GO ACCREDITATION
EMERGEN
CY
CODES
&
EVACUATI
Sinndy Maria, M.Sc
TRAINING DEPARTMENT
ON
RUMAH SAKIT KARTINI
KUPANG 2016
Kenapa Harus Ada EMERGENCY
CODES di RSK..???
Acuan dalam menggunakan code
tertentu sesuai kebijakan RS yang
menyatakan kondisi kedaruratan
dan upaya penyelamatan pasien,
keluarga pasien, pengunjung dan
karyawan RSK
PUSAT PENGENDALI
KOMUNIKASI
Tempat yang ditetapkan sebagai pusat semua
informasi Emergency
SECURITY
LINE 105
TEKNIS OPERASIONAL
Setiap ada kasus emergency maka dilakukan
komunikasi informasi
SECURITY LINE 105
Sebutkan :
1. Code emergency sebanyak 3 kali
2. Lokasi kejadian
3. Nama yang melaporkan
Pusat Pengendali Informasi Emergency (Security)
melakukan rekonfirmasi ke sumber informasi, bila sudah
jelas, maka Security mengeluarkan pengumuman
dengan menyebutkan Emergency Code sebanyak 3
kali disertai lokasi kejadian
Emergency Response Team (ERT) melakukan
reaksi/pemantauan dan evaluasi lapangan untuk
kepastian penanganan yang sudah dilakukan.
Bila sudah terkendali maka ERT mengumumkan bahwa
keadaan Emergency sudah tertangani
KODE KOMUNIKASI DARURAT
TEROR BOM, ORANG YANG
CODE BLACK
MEMBAHAYAKAN
CODE RED KEBAKARAN
CODE YELLOW INTERNAL EMERGENCY
CODE GREEN EXTERNAL EMERGENCY
CODE WHITE EVAKUASI
CODE PURPLE PASIEN HILANG
CODE PINK PENCULIKAN BAYI ATAU ANAK
CODE BLUE KEGAWATDARURATAN MEDIS
CODE BLACK
TEROR ATAUPUN 4R
ANCAMAN BOM, REMAIN CALM
ORANG YANG Tetap tenang.
RETREAT
MEMBAHAYAKAN, Mundur bila lebih aman
PENYANDERAAN RAISE THE ALARM
Bunyikan alarm.
& ANCAMAN LAIN RECORD DETAILS
Catat rincian kejadian.
CODE BLACK
1. Ambil tindakan cepat untuk MELINDUNGI DIRI SENDIRI atau
melindungi pasien yang terancam.
2. Beri peringatan atau minta bantuan kepada sesama teman, SAMBIL
MENERIAKKAN : “CODE BLACK - CODE BLACK!!”.
3. Melangkah mundur bila lebih aman – HUBUNGI 105 ( SECURITY).
4. SECURITY MENGHUBUNGI PIHAK TERKAIT Kepolisian
(POLRESTA Kupang 0380 – 824414, MOD, ERT, Direksi, terangkan
tentang: a. Jenis kejadian.
b. Lokasi kejadian.
c. Nama dan tempat tugas Anda.
d. No. Tlp Petugas RSK yang bisa dihubungi
CODE BLACK
Bila Tidak Memungkinkan Melangkah Mundur :
1. Turuti perintah pengancam.
2. Lakukan hanya yang diminta.
3. Bila bahaya sudah berlalu, telepon 105 ( SECURITY) dan jelaskan
kejadiannya.
4. Catat hasil pengamatan Anda secepatnya. (Misalnya : ciri penyerang,
senjata, cara bicara/logat, tingkah laku, tato, ciri kendaraan, arah
pelarian).
5. Amankan tempat kejadian perkara.
6. Bekerjasama dengan Security sambil menunggu petugas kepolisian
CODE BLACK
Bila mendapatkan ancaman bom, yang
dilakukan:
1. Tetap tenang sambil mendengarkan suara
si penelepon,
2. Jangan menutup telepon.
3. Telpon Security
4. Security menghubungi Direktur RSK
3. Gunakan telpon lain untuk menghubungi
nomor : 0380 - 824414 POLRESTA KUPANG
CODE BLACK
4. Selanjutnya Security menghubungi pihak yang
terkait dan sampaikan :
a. Terdapat ancaman bom.
b. Lokasi ancaman bom secara tepat.
c. Nama anda dan tempat tugas/profesi Anda.
d. No. Tlp petugas RSK yang bisa dihubungi
e. Nama dan No. Tlp petugas yang menerima
informasi (Kepolisian)
CODE RED
REMOVE / RESCUE /
SELAMATKAN
KEBAKARAN setiap orang yang berada dalam
Area kebakaran, sambil
meneriakkan :”CODE RED ,CODE
R A C E RED”
ALERT / ALARM /
R EMOVE
SEBARLUASKAN
A LERT
Telpon 105 (SECURITY)
C ONFINE
Bila api membesar telpon 113
E XTINGUISH DINAS PEMADAM KEBAKARAN.
CODE RED
CONFINE / CONTAIN / SEKAT
KEBAKARAN Bila sekitar ruangan penuh api
Dan asap, bila memungkinkan
RACE tutup pintu dan jendela untuk
mencegah api menjalar.
R EMOVE EXTINGUISH / PADAMKAN
A LERT Bila api masih
memungkinkan/ bila api
C ONFINE masih kecil.
Jangan ambil resiko yang tidak
E XTINGUISH
perlu
CODE RED
TETAP TENANG, JANGAN PANIK , jangan berlari, ikuti petunjuk arah
evakuasi atau dari petugas evakuasi
JANGAN mencoba MENGAMBIL BARANG YANG TERTINGGAL
LEPASKAN SEPATU HAK TINGGI
GUNAKAN TANGGA DARURAT terdekat menuju jalur evakuasi
JANGAN GUNAKAN LIFT, lift tidak bekerja sewaktu alarm berbunyi,
JALAN MERANGKAK MENUJU TANGGA DARURAT, bila lorong dipenuhi asap
Tutup hidung dan mulut dengan saputangan atau tissue yang telah dibasahi air
guna menghindari dari kemungkinan menghirup zat-zat beracun
KELUAR MENUJU TEMPAT BERHIMPUN DI HALAMAN RS atau tempat
lapang yang bebas dari bencana.
CODE RED
DENAH TEMPAT TEMPAT RESIKO DI RS KARTINI
RESIKO KEBAKARAN : MERAH RESIKO MELEDAK : HITAM
RESIKO KEAMANAN : BIRU TITIK KUMPUL : KUNING
RESIKO B3 : HIJAU JALUR EVAKUASI : PINK
CODE RED
TERPERANGKAP DALAM
RUANGAN ATAU ASAP
1. Hubungi Security
2. Beri tanda yang menarik perhatian, berteriak
sambil melambaikan kain dari jendela, dll
3. Bernapaslah pendek-pendek sambil merangkak
menyelamatkan diri
CODE RED
Penetapan di setiap lantai pelayanan di RSK
disiapkan personal pengendali/penanggung
jawab kebakaran.
Personal pengendali dibagi menjadi empat (4),
serta diberi kode warna sesuai fungsi
pengendalinya. Kode warnanya sbb:
CODE RED
SECURITY bertanggung jawab
MENGENDALIKAN API &
HELM MERAH
MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN
API SALAH SATUNYA MEMUTUS
ALIRAN GAS MEDIS, serta
Mengendalikan pemadaman sampai
Datangnya petugas pemadam
Kebakaran defenitif.
CODE RED
Periksa seluruh ruangan (kamar
HELM mandi dan toilet) untuk memastikan
MERAH semua orang sudah dievakuasi.
Lakukan penghitungan untuk
memastikan semua orang sudah
dievakuasi.
Bila ada orang yang tidak
diketemukan, laporkan ke,
Manager on Duty (MOD),
Emergency Response Team (ERT).
CODE RED
HELM PENGENDALI PASIEN (PERAWAT)
BIRU bertanggung jawab MENGENDALIKAN
PASIEN DAN ATAU KELUARGA
PASIEN.
