0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
135 tayangan21 halaman

Panduan Lengkap DBMS dan Fungsinya

DBMS adalah sistem perangkat lunak yang mengelola basis data dan memungkinkan pengguna mengakses dan memodifikasi data secara efisien. Dokumen ini menjelaskan pengertian DBMS dan basis data, komponen utama sistem basis data, jenis-jenis basis data, fungsi DBMS, serta keuntungan dan kerugian menggunakannya.

Diunggah oleh

Remilla Sapta Nada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
135 tayangan21 halaman

Panduan Lengkap DBMS dan Fungsinya

DBMS adalah sistem perangkat lunak yang mengelola basis data dan memungkinkan pengguna mengakses dan memodifikasi data secara efisien. Dokumen ini menjelaskan pengertian DBMS dan basis data, komponen utama sistem basis data, jenis-jenis basis data, fungsi DBMS, serta keuntungan dan kerugian menggunakannya.

Diunggah oleh

Remilla Sapta Nada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Senin, 21 November 2016

Teknik Geodesi ITENAS

Manajemen Sistem Basis Data


(Database Management System)
Dibuat oleh :
Carlos Mariano Beker

232011034

Hindrawan Shofartianto 232014009


Remilla Sapta Nada 232014020
Diva Triyananda

232014037

Senna Faturachman232014091

Apa Itu DBMS?


Sebelum

mengetahui arti dari DBMS itu sendiri kita harus


mengetahui dahulu apa itu Basis Data (Database).

Database

atau basis data adalah kumpulan data yang


disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah
atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program
aplikasi) untuk menghasilkan informasi.

Basis

data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data,


menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas
dan juga update yang rumit.

Elemen-elemen yang penyusun sistem


basis data:
Hardware,

Perangkat keras dalam sistem basis data

Operating

System, Program yang mengaktifkan sistem


komputer serta mengendalikan sumber daya.

Database,

Berisi sejumlah objek basis data seperti file dan

tabel.
Management

System , Pengolahan basis data secara fisik


ditangani oleh perangakat lunak yang di sebut DBMS yang
melaksanakan
proses
menyimpan,
mengubah
dan
mengambil data.

User,

Pengguna sistem basis data.

Sehingga DBMS yaitu ...


sistem

perangkat lunak yang memungkinkan pengguna


database (database user) untuk memelihara, mengontrol dan
mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain
semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS.

Menurut

C. J. Date, Data Base Management System (DBMS)


adalah software yang menghandel semua akses pada
database untuk melayani keperluan user

Menurut

S, Attre, Data Base Management System (DBMS)


yaitu software, hardware, firmware serta procedure-procedure
yang memanage database. Firmware yaitu software yang
sudah jadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).

Tujuan utama dari DBMS adalah ...


Untuk

memberikan tinjauan abstrak data kepada


pengguna.

Jadi

sistem menyembunyikan informasi tentang


bagaimana data disimpan, dipelihara dan tetap bisa
diambil (diakses) secara efisien.

Pertimbangan

efisien di sini adalah bagaimana


merancang struktur data yang kompleks tetapi masih
tetap bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa
mengetahui kompleksitas strukturnya.

Pembagian basis data menurut jenisnya


antara lain:
Basis

data flat-file

Basis

data Jaringan
(Network)

Basis
Basis

data relasional

data Hirarki

Basis data flat-file


Basis

data flat-file ideal untuk data berukuran kecil dan


dapat dirubah dengan mudah.

Basis

data flat-file baik digunakan untuk menyimpan daftar


atau data yang sederhana dan dalam jumlah kecil.

Salah

satu tipe basis data flat-file adalah file CSV yang


menggunakan pemisah koma untuk setiap nilainya.

Basis data relasional


Basis

data ini mempunyai struktur yang lebih logis terkait


cara penyimpanan.

Basis

data relasional menggunakan sekumpulan tabel dua


dimensi yang masing-masing tabel tersusun atas baris (tupel)
dan kolom (atribut).

Beberapa

contoh basis data relasional adalah Microsoft


Access, MySQL, Oracle, Microsoft SQL Server dan PostgreSQL.

Basis data Jaringan (Network)


Model

jaringan direpresentasikan dengan sekumpulan record


(Pascal),dan relasi antar data yang direpresentasikan oleh
record & lin.

Model

ini menyerupai model hirarki. Perbedaannya terdapat


pada suatu simpul anak bisa memilki lebih dari satu orang
tua. Model ini bisa menyatakan hubungan 1:1 (satu arang tua
punya satu anak), 1:M (satu orang tua punya banyak anak),
maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa
orangtua).

Basis data Hirarki


Model

hirarki atau biasa disebut model pohon ini menggunakan


pola hubungan dengan istilah orang tua dan anak.

Terdapat

juga istilah simpul (bercirikan kotak atau lingkaran).


