Anda di halaman 1dari 25

PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH

(TTD) PADA REMAJA PUTRI


PEMBAHASAN

LATAR BELAKANG

KEBIJAKAN PROGRAM

PENUTUP
LATAR BELAKANG

Prevalensi anemia masih tinggi


SKRT 1995 : 57,1% ( rematri 10-14 th)
Permaesih (2005) : 30,0% (rematri 10-19 th)
Riskesdas 2007 : 19,7%; (dewasa)

50.0

40.0 36.4 37.8 37.1

30.0

20.0

10.0

0.0
Perkotaan Perdesaan INDONESIA
Old Enemies

Prevalensi sangat tinggi: Tetap tinggi: Riskesdas 2013


SKRT 1995
Kelompok Umur (%) Jumlah Kelompok Umur Persen
Balita Laki-laki 29.7
Remaja putri 57.1 6.3 juta
Balita Perempuan 26.5
Bumil 50.9 2.5 juta Anak Laki-laki 6-12 thn 28.0
Balita 40.5 8.1 juta Anak Perempuan 6-12 27.4
thn
Anak usia 47.2 17 juta
sekolah Perempuan >= 15 thn,
tidak hamil 22.7
WUS 39.5 13 juta Laki-laki >= 15 thn 16.6
Usia produktif 48.9 51.8 jt Ibu Hamil 37.1
Usia lanjut 57.9 5 juta Laki-laki 18.4
Perempuan 23.9
Tablet Tambah Darah
(TTD)
Tablet Tambah Darah mengandung 60 mg
besi elemental dan 0.4 mg asam folat

Jika terpaksa harus menggunakan TTD Mandiri, cermati


komposisinya yaitu sekurang-kurangnya mengandung
60 mg besi elemental dan 0.4 mg asam folat.

TTD sangat aman dikonsumsi dan sangat dianjurkan bagi ibu


hamil untuk mencegah kekurangan zat besi dan asam folat
yang meningkat kebutuhannya selama kehamilan agar ibu
dan janinnya sehat.
Senyawa zat besi setara dengan 60 mg besi elemental
Komposisi
Bioavalibilitas zat Kandungan besi
Senyawa Besi senyawa besi per
besi (%) elemental (mg)
tablet (mg)
Ferro fumarat 180 33 60
Ferro gluconat 500 12 60
Ferro sulfat (7 H2O) 300 20 60
Ferro sulfat,
160 37 60
anhydrous
Ferro sulfat
200 30 60
exsiccated (1H2O)
Sumber: WHO, 2012 dan adaptasi INACG, 1998
MENGAPA PROGRAM PENANGGULANGAN
ANEMIA PADA REMAJA PENTING ?
Asupan zat gizi mikro yang rendah : Body Image

Kebutuhan zat besi lebih besar : menstruasi

Remaja putri akan mengalami hamil dan melahirkan


ANEMIA
Merupakan suatu keadaan dimana tubuh
kekurangan sel darah merah sehat dan
biasanya ditandai dengan kadar
hemoglobin (Hb) kurang dari normal (<12
g%)
BATASAN ANEMIA

Anak Balita 11 gram %


Anak Usia Sekolah 12 gram %
Wanita Dewasa 12 gram %
Laki-laki Dewasa 13 gram %
Ibu Hamil 11 gram %
Ibu Menyusui> 3 bulan 12 gram %
KEBIJAKAN
PENANGGULANGAN ANEMIA
PADA REMAJA PUTRI
Indikator Pembinaan Gizi Masyarakat
( RENSTRA )
Target
PROGRAM/
NO SASARAN INDIKATOR
KEGIATAN Base
line 2015 2016 2017 2018 2019

% ibu hamil KEK yang 150.000 65%


1 - 50% 80% 95%
mendapatkan PMT (13%)
Persentase ibu hamil yang
Pembinaan Meningkatnya 2 mendapat Tablet Tambah Darah 82% 82% 85% 90% 95% 98%
3,1 Perbaikan Gizi pelayanan gizi (TTD)
Masyarakat masyarakat
Persentase bayi usia s/d 6 bulan
3 38% 39% 42% 44% 47% 50%
yang mendapat ASI eksklusif

Persentase bayi baru lahir


4 mendapat Inisiasi Menyusu Dini 35% 38% 41% 44% 47% 50%
(IMD)

