Anda di halaman 1dari 19

Akuntansi Keuangan Menengah 2

Materi 2

WESEL BAYAR JANGKA


PANJANG

Barlia Annis S., SE., MAk


PENGERTIAN WESEL BAYAR

Suatu janji tertulis tanpa syarat yang ditandatangani oleh seseorang untuk
membayar sejumlah uang tertentu pada suatu tanggal yang telah
ditetapkan dalam wesel bayar tersebut dimasa yang akan datang.

2
WESEL DITERBITKAN PADA NILAI NOMINAL

Contoh:
Tanggal 1 Januari 2013, PT ABC menerbitkan wesel bayar pada nilai nominal Rp 100 juta
dengan bunga 10 persen dan periode jatuh tempo 5 tahun. Bunga atas wesel harus dibayar
setiap akhir tahun.
PT ABC melakukan pencatatan jurnal sebagai berikut:

(a) 1 Januari 2013


Kas 100.000.000
Wesel bayar 100.000.000

(b) 31 Desember 2013


Beban bunga 10.000.000
Kas (Rp 100 juta x 10%) 10.000.000

3
WESEL TIDAK DITERBITKAN PADA
NILAI NOMINAL

Wesel Tanpa Bunga (Zero-Interest-Bearing Notes)

Nilai sekarang diukur dari kas yang diterima. (suku bunga implisit)

Selisih antara nilai nominal dengan nilai sekarang, dicatat sebagai


diskon, dan diamortisasikan ke beban bunga selama umur wesel.

Contoh:
Tanggal 1 Januari 2013, PT CCC menerbitkan wesel tanpa bunga senilai Rp
500 juta dengan periode jatuh tempo 5th seharga Rp 296.725.664. Suku
bunga implisit wesel tersebut adalah 11%.
Siapkan jurnal yang perlu dicatat PT CCC pada tanggal 1 Januari 2013, 314
Desember 2013 dan 31 Desember 2014!
Amortisasi Diskonto Wesel
Metode Bunga Efektif
Wesel 0%, didiskontokan pada 11%

Jumlah Obligasi
Periode Tanggal Kas dibayarkan Beban bunga Amortisasi Diskonto
Tercatat

11% 203,274,336 296,725,664


1 1-Jan-13 32,639,823 170,634,513 329,365,487
2 31-Jan-13 36,230,204 134,404,309 365,595,691
3 31-Jan-14 40,215,526 94,188,783 405,811,217
4 31-Jan-15 44,639,234 49,549,550 450,450,450
5 31-Jan-16 49,549,550 0 500,000,000

01 Jan 13 Kas 296.725.664


Diskonto wesel bayar 203.274.336
Wesel bayar 500.000.000

31 Des 13 Beban bunga wesel 32.639.823


Diskonto Wesel bayar 32.639.823

31 Des 14 Beban bunga wesel 36.230.204


Wesel bayar 36.230.204
Wesel dengan Bunga (Interest-Bearing Notes)
Akuntansi pada wesel bayar dengan kupon/bunga serupa dengan
akuntansi pada obligasi.
Jika terdapat diskon atau premium, maka jumlah tersebut
diamortisasi selama umur wesel bayar dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.

Contoh:
Tanggal 1 Januari 2013, PT CCC menerbitkan wesel senilai Rp 500 juta
dengan periode jatuh tempo 5th pada 10%. Suku bunga pasar wesel
tersebut adalah 12%.
Siapkan jurnal yang perlu dicatat PT CCC pada tanggal 1 Januari 2013, 31
Desember 2013 dan 31 Desember 2014!
Jurnal saat penerbitan 1 Jan 2013 Kas 463.954.000
Wesel Diskon obligasi 36.046.000
Wesel Bayar 500.000.000

Amortisasi Diskonto Wesel


Metode Bunga Efektif
Wesel 10%, didiskontokan pada 12%

Kas Amortisasi Jumlah Obligasi


Periode Tanggal Beban bunga
dibayarkan Diskonto Tercatat

10% 12% 463,954,000


1
1-Jan-13 50,000,000 55,674,480 5,674,480 469,628,480
2
31-Jan-13 50,000,000 56,355,418 6,355,418 475,983,898
3
31-Jan-14 50,000,000 57,118,068 7,118,068 483,101,965
4
31-Jan-15 50,000,000 57,972,236 7,972,236 491,074,201
5
31-Jan-16 50,000,000 58,928,904 8,928,904 500,003,105

36,049,105

Jurnal saat pembayaran 31 Des 2013 Beban bunga 55.674.480


bunga tahunan Diskon obligasi 5.674.480 7
Wesel Bayar 50.000.000
TUJUAN PENERBITAN WESEL
BAYAR

Untuk mendapatkan Kas

Untuk mendapatkan Kas dan Hak istimewa

Untuk Transaksi bukan Kas

8
CONTOH
Diterbitkan wesel bayar dengan jangka waktu 5th sebesar Rp100juta, tingkat bunga efektif 10%.
Bagi setiap pembeli wesel diberikan hak istimewa untuk membeli barang ke perusahaan penerbit
wesel:”

