Anda di halaman 1dari 37

TUJUAN PEMBELAJARAN

Agar siswa dapat memahami persiapan dan mampu


mengoperasikan mesin pembayaran tunai dan non
tunai sesuai prosedur
CASH REGISTER
CASH REGISTER
ADALAH MESIN
PENCATAT
TRANSAKSI KAS
YANG
DIPERGUNAKAN DI
TOKO-TOKO RITEL
SEPERTI; KANTOR
PAJAK DAN LAIN-
LAIN.
MANFAAT CR
1. MUDAH MEMPEROLEH KETERANGAN TENTANG
HASIL PENJUALAN SETIAP SAAT, HARIAN,
MINGGUAN, BULANAN, SESUAI DENGAN
KEPERLUANNYA.
2. MUDAH MENGETAHUI JUMLAH DAN JENIS ALAT
PEMBAYARAN YANG DITERIMA SEPERTI CREDIT
CARD, dsb
3. MUDAH MENGETAHUI JUMLAH POTONGAN YANG
DIBERIKAN KEMPADA PEMBELI.
4. MUDAH MENGETAHUI JENIS/KELOMPOK BARANG
YANG PALING LAKU.
5. MUDAH MENENTUKAN SELERA, KEINGINAN
PEMBELI TERHADAP JENIS DAN KUALITAS BARANG
YANG DIPERLUKAN.
CARA KERJA CR
1. PENJUMLAHAN PENJUALAN/PENERIMAAN CASH.
2. PENGURANGAN PENJUALAN CREDIT/HUTANG.
3. PEMBAGIAN.
4. PENGHITUNGAN PROSES.
5. PEMBATALAN/PENGHAPUSAN.
6. PENCATATAN PERSEDIAAN KAS.
7. PENCATATAN PENGELUARAN KAS.
8. PENCATATAN NOMOR BON/TRANSAKSI KERTAS
BON.
9. PENCATATAN PENJUALAN DENGAN DISKON.
MACAM-MACAM CR
1.MENURUT SISTEM OPERASINYA:
CR YANG BERDIRI SENDIRI(STAND ALONE), CR YANG
DIRANGKAIKAN DENGAN CR LAINNYA(REGISTER TO REGISTER),
CR YANG MERUPAKAN SATU KELOMPOK KERJA YANG
DIKENDALIKAN OLEH INDUK(LOCAL AREA NETWORK).
2.MENURUT JUMLAH KASIR:
CR UNTUK 1 KASIR, CR UNTUK 4 KASIR, CR UNTUK 8 KASIR.
3.MENURUT JUMLAH DEPARTEMENNYA:
CR KECIL(MEMILIKI KURANG DARI 10)
CR SEDANG(MEMILIKI DEPARTEMEN 10-20)
CR BESAR(MEMILIKI LEBIH DARI 20)
PERSIAPAN SEBELUM DAN SESUDAH
MENGOPERASIKAN MESIN CASH REGISTER
PERSIAPAN SEBELUM
MENGOPERASIKAN CR
1. SERVER HARUS DIBUKA OLEH SUPERVISOR
SEBELUM DAPAT MEMBUKA CR.
2. MENGAMBIL MODAL DAN KUNCI CR DARI
KOORDINATOR/KEPALA KASIR.
3. MELAKUKAN PROSEDUR MEMBUKA CR.
4. MEMASUKKAN ANGKA KODE SANDI
DIKETIK KE CR.
PERSIAPAN YANG HARUS DILAKUKAN SAAT
PERGANTIAN SHIFT/PENUTUPAN TOKO/SESUDAH
PENGOPERASIAN CR:
1. MENGUMPULKAN UANG, FAKTUR KARTU KREDIT/DEBIT, BON
DAN STROCK YANG TERKUMPUL SELAMA MELAKUKAN
TRANSAKSI DI CR DAN MEMASUKKANNYA KE DALAM
AMPLOP. TULIS NAMA TOKO, TANGGAL TRANSAKSI, NAMA
KASIR DI AMPLOP.
2. MELAKUKAN PROSEDUR MENUTUP CR(SERVER TOKO TIDAK
DAPAT DITUTUP SEBELUM REGISTER DITUTUP).
3. SERAHKAN AMPLOP YANG BERISI HASIL PENCATATAN
TRANSAKSI KE KOORDINATOR/KEPALA KASIR DAN ISI
BUKU/FORMULIR “SERAH TERIMA HASIL PENJUALAN”
4. JIKA CR YANG DITUTUP MASIH DALAM KEADAAN OFF LINE,
LAPORAN FINANCIAL AKHIR AKAN DICETAK DARI REGISTER
TERSEBUT. KASIR HARUS MENYERAHKAN LAPORAN
TERSEBUT KE SUPERVISOR. DI BEBERAPA TOKO TERTENTU
HANYA SUPERVISOR YANG BOLEH MENCETAK LAPORAN
TERSEBUT.
KASIR
KASIR: SEBAGAI PELAKSANA PENCATATAN
TRANSAKSI.

PIMPINAN MANAJER/PROGRAMMER:
MELAKSANAKAN PEMBUATAN PROGRAM
OPERASI.

MANAJER/WAKIL MANAJER: MELAKSANAKAN


PEMBACAAN DAN ANALISA LAPORAN
KRITERIA YANG HARUS DIMILIKI
OLEH SEORANG KASIR.
1. PENGETAHUAN:
A.PENGETAHUAN TENTANG SEMUA
PERATURAN/KEBIJAKAN DAN SISTEM YANG
BERLAKU DI TOKONYA SEPERTI:
-PROSEDUR PENGAMBILAN MODAL DAN
PENYETORAN HASIL PENJUALAN.
-PROSEDUR PENGELUARAN UANG DENGAN BON.
-PROSEDUR PENGAMBILAN UANG KARENA
PEMBATALAN PEMBELIAN.
-KEBIJAKAN POTONGAN HARGA.
-KEBIJAKAN PEMBERIAN KREDIT.
B. PENGETAHUAN TENTANG SISTEM
OPERASIONAL MESIN KASIR:
- SISTEM DEPARTEMENISASI BARANG-BARANG
DAGANGAN.
- SISTEM POS(POINT OF SALES)DIMANA
SELURUH BARANG DAGANGAN SUDAH
DIMASUKKAN KE DALAM SISTEM KOMPUTER
DAN MASING-MASING BARANG MEMILIKI
NOMOR TERSENDIRI YANG BIASA DISEBUT
SKU (STOCK KEEPING UNIT) ATAU PLU (PRICE
LOOK UP)
C. PENGETAHUAN TENTANG BARANG-BARANG
YANG DIJUAL.
DENGAN MENGETAHUI BARANG-BARANG
YANG DIJUAL DITOKONYA, BAIK MENGENAL
JENIS BARANG, LETAK BARANG DAN KALAU
MUNGKIN MENGHAPAL HARGA BARANG
TENTU AKAN SANGAT MENUNJANG
PROFESIONALISME SEORANG KASIR.
D. PENGETAHUAN TENTANG PELANGGAN
BAIK PRIBADI MAUPUN KEBIASAAN DAN
TINGKAH LAKU MEREKA.
PENGETAHUAN SEORANG KASIR TENTANG
PRIBADI PELANGGAN MAUPUN KEBIASAAN
DAN TINGKAH LAKU MEREKA AKAN SANGAT
MEMBANTU PERUSAHAAN DALAM
MEMBERIKAN CITRA YANG BAIK BAGI
PERUSAHAAN TERUTAMA DALAM USAHA
MEMBERIKAN PELAYANAN YANG TERBAIK.
2. SIKAP MENTAL.
A. MEMILIKI SIKAP POSITIF TERHADAP DIRI SENDIRI.
YAKIN BAHWA DIRINYA MAMPU
MENGOPERASIKAN MESIN KASIR DENGAN BAIK
DAN YAKIN BAHWA DIRINYA MAMPU MELAYANI
PARA KONSUMEN DENGAN BAIK.
B. MEMILIKI SIKAP POSITIF TERHADAP PERUSAHAAN.
YAKIN BAHWA DIRINYA BEKERJA BERADA DALAM
PERUSAHAAN YANG BAIK DAN YAKIN BAHWA
PERUSAHAAN AKAN BERUSAHA MEMBERIKAN
YANG TERBAIK KEPADA PARA KONSUMEN DAN
KARYAWANNYA SESUAI DENGAN KEMAMPUAN
PERUSAHAAN.
C. MEMILIKI SIKAP POSITIF TERHADAP
BARANG-BARANG YANG DIJUAL. YAKIN
BAHWA BARANG-BARANG YANG DIJUAL OLEH
PERUSAHAANNYA ADALAH BARANG YANG
BAIK.
D. MEMILIKI SIKAP POSITIF TERHADAP PARA
KONSUMEN/PELANGGAN. YAKIN BAHWA
PARA KONSUMEN PADA DASARNYA ADALAH
PEMBELI YANG BAIK(SAMPAI TERBUKTI
MELAKUKAN PERBUATAN YANG MERUGIKAN
PERUSAHAAN)
3. KETERAMPILAN
A. KETERAMPILAN MENGOPERASIKAN MESIN
KASIR.
B. KETERAMPILAN PELAYANAN.
KETERAMPILAN DASAR KASIR
1. KETERAMPILAN OPERASIONAL MESIN KASIR:
A. KETEPATAN PENGETELAN JUMLAH RUPIAH
YANG DIBELANJAKAN KONSUMEN.
B. KETEPATAN JUMLAH PENGEMBALIAN UANG
KEPADA PEMBELI.
2. KETERAMPILAN PELAYANAN:
A. SIKAP FISIK DALAM MELAYANI:
PANDANGAN MATA DAN SENYUM.
B. 5 UCAPAN DASAR KASIR:
1. GREETING
2. JUMLAH RUPIAH YANG HARUS DIBAYAR
PEMBELI.
3. JUMLAH UANG YANG DITERIMA DARI
PEMBELI.
4. JUMLAH KEMBALIAN KEPADA
PEMBELI.
5. UCAPAN TERIMA KASIH.
C. 4 LANGKAH PENANGANAN BARANG-BARANG YANG
DIBELI:
1. MEMILIH BARANG YANG HARUS DITEL TERLEBIH
DAHULU.
2. MEMISAHKAN BARANG-BARANG YANG SUDAH
DITEL DI TEMPAT YANG TEPAT.
3. MEMILIH KEMASAN YANG TEPAT SESUAI DENGAN
BARANG-BARANG YANG DIBELI.
4. MEMASUKKAN BARANG-BARANG TERSEBUT KE
DALAM KEMASAN YANG TELAH DIPILIH SESUAI
DENGAN KAIDAH PENGEMASAN BARANG YANG BAIK.
A. Pengetahuan
I. Kunci Mesin
Umum
a. OP (Operator)
 Posisi Kunci : off ()-REG
 Fungsi : - Operasional
- Laporan Kasir
b. MA (Master)
 Posisi Kunci : PGM s/d X2/Z2
 Fungsi : - Program
- Operasional
- Report
- Pembatalan
A. Pengetahuan Umum,
Lanjutan
II. Tombol Kasir
Berfungsi untuk menunjukan identitas kasir bila belum
dilakukan akan timbul “not assigned”
cara : Tekan no/kode -> Tekan CLERK#
III. Tombol Kertas
IV. Posisi Siap Transaksi :
V. Fungsi Tombol Dan Pemakaian
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP

1. Kunci Mesin

Gambar 1
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP
2. Tempat Penyimpanan Strook

Gambar 2
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP
3.Tempat Keluarnya Kertas Strook

Gambar 3
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP
4. Keyboard

Gambar 4
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP
5. Layar Display

Gambar 5
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP
6. Layar Display Untuk Konsumen

Gambar 6
B. BAGIAN-BAGIAN MESIN CASH
REGISTER SHARP
7.Tempat Penyimpanan Uang

Gambar 7
C. DASAR-DASAR
PEMOGRAMAN XE-A203
I. TANGGAL & JAM
II. LOGO
III. KASIR
IV. DEPARTEMEN
V. PLU
VI. FUNGSI TOMBOL
VII. SIMBOL MATA UANG
I. PROGRAM TANGGAL & JAM
 Program Tanggal
Cara : Ketik : 22052007  [#/TM/ST]
Catatan : Urutan; Tanggal,Bulan,Tahun

 Program Jam
Cara : Ketik : 1500  [#/TM/ST]
Catatan : Jam 00 s/d 24, Urutan: Jam, Menit
II. PROGRAM LOGO

4

Nomer
Baris 1-6

x
Ketik Nama Logo

ST

Nb: Agar Logo tebal Ketik X2  DL


III. NAMA KASIR
5 • Nom0r Kasir
(1-25) X

ST Ketik Nama Kasir

Nb: Untuk Mengubah no kasir : Ketik kode kasir TL


Contoh Praktek
(Program PLU)

Kunci --> Diarahkan pada tanda PGM

Tekan tombol Departemen


Contoh Input barang (Program PLU)
Kode Barang
PLU/SUB
TEKAN ANGKA 00
KETIK NAMA BARANG
Tekan #/TM/ST
MASUKAN PRICE/HARGA 1 – 9 digit
Tekan #TM/ST
TOMBOL DEP 1E
Tekan #TM/ST
TL/NS
HASIL TRANSAKSI
Strook Transaksi
TERIMAKASIH