MENGATUR PROSES EVAKUASI KE
TITIK KUMPUL dengan mengikuti
petunjuk arah evakuasi
CODE RED
PENGENDALI DOKUMEN
HELM PUTIH (PERAWAT)
MENGATUR
PENYELAMATAN
DOKUMEN yang ada di
ruangan/lantai
bersangkutan
CODE RED
HELM PENGENDALI FASILITAS
KUNING MEDIS (PERAWAT)
Mengatur
PENYELAMATAN
FASILITAS MEDIS yang
ada di ruangan/lantai
bersangkutan
CODE RED
ALAT PEMADAM API RINGAN
Alat pemadam kebakaran yang
dapat dibawa & dioperasikan
oleh satu orang dan
diperuntukkan untuk api ringan
CODE RED
BAGIAN
ALAT
PEMADAM
API RINGAN
(APAR)
CODE RED
CODE RED
CODE RED
Petugas pengendali api yang berada di ruangan/dilantai bersangkutan
menghubungi Security di Line 105 bahwa ada Code Red dan Code White
Security setelah mendapat informasi adanya ada Code Red dan Code White
maka melakukan pengumuman ada situasi Code Red dan Code White
sebanyak 3 kali dan menyebutkan lokasi kejadian.
Security membangun komunikasi emergency dengan pemadam
kebakaran bahwa ada Code Red di RSK dengan memberikan informasi cara
masuk ke lokasi Code Red dengan mengacu peta alur mobil keluar masuk
Proses pemadaman api dibawah kendali FIRE WARDEN (merah), bila
tim pengendali api pusat (pemadam kebakaran) telah tiba maka pengendalian
dibawah tim pusat.
Personal/tenaga bantuan yang memberi bantuan pertolongan mengikuti
perintah dari masing-masing koordinator (merah, kuning, putih dan biru) sesuai
dengan pertolongan dalam hal apa yang akan dilakukan.
CODE WHITE
TAHAP 1 : Pindahkan korban dari daerah
Pengaktifan
bahaya, misalnya dari ruangan ke koridor,
evakuasi pasien,
sambil meneriakkan : “CODE WHITE, CODE
pengunjung dan
WHITE”.
karyawan rumah
TAHAP 2 : Bersama petugas lain EVAKUASI
sakit pada titik
korban ke ruangan yang aman di lantai yang
kumpul yang
sama; lantai bawah bila bangunan bertingkat.
telah
TAHAP 3 : Evakuasi melalui koridor atau tangga
ditentukan.
ke TITIK KUMPUL/ASSEMBLY POINT
CODE WHITE
EVAKUASI INTERNAL
Tindakan pemindahan pasien RSK dari satu tempat ke tempat lain di
dalam RSK karena ditempat tersebut tidak memadai melakukan
pertolongan karena fasilitas atau situasi tidak aman bagi petugas/pasien.
Penandaan sebagai dasar acuan melaksanakan TRIAGE ketika
diperlukan evakuasi pasien.
Tanda diberikan pada pasien oleh Incharge Nurse.
Setiap pasien yang dirawat diberi tanda (warna) sesuai kegawatannya
dan prognosisnya.
Penandaan/sign criteria evakuasi yang disepakati di RSK adalah sebagai
berikut:
CODE WHITE
GREEN CARD
PASIEN YANG BISA
MOBILISASI, sedikit
memerlukan bantuan
dan dapat MANDIRI
sesuai arah petunjuk
evakuasi.
CODE WHITE
YELLOW CARD
Pasien TIDAK DAPAT
MOBILISASI, saat
evakuasi memerlukan
alat bantu berupa
kasur, linen, selimut,
kursi roda, dll.
CODE WHITE
RED CARD
Pasien yg menggunakan
SUPPORT YG TINGGI,
HARAPAN HIDUPNYA
BESAR. Saat evakuasi
diperlukan instruksi dan
menggunakan fasilitas
bed dan stretcher.
CODE WHITE
WHITE CARD
PASIEN TIDAK
MEMPUNYAI
HARAPAN HIDUP,
saat dievakuasi dengan
beds dan stretcher.
CODE WHITE
Peralatan yang menjadi
prioritas untuk
diselamatkan saat Evakuasi
IPD
Infus Pump dan Syringe Pump
ER
Monitor Bed Side dan ECG
CODE WHITE
Dokumen yang menjadi
prioritas untuk diselamatkan
saat Evakuasi
IPD
Sensus, Hand Over, Status Pasien
Red
ER
Sensus & Log Book Status Pasien
Red
OPD
Log Book & Hand Over
CODE WHITE
PRINSIP MENGANGKAT
Nilai kemampuan diri & tim. Jangan coba paksakan
mengangkat / menurunkan jika tidak yakin mampu
mengendalikannya.
Gunakan otot tungkai, otot panggul & otot perut
untuk mengangkat, bukan otot punggung.
Hindari gerakan membungkuk, upayakan punggung
tetap dalam satu garis lurus.
Kaki menjadi tumpuan utama dalam mengangkat,
jarak kedua kaki sebahu.
CODE WHITE
PRINSIP MENGANGKAT
Jaga keseimbangan dengan posisi satu kaki sedikit di
depan dari kaki yang lain.
Tangan yg memegang menghadap depan.
Tubuh serapat mungkin dg beban. Itu akan mengurangi
beban otot.
Jangan memutar tubuh saat mengangkat.
Prinsip ini digunakan juga untuk menarik / mendorong
pasien
CODE WHITE
FORE METHOD
Tidak ada curiga
spinal injury / cedara
tulang belakang
Korban lebih berat
dari petugas
CODE WHITE
FIREMAN’S LIFT
Tidak ada curiga
spinal injury / cedara
tulang belakang
Korban lebih ringan
dari petugas
CODE WHITE
THE CRADLE
Korban lebih
ringan dari
petugas
Anak -anak
CODE WHITE
THE PICK-A-
BACK
Korban lebih
ringan dari petugas
Korban sadar
penuh
CODE WHITE
BACKWARD
DRAG
Korban terlalu
berat
untuk diangkat
CODE WHITE
THE HUMAN
CRUTCH
Korban bisa
berjalan dengan
bantuan
CODE WHITE
DOUBLE HUMAN
CRUTCH
Korban bisa
berjalan dengan
bantuan
CODE WHITE
DOUBLE HUMAN
CRUTCH
Korban tidak bisa
berjalan
CODE WHITE
2-HANDED SEAT
Korban tidak bisa ditarik
Berat badan korban melebihi kapasitas 1 penolong
CODE WHITE
3-HANDED SEAT
Korban dengan injury pada kaki
CODE WHITE
4-HANDED SEAT
Korban dalam keadaan sadar, tidak bisa ditarik
Berat badan korban melebihi kapasitas 1 penolong
CODE WHITE
EXIT
SYMBOL
CODE WHITE
ASSEMBLY POINT (Titik Kumpul)
Area barat,
meliputi area parkir
Area utara,
meliputi area depan
lobby OPD
CODE WHITE
ASSEMBLY POINT (Titik Kumpul)
Jangan meninggalkan area
titik kumpul sampai ERT
mengizinkan.
Petugas ERT yang bertugas
untuk mengumumkan
“SEMUA AMAN” bila keadaan
telah terkendali.
CODE YELLOW
Internal Emergency meliputi: kebocoran atau dugaan
kebocoran gas termasuk gas elpiji; kebocoran dan
tumpahan bahan kimia dan atau bahan berbahaya;
kegagalan sistem vital seperti kegagalan back-up daya
listrik; boks pembagi daya listrik;seseorang
terjebak/terjerat; banjir; insiden radiasi; dan lain-lain.
CODE YELLOW
Pada saat menemukan kejadian Internal Emergency petugas
meneriakkan :” Code Yellow – Code Yellow !!!!”
HUBUNGI nomor telepon : SECURITY (105) dan Security
menghubungi pihak yang terkait yaitu MOD, ERT , Direksi
dan sebutkan :
Jenis Emergensi,
Lokasi Emergensi dengan tepat.
Nama Anda dan tugas/profesi Anda.
JAUHKAN ORANG DARI LOKASI BAHAYA.
CODE YELLOW
Apabila evakuasi diperlukan, ikuti prosedur evakuasi,
seperti pada panduan CODE WHITE.
Tunggu instruksi dari MOD dan ERT.
Standby untuk membantu bila diperlukan.
Jangan kembali ketempat semula sampai MOD atau
ERT menyatakan “ SEMUA TELAH AMAN”.
CODE YELLOW
Dalam hal insiden kimia, biologis atau radiasi:
Pakailah masker dan atau tutup mulut.
Buka pakaian yang terkontaminasi, dan cuci
kulit dengan air mengalir.
Jauhi zona berbahaya.
CODE GREEN
Insiden yang terjadi di Petugas ER akan
luar rumah sakit menyampaikan kepada semua
(External Emergency)
Direktur RS Kartini dan
misalnya kecelakaan
Emergency Response Team
massal lalulintas darat,
(ERT) RS Kartini.
laut, dan udara;
ledakan, banjir, Operator meneriakkan:
kebakaran, gempa “CODE GREEN – CODE
bumi, tsunami, dll. GREEN!”
CODE GREEN
Respon :
Bila memungkinkan sediakan tempat tidur untuk menampung
korban, bila perlu dengan cara memulangkan sebagaian pasien
rawat inap atau mengirimkannya ke RS lain.
Sediakan fasilitas penerimaan dan perawatan pasien
secukupnya.
Bila diminta oleh MOD atau Direksi ataupun utusan dari lokasi
bencana, sediakan bantuan yang dapat dikirim ke lokasi
bencana.
CODE GREEN
Semua personil lainnya merespon sesuai arahan
Inchargenya.
Bila kondisi bencana memberikan dampak kepada
RS Kartini (misalnya serbuan asap, huru-hara sipil),
pengisolasian/penyekatan mungkin diperlukan.
Tunggu sampai ada pemberitahuan bahwa “SITUASI
TELAH TERKENDALI”.
CODE PURPLE
KEHILANGAN PASIEN DI LINGKUNGAN
RUMAH SAKIT. Secara universal, pengumuman ini
diikuti dengan LOCK DOWN (MENUTUP AKSES
KELUAR-MASUK) RUMAH SAKIT secara serentak.
Bahkan menghubungi bandar udara, terminal,
stasiun dan pelabuhan terdekat untuk kewaspadaan
terhadap bayi korban penculikan
CODE PURPLE
Petugas yang menemukan terjadinya kehilangan pasien, meneriakkan : “
CODE PURPLE– CODE PURPLE!!!!” segera menelpon : 105 (SECURITY)
Security atas perintah Direksi atau ERT atau MOD, MENELEPON 0380-
824414
(POLRESTA KUPANG); dan sebutkan :
Jenis Kejadian,
Lokasi Kejadian Dengan Tepat,
Nama Anda Dan Tugas/Profesi Anda.
No. Tlp Petugas RSK yang bisa dihubungi
Nama dan No. Tlp Petugas yang menerima informasi (Kepolisian)
CODE PURPLE
Petugas Kepolisian kemungkinan akan meminta
gambar/foto pasien yang hilang (kalau ada) dan
menanyakan beberapa pertanyaan antara lain : kapan
terjadinya, lokasi terakhir Anda masih melihat bayi/anak
yang hilang, dan memakai pakaian apa pasien tersebut.
TETAP TENANG. Anda akan mampu mengingat detail
pasien yang hilang lebih mudah bila Anda telah
memperoleh kondisi rasional dan logisnya kembali
CODE PINK
PENCULIKAN BAYI/ ANAK ATAU KEHILANGAN
BAYI/ ANAK DI LINGKUNGAN RUMAH SAKIT.
Secara universal, pengumuman ini diikuti dengan
LOCK DOWN (MENUTUP AKSES KELUAR-
MASUK) RUMAH SAKIT secara serentak.
Bahkan menghubungi bandar udara, terminal, stasiun
dan pelabuhan terdekat untuk kewaspadaan terhadap
bayi korban penculikan.
CODE PINK
Petugas yang menemukan terjadinya penculikan bayi/anak, meneriakkan : “
CODE PINK – CODE PINK !!!!” segera menelpon : 105 (SECURITY)
Security menghubungi pihak yang terkait di Rumah Sakit antara lain MOD,
ERT, Direksi).
Security atas perintah Direksi, atau ERT atau MOD MENELEPON 0380 -
824414 (POLRESTA KUPANG); dan sebutkan :
Jenis Kejadian,
Lokasi Kejadian Dengan Tepat,
Nama Anda Dan Tugas/Profesi Anda.
No. Tlp Petugas RSK yang bisa dihubungi
Nama dan No. Tlp Petugas yang menerima informasi (Kepolisian)
CODE PINK
Petugas Kepolisian kemungkinan akan meminta
gambar/foto bayi/anak yang diculik (kalau ada) dan
menanyakan beberapa pertanyaan antara lain : kapan
terjadinya, lokasi terakhir Anda masih melihat bayi/anak
yang hilang, dan memakai pakaian apa bayi/anak tersebut.
TETAP TENANG. Anda akan mampu mengingat detail
bayi/anak yang diculik lebih mudah bila Anda telah
memperoleh kondisi rasional dan logisnya kembali
CODE BLUE
Adanya pasien,
keluarga pasien,
pengunjung, dan
karyawan yang
mengalami henti
jantung dan
membutuhkan
tindakan resusitasi
segera.