ANALISIS LAPORAN
KEUANGAN
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Laporan Keuangan
• NERACA/ laporan Posisi keuangan
• LAPORAN laba rugi/comprehensive income
• LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
• LAPORAN ARUS KAS
• CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tujuan laporan keuangan
• Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja
serta perubahan posisi keuangan perusahaan yang bermanfaat bagi
pengguna laporan keuangan dalam pengambilan keputusan ekonomi
Karakteristik kualitatif laporan keuangan
• Dapat dipahami
• Relevan
• Andal
• Dapat dibandingkan
Keterbatasan laporan keuangan
• Bersifat historis
• Bersifat umum
• Menggunakan taksiran dam pertimbangan
• Hanya informasi yang material
• Bersifat konservatif
• Menekankan makna ekonomis dari bentuk hukumnya
• Disusun dengan istilah teknis
• Ada alternatif metode akuntansi
• Bersifat kuantitatif
Pentingnya rasio keuangan
• Pihak-pihak yang membutuhkan laporan
keuangan perusahaan
• Manajemen
• Pemilik
• Kreditur
• pemerintah
Analisa laporan keuangan
• Mengetahui kesehatan perusahaan
• Membandingkan kinerja perusahaan dari tahun ke tahun
• Membandigkan dengan perusahaan lain dalam industri
Laporan Posisi Keuangan PT. X
Per 31 Des 2018 (000)
NO Keterangan 31-12-2017 31-12-2018
1 Aktiva lancar
1.1 Kas 10.400 10.000
1.2 Efek 35.000 30.000
1.3 Piutang dagang 50.000 40.000
1.4 Persediaan 71.000 60.000
Total aktiva lancar 166.400 140.000
2 Aktiva tetap 322.000 360.000
2.1 Akum. Penyusutan (80.000) (100.000)
Aktiva tetap neto 242.000 260.000
Total aktiva 408.400 400.000
3 Hutang lancar
3.1 Hutang dagang 19.400 14.000
3.2 Hutang wesel 22.000 20.000
3.3 Hutang bank 27.000 26.000
Total hutang lancar 68.400 60.000
4 Hutang jangka panjang panjang 212.400 140.000
5 Modal saham (20.000 lembar) 120.000 120.000
6 Laba di tahan 76.000 80.000
Total pasiva 408.400 400.000
Laporan rugi laba PT. X
periode yang berakhir 31 Desember 2018 (000)
Penjualan 600.000
Hargapokok penjualan 511.000 -
Laba kotor 89.000
Biaya operasi:
Biaya penjualan 4.400
Biaya ADM dan umum 8.000
Pembayaran Lease 5.600
penyusutan 20.000 +
Total Biaya Operasi 38.000 -
Laba sebelum bunga & pajak (EBIT) 51.000
Bunga 11.000 -
Laba Sebelum Pajak (EBT) 40.000
Pajak (40%) 16.000 -
Laba Setelah Pajak (EAT) 24.000
Cara pembandingan
Ada dua cara pembandingan untuk menilai
rasio-rasio yang telah diperoleh:
• Membandingkan rasio sekarang dengan rasio tahun
lalu perusahaan yang sama
• Membandingkan rasio-rasio suatu perusahaan
dengan rasio-rasio kelompok perusahaan yang
sejenis (rasio industri)
Jenis-jenis rasio keuangan
• Ada dua pengelompokan jenis-jenis rasio keuangan:
• Rasio menurut sumber dari mana rasio itu di buat, di kelompokkan
menjadi:
• Rasio-rasio neraca (Balance sheet Ratios)
• Rasio-rasio laporan rugi laba (Income Statement Ratios)
• Rasio-rasio antar laporan (Inter Statement Ratios)
• Rasio menurut tujuan penggunaan rasio rasio yang bersangkutan, di
kelompokkan menjadi:
• Rasio likuiditas (Liquidity ratios)
• Rasio leverage (Leverage ratios)
• Rasio aktivitas (Aktivity ratios)