Simpul yang berada diatas yang terhubung ke simpul pada
level dibawahnya disebut orang tua. Setiap orang tua bisa
memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan
1:M), tetapi setiap anak hanya memiliki satu orang tua. Simpul
simpul yang dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak.

Adapun

hubungan antara anak dan orang tua disebut cabang.


Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai
tree (pohon) dari pada graf.

Fungsi DBMS (Data Base Management System)


Fungsi

DBMS atau Database Management System dalam


perkembangan aplikasi dan sistem penting di dunia sangat banyak.

Saat

ini berbagai perusahaan besar baik Nasional maupun


Internasional memanfaatkan database untuk menunjang sistem
aplikasinya.

Ada

banyak DBMS yang sangat populer seperti Oracle, Microsoft SQL


Server, MySQL, PostgreSQL, Microsoft Access, IBM DB2, dan masih
banyak lagi.

10 fungsi DBMS dalam membantu menjaga dan memelihara


integritas
data
dalam
suatu
sistem,
yaitu:
..
1.

Menjaga Integritas Data

2.

Penyimpanan Data (Data Storage Management)

3.

Kamus Data

4.

Transformasi dan Penyajian Data

5.

Keamanan Data

6.

Memungkinkan Akses Beberapa User

7.

Menyediakan Prosedur Backup dan Recovery

8.

Menyediakan bahasa akses dan pemogramman

9.

Menyediakan interface untuk komunikasi

10. Manajemen

Transaksi

Komponen Data DBMS (Data Base Management System)


Satu

DBMS (Data Base Management System) umumnya memiliki sebagian


komponen fungsional (modul) seperti :

1. File

Manager, yang mengelola area dalam disk serta susunan data yang
digunakan untuk merepresentasikan info yang tersimpan dalam disk.

2. Database

Manager, yang sediakan interfaceantara data low-level yang ada di


basis data dengan program aplikasi serta query yang didapatkan ke system.

3. Query

Processor, yang menterjemahkan perintahperintah dalam query


language ke perintah low-level yang bisa dipahami oleh database manager.

4. DML

Precompiler, yang mengkonversi perintah DMLyang ditambahkan dalam


suatu program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bhs induk.

5. DDL

Compiler, yang mengkonversi perintah-perintah DDL ke dalam


sekumpulan tabel yang mengandung metadata. Tabel-tabel ini lalu disimpan
dalam kamus data.

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan


DBMS, Antara Lain :

Keuntungan Penggunaan DBMS (Data Base Management System)


Pengunaan

Data Base Management System (DBMS) untuk mengelola


data memiliki sebagian keuntungan, yakni :

1.

Kebebasan data serta akses yang efisien

2.

Mereduksi saat pengembangan aplikasi

3.

Integritas serta keamanan data

4.

Administrasi keseragaman data

5.

Akses berbarengan serta perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari sistem
serentak).

6.

Kurangi data redundancy : Data redundansi bisa direduksi/dikurangi, namun tak


bisa di hilangkan sekalipun (untuk keperluan keyfield)

7.

Memerlukan sedikit memory untuk penyimpanan data.

Kerugian Pengunaan DBMS (Data Base Management System)


Kerugian

pengunaandiantaranya :

1.

Beroleh piranti lunak yang mahal (tehnologi DBMS, Operation,


Conversion, Planning, Risk). DBMS mainframe tetap benar-benar
mahal.

2.

Data Base Management System (DBMS)kerap membutuhkan


kemampuan penyimpanan primer serta sekunder yang semakin
besar dari pada yang dibutuhkan oleh program aplikasi lain.

3.

Mempekerjakan serta menjaga staf DBAData Base Management


System (DBMS)membutuhkan pengetahuan spesial supaya bisa
memakai kekuatan dengan cara penuh.

Macam-Macam DBMS (Data Base Management System)


Beberapa

software atau perangkat lunak DBMS yang


sering digunakan dalam aplikasi program antara lain :

1.

MySQL

2.

Oracle

3.

Firebird

4.

Microsoft SQL server 2000

5.

Visual Foxpro 6.0

6.

Database Desktop Paradox

Ada Pertanyaan ?

PUSTAKA
Thakur, Dinesh,DAFTAR
2010,
What is DBMS? Advantages and Disadvantages of DBMS
.
From
http://ecomputernotes.com/fundamental/what-is-a-dat
abase/advantages-and-disadvantages-of-dbms
, 28 Oktober 2016
Zandbergen,
Paul, 2010, What is a Database
Management System? - Purpose and Function
From
http://study.com/academy/lesson/what-is-a-datab
ase-management-system-purpose-and-function.html
, 28 Oktober 2016

DAFTAR PUSTAKA
Sharpened Production, 2016, DMS Definition
From http://techterms.com/definition/dbms , 28 Oktober
2016
Hindro Hindrianto, 2012, september, pengertian
database
From
http://www.termasmedia.com/65-pengertian/69-p
engertian-database.html
, 28 Oktober 2016

Sekian dan Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai