Anda di halaman 1dari 30

DALIL AL-QUR’AN

َ ‫قُ ْل ُه َو ِللَّ ِذ‬


QURANIC
HEALING ‫ين آ َمنُوا ُهدًى َو ِشفَا ٌء‬
“....Katakanlah Muhammad,”Bagi segenap orang-orang yang
beriman Al-Qur’an menjadi petunjuk dan juga
obat.”(QS.Fushshilat:44).
PENGOBATAN
QUR’ANI

َ ِ‫آن َما ُه َو ِشفَا ٌء َو َر ْح َمةٌ ِل ْل ُمْْ ِمن‬


‫نن‬ ِ ‫َونُن ِ َِّز ُل ِم َن ْالقُ ْر‬
“Kami turunkan dari Al-Qur’an ini, yang menjadi penawar dan
RUQYAH rahmat bagi orang yang mukmin.”(Al Israa’:82)

MANTRA
DALIL SUNNAH
1. Sunnah Fi’liyah (perbuatan)

Dari ‘Aisyah ra berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila ada orang sakit diantara kami, beliau menyentuhnya dengan tangan
kanannya, kemudian beliau berkata :
َ ‫شا ِف ْي الَ ِشفَا َء ِِالَّ ِشفَا ُُ ََ ِشفَا ًءالَ يُغَا ِد ُر‬
)×3(‫سقَ ًما‬ َ ‫ف َو أ َ ْن‬
َّ ‫ت ا ل‬ ِ ‫ اِ ْش‬،‫اس‬
ِ َّ‫ب الن‬ َ ْ ‫ب اْلبَأ‬
َّ ‫س َر‬ ِ ‫اَللَّ ُه َّم أ َ ْذ ِه‬
“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan
kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”

B. Sunnah Qauliyah (sabda nabi)


Muslim telah meriwayatkan dari Anas ibn Malik bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperbolehkan ruqyah terhadap orang
yang terkena sihir, racun, dan borok.

C. Sunnah Taqririyah (Pembenaran Nabi)


Abu Sa’id Al Khudry ra meruqyah pimpinan kaum yang terkena gigitan ular berbisa dengan membacakan Al Fatihah dan mengumpulkan
ludahnya kemudian meludahkannya, hadiah sekelompok kambing dan disampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau
menyambut :“Kenapa kamu tahu bahwa ia (al Fatihah) itu ruqyah ?” Kemudian beliau bersabda : “Sungguh kalian benar, buatkan untukku satu
bagian bersama kalian !” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Secara jelas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :“Fatihatul kitab obat untuk segala penyakit.” (HR.Ad Darimy)
Definisi energi (KBBI) : daya kerja/tenaga.

Energi berasal dari bahasa Yunani “energia” yaitu


kemampuan untuk melakukan usaha.

Pengertian Energy Ruqyah : daya / kekuatan yang


dihasilkan dari pembacaan ayat Al-Qur’an dan
doa-doa yang disyariahkan.
DALIL :
a) “Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah panggilan dari Allah, maka
terimalah panggilan-Nya semampu kalian. Al-Qur’an ini adalah
tali Allah. Cahaya yang terang, dan syifa’ (obat) yang
bermanfaat.” (HR.Imam Al-Hakim dalam hadits yang penjang)

b) “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi cahaya


bagimu di bumi dan menjadi simpanan di langit.” (Ibnu Habban
dalam hadits yang panjang)

c) “Doa adalah senjata seorang Mukmin dan tiang (pilar) agama


serta cahaya langit dan bumi.” (HR Abu Ya’la)
Dr. Abdul Daem Al Kaheel

Sel kanker hancur dengan Vibrasi Suara Sel darah yang diberi vibrasi suara gelombang elektro
maghnetik bersinar lebih terang dan kuat ( seluruh sel Memperbaiki getaran sel
tubuh juga memiliki medan elektromagnetik) atom
Struktur dasar tubuh manusia adalah sel. Tiap satu
sel terdiri dari milyaran atom. Atom terdiri dari inti
atom positif serta awan electron bermuatan
negative yang mengelilinginya. Rotasi electron itu
menghasilkan medan listrik dan maghnet.
Sel tubuh manusia bergetar dengan frekuensi
tertentu, setiap penyakit yang mengenai salah
satu angota tubuh akan menyebabkan ketidak
harmonisan getaran / medan elektromaghnetik
tubuh. ( Al-Qur’an The Healing Book, Ir. Abdel
Daem Al- Kaheel)
OTAK MEMANCARKAN
FREKUENSI GELOMBANG
Gelombang otak manusia bisa
dilihat dan dikenali dengan
menggunakan alat pengukuran
gelombang otak yang disebut EEG
(Electro Encephalo Graph)
Dengan alat EEG dapat ditemukan 4
jenis gelombang otak manusia yaitu
: Gelombang beta, alpha, theta dan
delta.

Mendengarkan lantunan bacaan Al-


Qur’an disertai relaksasi akan
menurunkan gelombang otak.
ENERGI
KALAM LAFADZ RUQYAH
ALLAH & NIAT
TIGA PRINSIP DASAR ENERGI RUQYAH

Pembersihan menggunakan tehnik sapuan (general dan sektoral) dan tiupan.


Pemberian energy menggunakan sentuhan telapak tangan dan tiupan
DALIL SAPUAN / USAPAN GENERAL (SELURUH TUBUH)
DALIL:
Aisyah RA bercerita : Rasulullah jika merasa sakit, Beliau membaca Al-ikhlas dan mu’awwidztain (QS. al Falaq dan
al Naas) lalu meniupkannya (kemudian mengusapkannya ke wajah dan tubuhnya). (HR. al Bukhari Muslim)
Aisyah ra. berkata: “Bila Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua
telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas.
Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya,
mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali.” (HR. At Tarmidzi)
KEUTAAMAAN USAPAN GENERAL (MENGUSAP DIRI SENDIRI / ORANG LAIN)
1. Membentengi tubuh fisik dan nafs dari semua penyakit/gangguan.
2. Memberi keberkahan pada tubuh fisik & nafs dengan fadhilah ruqyah.
3. Mengobati tubuh & membersihkan tubuh fisik dan nafs dari penyakit/energy negative.
4. Grounding gangguan/penyakit ke Bumi.
DALIL SAPUAN (USAPAN) SEKTORAL
DALIL:
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa ada wanita
datang membawa anaknya pada Rasulullah ‫ ﷺ‬dan
berkata ”Wahai rasul, ia terkena penyakir gila”.
Kemudian Rasulullah ‫ ﷺ‬memantrainya (meruqyah)
dan mengusap dadanya, lalu anak itu muntah dan
keluar dari mulutnya seperti binatang kecil lalu
bergerak.
DALIL :
Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim
dengan sanadnya, dari A'isyah Radiallahu'anha yang
mengatakan 'Apabila ada salah seorang diantara kita
yang sakit, maka Nabi ‫ ﷺ‬mengusap orang itu dengan
tangan kanannya sambil berdoa’ (HR. Muslim)
DALIL SENTUHAN
1. MENYENTUH DIRI SENDIRI
Diriwayatkan dari ‘Utsman ibn Abi al-‘Ash ats-Tsaqafi ia berkata,”Aku telah datang kepada Rasulullah ‫ﷺ‬
mengadukan sebuah penyakit yang hampir saja membinasakanku. Maka beliau berkata kepadaku,
”letakkanlah tanganmu di atas bagian tubuhmu yang sakit, lalu bacakanlah:

“Bismillah (3x) A’uzu bi’izzatillahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaaziru (7x)”
Artinya:“Dengan nama Allah (3 kali) Aku berlindung dengan kemuliaan dan kekuasaan Allah dari bencana
penyakit yang kurasakan dan kucemaskan ini.”(7x)
‘Utsman ibn Abi al-Ash melanjutkan, ”Maka aku amalkan petunjuk Rasulullah tersebut sehingga Allah
menghilangkan penyakit itu dariku.” [HR. Muslim no.2202]
2. MENYENTUH ORANG LAIN
Diriwayatkan dari Aisyah Radiyallahu Anha berkata : “Rasulullah ‫ ﷺ‬apabila ada orang sakit diantara kami,
beliau menyentuhnya dengan tangan kanannya, kemudian beliau berdoa :

“Allahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru
saqomaa”
Artinya:“Ya Allah Robb sekalian manusia, hilangkanlah kesengsaraan ini dan sembuhkanlah ia. Karena
sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh dan tidak ada kesembuhan melainkan hanya dari-Mu yaitu
kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lagi.”(HR.Bukhari dan Muslim)
DALIL TIUPAN
DALIL :
Dalam riwayat yang lain menyebutkan : Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Dahulu Rasulullah apabila salah seorang anggota
keluarganya ada yang sakit, beliau meniupkan padanya Al-Mu’awwidzaat. Maka ketika beliau sakit yang
menyebabkan beliau wafat, aku meniupkannya pada beliau, dan aku mengusapkan dengan tangan beliau sendiri,
karena tangan beliau lebih besar berkahnya dari pada tanganku”. [HR. Muslim juz 4, hal. 1723]

2 BENTUK TIUPAN
1. TANPA LUDAH
‘Aisyah pernah ditanya tentang tiupan Nabi dalam meruqyah. Ia menjawab: “Seperti tiupan orang yang makan
kismis, tidak ada air ludahnya (yang keluar)”. (HR Muslim, kitab As Salam, 14/182).

2. DENGAN SEDIKIT LUDAH


hadits ‘Alaqah bin Shahhar As Salithi, tatkala ia meruqyah seseorang yang gila, ia mengatakan: “Maka aku
membacakan Al Fatihah padanya selama tiga hari, pagi dan sore. Setiap kali aku menyelesaikannya, aku
kumpulkan air liurku dan aku ludahkan. Dia seolah-olah lepas dari sebuah ikatan”. [HR Abu Dawud, 4/3901 dan Al
Fathu Ar Rabbani, 17/184].
1. Peruqyah sembari melakukan pembersihan dan pemberian energi membaca
ruqyah dengan cukup jelas terdengar lalu Pasien menyimak bacaan
peruqyah.
a. Kemungkinan terjadi reaksi ekstim lebih besar.
b. Melatih ketahanan suara dan tubuh.

2. Peruqyah sembari melakukan pembersihan dan pemberian energi membaca


ruqyah dengan berbisik dan pasien berdzikir.
a. Kemungkina terjadi reaksi ekstrim lebih kecil.
b. Menghemat tenaga peruqyah.
Bacaan ruqyah untuk kumpulkan energi negative / penyakit

Al-Baqarah 148:
َ ‫علَى ُك ٍِّل‬
ٌ ِِ ََ ‫ش ْيء‬
‫ير‬ ‫َّللُ َج ِميًاا ِِ ه َّ َه‬
َ ‫َّلل‬ ِ ْ ‫ت أ َ ْينَ َما ت َ ُكونُوا يَْأ‬
‫ت ِب ُك ُُ ه‬ ِ ‫َو ِل ُك ٍّل ِو ْج َهةٌ ُه َو ُم َو ِلٍّي َها فَا ْست َ ِبقُوا ْال َخي َْرا‬
"Wallikullin wijhatun huwa muwalliyha fastabiqul khyroot, ‘aynamaa takuwnu ya’tibikumullahu jamiy’an, ‘innallaha ‘alaa kulli syay’in qodiyr”
Artinya : “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di
mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

Almu’minuun 115
َ ُْ ‫أَفَ َح ِس ْبت ُ ُْ أَنه َما َخلَ ْقنَا ُك‬
َ ًُ‫عبَثاا َوأَنه ُك ُْ ِِلَ ْينَا ال ت ُ ْر َج‬
َّ ‫و‬
“Afahasibtum ‘annamaa kholaqnakum ‘abastan wa’annakum ‘ilaynaa laa turja’uwn”
Artinya: “Maka apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan
dikembalikan kepada Kami?”

An-Naml ayat 30-31


ُ‫الر ِح ِي‬
‫الر ْح َم ِ َّ ه‬‫َّلل ه‬ َ ‫سلَ ْي َم‬
ِ ‫ا َّ َو ِِنههُ ِب ْس ُِ ه‬ ُ َّ ْ ‫ِِنههُ ِم‬
َ ‫ي َوأْتُونِي ُم ْس ِل ِم‬
َّ ‫ي‬ َ ‫أَال ت َ ًْلُوا‬
‫علَ ه‬
“Innahu minsulaymaana wa’innahu bismillahirrohmanirrohiym, ‘alla ta’luw ‘alayyan wa’tuwni muslimiyn”
Artinya : “Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan Sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama Allah yang
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan
datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri".
Bacaan ruqyah untuk hancurkan energi negative / penyakit

Al-Hasyr 21
ِ ‫عا ِم ْ َّ َخ ْشيَ ِة ه‬
‫َّلل‬ َ َ ‫علَى َجبَل لَ َرأ َ ْيتَهُ خَا ِشًاا ُمت‬
‫ص ِ ٍِّ ا‬ َ ‫لَ ْو أ َ ْنزَ ْلنَا َهذَا ْالقُ ْر‬
َ َّ ‫آ‬
“Law’anzalnaa haadzal qur’aana ‘alaa jabalillaro ’aiitahu, khoosyi’am mutasoddi’ammin khosy yatillah”
Artinya : Kalau sekiranya kami turunkan Al-Quran Ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk
terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah.

Bacan ruqyah untuk menarik dan membuang semua energi negative / penyakit

Alfatihah ayat 6
ُ‫ي‬ ‫ق‬
ِ َ ‫ت‬‫س‬ْ ‫م‬
ُ ْ
‫ال‬ َ ‫الص َرا‬
‫ط‬
َ“Ihdinas sirootol ٍّ ِ ‫ا ْه ِِنَا‬
mustaqiym”
Artinya : Tunjukilahkami jalan yang lurus

Al-anfaal ayat 17
‫َّلل َر َمى‬ َ ‫ْت ِِ ْذ َر َمي‬
َ ‫ْت َولَ ِك ه َّ ه‬ َ ‫فَلَ ُْ ت َ ْقتُلُو ُه ُْ َولَ ِك ه َّ ه‬
َ ‫َّلل ََتَلَ ُه ُْ َو َما َر َمي‬
“Falam takhtuluwhum walaakinnallaha khotalahum, wamaaromayta’idzromayta walaakinnallaha romaa”
Artinya : “Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh
mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar”.
Ayat ruqyah “Sapu Jagad “ dasar/umum/standar
(ayat ini harus ada dalam setiap ruqyah baik untuk penyakit medis maupun non medis/ghoib juga pelengkap
disemua tehnik ruqyah)

Surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-Nas.


Ayat-ayat lainnya adalah :” Surat Al Baqarah: 1-5, 102-103, 284-286. Al-Imran ayat (18-19 ), Al-A'Araf (ayat 54-56
), Al-A'Araf (ayat 117-122 ), Yunus (ayat 81-82 ), Taha (ayat 69 ), Al-Mukminin (ayat 115-118 ), As-Shaffat (ayat 1-10
), Al-Ahqaf (ayat 29-32 ), Ar-Rahman (: ayat 33-36 ), Al-Hasyr ( ayat 21-24 ), Al-Jin (ayat 1-9 )

Doa meminta pertolongan dan kekuatan


َ َ‫نِ ًْ َُ ْال َم ُول‬،‫َح ْسبُنَاهللاُ َو ِن ًْ َُ ْال َو ِك ْي ُل‬
ِ ‫ىونِ ًْ َُ النه‬
‫صي ُْر‬
“Hasbunallah wani’mal wakiyl, nikmal maula wani’mannasiyr”
Artinya: “Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pelindung, sebaik penolong.”

ُُ ‫س ِم ْي ُع اْلًَ ِل ْي‬
‫س َما ِء َو ُه َوال ه‬ ِ ‫ش ْي ٌء فِي ْاأل َ ْر‬
‫ض َوالَ فِي ال ه‬ ْ ‫هللا اله ِذ‬
ُ َ‫ي الَ ي‬
َ ‫ض ُّر َم َع ا ْس ِم ِه‬ ِ ُِ ‫ِب ْس‬
“Bismillahilladziy la yadhurru ma’asmihi syai’un fil’ardhi walaa fissama’i wahuwassami’ul ‘aliym”
Artinya: “Dengan nama Allah Yang karena bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun dilangit atau di bumi
mampu mendatangkan bahaya, dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

َ‫ت ِم ْ َّ ش ِ ٍَّر َما َخلَق‬


ِ ‫هللا التها هما‬
ِ ‫ت‬ ِ ‫نًَُ ْوذُ ِب َك ِل َما‬
“Na’uwdzu bikalimaatillahit tammaati min syarrimaa kholaqo”
Artinya: “Kami berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan”.
Doa Syifa (untuk penyakit fisik, psikis, gangguan jin dan sihir)

ُْ ‫ب اْلًَ ْر ِش اْلًَ ِظي ُِْ أ َ ْ َّ يَ ْش ِفيَ ُك‬ َ ‫نَ ْسْأ َ ُل‬


‫هللا اْلًَ ِظي َُْ َر ه‬
“Nas’alullahal ‘adziyma robbal ‘arsyil ‘adziymi ‘an yasyfiyakum”
Artinya: “Kami memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemiliksinggasana yang agung, semoga Dia
menyembuhkan kamu sekalian.”

َ ‫شا ِف ْي الَ ِشفَا َء ِِاله ِشفَا‬


َ ‫ؤُك ِشفَا اءالَ يُغَاِ ُِر‬
‫سقَ اما‬ َ ‫ف َو أَ ْن‬
‫تال ه‬ ِ ‫ اِ ْش‬،‫اس‬
ِ ‫ب النه‬ َ ْ ‫ب اْلبَْأ‬
‫س َر ه‬ ِ ‫اَلله ُه هُ أ َ ْذ ِه‬
”Alahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru
saqomaa”
Artinya: “Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah! Engkaulah yang
menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan
kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”

ِ ِ‫نًَُ ْوذُ بِ ًِ هزة‬،‫هللا‬


‫هللا َو َُ ِْ َرتِ ِه ِم ْ َّ ش ِ ٍَّر َما ن َِجِ َُونُ َحا ِذ ُر‬ ِ ُِ ‫ بِ ْس‬،‫هللا‬
ِ ُِ ‫ بِ ْس‬،‫هللا‬
ِ ُِ ‫بِ ْس‬
“Bismillahi (3x), na’uwdzu bi’izzatillahi waqudrotihi min syarrimaa najidu wa nuhaadziru”
Artinya: “Dengan nama Allah, dengan Nama Allah, dengan nama Allah, kami berlindung dengan keperkasaan Allah
dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kau hadapi dan kami hindari”.
1. Penyapuan general (keseluruh tubuh) 1. Penyapuan general (keseluruh
Menyapu dari puncak kepala sampai turun
tubuh)
kekaki. Selesai membaca ruqyah hembuskan
nafas dengan keras dari puncak kepala
2. Penyapuan sektoral (bagian tubuh tertentu) sampai kaki
a. Letakkan telapak tangan dibagian tubuh 2. Penyapuan sektoral
tertentu dan secara perlahan penyapu
energy negative dan penyakit seperti Selesai membaca ruqyah hembuskan
membersihkan benda kotor dengan tangan. nafas kebagian tubuh tertentu niat
membuang atau hancurkan energy
b. Lalu kebaskan tangan dengan kuat untuk negative atau penyakitnya.
membuang energy negative/penyakit.
c. Gerakan menyapu kearah mana saja dengan
tangan ditangkupkan .
1. Dekatkan kedua telapak tangan kemulut lalu 1. Saat anda mengebaskan telapak
bacalah Surat Al-Ikhlas, Al Falaq dan An- Naas
setiap selesai membaca satu surat hembuskan tangan hembuskan nafas anda dari
kekedua telapak tangan. puncak kepala sampai kaki niatkan
2. Sapuan dimulai dari kepala lalu kekaki bagian
depan dan belakang tubuh. Dengan cara :
membuang energy negative / penyakit.
a. Sentuh sedikit saja kulit tubuh pasien dengan 2. Selesai baca ruqyah tiupkan dari
mencakupkan tangan. puncak kepala sampe kaki niatkan
b. Dengan tangan mencakup sapukan telapak membuang energy negative / penyakit.
tangan dari kepala sampe kaki, lalu angkat tangan
dan kebaskan dengan kuat untuk membuang
energy negative / penyakit.
3. Boleh meniatkan menghancurkan
penyakitnya saat meniup setelah
c. Ulangi proses nomer dua dengan jari terbuka
untuk meluruskan dan merapikan gelombang membaca ruqyah.
elektromagnetik tubuh (ujung jari sentuhkan
dengan lembut ketubuh pasien)
d. Sangat penting untuk tetap konsentrasi dan punya
niat menghilangkan energy negative / penyakit.
e. Cuci tangan setelah melakukan penyapuan.
Penyapuan memberikan hasil:
1. Menghilangkan penumpukan energy negative dan penyakit. CONTOH SAPUAN GENERAL
2. Pengeluaran limbah beracun, kuman, energy kotor sangat dipermudah dengan pelurusan dan (SELURUH TUBUH)
penguatan.
3. Dengan meluruskan dan menguatkan medan elektromagnetik tubuh. Dapat meningkatkan daya
tahan terhadap penyakit.
4. Penyapun secara otomatis memberi energi perlindungan.
5. Penyerapan energi ruqyah oleh penderita akan sangat mudah setelah penyapuan atau
pembersihan.
6. Penyapuan mendisribusikan energi ruqyah kebagian tubuh lainnya.
7. Penyapuan digunakan untuk memberikan energy ruqyah daerah tubuh kedaerah yang terganggu
medan elektromagnetiknya.
8. Reaksi radikal dikurangan atau dihindari dengan hanya penyapu secara menyeluruh.
1. Dekatkan kedua telapak tangan kemulut lalu bacalah Surat Al-
Ikhlas, Al Falaq dan An- Naas setiap selesai membaca satu
1. Saat anda mengebaskan telapak
surat hembuskan kekedua telapak tangan. tangan hembuskan nafas anda kelokasi
2. Letakkan tangan anda diatas daerah yang terganggu. Pusatkan yang sedang dilakukan penyapuan
perhatian ditelapak tangan dan didaerah yang sakit, lalu niatkan membuang energy negative /
secara perlahan sapulah energy berpenyakit disitu seperti
membersihkan benda kotor dengan tangan sembari membaca
penyakit.
ruqyah. 2. Dilokasi yang tidak bisa disentuh (luka,
3. Lakukan penyapuan 7x lalu kibaskan tangan dengan kuat lebam, daerah kemaluan) lakukan
untuk membuang energy berpenyakit (buang jauh jauh dari
tubuh). Lakukan berulang ulang hingga rasa sakit hilang
penyapuan penyakit dengan tiupan
sebagian atau seluruhnya. niatkan membuang energy negative /
4. Pada penyakit ringan lakukan penyapuan 30-50x didaerah penyakit.
terganggu. Mengobati nyeri, sakit perut, diare, sakit kepala dll
3. Boleh meniatkan menghancurkan
5. Gerakan menyapu dapat dilakukan vertical, horizontal,
diagonal atau bentul L
penyakitnya saat meniup setelah
6. Penyakit berat jumlah penyapuan dilakukan lebih banyak.
membaca ruqyah
Kista 100x, radang hati 200x. tumor dan kanker 300 -500 x
7. Saat menyapu kadang penyakit berpindah sebab energy
negatifnya bergeser lakukan penyapuan ditempat yg ada
reaksi.
Penyapuan sektoral
SENTUHAN TELAPAK TANGAN HEMBUSAN NAFAS
1. Dekatkan kedua telapak tangan kemulut lalu bacalah Surat Al-
Ikhlas, Al Falaq dan An- Naas setiap selesai membaca satu surat
hembuskan kekedua telapak tangan.
1. Saat tangan menyentuh bagian
2. Bacalah ayat ruqyah dengan khusyuk sembari menyentuh
tubuh yang sakit, boleh melakukan
dengan lembut bagian tubuh yang ingin diobati. hembusan nafas kebagian tubuh
3. Niatkan gelombang cahaya dan suara (yang dihasilkan dari yang disentuh niatkan memberikan
membaca ruqyah ) untuk menyehatkan kembali sel-sel tubuh.
energy penyembuhan pada bagian
4. Bisa terjadi reaksi ekstrim seperti muntah, sendawa maka
siapkan tempat muntahannya. tubuh yang sakit tersebut.
5. Bisa saja terjadi saat pemberian energy ada sensasi nyeri, panas,
dingin, kesemutan dibagian tubuh lainnya pada pasien, maka
2. Ditempat yang tidak bisa disentuh,
diharapkan pasien segera memberitahukannya pada praktisi
agar dilakukan penyapuan dan pemberian energi didaerah
tunjuk darah yang ingin diberi
tersebut. energy sembari menghembuskan
6. Memantapkan energy ruqyah yang disalurkan dengan meniatkan nafas setiap selesai membaca
agar energy ruqyahnya menetap dan stabil. ruqyah dengan niat memberikan
energy pengobatan pada pagian
tubuh yang sakit.
Pemberian Energi Untuk Pasien Dengan Sentuhan
Pemberian Energi Melalui Self healing
KAIDAH TANGAN KANAN
(Fisika >> Medan Magnet).

Bahwa putaran energi kalau bergerak


berlawanan dengan arah jarum jam, maka
arah energi akan naik ke atas akan naik ke
atas. Arah ditunjukkan arah 4 jari, dan arah
ke atas ditunjukkan oleh Arah Jempol.

SAPUAN / TIUPAN DIPUTAR BERLAWANAN


JARUM JAM (KELUARKAN ENERGI NEGATIF).
SAPUAN / TIUPAN SEARAH JARUM JAM
UNTUK (MEMASUKKAN ENERGY POSITIF)