• Rasio keuntungan (Profitability ratios)
Rasio likuiditas
Rasio likuiditas
adalah kemampuan perusahaan
untuk melunasi kewajiban
finansialnya yang segera jatuh
tempo
▪ Ukuran likuiditas terdiri dari:
Rasio likuiditas
• Current Ratio
• adalah rasio yang membandingkan antara aktiva
lancar yang di miliki perusahaan dengan hutang
jangka pendek perusahaan yang bersangkutan
• Formulasi untuk menghitung Current Ratio
Aktiva Lancar
Current Ratio
Hutang lancar
140.000.000
Current Ratio 2,3
60.000.000
Rasio likuiditas
• Quick Ratio atau acid Test Ratio
• Adalah rasio antara aktiva lancar di kurangi
persediaan dengan hutang lancar perusahaan
• Formulasi untuk menghitung Quick Ratio
Aktiva Lancar - Persediaan
QuickRatio
Hutang Lancar
140.000.000 - 60.000.000
QuickRatio 1.3
60.000.000
Rasio likuiditas
• Cash Ratio
• Adalah rasio yang membandingkan kas dan aktiva
lancar yang segera menjadi uang kas dengan hutang
lancar
• Formula untuk menghitung Kas Rasio
Kas Efek
Cash Ratio
Hutang Lancar
10.000.000 30.000.000
Cash Ratio 0.67
60.000.000
Rasio Leverage/ Rasio solvabilitas
•Rasio Leverage
• Adalah rasio yang menunjukkan seberapa
besar kebutuhan dana perusahaan di
belanjai dengan hurang
• Ada lima rasio leverage, yaitu:
Rasio Leverage
• Total Debt To Total Asset Rasio (Debt Ratio)
• Adalah rasio antara total hutang dengan total
aktiva
• Formulasi untuk menghitung Debt Ratio
Total Hutang
Debt Ratio 100%
Total aktiva
200.000.000
Debt Ratio 100% 50%
400.000.000
Rasio Leverage
• Debt To Equity Ratio
• Adalah rasio antara hutang dengan
modal sendiri
• Formula untuk menghitung debt to equity
rasio
Total Hutang
Debt To Equity Ratio 100%
Modal
200.000.000
Debt To Equity Ratio 100% 100%
200.000.000
Rasio Leverage
• Time interest Earned Ratio (Coverage Ratio)
• Adalah rasio antara laba sebelum bunga dan pajak
dengan beban bunga
• Formula untuk menghitung Coverage rasio
EBIT
Coverage Ratio
Beban Bunga
51.000.000
Ceverage Ratio 3.6 Kali
14.000.000
Rasio Leverage
• Fixed Charge Coverage Rasio
• Rasio yang di gunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan
untuk menutup beban tetapnya termasuk pembayaran deviden
saham preferen, bunga, angsuran pinjaman dan sewa
• Formula untuk menghitung Fixed charge coverage ratio
EBIT Bunga Angsuran Lease
Fixed Charge Coverage Ratio
Bunga Angsuran Lease
51.000.000 11.000.000 5.600.000
Fixed Charge Coverage Ratio 3.6 Kali
11.000.000 5.600.000
Rasio Leverage
• Debt Service Ratio
• Adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi beban
tetapnya termasuk angsuran pokok pinjaman
• Formula yang digunakan
EBIT
Debt Service Ratio
Angsuran pokok pinaman
Bunga Sewa
(1 - tarif pajak)
51.000.000
Debt Service Ratio 1.5 Kali
8.400
11.000.000 5.600.000
(1 - 0.4)
Rasio Aktivitas
• Rasio aktivitas
• Adalah rasio yang di gunakan untuk mengukur
seberapa besar efektivitas perusahaan dalam
memanfaatkan sumber dananya
• Rasio aktivitas pada umumnya di ukur dari
perputaran masing-masing elemen aktiva
Rasio Aktivitas
• Perputaran persediaan (Inventory Turn over)
• Adalah rasio untuk mengukur tingkat perputaran
persediaan