Diminta:
a. Berapa besar hak istimewa
b. Buatlah Jurnal

Penerbitan wesel untuk mendapatkan kas :


Kas 100.000.000
Wesel Bayar 100.000.000

Penerbitan wesel untuk mendapatkan Kas dan Hak istimewa


Kas 100.000.000
Diskonto Wesel Bayar 37.908.000

Wesel Bayar 100.000.000


Pendapatan Yang belunm diterima 37.908.000
9
100 jt x PV10%,5th = 62.092.000
100 jt – 62.092.000= 37.908.000
PT. X mempunyai tanah seharga Rp200 juta.
PT Y setuju untuk menerbitkan wesel bayar senilai Rp.250 juta untuk mendapatkan tanah
tersebut

Diminta:
a. Buatlah jurnal untuk PT.X dan PT.Y

Jurnal PT. X Wesel Tagih 250.000.000


Premi Wesel Tagih 50.000.000

Tanah 200.000.000

Jurnal PT. Y Tanah 200.000.000


Diskonto wesel bayar 50.000.000

Wesel Bayar 250.000.000


10
WESEL BAYAR DALAM SITUASI KHUSUS
Wesel yang diterbitkan untuk properti, barang, dan jasa
Ketika melakukan penukaran instrumen liabilitas dengan properti, barang,
atau jasa di dalam transaksi tawar-menawar, maka suku bunga tercantum
dianggap wajar, kecuali jika:

(1) Tidak ada suku bunga yang ditetapkan, atau

(2) Suku bunga yang ditetapkan tidak layak, atau

(3) Nilai nominal berbeda secara material dengan harga kas saat
transaksi untuk item serupa atau dari nilai wajar instrumen liabilitas
saat transaksi.
Pemilihan Suku Bunga

Jika perusahaan tidak dapat menentukan nilai wajar atas properti,


barang, jasa, atau hak lainnya, dan belum ada pasar tersedia
untuk wesel tersebut, maka perusahaan harus memperkirakan
suku bunga yang dapat digunakan (imputation) di dalam
menggunakan metode suku bunga efektif.

Pemilihan suku bunga dipengaruhi oleh:

► Suku bunga berlaku untuk instrumen sejenis.

► Faktor seperti perjanjian pengikat, jaminan, jadwal


pembayaran, dan suku bunga utama.
WESEL BAYAR HIPOTIK
Wesel bayar hipotik (mortgage notes payable) merupakan wesel dengan
jaminan dokumen yang disebut hipotik, yang menggadaikan hak untuk
properti sebagai jaminan pinjaman.

 Bentuk paling umum untuk wesel bayar.


 Dapat dibayar penuh saat jatuh tempo
atau angsuran.
 Fixed-rate mortgage.
 Variable-rate/floating rate/adjustable
mortgages.
PELAPORAN
HUTANG JANGKA PANJANG

Dilaporkan di luar Neraca

Pembiayaan di luar neraca merepresentasikan pinjaman yang


tidak dicatat.

Tujuannya untuk meningkatkan rasio keuangan tertentu seperti


rasio hutang terhadap ekuitas.

Perusahaan berpendapat bahwa peniadaan hutang akan 14


mempertinggi mutu neraca.
Berbagai Bentuk Pembiayaan Di Luar Neraca :

Anak perusahaan yang tidak terkonsolidasi

•Perusahaan induk tidak perlu mnegkonsolidasi anak


perusahaannya yang kepemilikan induk dalam anak
perusahaan tsb < 50%

Entitas dengan Tujuan Khusus

•Misal perusahaan membangun pabrik yang akan


menghasilkan produk, dimana biaya pembangunannya
dengan meminjam.

Lease Operasi

•Perusahaan tidak perlu mencantumkan leasing dalam


hutangnya di neraca. Daripada memiliki aktiva, lebih baik
perusahaan menyewanya, sehingga hanya perlu
mencantumkan beban sewa.

15
PENYAJIAN HUTANG JANGKA PANJANG

Hutang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam 1 tahun harus dilaporkan
sebagai kewajiban lancar
Jika hutang itu akan didanai kembali, maka tetap dilaporkan sebagai hutang jangka
panjang, dilengkappi dengan catatan penjelasan yang berkaitan.

Pengungkapan sifat kewajiban (sukubunga, jatuh tempo, dll) diperlukan bagi


pembayaran masa depan demi kebutuhan pelunasan

16
ANALISIS HUTANG JANGKA PANJANG

Investor
Berkepentingan untuk mengetahui kemampuan
perusahaan membayar hutang nya pada saat
Kreditur jatuh tempo

Debt to Total Assets Ratio (Rasio Hutang terhadap Total Aktiva)

= Total Hutang / Total Aktiva

Semakin tinggi persentase hutang terhadap total aktiva,


maka semakin tinggi resiko bahwa perusahaan tidak bisa memenuhi kewajibannya
yang jatuh tempo. 17
Times interest earned Ratio (Rasio berapa kali bunga dihasilkan)

= EBIT / Beban bunga

Menghitung berapa kali beban bunga dihasilkan

18
SELESAI