFAT ADDITIF :
AZODYE DAN DIETHYNITROSAMIN DIHATI
BEKERJA PADA ORGAN ORGAN BERBEDA:
AZODYE DAN DIETHYLNITROSAMIN, HATIDAN SALURAN
TELINGA

NON KARSINOGEN YANG MENINGKATKAN EFEK


KARSINOGEN PRIMER .
CROTON OIL (PROMOTION) TERHADAP POLISIKLIK
HIDROKARBN ( INITITATION)

IKUT SERTA DALAM PERTUMBUHAN SEL TUMOR


DORMAN ATAU LATEN:

CROTON OIL DALAM BENTUK PHORBOL, ALKOHOl, SULFUR,


SULFUR DIOKSID, ADEHID PHENO, STIMULATOR POLISIKIK
AROMATIK HIDRKARBON.

ANTAGONISTIK. HARUS BERSIFAT KOMPETITIF,


MENGUBAH MEKANISME DETOKSIKASI ATAU RASIO
RESEPTOR.
3 METHYCHOLANTREN MENGHMABTA 4DIMETHYLAMINOAZOBENZEN DAN N-2FLUORENYLACETAMIDE, DDT, BHT, PHENOBARBITAL
BENZOFLAVONE TERHADAP AZODYE.

EFEK

KARSINOGEN TERGANTUNG PADA


KECEPATAN METABOLISME BAHAN BAHAN
KIMIA YANG DIPENGARUHI OLEH FAKTOR
LINGKUNGAN DAN HOST

INTERAKSI
FAKTOR

ANTARA BAHAN KIMIA DAN VIRAL

LINGKUNGAN: DIET PROTEIN DAN B2


RENDAH, TINGGI KARBOHIDRAT RENTAN
TERHADAP 4-DIMETHYLAMINOAZOBENZEN.
FREEDIET TAHAN TERHADAP
DIMETHYLLNITROSAMIN LIPOTROP DIET YANG
RENDAH TUMOR HATI INSINDENNYA TINGGI

FAKTOR DIET:
JUMLAH MAKANAN PADA FASE PERTUMBUHAN
DIET PROTEIN DALAM WAKTU YANG SINGKAT MENGURANGI
EFEKTIVITAS KARSINOGEN
LEMAK PENYEBAB KANKER MAMAE
GLUKOSA DAN SUKROSA, MEMPERMUDAH TRANSPOR
KARSINOGEN
VITAMIN A, E DAN B, SELENIUM DERIVAT ALFATOKOFEROL
MENCEGAH KANKER

FAKTOR HOST :
SPESIES DAN STRAIN
JENIS KELAMIN DAN KESEIMBANGAN ENDOKRIN
FAKTOR IMUNITAS