Anda di halaman 1dari 16

KWASHIORKOR

Tarida Putri Rahmadani


1310211192
Definisi
Sindrom klinis yang diakibatkan dari
defisiensi protein berat & asupan kalori
yang tidak adekuat.
Epidemiologi
Banyak di negara miskin (Afrika, Asia,
Amerika Latin).
Sering pada balita (1,5-2 tahun).
Etiologi
1. Kekurangan intake protein.
2. Gangguan penyerapan pada diare
kronik.
3. Kehilangan proten secara berlebihan
(proteinuria, infeksi kronik).
4. Gangguan sintesis protein (penyakit
hati kronis).
Gejala Klinis
Letargi, cengeng, apatis, sopor, atau koma.
Pertumbuhan terhambat.
BB & TB rendah.
Edema.
Jaringan otot mengecil.
Jaringan subkutan tipis.
Anoreksia.
Diare.
Rambut pirang, kasar, kaku, mudah dicabut.
Kulit kering, bersisik, garis kulit dalam dan lebar.
Diagnosis
1. Anamnesis
2. Px Fisik
3. Px Penunjang
Albumin, kolesterol, glukosa menurun.
Globulin normal atau meningkat.
Penurunan kadar enzim.
Penurunan kadar vitamin & mineral.
Biopsi hati : perlemakan, fibrosis,
nekrosis, infiltrasi sel mononuklear.
Tatalaksana
Prinsip pengobatan MEP :
Makanan mengandung banyak protein
bernilai biologik tinggi, tinggi kalori, cukup
cairan, vitamin, mineral.
Makanan harus dihidangkan dalam bentuk
yang mudah dicerna & diserap.
Makanan diberikan secara bertahap.
Penanganan terhadap penyakit penyerta
Tindak lanjut
1. Pengobatan gangguan keseimbangan
cairan & elektrolit rehidrasi oral dgn
Resomal.
2. Atasi/cegah hipoglikemi GD <50mg/dl
50ml D10% bolus IV evaluasi tiap 2 jam beri
makanan tiap 2 jam.
3. Atasi gangguan elektrolit beri cairan
rendah Na, makanan rendah garam.
4. Atasi/cegah dehidrasi cairan resomal PO
5ml/kgBB
5. Atasi/cegah hipotermi suhu <36
hangatkan, berikan makanan tiap 2 jam.
6. Antibiotika infeksi jelas : kotrimoksasol
slm % hari. Infeksi tidak nyata : ampisilin IV
2 hari oral & hari + gentamisin IM 7 hari.
7. Mulai pemberian makanan kalori 80-
100kkal/kgBB/hari, cairan 130ml/hari.
8. Atasi penyakit penyerta.
9. Vitamin A <6bln : 50.000 SI, 6-12bln :
100.000 SI, >1thn : 200.000 SI pd awal
perawatan & hari ke 15 atau sebelum
pulang.
10. Asam folat hr pertama 5mg 1mg/hari.
11. Tindakan kegawatan
Syok dextrosa 5% : NaCl 0,9% (1:1)
15ml/kgBB dlm 1 jam pertama.
Anemia berat transfusi bila Hb <4g/dl
atau 4-6g/dl disertai distress pernafasan
atau tanda gagal jantung.
12. Berikan stimulasi sensorik &
dukungan emosional
13. Tindak lanjut di rumah beri
makanan sering : energi & protein
padat.
Pemantauan
1. Kriteria sembuh BB/TB >-2 SD.
2. Tumbuh kembang : memantau status
gizi secara rutin & berkala, memantau
perkembangan psikomotor.
3. Edukasi : pengetahuan gizi, ketaatan
dalam pemberian diet, menjaga
kebersihan diri dan lingkungan.
Prognosis
Pengobatan adekuat 2-3 bulan BB
lumayan.
Referensi
Buku Ajar Ilmu Gizi Dasar Sunita
Ilmu Kesehatan Anak FK UI

Anda mungkin juga menyukai