• Formula yang di gunakan
Harga pokok penjualan
Perputaran persediaan
Rata - rata persediaan
•Rata-rata persediaan di peroleh dengan menjumlahkan
persediaan awal tahun di tambah dengan persediaan akhir
tahun di bagi dua
511.000
perputaran persediaan 8 Kali
65.500.000
Rasio Aktivitas
• Perputaran persediaan
• Untuk mengetahui berapa lama rata-rata
persediaan tersimpan dalam gudang sebelum di jual
atau masuk proses produksi, di hitung dengan
formula:
Rata - rata persediaan 360
Average day' s inventory
Harga pokok penjualan
65.500.000 360
Average day' s inventory 46 Hari
511.000.00 0
Rasio Aktivitas
• Perputaran piutang • Formula untuk
(receivable turnover) menghitung perputaran
piutang
• Rasio yang di
gunakan untuk Perputaran piutang
Penjualan kredit
mengukur
Rata - rata piutang
seberapa besar • Rata-rata piutang di peroleh
dengan menjumlahkan piutang
efektivitas awal tahun dan akhir tahun di
perusahaan dalam bagi dua
pengelolaan
piutang Perputaran piutang
600.000.000
45.000.000
13.3 Kali
Rasio Aktivitas
• Perputaran piutang (Receivable tunover)
• Untuk mengetahui lamanya piutang tertagih atau
receivable collection period digunakan formula:
Rata - rata piutang 360
Receivable collection period
Penjualan kredit
45.000.000 360
Receivable collection period 27 Hari
600.000.000
Rasio Aktivitas
• Perputaran aktiva tetap (Fixed Asset
Turnover)
• Rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas
penggunaan aktive tetap dalam mendapatkan
penghasilan
• Formulasi untuk menghitung perputaran akriva tetap
Penjualan
Perputaran aktiva tetap
Aktiva Tetap
600.000.000
Perputaran aktiva tetap 1.67 Kali
360.000.000
Rasio Aktivitas
• Perputaran Aktiva (Asset Turnover)
• Formulasi untuk menghitung perputaran aktiva
Penjualan
Perputaran aktiva
Total Aktiva
600.000.000
Perputaran aktiva 1.5 Kali
400.000.000
Rasio keuntungan/
rentabilitas/profitabilitas
• Rasio keuntungan (Profitabilitas)
• Adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar tingkat
keuntungan yang di peroleh perusahaan
• Rasio keuntungan di ukur dengan beberapa indikator, antara lain:
• Profit margin
• Gross profit margin
• Profit margin
• Net profit margin
• Return On Asset (ROA)
• Return On Equity (ROE)
• Return On Investment (ROI)
• Earning Per Share (EPS)
Rasio keuntungan
• Gross profit margin (GPM)
• Adalah ukuran kemampuan perusahaan untuk
menghasilkan keuntungan di bandingkan dengan
penjualan yang di capai
• Formulasi yang di gunakan
Laba Kotor
GPM 100%
Penjualan
89.000.000
GPM 100% 14.83%
600.000.000
Rasio keuntungan
• Profit Margin (PM)
• Formula yang di gunakan
EBIT
PM 100%
Penjualan
51.000.000
PM 100% 8.5%
600.000.000
Rasio keuntungan
• Net Profit Margin (NPM)
• Formula yang di gunakan
EBT
NPM 100%
Penjualan
40.000.000
NPM 100% 6.67%
600.000.000
Rasio keuntungan
• Return On Asset (ROA)
• Formula untuk menghitung ROA
EBIT
ROA 100%
Total Aktiva
51.000.000
ROA 100% 12.7%
400.000.000
Rasio keuntungan
• Return On Equity (ROE)
• Formula yang di gunakan
EAT
ROE 100%
Modal Sendiri
24.000.000
ROE 100% 12%
200.000.000
Rasio keuntungan
• Return On Investment (ROI)
• Formula yang di gunakan
EAT
ROI 100%
Investasi
24.000.000
ROI 100% 6%
400.000.000
Rasio keuntungan
• Earning Per Share (EPS)
• Formula yang di gunakan
EAT
EPS
Jumlah Saham Beredar
24.000.000
EPS Rp 1.200,-
20.000
Rasio-rasio keuangan
Rasio Likuiditas Metode perhitungan Interpretasi
Current Ratio
Aktiva Lancar Setiap Rp.1.- hutang
Hutang lancar
lancar dijamin dengan
Current Rasio 140.000.000 Rp. 2,3 aktiva lancar
Current Ratio 2,3
60.000.000
Aktiva Lancar - Persediaan
Setiap Rp.1.- hutang
QuickRatio
Hutang Lancar lancar dijamin dengan
Quick Rasio Rp.1,- Quick asset
140.000.000 - 60.000.000
QuickRatio 1.3
60.000.000
Cash Ratio
Kas Efek Setiap Rp.1.- hutang
Hutang Lancar
Cash Rasio lancar dijamin dengan
Cash Ratio
10.000.000 30.000.000
0.67 Rp.0,7 Kas dan efek
60.000.000
Rasio-rasio keuangan
Rasio Leverage Metode Perhitungan interpretasi
Total Hutang
Debt Ratio 100%
Total aktiva
200.000.000
Debt Ratio 100% 50%
400.000.000
Total Hutang
Debt To Equity Ratio 100%
Modal
200.000.000
Debt To Equity Ratio 100% 100%
200.000.000
EBIT
Coverage Ratio
Beban Bunga
51.000.000
Ceverage Ratio 3.6 Kali
14.000.000
EBIT Bunga Angsuran Lease
Fixed Charge Coverage Ratio
Bunga Angsuran Lease
51.000.000 14.000.000 5.600.000
Fixed Charge Coverage Ratio 3.6 Kali
14.000.000 5.600.000
Laba sebelum bunga dan pajak
Debt Service Ratio
Angsuran pokok pinaman
Bunga Sewa
(1 - tarif pajak)
51.000.000
Debt Service Ratio 1.5 Kali
8.400
14.000.000 5.600.000
(1 - 0.4)
Laporan Neraca PT. Bagong Laporan Rugi Laba PT. Bagong
31 Desember 2017 31 Desember 2007
Aktiva
Aktiva lancar
Kas $ 200.000
Surat berharga 300.000 Penjualanbersi $ 20.000.000
Piutang dagang 500.000 Harga pokok penjualan $ 16.000.000
Persediaan 1.000.000 Laba kotor $ 4.000.000
Total aktiva lancar 2.000.000 Biaya penjualan $ 1.500.000
Biaya umum & ADM $ 1.000.000
Aktiva tetap
Total biaya operasi $ 2.500.000
Bangunan dan peralatan 10.000.000 EBIT $ 1.500.000
Akumulasi penyusutan 2.000.000 Biaya bunga $ 500.000
Total aktiva tetap 8.000.000 EBT $ 1.000.000
Total aktiva $ 10.000.000 Pajak $ 300.000
Pasiva EAT $ 700.000
Hutang lancar
Hutang dagang 600.000
Wesel bayar 400.000
Total hutang lancar 1.000.000
Kewajiban jangka panjang 5.000.000 Asumsi beban pokok pinjaman $ 100.000
Equitas
Saham (10.000) lembar 1.000.000 Diminta :
Cadangan 2.000.000 • Rasio Likuiditas
Laba di tahan 1.000.000 • rasio Leverage
Total equitas $ 4.000.000 • Rasio Aktivitas
Total pasiva $ 10.000.000 • Rasio profitabilitas
The DuPont Model
Brings together:
• Profitability – measured by the Net Profit Margin (NPM)
Net Income 5 ,016
NPM = = × 100 = 4.45%
Sales 112 ,760
• Efficiency – measured by Total Asset Turnover (TAT)
Sales 112 ,760
TAT = = = 1.38 times
Total Assets 81,890
• Leverage – measured by Debt Ratio
Total Debt 47 ,523
Debt Ratio = = × 100 = 58%
Total Assets 81,890
Slide 40
The DuPont Model
NPM TAT
Return on Equity
1 - DR
Net Income Sales
Return on Equity Sales Total Assets
Total Debt
1-
Total Assets
4.45% 1.38
Return on Equity 14.6%
1 - 58%
Net Income Sales
NPM TAT Return on Assets
Sales Total Assets
Net Income
Slide 41 Return on Assets
Total Assets