Persentase balita kurus yang


5 0 70% 75% 80% 85% 90%
mendapat makanan tambahan

Persentase remaja puteri yang


6 mendapat Tablet Tambah Darah 0 10% 15% 20% 25% 30%
(TTD)
TUJUAN PROGRAM
Mempersiapkan kondisi fisik
remaja putri sebelum hamil agar
menjadi ibu yang sehat, saat
hamil tidak mengalami anemia
PENATALAKSANAAN PEMBERIAN TTD
1. PERSIAPAN
Landasan Hukum : Permenkes, SKB lintas
Menteri, Kebijakan Daerah dan Petunjuk Teknis
Indikator Keberhasilan : Penurunan Prevalensi
Anemia pada Rematri
Kerjasama/Kesepakatan LP dan LS
Penyediaan Pedoman/Juklak atau Juknis
Menetapkan Sasaran : Sasaran Langsung
Individu, kelompok dan masyarakat
KEBUTUHAN TABLET TAMBAH DARAH

Sasaran :
Seluruh rematri usia 12 18 th yg
sekolah di SMP/SMA dan yang
sederajat
Dosis :
TTD 1 tablet/minggu selama 1
tahun (kurang lebih 52 tablet)
selama 1 tahun.
2. PELAKSANAAN
a. Konseling dan sosialisasi
b. Komunikasi Informasi Edukasi
- Metode KIE
- Komponen isi KIE
- Media KIE

c. Suplementasi TTD
(rekomendasi WHO)
minimal mengandung :
60 mg elemental besi dan
0,4 mg asam folat
d. Pemantauan Kepatuhan
dalam minumTTD
TANTANGAN DALAM PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD)

Meningkatkancakupan
pemberian TTD melalui
peningkatan supply dan distribusi
logistik
Meningkatkan daya terima Kategori Prevalensi
melalui pendidikan gizi Masalah Anemia
Integrasi Program Berat 40%
Sedang 20,0-39,9%
Meningkatkan status besi bagi
Ringan 5,0-19,9%
remaja wanita
Normal 4,9%
PEMANTAUAN PELAKSANAAN PROGRAM
1. Sistem Pencatatan dan Pelaporan
Meliputi : distribusi TTD dan KIE. Pencatatan dilakukan di
sekolah,puskesmas dengan menggunakan formulir
2. Pembinaan oleh Tim Teknis
Pemantauan dapat dilakukan oleh Tim Teknis atau Tim/Forum
yang telah ada
3. Kunjungan Lapangan
Dilakukan secara periodik untuk mengetahui pelaksanaan
kegiatan pemberian TTD
EVALUASI
Bertujuan untuk mengetahui perkembangan
dan keberhasilan program, meliputi :
Penyiapan(pengadaan dan distribusi),
Ketersediaan SDM,
pelaksanaan,
Pemantaaun Status Gizi,
survei terkait anemia dan penelitian atau
studi
Indikator Keberhasilan

a. Adanya dokumen kebijakan atau regulasi


b. Adanya SOP pencegahan dan penanggulangan
c. Adanya sistem pemantauan yang berkelanjutan
d. Meningkatnya cakupan distribusi TTD
e. Kepatuhan minum TTD
f. Menurunnya prevalensi anemia remaja putri
Formulir Pemantauan Pemberian TTD di Sekolah
Nama Sekolah

No Nama Siswa Minggu ke Keterangan


I II III IV
Formulir Pemantauan Pemberian TTD di Sekolah
Nama Sekolah

No Nama Siswa Minggu ke Keterangan


I II III IV

Nama
Kecamatan
No Nama Sekolah Minggu ke Keterangan
I II III IV
Formulir Pemantauan Pemberian TTD di Sekolah
Nama
Kabupaten

No Kecamatan Minggu ke Keterangan

I II III IV
notulensi
Kegiatan di Mulai Awal September (Jumat) pada saat Keputrian sekitar jam
12.00 WIB. (Tergantung dari sekolahnya masing-masing)
Diharapkan jam 10 sudah makan
Setelah mengkonsumi TTD disarankan mengkonsumsi buah yang dibawa siswi.
Petugas akan turun dan memberikan penyuluhan kembali.
Sasaran nya yaitu siswi kelas I dan II
Pengisian Formulir Laporan pemberian TTD Rematri di laporakan sesuai
keadaan siswanya